Anda di halaman 1dari 2

a) The inspection and survey of ships, so far as regards the enforcement of the provisions of the

present regulations and the granting of exemptions therefrom. shall be carried out by officers of
the Administration. Administration may, however, entrust the inspections and surveys eitherto
surveyors nominated for the purpose or to organizations recognized by it.

Peraturan ke 6
Inspeksi dan survey
a) Inspeksi dan survey kapal yang menyangkut ketentuan-ketentuan peraturan ini dan
pengecualian- pengecualian yang lainnya, akan dilakukan oleh petugas Administrasi.
Namun, petugas administrasi dapat mempercayakan inspeksi dan survey kepada surveyor yang
ditunjuk atau kepada organisasi yang sudah diakui.

b) Petugas Administrasi atau organisasi yang diakui untuk melakukan inspeksi dan 1survey
sebagaimana dimaksud dalam ayat (a) minimal surveyor yang ditunjuk atau organisasi yang
diakui untuk:
(i) memperbaiki sebuah kapal;
(ii) melakukan inspeksi dan 1urvey jika diminta oleh otoritas Negara pelabuhan.
Petugas administrasi akan memberi tahu Organisasi tentang tanggung jawab dan kondisi spesifik
otoritas kepada surveyor yang ditunjuk atau organisasi yang diakui.
c) Ketika seorang surveyor atau organisasi yang diakui telah menentukan kondisi kapal atau
peralatannya tidak sesuai secara substansial dengan rincian sertifikat, kapal tersebut tidak layak
untuk melanjutkan ke laut. Orang di atas kapal , surveyor atau organisasi tersebut harus segera
memberitahukan Administrasi.

Peraturan ke 7
Survey kapal penumpang
a) Kapal penumpang yang mengikuti survei ditentukan di bawah ini:
1. survei awal sebelum kapal dioperasikan;
2. survei pembaruan setiap 12 bulan sekali,
3.survei tambahan, saat diperlukan
b) Survei harus dilakukan sebagai berikut:
1. survei awal harus mencakup pemeriksaan lengkap terhadap struktur kapal, mesin dan
peralatan, termasuk bagian luar bagian bawah kapal dan bagian dalam dan luar boiler.
2. perbaruan survey harus mencakup inspeksi struktur, boiler dan bejana tekan lainnya,
mesin dan peralatan, termasuk bagian luar bawah kapal.
3. survei tambahan baik keseluruhan atau sebagian, sesuai dengan keadaan, harus
dilakukan setelah perbaikan yang dihasilkan dari investigasi di peraturan 11, atau setiap
kali ada perbaikan atau pembaruan yang dilakukan.

Peraturan ke 8
Survei peralatan keselamatan jiwa dan peralatan lainnya pada kapal kargo
a) Peralatan keselamatan jiwa dan peralatan lainnya pada kapal kargo lebih dari 500 GT
sebagaimana dimaksud dalam ayat (b) (i) ditentukan di bawah ini:
1. survei awal sebelum kapal dioperasikan;
2. survei perpanjangan tidak melebihi 5 tahun,
Peraturan ke 9
Survei instalasi radio kapal barang
a) Instalasi radio, termasuk yang digunakan pada peralatan kapal-kapal kargo yang
menyelamatkan nyawa yang diberlakukan bab lll dan lV harus tunduk pada survei yang
ditentukan di bawah ini:

Peraturan ke 10
Survei struktur, mesin dan peralatan kapal kargo
a) Struktur, mesin, dan peralatan (selain yang terkait dengan Keselamatan Kapal Kargo
Sertifikat Peralatan dan Sertifikat Radio Keselamatan Kapal Kargo dikeluarkan) dari kapal kargo
sebagaimana dimaksud dalam paragraf (bXi) tunduk pada survei dan inspeksi yang ditentukan di
bawah ini:
1. survei awal termasuk inspeksi bagian luar dasar kapal sebelum kapal dioperasikan;
2. survei pembaruan pada interval yang ditentukan oleh Administrasi tetapi tidak melebihi 5
tahun, kecuali jika peraturan 14 (b), (e), (f) dan (g) berlaku;
3.