Anda di halaman 1dari 20

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Penyakit adalah keadaan tidak normal pada tubuh atau pikiran yang
menyebabkan ketidaknyaman,di fungsi atau tekanan/stres kepada orang yang
terlibat atau berhubungan erat dengannya. Terkadang istillah ini digunakan secara
umum untuk menjelaskan cedera, cacat, sindrom, gejala, keserongan perilaku, dan
variasi biasa sesuatu struktur atau fungsi, sementara dalam konteks lain dapat
dianggap sebagai kategori yang dapat dibedakan.
Akut adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan suatu kondisi
atau penyakit yang tiba-tiba,dalam waktu singkat dan biasanya menunjukkan
gangguan yang serius,untuk menggambarkan tingkat nyeri(rasa sakit). Istilah akut
digunakan dingunakan unttuk menggambarkan rasa sakit yang hebat dan tajam.
Demikian juga untuk pendarahan akut, menandakan pendarahn yang terjadi cepat
dan tiba-tiba dan biasanya merupakan kondisi yang serius yang memerlukan
pertolongan medis dengan segera
Penyakit akut adalah keadaan tubuh yang abnormal yang datang secara
tiba-tiba dan sangat cepat dengan frekuensi tingkat nyeri (rasa sakit) yang
lumanyan hebat dan harus segera mendapat pertolongan medis. Biasanya pada
penyakit akut, gangguan yang terjadi pada tubuh atau kesehatan seseorang
terbilang serius. Berbagai contoh macam penyakit akut yaitu: Akut abdomen,
Pankreatitis akut, Gastritis akut, campak akut, gagal ginjal akut, glaukoma akut,
Gagal jantung akut dan masih banyak yang lainnya.

B. Rumusan Masalah
Dari latar belakang yang telah diuraikan di atas maka dapat disimpulkan
masalahnya iyalah:
1. Apa itu penyakit akut?
2. Apa saja pembagian penyakit akut?
3. Apa saja penyebab penyakit akut, dan bagaimana pencengahannya!
4. Apa saja gejala-gejala penyakit akut!

1
C. Tujuan Masalah
Dari rumusan masalah diatas maka dapat disimpulkan tujuan penulisannya
adalah:
1. Menjelaskan tentang penyakit akut.
2. Menjelaskan tentang pembagian penyakit akut.
3. Menjelaskan apa saja penyebab penyakit akut dan bagaiman
pencegahannya.
4. Menguraikan apa saja gejala-gejala penyakit akut.

2
BAB II
PEMBAHASAN

1. PENGERTIAN PENYAKIT AKUT


Penyakit akut adalah penyakit yang durasinya sebentar, yaitu kurang dari 6
bulan. Penyakit akut merupakan penyakit yang ringan atau mungkin bisa serius.
Penyakit akut merupakan penyakit yang biasanya berlangsung dalam waktu yang
singkat, berkembang dengan cepat, dan membutuhkan pengobatan segera
contohnya seperti pendarahan akut atau penyakit lainnya .
Pada kondisi tertentu, penyakit akut dapat diartikan dengan penyakit yang berat
dan memerlukan penanganan secara cepat atau penyakit yang bersifat life saving
dan frekuensi resikonya pun lemah .Ada beberapa contoh gangguan kesehatan
atau kondisi tubuh yang bisa terbilang akut, seperti patah tulang. Namun serangan
asma yang terjadi baru pertama kali pun merupakan kondisi akut berikut juga
cedera leher dan luka bakar. Penyakit akut tidaklah diderita secara jangka panjang,
tapi memang bisa terjadi secara parah dan membuat penderitanya panic

2. CONTOH PENYAKIT- PENYAKIT AKUT

A. Akut Abdomen
1. Pengertian Akut Abdomen
Akut Abdomen adalah suatu keadaan yang ditandai oleh adanya nyeri perut
dan umumnya memerlukan tindakan bedah segera. Ada 2 jenis nyeri pada akut
abdomen yaitu :
Nyeri parietal : Nyeri yang berasal dari adanya rangsangan peritoneum parietal
yang dipersarafi oleh saraf somatik. Jenis nyeri ini mudah dilokalisasi.
Nyeri viseral : Nyeri yang berasal dari adanya rangsangan peritoneum viseral
yang dipersarafi oleh saraf otonom. Jenis nyeri ini sulit dilokalisasi dan lokasi
nyeri dapat diprediksi dari asal embriologisnya.

