Anda di halaman 1dari 12

MODUL

SISTEM OPERASI JARINGAN


KELAS XII

SMK NU 1 ISLAMIYAH KRAMAT


Jl. Garuda No 35 Kemantran
Kramat
Administrasi Berbagi Sumber Daya Jaringan (Sharing Resource Dalam Jaringan)

Resource atau sumber daya merupakan semua perangkat keras atau sebuah virtual sistem yang terhubung
ke sebuah sistem. Untuk sistem komputer memiliki beberapa resource seperti printer, memori, hard disk
dan sebagainya. Resource yang tadi merupakan resource yang berupa perangkat keras. Untuk virtual sistem
bentuk sumber daya (resource) berupa waktu cpu, file atau berupa koneksi jaringan.

Pengertian Resource Sharing adalah penggunaan perangkat keras secara bersama-sama oleh semua
prosesor yang ada. Resource sharing pada jaringan dapat dilakukan seperti sharing dan printer, fasilitas
tersebut membuat seseorang dapat mengakses printer maupun file yang ada dari komputer lain atau
berbagi data dengan komputer yang satu dengan yang lain.

Kelebihan resource sharing


Esiensi : sistem operasi resource sharing memungkinkan sumber daya sistem komputer untuk digunakan
dengan cara yang efisiensi dalam pembagian data.
Kemudahan : sistem operasi resource sharing membuat komputer lebih mudah dipakai dan memberikan
kenyamanan untuk pengguna.
Kemampuan berevolusi : sistem operasi dalam resource sharing harus disusun sedemikian rupa sehingga
memungkinkan pengembangan yang efektif, pengujian, dan penerapan fungsi-fungsi sistem yang baru
tanpa mengganggu layanan yang telah ada.
Fungsi Sharing Resource
Dapat menggunakan sumber daya secara bersama-sama. Misalnya seorang pengguna yang berada di
ratusan atau ribuan km jauhnya dari suatu data, tidak mendapatkan kesulitan dalam mengguanakan data
tersebut dan seolaholah data tersebut berada di dekatnya.
Tujuan Sharing Resource

Resource sharing bertujuan agar seluruh program, peralatan, khususnya data dapat digunakan oleh setiap
orang yang ada pada jaringan tanpa terpengaruh oleh lokasi resource dan pemakai. jadi sharing resource
adalah suatu usaha untuk menghilangkan kendala jarak.
Keamanan Sistem Operasi Jaringan

Keamanan sistem operasi merupakan bagian masalah pada suatu keamaan sistem komputer dengan akses
secara total yang telah menjadi bagian yang dapat meningkatkan kepentingannya sendiri.
Dalam jaringan komputer khususnya yang berkaitan dengan aplikasi yang melibatkan berbagai kepentingan
akan banyak terjadi hal yang dapat mengganggu kestabilan koneksi jaringan komputer tersebut, baik yang
berkaitan dengan hardware meliputi pengamanan fisik, sumber daya listrik maupun yang berkaitan dengan
software yang meliputi sistem, konfigurasi, hak akses, dll.
Satu hal yang perlu diingat bahwa tidak ada jaringan komputer yang benar-benar aman. Sifat dari jaringan
adalah melakukan komunikasi. Setiap komunikasi dapat jatuh ke tangan orang lain dan disalahgunakan.
Sistem keamanan membantu mengamankan jaringan tanpa menghalangi penggunaannya dan
menempatkan antisipasi ketika jaringan berhasil ditembus.

Ada beberapa gangguan yang terjadi pada keamanan sistem operasi jaringan diantaranya yang paling
banyak dikenal adalah:

