Anda di halaman 1dari 5

ANALISIS FINANSIAL BAGIAN 2

XIII.1. Cash Flow perusahan


XIII.1.1. Perhitungan Cash Flow perusahaan

Tabel XIII.1.1 Cash Flow

CASH FLOW
Tahun 2018 2019 2020 2021
Estimasi Cash Inflow
I nv estasi Pemilik Rp 398.473.440 Rp - Rp - Rp -
Pinjaman Bank Rp 99.618.360 Rp - Rp - Rp -
Penjualan Rp - Rp 2.184.000.000 Rp 2.294.349.936 Rp 2.406.419.031
Total Estimasi Cash Inflow Rp 498.091.800 Rp 2.184.000.000 Rp 2.294.349.936 Rp 2.406.419.031
Estimasi Cash Outflow
Biaya Mesin Rp 15.447.300 Rp - Rp - Rp -
Biaya Peralatan Rp 754.775 Rp - Rp - Rp -
Biaya Kendaraan Rp 18.750.000 Rp - Rp - Rp -
Biaya Peralatan Kantor Rp 4.250.000 Rp - Rp - Rp -
Biaya SI UP Rp 2.700.000 Rp - Rp - Rp -
Merk Dagang Rp 600.000 Rp - Rp - Rp -
Biaya Material Langsung Rp - Rp 591.379.615 Rp 597.286.211 Rp 603.251.873
Biaya Tenaga Kerja Langsung Rp - Rp 413.861.448 Rp 446.970.364 Rp 482.727.993
Beban Listrik Rp - Rp 43.384.535 Rp 43.384.535 Rp 43.384.535
Biaya Tenaga Kerja Tidak Langsung Rp - Rp 36.000.000 Rp 38.880.000 Rp 41.990.400
Beban Bahan Baku Penolong Rp - Rp 50.000.000 Rp 50.000.000 Rp 50.000.000
Beban Sewa Pabrik dan BangunanRp - Rp 110.000.000 Rp 112.200.000 Rp 112.200.000
Beban Pemasaran dan Penjualan Rp - Rp 870.000 Rp 876.960 Rp 883.976
Beban Listrik Kantor Rp - Rp 6.197.791 Rp 6.197.791 Rp 6.197.791
Beban Gaji Jajaran Eksekutif Rp - Rp 178.800.000 Rp 193.104.000 Rp 208.552.320
Beban Rekrutmen dan Seleksi Rp - Rp 7.878.000 Rp - Rp -
Beban Kesejahteraan karyawan Rp - Rp 33.319.057 Rp 35.984.581 Rp 38.863.348
Biaya Sewa Kantor Rp - Rp 174.800.000 Rp 178.296.000 Rp 178.296.000
Beban THR Rp - Rp 52.388.454 Rp 56.579.530 Rp 61.105.893
Bonus Rp - Rp - Rp 27.158.175 Rp 29.330.829
Ongkos Material Handling (OMH) Rp - Rp 123.480.000 Rp 123.480.000 Rp 123.480.000
Beban Bunga Rp - Rp 8.569.481 Rp 5.447.090 Rp 1.999.455
Pembayaran angsuran pokok Rp - Rp 29.975.314 Rp 33.097.705 Rp 36.545.341
Pembayaran pajak Rp - Rp 106.525.975 Rp 111.132.761 Rp 124.868.468
Total Cash Outflow Rp 42.502.075 Rp 1.967.429.669 Rp 2.060.075.703 Rp 2.143.678.219

Net Cash Flow Rp 455.589.725 Rp 216.570.331 Rp 234.274.233 Rp 262.740.812


Saldo Kas Awal Rp - Rp 455.589.725 Rp 672.160.056 Rp 906.434.289
Saldo Kas Akhir Rp 455.589.725 Rp 672.160.056 Rp 906.434.289 Rp 1.169.175.100