3
2. Gejala Klinis
Manifestasi akut abdomen dapat berupa : nyeri perut, mual, muntah dan
obstipasi. Manifestasi akut abdomen merupakan hasil dari proses peritonitis
ataupun adanya gangguan passase pada organ berongga ( contohnya: usus, ureter).
Nyeri yang diakibatkan adanya gangguan passase pada organ berongga bersifat
kolik/ intermiten, sedangkan nyeri akibat peritonitis bersifat terus-menerus.
3. Penatalaksanaan
a. Rehidrasi cairan dan elektrolit
b. Nasogastric tube
c. Puasa
d. Tentukan terapi bedah darurat atau konservatif
e. Terapi spesifik terhadap etiologi akut abdomen

B. Pankreatitis Akut
1. Pengertian Pankreatitis Akut
Pankreatitis akut adalah peradangan yang terjadi di dalam pankreas dalam
waktu yang cukup singkat.Pankreas sendiri merupakan sebuah organ berukuran
kecil yang terletak di belakang organ lambung dan di bawah tulang iga. Organ ini
memproduksi enzim-enzim yang berfungsi mencerna karbohidrat, lemak, dan
protein dari makanan yang kita makan, dan membantu metabolisme dalam tubuh
melalui produksi hormon.Meskipun berlangsung relatif singkat, peradangan yang
ditimbulkan oleh pankreatitis akut dapat menyebabkan suatu kerusakan serius
pada pankreas serta komplikasi fatal.
2. Penyebab pankreatitis akut
Secara umum, enzim-enzim pencernaan yang diproduksi pankreas hanya akan
teraktivasi saat sudah mencapai usus halus. Dalam kasus pankreatitis akut, enzim
tersebut teraktivasi di dalam pankreas dan memicu reaksi kimia yang dapat
mengakibatkan peradangan pada pankreas. Meskipun terdapat beberapa faktor
yang dipercaya menjadi pemicu utama, seperti penyumbatan batu empedu dan
minuman beralkohol, belum ada bukti spesifik yang mendukung mengapa hal
tersebut terjadi.

4
Di antaranya adalah kerusakan pankreas akibat cedera atau operasi di bagian
perut, hipertrigliserida (kadar trigliserida darah yang tinggi), kadar kalsium tinggi
dalam darah, infeksi, parasit, efek samping antibiotik dan kemoterapi, kelainan
autoimun, serta penyakit fibrosis kistik.Risiko terkena pankreatitis akut berat
memasuki usia di atas 70 tahun, perokok, pecandu minuman beralkohol, dan
penderita obesitas.
3. Gejala Pankreatitis Akut
a. Nyeri tumpul hebat (rasa sakit seperti ditekan atau diremas) di sekitar
bagian perut atas. Nyeri ini bisa bertambah buruk dan menjalar sepanjang
punggung hingga bagian bawah tulang belikat kiri.
b. Demam.
c. Mual atau muntah.
d. Diare.
e. Perut terasa sakit saat disentuh atau mengalami pembengkakan.
f. Kulit dan bagian putih mata menjadi menguning (penyakit kuning).
g. Rasa nyeri yang dirasakan bisa terasa memburuk dengan cepat, apalagi
saat penderita berbaring, makan (terutama makanan berlemak), dan
minum.
h. Selain itu, gejala dehidrasi atau hipotensi dapat terjadi ketika kondisi
memburuk dan mempengaruhi organ tubuh lainnya, seperti jantung, paru-
paru, atau ginjal. Segera temui dokter jika gejala terus dialami agar dapat
dilakukan pemeriksaan.

4. Pencegahan Pankreatitis Akut


Karena pankreatitis akut erat kaitannya dengan konsumsi minuman
beralkohol dan penyumbatan batu empedu, maka langkah pencegahan yang paling
efektif adalah dengan cara menghindari dua faktor risiko tersebut, misalnya:
a. Mengurangi atau menghentikan konsumsi minuman beralkohol.
b. Menghindari atau membatasi makanan berkolesterol tinggi guna mencegah
terbentuknya batu empedu
c. Mengonsumsi makanan yang kaya akan serat, seperti sayur, buah, dan biji-
bijian utuh.

5
C. Gastritis
1. Pengertian Gastritis
Gastritis adalah kondisi ketika lapisan lambung mengalami iritasi, peradangan
atau pengikisan. Berdasarkan jangka waktu perkembangan gejala, gastritis dibagi
menjadi dua, yaitu akut (secara cepat dan tiba-tiba) dan kronis (secara perlahan-
lahan).Lambung memiliki sel-sel penghasil asam dan enzim yang berguna untuk
mencerna makanan. Untuk melindungi lapisan lambung dari kondisi radang atau
pengikisan asam, sel-sel tersebut juga sekaligus menghasilkan lapisan “lendir”
yang disebut mucin.
2. Gejala gastritis
a. Nyeri yang menggerogoti dan panas di dalam lambung
b. Hilang nafsu makan
c. Cepat merasa kenyang saat makan
d. Perut kembung
e. Cegukan
f. Mual
g. Muntah
h. Sakit perut
i. Gangguan saluran cerna
j. BAB dengan tinja berwarna hitam pekat
k. Muntah darah