 Hacking
Berupa perusakan pada infrastruktur jaringan yang sudah ada, misalnya perusakan pada sistem dari
suatu server
 Phising
Berupa pemalsuan terhadap data resmi dilakukan untuk hal yang berkaitan dengan pemanfaataanya.
 Deface
Perubahan terhadap tampilan suatu website secara illegal.
 Carding
Pencurian data terhadap identitas perbankan seseorang, misalnya pencurian kartu kredit.
 Sniffing
Suatu pemantauan elektronik terhadap jaringan digital untuk mengetahui password atau data lainnya.
Ada beragam teknik sniffing atau juga dikenal sebagai eavesdropping, yakni: shoulder surfing
(pengamatan langsung terhadap display monitor seseorang untuk memperoleh akses), dumpster diving
(mengakses untuk memperoleh password dan data lainnya), digital sniffing (pengamatan elektronik
terhadap jaringan untuk mengungkap password atau data lainnya).
 Spam
Penyalahgunaan sistem pesan elektronik (termasuk media penyiaran dan sistem pengiriman digital)
untuk mengirim berita iklan dan keperluan lainnya secara massal. Spam menampilkan berita secara
bertubi-tubi tanpa diminta dan sering kali tidak dikehendaki oleh penerimanya. Pada akhirnya, spam
dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi para pengguna situs web. Orang yang menciptakan spam
elektronik disebut spammers.
 Spoofing
Teknik yang digunakan untuk memperoleh akses yang tidak sah ke suatu komputer atau informasi
dimana penyerang berhubungan dengan pengguna dengan berpura-pura memalsukan bahwa mereka
adalah host yang dapat dipercaya.
 SQL Injection
Jenis aksi hacking pada keamanan komputer di mana seorang penyerang bisa mendapatkan akses ke
basis data di dalam sistem. SQL injection yaitu serangan yang mirip dengan serangan XSS dalam bahwa
penyerang memanfaatkan aplikasi vektor dan juga dengan Common dalam serangan XSS.
 DoS (Denial Of Service)
Jenis serangan terhadap sebuah komputer atau server di dalam jaringan internetdengan cara
menghabiskan sumber (resource) yang dimiliki oleh komputer tersebut sampai komputer tersebut tidak
dapat menjalankan fungsinya dengan benar sehingga secara tidak langsung mencegah pengguna lain
untuk memperoleh akses layanan dari komputer yang diserang tersebut.
 Social Engineering
Pemerolehan informasi atau maklumat rahasia/sensitif dengan cara menipu pemilik informasi tersebut.
Social engineering umumnya dilakukan melalui telepon atau Internet. Social engineering merupakan
salah satu metode yang digunakan oleh hacker untuk memperoleh informasi tentang targetnya.

Jenis-Jenis Keamanan pada Sistem Operasi Jaringan


Jenis kejahatan komputer dapat digolongkan ke dalam beberapa jenis. Mulai dari jenis yang sangat
berbahaya sampai ke jenis kejahatan yang hanya membuat pengguna jaringan kesal. Oleh sebab itu, Sistem
keamanan sangat diperlukan untuk pengguna agar nyaman dan aman!
Sebuah jaringan komputer harus memiliki untuk menghindari berbagai macam serangan oleh para
hacker/cracker. Bagi para administrator jaringan pun harus jeli dalam menggunakan jenis sistem keamanan
yang digunakan.
Nah ada berbagai jenis keamanan yang anda harus ketahui diantaranya:

