Anda di halaman 1dari 30

1

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Berdasarkan Pasal 10 Undang-undang No. 5 Tahun 2014
Tentang Aparatur Sipil Negara, ASN sebagai bagian dari
pemerintah mempunyai fungsi sebagai pelaksana kebijakan
publik, pelayan publik dan pemersatu bangsa. Sebagai ASN
yang profesional, diharapkan setiap ASN mengetahui
tugas/fungsi dan tanggung jawab sebagai Aparatur Sipil
Negara. Kondisi ideal tata perilaku ASN diatur dengan detail
dalam UU ASN No.5 th.2014 pasal 3 yaitu bertingkah laku
sesuai nilai dasar, berkode etik, komitmen, integritas, tanggung
jawab pada pelayan public, berkompeten dan professional
dalam bertugas.
Nilai-nilai dasar yang harus dimiliki ASN antara lain
Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan
Anti Korupsi. Penerapan nilai-nilai ANEKA tersebut harus
diterapkan pada setiap kegiatan yang berjalan di satuan kerja
tempat para ASN ditempatkan, agar pelayanan yang diberikan
kepada publik dapat menjadi efektif dan efisien.
Pelayan publik merupakan salah satu fungsi pokok dari
ASN yang meliputi banyak hal, dalam berbagai ruang lingkup
kehidupan. Seperti pelayanan administrasi Negara, bidang
pendidikan, sosial, kesehatan, dan lain sebagainya. Setiap
ruang lingkup pelayanan tersebut memiliki unit-unit pelaksana
terpadu, mulai dari unit terkecil hingga terbesar dalam lingkup
nasional.
Puskesmas sebagai unit organisasi terkecil berperan
sebagai ujung tombak pusat pengembangan kesehatan yang
melaksanakan pembinaan dan memberikan pelayanan upaya
kesehatan secara menyeluruh dan terpadu di wilayah kerjanya.
2

Peraturan Menteri Kesehatan No 75 tahun 2014 tentang


Puskesmas menjelaskan bahwa Puskesmas adalah fasilitas
pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya
kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan
tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya promotif
dan preventif, untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat
yang setinggi-tingginya di wilayah Puskesmas.
Salah satu dari misi Puskesmas adalah menyelenggarakan
upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit menular
serta penyakit tidak menular. Salah satu penyakit menular
adalah TB Paru. Upaya Pencegahan dan Pengendalian
Penyakit TB Paru dapat dilakukan dengan pemeriksaan dahak
bagi pasien tersangka TB, Pemberian OAT bagi penderita
dengan BTA (+), dan Konseling, sedangkan kegiatan diluar
gedung adalah pemantauan bagi Pemakan OAT, Pemeriksaan
kasus kontak serumah, Penyuluhan kepada masyarakat di
posyandu, pembinaan kader dan lain-lain. Adapun tupoksi dari
perawat adalah memeriksa dan mengobati penderita menular.
Di Puskesmas Cipedes sudah berjalan program TB. Namun
pada pelayanan pasien TB (Poli DOTS) mulai dari pendaftaran
seringkali berbaur dengan pasien lainnya,hal ini menyebabkan
risiko terjadi penularan terhadap pasien lainnya. Dari tahun
ketahun pasien dengan pengobatan TB meningkat, bahkan
seringkali terjadi penularan di lingkungan sekitarnya. Tahun
2017 sebanyak 86 pasien yang memulai pengobatan OAT,
sedangkan tahun 2018 yang memulai pengobatan sebanyak
125 pasien. Melihat isu tersebut berdasarkan rancangan
aktualisasi habituasi yang telah disusun sebelumnya yaitu
belum optimalnya pelaksanaan program TB di Puskesmas
Cipedes, maka penulis melaksanakan rancangan kegiatan
3

tersebut dan di dokumentasikan di laporan akhir aktualisasi


dan habituasi.
B. Tujuan
Tujuan dari Aktualisasi ini untuk mengoptimalkan tugas pokok dan
fungsi perawat, sehingga membentuk ASN yang profesional, memiliki
nilai dasar, etika profesi, bebas dari intervensi politik, bersih dari praktik
Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme yaitu ASN yang karakternya dibentuk
oleh nilai nilai dasar profesi ASN dan menerapkan nilai-nilai ANEKA
dalam penerapan tugasnya sehingga mampu melaksanakan tugas dan
perannya secara professional sebagai pelaksana kebijakan publik,
pelayan publik, perekat dan pemersatu bangsa. Dengan begitu
pelayanan kesehatan terutama di program TB menjadi semakin
maksimal, efisien dan efektif. Sehingga diharapkan pasien akan lebih
mengerti tentang TB paru dan mencegah penularan lebih banyak.
C. Manfaat
Menjadi dasar dalam setiap pelaksanaan kegiatan yang dilakukan
pada tempat bertugas berlandaskan atas nilai- nilai dasar profesi PNS
sehingga melaksanakan tugas secara profesional sesuai dengan nilai
ANEKA yang diharapkan.
1. Bagi ASN
Implementasi nilai-nilai dasar ANEKA dalam setiap kegiatan yang
dilakukan ASN dapat mengukur karakter ASN menjadi diri yang
profesional, penuh integritas, dan berdedikasi tinggi untuk melayani
masyarakat. Penerapan nilai-nilai tersebut akan mendorong capaian
kinerja yang lebih baik.
2. Manfaat Internal
a. Bagi Unit Pelaksana (Puskesmas Cipedes)
Meningkatkan mutu pelayanan pada puskesmas cipedes
agar meningkatkan kualitas para pegawai puskesmas agar
tercipta mutu kerja yang baik untuk puskesmas Cipedes.