3. Penyebab Gastritis
a. Infeksi bakteri H. pylori
b. Efek samping konsumsi obat antiinflamasi nonsteroid (misalnya ibuprofen
dan aspirin) secara berkala
c. Stres
d. Konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan
e. Penyalahgunaan obat-obatan
f. Reaksi autoimun
g. Pertambahan usia

6
h. Infeksi bakteri dan virus
i. Penyakit Crohn
j. Penyakit HIV/AIDS
k. Refluks empedu
l. Anemia pernisiosa
m. Muntah kronis

D. Campak
1. Pengertian Campak
Penyakit campak merupakan penyakit infeksi virus yang sangat menular,
umumnya mengenai anak-anak yang ditandai dengan demam, ruam (hampir)
sekujur tubuh, batuk, pilek, mata merah, dan sakit tenggorokan. Namun campak
ini bisa menyebabkan penyakit serius, terutama pada orang dewasa muda, bberpa
diantaranya termasuk infeksi telinga bagian tengah, radang paru-paru, radang
otak, bhkan juga bisa sampai pada kematian .
2. Tanda Dan Gejala
a. Demam ringan sampai sedang,
b. batuk terus-menerus khas dan kering, pilek.
c. radang mata (konjungtivitis), sakit tenggorokan serta diare.
d. Mata merah berair dan terdapat bercak putih keabu-abuan di langit mulut.
Penyakit yang relatif ringan ini bisa berlangsung dua atau tiga hari. Penyakit
akut dan ruam. Ruam terdiri dari bintik-bintik merah kecil, beberapa di antaranya
sedikit menimbul. Ruam campak di mulai dari wajah, terutama di belakang telinga
dan di sepanjang garis rambut. Beberapa hari kemudian, ruam menyebar ke
lengan dan badan, lalu ke paha hingga kaki.
Seseorang yang pernah mengalami campak (morbili) akan memiliki kekebalan
seumur hidupnya terhadap penyakit campak ini, oleh karena itu campak tidak
akan muncul ke dua kalinya. Obat Campak (pengobatan) Jika keluarga atau anak
Anda mengalami penyakit campak, anjurkan untuk: Istirahat, kurangi aktivitas
atau bermain Banyak minum, hal ini untuk memenuhi kebutuhan cairan yang
hilang. Selain air putih, sumber cairan yang amat di anjurkan antara lain kuah sup,
jus buah, dsb. untuk mencegah dehidrasi.

7
3. PengobatanCampak
a. Vitamin A.
Orang dengan kadar vitamin A yang rendah akan lebih mungkin mengalami
penyakit campak dengan kasus yang lebih parah. Memberikan vitamin A dapat
mengurangi keparahan campak dan mempercepat pemulihan.
b. Vaksinasi.
Vaksinasi atau imunisasi campak termasuk program imunisasi wajib,
diberikan kepada bayi di atas enam bulan. Di indonesia imunisasi campak
umumnya diberikan pada usia 9 bulan. Dengan imunisasi campak ini diharapkan
dapat mencegah anak agar tidak terkena penyakit campak, atau setidaknya dapat
mengurangi risiko komplikasi (campak yang berat) jika ternyata tetap terkena
penyakit campak.

E. Gagal Ginjal Akut


1. Pengertian Gagal Ginjal Akut
Gagal ginjal akut merupakan istilah yang merujuk pada kondisi ketika
ginjal seseorang rusak secara mendadak, sehingga tidak bisa berfungsi. Gagal
ginjal akut terjadi ketika ginjal tiba-tiba tidak bisa menyaring limbah kimiawi dari
darah yang bisa memicu bertumpuknya limbah tersebut.Biasanya, gagal ginjal
akut terjadi sebagai komplikasi dari penyakit serius lainnya, dan umumnya
diderita oleh orang tua atau pasien perawatan intensif di rumah sakit. Ginjal dapat
mengalami kondisi gagal ginjal akut secara cepat, hanya dalam beberapa jam saja.
Jika tidak ditangani dengan segera, gagal ginjal akut bisa membahayakan nyawa
penderitanya.
2. Gejala Gagal Ginjal Akut
a. Berkurangnya produksi urine
b. Mual dan muntah
c. Nafsu makan berkurang.Bau napas menjadi tidak sedap.
d. Sesak.
e. Tingginya tekanan darah.
f. Mudah lelah.