XIII.1.2. Analisis Cash Flow Perusahaan


Tabel diatas menunjukkan arus kas dari perusahaan dimulai dari tahun
2018 sampai tahun 2021. Estimasi cash flow in merupakan estimasi sumber
pendapatan perusahaan seperti investasi pemilik, pinjaman dana dari bank dan
penjualan. Pada tahun 2018 sumber pendapatan hanya berasal dari investasi
pemilik dan peminjaman dana dari bank dimana investasi pemilik dan
peminjaman bank hanya dimasukkan pada tahun 2018 karena dana tersebut
didapatkan diawal tahun perencanaan bisnis. Sedangkan pendapatan dari
penjualan belum ada karena perusahaan belum melakukan penjualan.
Kemudian estimasi cash flow out merupakan estimasi pengeluaran pada
perusahaan setiap tahunnya. Setelah memperhitungan estimasi cash flow in dan
cash flow out maka didapatkan net cash flow yang merupakan pengurangan
dari cash flow in dan cash flow out. Saldo kas ahir didapatkan dari penjumlahan
net cash flow dan saldo awal. Pada tahun 2018 saldo kas awal tidak ada karena
pada tahun 0 tersebut perusahaan belum mendapatkan pendapatan. Untuk
tahun selanjutnya saldo awal didapatkan dari saldo akhir dari tahun
sebelumnya. Sehingga didapatkan saldo akhir pada tahun 2018 sebesar
Rp455.589.725, tahun 2019 sebesar Rp672.160.056, tahun 2020 sebesar
Rp906.434.289, dan tahun 2021 sebesar Rp1.169.175.100.

XIII.2. Neraca
XIII.2.1. Perhitungan Aktiva
Tabel XIII.2.1 Aktiva
NERACA
TAHUN 2019 2020 2021
AKTIVA
Currents Asset
Saldo Kas Akhir Rp 672.160.056 Rp 906.434.289 Rp 1.169.175.100
Persediaan Akhir Produk Jadi Rp 12.415.481 Rp 14.753.838 Rp 17.227.962
Total Currents Asset Rp 684.575.537 Rp 921.188.127 Rp 1.186.403.062

Fixed & Intangible Assets


Intangible Assets
Biaya SIUP Rp 2.700.000 Rp 2.700.000 Rp 2.700.000
Merk Dagang Rp 600.000 Rp 600.000 Rp 600.000
Total Intagible Assets Rp 3.300.000 Rp 3.300.000 Rp 3.300.000
Fixed Asset
Biaya Mesin Rp 15.447.300 Rp 15.447.300 Rp 15.447.300
Biaya Peralatan Rp 754.775 Rp 754.775 Rp 754.775
Biaya Kendaraan Rp 18.750.000 Rp 18.750.000 Rp 18.750.000
Biaya Peralatan Kantor Rp 4.250.000 Rp 4.250.000 Rp 4.250.000
Total Fixed Assets Rp 39.202.075 Rp 39.202.075 Rp 39.202.075
Akumulasi depresiasi mesin Rp 3.861.825 Rp 7.723.650 Rp 11.585.475
Akumulasi depresiasi peralatan Rp 188.694 Rp 377.388 Rp 566.081
Akumulasi depresiasi kendaraan Rp 4.687.500 Rp 9.375.000 Rp 14.062.500
Akumulasi amortisasi SIUP Rp 540.000 Rp 1.080.000 Rp 1.620.000
Akumulasi amortisasi Merk dagang Rp 60.000 Rp 120.000 Rp 180.000
Akumulasi Depresiasi Peralatan Kantor Rp 1.062.500 Rp 2.125.000 Rp 3.187.500
Total Akumulasi Depresiasi & Amortisasi Rp 10.400.519 Rp 20.801.038 Rp 31.201.556
Total Fixed & Intangible Assets Rp 32.101.556 Rp 21.701.038 Rp 11.300.519

Total Assets Rp 716.677.093 Rp 942.889.164 Rp 1.197.703.581

XIII.2.2. Analisis Aktiva


Aktiva merupakan salah satu komponen neraca yang menunjukkan asset
suatu perusahaan yaitu seluruh harta atau invetasi yang menjadi hak milik
perusahaan. Terdapat empat jenis asset yaitu currents asset yang terdiri dari
saldo kas akhir dan persediaan akhir produk jadi, intangible assets yang terdiri
dari biaya SIUP dan merk dagang, fixed assets yang terdiri dari biaya mesin,
peralatan, kendaraan dan peralatan kantor. Kemudian terdapat akumulasi
depresiasi dan amortisasi sehingga didapatkan total assets pada tahun 2019
sebesar Rp716.677.093, tahun 2020 sebesar Rp942.889.164, tahun 2021
sebesar Rp1.197.703.581.