b. Untuk Penulis
Mengimplementasikan ilmu pengetahuan tentang nilai – nilai
dasar profesi ASN di tempat kerja yang diperoleh selama
4

mengikuti Diklatsar di Pusat Pendidikan Administrasi Lemdiklat


POLRI Sehingga diharapkan dapat memberikan contoh dan
pelayanan yang baik di tempat kerja.
3. Manfaat eksternal.
a. Bagi Masyarakat
Memberikan pelayanan yang optimal di Poli DOTS dan
pelaksanaan program TB lainnya, menumbuhkan rasa kesadaran
untuk perilaku hidup besih dan sehat, masyarakat mampu
mengetahui ciri-ciri,pencegahan dan cara penularan TB.

BAB II
PROFIL ORGANISASI

A. Gambaran Umum Puskesmas Cipedes

Puskesmas Cipedes terletak diwilayah Desa Cipedes Kecamatan


Paseh Kabupaten Bandung. Puskesmas Cipedes termasuk dalam
kategori Puskesmas Pedesaan Non Rawat Inap dengan kode
Puskesmas P. 3204080202 dengan alamat jalan Jatisari No. 05 Desa
Cipedes Kecamatan Paseh.
5

Luas wilayah Puskesmas Cipedes adalah 33,699 km 2 dengan titik


koordinat terdiri dari Latitude -7.033139 dan Longitude 107.794713
yang merupakan bagian dari wilayah Kecamatan Paseh yang terdiri
dari 6 (enam) Desa, 71 RW , 26 Dusun dan 246 RT. Cakupan enam
Desa antara lain : Desa Tangsi Mekar, Desa Cipedes, Desa Cigentur,
Desa Drawati, Desa Karang Tunggal dan Desa Cijagra.

Tabel 2.1. Jumlah Desa, Luas Wilayah dan Jumlah RT RW di wilayah


Puskesmas Cipedes tahun 2018

Luas Wilayah Jumlah


No Nama Desa /Kelurahan
(ha) RT RW

1 Drawati 2.200,00 49 14
2 Cijagra 209,80 42 12
3 Tangsimekar 200,25 39 13
4 Cipedes 288,20 61 15
5 Cigentur 235,34 34 8
6 Karangtunggal 235,60 21 9
Jumlah 3.369,2 246 71

Tabel 2.2. Cakupan Penemuan Penderita TB Paru BTA + dan Angka Kesembuhan
Penderita TB Paru BTA + per Desa Tahun 2018

PENDERITA TB PARU
NO DESA KLINI SEMBU SEMBU
BTA (+) DIOBATI
S H H (%)
1 Drawati 5 2 7 2 5
3 Cijagra 19 6 25 6 15
2 Tangsi Mekar 13 5 18 3 7
4 Cipedes 32 11 43 7 16
5 Cigentur 13 5 18 3 7
6 Karang 12 2 14 1 7
6

Tunggal

Puskesmas 94 31 125 22 57
Sumber Data : Pengelola TB Paru
B. Visi dan Misi Puskesmas Cipedes
1. Visi
“Terwujudnya Puskesmas Cipedes Sebagai Sarana Kesehatan
Dasar Yang Profesional dan Terdepan dalam Rangka Mewujudkan
Masyarakat Kecamatan Paseh Sehat Secara Mandiri”.
2. Misi Organisasi
Misi Puskesmas Cipedes guna mendukung visi tersebut adalah :
a. Memberikan Pelayanan Kesehatan Dasar yang Merata dan
Berkualitas Kepada Masyarakat.
b. Memberdayakan Keluarga untuk Hidup Sehat Secara Mandiri.
c. Menyelenggarakan Lingkungan Tempat Tinggal dan Tempat
Beraktivitas yang Sehat.
d. Menyelenggarakan Upaya Pencegahan dan Penanggulangan
Penyakit Menular serta Penyakit Tidak Menular.
e. Menyelenggarakan Manajemen Puskesmas Cipedes yang
Bermutu dan Berkesinambungan.
C. Nilai-nilai Puskesmas Cipedes
MUTIARA
M: Memperhatikan hak asasi manusia.
U: Utamakan kebutuhan pasien.
T: Tidak diskriminasi membedakan status dan golongan
I: Ikhlas tanpa pamrih.
A: Akan membantu program pemerintah dalam meningkatkan
derajat kesehatan masyarakat.
R:
Rencana harus di realisasikan.
A:
Ajak keluarga, masyarakat, tokoh, lintas sectoral dalam
meningkatkan IPM.
D. Tugas Pokok dan Fungsi Puskesmas Cipedes
Puskesmas adalah fasilitas kesehatan yang menyelenggarakan
upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan
tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan
preventif, untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-
7

