Anda di halaman 1dari 2

PENGGUNAAN OBAT

SECARA EFEKTIF DAN AMAN


NO. DOKUMEN NO. REVISI HALAMAN
PPK.SPO.003 0 1/2

TANGGAL TERBIT DITETAPKAN


STANDAR 04 Mei 2015 Direktur RS. Stella Maris
PROSEDUR
OPERASIONAL
dr. Thomas Soharto,M.Kes
Pengertian Pemberian informasi mengenai pemakaian obat secara efektif dan
aman untuk mencegah efek samping obat dan interaksi obat yang
tidak diinginkan.
Tujuan Sebagai acuan dalam memberikan edukasi pada pasien dan keluarga
mengenai penggunaan obat secara efektif dan aman.
Kebijakan Surat Keputusan Direktur Nomor : 834A.DIR.SM.SK.IN.V.2015
tentang Kebijakan Asuhan/ Pelayanan Pasien mencakup :
“Pemberian obat yang aman termasuk verifikasi terhadap” :
- “Jumlah dosis dengan resep atau pesanan”
- “Rute pemberian dengan resep atau pesanan”
- “Identitas pasien”
Prosedur A. Persiapan Alat
1. Lembar edukasi
2. Alat tulis
B. Cara Kerja
1. Cocokkan identitas pasien dengan obat yang akan diserahkan
2. Libatkan keluarga pasien
3. Beritahu pasien dan keluarga untuk menginformasikan
adanya riwayat alergi obat.
4. Sebutkan nama obat kepada pasien dan keluarga
5. Jelaskan kegunaan obat secara umum
6. Jelaskan cara pemakaian obat yang benar (berapa kali per
hari, sebelum atau setelah makan, dihisap, di kunyah atau
ditelan biasa)
7. Jelaskan berapa lama obat itu harus diminum, apakah sampai
habis atau saat ada keluhan saja (bila perlu)
8. Jelaskan bahwa sebelum menghentikan pengobatan harus
berkonsultasi dengan dokter
9. Jelaskan tentang bagaimana cara menyimpan obat yang benar
PENDIDIKAN PENGGUNAAN OBAT
SECARA EFEKTIF DAN AMAN
NO. DOKUMEN NO. REVISI HALAMAN
PPK.SPO.003 0 2/2
Prosedur 10. Bila obat diberikan dengan alat bantu, jelaskan cara
penggunaannya, misalnya pemakaian nebulizer, inhaler, flex
pen insulin.
11. Jelaskan kepada pasien agar tidak menggunakan obat lain
tanpa berkonsultasi dengan dokter
12. Jelaskan bahwa penggunan obat lain atau obat bebas (OTC,
over the counter), harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan
dokter atau apoteker supaya menghindari interaksi obat yang
merugikan atau pemakaian obat yang sama.
13. Jelaskan bahwa bila mengalami reaksi-reaksi yang tidak
diinginkan setelah minum obat misalnya gatal-gatal atau
bengkak pada badan, berdebar-debar, mual, pusing, pingsan
setelah minum obat; hentikan pemakaian obat sementara dan
segera konsultasikan ke dokter atau apoteker.
14. Motivasi pasien dan keluarga untuk menjadi peserta aktif
dengan memberikan kesempatan bertanya dan memberikan
pendapat
15. Tanyakan pada pasien dan keluarga apakah ada yang masih
ingin ditanyakan
16. Lakukan evaluasi terhadap kemampuan pasien dalam
menerima edukasi yang telah diberikan
17. Minta tanda tangan pasien atau keluarga sebagai bukti
verifikasi bahwa pasien dan keluarga telah menerima
penjelasan dan mengerti tentang edukasi yang disampaikan
18. Berikan materi edukasi (leaflet) yang sesuai pada pasien dan
keluarga (Jika ada)
19. Ucapkan salam
20. Dokumentasikan kegiatan edukasi dalam lembar edukasi
pasien
Unit terkait Instalasi Rawat Inap
Instalasi Rawat Jalan