XIII.2.3. Perhitungan Passiva


Tabel XIII.2.2 Passiva
NERACA
TAHUN 2019 2020 2021
PASSIVA
Liabilities
Sisa Hutang Bank Rp 69.643.046 Rp 36.545.341 Rp 0

Total Liabilities Rp 69.643.046 Rp 36.545.341 Rp 0

Equity
Modal Awal Rp 398.473.440 Rp 398.473.440 Rp 398.473.440
Laba ditahan Rp 248.560.608 Rp 259.309.776 Rp 291.359.758
Akumulasi laba ditahan Rp 248.560.608 Rp 507.870.384 Rp 799.230.141
Total Equity Rp 647.034.047 Rp 906.343.823 Rp 1.197.703.581

Total Equity & Liabilities Rp 716.677.093 Rp 942.889.164 Rp 1.197.703.581

XIII.2.4. Analisis Passiva


Passiva merupakan hutang usaha suatu perusahaan serta daftar
kewajiban-kewajiban baik jangka panjang maupun jangka pendek yang harus
dibayarkan oleh perusahaan. Passiva terdapat dua jenis yaitu Liabilities dan
Equity. Liabilites merupakan sisa hutang ke bank kemudian equity terdiri dari
modal awal, laba ditahan dan akumulasi laba ditahan. Sehingga didapatkan
total equity & liabilities pada tahun 2019 sebesar Rp716.677.093, tahun 2020
sebesar Rp942.889.164, tahun 2021 sebesar Rp1.197.703.581.
Oleh karena setiap tahun total assets sama dengan total equity &
liabilities maka dapat dikatakan neraca sudah dalam keadaan seimbang.

XIII.3. Analisis Profitabilititas


XIII.3.1. Return On Equity
Tabel XIII.3.1 Return On Equity
Tahun 2019 2020 2021
EAIT Rp 248.560.608 Rp 259.309.776 Rp 291.359.758
Ekuitas Rp 398.473.440 Rp 398.473.440 Rp 398.473.440
ROE 0,62 0,65 0,73
XIII.3.2. Analisis Return On Equity

Nilai ROE didapatkan dari pembagian EAIT dan Ekuitas. Nilai ROE dari
tahun 2019 sampai 2021 semakin meningkat. ini menunjukan efektivitas
tingkat keuntungan investasi oleh pemilik semakin baik tiap tahunnya.
Dimana pada tahun 2019 nilai ROE sebesar 0.62 lalu tahin 2020 sebesar 0.65
dan tahun 2021 sebesar 0.73

XIII.3.3. Return On Asset


Tabel XIII.3.2 Return On Asset
Tahun 2019 2020 2021
EAIT Rp 248.560.608 Rp 259.309.776 Rp 291.359.758
Asset Rp 716.677.093 Rp 942.889.164 Rp 1.197.703.581
ROA 0,35 0,28 0,24

XIII.3.4. Analisis Return On Asset


Nilai ROA didapatkan dari pembagian EAIT dan Assets. Didapat nilai
ROA setiap tahun semakin berkurang, hal ini terjadi karena penggunaan asset
kurang optimal. Nilai ROA pada tahun 2019 sebesar 0.35, tahun 2020 sebesar
0.28 dan tahun 2021 sebesar 0.24

XIII.3.5. Net Profit Margin


Tabel XIII.3.3 Net Profit Margin
Tahun 2019 2020 2021
EAIT Rp 248.560.608 Rp 259.309.776 Rp 291.359.758
Pendapatan Rp 2.184.000.000 Rp 2.294.349.936 Rp 2.406.419.031
NPM 0,11 0,11 0,12

XIII.3.6. Analisis Net Profit Margin


Nilai NPM didapatkan dari pembagian antara EAIT dan pendapatan.
Sehingga diperoleh Nilai NPM dari antara tahun 2019 dan 2020 terlihat stabil
dengan nilai NPM 0.11 lalu meningkat pada tahun 2021 bertambah 0.01
menjadi 0.12.
XIII.3.7. Gross Profit Margin
Tabel XIII.3.4 Gross Profit Margin
Tahun 2019 2020 2021
EBIT Rp 363.656.063 Rp 375.889.627 Rp 418.227.680
Pendapatan Rp 2.184.000.000 Rp 2.294.349.936 Rp 2.406.419.031
GPM 0,17 0,16 0,17

XIII.3.8. Analisis Gross Profit Margin

Nilai GPM didapatkan dari pembagian antara EBIT dan pendapatan


sehingga diperoleh Nilai GPM pada tahun 2019 sampai tahun 2021 berada di
range antara 0.17 dan 0.16. ini menunjukan bahwa keadaan operasi perusahaan
stabil dari tahun 2019-2021.