tingginya di wilayah kerjanya. Adapun tugas Puskesmas Cipedes


adalah Melaksanakan kebijakan kesehatan untuk mencapai tujuan
pembangunan kesehatan di wilayah kerjanya dalam rangka mendukung
terwujudnya kecamatan sehat.
Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Puskesmas
menyelenggarakan fungsi :
1. Penyelengaraan UKM tingkat pertama di wilayah kerja Puskesmas
Cipedes.
2. Penyelengaraan UKP tingkat pertama di wilayah kerja Puskesmas
Cipedes.

E. Tugas Pokok dan Fungsi Perawat


Tugas pokok dan fungsi perawat di Puskesmas Cipedes adalah:
a. Tugas pokok :
Melaksanakan pelayanan pengobatan rawat jalan.
Kegiatan Puskesmas :
1) Memeriksa dan mengobati penderita penyakit menular secara
pasif.
2) Memberikan pengobatan darurat pada penderita sakit gigi.
3) Mengadakan surveillance penyakit menular.
4) Melakukan imunisasi pada bayi, anak sekolah
5) Penyuluhan kesehatan pada penderita
6) Mengadakan kunjungan follow up pada keluarga penderita yang
dipandang perlu.
7) Mengunjungi sebagian dari sekolah yang ada di wilayah kerjanya
dalam membantu perawat lain yang mempunyai kegiatan pokok
UKS.
8) Pengobatan sementara panderita jiwa dan penyuluhan
kesehatan.
8
9

F. Struktur Organisasi Puskesmas Cipedes


10

BAB III
CAPAIAN AKTUALISASI HABITUASI
A. Kegiatan
Kegiatan aktualisasi habituasi yang dilaksanakan pada
tanggal 10 Mei – 12 Juni 2019 di Puskesmas Cipedes ialah 5
kegiatan utama ditambah kegiatan tambahan 1 kegiatan.

Kegiatan aktualisasi ini bertujuan untuk penerapan nilai nilai


ANEKA dalam melaksanakan tugas sehari-hari di tempat penulis saat
off campus. Ada 6 kegiatan yang di lakukan penulis saat off campus,
kegiatan tersebut adalah :
Kegiatan Utama :
1. Proses pendaftaran Poli DOTS dengan rencana 11 pasien tiap
jadwal Poli DOTS sehingga target dalam satu bulan 11 x 8 = 88
pasien.
2. Melakukan pemeriksaan pasien dan pemberian OAT di Poli DOTS
dengan rencana 11 pasien tiap jadwal Poli DOTS sehingga target
dalam satu bulan 11 x 8 = 88 pasien.
3. Kunjungan rumah pasien TB dengan rencana satu kali kunjungan
per minggu, sehingga target dalam satu bulan 1 x 4 = 4 pasien.
4. Penyuluhan luar gedung dengan rencana satu kali penyuluhan per
minggu, sehingga target dalam satu bulan 1 x 4 = 4 kali Penyuluhan.
5. Penyuluhan dalam gedung dengan rencana satu kali penyuluhan per
minggu, sehingga target dalam satu bulan 1 x 4 = 4 kali Penyuluhan.
Kegiatan tambahan yang dilaksanakan selama aktualisasi adalah
sebagai berikut :
1. Kegiatan PIS-PK di wilayah cakupan Puskesmas Cipedes dengan
target dalam satu bulan 25 KK.

Kegiatan diatas dapat diuraikan sebagai berikut.


