Anda di halaman 1dari 9

Makalah Biologi

Tentang

UJI NUTRISI MAKANAN

Disusun Oleh:

PUTRI INDAH LESTARI

SMA NEGERI 3 KOTA BIMA


TAHUN PELAJARAN 2017/2018
KATA PENGANTAR

Dengan menyebut nama Allah SWT yang maha Pengasih lagi maha Penyayang, kami
panjatkan puja dan puji syukur atas Kehadirat-Nya yang telah melimpahkan rahmda, hidyah dan
inayah-Nya kepada kami, sehinga kami dapat menyelesaikan makalah ini.

Makalah ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai pihak
sehingg dapat melancarkan pembuatan makalah ini. Untuk itu kami menyampaikan banyak terima
kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan makalah ini.

Terlepas dari semua itu, kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari
segi susunan kaliamat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan terbuka kami menerima
segala saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki makalah ini.

Akhir kata kami berharap semoga makalah ini dapat memberikan manfaat maupun inspirasi
terhadap pembaca.

Penyusun
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR

BAB I PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

B. RUMUSAN MASALAH

C. TUJUAN

BAB II PEMBAHASAN

A. PENGUJIAN NUTRISI PADA MAKANAN

B. URAIAN HASIL UJI

BAB III PENUTUP

A. KESIMPULAN

B. SARAN
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar belakang

Setiap makhluk hidup termasuk manusia membutuhkan makanan sepanjang hidupnya. Zat

makanan terdiri dari karbohidrat, lemak, protein, mineral dan vitamin. Makanan yang kita makan

setiap hari sangat dibutuhkan tubuh sebagai sumber energy, pertumbuhan dan untuk menjaga

kesehatan.

Kekurangan atau kelebihan salah satu dari zat makanan dalam waktu yang cukup lama dapat

menyebabkan terjadinya gangguan pada tubuh.

Untuk itu, praktikum yang kami uraikan dalam makalah ini perlu dilakukan guna

mengetahui kandungan dari berbagai makanan yang kita konsumsi agar kita dapat mengatur

komposisi zat makanan dan dapat mengatur keseimbangan jumlah bahan makanan didalam tubuh

kita agar sesuai dengan angka kecukupan gizi.

Berdasarkan alasan diatas, maka diadakanlah praktikum tentang menguji kandungan

nutrisi pada makanan.

B. Rumusan masalah

Berdasarkan latar belakang diatas dan berdasarkan hasil praktikum yang kami lakukan, maka

rumusan masalah dalam makalah ini antara lain:

1. Alat apa saja yang di pakai untuk mengetahui kandungan nutrisi dalam bahan makanan

2. Bahan apa saja yang di pakai untuk mengetahui kandungan nutrisi dalam bahan makanan

3. Bagaimana cara kerja pengujian kandungan nutrisi pada makanan

4. Bagaimana hasil pengujian kandungan nutrisi pada makanan

C. Tujuan

Berdasarkan rumusan masalah diatas, maka tujuan dari dilakukannya praktikum ini yaitu:

1. Untuk mengetahui alat apa saja yang kita pakai untuk mengetahui kandungan nutrisi dalam

makanan

2. Untuk mengetahui bahan apa saja yang kita pakai untuk mengetahui kandungan nutrisi dalam

makanan

3. Untuk mengetahui cara kerja pengujian kandungan nutrisi pada makanan

4. Untuk mengetahui hasil pengujian kandungan nutrisi pada makanan


BAB II

PEMBAHASAN

A. Alat

Dalam pengujian ini, diperlukan alat-alat sebagai berikut:

1. penjepit tabung reaksi

2. pipet tetes

3. lumping porselin

4. tabung reaksi

5. rak tabung reaksi

6. gelas ukur

7. spatula atau pengaduk

B. Bahan

1. berbagai bahan makanana,nasi,tepung terigu,kentang,telur,jeruk,tablet vitamin c.

2. reagin{lugon,biuret,dan benedict}

3. kertas buram atau Koran

4. air

5. betadin

C. Cara Kerja:

Sebelum kita melakukan praktikum terlebih dahulu kita harus :

1. menyiapkan alat dan bahan yang di perlukan

2. melakukan uji makana

3. Semua bahan makanan yang akan di uji kandungannya,di haluskan dengan mortar,bila

perlu berki air secukupnya.

Selanjutnya, kita akan melakukan berbagai uji kandungan nutrisi didalam makanan dengan

cara:

1. UJI AMILUM

Untuk uji Amilum pada salah satu makanan, terlebih dahulu kita harus menempatkan bahan

makanan di dalam tabung reaksi lalu bahan makanan tersebut di tetes dengan lugol

kemudian kita amati perubahan warna yang terjadi pada makanan tersebut dimana jika
berwarna biru dan hitam makan makanan tersebut mengandung amilum. Yang terakhir kita

harus memasukkan data pada tabel pengamatan.

