Anda di halaman 1dari 70

Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil

BAB IV

Penurunan Fondasi Diatas Tanah Pasir

(RIGID)
SOAL :

Fondasi berbentuk lingkaran dengan diameter 2 meter terletak diatas tanah pasir dengan
ketebalan 4 meter dan dibawahnya merupakan batuan keras. Tentukan displacement dan
tegangan yang terjadi pada tanah pasir tersebut akibat pembebanan diatas fondasi dengan
properties tanah dan fondasi.

No Parameter Simbol Nilai Satuan


1 Model material Model Mohr-coloumb -
2 Tipe material Type Drained -
3 Berat volume kering ϒdry 17 kN/m3
4 Berat volume basah ϒ 20 kN/m3
5 Permeabilitas tanah kx,ky 1 m/Hari
6 Modulus young E 13000 kN/m2
7 Angka poison e 0.3 -
8 Kohesifitas C 1 kN/m2
9 Sudut gesek Φ 31 °
10 Sudut dilatansi ᵠ 0 °
Tabel 1 Properties tanah pasir

No Parameter Simbol Nilai Satuan


1 Normal Stiffness EA 5 x 106 kN/m
2 Flexural rigidty EI 8500 kNm2/m
3 Ketebalan Ekivalen D 0.143 M
4 Berat W 0 kNm/m
5 Angka poisson v 0 -
Tabel 2 Data Properties Fondasi
Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil
1. RIGID FOOTING

Karena simetris maka cukup dimodelkan setengahnya. Fondasi yang kaku dan keras dimodelkan
dengan penurunan seragam.

Langkah :

a. Input data Plaxis


 Memasukan input program kemudian dialog box pilih new project  OK

Gambar 5.1 Tampilan awal Plaxis


 General Setting
Setelah OK akan muncul General Setting Project

Gambar 5.2 Jendela General Setting

 Ubah Title “Latihan 1”


 Pilih Model Axisymmetry
 Elemen yang dipilih 15 node
 Pada acceleration box tetap pada default, arah percepatam -90°
Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil

Gambar 5.3 Jendela General Setting Tab Project


 Masuk ke tab dimension
 Tentukan satuan box unite yaitu : m Panjang, kNgaya, daywaktu
 Luas area kiri : 0.000, kanan : 5.000, bawah :0.000, atas : 4.000

Gambar 5.4 Jendela General Setting Tab Dimension

Kemudian Klik OK pada jendela maka akan muncul gambar:

Gambar 5.5 Tampilan Layar Penggambaran Plaxis


Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil
b. Penggambaran
 Geometry countour
Setelah layar penggambaran muncul kita lakukan input object.
Klik ikon untuk menggambar lapisan tanah. Setelah muncul kursor pensil
klik titik pada (0;0) kemudian klik titik (5;0), kemudian klik titik (5;4), dan klik
titik (0;4) dan kembali klik titik (0;0), klik kanan.
Maka akan terbentuk lapisan tanah seperti gambar berikut:

Gambar 5.6 TampilanLapisan Tanah

 Boundary Condition
 Klik ikon Standart Fixities atau klik pada menu loads untuk
mengatur kondisi batas.

Gambar 5.7 Tampilan Lapisan Tanah setelah Standart Fixities


Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil

 Klik ikon prescribed displacement untuk menginput besarnya


displacement
 Klik titik (0;4) dan geser ke titik (1;4) dan klik kanan untuk berhenti.
Besarnya penurunan sebesar 1 unit dan diatur pada saat calculation

Gambar 5.8 Lapisan Tanah setelah prescribed displacement

c. Setting Material
Untuk Memasukan data material tanah pasir langkah yang kita lakukan :

 Klik ikon Material Set


 Klik new muncul 3 tabset isikan nama lapisan ‘Tanah Pasir” sesuai dengan soal
diatas
 Klik next tabset berikutnya parameter dan interface diisi sesuai data material
yang ada
 Selesai menginput klik ok maka akan muncul symbol material pada jendela.
 Material tersebut dimasukkan pada lapisan tanah dengan cara mendrag dari
material set kemudian lepaskan saat sampai pada daerah yang dimaksud.
Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil

Gambar 5.9 Mohr-Coulomb (General)

Gambar 5.10 Mohr-Coulomb (Parameters)

Gambar 5.11 Mohr-Coulomb (Interfaces)


Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil

Gambar 5.12 Material sets

Gambar 5.13 Setelah di drag

d. Mesh Generation
Setelah input data kemudian dilakukan meshing yaitu membagi elemen dengan cara :