1. Proses Pendaftaran Poli DOTS
a. Tahapan Kegiatan
11

1) Pasien TB tidak perlu mengambil nomor antrian pendaftaran,


cukup menunjukkan ke bagian pendaftaran : kartu berobat
Puskesmas, kartu pengobatan TB (TB 02) dan BPJS (apabila
kepersertaan BPJS).
2) Pasien dengan TB paru apabila tidak punya masker, ambil
masker di meja pendaftaran.
3) Apabila ada yang mengantar (keluarga/PMO), pengantar pasien
yang mendaftar. Kecuali pasien datang sendiri, pasien tersebut
yang mendaftar. (cara ini agar pasien TB dan pasien lainnya
terpisah).
b. Hasil Kegiatan
Kegiatan proses pendaftaran Poli DOTS dilakukan pada hari
Rabu dan Sabtu yaitu pada tanggal 11, 15, 18, 22, 25, 29 Mei dan
12 Juni 2019 sebanyak 85 pasien. Rencana taget 88 pasien
selama satu bulan yang terealisasi sebanyak 78 pasien.
Persentase 85/88 x100%= 96%.Dari proses pendaftaran terpisah
seperti itu, pelayanan di Poli DOTS lebih efektif dan efisien.
Pasien tidak perlu menunggu terlalu lama untuk pemeriksaan dan
mengambil obat TB. Mengurangi berbaurnya pasien TB dengan
pasien non TB, sehingga penularan infeksi TB dapat dicegah.
c. Niai-nilai Dasar ASN
1) Akuntabilitas : Integritas, Tanggung Jawab, Konsisten, Prioritas.
2) Etika publik : Profesional, 5S (Senyum, Salam, Sapa,Sopan dan
Santun.
3) Komitmen mutu : Efektif, Efisien.
4) Anti Korupsi : melayani dengan ikhlas.

d. Keterkaitan dengan Mata Diklat


1) Pelayanan Publik : Kegiatan pemberian pelayanan kesehatan
dapat berjalan dengan lancar tanpa ada kendala untuk
memenuhi hak dan kebutuhan pengguna layanan.
12

2) Manajemen ASN : Proses pendaftaran yang memprioritaskan


pasien TB tidak membuat pasien lama menunggu dan
mempercepat proses pelayanan, dan perawat bekerja sesuai
dengan kompetensinya.
3) WOG : Pada proses pendaftaran ini melibatkan petugas
pendaftaran, petugas rekam medik, dan perawat yang saling
berkolaborasi demi terciptanya pelayanan yang optimal.
e. Kontribusi Terhadap Visi/Misi Organisasi
Memprioritaskan pelayanan pendaftaran TB merupakan misi
Puskesmas Cipedes yaitu menyelenggarakan manajemen
Puskesmas Cipedes yang bermutu dan berkesinambungan.
f. Penguatan Terhadap Nilai-Nilai Organisasi
Terciptanya petugas klinik yang Professional, Tanggung Jawab
serta Berkomitmen dalam menjalankan tugas sehingga terciptanya
keadaan aman dan nyaman dalam pemberian pelayanan yang
efektif dan efisien ialah salah satu nilai –nilai Pusksemas yaitu A :
Akan membantu program pemerintah dalam meningkatkan derajat
kesehatan masyarakat.
Dokumentasi

Gambar 4.1. Pengumuman untuk pasien Poli DOTS


13

Gambar 4.2. Proses Pendaftaran untuk Pasien DOTS

Gambar 4.3. Kuesioner kepuasan pasien Poli DOTS

2. Melakukan pemeriksaan pasien dan pemberian OAT di poli


DOTS
a. Tahapan Kegiatan
1) Memanggil pasien dengan Ramah, adil, sopan dan santun
2) Pasien masuk dan menyapa pasien dengan “5S” (Senyum,
Sapa, Salam, Sopan dan Santun), melakukan komunikasi
terapeutik serta menanyakan keluhan pasien dengan penuh
empati, memeriksa tanda-anda vital (TTV), BB, TB, menanyakan
keluhan pasien dan melayani pasien dengan profesional, teliti,
akurat, bertanggung jawab.
3) Mencatat/mendokumentasikan hasil pemeriksaan pada rekam
medis pasien dengan teliti, jujur dan tanggung jawab.
14

4) Memberikan terapi OAT sesuai kategori pasien dengan


mengutamakan prinsip 7B ( Benar pasien, Benar Obat, Benar
Dosis, Benar Waktu, Benar Cara, Benar informasi dan Benar
Dokumentasi).
b. Hasil Kegiatan
Kegiatan proses pemeriksaan pasen dan pemberian OAT dilakukan
pada hari Rabu dan Sabtu yaitu pada tanggal 11, 15, 18, 22, 25, 29
Mei dan 12 Juni 2019 sebanyak 85 pasien. Rencana taget 88
pasien selama satu bulan, yang terealisasi sebanyak 85 pasien.
Persentase 85/88x100%= 96%. Setelah dilaksanakan pelaksanaan
tersebut, pasien merasa dihargai dan dilayani dengan baik serta
menumbuhkan sikap empati, menjadikan petugas profesional, teliti,
akurat serta bertanggung jawab dalam pelayanan dan pemberian
obat. Dalam pemberian terapi OAT perawat selalu menggunakan
prinsip 7B, apakah fase awal, lanjutan atau pasien beres
pengobatan selama 6 bulan.
c. Niai-nilai Dasar ASN
1) Akuntabilitas : Integritas, Tanggung Jawab, Konsisten,
Profesional.
2) Nasionalisme : Sila ke 1 (Ikhlas).
3) Etika Publik : 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan dan Santun),
Saling menghargai, Menghormati komunikasi.
4) Komitmen Mutu : Bekerja sesuai standar, Efektif, efisien.
5) Anti Korupsi : Disiplin.

