Anda di halaman 1dari 4

Product Roadmap  Mencegah tim melakukan kesalahan,

dengan cara menghindari pembuatan


Product Roadmap adalah sebuah dokumen fitur yang tidak sesuai.
strategis yang digunakan untuk menentukan
Fungsi Product Roadmap menurut Stakeholder:
jalur yang akan diambil dalam rangka memenuhi
visi produk yang telah ditentukan sebelumnya. MP – TD – TP – TPP – P – EP - R
Haruslah: • Manajer Produk : Alat komunikasi
dengan seluruh stakeholder dalam
 Sederhana
perencanaan produk kedepannya.
 Fokus pada hal-hal yang
menggambarkan gambaran besar • Tim Desain : Alat untuk memahami arah
sebuah produk. tujuan dan fokus kepada kepuasan
pengguna.
Tujuan Product Roadmap :
• Tim Pengembang : Alat untuk
 Mengatur pengembangan produk,
membantu meng-alokasi-kan sumber
sehingga tim pengembang mempunyai
daya yang ada dan mempercepat
arah tujuan yang sama terkait dengan
pengembangan produk di masa yang
fitur-fitur yang akan dibuat dimasa yang
akan datang.
akan datang.
 Membuat bahasa yang sama antar tim • Tim Penjualan dan Pemasaran : Alat
pengembang, sehingga mudah yang digunakan untuk memikat
dimengerti oleh seluruh tim pelanggan baru dan mempertahankan
pengembang produk. Dibuat secara pelanggan lama.
spesifik tetapi tidak terlalu detail (Agile)
• Pengguna : Alat untuk memahami nilai-
 Fokus kepada hasil luaran, sebuah
nilai produk dan harapan pengguna
petajalan tersebut sesuai dengan hasil
terkait pengembangan produk di masa
yang diharapkan berdasarkan strategi
datang.
produk.
 Menggambarkan evolusi produk, para • Eksekutif dan Pemilik Perusahaan : Alat
stakeholder masih dapat mendiskusikan untuk menilai apakah perkembangan
perubahan-perubahan yang ada produk sesuai dengan yang
berdasarkan “iterative learning” seiring direncanakan dalam memenuhi tujuan
dengan berjalannya waktu. bisnis.
 Menginspirasi tim, sehingga tim
• Rekanan : Alat untuk meningkatkan
pengembang percaya diri dengan arah
hubungan di masa yang akan datang
perkembangan produk di masa yang
dengan saling bersinergi.
akan datang.
 Menentukan ukuran-ukuran Proses Product Roadmap :
kesuksesan sebuah produk, petajalan
1. Tentukan secara jelas Masalah dan
produk haruslah fokus kepada hasil
Solusi-nya
luaran yang telah direncanakan
2. Mengembangkan Persona
sebelumnya.
3. Masukan dari pengguna dan calon
pengguna (feedback)
4. Menentukan Visi Produk Contoh Kualitatif :
 Classification Ranking
Teknik Prioritas Pengembangan Produk :
 Systemico Model
Kuantitatif lebih menitikberatkan pada  Stacked Ranking
pengukuran yang terukur dalam melihat  Feature Buckets
suatu fenomena.  KJ Method
Kualitatif lebih menitikberatkan kepada Kano Model ( Termasuk Roadmap)
nilai-nilai dan menekankan pada sisi
pemahaman secara mendalam . Merupakan penghubungan antara
pengembangan produk dengan kepuasan
Eksternal atau Internal, dilihat dari seberapa pengguna.
jauh keterlibatan eksternal dalam proses
pembuatan prioritas produk. Kategori Kano Model :

• Pendekatan eksternal lebih baik • Kebutuhan Performansi (Performance


untuk membuat prioritas produk Requirements)
dengan keluaran yang abstrak.
• Kebutuhan Dasar (Basic Requirements)
Contoh Kuantitatif :
• Kebutuhan Kesenangan (Excitement
• Kano Model Requirements)
• Quality Function Deployment
• Kebutuhan Biasa (Indifferent
(QFD)
Requirements)
• Opportunity Scoring
• Buy a Feature • Kebutuhan Perusak (Reverse
• A side-note for Project Managers Requirements)
Contoh Kualitatif : Langkah – langkah membuat kano model :

