Anda di halaman 1dari 7

Week 2

1. Mari diskusikan apa yang kalian ketahui mengenai manajemen operasi dan mengapa mempelajari
manajemen operasi!
Manajemen operasi : suatu usaha pengelolaan secara maksimal penggunaan semua faktor produksi-
produksi yang ada baik itu tenaga kerja (SDM), mesin, peralatan, bahan mentah dan faktor produksi
lainnya dalam proses transportasi untuk menjadi berbagai macam produk baik itu barang atau jasa.
Alasannya
- agar kita dapat mengetahui bagaimana aktifitas Mo berjalan
- agar kita mengetahui bagaimana barang dan jasa diproduksi
- agar kita memahami apa yang dikerjakan manager Mo
- mo adalah bagian yang paling menghabiskan biaya terbesar.
2.Silahkan diskusikan mengenai opsi-opsi strategi operasi global!
-strategi internasional menggunakan ekspor dan lisensi agar bisa menembus arena global
-strategi multidomestik memiliki otoritas yang terdesentralisasi dengan otonomi substansial di setiap
bisnis
-strategi global,memiliki tingkat sentralisasi yang tinggi,dengan markas besar yang
mengkoordinasikan organisasi tuk mencari standarisasi dan pembelajaran antar pabrik sehingga
menghasilakn economic of scale

3.produktivitas adalah rasio dari output (barang/jasa) dibagi satu atau lebih input (tenaga
kerja,waktu,modal)2a.Produktivitas mereka : 120/40 ,jadi hasilnya 3 unit per jam

b produktivitas baru 125/24 = 5,2 unit per jam,jadi produktivias nya 5 unit per jam kerja

c.peningkatan produktivias unit : 5-3 =2

Persentase perubahan produktivitas mereka : 42%

Week 3

1. 3 pendekatan strategi produk yang berfokus pada pengembangan keunggulan kompetitif!

Strategi Pembedaan, dimana suatu produk harus memiliki suatu keunikan yang berbeda dengan produk yang
lain, yang bisa menjadi ciri khas dari produk itu sendiri. Contoh: Rotiboy yang memiliki ciri khas aroma kopi
yang sangat kuat.

Strategi Biaya Rendah, dimana yang menjadi fokus strategi adalah pada biaya produk atau jasa yang sangat
rendah. Contoh: dengan begitu banyak store serta brand yang bermunculan, brand serta store Miniso masih tetap
saja digandrungi sampai sekarang. dengan harga yang terjangkau serta kualitas yang bagus, Miniso tetap mampu
bersaing dengan produk-produk yang lainnya.

Strategi Fokus, dimana berfokus untuk melayani kebutuhan konsumen dengan satu segmen tertentu. Contoh:
KFC merupakan tempat makan yang khusus menawarkan makanan cepat saji

Week 4:

Konsep strategi proses adalah sebuah pendekatan organisasi untuk mengubah sumber daya menjadi
barang atau jasa.
Tujuannya :untuk menemukan cara untuk mengubah sumber daya menjadi barang/jasa yang dapat
memenuhi kualifikasi konsumen.
Ada empat macam strategi proses:
1. Fokus pada proses
2. Fokus berulang
3. Fokus pada produk
4. Fokus kustomisasi massal

1. wedding invitation=fokus pada proses

2. kertas=fokus pada produk

3. big mac=fokus berulang

4. motor=fokus kustomisasi

5. softdrink=fokus berulang

tools/alat yang digunakan dalam analisis proses:

Diagram Alur,Skema/gambaran dari perpindahan bahan ,produk atau orang

Pemetaan Fungsi Waktu,Merupakan diagram alur , tetapi di tambahkan waktu pada sumbu horizontalnya

Pemetaan Arus Nilai,merupakan sebuah variasi dari pemetaan fungsi waktu. Namun pemetaan arus nilai perlu
untuk melihat secara luas dimana nilai ditambahkan dan tidak ditambahkan dalam waktu keseluruhan proses
produksi, termasuk rantai pasokan.

Grafik Proses,menggunakan simbol, waktu dan jarak untuk memberikan sebuah cara yang objektif dan
terstruktur untuk menganalisis dan mencatat aktivitas yang membentuk sebuah proses

Perencanaan layanan, perencanaan layanan merupakan sebuah teknik analisis proses yang menitik beratkan
pada pelanggan dan hubungan yang terjadi dengan pelanggan.

