Anda di halaman 1dari 5

Belajar Menulis Rumah Membaca

Materi 2

Kata Depan (Preposisi)

Preposisi adalah kata depan yang


menghubungkan satu kata dengan kata yang
lain. Preposisi bisa berbentuk satu kata
seperti: di, ke, atau berbentuk gabungan kata
seperti: bersama, sampai dengan, dan lain-
lain. Biasanya preposisi ini terletak di depan
kata benda dan menggabungkan kata dengan
kata benda yang lain. Karena itu, preposisi
berbeda dengan imbuhan “ke/di” yang juga
hanya melekat pada kata kerja dan benda.

A. Contoh preposisi “di/ke”:

Ke sekolah
Ke pasar
Di rumah
Di kemudian hari
Ke sana
Ke sini
Di sini
Ke mana-mana
Ke dalam
Ke luar ( jika “luar” yang dimaksud adalah
tempat atau tujuan)

A’yat Khalili
Belajar Menulis Rumah Membaca

B. Contoh imbuhan “di/ke”:

Dicintai
Disayani
Dirindukan
Kedua
Keseribu
Ketua
Keluar (Jika luar yang dimaksud adalah
sebagai kata kerja. Contoh: dia baru saja
keluar).

Pembagian Preposisi

Secara umum, preposisi digolongkan ke


dalam 4 bagian yang penulisannya harus
dipisah dari kata yang diikutinya, antara lain:

1. Kata depan yang menunjukkan tempat


seperti: di, ke , dari. Harus dipisah dari
kata yang diikuti, contoh: di Jakarta,
ke mall, dari dalam, dari Jawa, dsb.

2. Kata depan yang menunjukkan tempat,


seperti: hingga, hampir. Penulisannya
harus dipisah, contoh: hampir tiba,
hingga sekarang, dsb.

A’yat Khalili
Belajar Menulis Rumah Membaca

3. Kata depan yang menunjukkan tujuan,


seperti: guna, untuk, buat.
Penulisannya harus dipisah, contoh:
guna menciptakan suasana sehat, dsb.

4. Kata yang menunjukkan sebab,


seperti: atas, demi. Penulisannya harus
dipisah, contoh: demi cinta, atas nama
cinta, dsb.

Catatan:

Ada banyak penulis, entah pemula atau pun


senior, yang kurang memahami dan mengerti
soal preposisi, teruatama terkait dengan
penulisan “di/ke”, yang disamakan dengan
imbuhan, padahal maksud dan fungsinya
sangat berbeda. Paling tidak bisa melihat ciri-
ciri berikut ini:

1. Apabila “di/ke” menunjukkan tempat,


maka harus dipisah, contoh: di dalam,
di luar, di atas, di dapur, ke dalam, ke
luar, ke rumah, dsb.

A’yat Khalili
Belajar Menulis Rumah Membaca

2. Apabila “ke/di” menunjukkan waktu,


arah dan tujuan, contoh: di esok hari,
ke barat, ke timur, ke esok hari, dsb.

Akan tetapi, masih ada pengecualian seperti


“kemari” yang tidak penulisannya tidak boleh
dipisah. Karena kata yang diikuti “ke”, bukan
kata yang menunjukkan tempat atau waktu,
melainkan ajakan.

Begitu juga, dengan kata “kepada” dan


“daripada” tidak dipisah. Dan keduanya juga
sudah lazim digunakan dengan bentuk
penulisan seperti itu.

Pemendekan, Penggantian
dan Penghapusan Preposisi

Pada dasarnya, preposisi juga bisa dihapus


atau dibuang dalam rangka memadatkan
kalimat atau menjadikan kalimat lebih efektif.
Berikut ini contohnya:

1. Rangga pergi ke pesta di mana Cinta


ulang tahun hari ini.

Bisa dipendekkan begini:

A’yat Khalili
Belajar Menulis Rumah Membaca

Rangga pergi ke pesta tempat Cinta


ulang tahun hari ini.

2. Rendra membacakan puisinya yang


mana dianggap sebagai kritik tajam
kepada pemerintah.

Bisa diubah begini:

Rendra membacakan puisinya yang


dianggap kritik tajam kepada
pemerintah.

Sekian

Salam kreatif

A’yat Khalili