8
g. Penumpukan cairan dalam tubuh (edema), yang dapat menyebabkan
pembengkakan pada tungkai atau kaki.
h. Penurunan kesadaran.
i. Dehidrasi.
j. Kejang.
k. Tremor.
l. Nyeri pada punggung, di bawah tulang rusuk (flank pain).
Pada fase awal, gagal ginjal akut biasanya tidak menunjukkan gejala apa pun.
Namun, penyakit ini bisa memburuk dengan cepat dan tiba-tiba penderita
mengalami beberapa gejala di atas.
3. Penyebab Gagal Ginjal Akut
Gagal ginjal akut dapat terjadi akibat berkurangnya aliran darah ke ginjal,
seperti pada Volume darah yang rendah karena perdarahan, muntah serta diare
berlebihan sehingga mengakibatkan dehidrasi berat, luka bakar dan Jumlah darah
yang dipompa jantung di bawah normal karena syok anafilaktik, gagal hati, gagal
jantung atau sepsis.
4. Pengobatan Gagal Ginjal Akut
Gagal ginjal akut yang masih tergolong ringan bisa disembuhkan melalui
rawat jalan. Sebaliknya, pasien gagal ginjal akut yang tergolong berat harus
menjalani rawat inap. Durasi pengobatan tiap pasien tergantung dari penyebab
gagal ginjal akut dan rentang waktu pemulihan ginjal itu sendiri.
5. Pencegahan Gagal Ginjal Akut
Semua orang yang berisiko terkena gagal ginjal akut harus diawasi saat
mereka sakit atau memulai pengobatan baru. Orang-orang tersebut disarankan
untuk menjalani tes darah dan mengecek volume urine secara rutin.

F. Gagal Jantung
1. Pengertian Gagal Jantung
Gagal jantung adalah kondisi saat otot jantung menjadi sangat lemah
sehingga tidak bisa memompa cukup darah ke seluruh tubuh. Kondisi ini dikenal
juga dengan istilah gagal jantung kongestif. Terjadinya gagal jantung biasanya
dipicu oleh masalah kesehatan, seperti:

9
a. Penyakit jantung koroner.
b. Aritmia atau gangguan ritme jantung.
c. Kardiomiopati atau gangguan otot jantung.
d. Kerusakan pada katup jantung.
e. Hipertensi atau tekanan darah tinggi.
f. Hipertiroidisme atau kelenjar tiroid yang terlalu aktif.
g. Anemia atau kekurangan sel darah merah.
h. Miokarditis atau radang otot jantung.
i. Cacat jantung sejak lahir.
j. Diabetes.
Ada empat jenis gagal jantung, di antaranya:
Gagal jantung sebelah kiri (ventrikel kiri jantung tidak dapat memompa darah
dengan baik ke seluruh tubuh menyebabkan tubuh kekurangan darah yang
mengandung oksigen).
Gagal jantung sebelah kanan (kerusakan pada ventrikel kanan jantung yang
menyebabkan proses pengambilan oksigen di dalam paru-paru oleh darah tidak
berjalan dengan baik).
Gagal jantung sistolik (otot jantung tidak dapat berkontraksi dengan baik sehingga
proses penyaluran darah yang mengandung oksigen ke seluruh tubuh menjadi
terganggu).
Gagal jantung diastolik (jantung sulit terisi darah akibat kekakuan pada otot organ
tersebut).

2. Gejala gagal jantung


a. Sesak napas, baik ketika beraktivitas maupun beristirahat.
b. Tubuh terasa lelah sepanjang waktu.
c. Pembengkakan kaki dan pergelangan kaki. Batuk yang memburuk di
malam hari
d. Perut kembung
e. Jantung berdebar-debar tidak teratur (palpitasi) dan Detak jantung yang
cepat
f. Nafsu makan berkurang sehingga dapat membuat turun berat badan

10
g. Pingsan,Cemas, Depresi.