Dibawah ini adalah 7 tehnik yang digunakan untuk meningkatkan produktivitas jasa:

1. Fokus,
2. Penundaan
3. Modul
4. otomatisasi
5. Pelatihan
6. Pemisahan
7. Swalayan

Borges Machine Shop, Inc., memiliki kontrak 1 tahun untuk produksi 200.000 rumah roda gigi untuk kendaraan
off-road baru. Pemiliknya, Luis Borges, berharap kontraknya akan diperpanjang dan volumenya meningkat
tahun depan. Borges telah mengembangkan biaya untuk tiga alternatif. Mereka adalah peralatan serba guna
(GPE), sistem manufaktur fleksibel (FMS), dan mesin khusus (DM) yang mahal tapi efisien. Berikut data biaya
(lihat attachment):

Proses mana yang terbaik untuk kontrak ini?


Dik : C = 200.000 unit tahun

Jawab :

 GPE (C) = Fixed cost tahunan + Variabel Cost per unit (C) = $100.000 + $15(200.000) = 3.100.000
 FMS (C) = Fixed cost tahunan + Vaiabel Cost per unit (C) = $200.000 + $14(200.000) = 3.000.000
 DM (C) = Fixed cost tahunan + Variabel Cost per unit (C) = $500.000 + $13(200.000) = 3.100.000

Jadi proses yang terbaik untuk kontrak adalah FMS, karena nilainya paling ekonomis

Week 6

1. perbedaan antara design capacity dengan effective capacity

design capacity adalah tingkat output maksimum atau kapasitas layanan dari suatu operasi, proses atau
fasilitas dalam waktu tertentu.

Effective capacity adalah design capacity yang dikurangi dengan jumlah unit yang cacat, waktu perawatan
dan kapasitas yang hilang akibat pergantian model yang menggunakan fasilitas produksi yang sama.

2. Asumsi dari analisis Break Even

Analisis break even merupakan sebuah alat atau metode yang digunakan untuk mengukur tingkat
minimum penjualan yang harus dilakukan untuk menutupi biaya.

Komponen yang diperhatikan dalam analisis Break Even Point yaitu; volume produksi, volume
penjualan, harga jual, biaya produksi, biaya variabel, biaya tetap serta laba dan rugi.

Analisis break even point tidak hanya memberikan informasi mengenai posisi perusahaan dalam
keadaan impas atau tidak, namun analisis break even point sangat membantu manajemen dalam
perencanaan dan pengambilan keputusan.

3. lima langkah proses yang berfungsi sebagai dasar dari teori kendala

1. Mengidentifikasi Sistem Kendala, merupakan bagian dari sistem yang paling lemah, bisa berupa
kendala fisik atau kebijakan.
2. Memutuskan Bagaimana Mengeksploitasi Kendala, yaitu melakukan perbaikan cepat ke seluruh
kendala dengan memanfaatkan sumber daya yang ada.
3. Subordinasi dan Sinkronisasi Kendala, yaitu melakukan tinjauan terhadap semua kegiatan lain dalam
proses untuk memastikan bahwa ada keselarasan.
4. Meningkatkan Kinerja Kendala, berupa pertimbangan mengenai tindakan lanjutan yang harus
dilakukan apabila kendala masih tetap ada.
5. Hilangkan Kendala dan Melakukan Evaluasi Ulang terhadap Prosesnya. Langkah ini berupa pengingat
untuk terus memperbaiki kendala yang ada dan kemudian segera beralih pada kendala berikutnya

Sesion 10
Faktor yang mempengaruhi pemilihan lokasi

1. Bahan mentah

Apabila bahan mentah yang dibutuhkan industri cadangannya cukup besar dan banyak ditemukan maka akan
mempermudah dan memperbanyak pilihan serta alternative penempatan lokasi industri. Apabila bahan mentah
yang dibutuhkan industri cadangannya terbatas dan hanya ditemukan ditempat tertentu saja maka akan
menyebabkan biaya operasional semakin tinggi dan pilihan untuk penempatan lokasi industri semakin terbatas

2. Modal

Modal yang digunakan dalam proses produksi merupakan hal yang sangat penting. Hal ini kaitannya dengan
jumlah produk yang dihasilkan, pengadaan bahan mentah, tenaga kerja yang dibutuhkan, teknologi yang akan
digunakan dan luasnya sistim pemasaran.

3. Tenaga kerja

penempatan lokasi berdasarkan tenaga kerja sangat tergantung pada jenis dan karakteristik kegiatan industrinya

4.Sumber energi

Suatu tenaga industri yang banyak membutuhkan energi, umumnya mendekati tempat-tempat yang menjadi
sumber energi .

