Anda di halaman 1dari 9

BAB II

ASUHAN KEFARMASIAN
LAPORAN KASUS

__________________________________________________________________
_______________________
Inisial Pasien: Ny. M U Berat Badan:70 kg Ginjal: -

Umur : 23 tahun Tinggi Badan: - Hepar:-

Keluhan utama : Pasien tidak sadar, kejang 3x, TD 1 bulan terakhir mencapai 200,
rujukan RS Bojonegoro
Diagnosis : P01 – 1 Post Sectio Caesar + eclampsia (Abnormal Non Stress Test)

Riwayat Penyakit :tidak diketahui

Riwayat Pengobatan : tidak diketahui

Obat Dosis
- -

Alergi : -

Kepatuhan - Obat-obatan tradisional -

Merokok : - OTC -

Alkohol : - Lain-lain -

9
CATATAN PERKEMBANGAN PASIEN

Inisial Pasien: Ny. M U


Tgl Problem / Kejadian / Tindakan Klinisi
2/3 Pasien datang pertama di IRD dengan kondisi tidak sadar dan keluhan
utama kejang. Kejang telah terjadi 3 kali, pasien merupakan pasien rujukan
dari RS Bojonegoro. Tekanan darah pasien selama 1 bulan terakhir pernah
mencapai 200.
Pasien hamil pertama ± 7 bulan, telah menikah selama 1 tahun, belum
pernah mengalami keguguran sebelumnya dan riwayat hipertensi sebelum
kehamilan tidak ada.
Permintaan USG, kultur darah dan urin
Diagnosa primer G1 P0-0 32/33 + eklampsi
Terapi: MgSO4 40% 8g, Nifedipin 3x10mg, Lasix3x1amp, RD5 I dan II,
Ceftriaxone 2x1g, Dexamethasone inj 1x16mg, pk. 00.50 infus RD5 distop
diganti  PZ I 500cc + 25meq KCl
3/3 Pasien sudah tidak mengalami kejang. kultur urin (+), usia janin 32-33
minggu, TBJ 1600g
Diagnosa G1 P0-0 32/33 + eklampsi + hipokalemi
Terapi: MgSO4 40% 10g, Nifedipin 3x10mg, Lasix3x1amp, Ceftriaxone
2x1g, Dexamethasone inj 1x16mg, infus PZ II 500cc + 25meq KCl
4/3 Udema (-), pasien tidak mengalami kejang. Pasien menjalani operasi sectio
caesar pk. 16.30 (terminasi misoprostol 50mg/ vag/ 6 jam)
Terapi: MgSO4 40% 10g, Nifedipin 3x10mg, Lasix3x1amp, RD5 I,
Ceftriaxone 2x1g, pk. 07.30 infus PZ III 500cc + 25meq KCl distop diganti
 RD5 III
5/3 Pasien dipindahkan ke Ruang Bersalin I. Flatus (+)
Terapi: MgSO4 40% 10g, Nifedipin 3x10mg, Asam mefenamat 3x500mg
p.o, RD5 III sisa 400cc, Ceftriaxone 2x1g, Roboransia 1x1tab
6/3 Dilakukan mobilisasi bertahap dan rawat luka operasi.
Terapi: Nifedipin 3x10mg, Asam mefenamat 3x500mg p.o, Ceftriaxone
2x1g, Roboransia 1x1tab
7/3 Dilakukan mobilisasi bertahap dan rawat luka operasi.
Terapi tetap.
8/3 Dilakukan mobilisasi bertahap dan rawat luka operasi.
Luka operasi kering dan ditutup kasa steril.
Rencana cek DL, albumin tgl 10/3
Terapi ceftriaxone dihentikan, terapi lainnya tetap.
9/3 Rawat luka operasi kering dan ditutup kasa.
Dilakukan pengambilan darah untuk cek DL
Diagnosa P01-1 post sectio caesar + eklampsi (Abnormal Non Stress Test)
Pasien diperbolehkan pulang pk. 13.00  kontrol poli nifas
Obat-obatan KRS: Asam mefenamat 3x500mg dan Roboransia 1x1tab

