Anda di halaman 1dari 17

TERAPI KOMPLEMENTER

“AKUPRESUR PERIKARDIUM ”

Disusun Oleh kelompok 1

 Abdul Rauf
 Alimuddin
 Akhmad Zaelani
 Baiq Rizqi Handayani
 Baiq puspita sari
 Basori putra
 Egi Diah Syafitri
 Eni Wahyuni
 Erin Saputra
 Erna Lestari
 Evi Mulyati

Prodi S-1 Keperawatan

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan

STIKES MATARAM

Tahun Ajaran 2018/2019


Kata Pengantar

Segala puji atas kehadirat Allah SWT berkat limpahan rahmat serta
karunianya sehingga dapat menyelesaikan makalah ini untuk tugas mata kuliah
terapi komplementer.

Dalam pembuatan makalah menggunakan penulisan yang tersusun


berdasarkan Ejaan Yang Disempurnakan dan juga menggunakan kata-kata yang
mudah di pahami yang tujuannya untuk agar mahasiswa dapat dengan mudah
memahami materi mengenai Akupresur.

Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman, kami yakin masih


banyak kekurangan dalam makalah ini, Oleh karena itu sangat diharapkan saran
dan kritik yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan makalah ini.

mataram, mei 2019

Penulis
Bab I Pendahuluan

1. Latar Belakang Masalah

Pengobatan untuk berbagai macam penyakit dapat ditempuh dengan pengobatan secara
farmakologis dan non farmakologis. Pengobatan secara farmakologis yaitu dengan
mengkonsumsi obat-obatan yang mengandung berbagai bahan kimia. Pengobatan ini menjadi
pilihan utama di kalangan masyarakat karena dianggap lebih cepat menyembuhkan, namun
bahan kimia yang terkandung di dalamnya juga memberikan efek negatif bagi tubuh
penggunanya. Untuk itu ada beberapa orang yang lebih berminat ke pengobatan non
farmakologis. Salah satu contoh pengobatan non farmakologis adalah dengan terapi
komplementer atau terapi pengganti. Salah satu jenis terapi komplementer yang sering
digunakan adalah akupresur. Akupresur yaitu salah satu bentuk fisioterapi dengan
memberikan pemijatan dan stimulasi pada titik-titik tertentu pada tubuh.

Maka dari itu kami membuat makalah dengan judul pengobatan tradisional Akupresur ini
agar seorang bidan mengetahui apa itu akupresur, tujuan dan manfaat pengobatan ini.
Sehingga nantinya ketika sudah terjun di masyarakat tidak tabu lagu tentang pengobatan
tradisional akupresur.

2. Rumusan Masalah

a. Apa pengertian dari pengobatan tradisional akupresur?


b. Apa manfaat pengobatan akupresur?
c. Bagaimana cara melakukan akupresur?
d. Bagaimana Mual muntah pada ibu hamil?
e. Bagaimana penanganan mual muntah dengan akupresur pericardium ?

3. Tujuan

a. Agar mahasiswa dapat mengetahui pengertian pengobatan tradisional akupresur


b. Agar mahasiswa mengetahui manfaat pengobatan akupresur
c. Agar mahasiswa mengetahui cara melakukan akupresur
d. Agar mahasiswa mengetahui bagaimana muntah pada ibu hamil
e. Agar mahasiswa mengetahui bagaimana penanganan mual muntah dengan akupresu
BAB II Konsep Teori

1. Definisi Akupresur

Akupresur adalah salah satu bentuk fisioterapi dengan memberikan pemijatan dan
stimulasi pada titik-titik tertentu pada tubuh. Berguna untuk mengurangi bermacam-macam
sakit dan nyeri serta mengurangi ketegangan, kelelahan dan penyakit.