5. Transportasi

Kegiatan industri harus ditunjang oleh kemudahan sarana transportasi dan perhubungan. Hal ini untuk
melancarkan pasokan bahan baku dan menjamin distribusi pemasaran produk yang dihasilkan. Sarana
transportasi yang dapat digunakan untuk kegiatan industri diantaranya transportasi darat, laut dan udara

6. Pasar

Lokasi suatu industri diusahakan sedekat mungkin menjangkau konsumen agar hasil produksi mudah dipasarkan

7. Teknologi yang digunakan

Penggunaan teknologi yang kurang tepat dapat menghambat jalannya suatu kegiatan industri. Penggunaan
teknologi yang disarankan untuk pengembangan industry pada masa mendatang adalah industri yang memiliki
tingkat pencemaran yang rendah, hemat air, hemat bahan baku dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi.

8. Kondisi lingkungan

Faktor lingkungan yang dimaksud adalah segala sesuatu yang ada disekitarnya yang dapat menunjang
kelancaran produksi. Suatu lokasi industri yang kurang mendukung seperti keamanan dan ketertiban, jarak ke
pemukiman, struktur batuan yang tidak stabil, iklim yang kurang cocok, terbatasnya sumber air dan lain-lain.

Strategi tata letak:


Tata Letak Kantor
Tata Letak Toko Eceran
Tata Letak Gudang
Tata Letak dengan Posis
Tata Letak Berorientasi Proses
Tata Letak Sel Kerja
Tata Letak Berorientasi Produk

Session 11

Industri bahan makanan memiliki perputaran persediaan tahunan sekitar 14 kali. Organic Grocers, Inc. memiliki
harga pokok penjualan tahun lalu $ 10,5 juta; persediaan rata-rata adalah $ 1,0 juta.
a. Berapa perputaran persediaan Organic Grocers?
b. Bagaimana kinerja itu dibandingkan dengan perputaran industri?

untuk interpretasinya juga sudah benar yaitu Organic grocery memiliki kinerja yang lebih buruk
dibandingkan industri leader nya dimana perputaran persediaan OG hanya 10.5 kali lebih kecil dari industri
leader.

perputaran persediaan yang tinggi menunjukkan makin sering barang dijual dan makin menambah
pendapatan perusahaan yang tentunya profit meningkat juga.

keputusan make or buy adalah memilih barang dan jasa yang menguntungkan dapat diperoleh secara eksternal
dibandingkan diproduksi secara internal.

outsourcing atau pengalihdayaan adalah bagian dari kecenderungan berkelanjutan terhadap penggunaan
efisiensi yang disertai dengan spesialisasi.
integrasi vertikal adalah pengembangan kemampuan untuk memproduksi barang maupun jasa yang
sebelumnya dibeli/untuk membeli pemasok or distributor.

 contoh integrasi kedepazn : PT kimia farma yang membangun jaringan apotiknya sendiri dengan nama
Apotik Kimia Farma
 contoh integrasi kebelakang : Mcd yang mengakusisi produsen gelas kertas

Manajemen rantai pasokan adalah sebuah sistem/proses pengelolaan dari bahan mentah menjadi barang
jadi.

Tujuan:

-menyeimbangkan antara permintaan dan penawaran

-meningkatkan kinerja serta integrasi perusahaan

-menciptakan hubungan baik dengan pelanggan

Session 12

perencanaan agregat adalah pendekatan yang dilakukan manajer operasi untuk menentukan kuantitas dan waktu
produksi pada jangka waktu menengah (biasanya 3 sampai 18 bulan )

strategi perencanaan agregat :- pure strategy- chase strategy- level scheduling strategy

3masalah dasar dari peningkatan operasi:

1. meniadakan limbah ,agar tidak ada bagian yang rusak , tiadah ada limbah dan aktivitas yang menambah
nilai.
2. menghilangkan variabilitas, dengan cara menghilangkan segala penyimpangan ,agar dapat mengurangi
pemborosan dan prosesnya optimal dan produk yang dihasilkan sempurna dan tepat waktu
3. meningkatkan keluaran , keluaran adalah ukuran yang dibutuhkan untuk memindahkan suatu pesanan
dari penerima ke pengirim

Biaya-biaya yang terlibat dalam perencanaan agregat antara lain :