2. UJI PROTEIN

Jika kita ingin mengetahui kandungan protein dalam suatu bahan makanan maka yang kita

lakukan pertama kali yaitu menempatkan bahan makanan di dalam tabung reaksi

selanjutnya bahan makanan tersebut ditetesi dengan reagen biuret masing-masing 3 tetes

kemudian kita kocok bahan makanan tersebut agar kita bisa mengamati perubahan warna

yang terjadi dimana jika warnanya berubah menjadi warna ungu makan bahan makanan

tersebut mengandung protein. Terakhir, kita mamasukkan data pada tabel pengamatan.

3. UJI LEMAK

Dalam pengujian kandungan lemak dalam suatu bahan makanan, yang pertama kali kita

lakukan yaitu menempatkan atau mengusap bahan makanan di atas kertas buram atau

Koran selanjutnya kita panaskan kertas buram pada pembakar spirtus kemudian kita akan

mengetahui ada atau tidaknya lemak pada bahan makanan tersebut dimana apabila terdapat

noda transparan maka bahan makanan tersebut mengandung lemak. Kemudian kita

masukka data pada table pengamatan

4. UJI VITAMIN

Untuk menguji kandungan vitamin dalam suatu bahan makanan maka pertama kali kita

harus menempatkan makanan pada tabung reaksi lalu bahan makanan tersebut kita campur

dengan tepung terigu dan ditetesi larutan betadin masing masing 10 tetes barulah bisa kita

amati perubahan warna yang terjadi dimana jika larutan jernih maka makanan tersebut

mengandung vitamin kemudian hasilnya kita masukan pada table pengamatan.


URAIAN HASIL PENGAMATAN

1. Uji Amilum

Dalam pengujian ini kami menggunakan bahan makanan antaran lain tepung terigu, nasi, kentang

dan apel.

Sebelum dilakukan tes, warna dari bahan makanan tersebut berwarna putih jernih, putih, putih

kekuningan dan putih. Namun setelah dilakukan uji dengan ditetesi lugol maka semua bahan

makanan tersebut berubah warna menjadi biru kehitam-hitaman.

Oleh sebab itu, dapat disimpulkan bahwa, keempat bahan makanan tersebut mengandung amilum.

2. Uji Protein

Untuk menguji kandungan protein, kami menggunakan bahan makanan antara lain tepung terigu,

telur, margarin, dan minyak.

Sebelum dilakukan uji, warna dari keempat bahan makanan tersebut yaitu jernih putih, kuning,

kuning dan kuning. Namun setelah dilakukan tes dengan ditetesi buret maka seluruh bahan

makanan tersebut berubah warna menjadi ungu.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa keempat bahan makanan tersebut mengandung protein.

3. Uji Lemak

Dalam pengujian ini, kami menggunakan bahan makanan antara lain mentega, telur dan minyak

yang kesemuanya berwarna kuning. Namun setelah dilakukan uji lemak menggunakan pengusapan

pada Koran makan dari kesemua bahan makanan tersebut membuat Koran menjadi transparan.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa semua bahan makanan tersebut mengandung lemak.

4. Uji Vitamin

Dalam pengujian ini, kami menggunakan bahan makanan yang berwarna kuning antara lain jeruk,

minyak, vitacimin dan telur. Ketika bahan makanan tersebut ditetesi betadin kesemuanya tidak ada

yang berubah warna. Jadi dapat disimpulkan kesemua bahan makanan tersebut mengandung

vitamin.
BAB III

PENUTUP

A. KESIMPULAN

Dari berbagai uraian diatas, dapat kami tarik beberapa kesimpulan antara lain:

1. Bahan makanan tepung terigu, nasi, kentang dan apel mengandung amilum

2. Bahan makanan tepung terigu, telur, margarin dan minyak mengandung protein

3. Bahan makanan mentega, telur dan minyak mengandung lemak

4. Bahan makanan jeruk, minyak, vitacimin dan telur mengandung vitamin

B. SARAN

1. Bagi Sekolah

Untuk sekolah agar selalu difasilitasi kegiatan siswa dan guru demi tercapainya tujuan

pendidikan dan pembelajaran.

2. Bagi Guru

Bapak/ibu guru agar selalu sabar dalam membina dan mengajari siswa dan siswi terutama

dalam hal penelitian dan praktikum seperti ini.

3. Bagi Siswa

Untuk rekan-rekan siswa agar selalu teliti dan cermat dalam melakukan penelitian agar

tidak terjadi kesalah-kesalahan yang dapat merugikan.