Anda di halaman 1dari 3

Apabila TAUHID seseorang melenceng dari standar AL-QUR’AN Sesudah menjauhi hal yang umum dan menbudaya di masyarakat

dan AS-SUNNAH maka pasti dia terjerumus pada keSYIRIKan. dan bahkan dianggap ibadah yang sangat afdhal, bahwa pada hari-

Karena itu harus mengerti dan apa sebenarnya SYIRIK itu, agar
kita bisa terhindar dari bahaya dan malapetaka di dunia dan di akhirat. hari/bulan-bulan tertentu, misalnya Maulid (Rabiul Awal),
Para ulama’ mengatakan “Aku mengenali kejelekan bukan untuk menjelang Ramadhan, menjelang Lebaran (syawwal)
melakukannya, tetapi agar terhindar darinya”. Barang siapa yang tidak dan lain sebagainya, banyak orang yang mendatangi
bisa membedakan antara kebaikan dan kejelakan pasti terjerumus kuburan-kuburan kyai, orang-orang yang dianggap wali
pada kejelekan itu”. Untuk itu marilah kita mengenali apa SYIRIK itu atau kuburan orang Shalih. Mereka datang dari tempat
sebenarnya. yang cukup jauh dengan mencurahkan tenaga, waktu,
SYIRIK adalah mensejajarkan/menyamakan makhluk dan Al-Khaliq pikiran dan harta, Padahal Rasulullah‫ ﷺ‬telah bersabda,
(Allah‫ ) ﷻ‬dalam perkara-perkara yang merupakan hal khusus “Janganlah kalian mengadakan perjalanan jauh
(Istimewa) Allah‫ﷻ‬. (untuk beribadah) kecuali hanya ke tiga masjid:
Hak istimewa Allah‫ ﷻ‬banyak sekali, seperti Disembah, mencipta, Masjidil Haram, Masjidku ini (masjid Nabawi) dan
mengatur, memberikan manfaat dan mendatangkan mudharat, masjid Al-Aqsha”. (Mutafaqun ‘Alaihi)
“Dan (ingatlah), ketika Rabbmu mengeluarkan keturunan anak-anak menentukan baik dan buruk, membuat hukum dan undang-undang Dengan melakukan ritual ziarah ke kuburan-kuburan
Adam dari Sulbi mereka (seraya berfirman), “Bukankah Aku ini (syari’at) dan lainnya. wali/kyai dari tempat yang jauh, maka itu sudah
Rabbmu” Mereka menjawab, “Betul (Engkau Rabb kami), kami menjadi Secara umum jenis SYIRIK itu ada dua : SYIRIK Akbar (besar) dan merupakan suatu pelangaran terhadap konsekwensi
saksi“. (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari Kiamat kamu SYIRIK asghar (kecil). Perrbedaan antar SYIRIK Akbar dan SYIRIK hadits di atas.
tidak mengatakan, “Sesungguhnya kami (Bani Adam) adalah orang- asghar adalah : Kalau ternyata tujuan dari ziarah kubur ini menyimpang
orang yang lengah terhadap hal ini (keesaan Rabb)”. Atau agar kamu SYIRIK AKBAR dari tuntunan syari’at Islam yang suci ini seperti mencari
tidak mengatakan “Sesungguhnya orang-orang tua kami telah 1. Menghancurleburkan seluruh amal ibadah pelakunya. berkah, meminta-minta kepada penghuni kuburan itu,
menyekutukan Allah sejak dahulu, sedang kami ini anak-anak 2. Apabila dia meninggal dunia dalam keadaan berbuat SYIRIK atau mencari syafa’at, maka perbuatan itu jelas
keturunan yang (datang) sesudah mereka. Maka apabila Engkau AKBAR maka tidak dapat ampunan Allah‫ﷻ‬. merupakan SYIRIK AKBAR, apabila pelakunya tidak
membinasakan kami karena perbuatan orang-orang yang sesat 3. Pelakunya tergolong Murtad dari Islam. bertaubat hingga datang kematiannya, maka Allah‫ﷻ‬
4. Di akhirat kelak pelakunya akan kekal dalam Neraka selama- tidak mengampuninya dan dia kekal dalam neraka,
dahulu”. (QS. 7:172-173).
lamanya. semoga kita terhindar dari hal itu.
