Anda di halaman 1dari 9

1.

Bapak Demokritus dan Aristoteles

Bapak demokritus

Nah, gambar di atas adalah Bapak jenius asal Yunani yang mengemukakan
pendapat tentang pengertian atom untuk pertama kalinya, yang paling pertama,
sekitar tahun 460-370 tahun SM. (sering orang menyebut Pak Dalton, padahal
menurut saya Pak Demokritus lah yang pertama kali mengemukakan
pendapatnya).
“trus, apa si pendapat Pak Demokritus ini tentang atom?
Jadi menurut beliau, atom adalah unsur-unsur yang membentuk realitas. Tetapi,
unsur-unsur tersebut tidak dapat dibagi-bagi lagi.Karena itulah unsur-unsur
tersebut diberi nama atom. Atom berasal dari bahasa Yunani atomos: a berarti
tidak dan tomos berarti terbagi.
Tapi ternyata seorang pemikir jenius lainnya, Pak Aristoteles tidak setuju
dengan pendapat Demokritus. “Pak, aku kurang setuju dengan pendapat
anda”
Bapak Aristoteles
“Menurut saya suatu zat tersusun atas api, air, tanah, dan udara,”kata pak
Aristoteles. Jadi siapa yang lebih tepat? Hal itu pastilah tergantung kepada
masyarakat kala itu yang menerimanya. Ternyata teori Pak Aristoteles lah yang
lebih banyak diterima dan dijadikan dasar untuk menyusun teori perkembangan
berikutnya oleh Pak Dalton.

2. TEORI ATOM DALTON

Selama seribu tahun lebih istilah atom tenggelam, seperti semua orang sudah
yakin bahwa apa yang dikatakan Pak Aristoteles adalah kebenaran yang selama
ini dicari tentang “tersusun oleh materi apakah suatu zat?”. Tetapi ternyata
pada tahun 1803 ada seorang guru SMA di Inggris yang masih penasaran
tentang atom. Dengan mendasarkan pada teori Aristoteles, pada sore hari yang
cerah, Pak Dalton pun menemukan bukti dan ide-ide mendasar tentang teorinya.
Teori ini juga mampu menjelaskan Hukum kekekalan massa
Lavoisier dan Hukum perbandingan tetap Proust.

Berikut 5 Teori Atom Dalton:


1. Unsur-unsur terdiri dari partikel-partikel yang luar biasa kecil yang tidak
dapat dibagi kembali(disebut atom) berbentuk bola bulat dan masif.
Dalam reaksi kimia,mereka tidak dapat diciptakan,dihancurkan atau diubah
menjadi jenis unsur yang lain.
2. Semua atom dalam unsur yang sejenis adalah sama dan oleh karena itu
memiliki sifat-sifat yang serupa;seperti massa dan ukuran.
3. Atom dari unsur-unsur yang berbeda jenis memiliki sifat-sifat yang berbeda
pula.
4. Senyawa dapat dibentuk ketika lebih dari 1 jenis unsur yang digabungkan.
5. Atom-atom dari 2 unsur atau lebih dapat direaksikan dalam perbandingan-
perbandingan yang berbeda untuk menghasilkan lebih dari 1 jenis senyawa.
Ini dia gambar dari atom menurut pak Dalton: prinsipnya sederhana: bola bulat
pejal, massif, tidak memiliki muatan, dan tidak dapat dibagi

Tapi zaman waktu itu sudah berbeda dengan zaman waktu Pak Demokritus,
sehingga banyak ilmuwan yang mencoba cara untuk istilahnya mencari
“kesalahan” dari teori Pak Dalton. Pak Dalton pun tetap percaya diri. Sebelum
ada yang menemukan bukti bahwa teorinya salah, ia menganggap bahwa
teorinya adalah yang terbenar.