Pada titik-titik penekanan ini, lebih dari 1000 darinya sebenarnya merupakan syaraf kecil
dengan diameter kurang lebih satu sentimeter, dengan kedalaman yang bervariasi antara
seperempat hingga beberapa inci. yang menempel atau dekat dengan otot atau tendon. Titik-
titik akupresur terletak pada kedua telapak tangan begitu juga pada kedua telapak kaki. Di
telapak kita terdapat titik akupresur untuk jantung, paru, ginjal, mata, hati, kelenjar tiroid,
pankreas, sinus dan otak. Jika anda tidak mengetahui secara tepat dimana titik -titik itu
secara tepat di tangan anda maka tepukkanlah tangan anda selama dua menit dan tangan
anda akan mendapatkan tekanan yang diperlukan. Beberapa Shadus (Saint dari India)
mengatakan bahwa saat menyanyikan lagu-lagu kebaktian pada Dewa terdapat ritual
menepukkan tangan, di India ini diperkenalkan oleh orang-orang suci untuk menstimulasi
titik-titik ini (akupresur).

Akupresur adalah terapi dengan menekan titik di bagian tubuh yang merupakan jalur
meridian (saluran dalam tubuh yang dilewati energi Chi) dengan penekanan menggunakan
tangan, terutama jempol, sehingga dengan penekanan tersebut akan mempengaruhi Chi
(energi), Xie (darah) dan organ-organ tubuh baik organ padat (Cang) dan organ berongga
(Fu), sehingga keseimbangan panas-dingin tubuh bisa harmonis, daya tahan tubuh
meningkat, seingga patogen penyakit bisa ditangani oleh imunitas tubuh tersebut (Wei Chi).

Akupresur dengan akupuntur secara prinsip sama, hanya perbedaannya ialah pada cara
merangsang jalur meridian itu kalau pada akupuntur dipakai alat yaitu jarum kalau dengan
akupresur dengan menggunakan pijatan jari atau tangan.
2. Manfaat Terapi Akupresur

a. Manajemen Stress dan keseimbangan tubuh energy


Akupresur membantu seseorang dalam pengelolaan stress. Ini menenangkan
ketegangan syaraf dan meningkatkan ketahanan stres individu karena langsung
bekerjapada sistem saraf otonom. Akupresur meningkatkan relaksasi tubuh dan
menciptakan pikiran positif. Akupresur ampuh dalam mengurangi ketidaknyamanan
dan bekerja dalam meningkatkan seseorang kesejahteraan mental serta kesejahteraan
emosional karena kunci untuk gangguan belajar dan trauma emosional. Dengan
membebaskan stress, meningkatkan kekebalan akupresur seseorang untuk berbagai
penyakit, mempromosikan kesehatan dan mengembalikan aliran energi positif dalam
tubuh.

b. Meringankan Nyeri
Akupresur dikenal memiliki efek jangka panjang pada nyeri di bagian tubuh
yang berbeda. Akupresur dipraktekkan di seluruh dunia untuk mengobati radang
sendi, nyeri otot di lengan dan leher, nyeri leher, nyeri sendi, spondilitis, osteoartritis,
nyeri yang disebabkan oleh olahraga dan atletik dan nyeri tubuh lainnya. Terapis
Akupresur berpendapat bahwa akupresur harus digunakan sebagai pengobatan utama
untuk gangguan lokomotif. Satu dapat belajar perawatan diri aplikasi akupresur untuk
mengatasi kelelahan, sakit kepala, nyeri otot kronis dan fibromyalgia. Dengan teknik
akupresur, seseorang dapat menyingkirkan gangguan saraf seperti kelumpuhan wajah,
gangguan saraf perifer, epilepsi, vertigo, multiple sclerosis, sinusitis, insomnia,
masalah libido dan gangguan perut.

c. Berkaitan dengan Bersalin


Akupresur sangat membantu dalam menangani perubahan dan risiko
kehamilan. Berlatih akupresur selama kehamilan melemaskan otot-otot Anda,
menyeimbangkan mood dan emosi, meredakan gejala fisiologis yang berhubungan
dengan kehamilan seperti kembung, retensi air, kram otot, nyeri pada leher,
punggung, pinggul, linu panggul, sakit kepala, mual, tekanan darah, aliran darah dll
Pada trimester terakhir kehamilan, akupresur menginduksi akhir persalinan,
memudahkan proses pengusiran dan mengurangi nyeri persalinan. Setelah
melahirkan, ia membantu seorang wanita dengan memperkuat kekuatan penyembuhan
dari tubuhnya. Secara alami mengurangi depresi pasca melahirkan, stres, masalah
laktasi dan gangguan kelamin. Akupresur terapi pijat sangat membantu seorang
wanita trauma postmenstrual, menopause, nyeri menstruasi, perubahan suasana hati
dan sakit punggung.