3. Pengobatan gagal jantung


Seseorang yang mengalami gagal jantung bukan berarti jantungnya telah
berhenti bekerja, melainkan daya pompa jantungnya menjadi lemah. Karena itu
mereka yang mengalami kondisi ini membutuhkan pengobatan untuk
memperlambat perburukan penyakit serta mengontrol gejala selama mungkin.
Pada sebagian besar kasusnya, gagal jantung merupakan kondisi seumur
hidup yang tidak dapat sembuh sepenuhnya. Dalam kasus demikian, penanganan
yang terdiri dari kombinasi obat-obatan, peralatan penopang jantung, dan operasi
perlu dilakukan sesuai dengan keadaan penderita.Keefektifan pengobatan gagal
jantung bukan hanya tugas dokter, namun juga harus didukung oleh kerjasama
dari pasien dengan menjalani pola hidup sehat.
4. Pencegahan gagal jantung
Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mencegah gagal
jantung, di antaranya:
a. Mengonsumsi makanan sehat dan membatasi asupan garam, lemak, dan
gula. Contoh-contoh makanan sehat adalah buah dan sayur, makanan
berprotein tinggi (misalnya ikan, daging, atau kacang), makanan yang
mengandung zat tepung (misalnya beras, kentang, atau roti), dan makanan
yang terbuat dari bahan susu atau bahan olahan susu.
b. Menjaga berat badan dengan berolahraga secara rutin.
c. Berhenti merokok dan membatasi konsumsi minuman keras.
d. Menjaga kadar kolesterol dan tekanan darah pada batas sehat.

G. Glaukoma
1. Pengertian glaukoma sudut tertutup akut
Glaukoma sudut tertutup akut adalah penyakit serius yang membuat tekanan di
dalam mata Anda (disebut juga tekanan intraokular) mendadak naik, bahkan
dalam hitungan jam. Dan terjadi saat air mata tidak bisa melembapkan mata
seperti biasanya lagi.Kondisi ini tidak seumum jenis glaukoma lainnya, di mana

11
biasanya tekanan di dalam mata meningkat perlahan-lahan dalam jangka waktu
panjang.
2. Gejala
a. Nyeri di mata
b. Sakit kepala
c. Mual atau muntah
d. Penglihatan kabur atau berkabutMelihat pelangi atau lingkaran cahaya
setiap menatap objek yang bercahaya
e. Bagian putih mata menjadi merah
f. Ukuran pupil kiri dan kanan menjadi berbeda
g. Mendadak kehilangan penglihatan

3. Penyebab
a. Air mata keluar dari mata melalui beberapa saluran yang terdapat di
jaringan antara iris (bagian mata yang berwarna) dan kornea (lapisan luar
mata yang bening). Saat iris dan kornea bergerak mendekati satu sama
lain, “sudut” antara mereka jadi tertutup. Jika terjadinya mendadak, ini
dikatakan sebagai serangan akut.
b. Glaukoma sudut tertutup akut akan menghalangi saluran air mata Anda.
Akibatnya, air mata tidak bisa keluar, dan penumpukannya akan
menyebabkan tekanan yang bisa merusak saraf mata. Jika kondisi ini tidak
ditangani segera, seseorang dapat saja, dapat kehilangan penglihatan
seluruhnya, alis menjadi buta
Beberapa kondisi kesehatan juga bisa menyebabkan glaukoma sudut tertutup,
seperti:Katarak, Lensa ektopik (saat lensa mata Anda bergeser dari tempat
seharusnya), Retinopati diabetic, Ocular ischemia (pembuluh darah ke mata
mengecil), Uveitis (peradangan pada mata), Tumor.
Orang yang beriko mengalami glaukoma sudut tertutup akut adalah
Keturunan, Wanita: wanita 2-4 kali lebih mungkin mengalami kondisi ini
dibanding pria, Ras Asia atau Inuit, Rabun dekat (mata ‘plus’), Berusia antara 55-
65, Menggunakan obat-obatan yang melebarkan pupil, Menggunakan obat-obatan
yang membuat iris dan kornea menjadi berdekatan, seperti sulfonamides,

12
topiramate, or phenothiazines. Apabila satu mata sudah terkena glukoma
kemungkinan besar mata satunya lagi bisa juga mengalami hal yang sama dengan
mata sebelahnya.

4. Tatalaksana Glaukoma
Glaukoma adalah suatu penyakit yang serius yang dapat menyebabkan
kebutaan. Sayangnya sampai saat ini belum ada pengobatan yang dapat
menyembuhkan glaukoma secara total. Kerusakan saraf yang sudah terjadi juga
sulit untuk dipulihkan. Oleh karena itu deteksi dini dan tatalaksana yang tepat
sangatlah penting.
Tujuan dari terapi glaukoma adalah untuk mengontrol progresivitas penyakit.
Begitu terdeteksi, glaukoma umumnya memerlukan pemeriksaan dan kontrol
seumur hidup. Sampai saat ini, tujuan terapi glaukoma adalah untuk mengontrol
tekanan bola mata. Menjaga tekanan bola mata dalam kisaran normal atau sesuai
dengan target tekanan adalah sangat penting dalam menjaga penglihatan.
Banyak pasien yang menduga glaukoma telah sembuh begitu tekanan bola mata
turun ke kisaran normal baik dengan obat ataupun operasi. Kenyataannya
glaukoma hanya bisa dikontrol, namun tidak bisa disembuhkan. Terkadang perlu
dilakukan penyesuaian obat atau tindakan tambahan tergantung kondisi glaukoma
atau progresivitas penyakit. Oleh karena itu perlunya pemeriksaan yang berkala
walaupun tekanan bola mata sudah mencapai kisaran normal baik dengan obat
ataupun operasi. Pengobatan glaukoma meliputi tatalaksana dengan obat-obatan,
terapi laser dan operasi glaukoma.

