Anda di halaman 1dari 2

Pasar persaingan murni

Profit maksimum pada tingkat dimana MR=MC,

Untuk mencapai keseimbangan jangka pendek ada dua cara yaitu :

1. Perusahaan berusaha untuk berproduksi atau beroprasi sampai batas MC=MR, dengan tujuan
mendapatkan laba maksimum. MC (Marginal Cost), dan MR (Marginal Revenue)
2. Perusahaan berproduksi atau beroprasi sampai batas AVC = MR, dengan tujuan meminimumkan
kerugian. Kerugian yang diderita adalah sebesar Q kali AFC

Untuk mencapai keseimbangan jangka panjang ada tiga cara yaitu :

1. Perusahaan harus beroperasi atau berproduksi sebaik mungkin dengan tujuan agar dapat
beroperasi dengan optimal. Tetap diusahakan beroperasi pada saat MR=AR=P utuk itu perrlu
diusahakan biaya marjinal jangka panjang mendekai biaya marjinal jangka pendek (SMC=LMC)
2. Perusahaan jangan sampai mengalami kerugian yang membuat usaha berhenti. Hal ini
diusahakan perusahaan dapat mengganti berbagai peralatan produksi yang sudah tidak layak,
namun diusahakan agar biaya rata-rata perunit jangan samapai melebihi harga jual ATC=P
3. Mencari alternatif usaha baru, dengan tujuan agar dapat menikmati keuntungan optimal dalam
jangka pendek selanjutnya. Karena usaha yang dijalankan saat ini sudah tidak mungkin lagi
menghasilkan laba ekonomi.

Titik Gulung Tikar (shut-down point)

Hal ini terjadi apabila harga output (P) sama dengan biaya variable rata – rata (AVC). Pada kondisi ini
apabila perusahaan terus beroprasi atau berproduksi dan dapat menjual semuat output yang dihasilkan,
maka produsen tersebut akan rugi sebesar biaya tetapnya. Kerugian sebesar biaya tetap itu juga dialami
oleh produsen tersebut tidak beroperasi. Apabila harga output lebih kecil daripada variable rata – rata
(AVC), maka produsen tersebut lebih baik menutup usahanya karena apabila ia menutup usahanya,
maka ia rugi sebesar biaya tetapnya saja. Sedangkan apabila ia meneruskan usahanya, maka ia akan rugi
sebesar biaya tetap ditambah dengan sebesar biaya variable, yaitu selisih biaya variable rata-rata
dengan harga output. Dengan demikian kurva permintaan seorang produsen yang beroprasi pada
persaingan sempurna adalah kurva MC yang terletak sebelah atas kurva AVC dan mempunyai
kemiringan (Slope) yang positif.

Kerugian Minimum

Kerugian minimum bagi seorang produsen yang beroperasi atau berproduksi pada persaingan sempurna
di capai apabila di penuhi kondisi sebagai berikut :

1. Harga Output (P) sama dengan penerimaan marginal (MR) sama dengan biaya marginal (MC)
atau secara matematis dapat ditulis : P=MR=MC
2. Kemiringan kurva permintaan marginal ( slope MR) lebih kecil dari pada kemiringan kurva biaya
marginal (slope MC).

Kurva penawaran individual perusahaan pesaing murni adalah kurva MC yang menanjak, yang dimulau
dari titik terendah AVC. Jika MC > AVC, artinya perusahaan mengeluarkan tambahan biaya lebih besar
dari tambahan biaya variabel rata-rata. Dalam hal ini perusahaan akan menghentikan produksi karena
kerugian lebih besar bila ia tetap terus berproduksi. Bila menghentikan produksi ia hanya menanggung
kerugian sebesar biaya tetap saja.

Anda mungkin juga menyukai