d. Meningkatkan Kehidupan Seks

Praktek akupresur memupuk energi seksual dan membuat bercinta lebih baik.
Hal ini diketahui meningkatkan kesuburan, rayuan dan daya tahan seksual. Pecinta
memiliki titik bonus merangsang titik akupresur masing-masing dengan tubuh penuh
pelukan, ciuman dan sentuhan rahasia. Hal ini meningkatkan kimia cinta dalam suatu
hubungan dan membuatnya pernah langgeng. Dengan akupresur, Anda dapat
menemukan solusi untuk masalah seksual seperti menghambat gairah seksual,
ejakulasi dini, impotensi, infertilitas dan frustrasi seksual. Ini membantu Anda untuk
mencapai yang lebih dalam komunikasi seksual dan kepuasan seksual.

Dari model medis, teknik akupressur dapat menyebabkan pelepasan


endorphine, memblok reseptor nyeri ke otak, menyebabkan dilatasi serviks dan
meningkatkan efektifitas kontraksi uterus.

3. Sejarah Terapi Akupresur

Akupunktur dan akupresur berasal dari Cina telah ada lebih-kurang 3000
tahun SM. Cara Pengobatan ini tumbuh dan berkembang melalui percobaan,
pengkajian, penelitian dan kumpulan pengalaman ribuan tahun. Misalnya: adanya
peristiwa peperangan dimana seorang prajurit ada yang tertusuk tombak, tertusuk
panah atau terkena senjata pada bagian tubuh tertentu. Adanya tusukan-tusukan
tersebut ternyata dapat menyembuhkan keluhan-keluhan penyakit yang diderita,
disamping peristiwa penyiksaan musuh atau penjahat dan juga pengalaman orang-
orang tertentu yang dilakukan pada diri sendiri, yang akhirnya menjadi suatu hal yang
konsisten dan jelas. Selanjutnya hal ini disusun menjadi suatu sistem yang lengkap
meliputi: filosofi, teori, dalil-dalil, kaidah-kaidah dan sebagainya dalam cara-cara
memeriksa, menentukan penyakit (diagnosa), dan pengobatannya. (terdapat dalam
kitab kuno “ Huang Ti Neiching Su Wen “ yang artinya Pengobatan Penyakit. Dalam
Klasik dari Kaisar Kuning, ditulis sekitar 2697 tahun SM).
Berdasarkan uraian diatas akupunktur dan akupresur kemudian menjadi suatu
sistem yang lengkap dan konsisten sehingga merupakan satu-satunya jenis
Pengobatan yang baku, dan dapat dipelajari secara sistematis melalui suatu metode
yang harus dapat dikembangkan secara ilmiah.

Tidak diketahui dengan pasti kapan akupunktur dan akupresur masuk di


Indonesia tetapi sejak perang dunia II telah ada, dan secara resmi pada tahun 1963 di
RSCM membuka Klinik Akupunktur. Dan berkembang menjadi Unit Pelayanan
Teknis Rumah Sakit. Dalam perkembangannya akupunktur dan akupresur tidak hanya
milik manusia Cina tetapi telah menjadi milik bangsa-bangsa di dunia.

Tahun 1979 – WHO telah merekomendasikan 43 jenis penyakit yang dapat


diobati dengan akupunktur dan akupresur. Dengan ditetapkannya peraturan MENKES
RI No; 1186/menkes/Per/XI/1996 pada tanggal 12 November 1996,akupunktur dan
akupresur resmi dapat diterapkan pada sarana pelayanan kesehatan sebagai
Pengobatan alternative disamping pelayanan kesehatan lain pada umumnya baik
pemerintah atau swasta di Indonesia.