• Kano Story Mapping 1. Menentukan Fitur-fitur yang


• MoSCoW akan dianalisa dan target
• Prune the Product Tree pengguna
• Speed Boat
 Fitur-fitur yang jelas dan
• Pendekatan internal lebih baik untuk nyata (tangible), atau
membuat prioritas produk dengan dengan kata lain, fitur-
keluaran solusi-solusi yang nyata. fitur yang langsung
dapat dirasakan
Contoh Kuantitatif :
manfaatnya oleh
 Financial analysis pengguna.
 Ian McAllister’s Framework  Fitur-fitur yang tidak
 Impact on Business Goal nyata (intangible), atau
 Value vs. Risk fitur-fitur yang masuk
 Value vs. Cost kedalam kebutuhan
 Scorecard non-fungsional,
 Theme Screening sebaiknya tidak
dilakukan.
 Fitur-fitur yang dianalisa
sebaiknya tidak terlalu
banyak untuk reponden
yang sama. Semakin
sedikit fitur yang
dianalisa, responden
• Pendekatan kontinyu
akan semakin fokus
(continous).
terhadap fitur tersebut.
 Apabila terdapat Pendekatan analisa diskrit
banyak fitur yang ingin menghasilkan informasi
dianalisa, sebaiknya kebutuhan pengguna yang
memecah fitur-fitur masih kasar. Untuk
tersebut menjadi mendapatkan informasi yang
beberapa kelompok lebih mendalam, maka
2. Mendapatkan data dari dibutuhkan pendekatan yang
pengguna lainnya.
Salah satu yang bisa
a) Membuat kuisoner atau memberikan informasi-
pertanyaan yang bagus informasi yang lebih mendalam
 Pertanyaan Fungsional adalah Pendekatan kontinyu
 Pertanyaan yang
menanyakan terkait Dalam melakukan skala prioritas untuk setiap
pendapat mereka fitur-fitur dapat menggunakan aturan sebagai
apabila mereka berikut :
mendapatkan fitur
tersebut. kebutuhan dasar > Kebutuhan performansi >
kebutuhan Kesenangan > kebutuhan biasa.
 Pertanyaan
Disfungsional 
Pertanyaan yang
menanyakan terkait
Business Model Canvas
pendapat mereka Kerangka kerja yang bertujuan mempermudah
apabila mereka tidak mempresentasikan business model. BMC terdiri
mendapatkan fitur dari 3 unsur utama yaitu Product yang ada
tersebut. disebelah kiri, Value, dan Market yang ada
3. Melakukan analisa data disebelah kanan.
mengubah data menjadi
informasi Key partners

Key partners adalah pihak-pihak eksternal yang


• Pendekatan diskrit (discrete)
dibutuhkan dalam menjalankan key activities.
Hal ini bertujuan untuk mengoptimasi operasi
dan risiko bisnis. Salah satu contoh Key partners
adalah supplier.
Key Resources Customer Segments

Key Resouces merupakan komponen yang berisi Perusahaan harus menentukan customer yang
apa apa saja yang dibutuhkan agar suatu dituju atau dapat juga disebut segmentasi
organisasi dapat bekerja. Contohnya human konsumen. Customer digolongkan berdasarkan
resources, kantor, tools, dsb. Fungsi dari key kemampuan, kebiasaan, kebutuhan, dll.
resources agar Key Activities dapat berjalan
dengan baik. Revenue Streams

Key Activities Revenue Streams merupakan kompenen yang


berisi bagaimana perusahaan tersebut
Key Activities adalah aktivitas/kegiatan dari mendapatkan uang. Revenue streams menurut
suatu perusahaan yang dilakukan sebagai target nya terbagi menjadi tiga; business to
eksekusi dari value proposition yang diberikan. business, business to customer, dan business to
government.
Cost Structure
METRICS
Cost Structure berisi tentang biaya yang
dikeluarkan dari suatu perusahaan ketika
CUSTOMER FUNNEL
mengeksekusi business model-nya.

Semisal, biaya pemasaran, biaya sumber daya


manusia, biaya asuransi produk, biaya
penyewaan alat/tempat, dsb.

Value Proposition

adalah solusi yang ingin diberikan kepada


customer. Value Proposition ini harus
memenuhi apa yang dibutuhkan oleh
konsumen.

Customer Relationship

Hal ini mendeskripsikan tentang hubungan


perusahaan tersebut dengan pelanggannya.
Pada bagian ini, bagaimana cara kita untuk
membuat customer tetap menggunakan produk
kita.

Channels

Channels mendeskripsikan bagaimana sebuah


produk bisa sampai hingga pelanggan .

Semisal, dengan menggunakan media sosial, PR