5. Pengobatan Glaukoma
Terapi lini pertama pada glaukoma umumnya dengan penggunaan obat-obatan
antiglaukoma yang membantu drainase agar mengalir lebih lancar atau
mengurangi produksi cairan bola mata atau humor akuos. Pada beberapa kasus
obat-obatan dapat mengontrol tekanan bola mata untuk jangka panjang. Penelitian
menunjukkan tekanan bola mata yang terkontrol dibawah kisaran target tekanan,
maka risiko progresivitas glaukoma akan menurun. Oleh karena itu, haruslah

13
disiplin dan teratur dalam menggunakan obat sesuai yang disarankan oleh dokter
mata.

3. KLASIFIKASI PENYAKIT AKUT


A. Penyakit Akut Ringan (Dapat Sembuh Sendiri)
1. Diare
Di sebabkan oleh virus yang disebut dengan Rotaviru yang di tandai dengan
buang air besar yang cair bahkan dapat berupa air saja . Terjadinya kontas di
daerah usus yang menyebabkan usus berkontaksi secara berlebih.
2. Luka Bakar
Luka bakar adalah kerusakan jaringan permukaan tubuh disebabkan oleh
panas pada suhu tinggi yang menimbulkan reaksi pada seluruh system
metabolisme. Luka bakar ini bisa di sebabkan oleh kontak mata dengan suhu
tinggi sepeti api, air panas, listrik, bahan kimia, radiasi, juga oleh sebab kontak
dengan suhu rendah.
3. Bisul
Istilah ini mengacu luka radang apa pun di permukaan kulit, seperti luka-luka
yang disebabkan oleh infeksi bakteri staphyloccus aureus. Radang pada jaringan
penyambung kulit yang lebih dalam kadang terjadi sebelum atau bersamaan
dengan bisul.penyakit ini dapat sembuh sendiri namun juga dapat disebut kronis
atau menetap.
4. Malaria
Penyakit menular ini diakibatkan oleh protozoa dari genus plasmodium.
Binatang bersel satu ini dapat hidup dalam darah manusia dan binatang atau
dalam nyamuk Anopheles yang betina. Gejala malaria yang secara umum sering
terjadi adalah badan terasa panas dingin dan demam yang tinggi dalam waktu
lama sampai 6 jam.
5. Cacar
Dimana terdapat bintik-bintik kemerahan pada tubuh yang diakibatkan karna
virus, faktor cuaca maupun alergi pada sesuatu hal.pada cacar air terdapat gejala
penyertal,kelainan kulit yang banyak bentuk terutama di bagian pusat tubuh dan
penyakit cacar ini dapat disebut juga dengan varisela.

14
6. Tipes
Masuknya sebuah virus yang menyerang system kekebalan manusia, dan
mengakibatkan melemahnya syaraf-syaraf tertentu dalam tubuh manusia.penyakit
ini disebabkan oleh bakteri yang menempel di makanan atau minuman,biasanya
jajan sebarangan.bakteri ini ada dalam air dan terkontaminasi dengan veses.
7. Demam Berdarah
Penyakit demam akut yang disebabkan oleh virus dengue, yang masuk
keperedaran darah manusia melalui gigitan nyamuk dari nyamuk geniue
aedes.virus ini dapat menyebabkan berbagai gejala seperti demam,pusing,nyeri
pada bola mata,otot,sendi,dan ruam.
8. Sakit gigi
Terserangnya syaraf-syaraf pada daerah sekitar gusi yang menyebabkanya
pembekakan di daerah gusi yang diakibatkan baekteri-bakteri yang mengendap di
area mulut
9. Insomia
Ganguan sulit tidur yang disebabkan penurunan konsentrasi, terlalu banyak
pikiran atau stress, sehingga mempengaruhi kejiwaan seseorang tersebut.
Terkadang hal ini juga di perberat dengan perilaku penderita yang tidak sehat,
seperti waktu tidur tdak teratur, seing begadang, dan mengosumsi kafein.

