Lampiran Keputusan Menteri Kesehatan Nomor : 370/Menkes/SK/III/2007 Tanggal : 27 Maret 2007

STANDAR PROFESI AHLI TEKNOLOGI LABORATORIUM KESEHATAN

I. PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG Pelayanan Laboratorium Kesehatan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Laboratorium kesehatan sebagai unit pelayanan penunjang medis, diharapkan dapat memberikan informasi yang teliti dan akurat tentang aspek laboratoris terhadap spesimen/sampel yang pengujiannya dilakukan di laboratorium. Masyarakat menghendaki mutu hasil pengujian laboratorium terus ditingkatkan seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta perkembangan penyakit. Ahli teknologi laboratorium kesehatan yang terdiri dari para analis kesehatan dan praktisi laboratorium lainnya harus senantiasa mengembangkan diri dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan adanya jaminan mutu terhadap hasil pengujian laboratorium dan tuntutan diberikan pelayanan yang prima. Dalam era globalisasi, tuntutan standarisasi mutu pelayanan laboratorium tidak dapat dielakkan lagi. Peraturan perundang-undangan sudah mulai diarahkan kepada kesiapan seluruh profesi kesehatan dalam menyongsong era pasar bebas tersebut. Ahli teknologi laboratorium kesehatan Indonesia harus mampu bersaing dengan ahli-ahli teknologi laboratorium (Medical Laboratory Technologist) dari negara lain yang lebih maju. Untuk itulah perlu disusun suatu Standar Profesi bagi para ahli teknologi laboratorium kesehatan di Indonesia. B. TUJUAN 1. Tujuan Umum Standar Profesi ini dapat menjadi acuan bagi para ahli teknologi laboratorium kesehatan Indonesia dalam berperan serta secara aktif, terarah dan terpadu bagi pembangunan nasional Indonesia.

3

atau Pendidikan Ahli Madya Analis Kesehatan (PAM-AK) atau lulusan Pendidikan Tinggi yang berkaitan langsung dengan laboratorium kesehatan. 2. b. Teknologi Laboratorium Kesehatan adalah disiplin ilmu kesehatan yang memberikan perhatian terhadap semua aspek laboratoris dan analitik terhadap cairan dan jaringan tubuh manusia serta ilmu kesehatan lingkungan. Ahli Teknologi Laboratorium Kesehatan adalah tenaga kesehatan dan ilmuwan berketrampilan tinggi yang melaksanakan dan mengevaluasi prosedur laboratorium dengan memanfaatkan berbagai sumber daya. Batasan dan Ruang Lingkup a. Standar Profesi Ahli Teknologi Laboratorium Kesehatan Indonesia mencakup standar kompetensi kerja yang harus dimiliki dan kode etik yang harus dilaksanakan oleh ahli teknologi laboratorium kesehatan Indonesia dalam menjalankan tugas-tugasnya sebagai tenaga kesehatan. PENGERTIAN 1.2. Kualifikasi Pendidikan Kualifikasi pendidikan untuk Profesi Ahli Teknologi Laboratorium Kesehatan Indonesia adalah lulusan Sekolah Menengah Analis Kesehatan (SMAK) atau Akademi Analis Kesehatan (AAK) atau Akademi Analis Medis (AAM). c. 3. Tujuan Khusus Standar Profesi ini disusun secara khusus untuk memberikan pedoman bagi para ahli teknologi laboratorium kesehatan Indonesia dalam melaksanakan tugas sebagai tenaga kesehatan dibidang pelayanan laboratorium kesehatan. Definisi Standar Profesi Ahli Teknologi Laboratorium Kesehatan Indonesia adalah suatu standar bagi profesi ahli teknologi laboratorium kesehatan di Indonesia dalam menjalankan tugas profesinya untuk berperan secara aktif terarah dan terpadu bagi pembangunan nasional Indonesia. C. 4 .