10
CATATAN PENDUKUNG LAINNYA

Inisial Pasien: Ny. M U


Tgl Laporan/ Tindakan Keterangan
3/3 Konsultasi Dokter
Di bidang mata secara optalmoskopis
IRD-Spesialis Matadidapatkan angiospasme
3/3 Konsultasi Dokter
Di bidang kardiologi diperoleh pasien dengan
IRD-Spesialis Jantung
hipertensi stage II, saran: pemberian nifedipin
3x10mg
3/3 Konsultasi Dokter Pasien hipokalemi terkait makanan (pasien mual
IRD-Obgyn muntah sejak kemarin, nafsu makan menurun,
panas (-) dan diare (-)), pasien sebelumnya tidak
memiliki riwayat DM dan HT, saran: diet TKTP
200 kal, lengkapi BGA/ kalium urine, koreksi
hipokalemi (KCl 25mEq + 500ml PZ/ 12jam) 
lakukan cek K+, terapi bisa diulang bila K+ <3,5
3/3 Konsultasi Dokter Pasien mengalami penurunan kesadaran tanpa
IRD-Neurologi rangsang meningkat dengan riwayat kejang
general tonik klonik yang dapat disebutkan
encephalopathy hipertensif saran: dilakukan
penanganan HT, bila terjadi kejang diberikan
diazepam ampul i.v dan dapat diulang hingga
3X, pemberian fenitoin bolus 300mg pada 50cc
PZ i.v pelan max 30 menit dan dosis
maintenance fenitoin 3x100mg serta
pemeriksaan EEG
4/3 Laporan operasi Operasi LSCS bersih terkontaminasi, darurat
Dx pra bedah: G1 P0-0 32/33 TH eklampsia
Dx pasca bedah: P01-1 post sectio caesar+
eklampsia
Obat-obatan saat operasi: ranitidin 50mg i.v,
ondansetron 4mg, furosemide (lasix) 2x1amp,
RD5 500cc/24jam, ketorolac 30mg
Jumlah cairan transfusi: RL 500cc,
Jumlah cairan keluar: Urine 125cc, darah 200cc
5/3 Konsultasi Dokter Perawatan di ruangan post sectio caesar
Bedah-Obgyn diberikan ranitidin 50mg i.v, ondansetron 4mg,
furosemide (lasix) 2x1amp, RD5 500cc/24jam,
nifedipin 3x10mg p.o

11
INSTALASI FARMASI DOKUMEN FARMASI PENDERITA
RSU DR. SOETOMO SMF : BERSALIN
No DMK : 110289xx Diagnosa : P01 – 1 Post Sectio Caesar + eclampsia Alergi :-
Nama : Ny. MU ABN NST Kepatuhan :-
Alamat : Wringin Anom, Kuripan- Alasan MRS : Pasien tidak sadar, kejang 3x, TD 1 Rokok :-
Bojonegoro bulan terakhir mencapai 200, rujukan Obat tradisional :-
Umur /BB : 23 th BB : 70 kg RS Bojonegoro Alkohol :-
Tgl. MRS : 05 – 03 – 2010 Riwayat penyakit : - Lain-lain :-
Tgl. KRS : 09 – 03 – 2010 Riwayat pengobatan: -
No. Jenis Obat Regimen Dosis 2/3 3/3 4/3 5/3 6/3 7/3 8/3 9/3
1. Diet TKTP RG √ √ √ √ √ √ √+ √
putih
telur
2. RD5 500cc/24jam √ √ √
3. PZ 500cc/12jam √ √ √
4. MgSO4 40% 10g 2,5cc/jam 8g √ √ √
(syringe pump)
5. Nifedipine (bila 3 x 10mg p.o √ √ √ √ √ √ √
TD >140/90)
6. Lasix 3 x 1 amp √ √
7. KCl 25 meq 12tts/min √ √
8. Ceftriaxone inj 2 x 1g √ √ √ √ √ √ //
9. Dexamethasone 1 x 16mg √ √ √
inj
10. Roboransia 1 x 1 tab p.o √ √ √ √ √
(Sulfas Ferrosus)
11. Asam mefenamat 3 x 500mg p.o √ √ √ √ √

