Anda di halaman 1dari 3

ALAT PROTEKSI RADIASI Penanggung Jawab

Mayapada Clinic
No. Dokumen : SOP-Rad- 013
No. Revisi : 00
SOP
TanggalTerbit : 28 Juni 2018
Halaman : 1 dari 3 halaman dr.Kevin Gilbert, MM
Mayapada Clinic NIK: 111625

Alat proteksi radiasi adalah suatu alat yang dipergunakan untuk


1. Pengertian
melindungi organ tubuh dari bahaya radiasi.
Untuk memastikan pekerja radiasi, pasien dan lingkungan
2. Tujuan terhindar/dapat diperkecil dosis radiasi yang diterima sehingga
bahaya radiasi yang mungkin timbul dapat dihindari.
1. Kebijakan Pelayanan Mayapada Clinic Nomor: 026/SK/Dir-
MC/VI/2018
3. Kebijakan
2. Kebijakan Panduan pelayanan Radiologi Mayapada Clinic No :
033/SK/DIR-MC/VI/2018
4. Referensi Permenkes No.9 tentang klinik tahun 2014
1. Kaca Mata Timbal
a. Fungsinya untuk melindungi organ mata dari bahaya radiasi.
b. Cara mempergunakannya, seperti mempergunakan kacamata,
selanjutnya tali pada kedua ujung tangkainya dilingkarkan ke
belakang kepala.
c. Cara penyimpanannya buka kaca mata, bersihkan bila ada noda
atau keringat kemudian masukan kedalam tempatnya dan simpan
jangan sampai menumpuk dengan benda lain.
2. Thyroid Collar
a. Fungsinya untuk melindungi organ thyroid dan sekitarnya dari
bahaya radiasi.
b. Cara mempergunakannya lingkarkan pada daerah leher dimana
bagian yang lebar pada sebelah depan, kemudian kencangkan dan
tekan perekat pada kedua ujungnya.
5. Prosedur c. Cara menyimpannya, buka dan lipat talinya, bagian yang lebar
jangan dilipat dan letakan jangan menumpuk dengan benda lain.
3. Baju Timbal (APRON)
a. Fungsinya untuk melindungi organ tubuh daerah dada, abdomen
(daerah gonad) dari bahaya radiasi.
b. Cara memakainya gunakan seperti memakai baju tapi dibalik yang
tertutup di bagian depan kemudian ikatkan talinya dibelakang
badan, serta pada saat dipakai harus menghadap sumber radiasi.
c. Cara menyimpannya digantung dengan “hanger” dan jangan dilipat,
segera bersihkan bila terdapat noda sebelum mengering.
4. Pelindung Gonad (Gonad Protection)
a. Fungsinya untuk melindungi organ tubuh daerah reproduksi
(genitalia) dari bahaya radiasi, lebih khusus dipergunakan pada
pasien anak/bayi.
b. Cara memakainya letakan gonad protektor tapat pada daerah
“reproduksi" sesuai ukurannya (S.M.L) dengan besarnya tubuh
pasien, kemudian rekatkan kedua ujungnya dibagian belakang
pasien.
c. Cara penyimpanannya, buka ujungnya kemudian lipat, bagian
yang lebar jangan terlipat, bila ada noda atau terkena kencing
segera bersihkan, letakkan jangan bertumpuk dengan benda lain.
5. Tabir Radiasi (Timbal/Pb)
a. Fungsinya untuk melindungi organ tubuh dari bahaya radiasi baik
primer maupun sekunder, alat ini berupa tabir yang dilapisi timbal.
b. Cara memakainya, tempatkan tabir ini tepat menghadap sumber
radiasi.
c. Cara menyimpannya, tempatkan pada daerah yang aman dan
hindari dari benturan benda keras lain, segera bersihkan bila ada
noda/kotoran.
6. Lampu Kolimator
a. Fungsinya merupakan alat untuk mambatasi luas lapangan
penyinaran
b. Cara mempergunakannya, tekan tombol lampu kolimator sampai
menyala, kemudian putar kedua “regulator”untuk menentukan luas
lapangan penyinaran sesuai organ yang akan di foto rontgen secara
otomatis lampu akan mati.
7. Lampu Petunjuk Radiasi
a. Fungsinya merupakan lampu warna merah yang akan dinyalakan
bila sedang ada pemeriksaan (sedang ada sinar-X) lampu ini
ditempatkan diatas pintu masuk ruang pemeriksaan radiologi.
b. Cara mempergunakannya, bila di dalam ruangan pemeriksaan
radiologi sedang ada tindakan/pemeriksaan radiologi maka lampu
tersebut harus dinyalakan sampai pemeriksaan selesai dan pada saat
lampu merah hidup pintu tidak boleh dibuka/masuk tanpa pakai
baju apron.
8. Alat Pelindung Radiasi Permanen
a. Tembok/dinding adalah alat pelindung radiasi permanen yang
merupakan pasangan batu bata diplester luar dalam dan dipasang
timbal/Pb. Diantara pasangan bata dan plesteran sebelah dalam
(sesuai berita acara pembuktian timbal pada dinding ruang
pemeriksaan radiologi tanggal 07 desember 2017), semua ruang
pemeriksaan radiologi sudah berlapiskan timbal/Pb.
b. Pintu adalah alat pelindung radiasi permanen, semua pintu yang
berhubungan dengan sinar-X sudah dilapisi dengan timbal/Pb.
c. Kaca adalah alat pelindung radiasi permanen, semua kaca untuk
memonitor paisen merupakan kaca Pb.

6. Hal-hal yang perlu -


diperhatikan
7. Unit terkait Medis
8. Dokumen terkait -
9. Rekaman historis Isi Tanggal mulai
No Yang diubah
perubahan Perubahan diberlakukan