B. Penyakit Utama Akut (Dapat Sembuh Sendiri Atau Membutuhkan Pengobatan)


1. Cacar air
Penyakit yang lebih sering menyerang anak kecil ini dipicu oleh infeksi
virus varicella-zoster. Gejala cacar air antara lain gatal-gatal, bentol kemerahan di
sekujur tubuh dan disertai demam tinggi.Meski pada anak sehat bisa sembuh
dengan sendirinya, cacar air bisa juga menyebabkan komplikasi yang
mematikanMeski tetap diberi antivirus, pengobatan untuk penyakit ini lebih
banyak ditujukan untuk mengatasi gejala dan mencegah infeksi penyerta.
Misalnya penurun panas untuk mengatasi demam, kalamin untuk mengurangi
gatal dan antiseptik untuk mandi atau membersihkan tubuh.

15
2. Flu dan pilek
Pilek ditularkan oleh virus influenza, bukan oleh bakteri seperti yang
diduga oleh sebagian orang. Oleh karena itu, antibiotik tidak perlu diberikan
apabila tidak disertai radang maupun demam yang mengindikasikan adanya
infeksi penyerta oleh bakteri.Pemberian antibiotik sering tidak ada gunanya,
karena pengobatan yang lebih dibutuhkan pada flu dan pilek adalah obat-obat
simptomatik atau pengurang gejala. Misalnya dekongestan untuk melegakan
tenggorokan, antialergi untuk bersin-bersin dan pereda batuk jika
diperlukan.Suplemen multivitamin juga penting untuk diberikan dalam kondisi
seperti ini, karena bisa meningkatkan sistem imun atau kekebalan tubuh. Secara
alami, sistem imun yang sehat dengan sendirinya akan membentuk perlawanan
terhadap virus flu.

3. Batuk yang tidak disertai radang


Batuk merupakan mekanisme alami dalam tubuh untuk menyingkirkan
benda asing dari saluran pernapasan. Tanpa harus diobati, umumnya batuk akan
berhenti ketika rangsangan benda asing itu sudah hilang.Batuk baru butuh
antitusif atau pereda batuk jika sangat mengganggu aktivitas dan memicu radang
karena tidak sembuh-sembuh.Jenis batuk produktif yang disertai dahak bahkan
tidak boleh dihentikan, namun perlu diberi ekspektoran atau pengencer dahak agar
pengeluaran lendir-lendir tersebut bisa berlangsung lebih lancar.

4. Diare nonspesifik
Diare dibagi menjadi 2 jenis yakni diare spesifik dan diare nonspesifik.
Diare spesifik disebabkan oleh infeksi bakteri, sementara diare nonspesifik
merupakan mekanisme alami untuk mengeluarkan benda asing yang dianggap
berbahaya oleh saluran pencernaan.Diare spesifik ditandai dengan demam dan
didiagnosis berdasarkan pemeriksaan laboratorium. Obat yang perlu diberikan
untuk jenis diare yang satu ini adalah antibiotik, dengan jenis dan kekuatan yang
disesuaikan dengan jenis bakteri dalam hasil pemeriksaan.

16
5. Alergi gatal-gatal
Meski beberapa jenis obat antihistamin atau antialergi bisa dibeli dengan
bebas, bukan berarti obat ini harus digunakan setiap kali mengalami gatal-gatal
karena alergi. Reaksi alergi hanya terjadi jika ada faktor pemicu, sehingga langkah
paling tepat adalah menghindari hal-hal yang memicunya.Obat antihistamin
sebaiknya hanya dikonsumsi jika faktor pemicu alergi memang tidak
terhindarkan, misalnya cuaca dingin. Jenis-jenis makanan tertentu jika masih bisa
dihindari maka lebih baik dihindari saja daripada harus minum obat.

6. Jerawat bintik putih


Banyak yang menawarkan obat-obatan untuk menghilangkan jerawat atau
Acne vulgaris di wajah. Padahal selama tidak disertai infeksi, jerawat biasa yang
sering memiliki bintik putih di dalamnya akan hilang jika kebersihan dan kadar
minyak di permukaan kulit selalu terkendali.Sebagian besar jerawat bisa
disebabkan oleh penyumbatan kelenjar minyak oleh kotoran maupun bekas make-
up yang tidak dibersihkan. Fungsi minyak sendiri adalah menjaga kelembaban
kulit agar tidak kering dan pecah-pecah.

7. Molluscum Contagiosum
Penyakit kulit yang dicirikan dengan benjolan-benjolan (papulla) bening
dan berair ini disebabkan oleh infeksi virus dan lebih banyak menyerang anak-
anak dibandingkan orang dewasa. Karena ditemukan juga di sekitar alat kelamin
dan bisa menular lewat kontak langsung, penyakit ini sering dikira penyakit
menular seksual.Meski tidak berbahaya, benjolan-benjolan itu bisa pecah bila
tergores atau digaruk sehingga membuka pintu untuk terjadinya infeksi pada
bekas luka. Namun bagi individu dengan sistem kekebalan tubuh yang baik,
penyakit kulit ini bisa sembuh sendiri dalam waktu 6-12 bulan.