d. Keterkaitan dengan Mata Diklat


1) Pelayanan Publik : Kegiatan pemeriksaan dan pemberian terapi
dengan tanggung jawab dan profesional ,maka kegiatan dapat
berjalan lancar tanpa memperhambat pelayanan pasien lainnya.
15

2) Manajemen ASN : pelaksanaan dilakukan oleh perawat sesuai


dengan kompetensinya. Membuat pasien tidak membingungkan
dan sudah terorganisir.
3) WOG : Proses pemeriksaan dan pengobatan ini melibatkan
petugas rekam medik, perawat yang saling berkolaborasi demi
terciptanya pelayanan yang optimal.
e. Kontribusi Terhadap Visi/Misi Organisasi
Memberikan Pelayanan Kesehatan Dasar yang Merata dan
Berkualitas Kepada Masyarakat.
f. Penguatan Terhadap Nilai-Nilai Organisasi
Sesuai dengan nilai-nilai Puskesmas Cipedes yaitu M :
Memperhatikan hak asasi manusia., T : tidak diskriminasi
membedakan status dan golongan.
Dokumentasi

Gambar 4.4. Pemeriksaan dan Pemberian OAT di Poli DOTS


16

Gambar 4.5 Data pasien Poli DOTS

3. Kunjungan Rumah Pasien TB


a. Tahapan Kegiatan
1) Meminta Meminta ijin ketua RT dengan ramah tamah, sopan
santun untuk mengunjungi pasien TB.
2) Mengunjungi pasien TB dengan ramah, sopan santun.
Menjelaskan maksud dan tujuan dengan jelas.
3) Melakukan asuhan keperawatan keluarga.
4) Melakukan wawancara.
5) Memberikan penjelasan tentang cara pencegahan penularan.
b. Hasil Kegiatan
Kegiatan kunjungan rumah dilakukan setiap seminggu sekali
yaitu pada tanggal 14, 21, 28 Mei sampai 11 Juni 2019 sebanyak
4 kali kunjungan (4 rumah). Target 4 kali kunjungan, yang
terealisasi dalam satu bulan ialah 4. Persentase 4/4x100% =
100%. Kegiatan terlaksana sesuai dengan rancangan aktualisasi.
Dari 4 kunjungan rumah semua pasien TB tidak menggunakan
masker saat berinteraksi dengan anggota keluarga lainnya, alat
makan belum terpisah, pada pemeriksaan dahak (BTA) kontak
serumah ada satu orang yang hasil BTA positif (+1/+1) dan
dilakukan pengobatan OAT kategori I. setelah dilakukan
penjelasan, pasien bersedia mau menggunakan masker saat
17

berinteraksi dengan orang lain, mau memisahkan alat makan dan


minum dengan anggota keluarga lainnya.
c. Niai-nilai Dasar ASN
1) Akuntabilitas : tanggungjawab, melibatkan stakeholder.
2) Nasionalisme : Sila ke 5.
3) Etika Publik : Menghargai, Sopan santun, Ramah.
4) Komitmen Mutu : Inovatif, Berorientasi mutu, efektif, efisien.
5) Anti Korupsi : kepedulian, berdasarkan prioritas.
d. Keterkaitan dengan Mata Diklat
1) Pelayanan Publik : Dengan mengunjungi pasien dan keluarga
memudahkan pasien dan keluarga mendapatkan informasi.
2) Manajemen ASN : Kegiatan kunjungan rumah dilakukan secara
profesional sesuai denga kompetensi di bidangnya.
3) WOG : Kegiatan ini melibatkan perawat petugas kesling,
stakeholder, pasien dan keluarga yang saling berkontribusi untuk
mencapai tujuan yang sama.
e. Kontribusi Terhadap Visi/Misi Organisasi
Memberdayakan Keluarga untuk Hidup Sehat Secara Mandiri
f. Penguatan Terhadap Nilai-Nilai Organisasi
Sesuai dengan nilai-nilai Puskesmas Cipedes, yaitu
U : Utamakan kebutuhan pasien.
A : Ajak keluarga, masyarakat, tokoh, lintas sectoral dalam
meningkatkan IPM.

Dokumentasi
18

Gambar 4.6. Kunjungan Rumah Pasien TB

Gambar 4.7. Hasil Pemeriksaan BTA positif (+1/+1).