instrument. Membantu klinisi dalam pemanfaatan data laboratorium secara efektif dan efisien untuk menginterpretasikan hasil uji laboratorium. melaksanakan dan mengevaluasi kegiatan laboratorium. STANDAR KOMPETENSI A. Merancang dan melaksanakan penelitian dalam bidang laboratorium kesehatan. Mengevaluasi data laboratorium untuk memastikan akurasi dan prosedur pengendalian mutu dan mengembangkan pemecahan masalah yang berkaitan dengan data hasil uji. Histokimia. Memiliki keterampilan untuk melaksanakan proses teknis operasional pelayanan laboratorium. TUGAS POKOK & FUNGSI AHLI TEKNOLOGI LABORATORIUM KESEHATAN Tugas pokok Ahli Teknologi Laboratorium Kesehatan adalah melaksanakan pelayanan laboratorium kesehatan meliputi bidang Hematologi. Selain tugas pokok. Ahli Teknologi Laboratorium Kesehatan mempunyai fungsi/kewajiban sebagai berikut : 1. Imunopatologi. B. 2. Mikrobiologi. 8.Toksikologi. 3. Sitopatologi. Membimbing dan membina tenaga kesehatan lain dalam bidang teknik kelaboratoriuman. Menguasai ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan tugas pokok dan fungsinya di laboratorium Kesehatan. Ahli Teknologi Laboratorium Kesehatan harus mempunyai kompetensi sebagai berikut : 1.II. Kimia Klinik. 3. Melaksanakan uji analitik terhadap reagen dan specimen. mengatur. Patologi Molekuler). Merencanakan. Mengevaluasi teknik. Kimia Lingkungan. yaitu: 5 . 4. 9. Mengembangkan prosedur untuk mengambil dan memproses specimen. Imunologi-serologi. dan prosedur baru untuk menentukan manfaat kepraktisannya. Biologi dan Fisika. Mampu merencanakan/merancang proses yang berkaitan dengan tugas pokok dan fungsinya di laboratorium kesehatan sesuai jenjangnya. 6. KOMPETENSI YANG HARUS DIMILIKI OLEH AHLI TEKNOLOGI LABORATORIUM KESEHATAN Dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi/kewajibannya. 7. 5. Patologi Anatomi (Histopatologi. Mengoperasikan dan memelihara peralatan/instrumen laboratorium. 2.

8.fiksasi. pemrosesan. kalibrasi dan penanganan masalah yang erkaitan dengan uji yang dilakukan. Serologi-Imunologi 1. Keterampilan melaksanakan prosedur laboratorium. 5. Manajemen 1.2. d. Toksikologi 1. 1 2 KOMPETENSI MENGUASAI ILMU PENGETAHUAN 1.10. Hematologi & transfusi darah 1. S1) JENJANG SMAK DIII S1 v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v No.5.6. Biologi Molekuler 1. labeling. DIII. Alur kerja proses pemeriksaan di laboratorium 2. Keterampilan melakukan perawatan dan pemeliharaan alat. Komputer 1.3.2. Mikrobiologi 1. dan S1 secara lengkap ditetapkan dalam Musyawarah Nasional ( MUNAS ) V PATELKI tanggal 22 Mei 2006 dengan Ketetapan Nomor 08/MUNAS-V/05-2006 . 4.11. Memiliki pengetahuan untuk melaksanakan kebijakan pengendalian mutu dan prosedur laboratorium. Patologi Anatomi 1. Kimia Klinik 1. Mampu memberikan penilaian analitis terhadap hasil uji laboratorium. pengawetan.1.a. KOMPETENSI AHLI TEKNOLOGI LABORATORIUM KESEHATAN SESUAI JENJANG PENDIDIKAN ( SMAK. Keterampilan melaksanakan uji kualitas media dan reagen untuk pengujian specimen. Uraian mengenai Standar Kompetensi Ahli Teknologi Laboratorium Kesehatan sesuai jenjang pendidikan SMAK. b. c. metode pengujian dan pemakaian alat dengan benar.9. Memiliki kewaspadaan terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi hasil uji laboratorium.7. 6. penanganan.4. Keterampilan pengambilan specimen. termasuk penyiapan pasien (bila diperlukan). D-III. penyimpanan dan pengiriman specimen. Virologi 1. Alur keselamatan kerja di laboratorium - v v v v 6 .1. Kesehatan Lingkungan MAMPU MEMBUAT PERENCANAAN / MERANCANG PROSES 2.