4. Mual muntah pada ibu hamil


Kehamilan merupakan suatu kondisi dimana seorang wanita mengandung janin dari
hasil pembuahan sel telur oleh sperma, dan hal ini merupakan proses yang normal
dialami seorang wanita. Dalam menjalani masa kehamilan, berbagai perubahan terjadi
baik perubahan fisik maupun psikologis. Kehamilan mempengaruhi tubuh ibu secara
keseluruhan dengan menimbulkan perubahan perubahan fisiologi yang terjadi
diseluruh sistem organ, dimana sebagian besar perubahan pada tubuh ibu bersifat
temporer dan kebanyakan disebabkan oleh kelenjar hormon (Farrer, 2001). Perubahan
terjadi akibat adanya ketidakseimbangan hormon progesteron dan estrogen yakni
hormon kewanitaan yang ada di dalam tubuh ibu sejak terjadinya proses kehamilan
(Bobak, 2004). Perubahan pada saluran cerna dan peningkatan kadar hCG (Human
Chorionic Gonadotropin) dalam darah menimbulkan beberapa keluhan yang membuat
ibu merasa tidak nyaman saat kehamilan, diantaranya adalah mual dan muntah
(Bobak, 2004). Mual biasanya terjadi pada pagi hari, tetapi dapat pula timbul setiap
saat dan malam hari. Gejala – gejala ini kurang lebih terjadi 6 minggu setelah hari
pertama haid terakhir dan berlangsung selama kurang lebih 10 minggu. Mual dan
muntah terjadi pada 60–80% primigravida dan 40–60% multigravida. Pengaruh
Fisiologik kenaikan hormon ini belum jelas, mungkin karena sistem saraf pusat atau
pengosongan lambung yang berkurang. Pada umumnya wanita dapat menyesuaikan
dengan keadaan ini, meskipun demikian gejala mual dan muntah yang berat dapat
berlangsung sampai 4 bulan. Keadaan inilah yang disebut emesis gravidarum.
Keluhan gejala dan perubahan fisiologis menentukan berat ringannya penyakit
(Prawirohardjo, 2002). Penatalaksanaan mual dan muntah pada kehamilan tergantung
pada beratnya gejala. Pengobatan yang dilakukan mulai dari yang paling ringan
dengan perubahan diet sampai pendekatan dengan pengobatan antimietik, rawat inap,
atau pemberian nutrisi parenteral. Pengobatan terdiri atas terapi secara farmakologi
dan non farmakologi. Terapi farmakologi dilakukan dengan pemberian antimietik,
antihistamin, dan kortikosteroid. Terapi non farmakologi dilakukan dengan cara
pengaturan diet, dukungan emosional, akupresur dan jahe (Runiari, 2010).

Mual muntah adalah gejala yang di alami oleh ibu hamil pada trimester I dimana
ibu merasakan sensasi air liur yang berlebihan, pusing, mengeluarkan sebagian atau
semua makanan yang sudah dikonsumsi.

5. Akupresur sebagai penanganan mual muntah

Proses teknik akupresur menitik beratkan pada titik-titik saraf tubuh(Fengge,


2012). Akupresur merupakan salah satu dari sekian banyak terapi untuk
mengurangi gejala morning sickness. Akupresur merupakan teknik pengobatan
komplementer yang berkaitan dengan akupunktur yaitu dengan melakukan tekanan
pada titik titik tertentu pada tubuh. Di dalam pengobatan Tiongkok, titik perikardium
6 dianggap kunci dalam mengurangi gejala mual muntah. Gejala pada mual muntah
tersebut dapat dikurangi dengan tekanan langsung atau memakai gelang tangan (Wrist
Band) pada 3 jari di bawah pergelangan tangan (Ebrahimi et al., 2010).

Titik pericardium 6 atau neiguan yang berada pada garis tengah lengan
bawah merupakan titik stimulasi untuk mencegah mual dan muntah yang
dilakukan dengan pijatan akupresur. Efek stimulasi titik tersebut belum
mampu dipahami sepenuhnya, tetapi stimulasi pada titik tersebut diyakini
mampu meningkatkan pelepasan beta-endorphin di hipofise dan ACTH
sepanjang chemoreceptor trigger zone (CTZ) menghambat pusat
muntah/medulla oblongata. Menurut pengobatan tradisional China titik
perikardium 6 terhubung dengan internal pathways yang mengalirkan energy
melalui tubuh, sehingga stimulasi pada titik ini mampu meningkatkan
kesehatan seseorang dengan cara memperlancar aliran energy (chi)
(Sukanta,2008).

Tindakan utama akupresur dianggap menutup gerbang untuk


menghambat perjalanan rangsang mual muntah maupun nyeri pada pusat yang lebih
tinggi pada sistem saraf pusat.
Selanjutnya, rangsangan taktil dan perasaan positif, yang berkembang
ketika dilakukan bentuk sentuhan yang penuh perhatian dan empatik, bertindak
memperkuat efek akupresur untuk mengendalikan nyeri ataupun perasaan tidak
nyaman pada tubuh (Andarmoyo,2013).

Berdasarkan teori menurut Sukanta (2008), efek stimulasi titik tersebut


mampu meningkatkan pelepasan beta – endorphin di hipofisis dan ACTH
sepanjang chemoreceptor trigger zone (CTZ) untuk menghambat pusat
muntah/medulla oblongata. Mual muntah pada kehamilan terjadi karena sekresi
hormon plasenta dan hCG yang merangsang chemoreceptor trigger zone dan
menstimulasi medulla oblongata untuk memberikan respon mual dan muntah. Oleh
karena itu, penekanan di titik pericardium 6 ini akan merangsang
chemoreceptor trigger zone yang memicu pusat muntah untuk menekan kembali
keinginan untuk mual dan muntah, sehingga mual muntah berkurang atau tidak
terjadi. Selain itu, stimulasi pada titik ini akan dapat mengeluarkan endorfin yang
dapat memberikan efek tenang, senang dan rileks yang dapat menurunkan mual
muntah, karena diketahui pula bahwa salah satu faktor predisposisi mual muntah
adalah kondisi psikologis yang tidak stabil. Sehingga gejala - Gejala morning
sickness berkurang ditandai dengan penurunan skor morning sickness dikarenakan
pemberian terapi akupresur pada titik pericardium 6. Terapi komplenter seperti
akupresur ini dapat efektif membantu dalam manajemen mual muntah (Lee, et al,
2008).

6. Teori Dasar Praktek Akupresur

Hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan pijat akupresur:

a. Pertama kali yang harus diperhatikan adalah kondisi umum si penderita.


Pijat akupresur tidak boleh dilakukan terhadap orang yang :

 Dalam keadaan yang terlalu lapar.


 Dalam keadaan terlalu kenyang.
 Dalam keadaan terlalu emosional (marah, sedih, khawatir).
 Dalam keadaan hamil muda.
b. Selain kondisi si penderita, ruangan untuk terapi akupresur pun harus diperhatikan :
 Suhu ruangan jangan terlalu panas atau terlalu dingin.
 Sirkulasi udara baik, tidak terlalu pengap dan tidak melakukan pemijatan di
ruang berasap.
 Terapi bisa dilakukan dalam posisi duduk atau berbaring dengan tenang, tidak
dalam keadaan tegang.

7. Cara Memijat Akupresur

Cara pemijatan bisa dilakukan dengan :

a. Pijatan bisa kita lakukan setalah menemukan titik meridian yang tepat, yaitu
timbulnya reaksi pada titik pijat berupa rasa nyeri, linu atau pegal.
b. Pijatan bisa dilakukan dengan menggunakan jari tangan, (Jempol dan Jari
telunjuk).
c. Semua titik berpasangan kecuali untuk jalur meridian Ren dan Tu.

Lama dan banyaknya tekanan (pemijatan) :

a. Pijatan untuk menguatkan (Yang), untuk kasus penyakit dingin, lemah,


pucat/lesu, dapat dilakukan dengan maksimal 30 kali tekanan, untuk masing-
masing titik dan pemutaran pemijatannya searah jarum jam.
b. Pemijatan yang berfungsi melemahkan (Yin) untuk kasus penyakit panas, kuat,
muka merah, berlebihan/hiper dapat dilakukan dengan minimal 50 kali tekanan
dan cara pemijatannya berlawanan jarum jam.

Untuk penyakit yang baru (akut), akupresur dapat dilakukan 2 hari sekali, sedangkan
untuk penyakit yang sudah lama (kronis), akupresur bisa dilakukan 1 minggu sekali.
Alangkah lebih jika terapi dibarengi dengan minum ramuan herbal, untuk membantu
proses penyembuhan.
Terapi akupresur/totok menjadi bagian dari terapi komplementer yang diakui
memiliki beberapa manfaat bagi tubuh, termasuk menghilangkan nyeri, mengurangi
stres dan meningkatkan/melancarkan sirkulasi darah, serta memberikan efek
melemaskan tubuh. Teori akupresur mengajarkan akan adanya energi/kekuatan yang
tidak dapat dilihat dari setiap individu. Energi yang tidak terlihat ini mengalir ke
seluruh tubuh baik di luar di sekitar tubuh maupun di dalam cairan tubuh, seperti dalam
darah dan aliran limfe.

Akupresur merupakan teknik pengobatan Cina kuno/Traditional Chinese


Medicine (TCM), berasal dari teknik pengobatan akupunktur awalnya. Akupunktur
melibatkan jarum halus yang ditusukkan ke dalam titik-titik tertentu pada tubuh untuk
menghilangkan nyeri dan berbagai keluhan.

Terapi akupresur dapat dilakukan di berbagai bagian tubuh, termasuk pada


wajah. Ini merupakan alat untuk menyehatkan kulit, yang juga dapat membuat
panjang umur. Facial akupresur/totok wajah membuat kulit wajah Anda bersih dan
kencang. Facial akupresur/totok wajah menghasilkan aliran darah lokal di kapiler-
kapiler wajah dan melepaskan Anda dari berbagai keluhan seperti sakit kepala,
insomnia, ketegangan saraf, sinus, mata lelah, dan sumbatan hidung.

Facial akupresur bekerja secara spesifik untuk menghasilkan kesehatan kulit.


Cara kerja dari facial akupresur pada wajah adalah sebagai berikut :

 Membantu mengatur aliran bebas dari Qi dan darah serta memfasilitasi penyerapan
nutrisi-nutrisi
 Merangsang/menstimulasi drainase limfatik dan membantu kulit untuk bernapas.
 Merangsang/menstimulasi kulit untuk memproduksi kolagen, serta melembutkan dan
menghaluskan kulit, juga mengatur keseimbangan hormon.
 Mengatur kerja normal dari organ-organ dalam dan menyebabkan kontraksi oto
Bab III Penutup

1. Kesimpulan

Akupresur adalah salah satu bentuk fisioterapi dengan memberikan pemijatan dan
stimulasi pada titik-titik tertentu pada tubuh Akupresur adalah pendekatan penyembuhan
yang berasal dari daerah timur yang menggunakan masaage titik tertentu di tubuh(garis
aliran energi atau meridian) untuk menurunkan dari atau menambah fungsi
organ(false,2007 hal.266).

Tujuan akupresur adalah menekan titik tertentu dapat dilakukan untuk mengurangi
ketidaknyamanan selama hamil dan saat kontraksi dating. Akupresur merupakan bagian
kecil dari akupuntur yang sangat membantu ibu hamil.

Manfaat akupresur adalah mencegah penyakit,menyembuhkan penyakit,rehabilitasi, dan


promotif.

2. Saran

Semoga dengan pembuatan ini, para mahasiswa dapat memahami teknik pengobatan
akupresur.
DAFTAR PUSTAKA

http://id.shvoong.com/medicine-and-health/alternative-medicine/1805148-akupresur-untuk-
kesehatan-dan-kebugaran/#ixzz28Ntc9DwR

http://id.shvoong.com/medicine-and-health/alternativemedicine/1973462-mengobati-
penyakit-dengan-terapi-akupresur/#ixzz28NudKUW2

http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/17423/3/Chapter%2520II.pdf

Sukamto,putu.2009.Buku Ajar Asuhan Kebidanan Nifas Normal.Jakarta:EGC