 Klik ikon generate mesh


 Jendela baru muncul, klik update

Gambar 5.14 Generate mesh


Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil
e. Initial condition
Kondisi aeal terlebih dulu kita definisikan sebelum melakukan calculation, kodisi awal
terdiri dari : ground water, geometrid dan tegangan efektif. Pada latihan ini kondisi tanah
kering sehingga tidak perlu ground water. Ko-procedure untuk general initial stress.
Caranya :

 Klik initial conditions


 Muncul water weight dan isi γair dengan 10 kN/m3

Gambar 5.15 Water Weight

Gambar 5.16
 Ada dua kondisi awal yaitu water sress mode dan geometri configuration mode
 Klik sebelah kanan karena tanah pasir kering (tanah pasir diketahui tegangan awal

maksimum)

Gambar 5.17
Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil

 Klik tombol generate , lalu update

Gambar 5.18 Generate

 Klik ikon calculate

f. Plaxis calculation
Berisi phase mengeksekusi kalkulasi. Untuk menstimulasikan penurunan pada fondasi
telapak. Penurunan yang telah ditentukan berfungsi mengidentifikasi fondasi telapak.
Cara mendefinisikan kalkulasi :
 Tabset general pilih plastic calculation type, proses pembebanan pilih load adv.
Ultimate level

Gambar 5.19

 Klik next atau tab parameter


 Parameter additional step 100, loading (beban yang diinput) klik total multiplier
Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil

Gambar 5.20
 Klik next menuju multiplier
 Penurunan didefinisikan dengan mengisi ∑mdisp nilainya 0.1 artinya nilai
penurunan seragam yang terjadi pada fondasi adalah 0.1 x 1.0 m

Gambar 5.21

 Klik select point sebagai sampel untuk menganalisa sebelum melakukan


kalkulasi

Gambar 5.22
 Klik update
 Masuk kalkulasi, klik tombol calculate. Kalkulasi sukses dilakukan apabila tidak
ada peringatan atau no error pada jendela info kalkulasi nilai force y
menunjukkan reaksi dari penurunan yang bekerja
Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil
g. Output Calculation
 Klik pada fase hitungan yang terakhir

 Klik tombol output

Gambar 5.23 Deformasi yang terjadi

 Pilih pada toolbar stresses → total stresses untuk melihat total tegangan yang
terjadi.

Gambar 5.24 Total Stress


 Untuk melihat principal directions, mean contours, relative shear contours, mean
shadings, relative shear shadings, pilih pada menu toolbar seperti pada gambar
dibawah :
Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil
 Mean Contours

Gambar 5.25 Mean Contours


 Relative Shear Contours

Gambar 5.26 Relative Shear Contours


 Mean Shadings

Gambar 5.27 Mean Shadings


Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil

 Relative Shear Shadings

Gambar 5.28 Relative Shear Shadings

 Untuk mengecek Effective stresses, pilih icon . Lalu klik diluar


gambar kemudian ditarik garis horizontal. Seperti gambar dibawah ini.

Gambar 5.29 Cek Effective stresses

Gambar 5.30 Hasil cek Effective normal stresses


Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil

h. Untuk melihat hasil output

Pilih icon table , kemudian akan muncul jendela baru.

Gambar 5.31 Hasil Output

i. Untuk membuat kurva

a. Pilihicon .
b. Kemudian akan muncul jendela baru, lalu pilih new kemudian oke.

Gambar 5.32 Create/Open project


c. Setelah itu pilih nama file yang diberi nama Latihan 1 Icha Kemudian open.

Gambar 5.33 Select project to import curve from


Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil
d. Maka akan muncul kotak dialog lalu klik oke.

Gambar 5.34 Curve Generation

Gambar 5.35 Hasil curve


Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil

BAB V

Penurunan Fondasi Diatas Tanah Pasir

(FLEXIBLE FOOTING)
SOAL :

Fondasi berbentuk lingkaran dengan diameter 2 meter terletak diatas tanah pasir dengan
ketebalan 4 meter dan dibawahnya merupakan batuan keras. Tentukan displacement dan
tegangan yang terjadi pada tanah pasir tersebut akibat pembebanan diatas fondasi dengan
properties tanah dan fondasi.

No Parameter Simbol Nilai Satuan


1 Model material Model Mohr-coloumb -
2 Tipe material Type Drained -
3 Berat volume kering ϒdry 17 kN/m3
4 Berat volume basah ϒ 20 kN/m3
5 Permeabilitas tanah kx,ky 1 m/Hari
6 Modulus young E 13000 kN/m2
7 Angka poison e 0.3 -
8 Kohesifitas C 1 kN/m2
9 Sudut gesek Φ 31 °
10 Sudut dilatansi ᵠ 0 °
Tabel 1 Properties tanah pasir

No Parameter Simbol Nilai Satuan


1 Normal Stiffness EA 5 x 106 kN/m
2 Flexural rigidty EI 8500 kNm2/m
3 Ketebalan Ekivalen D 0.143 M
4 Berat W 0 kNm/m
5 Angka poisson v 0 -
Tabel 2 Data Properties Fondasi
Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil
2. FLEXIBLE FOOTING
a. Modifikasi Input data plaxis
 Masuk input program (kembali kemodel awal)
 Pilih save as kemudian beri nama laihan 2. Pilih garis dari titik 3 ke 4
(presibed dispacement) tekan delete

Gambar 6.1 Save As

Gambar 6.2
Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil

 Klik tombol beam untuk memodelkan fondasi flexible


 Setelah kursor berubah jadi pinsil klik titik (0;4) dan (1;4) kemudian klik
kanan

Gambar 6.3
 Memodifikasi input data

 Klik traction load system A


 Klik titik (0;4) dan (1;4) kemudian klik kanan (default nilai traction load
adalah 1.0 kN/m)

Gambar 6.4
Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil
b. Modifikasi Setting material
 Klik tombol material set
 Pilih beam pada type set combo box, klik tombol new kemudian masukkan
parameter dari fondasi

Gambar 6.5
 Isi sesuai data material yang ada kedalam beam properties

Gambar 6.6 plate properties


 Selesai menginput klik ok maka akan muncul item baru

Gambar 6.7
Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil
 Drag item kedalam gambar beam
 Klik ok

c. Mesh Generation
Setelah input data kemudian dilakukan meshing yaitu membagi elemen dengan cara :

 Klik ikon generate mesh


 Jendela baru muncul, klik update

Gambar 6.7

d. Modifikasi Initial condition

 Klik initial condition

Gambar 6.8

Gambar 6.9
Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil
 Klik generate initial stress kemudian klik ok setelah muncul box Ko-

procedure
 Nilai ∑Mweight isikan 1 → klik ok

Gambar 6.10
 Klik tombol generate, lalu update

Gambar 6.11

 Kemudian kllik tombol calculate

e. Plaxis Calculation
 Tabset general pilih plastic calculation type, proses pembebanan pilih load
adv. Ultimate level

Gambar 6.12
Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil
 Box phase number/id boleh diisi ataupun tetap
 Klik next atau tab parameter pilih total multiplier

Gambar 6.13
 Tabset multiplier isikan nilai ∑Mload (load system A) 350. Nilai ini
sebanding dengan kira-kira sama besar dengan gaya yang dihasilkan pada
fondasi rigit 350x1.0 kN/m2 x π x 1.02)

Gambar 6.14

 Klik titik untuk menganalisa grafis/tidak dilakukan

Gambar 6.15
Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil
f. Output Calculation
 Klik pada fase hitungan yang terakhir
 Klik tombol output

Gambar 6.16
 Double klik pada beam maka dapat diketahui besar nilai momen, shearing
force, axial dan hoope force)

Gambar 6.17 Hasil Output


Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil
 Pilih pada toolbar stresses → total stresses untuk melihat total tegangan
yang terjadi.

Gambar 6.18 Hasil total stresses


 Untuk melihat principal directions, mean contours, relative shear contours,
mean shadings, relative shear shadings, pilih pada menu toolbar seperti pada
gambar dibawah :
1) Mean Contours

Gambar 6.19 Mean Contours

2) Relative Shear Contours

Gambar 6.20 Relative Shear Contours


Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil
3) Mean Shadings

Gambar 6.21 Mean Shadings

4) Relative Shear Shadings

Gambar 6.22 Relative Shear Shadings

 Pilih pada toolbar stresses → effective stresses untuk melihat tegangan


efektif yang terjadi.

Gambar 6.23 Hasil Effective stresses


Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil
 Untuk melihat gaya-gaya yang terjadi pada Beam, dengan cara double click
pada beam, kemudian akan tampil sebagai berikut

Gambar 6.24 hasil gaya

 Pilih toolbar Forces → Axial, untuk melihat gaya aksial yang terjadi pada
beam

Gambar 6.25 Forces-Axial


Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil
 Pilih toolbar Forces → Shear, untuk melihat gaya geser yang terjadi pada
beam.

Gambar 6.26 Forces- Shear

 Pilih toolbar Forces → Bending Moment, untuk melihat momen yang terjadi
pada beam.

Gambar 6.27 Hasil Bending moment


Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil
 Pilih toolbar Forces → Bending Moment, untuk melihat gaya hoop yang
terjadi pada beam

Gambar 6.28 Bending Moment gaya Hoop

 Untuk mengecek shear strees, pilihicon . Lalu klik diluar gambar


kemudian ditarik garis horizontal. Seperti gambar dibawah ini.

Gambar 6.29 Shear Stress


Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil

Gambar 6.30 Hasil Shear Stress

g. Untuk melihat hasil output

Pilihicon table , kemudian akan muncul jendela baru.

Gambar 6.31 Hasil output


Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil
h. Untuk membuat kurva

a. Pilih icon .
b. Kemudian akan muncul jendela baru, lalu pilih new kemudian oke.

Gambar 6.32 Create / open project


c. Setelah itu pilih nama file yang diberi nama Latihan 2. Kemudian open.
d. Maka akan muncul kotak dialog lalu klik oke.

Gambar 6.33 Curve generation


Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil

Gambar 6.34 Hasil curve


Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil

BAB VI
PENGGALIAN KONSTRUKSI DIBAWAH ELEVASI
MUKA TANAH
A. Permasalahan
Sebuah penggalian tanah didekat sungai, dimungkinkan adanya air tanah. Pada samping
galian ditahan oleh dinding diaphragma sedalam 30m dan ditopang oleh strut dibagian
atas dengan interval tiap 5 m
Lebar galian 30 m
Dalan galian 20 m
Lapisan tanah terdiri dari tanah lunak 20 m dan dibawahnya berupa tanah pasir yang
konsisten. Dinding diaphragma masuk kedalam lapisan tanah keras 10 m

B. Cara Penyelesaian
Kedalaman model diambil 10 m oleh karena bentuk yang simetris maka dapat
dimodelkan 1/2nya saja. Penggalian dibagi menjadi 2 tahap. Dinding diaphragma
dimodelkan dengan beam. (ada beberapa hal yang baru dalam latihan ini, yaitu interface,
anchor element, generation of water pressure dan stage construction).
B.1 Input data Plaxis
Untuk membuat model geometri seperti diatas langkahnya sbb
 Setting General
Pilih new project dari tabsheet create/open project

Gambar 7.1 Create/open project

General setting, model dipilih plane strain, element dipilih 6-node

Gambar 7.2 general setting (project)


Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil
Dimension tabsheet batas yang akan kita buat disebelah
Kanan : 45.000
Kiri : 0.000
Atas : 40.000
Bawah : 0.000

Gambar 7.3 general setting (dimensions)

Klik OK maka akan muncul area gambar

Gambar 7.4 Area gambar


Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil
 Geometry countour, layer dan structure

Klik tombol line untuk menggambarkan geometri, klik titik (0;0)


kemudian pindah ketitik dan klik (45;0) kemudian naik ketitik (45;40) dan
ke titik (0;40) kembali ke titik (0;0) klik kanan untuk berhenti

Gambar 7.5

Membagi lapisan menjadi 2 (dua), klik titik (0;20) pada garis yang telah
kita buat kemudian titik (20;45) kemudian klik kanan maka titik 4 dan 5
akan nampak

Gambar 7.6
Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil

Klik beam untuk membuat dinding diaphragma, caranya pindahkan


cursor ke garis horizontal atas kemudian klik titik (30;40) tarik ke bawah
sepanjang 30 m klik titik (30;10) klik kanan untuk berhenti menggambar

Gambar 7.7

Klik tombol line lagi untuk menggambar tahap prnggalian, klik titik
(30;30) pada dinding dan tarik ke kanan sepanjang 15 m kemudian klik
titik (45;30)

Gambar 6.8

Klik tombol interface untuk mengilustrasikan hubungan antara


struktur dengan tanah
Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil
Pindah kursor interface bagian atas dinding diaphragma (30;30) kemudian
klik dan tarik kebawah setelah sampai kebagian bawah dinding (30;10)
klik kemudian tarik keatas kembali ketitik semula setelah selesai klik
kanan

Gambar 7.9

Elemen strut, klik tombol fixedend anchor kemudian klik ketitik


(30;40) akan muncul jendela seperti berikut
Isikan panjang ekivalen 15 m dan sudutnya 0o

Gambar 7.10

Gambar 7.11
Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil
 Syarat batas
Klik standart fixities, untuk memberi kekakuan pada bagian bawah dan
rol sistem pada bagian samping

Gambar 7.12
 Material properties
Data material yang diperlukan yaitu
Material clay layer dan sand layer dimodelkan dalam 2 (dua) lapis
Material beam untuk memodelkan dinding diaphragma
Material anchor untuk memodelkan strut