Ternyata akhirnya memang ada 2 ilmuwan yang kurang setuju dengan Teori
Atom Dalton. Mereka adalah Sir Humphry Davy (1778-1892) dan Michael
Faraday (1791-1867). Untuk membuktikan bahwa pendapat mereka lebih benar,
mereka melakukan eksperimental perubahan kimia ketika arus listrik melewati
larutan elektrolit, atau biasa disebut elektrolisis. Begitu menakjubkan, Faraday
menemukan bahwa jumlah zat yang dihasilkan di elektroda-elektroda saat
elektrolisis sebanding dengan jumlah arus listrik. Pada tahun 1833, Faraday pun
menemukan bahwa jumlah listrik yang diperlukan untuk menghasilkan 1 mol
zat di elektroda adalah tetap (96,500 C). Hubungan ini disebut sebagai hukum
elektrolisis Faraday. Berdasar pendapat temannya seorang ahli kimia, maka Ia
menyimpulkan bahwa terdapat satuan dasar dalam elektrolisis, ada analog untuk
kelistrikan. Ia pun memberi nama elektron pada satuan hipotetik ini.

Faraday: “Nah, pak Dalton,sekarang bagaimana? Apakah menurut anda listrik


bisa mengalir bila atom tak bermuatan? Lalu siapa yang mengendalikan listrik
tersebut?”

Sejak saat itu beberapa pernyataan teori atom Dalton pun gugur. Kelemahan
Teori atom Dalton. Dalam teori atom dalton tidak dijelaskan dari mana sumber
muatan yang ada pada listrik padahal menurut Dalton atom merupakan partikel
netral. Kelebihannya adalah Dalton memberikan dasar kepada ilmu kimia
tentang apa itu atom.

3. TEORI ATOM THOMSON


Setelah teori atom Dalton dinyatakan gugur karena ada pertanyaan yang belum
bisa dijawab olehnya, maka Pak Thomson pun pada sekitar tahun 1890-an
mencoba melakukan percobaan untuk mencari jalan keluar masalah tersebut.
Dengan berdasar teori ilmuwan lainnya seperti Sir Humphry Davy yang
membuktikan bahwa gas menjadi penghantar listrik yang lebih baik pada
tekanan rendah, Thomson pun melakukan percobaan menggunakan tabung sinar
katoda. Jadi tabung di bawah ini adalah tabung hampa udara, dan di masing-
masing ujung tabung diberi

arus listrik dengan tegangan yang cukup tinggi, ternyata pada tekanan yang
rendah dan suhu tinggi, gas dalam tabung akan berpijar tergantung jenis zat
dalam tabung. Jika tekanan gas dikurangi, daerah depan katode akan menjadi
gelap. Daerah gelap ini terus bertambah jika tekanan gas terus dikurangi.
Akhirnya, seluruh tabung menjadi gelap, tetapi bagian tabung depan katode
berpendar dengan warna kehijauan. Melalui percobaan, dapat dibuktikan bahwa
warna kehijauan itu adalah radiasi partikel. Karena berasal dari katode, maka
sinar itu dinamakan sinar katode.

Percobaan lebih lanjut membuktikan bahwa sinar katode merupakan radiasi


partikel yang bermuatan listrik negatif yang selanjutnya disebut elektron.
1. Sinar katode merambat lurus dari permukaan anode menuju katode
2. Sinar katode dapat memutar kincir
3. Sinar katode dibelokkan kea rah kutub positif

Atom merupakan bola pejal yang bermuatan positif dan didalamya


tersebar muatan negatif elektron" inilah kesimpulan teori dari pak
Thomson.
Kelebihan
Membuktikan adanya partikel lain yang bermuatan negatif dalam atom. Berarti
atom bukan merupakan bagian terkecil dari suatu unsur.
Kelemahan
Model Thomson ini tidak dapat menjelaskan susunan muatan positif dan negatif
dalam bola atom tersebut, belum dapat menjelaskan reaksi kimia yang terjadi
antar atom

Setelah Pak Thomson mengemukakan teorinya, pada tahun 1910 Pak


Rutherford pun tak kalah melakukan percobaan untuk mengungkapkan teori
versi miliknya. Dengan dibantu oleh dua orang muridnya, mereka melakukan
percobaan yang dikenal dengan hamburan sinar alfa, yaitu partikel yang
bermuatan positif, dan bergerak lurus, berdaya tembus besar sehingga dapat
menembus lembaran tipis kertas.

