Anda di halaman 1dari 7

TABEL 1.

MATRIKS STRATEGI DAN TEKNIK MANAJEMEN LALU LINTAS PADA STA 0 + 000

Strategi Manajemen Lalu


No. Teknik Ada Tidak Ada
Lintas
1 Manajemen Kapasitas a. Penggunaan Kapasitas dan Ruas Jalan Selektif Mungkin 
b. Pergerakan Lalu Lintas Lancar Diprioritaskan 
c. Pemisahan Jenis Kendaraam 
d. Pengendalian Parkir di Pinggir Jalan 
e. Pengendalian Pedagang Kaki Lima 
f. Pelebaran Jalan 
g. Arus Pasang Surut 
h. Koordinasi Lampu Lalu Lintas (Area Traffic Control System ) 
Manajemen Permintaan
2 SISTEM SATU ARAH (SSA)
(Pembatasan Lalu Lintas)
KEBIJAKAN PAKIR
A. Tarif Parkir 
B. Pembatasan Ruang Parkir 

PENUTUPAN JALAN
A. Pengalihan Lalu Lintas 

KAWASAN LALU LINTAS TERBATAS


A. Pengendalian Jumlah Penumpang 
B. Nomor Ganjil Genap 

PAJAK JALAN
A. Biaya Untuk Memasuki Kawasan Tertentu 
B. Kebijaksanaan Pajak Kendaraan Bermotor 
C. Kebijaksanaan Pajak Bahan Bakar 

PEMBATASAN FISIK
A. Keharusan Memiliki Garasi Bagi Pemilik Kendaraan 
B. Portal Di Daerah Pemukiman 
3 Manajemen Prioritas PRIORITAS BUS
1) Lajur Khusus Bus 
2) Jalan Khusus Bus 
3) Prioritas di Persimpangan 

LALU LINTAS BARANG


1) Akses Barang 
2) Parkir dan Bongkar Muat 
3) Lintasan Barang Strategis / Khusus 
4) Pembatasan Waktu 
5) Pembatasan Area 

PRORITAS KEPADA PEJALAN KAKI/PESEPEDA


1) Jalur Khusus Sepeda / Pejalan Kaki 
2) Jalur KhususKendaraan Tidak bermotor 
TABEL 2. MATRIKS STRATEGI DAN TEKNIK MANAJEMEN LALU LINTAS PADA STA 0 + 100

Strategi Manajemen Lalu


No. Teknik Ada Tidak Ada
Lintas
1 Manajemen Kapasitas a. Penggunaan Kapasitas dan Ruas Jalan Selektif Mungkin 
b. Pergerakan Lalu Lintas Lancar Diprioritaskan 
c. Pemisahan Jenis Kendaraam 
d. Pengendalian Parkir di Pinggir Jalan 
e. Pengendalian Pedagang Kaki Lima 
f. Pelebaran Jalan 
g. Arus Pasang Surut 
h. Koordinasi Lampu Lalu Lintas (Area Traffic Control System ) 
Manajemen Permintaan
2 SISTEM SATU ARAH (SSA)
(Pembatasan Lalu Lintas)
KEBIJAKAN PAKIR
A. Tarif Parkir 
B. Pembatasan Ruang Parkir 

PENUTUPAN JALAN
A. Pengalihan Lalu Lintas 

KAWASAN LALU LINTAS TERBATAS


A. Pengendalian Jumlah Penumpang 
B. Nomor Ganjil Genap 

PAJAK JALAN
A. Biaya Untuk Memasuli Kawasan Tertentu 
B. Kebijaksanaan Pajak Kendaraan Bermotor 
C. Kebijaksanaan Pajak Bahan Bakar 

PEMBATASAN FISIK
A. Keharusan Memiliki Garasi Bagi Pemilik Kendaraan 
B. Portal Di Daerah Pemukiman 
3 Manajemen Prioritas PRIORITAS BUS
1) Lajur Khusus Bus 
2) Jalan Khusus Bus 
3) Prioritas di Persimpangan 

LALU LINTAS BARANG


1) Akses Barang 
2) Parkir dan Bongkar Muat 
3) Lintasan Barang Strategis / Khusus 
4) Pembatasan Waktu 
5) Pembatasan Area 

PRORITAS KEPADA PEJALAN KAKI/PESEPEDA


1) Jalur Khusus Sepeda / Pejalan Kaki 
2) Jalur KhususKendaraan Tidak bermotor 
TABEL 3. MATRIKS STRATEGI DAN TEKNIK MANAJEMEN LALU LINTAS PADA STA 0 + 200