Tabel 1. Data Material tanah


No Nama Prameter Simbol Lapis Lapis Pasir Satuan
Lempung
1 Model material Model Mohr- Mohr- -
Coloumb Coloumb
2 Material Type Drained Drained -
behavior
3 Berat volume γdry 16 17 kN/m2
kering
4 Berat volume γwet 18 20 kN/m2
basah
5 Permeabilitas x kx ky 0.001 1.0 m/day
dan y
6 Modulus E 10000 40000 kN/m2
elastisitas
7 Angka poison v 0.35 0.3 -
8 Kohesifitas C 5.0 1.0 kN/m2
9 Sudut gesek φ 25 32 o

10 Sudut dilatasi ψ 0.0 2.0 o

11 Strenght Rinter 0.5 0.67 -


reduction factor
inter
12 Interface Perm Imperm Imperm -
permeable
Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil
Tabel 2. Data Material Dinding Diaphragma
No Nama parameter Simbol Nilai Satuan
1 Type of behavior Material type Elastic -
6
2 Normal Stiffness EA 7.5 x 10 kN/m
3 Flexural Rigidity EI 1.0 x 106 kNm/m2
4 Equivalent thickness d 1.265 m
5 Weight w 10.0 kN/m/m
6 Angka Poisson v 0.0 -

Tabel 3. Data Material Elemen Strut


No Nama parameter Simbol Nilai Satuan
1 Type of behavior Material type Elastic -
2 Normal Stiffness EA 2.0 i 106 kN
3 Spacing out of plane Ls 5.0 M
4 Maximum force Fmax 1.0 x 1015 kN

Untuk memasukkan data diatas langkah yang dilakukan adalah sebagai berikut

Klik tombol material properties, pilih soil and interface pada set
type

Gambar 7.13

Klik new untuk memaasukkan material baru


Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil
Pada masing-masing tabsheet masukkan nilai pada tabel 1 seperti pada
gambar berikut ini

Gambar 7.14

Gambar 7.15

Gambar 7.16
Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil
Kemudian klik OK
Klik new untuk membuat material type sand, dengan cara yang sama

Gambar 7.17

Gambar 7.18

Gambar 7.19
Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil

Gambar 7.20

Gambar 7.21

Gambar 7.22
Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil
Drag material tersebut untuk apply pada lapisan tanah
Klik pada type set material beam
Kemudian inputkan data pada tabel 2 ke beam properties seperti gambar
berikut

Gambar 7.23
Klik OK, kemudian material beam drag ke gambar beam untuk
mengapply ke gambar
Klik type set material anchor
Inputkan material pada tabel 3 ke dalam jendela Anchor properties seperti
pada gambar berikut

Gambar 7.24

Klik OK, kemudian material strut drag ke gambar beam untuk mengapply
ke gambar
Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil
 Meshing
Pada latihan ini akan dilakukan meshing secara lebih khusus, meshing dapat
diperhalus dibagian tertentu untuk tujuan agar lebih detail

Klik tombol generate mesh, meshing secara global dilakukan klik


update untuk kembali ke input menu

Gambar 7.25
Select menu mesh dan pilih global coarness, untuk memperhalus meshing
atau memperkasar meshing data dilakukan dengan memilih pada tombol
select element distribution. Pilih medium dan klik generate dan kemudian
klik update

Gambar 7.26

Gambar 7.27
Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil

Gambar 7.28
Pada bagian dinding bagian bawah akan diperhalus meshnya caranya, klik
bagian dinding bagian bawah tsb kemudian klik menu mesh pilih refine
line

Gambar 7.29
 Kondisi awal
Pada latihan ini kondisi awal ada tiga hal yang diperlukan yaitu generate tekanan
air, menonaktifkan struktur yang sebelumnya tidak ada (dinding diaphragma dan
anchor) dan generate initial stress. Generate water pressure didasarkan pada
phreatic line. Untuk melakukan generate initial condition lakukan langakh sbb :

Klik phreatic line, set water weight 10 kN/m3

Gambar 7.30
Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil
Setelah kursor berubah menjadi pen, klik titik (0;39) dan tarik 45 m
kekanan dan klik di titik (45;39) selesai gambar klik kanan

Gambar 7.31

Klik generate water pressure, pilih phreatic line pada box “generate
by”, klik OK

Gambar 7.32
Setelah muncul generation of water klik update kembali ke ground water
condition

Gambar 7.33
Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil

Klik tombol initial stress, menonaktifkan dinding dan anchor

Gambar 7.34

Klik tombol generate initial stress, dan klik OK (Ko-procedure


tetapkan nilai penggali berat tanah =1, defaultnya)

Gambar 7.35
Klik update

Gambar 7.36
Klik tombol kalkulation untuk memulai proses perhitungan
Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil

B.2 Plaxis Calculation

Setelah selesai membuat model kemudian generate element mesh dan generate initial
condition (water dan pressure dan initial stress) maka siap lakukan kalkulasi, langkah
yang dilakukan adalah sebagai berikut

Klik tombol calculation


Pada box loading input pilih stage construction kemudian klik define. Pertama
dinding diaphragma dan anchor diaktifkan kembali kemudian galian tahap
pertama dikakukan dengan cara diklik

Gambar 7.37

Gambar 7.38
Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil
Klik update

Gambar 7.39
Klik tombol next untuk mendefinisikan tahapan berikutnya, yaitu
penggalian 10 m berikutnya
Pada tabsheet general, parameter dan multiplier isian sama dengan tahap pertama

Gambar 7.40
Klik define kemudian klik cluster 10 m berikutnya
Klik update

Gambar 7.41
Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil
Setelah tahapan pembangunan selesai didefinisikan selanjutnya klik tombol
calculate

Gambar 7.42
Apabila sukses dilakukan maka akan muncul tombol ceklist pada masing-masing
phase

Gambar 7.43
Sebelum melihat hasilnya terlebih dahulu pilih select point sebagai titik acuan
analisa missal titik (30;30)

Gambar 7.44
Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil
 Plaxis Output (hasil hitungan)
Selain penurunan dan tegangan yang terjadi didalam tanah output juga dapat
untuk melihat gaya yang terjadi pada struktur. Untuk melihat hasil yang terjadi
bisa dilakukan dengan cara sebagai berikut
Klik phase yang terakhir
Kllik tombol output akan muncul jendela deformation mesh

Gambar 7.45
Pilih total increment dari menu deformation maka akan tampil
displacement increment, tanda anak panah menunjukkan arah longsoran

Gambar 7.46
Klik effectif stress untuk mengetahui besar dan arah tegangan yang terjadi

Gambar 7.47
Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil
Double klik pada dinding diaphragma, untuk mengetahui gaya yang
bekerja (momen, aksial dan shearing) dapat pula diketahui deformasinya

Gambar 7.48
 Plaxis Curve
Klik tombol going to curve untuk mengetahui interaksi antar parameter
(displacement, tegangan, multiplier, step dan lainnya)

Gambar 7.49
Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil

BAB VII
PERHITUNGAN STABILITAS DINDING PENAHAN
TANAH

Pada bab ini akan dibahas cara untuk menganalisis masalah yang komplek di bidang
geoteknik dengan prinsip metode elemen hingga. Konsep dasar dari metode ini adalah membagi
elemen – elemen tak terhingga berbentuk segitiga tidak beraturan (meshing), sehingga akan
mensimulasi model keadaan tanah yang sebenarnya, dengan memberi kondisi batas (boundary
condition) asumsi tersendiri dengan menggunakan justification secara engineering. Mengingat
sifat tanah yang tidak homogeny dan area analisis yang luas maka permasalahan bidang
geoteknik dilapangan dilakukan dengan penyederhanaan dalam analisisnya. Penyederhanaan
yang sering digunakan dalam bidang geoteknik adalah model plane strain dan axisymmetry.
Permodelan menggunakan kondisi plane strain dimana beban diperhitungkan 1m di bidang
gambar dan kondisi axisymmetry dimana pembebanan simetri terhadap z ditinjau setengah
bentang dari boundary condition dengan beban bekerja tegak lurus bidang gambar. Meshing
bertujuan membagi geometri model menjadi bentuk segitiga tidak beraturan menjadi beberapa
titik nodal yang mempunyai derajat kebebasan.

1. Input data plaxis


1. Buka program plaxis input

Gambar 8.1 Plaxis Input


Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil
2. Kemudian akan muncul kotak dialog, pilih“New Project” lalu oke.

Gambar 8.2 New project

3. Kemudian akan muncul kotak dialog “General Setting”.


4. Pada kolom title ditulis “Latihan 4”
5. Kemudian pada kolom model pilih“Plane Strain”, pada kolom element diisi dengan 15-
Node. Lalu pilih Next.

Gambar 8.3 General Setting (Project)

6. Setelah di next akan muncul kotak dialog seperti gambar dibawah.


7. Tentukan satuan box units, Length = m ;Force = kN ; Time = day.
8. Isikan pada kolom geometry dimensions Left= -25.000; Right= 30.000; Bottom= -
15.000; Top= 15.000 Pada grid spacing diisikan 0.1. Lalu oke.

Gambar 8.4 General Setting (Dimension)


Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil
2. Penggambaran
1. Beam

a. Setelah layar penggambaran muncul kita lakukan input object, klik icon untuk
penggambaran dinding penahan tanah.
b. Kemudian klik titik pada (0,0) sebagai titik awal penggambaran. Lalu titik (0;1),
(1;1), (1;12.77), (3;12.77), (4.77;1), (5.77;1), (5.77;0), (0;0). Lalu klik kanan untuk
mengakhiri penggambaran.

Gambar 8.5 Hasil penggambaran beam


2. Geometry line

a. Untuk penggambaran tanah asli pilih icon , setelah itu klik titik (0;0), (-30;0),
(-30;-11.77), (25;-11.77), (25;0), (5.77;0) lalu kembali ke titik (0;0). Klik kanan
setelah selesai menggambar.

Gambar 8.6 Hasil geometry line tanah asli


Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil
b. Untuk penggambaran tanah timbunan dilakukan sama seperti penggambaran tanah
asli. Klik titik (-30;0), (-30;12.77), (1;12.77) Klik kanan setelah selesai
penggambaran.

Gambar 8.7 Hasil penggambaran geometry line tanah timbunan

3. Boundary condition

1. Kemudian untuk mengatur kondisi batas pilih icon “standart fixities”

Gambar 8.8 Hasil Standart fixities

2. Klikicon “traction-load system A” untuk menginput besarnya beban, klik pada titik
(-30;12.77) lalu geser ketitik (-1;12.77) dan klik kanan untuk mengakiri pemberian
beban.
Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil
3. Kemudian masukkan beban sebesar 2.2 t/m2 dengan cara klik double pada beban terbagi
merata tersebut, lalu pilih “load system A” kemudian ok. Maka “dialog traction” akan
terbuka, masukkan pada kolom Y-value = -2.2 t/m2. Lalu klik oke.

Gambar 8.9 Select

Gambar 8.10 Dialog traction

Gambar 8.11 Hasil Load System(A)


Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil
4. Menentukan material
Untuk menentukan data material adapun langkah – langkah yang dilakukan :

1. Klik tombol Material set .


2. Setelah itu akan muncul kotak dialog “material sets”.
3. Klik new maka akan mucul 3 tabset. Isikan nama lapisan “tanah asli” pada kolom
identification dan pilih undrained pada material type.

Gambar 8.12 Material Sets

4. Isikan ᵞd = 1.0372 kN/m2 , ᵞw = 1.4135kN/m2, kx = ky = 1 m/day. Lalu klik Next.

Gambar 8.13 Material set – tanah asli (General)


Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil
5. Pada tab parameters, isikan E = 3000kN/m2 ; v = 0.35 ; C = 20.6 ; ᵠ = 26.07.
Lalu klik next.

Gambar 8.14 Mohr-Coulomb- Tanah Asli (Parameter)

6. Kemudian pada interfaces, kolom permeability dipilih drain.

Gambar 8.15 Mohr-Coulomb- tanah asli (Interfaces)

7. Lalu oke. Kemudian akan muncul kembali kotak dialog material sets. Lalu pilih“new”.
8. Kemudian membuat material tanah timbunan, Isikan nama lapisan “ timbunan ” pada
kolom identification dan pilih drained pada material type.
Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil
9. Isikan ᵞd = 1.0372 kN/m2 , ᵞw = 1.4135 kN/m2, kx = ky = 1 m/day. Lalu klik Next.

Gambar 8.16 Mohr-Coulomb – timbunan (General)

10. Pada tab parameters, isikan E = 3000 kN/m2 ; v = 0.35 ; C = 47.9 ; ᵠ= 20.74.
Lalu klik next.

Gambar 8.17Mohr-Coulomb – timbunan (Parameters)


Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil
11. Kemudian pada interfaces, kolom permeability dipilih drain.

Gambar 8.18 Mohr-Coulomb – timbunan (Interfaces)

12. Lalu oke. Kemudian akan muncul kembali kotak dialog material sets. Lalu pilih“new”.
13. Kemudian membuat material turap, Isikan nama lapisan “turap” pada kolom
identification dan pilih non porous pada material type. Isikan ᵞd= 2.2kN/m2.

Gambar 8.19Mohr-Coulomb – turap (General)


Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil
14. Kemudian pilih tab parameters, isikan E = 3000 kN/m2 ; v = 0.35 ; C = 47.9 ; ᵠ= 20.74.
Lalu klik next.