6. Hematologi khusus c.11. Menangani spesimen ( labeling.Menguji kelaikan alat 3.3. Merancang upaya keselamatan kerja di laboratorium MAMPU MELAKSANAKAN PROSES TEKNIS OPERASIONAL 3. Menyusun program pemantapan mutu eksternal 2.3.No.4. Mendeteksi secara dini keadaan spesimen yang berubah 4. Mendeteksi secara dini perubahan kondisi alat/reagen/kondisi analisa 4. Serologi-Imunologi sederhana e.6.1.10.5. Memelihara alat 3. Mengkalibrasi alat 3. Mempersiapkan alat 3. Virologi (riset) 3.13.5.7.Membuat laporan administrasi MAMPU MEMBERIKAN PENILAIAN (JUDGMENT) 4.4. Menyusun prosedur baku di laboratorium 2.8. Serologi-Imunologi komplex f. Mikrobiologi khusus h.Mengerjakan prosedur analisa bidang : a. Memilih/menentukan alat 3. Menyusun prosedur cara ukur keberhasilan proses 2. Menilai kualitas spesimen 3. Patologi Anatomi j.3.2.7. 3 4 KOMPETENSI 2. Toksikologi i. Menyusun program pemantapan mutu internal 2.2. Memilih reagen & metode analisa 3. Biologi Molekuler k. Mempersiapkan bahan/reagensia 3.Mengerjakan prosedur dalam pemantapan mutu 3. Mikrobiologi sederhana g.12. Kimia Klinik d. penyimpanan. Hematologi sederhana b. Mendeteksi secara dini bila muncul penyimpangan dalam proses teknis operasional JENJANG SMAK DIII v - S1 v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v 7 .9. Mengambil spesimen 3.pengiriman ) 3.1.

No. Perlunya koreksi terhadap proses pemantapan mutu eksternal JENJANG SMAK DIII S1 v v v v v v v v v v v - v v - v v v Dalam mengantisipasi pasar bebas.001.KK01.KK01.3.004.003.5. Perlunya koreksi terhadap proses/alat/spesimen/reagensia 5.02 JUDUL UNIT Mencatat dan memproses data Menganalisa Data dan Hasil dari Laporan Menggunakan Piranti lunak di Laboratorium Membaca dan memahami Pedoman Alat Lab dalam Bahasa Inggris 8 .01 LAB.4. Menilai layak tyidaknya hasil proses pemantapan mutu internal 4. telah mendapatkan pengesahan dari Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI bulan Agustus 2004 dan pada bulan Januari 2006 telah diakreditasi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). didirikan dengan akte notaris bulan Maret 2003. LSP-TELAPI telah memiliki daftar unit kompetensi yang menjadi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). PATELKI sebagai organisasi yang mewadahi ahli teknologi laboratorium kesehatan Indonesia telah membentuk Lembaga Serifikasi Profesi yang dikenal dengan nama Lembaga Sertifikasi Profesi Tenaga Laboratorium Penguji Indonesia (LSPTELAPI).1. Menilai validitas rangkaian analisa atau hasilnya 4. Menilai layak tyidaknya hasil proses pemantapan mutu eksternal 4. Sampai saat ini. DAFTAR UNIT KOMPETENSI LSP-TELAPI BIDANG KLINIK YANG MENDAPATKAN NOMOR SKKNI S/D TAHUN 2006 No 1 2 3 4 KODE UNIT LAB. 5 KOMPETENSI 4.kk01. Menilai normal tidaknya hasil analisa untuk dikonsulkan kepad yang berwenang 4.01 LAB. Perlunya koreksi terhadap proses pemantapan mutu internal 5. Mendeteksi secara dini terganggunya keamanan lingkungan kerja MAMPU DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN 5.6.7. Lembaga ini bersifat independent.KK01.8.02 LAB.002.2.

02 LAB.KK02.008.01 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 LAB.KK02.KK02.01 LAB.KK02.KK02.007.KK02.01 LAB.006.KL02.KK.005.013.008.002.KK02.010.KK02.02 LAB.KK02.02 LAB.01 LAB.KK02.010.01 LAB.001.011.012.KK01.009.007.01 LAB.KK02.004.01 LAB.02 LAB.003.KK01.01 JUDUL UNIT Membaca dan memahami Prosedur Lab dalam Bahasa Inggris Bekerja Aman sesuai dengan prosedur dan kebijakan Menerapkan dan memonitor proses manajemen risiko dihubungkan dengan K3 dan kebijakan serta prosedur yang berhubungan dengan lingkungan Berkomunikasi dengan orang lain Menyediakan informasi untuk pelanggan Mengembangkan dan memelihara dokumen Laboratorium Membuat kontribusi untuk mencapai tujuan kualitas Memahami Praktek laboratorium yang benar (GLP) Menerapkan sistim kualitas dan proses perbaikan yang berkelanjutan Memelihara sistim mutu dan proses peningkatan mutu yang berkelanjutan Melaksanakan sistim audit internal Memelihara Laboratorium agar sesuai dengan tujuan Memelihara dan mengontrol stok bahan kimia Petunjuk pemeliharaan bahan acuan Menjalankan rencana kerja yang telah ditetapkan Penjadualan kerja laboratorium untuk kelompok kecil Mengawasi operasional laboratorium Mengelola proyek yang kompleks Menangani dan mengangkut sampel Menerima dan menyiapkan sample untuk tes patologi Mendapatkan sample representatifsesuai dengan rencana pengambilan sampel Melakukan Tes Dasar 9 .001.KK01.014.KK02.01 LAB.02.No 5 6 7 KODE UNIT LAB.KK01.KK02.01 LAB.KK01.02 LAB.009.02 LAB.01 LAB.02 LAB.02 LAB.001.KK03.006.01 LAB.005.01 LAB.KK01.01 LAB.