12
Keterangan IRD IRD Sectio RB I RB I RB I RB I KRS
caesar

Komposisi obat:
PZ (NaCl 0,9%)
Setiap 1000ml mengandung NaCl 900mg
1 liter cairan mengandung 154mEq Na dan 154mEq Cl
Osmolaritas larutan 108mOsmol/L
pH larutan 4,5-7,0
Ringer-Dextrose 5%
Setiap 100ml mengandung: 5g Dextrose Hydrous, 860 mg NaCl, 33 mg of CaCl2•2H2O dan 30 mg KCl
1 liter cairan mengandung 147.5 mEq Na, 4.5 mEq Ca, 4 mEq K, 156 mEq Cl dengan kandungan kalori 170kcal/L
Osmolaritas larutan 561 mOsmol/L
pH larutan 3,5-6,5
KCl inj
Mengandung 74,5mg KCl/ml
Tiap ml mengandung 1meq K dan 1meq Cl
Osmolaritas cairam 2mOsmol/ml
pH larutan 5
Lasix
Furosemide 20mg/2ml
Nifedipine
Nifedipine 10mg/tab
MgSO4
MgSO4 heptahydrate 500mg/ml dalam 10ml dan 50ml vial (50%)
Mengansung 2,03mM/ml MgSO4 heptahydrate
Osmolaritas larutan 4,06 mOsmol/ml
pH larutan 5% (w/v) 5,5-7,0

13
Ceftriaxone
Ceftriaxone Na 1g/vial

Dexamethasone inj
Dexamthasone Sodium Phosphate 10mg/ml dalam 10ml, 4mg/ml dalam 2ml dan 5ml vial dimana 4mg dexamethasone sodium phosphate
setara dengan 3,33mg dexamethasone
Sulfas ferrosus
Fe sulfate heptahydrate 300mg
Asam Mefenamat
Asam mefenamat 500mg
Misoprostol
Tablet mengandung 200mcg msoprostol

14
Nama Penderita : Ny. MU
DATA KLINIK
No. Data klinik Normal 2/3 3/3 4/3 5/3 6/3 7/3 8/3 9/3
1. RR 16 – 20 20 20 20 20 22 18 18 18
2. HR 60-100 88 94 92 88 88 84 80 84
3. TD 120/80 160/100 150/110 140/100 140/90 140/90 140/90 120/80 110/70
4. Suhu 36,5-37,5 36 36,5 36,5 37 36,7 37 37,2 37
5. Kejang - + - - - - - - -
6. Pusing - + - - - - - - -
7. Mual-muntah - + + - - - - - -
8. Cairan masuk 50/5jam 550 800/9jam 200/7jam 1200 1750 1300 -
(/24jam) 750-2000cc
Cairan keluar I = 500cc + U 100/5jam 600 500/9jam 200/7jam 1000 1300 800 -
(/24jam)

15
DATA LABORATORIUM
No. Data Lab. Normal 3/3 4/3 6/3 9/3 Komentar dan Alasan
Serum :  Nilai K rendah (3/3)
1. GDA 83 menandakan kondisi
2. Creatinin 0,5-1,2mg/dl 1,1 hipokalemi akibat gangguan
3. BUN 10-20mg/dl 14 kesetimbangan elektrolit
4. AST 10-50U/L 42 akibat pemberian diuretik
5. ALT 0-36U/L 17
6. ALB 3,8-5,4 3,2  Nilai WBC tinggi (3/3-9/3)
7. Cl 98-106mEq/L 108,2 menandakan kondisi infeksi
8. K 3,5-5,0mEq/L 2,69 4,04
9. Na 136-145mEq/L 141,7
10. WBC 4,5-10,5x103/mm3 17,0 13,1 15,4
11. RBC 4,0-5,5x106/µL 3,66 3,25 3,26
12. HB 10-15,5g/dl 11,7 11,7 9,7 9,3
13. HCT 32-44% 34,7 34,1 32,3 33,0
14. MCV 80,0-99,9mm3 94,8
15. MCH 27 -31pg 32,0
16. MCHC 32-36g/dl 33,8
17. RDW 11,6-13,7% 16,3
18. PLT 150-400x103/mm3 268 127 205
19. MPV 7,8-11,0fL 6,9
20. Diff count :
Eos 1-2 2 0
Baso 0-1 1 0
Stab 3-5 1 0
Segmt 54-62 71 71

16
Lymp 25-33 22 21
Mono 3-7 3 8
21. Urine :
Glu - -
Bil - 2+
Ket - 1+
RBC ≤2 3+
PH 4,6-8,0 5,5
PRO - 3+
LEU - -
EPI - 2-3
Yeast - +
Bacteri - +

17