Percobaan tersebut sebenarnya bertujuan


untuk menguji pendapat Thomson, yakni
apakah atom itu betul-betul merupakan bola pejal yang positif yang bila dikenai
partikel alfa akan dipantulkan atau dibelokkan. Dari pengamatan mereka,
didapatkan fakta bahwa apabila partikel alfa ditembakkan pada lempeng emas
yang sangat tipis, maka sebagian besar partikel alfa diteruskan (ada
penyimpangan sudut kurang dari 1°), tetapi dari pengamatan Marsden diperoleh
fakta bahwa satu diantara 20.000 partikel alfa akan membelok sudut 90° bahkan
lebih, atau ada yang dipantulkan. Hal ini pastialh tidak sesuai dengan teori
Thomson dimana atom digambarkan bersifat homogen yang padat pada semua
bagiannya.

Dengan model seperti itu, maka penghamburan sinar alfa lempeng emas
tipis dapat dijelaskan sbg berikut:
1. Sebagian besar partikel sinar alfa dapat tembus karena melalui daerah hampa
2. Partikel alfa yang mendekati inti atom dibelokkan karena mengalani gaya
tolak inti
3. Partikel alfa yang menuju inti atom dipantulkan karena inti bermuatan positif
dan sangat pejal

“Atom terdiri dari inti atom yang sangat kecil dan bermuatan positif, dikelilingi
oleh elektron yang bermuatan negatif. “ jadi inilah kesimpulan bagaimana
bentuk atom meurut Rutherford.

Kelebihan:
Membuat hipotesa bahwa atom tersusun dari inti atom dan elektron yang
mengelilingi inti
Kelemahan:
Tidak dapat menjelaskan mengapa elektron tidak jatuh ke dalam inti atom.
Berdasarkan teori fisika, gerakan elektron mengitari inti ini disertai pemancaran
energi sehingga lama - kelamaan energi elektron akan berkurang dan
lintasannya makin lama akan mendekati inti dan jatuh ke dalam inti Ambilah
seutas tali dan salah satu ujungnya Anda ikatkan sepotong kayu sedangkan
ujung yang lain Anda pegang. Putarkan tali tersebut di atas kepala Anda. Apa
yang terjadi? Benar. Lama kelamaan putarannya akan pelan dan akan mengenai
kepala Anda karena putarannya lemah dan Anda pegal memegang tali tersebut.
Karena Rutherford adalah telah dikenalkan lintasan/kedudukan elektron yang
nanti disebut dengan kulit
4. Teori atom Niels Bohr

Pak Niels Bohr mengenalkan teori tentang lintasan-lintasan electron


Ternyata benar segala sesuatu yang ada di dunia ini tidak ada yang sempurna.
Setiap teori yang dikeluarkan ilmuwan pasti disamping ada kelebihannya, juga
ada kekurangannya. Dengan percobaannya, tahin 1911, Niels Bohr berusaha
memperbaiki teori Rutherford dengan melakukan percobaan spectrum atom
hydrogen.

Lalu dari percobaan tersebut, gimana si teori atom Pak Niehl Bohr ni?
1. Menurutnya, Hanya ada seperangkat orbit tertentu yang diperbolehkan
bagi satu elektron dalam atom hidrogen. Orbit ini dikenal sebagai keadaan
gerak stasioner (menetap) elektron dan merupakan lintasan melingkar
disekeliling inti.
2. Selama elektron berada dalam lintasan stasioner, energi elektron tetap
sehingga tidak ada energi dalam bentuk radiasi yang dipancarkan maupun
diserap.
3. Elektron hanya dapat berpindah dari satu lintasan stasioner ke lintasan
stasioner lain. Pada peralihan ini, sejumlah energi tertentu terlibat, besarnya
sesuai dengan persamaan planck, ΔE = hv
4. Lintasan stasioner yang dibolehkan memilki besaran dengan sifat-sifat
tertentu, terutama sifat yang disebut momentum sudut. Besarnya momentum
sudut merupakan kelipatan dari h/2∏ atau nh/2∏, dengan n adalah bilangan
bulat dan h tetapan planck
TUGAS IPA
(SEJARAH PENEMU ATOM )

Oleh :

Nama : Ni Nyoman Tri Wandari


Kelas : X JB 6
No : 33

TAHUN AJARAN 2017/2013


SMK PARIWISATA DALUNG