8. Chikungunya
Penyakit ini disebabkan oleh jenis virus bernama Alphavirus dan
ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Gejalanya antara lain demam tinggi
sampai menggigil yang disertai rasa ngilu yang menusuk hingga ke otot dan

17
tulang sehingga disebut juga flu tulang.Meski gejalanya sangat parah, virus yang
menyebabkan penyakit ini tidak dibasmi sehingga obat yang diberikan hanya
untuk mengatasi gejala seperti diberi penurun panas untuk mengatasi demamnya.
Untungnya, gejala ini hanya berlangsung antara 5-10 hari dan akan sembuh
dengan sendirinya.

C. Presentasi Akut Penyakit Utama Yang Ada (Eksaserbasi Akut)


Karakteristik eksaserbasi adalah terjadi penurunan aliran udara ekspirasi
yang dapat dinilai dan dimonitor dengan pengukuran faal .Pencetus serangan asma
bevarasi pada setiap individual. Penyempitan tersebut bersifat sementara, yang
dapat dipicu oleh berbagai rangsangan, seperti makanan, serbuk sari, polusi udara
atau debu, bulu binatang, asap, udara dingin dan aktivitas berlebihan atau pun
olahraga, emosi yang berlebihan dan zat kimia dan obat-obatan.
Asma merupakan penyakit paru obstruksi yang paling banyak ditemukan
dengan prevalens asma yang meningkat dari waktu ke waktu. Asma merupakan
peradangan kronis yang umum terjadi pada saluran napas yang ditandai dengan
gejala yang bervariasi dan berulang, penyumbatan saluran napas yang bersifat
reversibel, dan spasme bronkus. Asma Eksaserbasi atau dikenal dengan serangan
asma adalah suatu episode dari sesak napas, batuk, mengi dan rasa tertekan di
dada atau kombinasi dari gejala-gejala tersebut yang terjadi secara progresif dan
cepat.
Tujuan Penatalaksanaan Asma Eksaserbasi
- Menghilangkan obstruksi secepat mungkin
- Mengembalikan faal paru ke normal secepat mungkin
- Mencegah kekambuhan

18
BAB III
PENUTUP

A.Simpulan
Penyakit akut adalah penyakit yang durasinya sebentar, yaitu kurang dari 6
bulan. Penyakit akut merupakan penyakit yang ringan atau mungkin bisa serius.
Penyakit akut merupakan penyakit yang biasanya berlangsung dalam waktu
yang singkat, berkembang dengan cepat, dan membutuhkan pengobatan segera
contohnya seperti pendarahan akut atau penyakit lainnya.
Contoh penyakitnya antara lain yaitu:
1.Akut abdomen
2. Pankreatitis akut
3. Gastritis akut
4. campak akut
5. gagal ginjal akut
7.glaukoma akut
8.Gagal jantung akut dan masih banyak yang lainnya.

Klasifikaasi
Penyakit akut diklasifikasikan menjadi :
1.Penyakit akut ringan (dapat sembuh sendiri)
2.Penyakit utama akut (dapat sembuh sendiri atau membutuhkan
pengobatan)
3.Presentasi akut penyakit utama yang ada (eksaserbasi akut)

B. Kritik dan Saran


Dengan makalah ini penulis berharap bahwa teman-teman
sekalian dapat mengerti masalah tentang berbagai jenis
penyakit-penyakit akut. Agar kita dapat senatiasa selalu dapat
mencegah dan dapat mengobati segala penyakit yang kita alami
atau sesama masyarakat.

19
DAFTAR PUSTAKA

Naga,Sholeh.S.2004,Buku Paduan Lengkap Ilmu Penyakit


Dalam.Jakarta:Diva Press
Akmal,Mutaroh.2016.Ensiklopedia Kesehatan Untuk
Umum.Yogyakarta:AR-Ruzz Media.
Sylvia A,Price, Lorrainr M. Wilson.2005.Patofisilogis Konsep Klinis
Proses-Proses Penyakit.Jakarta:EGC
http://penyakitakut.com/definisi-penyakit-akut/
http://penyakitakut.web.id/pengertian-penyakit-akut/
http://ini-kesehatanku.blogspot.co.id/2015/05/jenis-jenis-
penyakit-ringan-yang-sering.html
https://health.detik.com/berita-detikhealth/1561656/penyakit-
yang-bisa-disembuhkan-sendiri-oleh-tubuh

20