Anda di halaman 1dari 2

3.

Anak Kecil di bawah usia baligh tidak diwajibkan berpuasa, Tuhan kami, janganlah engkau hukum kami jika kami
tetapi dianjurkan untuk dibiasakan berpuasa. lupa atau kami bersalah”. (QS. 2:286).
4. Orang Gila tidak wajib berpuasa dan tidak dituntut untuk “Dan tiada dosa atasmu terhadap yang kamu
mengganti puasa dengan memberi makan, walaupun sudah baligh. khilaf padanya, tetapi (yang ada dosanya) adalah yang
Begitupula orang yang kurang akalnya dan orang pikun. disengaja dihatimu”. (QS. 33:5).
5. Orang yang sudah tidak mampu untuk berpuasa disebabkan 2. Jika orang yang sedang berpuasa, makan dan
penyakit, usia lanjut, sebagai penganti puasa ia harus memberi minum karena ia yakin bahwa matahari telah
makan untuk setiap hari satu orang miskin (membayar fidyah). terbenam, maka puasanya tidak batal; dan tidak batal
6. Bagi orang yang sakit dan penyakitnya masih ada pula puasa orang yang makan dan minum karena
kemungkinan untuk dapat disembuhkan, jika ia merasa berat untuk yakin bahwa fajar belum terbit (padahal yang
menjalankan puasa, maka dibolehkan baginya tidak berpuasa, sebenarnya waktu sahur telah habis).
tetapi harus mengqadha’nya sewaktu sembuh. 3. Jika orang yang sedang berpuasa berkumur-
7. Wanita yang sedang hamil atau sedang menyusui jika kumur, lalu sebagian air masuk kedalam
dengan puasa ia merasa khawatir terhadap kesehatan dirinya dan tenggorokkannya tanpa sengaja, maka puasanya tidak
anaknya, maka dibolehkan tidak berpuasa dan kemudian batal. Dan tidak batal puasa seseorang yang ketika
Berikut ini adalah petunjuk singkat mengenai Puasa yang meliputi: mengqadha’nya di hari yang lain. tidur bermimpi (hingga keluar mani), karena tidak ada
Segi Hukumnya, golongan manusia dalam soal puasa, hal-hal yang 8. Wanita yang sedang dalam keadaan haidh atau dalam nash yang menyatakan hal tersebut batal.
membatalkan puasa dan beberapa keutamaannya. nifas, tidak boleh berpuasa dan harus mengqadha’nya pada hari
_Puasa adalah ibadah yang dilaksanakan dengan jalan yang lain. Hal-hal yang membatalkan puasa
meninggalkan segala yang menyebabkan batalnya puasa sejak 9. Orang yang berbuka puasa karena hendak menyelamatkan 1. Melakukan jima’ (hubungan intim suami isteri)
terbit fajar hingga terbenam matahari. orang yang hampir tenggelam atau terbakar, maka ia mengqadha’ pada siang hari Ramadhan bagi yang sedang
_Puasa Ramadhan merupakan salah satu rukun Islam yang puasa yang ditinggalkan itu pada hari yang lain. berpuasa, maka wajib mengqadha’ puasanya dan
agung, sebagaimana sabda Nabi‫ﷺ‬, “Islam itu didirikan di atas lima 10. Bagi musafir, boleh memilih antar berpuasa dan tidak bayar kafaroh mughalazhah (denda berat) yaitu
perkara; Bersaksi tiada sesembahan yang hak melainkan Allah dan berpuasa. Jika memilih tidak berpuasa, maka ia harus dengan memerdekakan seorang hamba sahaya. Jika
Bersaksi bahwa Muhammad itu utusan Allah, Mendirikan Shalat, mengqadha’nya di hari yang lain. Hal ini berlaku bagi musafir tidak mendapatkan hamba sahaya maka wajib baginya
Mengeluarkan Zakat, puasa Ramadhan dan Berhaji ke Baitullah”. sementara, seperti bepergian untuk melaksanakan umrah, atau berpuasa selama dua bulan berturut-turut dan jika
(Muttafaqqun’alaih). musafir tetap, seperti supir truk dan bus (luar kota), maka bagi tidak mampu, maka ia berkewajiban memberi makan
mereka boleh tidak berpuasa selama mereka tidak di daerah enam puluh orang miskin.
Golongan Manusia dalam Berpuasa. (negeri) orang lain dan harus mengqadha’nya. 2. Mengeluarkan air mani dengan cara onani atau
1. Puasa diwajibkan kepada setiap muslim, baligh, mampu dan masturbasi, mencuci, memeluk, merangkul dll.
bukan dalam keadaan musafir (bepergian). Beberapa Rukhshoh yang tidak membatalkan puasa 3. Makan minum atau menghisap sesuatu, baik
2. Orang Kafir tidak diwajibkan berpuasa dan jika ia masuk 1. Jika seseorang melakukan sesuatu perbuatan yang yang bermanfaat atau yang berbahaya seperti rokok.
Islam tidak wajib mengqadha’ (mengganti) puasa yang membatalkan puasa disebabkan lupa atau tidak mengerti ataupun
ditinggalkannya selama belum masuk Islam. tidak sengaja, maka puasanya tidak batal. Berdasarkan ayat, “Ya
4. Menyuntikan obat yang dapat mengenyangkan 7. Orang yang sedang berpuasa diperbolehkan membasahi kecuali puasa. Firmal Allah dalam Hadits qudsi, “…Kecuali puasa,
dan menahan rasa lapar, karena melakukan itu berarti bibir dengan air bila teras kering dan juga diperbolehkan berkumur- sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan
sama dengan minum. Sedangkan menyuntikan obat kumur dengan syarat tidak tertelan.

