Anda di halaman 1dari 5

Baju Adat Jawa Barat.

Selanjutnya adalah Baju Adat Jawa Barat, seperti yang diketahui bahwa di Jawa Barat
memiliki penduduk yang mayoritas penduduknya adalah suku Sunda. Suku Sunda merupakan
suatu suku yang sudah banyak dikenal sebagai suku yang menjunjung tinggi adat istiadat dan
budaya. Sehingga tidak salah jika di Jawa barat khususnya di daerah Sunda memiliki
berbagai macam pakaian adat yang disesuaikan dengan status sosial seseorang dalam suatu
golongan dan hal tersebut menjadi salah satu bentuk Keunikan pakaian adat Jawa Barat.
Secara langsung pakaian adat di Jawa Barat di bagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

1. Baju Adat Khusus Bangsawan.

@sejarah-negara

Perlu Anda ketahui bahwa di Jawa Barat terdapat pakaian adat yang khusus digunakan oleh
para bangsawan saja atau untuk sekarang ini lebih dikenal dengan istilah para konglomerat.
Sesuai dengan namanya, Yang bisa menggunakan pakaian adat ini hanyalah orang-orang
terpilih yang memiliki kedudukan tertentu. Pakaian adat ini memiliki simbol keagungan dan
kekayaan ekonomi seseorang. Oleh karena tidak semua orang bisa menggunakan pakaian
adat jenis ini.

Tidak kalah dengan namanya, model pakaiannya pun benar-benar menyuguhkan kesan
estetika dan kemegahan yang sangat mengagumkan saat dipandang. Model jas berwarna
gelap dengan material utama Beludru digunakan oleh laki-laki bangsawan. Sedangkan untuk
wanita bangsawan adalah kebaya atau gaun warna gelap yang dihiasi dengan jahitan benang
emas di bagian tepinya.
2. Baju Adat Khusus Kaum Menengah

@tasikcyber

Selanjutnya adalah pakaian adat yang biasa digunakan oleh masyarakat yang termasuk dalam
kategori kelompok masyarakat sosial menengah. Sosial menengah di sini diartikan sebagai
seseorang yang memiliki kekayaan atau kehormatan yang berada di tengah-tengah dari tiga
jenis status yang terdapat di Jawa Barat.

Desain pakaian adat untuk masyarakat golongan ini, yaitu untuk laki-laki menggunakan
pakaian adat berupa baju belahan di bagian atas dan kain batik di bagian bawah kemudian
dilengkapi dengan ikat kepala yang semakin menambah kesan tampan dan mempesona.
Sedangkan untuk wanita hampir sama dengan pakaian adat laki-laki yang bagian bawahnya
adalah batik, namun untuk wanita menggunakan kebaya pada bagian atas. Untuk menambah
kesan cantik maka di tambahkan aksesoris, seperti kalung, gelang, cincin yang ke semuanya
berbahan dari emas atau perak.
3. Baju Adat untuk Kaum Jelata

@tradisikita

Sesuai dengan namanya mungkin Anda sudah membayangkan hal-hal yang menyedihkan.
Namun jangan salah, golongan yang satu hanya menggunakan pakaian adat yang memiliki
kesan sederhana tetapi tetap mengandung banyak nilai-nilai yang menjunjung tinggi adat
istiadat dan budaya.

Pada laki-laki pakaian yang digunakan, yaitu berupa sarung yang disilangkan tepat di bagian
bahu dan memakai penutup kepala atau sering dikenal dengan istilah Logen. Sedangkan
untuk para perempuan nya menggunakan pakaian yang sama seperti yang sebelum-
sebelumnya yaitu kebaya. Namun kebaya yang digunakan merupakan kebaya yang sederhana
dengan kain batik panjang yang digunakan untuk bawahan.
Baju Adat Jawa Timur.

@sejarahnegara

Terakhir adalah Baju Adat Jawa Timur, Anda mungkin pernah bingung untuk membedakan
mana pakaian adat dari Jawa Tengah dengan pakaian adat dari Jawa Timur. Memang jika
dilihat secara langsung model dan corak pakaian adat antara Jawa Tengah dengan Jawa
Timur bisa di katakan hampir sama. Namun jika diamati dengan seksama terdapat perbedaan
yang sangat mencolok dari keduanya. Pakaian adat untuk Jawa Timur sendiri bernama pesaan
atau mantenan.

Sesuai dengan namanya tersebut, pakaian adat ini hanya digunakan pada saat acara
pernikahan saja. Sedangkan untuk coraknya baik mempelai pria maupun mempelai wanita
mempunyai corak dan warna yang sama. Aksesoris tambahan untuk pria yaitu penutup
kepala. Sedangkan untuk mempelai wanita terdapat hiasan bunga melati yang biasanya di
letakkan di bagian sanggulnya.

Keunikan dari pakaian adat ini yaitu beberapa aksesoris yang harus digunakan oleh mempelai
pria dan wanita. Satu lagi pakaian yang berasal dari Jawa Timur, yaitu Baju Cak dan Baju
Ning. Mungkin untuk model pakaian adat yang satu Anda sering melihatnya dalam kontes
Cak dan Ning. Cak merupakan pakaian adat yang khusus untuk digunakan pria.

Pakaian ini berupa jas tutup di bagian atas dan bagian bawahnya adalah jarik. Sedangkan
untuk pakaian adat ning dikenakan oleh para wanita. Pakaian Ning ini terdiri dari perpaduan
kebaya pada bagian atasnya, jarik pada bagian bawah, bagian kepala dikenakan kerudung
yang berenda atau bermotif.
Kemudian untuk mempercantik ditambahkan riasan natural dan aksesoris anting, selop,
selendang, dan gelang. Ada satu lagi tambahan yaitu untuk pakaian adat Madura sedikit
berbeda dengan pakaian yang digunakan di daerah Jawa Timur pada umumnya. Nama baju
adat Madura sendiri bernama Pakaian Pesa’an. Ciri khas utama pakaian ini yaitu adanya
odheng atau ikat kepala dengan bahan kain batik. Pakaiannya didominasi dengan warna
hitam yang dipadukan dengan warna putih dan merah.

Perbedaan adat istiadat dan budaya pada suatu daerah inilah yang menyebabkan adanya
perbedaan pada baju adat pada masing-masing tempat. Setiap daerah memiliki cerita dan
sejarah yang berbeda-beda. Namun perbedaan itulah yang menciptakan keberagaman yang
membuat semua terlihat indah dan menakjubkan. Semoga informasi di atas dapat sedikit
menambah wawasan Anda tentang jenis-jenis Pakaian Adat Jawa di Indonesia.