4. Penyuluhan Luar Gedung

a. Tahapan Kegiatan
1) Melakukan kerjasama dengan tim promkes.
2) Meminta ijin dan menjelaskan maksud dan tujuan kepada
Kepala Desa atau minimal RT sambil memperhatikan sopan
santun.
3) Menyiapkan media,seperti leaflet.
4) Menyapa audien dengan senyum, salam Sapa, sopan santun.
5) Menjelaskan tujuan.
6) Membagikan leaflet.
19

7) Menjelaskan penyuluhan tentang TB.


8) Memberikan kesempatan untuk bertanya.
9) Evaluasi tindakan.
b. Hasil Kegiatan
Kegiatan Penyuluhan luar gedung dilaksanakan setiap
seminggu sekali yaitu pada tanggal 10, 16, 23 Mei 2019 sebanyak
3 kali. Target dalam satu bulan ialah 4 kali yang terealisasi adalah
3 kali dikarenakan mengikuti pelayanan di Puskesmas.
Persentase 3/4x100%= 75%. Hasil dari Penyuluhan ini ialah
masyarakat mengerti tentang tanda dan gejala, pencegahan dan
pengobatan TB sehingga dapat meningkatkan kesadaran bagi
masyarakat untuk memeriksakan ke puskesmas apabila
menemukan atau mengalami tanda dan gejala TB. Di akhir
penyuluhan, penyuluh memberi pesan kepada peserta untuk
segera di periksakan ke puskesmas apabila menemukan tanda
dan gejala penyakit TB.

c. Niai-nilai Dasar ASN


1) Akuntabilitas : Tanggung jawab, Integritas.
2) Nasionalisme : Sila ke 2 ,Tidak memilih-milih audience yang
akan diberikan Penyuluhan.
3) Etika Publik : Menghormati, Ramah, Sopan santun.
4) Komitmen Mutu : Membagikan leaflet pada saat penyuluhan
menjadikan kegiatan penyuluhan lebih efektif dan efisien serta
Berorientasi mutu.
5) Anti Korupsi : Memberikan kesempatan untuk bertanya
merupakan salah satu bentuk tidak memonopoli kegiatan dan
bersifat adil.

d. Keterkaitan dengan Mata Diklat


1) Pelayanan Publik : Dengan penyuluhan luar gedung,
memudahkan masyarakat mendapatkan informasi dan
20

meningkatkan kesadaran tentang penyakit TB sehingga dapat


terdeteksi secara dini.
2) Manajemen ASN : Sebelum melakukan kegiatan, kita ijin terlebih
dahulu kepada stakeholder, dan menjelaskan maksud dan tujuan
serta dilakukan oleh perawat secara profesional sesuai denga
kompetensinya. Sehingga informasi tersampaikan dengan baik
tanpa ada kendala.
3) WOG : Penyuluhan luar gedung ini melibatkan berbagai pihak
seperti perawat, ketua RT/RW/Kepala desa dan masyarakat
yang saling berkontribusi untuk mencapai tujuan yang sama.
e. Kontribusi Terhadap Visi/Misi Organisasi
Mengadakan penyuluhan luar gedung merupakan aplikasi
dari misi Puskesmas, yaitu Menyelenggarakan upaya pencegahan
dan penanggulangan penyakit menular serta penyakit tidak
menular.
f. Penguatan Terhadap Nilai-Nilai Organisasi
Sesuai dengan nilai-nilai Puskesmas Cipedes, yaitu :
I : Ikhlas tanpa pamrih.
A : Akan membantu program pemerintah dalam meningkatkan
derajat kesehatan masyarakat.
A : Ajak keluarga, masyarakat, tokoh, lintas sectoral dalam
meningkatkan IPM.

Dokumentasi
21

Gambar 4.8. Penyuluhan Luar Gedung

Gambar 4.9. Notulen dan Daftar Hadir

5. Penyuluhan Dalam Gedung


a. Tahapan Kegiatan
1) Melakukan kerjasama dengan tim promkes
2) Menyiapkan media,seperti leaflet
3) Menyapa audien dengan senyum, salam Sapa, sopan santun
4) Menjelaskan tujuan
5) Membagikan leaflet
6) Menjelaskan penyuluhan tentang peyakit TB
7) Memberikan kesempatan untuk bertanya
8) Evaluasi tindakan
22

b. Hasil Kegiatan
Kegiatan Penyuluhan dalam gedung dilakukan setiap satu kali
perminggu yaitu pada tanggal 17, 24, 31 Mei dan 10 Juni 2019.
Target dalam satu bulan ialah 4 kali, yang terealisasi sebanyak 4
kali. Persentase 4/4x100% = 100%. Dengan melakukan
penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuan pasien tentang
tanda dan gejala, pencegahan dan pengobatan TB.