yang tidak mengenyangkan maka tidak membatalkan puasa, 8. Disunnahkan mengakhirkan sahur, hingga menjelang fajar mengganjarnya, ia menahan nafsu dan makan karena-
walaupun disuntikan pada otot atau urat nadi, baik terasa dan segera berbuka setelah matahari terbenam (Maghrib). Ku”. (HR. Muslim).
dikeronggkongan atau tidak. Diutamakan berbuka dengan kurma ruthob (kurma masak), jika “Sesungguhnya puasa dan bacaan Al quran
5. Keluar darah haidh dan nifas. tidak ada ruthob boleh dengan kurma yang lain dan jika tidak ada memberi syafa’at kepada pelakunya pada hari kiamat.
6. Megeluarkan darah dengan jalan hijamah (bekam) atau kurma, bisa berbuka dengan apa saja yang halal atau dengan air Puasa berkata, “Ya Tuhanku aku telah menahan hasrat
yang serupa. Sedangkan keluar darah dengan sendirinya atau minum apabila tidak menjumpai makanan. makan dan syahwatnya, maka berilah aku izin untuk
dengan mencabut gigi dan yang semisalnya, tidak membatalkan 9. Orang yang sedang berpuasa dianjurkan untuk memberikan syafa’at kepadanya. Berkata pula Al quran,
puasa, karena hal tersebut tidak termasuk dalam pengertian memperbanyak amalan sunnah seperti shalat sunnah, membaca “Wahai Tuhanku, aku telah menghalanginya dari tidur
hijamah. Al quran berdzikir dan bershodaqoh. untuk qiyamullail, maka berilah aku izin untuk
7. Muntah disengaja atau dibuat-buat,, tetapi jika muntah 10. Bagi yang sedang berpuasa tetap diharuskan menjaga memberikan syafa’at kepadanya. Nabi Bersabda, “maka
tanpa disengaja maka tidak batal puasanya. dan mengamalkan kewajiban-kewajiban yang lain serta manjauhi keduanya diberikan izin untuk memberi syafa’at”. (HR.
8. Taransfusi darah sebagai pengganti darah yang keluar, perbuatan-perbuatan haram. Hendaknya ia menjaga shalat dengan Ahmad).
seperti seseorang yang sedang berpuasa terluka (kecelakaan) menjalankan tepat pada waktunya dan berjamaah di masjid bagi Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam
yang mengakibatkan keluarnya darah. kaum pria. semoga senantiasa terlimpahkan kepada Nabi
11. Hendaknya selalu menjauhkan diri dari perbuatan- Muhammad‫ﷺ‬, beserta para keluarga dan sahabtanya
Beberapa petunjuk berkenaan dengan Masalah Puasa perbuatan tercala yang dapat menghapus pahala puasa seperti; serta orang-orang yang teguh mengikutinya sampai
1. Seseorang yang dalam keadaan junub tetap harus berniat berdusta, berbuat curang, menipu, riba/rentenir, berbicara yang akhir zaman. Aamiin Ya Rabbal’alamin.
puasa, meskipun ia mandi janabah (bersih) setelah terbit fajar haram dan sebagainya.
(shubuh). Nabi‫ ﷺ‬bersabda, “barang siapa tidak meninglkan perbuatan Sumber; Brosur tentang Puasa Ramadhan,
2. Wanita yang suci dari hadih sebalum tiba fajar (bulan sia-sia (palsu), perbuatan tak berguna dan kebodohan maka Allah Syaikh Muhammadbin Shalih al-Utsaimin, rahimahullah.
Ramadhan), maka wajib berpuasa walaupun ia mandi janabah tidak butuh terhadap puasanya (berupa) meninggalkan makan dan Buletin Dakwah An-Nur, Penulis, Abu Abdillah Dzahabi,
setelah terbit fajar. minumnya”. (Muttafaqun ’alaih). Yayasan Al Sofwa Jakarta Selatan).
3. Seseorang yang sedang berpuasa dibolehkan mencabut
gigi, mengobati luka atau menggunakan obat tetes mata/telinga. Keutamaan Puasa Ramadhan
4. Diperbolehkan bagi yang sedang berpuasa untuk bersiwak Dengan puasa Ramadhan Allah mengampuni dosa orang
baik di waktu pagi maupun siang hari, bahkan itu termasuk sunnah yang berpuasa dan memaafkan semua kesalahannya, Nabi‫ﷺ‬
Nabi‫ﷺ‬. bersabda, “Barang siapa berpuasa di bulan Ramadhan karena
5. Untuk mengurangi rasa panas dan dahaga diperbolehkan iman dan mengharap pahala dari Allah, maka Allah mengampuni
mengunakan AC atau air dingin untuk membasahi kepala. dosanya yang telah lalu”. (HR. Bukhari dan Muslim).
6. Bagi penderita sesak napas meskipun sedang berpuasa Puasa Ramadhan tak terhingga pahalanya, karena orang
diperbolehkan menyemprot mulut dengan sesuatu (berupa yang berpuasa akan mendapatkan pahala tanpa batas. Setiap
udara/gas) yang dapat melonggarkan pernapasan. muslim, amalannya akan diganjar sebesar 10 hingga 700 kali lipat,