Strategi Manajemen Lalu


No. Teknik Ada Tidak Ada
Lintas
1 Manajemen Kapasitas a. Penggunaan Kapasitas dan Ruas Jalan Selektif Mungkin 
b. Pergerakan Lalu Lintas Lancar Diprioritaskan 
c. Pemisahan Jenis Kendaraam 
d. Pengendalian Parkir di Pinggir Jalan 
e. Pengendalian Pedagang Kaki Lima 
f. Pelebaran Jalan 
g. Arus Pasang Surut 
h. Koordinasi Lampu Lalu Lintas (Area Traffic Control System ) 
Manajemen Permintaan
2 SISTEM SATU ARAH (SSA)
(Pembatasan Lalu Lintas)
KEBIJAKAN PAKIR
A. Tarif Parkir 
B. Pembatasan Ruang Parkir 

PENUTUPAN JALAN
A. Pengalihan Lalu Lintas 

KAWASAN LALU LINTAS TERBATAS


A. Pengendalian Jumlah Penumpang 
B. Nomor Ganjil Genap 

PAJAK JALAN
A. Biaya Untuk Memasuli Kawasan Tertentu 
B. Kebijaksanaan Pajak Kendaraan Bermotor 
C. Kebijaksanaan Pajak Bahan Bakar 

PEMBATASAN FISIK
A. Keharusan Memiliki Garasi Bagi Pemilik Kendaraan 
B. Portal Di Daerah Pemukiman 
3 Manajemen Prioritas PRIORITAS BUS
1) Lajur Khusus Bus 
2) Jalan Khusus Bus 
3) Prioritas di Persimpangan 

LALU LINTAS BARANG


1) Akses Barang 
2) Parkir dan Bongkar Muat 
3) Lintasan Barang Strategis / Khusus 
4) Pembatasan Waktu 
5) Pembatasan Area 

PRORITAS KEPADA PEJALAN KAKI/PESEPEDA


1) Jalur Khusus Sepeda / Pejalan Kaki 
2) Jalur KhususKendaraan Tidak bermotor 
TABEL 4. MATRIKS STRATEGI DAN TEKNIK MANAJEMEN LALU LINTAS PADA STA 0 + 300

Strategi Manajemen Lalu


No. Teknik Ada Tidak Ada
Lintas
1 Manajemen Kapasitas a. Penggunaan Kapasitas dan Ruas Jalan Selektif Mungkin 
b. Pergerakan Lalu Lintas Lancar Diprioritaskan 
c. Pemisahan Jenis Kendaraam 
d. Pengendalian Parkir di Pinggir Jalan 
e. Pengendalian Pedagang Kaki Lima 
f. Pelebaran Jalan 
g. Arus Pasang Surut 
h. Koordinasi Lampu Lalu Lintas (Area Traffic Control System ) 
Manajemen Permintaan
2 SISTEM SATU ARAH (SSA)
(Pembatasan Lalu Lintas)
KEBIJAKAN PAKIR
A. Tarif Parkir 
B. Pembatasan Ruang Parkir 

PENUTUPAN JALAN
A. Pengalihan Lalu Lintas 

KAWASAN LALU LINTAS TERBATAS


A. Pengendalian Jumlah Penumpang 
B. Nomor Ganjil Genap 

PAJAK JALAN
A. Biaya Untuk Memasuli Kawasan Tertentu 
B. Kebijaksanaan Pajak Kendaraan Bermotor 
C. Kebijaksanaan Pajak Bahan Bakar 

PEMBATASAN FISIK
A. Keharusan Memiliki Garasi Bagi Pemilik Kendaraan 
B. Portal Di Daerah Pemukiman 
3 Manajemen Prioritas PRIORITAS BUS
1) Lajur Khusus Bus 
2) Jalan Khusus Bus 
3) Prioritas di Persimpangan 

LALU LINTAS BARANG


1) Akses Barang 
2) Parkir dan Bongkar Muat 
3) Lintasan Barang Strategis / Khusus 
4) Pembatasan Waktu 
5) Pembatasan Area 

PRORITAS KEPADA PEJALAN KAKI/PESEPEDA


1) Jalur Khusus Sepeda / Pejalan Kaki 
2) Jalur KhususKendaraan Tidak bermotor 
TABEL 5. MATRIKS STRATEGI DAN TEKNIK MANAJEMEN LALU LINTAS PADA STA 0 + 400

