Anda di halaman 1dari 2

STANDAR OPERATIONAL PROSEDUR NASOGASTRIC TUBE (NGT)

Nama Mahasiswa : Risdayanti Br Banurea


Nim : P07520217039
Dosen Penguji : Risma D. Manurung, S.Kep, Ns, M.biomed

NO NILAI
KOMPONEN YA TIDAK
1. Pengertian
Memasang selang atau pipa khusus melalui saluran pencernaan atas secara
langsung yang berakhir di lambung
2. Tujuan
1. Memasukkan makanan dan obat pasien yang tidak bisa makan melalui
melalui mulut
2. Mencegah distensi gaster
3. Melakukan bilas lambung
4. Mengambil spesimen asam lambung untuk diperiksa di labolatorium
3. Indikasi
1. Pasien yang tidak dapat makan melalui mulut
2. Pasien yang ileus atau perionitas trauma abdomen
3. Pasien perdarahan lambung atau bilas lambung
4. Kontraindikasi
1. Pasien dengan massa/ tumor dan struktur di rongga hidung atau
esofagus
2. Pada pasien dengan riwayat cedera kepala dengan fraktur basis
cranium
5. Persiapan Pasien
A. FASE ORIENTASI
- Memberikan salam dan menyapa nama pasien
- Menjelaskan tujuan dan prosedur tindakan
- Menanyakan persetujuan dan kesiapan pasien
4 Persiapan Alat dan Bahan
B. TAHAP PRE INTERAKSI
- Selang NGT no 3,5/5/6/8
- KY Jelly
- Spuit 50 atau 100 cc
- Stetoskop
- Sepasang sarung tangan
- Bak instrumen : pinset anatomis (1buah) dan tongue spatel (1buah)
- Nierbeken
- Tissue
- Plester
- Gunting perban
- Pen light
- Korentang
- Handuk
- Kom berisi air
5. Prosedur Pelaksanaan
C. FASE KERJA
1. Berikan kesempatan pada klien atau keluarga untuk bertanya sebelum
kegiatan dimulai
2. Menanyakan keluhan dan kaji gejala spesifik yang ada pada klien
3. Jaga privacy klien
4. Membantu kilen untuk posisi semi fowler
5. Menyiapkan alat disamping tempat tidur klien dan memasang handuk
pada dada klien, meletakkan tissue, bengkok dan air minum pada
jangkauan anak
6. Mencuci tangan dan memasang sarung tangan
7. Menentukan lubang hidung mana yang akan dimasuki NGT dengan
cara menutup sebelah hidung yang lainnya
8. Mengukur panjang selang yang akan dmasukkan dengan
menggunakan metode tradisional : ukur jarak dari daun telinga bawah
ke puncak lubang hidung dan ke proesessus xipoideus di sternum
9. Memberi jelly pada selang sepanjang 10-20 cm
10. Memgingatkan klien bahwa selang akan segera dimasukkan dengam
posisi kepala ekstensi, masukkan selang melalui hidung yang telah
ditentukan
11. Memerintahkan klien untuk menundukkan kepala kedada (fleksi)
seelah selang melewati nasopharing dank lien dminta rileks sebentar
12. Menekankan perlunya bernafas dengan mulut dan menelan selama
prosedur belangsung
13. Memberikan air minum (dengan sendok/sedotan) jika perlu
mendorong selang sampai sepanjang yang diinginkan dengan memutar
pelan-pelan bersamaan dengan klien menelan
14. Tidak memaksakan selang masuk bila ada sumbatan, menghentikan
mendorong selang dan segera menarik selang, mengecek posisi selang
menggunakan tongue spatel dan pen light
15. Mengecek letak selang :
- Memasang kateter tip pada ujung selang NGT, memasang
stetoskop pada abdomen bagian kiri atas klien (gaster) kemudian
suntikkan 10-20 cc udara bersamaa dengan auskultasi abdomen
- Aspirasi pelan-pelan untuk mendapatkan cairan lambung
- Masukkan ujung selang ke dalam air yang berada dalam kom
16. Bersihkan selang dengan menggunakan tissue
17. Melepaskan sarung tangan
18. Fiksasi selang dengan plester
19. Merapikaan pasien
6. Dokumentasi dan Evaluasi
D. FASE TERMINASI
- Mengevaluasi hasil tindakan
- Beri reinforcement positif pada klien
- Berpamitan dengan pasien dan mengucapkan salam
- Bereskan alat dan cucitangan
- Mencatat kegiatan dalam lembar catatan keperawatan
Jumlah

Keterangan : 𝑗𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑛𝑖𝑙𝑎𝑖 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖 𝑑𝑎𝑝𝑎𝑡


Ya = Dilakukan Nilai = x100%
2𝑥 𝑗𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑎𝑠𝑝𝑒𝑘 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖𝑛𝑖𝑙𝑎𝑖
Tidak = Tidak Dilakukan
Nilai akhir :

Mahasiswa yang diuji Penguji

............................................ ...........................................
NIM. P07520217039 NIP.196908111993032001