c. Niai-nilai Dasar ASN


1) Akuntabilitas : Tanggung jawab, Integritas.
2) Nasionalisme : Sila ke 2 ,Tidak memilih-milih audien yang akan
diberikan Penyuluhan.
3) Etika Publik : Menghormati, Ramah, Sopan santun.
4) Komitmen Mutu : Membagikan leaflet pada saat penyuluhan
menjadikan kegiatan penyuluhan lebih efektif dan efisien serta
Berorientasi mutu.
5) Anti Korupsi : Memberikan kesempatan untuk bertanya
merupakan salah satu bentuk tidak memonopoli kegiatan dan
bersifat adil.
d. Keterkaitan dengan Mata Diklat
1) Pelayanan Publik : Dengan penyuluhan dalam gedung,
memudahkan masyarakat mendapatkan informasi dan
meningkatkan kesadaran tentang penyakit TB sehingga dapat
terdeteksi secara dini.
2) Manajemen ASN : Dilakukan oleh perawat secara profesional
sesuai dengan kompetensinya. Sehingga informasi tersampaikan
dengan baik tanpa ada kendala.
3) WOG : Penyuluhan dalam gedung ini melibatkan berbagai pihak
seperti perawat, petugas promkes, yang saling berkontribusi
untuk mencapai tujuan yang sama.
e. Kontribusi Terhadap Visi/Misi Organisasi
23

Memberikan penyuluhandalam gedung merupakan aplikasi


dari misi puskesmas, yaitu Menyelenggarakan upaya pencegahan
dan penanggulangan penyakit menular serta penyakit tidak
menular.
f. Penguatan Terhadap Nilai-Nilai Organisasi
I : Ikhlas tanpa pamrih.
A : Akan membantu program pemerintah dalam meningkatkan
derajat kesehatan masyarakat.
A : Ajak keluarga, masyarakat, tokoh, lintas sectoral dalam
meningkatkan IPM.
Dokumentasi

Gambar 4.10. Penyuluhan dalam gedung

Gambar 4. 11. LPT dan Daftar Hadir


6. Kegiatan PIS-PK
a. Tahapan Kegiatan
1) Melakukan kerjasama dengan survilence.
24

2) Meminta ijin kepada RW dan menjelaskan maksud dan tujan


dengan sopan dan santun.
3) Mengunjungi tiap-tiap rumah didampingi kader desa.
4) Memberi penjelasan dengan ramah, sopan, santun.
5) Melakukan wawancara.
6) Melakukan pemeriksaan tekanan darah.
7) Mengisi form yang telah disediakan.
8) Memasang stiker di depan rumah yang telah dikunjungi
sebagai tanda sudah dikunjungi.
b. Hasil Kegiatan
Kegiatan PIS-PK dilakukan dengan target satu petugas
melaksanakan kunjungan rumah sebanyak 25 Kepala Keluarga
(KK). Di kegiatan tambahan ini penulis melakukan PIS-PK kepada
25 KK di RW 09 Desa Karangtunggal yaitu pada tanggal 20 dan
24 Mei 2019. Hasil tersebut sesuai dengan target dalam satu
bulan adalah 25 KK, persentase 25/25x100% = 100%. Hasil dari
kegiatan ini adalah ada salah satu dari 2 KK yang pernah
mengalami pengobatan TB 6 bulan, keduanya melakukan
pengobatan TB secara tuntas dan untuk sekarang tidak
mempunyai keluhan batuk, namun tetap saja memberi penjelasan
kepada keluarga untuk melakukan PHBS. Kegiatan PIS-PK di RW
009 Desa Karangtunggal terdapat beberapa keluarga rawan yang
rata-rata mempunyai penyakit hipertensi.
c. Niai-nilai Dasar ASN
1) Akuntabilitas : Tanggung jawab, Integritas.
2) Etika Publik : Menghormati, Ramah, Sopan santun.
3) Anti Korupsi : tidak membeda-bedakan keluarga.

d. Keterkaitan dengan Mata Diklat


1) Pelayanan Publik : melaksnakan salah satu program pemerintah
yaitu program kesehatan dengan pendekatan keluarga.
25

2) Manajemen ASN : yang melaksanakan PIS PK adalah petugas


Puskesmas sesuai dengan kompetensinya
3) WOG : melibatkan petugas pemerintah, petugas pendaftaran
dan kader yang saling berkolaborasi demi terciptanya keluarga
yang sehat.
e. Kontribusi Terhadap Visi/Misi Organisasi
Menyelenggarakan upaya pencegahan dan penanggulangan
penyakit menular serta penyakit tidak menular.
f. Penguatan Terhadap Nilai-Nilai Organisasi
I : Ikhlas tanpa pamrih.
A : Akan membantu program pemerintah dalam meningkatkan
derajat kesehatan masyarakat.
A : Ajak keluarga, masyarakat, tokoh, lintas sectoral dalam
meningkatkan IPM.
Dokumentasi / Evidence

Gambar 4. 12. Kegiatan PIS-PK


26

Gambar 4.13. form PIS-PK

B. Jadwal Kegiatan aktualisasi habituasi


Kegiatan aktualisasi habituasi dilaksanakan di Puskesma Cipedes
Kabupaten Bandung, dilaksanakan mulai tanggal 10 Mei 2019 sampai
dengan 12 Juni 2019. Dengan jadwal sebagai berikut:
27
28

BAB IV
PENUTUP
A. Simpulan
Kegiatan aktualisasi habituasi dilaksanakan mulai tanggal 10 Mei
2019 sampai dengan 12 Juni 2019 yang bertempat di Puskesmas
Cipedes Kabupaten Bandung. Aparatur Sipil Negara dituntut untuk
memiliki nilai-nilai dasar sebagai seperangkat prinsip yang menjadi
landasan dalam menjalankan profesi. Nilai dasar tersebut antara lain
akuntabilitas, nasionalisme, etika publik, komitmen mutu, dan anti
korupsi. Selain itu, Aparatur Sipil Negara juga diharapkan mampu
menerapkan asas-asas yang terkandung dalam whole of government,
pelayanan publik, dan manajemen ASN.
Kegiatan aktualisasi habituasi yang penulis laksanakan di
Puskesmas Cipedes Kabupaten Bandung ini terdiri dari 6 (enam)
kegiatan, dimana 5 (lima) kegiatan merupakan kegiatan utama yang
telah dirancangkan sebelumnya, dan 1 (satu) kegiatan merupakan
kegiatan tambahan.
Adapun kegiatan tersebut berdasarkan capaiannya adalah sebagai
berikut:
1. Proses pendaftaran Poli DOTS, 96%.
2. Melakukan pemeriksaan pasien dan pemberian OAT di Poli DOTS,
96%.
3. Kunjungan rumah Pasien TB, 100%.
4. Penyuluhan luar gedung, 75%
5. Penyuluhan dalam gedung, 100%
6. Kegiatan tambahan : PIS-PK, 100%
Kegiatan tersebut dilakukan sesuai rancangan Kegiatan tersebut
telah dikembangkan sesuai dengan konteks dan kondisi di lingkungan
kerja selama proses aktualisasi habituasi. Nilai-nilai dasar profesi ASN
dijadikan dasar pelaksanaan yang lebih lanjutnya. Pengaktualisasian
nilai-nilai dasar profesi ASN di lingkungan kerja berdampak positif
kepada penulis untuk lebih profesional dan berintegritas dalam proses
melaksanakan setiap tugas dan kewajiban sebagai perawat di
Puskesmas Cipedes Kabupaten Bandung. Diharapkan pula aktualisasi
29

tersebut dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat yang lebih


baik berdasarkan nilai-nilai dasar profesi ASN yang diaktualisasikan
demi kepuasan masyarakat dan meningkatkan derajat kesehatan
masyarakat.

B. Saran
Berdasarkan hasil pelaksanaan aktualisasi nilai dasar ANEKA,
dapat disampaikan beberapa saran sebagai berikut :

1. Penerapan nilai-nilai ANEKA (Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika


Publik, Komitmen Mutu dan Anti Korupsi) tidak hanya dilakukan pada
masa off kampus tapi dapat dilaksanakan secara berkelanjutan guna
meningkatkan mutu pelayanan terhadap pasien di Puskesmas
Cipedes terutama program TB.

2. Penerapan nilai – nilai dasar ANEKA dapat disosialisasikan lebih


lanjut dan diterapkan oleh seluruh tenaga kesehatan di lingkungan
Puskesmas Cipedes.

3. Pimpinan satuan kerja dapat memberikan dukungan dan motivasi,


sehingga penulis dapat menerapkan nilai-nilai ANEKA tersebut.

DAFTAR PUSTAKA
30

Fatimah,Elly.,dkk.2017. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS Manajemen


Aparatur Sipil Negara. Jakarta : Lembaga Administrasi Negara Republik
Indonesia.
Permenkes Nomor 75 Tahun 2014 tentang Puskesmas.
Profil Puskesmas Cipedes Kecamatan Paseh Kabupaten Bandung.

Purwanto, Erwan Agus.,dkk.2017.Modul Pelatihan Dasar Calon PNS


Pelayanan Publik. Jakarta : Lembaga Administrasi Negara.

Republik Indonesia.2014.Undang-undang No.5 Tahun 2014 tentang


Aparatur Sipil Negara. Jakarta : Sekretaris Negara Republik Indonesia.
Suwarno,Yogi.,dkk.2017. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS Whole of
Goverment. Jakarta : Lembaga Administrasi Negara Republik
Indonesia.
Tim penyusun Komisi Pemberantasan Korupsi.2014.Anti Korupsi Modul
Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Golongan I/II dan III. Jakarta :
Lembaga Administrasi Negara.