Ayat di atas menjelaskan, bahwa kebanyakan yang terjerumus ke SYIRIK ASGHAR Allah‫ ﷻ‬berfirman, “Sesungguhnya Allah tidak akan
dalam keSYIRIKan disebabkan oleh dua hal dan secara otomatis dia 1. Tidak merusak seluruh amal ibadah. mengampuni dosa SYIRIK, dan Dia mengampuni segala
telah melanggar perjanjian, ikrar dan persaksiannya sendriri terhadap 2. Pelakunya diampuni apabila Allah‫ ﷻ‬menghendakinya. dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang
keesaan Allah, dua hal tersebut adalah : 3. Pelakunya tidak tergolong Murtad dari Islam. dikehendakiNya”. (QS. 4:48).
1. Jahil dan lalai terhadap TAUHID dan SYIRIK. 4. Di akhirat kelak pelakunya tidak akan kekal dalam Neraka selama- B. Mencari Kesaktian lewat amalan, dzikir atau ritual
2. Taqlid buta pada adat istiadat dan kebiasaan nenek moyang. lamanya. tertentu.
Permasalahan SYIRIK bukanlah perkara yang remeh, sebab BEBERAPA FENOMENA SYIRIK Fenomena ritual seperti ini sudah berurat dan
kelurusan seseorang dalam berTAUHID dan ber AQIDAH menjadi A. Mencari berkah di kuburan wali, kyai dan selainnya. berakar, bahkan menjadi trend dalam masyarakat kita.
jaminan bagi keselamatannya di dunia dan akhirat. Dan yang terbelit dan terperangkap dalam lingkaran
syaiton ini mulai dari orang awam sampai para pejabat, itu sendiri, karena telah memalingkan tujuan suatu ibadah kepada Ketika bambu kuning atau potongan tulisan arab yang maknanya
rakyat jelata samapai orang berpangkat. Bahkan selain Allah‫ﷻ‬. tidak jelas diletakkan di atas pintu rumah agar “sikolor Ijo” tidak bisa
masuk rumah, maka telah mempertuhankan jimat itu, dan ini adalah
bentuk keSYIRIKan yang sangat nyata terhadap Allah‫ﷻ‬.
kalangan terpelajar yang mengaku intelektualpun menggandrungi C. Meminta bantuan arwah Rasul, wali atau tokoh terntentu agar
klenik-klenik seperti ini. Mereka menyebutnya dengan membekali diri terhindardari marabahaya. Demikian pula apabila al-Qur’an Stambul (Al-Qur’an
dengan ilmu, kekebalan dan kesaktian. Ritual-ritual seperti ini dapat kita saksikan pada acara-acara malam berukuran sangat kecil yang tulisannya tidak bisa dibaca
Untuk mengelabuhi orang-orang awam, terkadang “orang pintar” itu 1 Syuro (Muharam). Diantara mereka ada yang mengadakan acara kecuali dengan mikroskop) dijadikan jimat untuk
menyandangkan titel mentereng seperti: KH (Kyai Haji), Prof, DR, ritual di pantai laut selatan, mereka ramai-ramai, bermacam-macam menolak marabahaya, maka pelakunya sudah
padahal semua itu mereka lakukan untuk melanggengkan bisnis sesajen seperti hewan yang masih hidup, aneka makanan, bunga- terjerumus pada lingkaran Syaiton yaitu SYIRIK.
mereka sebagai agen-agen dan kaki tangan Syaiton dan Jin. bungaan dan kemenyan sambil memanggil arwah Nabi Muhammad‫ﷺ‬, Rasulullah‫ ﷺ‬bersabda, artinya, “barangsiapa yang
Untuk meraih kesaktian ini, ada yang dengan cara-cara klasik Syekh Abdul Qadir Jailani dan memanggil Nyi Roro Kidul yang menggantungkan sesuatu (sebagai jimat), niscaya Allah
kebatinan dengan istilah black magic (ilmu hitam) maupun white magic “katanya” menjadi penguasa di pantai laut selatan. menjadikan dia selalu bergantung kepada jimat itu”. (HR.