Strategi Manajemen Lalu


No. Teknik Ada Tidak Ada
Lintas
1 Manajemen Kapasitas a. Penggunaan Kapasitas dan Ruas Jalan Selektif Mungkin 
b. Pergerakan Lalu Lintas Lancar Diprioritaskan 
c. Pemisahan Jenis Kendaraam 
d. Pengendalian Parkir di Pinggir Jalan 
e. Pengendalian Pedagang Kaki Lima 
f. Pelebaran Jalan 
g. Arus Pasang Surut 
h. Koordinasi Lampu Lalu Lintas (Area Traffic Control System ) 
Manajemen Permintaan
2 SISTEM SATU ARAH (SSA)
(Pembatasan Lalu Lintas)
KEBIJAKAN PAKIR
A. Tarif Parkir 
B. Pembatasan Ruang Parkir 

PENUTUPAN JALAN
A. Pengalihan Lalu Lintas 

KAWASAN LALU LINTAS TERBATAS


A. Pengendalian Jumlah Penumpang 
B. Nomor Ganjil Genap 

PAJAK JALAN
A. Biaya Untuk Memasuli Kawasan Tertentu 
B. Kebijaksanaan Pajak Kendaraan Bermotor 
C. Kebijaksanaan Pajak Bahan Bakar 

PEMBATASAN FISIK
A. Keharusan Memiliki Garasi Bagi Pemilik Kendaraan 
B. Portal Di Daerah Pemukiman 
3 Manajemen Prioritas PRIORITAS BUS
1) Lajur Khusus Bus 
2) Jalan Khusus Bus 
3) Prioritas di Persimpangan 

LALU LINTAS BARANG


1) Akses Barang 
2) Parkir dan Bongkar Muat 
3) Lintasan Barang Strategis / Khusus 
4) Pembatasan Waktu 
5) Pembatasan Area 

PRORITAS KEPADA PEJALAN KAKI/PESEPEDA


1) Jalur Khusus Sepeda / Pejalan Kaki 
2) Jalur KhususKendaraan Tidak bermotor 
TABEL 6. MATRIKS STRATEGI DAN TEKNIK MANAJEMEN LALU LINTAS PADA STA 0 + 500

Strategi Manajemen Lalu


No. Teknik Ada Tidak Ada
Lintas
1 Manajemen Kapasitas a. Penggunaan Kapasitas dan Ruas Jalan Selektif Mungkin 
b. Pergerakan Lalu Lintas Lancar Diprioritaskan 
c. Pemisahan Jenis Kendaraam 
d. Pengendalian Parkir di Pinggir Jalan 
e. Pengendalian Pedagang Kaki Lima 
f. Pelebaran Jalan 
g. Arus Pasang Surut 
h. Koordinasi Lampu Lalu Lintas (Area Traffic Control System ) 
Manajemen Permintaan
2 SISTEM SATU ARAH (SSA)
(Pembatasan Lalu Lintas)
KEBIJAKAN PAKIR
A. Tarif Parkir 
B. Pembatasan Ruang Parkir 

PENUTUPAN JALAN
A. Pengalihan Lalu Lintas 

KAWASAN LALU LINTAS TERBATAS


A. Pengendalian Jumlah Penumpang 
B. Nomor Ganjil Genap 

PAJAK JALAN
A. Biaya Untuk Memasuli Kawasan Tertentu 
B. Kebijaksanaan Pajak Kendaraan Bermotor 
C. Kebijaksanaan Pajak Bahan Bakar 

PEMBATASAN FISIK
A. Keharusan Memiliki Garasi Bagi Pemilik Kendaraan 
B. Portal Di Daerah Pemukiman 
3 Manajemen Prioritas PRIORITAS BUS
1) Lajur Khusus Bus 
2) Jalan Khusus Bus 
3) Prioritas di Persimpangan 

LALU LINTAS BARANG


1) Akses Barang 
2) Parkir dan Bongkar Muat 
3) Lintasan Barang Strategis / Khusus 
4) Pembatasan Waktu 
5) Pembatasan Area 

PRORITAS KEPADA PEJALAN KAKI/PESEPEDA


1) Jalur Khusus Sepeda / Pejalan Kaki 
2) Jalur KhususKendaraan Tidak bermotor 