Hiring Cost (biaya penambahan tenaga kerja) : menimbulkan biaya-biaya untuk iklan, proses seleksi dan
training
Firing Cost (Biaya pemberhentian tenaga kerja) : pemberhentian ini mengakibatkan perusahaan harus
mengeluarkan uang pesangon bagi karyawan yang di-PHK,

Overtime Cost dan Undertime Cost (biaya lembur dan biaya menganggur) :Penggunaan waktu lembur bertujuan
untuk meningkatkan output produksi, tetapi konsekwensinya perusahaan harus mengeluarkan biaya tambahan
lembur yang biasanya 150% dari biaya kerja regular. perusahaan mempunyai kelebihan tenaga kerja
dibandingkan dengan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan untuk kegiatan produksi. Tenaga kerja berlebih ini
kadang-kadang bisa dialokasikan untuk kegiatan lain yang produktif meskipun tidak selamanya efektif.

Inventory Cost dan Backorder Cost (biaya persediaan dan biaya kehabisan persediaan): Persediaan mempunyai
fungsi mengantisipasi timbulnya kenaikan permintaan pada saat-saat tertentu.

Subcontract Cost (biaya subkontrak) : permintaan melebihi kemampuan kapasitas regular,biasanya perusahaan
mensubkontrakan kelebihan permintaan yang tidak bisa ditanganinya sendiri kepada perusahaan lain.

Session 13

Just-in-time (JIT)adalah pendekatan pemecahan masalah terus menerus dan paksa melalui fokus
pada throughput (keluaran) dan mengurangi persediaan.
Toyota Production System (TPS),dengan penekanannya pada peningkatan berkelanjutan,
penghargaan pada orang lain, dan praktik kerja standar, sangat cocok untuk lini perakitan.
Operasi ramping (Lean operations) memasok sesuai dengan keinginan pelanggan ketika pelanggan
menginginkannya, tanpa pemborosan, dan melalui perhaikan berkelanjutan.

JIT menekankan pada penyelesaian masalah,TPS menekankan pada pembelajaran pegawai dan
peningkatan lingkungan lini perakiranoperasi ramping menekankan pemahaman mengenai
pelanggan

Berikut informasi tentang suatu produk di Perusahaan Michael Gibson.

Permintaan tahunan = 39.000 unit,Permintaan harian = 150 unit,Produksi harian = 1.000 unit,Ukuran
lot yang diinginkan = 150 unit,Biaya penyimpanan per unit per tahun = $ 10,Atur biaya tenaga kerja
per jam = $ 40Tentukan waktu pemasangan yang tepat !

2. Hartley Electronics, Inc., di Nashville, memproduksi pemindai gelombang udara jangka pendek khusus untuk
industri pertahanan. Pemilik, Janet Hartley, telah meminta Anda untuk mengurangi inventaris dengan
memperkenalkan sistem kanban. Setelah beberapa jam analisis, Anda kembangkan data berikut untuk konektor
pemindai yang digunakan dalam satu sel kerja. Berapa banyak kanban yang Anda butuhkan untuk konektor ini?

Permintaan harian = 1000 konektoe,Lead time = 2 hari,Safety stok = ½ hari,Ukuran Kaban = 500 konektor

Permintaan selama waktu tunggu = Waktu tunggu x Permintaan harian = 2 hari x 1000 konektor = 2000
Persediaan pengaman = 500

Jumlah kanban (kontainer) yang diperlukan = (permintaan selama waktu tunggu + persediaan pengaman) /
ukuran kontainer
= (2000 + 500) / 500 = 5

Session 14

Pemeliharaan adalah semua aktivitas yang berhubungan dengan menjaga semua peralatan sistem
agar tetap bekerja.
Taktik pemeliharaan :

1. Menerapkan atau meningkatkan pemeliharaan preventif.


2. Meningkatkan kemampuan atau kecepatan perbaikan.
Keandalan adalah peluang komponen mesin atau produk akan berfungsi dengan benar selama
waktu-waktu tertentu dalam kondisi-kondisi tertentu.

Taktik keandalan :

1. Meningkatkan komponen demi komponen.


2. Menyediakan redudansi.
2 Macam pemeliharaan :

1. Pemeliharaan preventif , mencakup pemeriksaan atau pemeliharaan rutin serta menjaga fasilitas
tetap dalam kondisi baik.
2. Pemeliharaan kerusakan , merupakan pemelihraaan yang bersifat perbaikan yang terjadi ketika
peralatan mengalami kegagalan dan menuntut perbaikan yang darurat atau berdasarkan perioritas.