(ilmu putih) dan adapula dengan cara-cara ritual “dzikir dan amalan- D. Membuat Sesajen untuk menolak roh jahat. Ahmad dan At-Tirmidzi).
amalan wirid tertentu”, dan cara yang terakhir ini lebih banyak Kegiatan ritual SYIRIK ini bisa kita temui ketika ada pembangunan F. Ramalan-ramalan
mengelabuhi kaum muslimin, karena sekan-akan caranya Islami dan jembatan, gedung atau rumah. Pada acara peletakan batu pertama, Yaitu segala bentuk ramalan, mulai dari ramalan
tidak mengandung keSYIRIKan. biasanya diadakan pemotongan hewan, kemudian darahnya disiramkan keadaan Indonesia samapai keadaan pribadi seseorang
Dan perlu diketahui bahwa “dzikir dan amalan-amalan wirid atau dioleskan kepada hewan itu dan ditanam di situ. Tujuannya agar untuk rentang waktu sepekan, sebulan atau setahun
tertentu” yang tidak ada Syari’atnya dalam Islam, merupakan rumus bangunan itu kokoh, kuat dan lancar dalam pembangunannya serta kedepan, baik mengenai ekonominya, politiknya dan lain
dan kode etik untuk berhubungan dengan alam supranatural (alam Jin) tidak memnita korban, terhindar dari bahaya serta ruh halus di tempat sebagainya. Ini adalah klenik-klenik yang
hal seperti ini merupakan perangkap Syaiton yang menjerumuskan itu tidak mengganggu. Ada juga yang meletakan sesajen di atas tiang menghancurkan Negara besar ini yang katanya
orang pada perbuatan SYIRIK. Untuk mengetahui perbuatan SYIRIK utama bangunan, agar terhindar dari gangguan makhluk halus yang mayoritas Muslim terbesar di dunia.
adalah sebagai berikut: ada di daerah itu. Klenik ini juga yang menjadi faktor utama datangnya
Pertama, bahwa “dzikir dan amalan-amalan wirid tertentu” tersebut Demikian pula, ketika orang merasa takut melewati pohon besar, musibah-musibah yang silih berganti dan tidak akan
bukanlah syari’at Islam, karena tidak memakai standard Al-Qur’an kuburan, hutan atau lembah yang dianggap angker, dia mengirimankan pernah hengkang dari tanah air kita ini selama
maupun Sunnah Rasulullah‫ﷺ‬, dan ini termasuk kategori bid’ah, yang berbagai macam sesajen. Kalau lewat daerah itu harus minta izin kemaskiatan SYIRIK ini dan dosa-dosa besar lainnya
mana Syaiton lebih menyukai bid’ah daripada perbuatan maksiat. terlebih dahulu, seperti mengucapkan “Mbah, permisi saya mau lewat” masih gentayangan meghancurkan sendi-sendi
Kedua, apabila tujuan seseorang melakukan “dzikir dan amalan- sambil menundukkan badan pertanda tunduk, atau dengan kehidupan beragama kita. Wallahul Musta’an, hanaya
amalan wirid tertentu” tersebut untuk memperoleh kesaktian, membunyikan klakson kenderaan sambil menjalankannya dengan pelan- kepada Allah kita memohon pertolongan.
kekebalan dan hal yang luar biasa, maka sudah pasti itu bukan karena pelan dan lain sebagainya. Mudah-mudahan tulisan singkat ini menjadi bahan
Allah‫ﷻ‬, seperti membaca Al fatihah 1000x, al-ikhlas 1000x dan lain E. Memakai Jimat-jimat renungan bagi kita semua. Aamiin.
sebagainya dengan tujuan agar kebal terhadap senjata tajam dan Ketika batu akik diyakini memiliki daya magic karena telah “diisi”
peluruh. Atau membaca salah satu Shalawat bikinan (baca: bid’ah) oleh dukun atau orang pintar, maka menjadikan akik itu sebagai jimat (Diambil dari Buletin Dakwah An-Nur, Penulis,
dengan iming-iming kesaktian tertentu seperti bisa menghilang dari pembawa keberuntungan, bebrarti telah menjadinnya sabagai Tuhan Abu Abdillah Dzahabi, Yayasan Al Sofwa Jakarta
pandangan orang, bisa memakan besi, kaca, beling dan lain selain Allah. Selatan).
sebagainya. Itu bukanlah karomah tetapi merupakan hakikat SYIRIK