Gambar 8.20 Mohr-Coulomb – turap (Parameters)

15. Pada tab interfaces, biarkan apa adanya. Lalu oke.

Gambar 8.21 Mohr-Coulomb – turap (Interfaces)

16. Kemudian akan muncul kotak dialog material “soil & interfaces” diganti
dengan“beams”. Lalu pilih new.
Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil
17. Pada kolom identification diisikan dengan “diaphragm”, kemudian pada kolom
propertie sisikan EA = 7500000 kN/m2, EI = 1000000 kN/m2, w = 10 kN/m/m. Lalu
klik oke.

Gambar 8.22 Beam properties


18. Klik pada nama material kemudian masukkan material lapisan tanah dengan cara
mendrag material, lalu lepaskan saat sampai pada daerah yang akan diberi material
lapisan. Maka hasilnya akan tampak seperti gambar berikut:

Gambar 8.23 Hasil Material set


Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil
5. Mesh Generation
Setelah input data kemudian dilakukan meshing yaitu membagi elemen dengan cara :

1. Klik icon Generate Mesh .


2. Kemudian akan muncul jendela baru, lalu klik update.
3. Lalu klik Initial condition.

Gambar 8.24 Generate Mesh

6. Initial Condition
Sebelum melakukan calculation, kondisi areal terlebih dahulu kita definisikan, kondisi awal
terdiri dari :ground water, geometrid dan tegangan efektif.

1. Klik initial condition .


2. Maka akan muncul kotak dialog. Lalu pilih oke.

Gambar 8.25 Water weight

3. Maka akan muncul jendela baru, ubah keadaan tanah menjadi tanah pasir kering dengan

cara klik sebelah kanan pada icon .


Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil
4. Setelah itu non-aktifkan dinding turap dan tanah timbunan.

Gambar 8.26 Hasil non-aktif

5. Klik icon generate , lalu akan muncul kotak dialog seperti gambar dibawah,
kemudian pilih oke

Gambar 8.27 KO-procedure

6. Kemudian akan muncul jendela baru, lalu pilih update.

Gambar 8.28 Generate


Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil

7. Kemudian klik calculate . Kemudian di save as,lalu pilih ok.

Gambar 8.29 Plaxis 8.2 Input (Save as)

Gambar 8.30 Save As

Gambar 8.31 Calculate


Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil
7. Plaxis calculation
Plaxis calculation berisi phase untuk mengeksekusi kalkulasi, yang digunakan untuk
mensimulasikan penurunan dinding penahan tanah. Penurunan yang telah ditentukan tadi
berfungsi untuk mengidentifikasi dinding penahan tanah. Adapun langkah – langkah untuk
mendefinisikan kalkulasi :
1. Pada tabset general pilih plastic pada calculation type, untuk proses pembebanan
pilih“load adv. Ultimate level”.
2. Klik next atau langsung pilih parameters.
3. Isikan 100 pada control parameters additional step, lalu pilih “stage construction” pada
kolom loading input.
4. Kemudian klik define, setelah itu aktifkan kembali dinding turap dan tanah timbunan
dengan cara diklik.

Gambar 8.32 Calculations phase 1

5. Klik next, pada tab general ganti nama Phase 2 menjadi SF. Pilih manual control pada
calculation type.
6. Pilih tab multipliers, masukkan angka 0.1 pada kolom Msf.
Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil

Gambar 8.33 Calculations Phase 2 (General)

Gambar 8.34 Calculations phase 2 (Parameters)


Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil

Gambar 8.35 Calculations (multiplers)

7. Setelah itu klik select point sebagai sampel untuk menganalisa sebelum melakukan
kalkulasi.

8. Setelah itu akan muncul jendela baru, lalu berikan titik yang akan ditinjau. Lalu pilih
update.

Gambar 4.36 Select Point

9. Lalu masuk kalkulasi, klik icon calculate . Kalkulasi sukses dilakukan


apabila tidak ada peringatan atau no error pada jendela info kalkulasi nilai force y
menunjukkan dari penurunan yang bekerja.
Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil

Gambar 8.37 Hasil Calculations


8. Output calculation
 Klik pada fase hitungan yang terakhir
 Lalu klik tombol output

Gambar 8.38 Deformed Mesh

 Pada toolbar stresses pilih effective stresses untuk melihat tegangan yang terjadi.
Candrika D A (07490) Aplikasi Software Teknik Sipil

Gambar 8.39 Total Stresses

 Table hasil effective stress

Gambar 8.40 Tabel Effective Stress