01 LAB.006.KK01.001.018. memotong dan mengambil jaringan tumbuhan dan hewan Prosedur pemeriksaan laboratorium biologi/mikroenumerasi Mengkalibrasi peralatan pengujian dan membantu pemeliharaannya Menyiapkan larutan kerja Menyiapkan media kultur Teknik Aseptik Melakukan tes/prosedur instrument spektroskopi Melakukan pengujian/prosedur analisis secara kromatografi Melakukan pengujian/prosedur analisis secara elektrokimia Menampilkan uji/prosedur noninstrumental Membuat.KL03.01 LAB. hapusan dan preparat utuh Mempersiapkan.KL03.02 LAB.013.KK01.KK02.015.003.No 27 KODE UNIT LAB.017.020.005.007.KK03.021.004.KK02.02 LAB.011.006.02 LAB.02 LAB.KM03.KL03.KM03. menstandarisasi dan menggunakan larutan Melakukan pemeriksaan mikrobiologi (makanan) Mengkalibrasi dan memelihara instrumen Melakukan pemeriksaan mikrobiologi (patologi) Melakukan pemeriksaan hematologi Bentuk tes histologikal Melakukan uji patologi kimiawi Menggunakan teknik-teknik kromatografi Melakukan pemeriksaan imunohematologi Melakukan kerja lapangan Memilih metode uji Bekerja secara efisien sebagai bagian dari tim Pelatihan kelompok kecil Mengatur dan mengembangkan tim 10 .01 LAB.01 LAB.KL03.KK03.002.KK02.008.003.KL03.002.016.KL03.01 JUDUL UNIT Melakukan prosedur pembuatan dan pewarnaan : preparat Olesan.004.007.02 LAB.KK02.KK03.01 LAB.005.019.02 LAB.01 LAB.02 LAB.012.01 LAB.KK03.KK02.02 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 LAB.KK01.01 LAB.KK03.01 LAB.005.KK02.02 LAB.KK02.01 LAB.01 LAB.KK03.02 LAB.KL03.01 LAB.01 LAB.01 LAB.

IV. Disiplin 6. SITI FADILAH SUPARI. Ahli Teknologi Laboratorium Kesehatan harus mempunyai sikap dan kepribadian sebagai berikut : 1. Jujur dan dapat dipercaya 3. MENTERI KESEHATAN. Berjiwa melayani Uraian lengkap mengenai Kode Etik Ahli Teknologi Laboratorium Kesehatan tercantum dalam Ketetapan MUNAS V PATELKI Nomor 06/MUNAS-V/052006 tentang Penetapan Kode Etik PATELKI tanggal 22 Mei 2006. Teliti dan cekatan 2.JP (K) 11 . Rasa tanggungjawab yang tinggi 4. Dr. KODE ETIK Dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi/kewajibannya. Standar Profesi ini disusun dengan format yang disepakati oleh Forum Komunikasi Organisasi Profesi Kesehatan Indonesia dan akan diperbaharui sesuai dengan perkembangan organisasi profesi serta pedoman yang berlaku. PENUTUP Standar Profesi ini disusun sebagai acuan dalam melaksanakan dan mengembangkan kegiatan yang terkait dengan tugas pokok dan fungsi Ahli Teknologi Laboratorium Kesehatan dengan mengacu pada ketetapan Musyawarah Nasional V tahun 2006. Sp. dr.III. Mampu berkomunikasi secara efektif 5.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful