Anda di halaman 1dari 3

BAHAN MAKANAN YANG DIANJURKAN

DAN TIDAK DIANJURKAN


DIET DIABETES MELLITUS

BAHAN MAKANAN YANG DIANJURKAN

1. Sumber karbohidrat : Nasi, roti mi, kentang, singkong, ubi, sagu


2. Sumber Protein Hewani : Ikan, ayam tanpa kulit, susu skim, tempe, tahu
dan kacang-kacangan
3. Sumber lemak dalam jumlah terbatas yaitu bentuk makanan yang mudah
dicerna, dianjurkan diolah dengan cara dipanggang, dikukud, disetup

BAHAN MAKANAN YANG TIDAK DIANJURKAN (DIBATASI/DIHINDARI)

1. Gula murni seperti : gula pasir, gula jawa


2. Sirop, jam, jeli, buah-buahan yang diawetkan dengan gula, susu
kental manis, minuman botol ringan, es krim
3. Kue-kue manis, dodol, cake
4. Mengandung banyak lemak, seperti makanan siap saji (fast food),
goreng-gorengan
5. Mengandung banyak natrium seperti : ikan asin, telur asin

KETERANGAN :

- Gula murni tidak diperbolehkan ditambahkan untuk membuat minuman


- Gula murni boleh ditambahkan sebagai bumbu masakan dalam jumlah yang
sedikit

Sumber : Penuntun Diet Edisi Baru, RS Dr Cipto Mangunkusumo 2004, al. 142-143
BAHAN MAKANAN YANG DIANJURKAN
DAN TIDAK DIANJURKAN
DIET RENDAH GARAM

BAHAN MAKANAN YANG DIANJURKAN

1. Sumber karbohidrat : beras, kentang, singkong, terigu, tapioca, hunkwe,


gula, makanan yang diola tanpa garam dapur dan soda seperti : macaroni,
biscuit, kue kering
2. Sumber protein hewani : daging dan ikan tanpa lemak, telur maksimal 1
butir/hari
3. Sumber protein nabati : semua kacang-kacangan dan hasil olahannya tanpa
garam dapur
4. Sayuran : semua sayuran segar
5. Buah-buahan : semua buah-buahan segar
6. Lemak : minyak goring, margarin
7. Minuman : the, kopi
8. Bumbu : semua bumbu kecuali garam dapur dalam jumlah terbatas

BAHAN MAKANAN YANG TIDAK DIANJURKAN (DIBATASI/DIHINDARI)

1. Roti, biscuit dan kue-kue asin


2. Jerohan, telur asin, ikan asin, ikan kaleng
3. Keju
4. Sayuran yang diawet dengan garam
5. Buah kaleng
6. Mentega
7. Minuman kaleng
8. Bumbu : vetsin, kecap asin, petis, terasi, soda kue, tauco
KETERANGAN :

A. Diet Rendah Garam I (200-400 mg Na)

Pada pengolahan makanan tidak ditambahkan garam dapur

B. Diet Rendah Garam II (600-800 mg Na)

Pada pengolahan makanan boleh menambahkan ½ sdt garam dapur (2 g)

C. Diet Rendah Garam III (1000-1200 mg Na)

Pada pengolahan makanan boleh menggunakan 1 sdt garam dapur (4 g)

Sumber : Penuntun Diet Edisi Baru, RS Dr Cipto Mangunkusumo 2004, al. 65-68