1. Keamanan Fisik
Keamanan Fisik menfokuskan pada strategi untuk mengamankan pekerja atau anggota organisasi, aset
fisik, dan tempat kerja dari berbagai ancaman. Jenis keamanan fisik termasuk juga akses orang ke
gedung serta perlatan dan media yang digunakan. Keamanan fisik ini meliputi seluruh sistem beserta
peralatan, peripheral, dan media yang digunakan. Misalnya: Wiretapping : merupakan jenis Physical
security yang berhubungan dengan akses ke kabel atau komputer yang digunakan, Pada proses
wiretapping, penyadapan melakukan proses pengambilan data yang ditransmisikan pada saluran kabel
komunikasi dengan menggunakan sambungan perangkat keras.
Denial of service : Denial Of`Service biasanya membanjiri jaringan tersebut dengan pesan-pesan yang
sangat banyak jumlahnya. Secara sederhana Denial Of Service memanfaatkan celah lubang keamanan
pada protokol TCP/IP yang dikenal dengan Syn flood, yaitu sistem target yang dituju akan dibanjiri oleh
permintaan yang sangat banyak jumlahnya (Flooding), sehingga akses jaringan menjadi sibuk.
2. Keamanan Data dan Media
Merupakan jenis keamanan yang berhubungan dengan kelemahan dari software yang digunakan untuk
memproses dan megelola data. Kejahatan ini dilakukan oleh seorang yang tidak bertanggung jawab
dengan memasang backdoor atau meyebarkan virus atau trojan, dll. sehingga orang tersebut
mendapatkan password atau hak akses yang bukan miliknya.
3. Keamanan Dari Pihak Luar
Memanfaatkan faktor kelemahan atau kecerobohan dari orang menggunakan jaringan tersebut (klien)
ini merupakan salah satu tindakan yang diambil oleh seorang hacker maupun cracker untuk dapat
masuk pada sistem yang menjadi targetnya. Hal ini biasanya disebut Social Engineering. Social
engineering merupakan tingkatan tertinggi dalam dunia hacking.
4. Keamanan jaringan
Biasanya memanfaatkan celah atau port yang terbuka dll. dan pengamanan jaringan adalah dengan
menggunakan firewall atau pun proxy yang digunakan untuk mem-filter user yang akan menggunakan
jaringan.
5. Keamanan Otorisasi Akses
Otorisasi akses adalah penggunaan password atau kata sandi jika kita ingin mengakses sesuatu di
jaringan. Hal ini dimaksudkan untuk memastikan hanya user tertentu saja yang diperbolehkan untuk
mengakses jaringan.
6. Keamanan Proteksi Virus
Virus adalah sebuah metode penyerangan sistem komputer dengan menggunakan sebuah program
yang dapat membuat sistem kacau dan mengalami kerusakan. Virus sendiri bisa diatasi dengan
menginstall antivirus pada komputer dan selalu update databasenya yang terbaru agar virus kekinian
biar kedetect oleh antivirusnya.
7. Keamanan Dalam Operasi
Merupakan jenis keamanan jaringan yang berhubungan dengan prosedur untuk mengatur dan
mengelola sistem keamanan. Makanya harus dibentu SOP (Standar Operasional Prosedur).

Algoritma Keamanan pada Sistem Operasi Jaringan


Pengertian Algoritma, adalah suatu urutan dari beberapa langkah yang logis guna menyelesaikan masalah.
Pada saat kita memiliki masalah, maka kita harus dapat untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan
menggunakan langkah-langkah yang logis.

Beberapa macam algoritma diantaranya:

1. Algoritma Genetika (Genetic Algorithm, GA)


Algoritma Genetika pada dasarnya adalah program komputer yang mensimulasikan proses evolusi.
Dalam hal ini populasi dari kromosom dihasilkan secara random dan memungkinkan untuk berkembang
biak sesuai dengan hukum-hukum evolusi dengan harapan akan menghasilkan individu kromosom yang
prima. Kromosom ini pada kenyataannya adalah kandidat penyelesaian dari masalah, sehingga bila
kromosom yang baik berkembang, solusi yang baik terhadap masalah diharapkan akan dihasilkan.
Algoritma genetika sangat tepat digunakan untuk penyelesaian masalah optimasi yang kompleks dan
sukar diselesaikan dengan menggunakan metode yang konvensional. Sebagaimana halnya proses
evolusi di alam, suatu algoritma genetika yang sederhana umumnya terdiri dari tiga operator yaitu:
operator reproduksi, operator crossover (persilangan) dan operator mutasi.
2. Divide and Conquer
Paradigma untuk membagi suatu permasalahan besar menjadi permasalahan-permasalahan yang lebih
kecil.
3. Dynamic programming
Paradigma pemrograman dinamik akan sesuai jika digunakan pada suatu masalah yang mengandung
sub-struktur yang optimal dan mengandung beberapa bagian permasalahan yang tumpang tindih.
4. Metode serakah
Sebuah algoritma serakah mirip dengan sebuah Pemrograman dinamik, bedanya jawaban dari
submasalah tidak perlu diketahui dalam setiap tahap dan menggunakan pilihan "serakah" apa yang
dilihat terbaik pada saat itu.
5. Algoritma Greedy
ALgoritma greedy merupakan salah satu dari sekian banyak algoritma yang sering di pakai dalam
implementasi sebuah system atau program yang menyangkut mengenai pencarian “optimasi” Di dalam
mencari sebuah solusi (optimasi) algoritma greedy hanya memakai 2 buah macam persoalan
Optimasi,yaitu: 1. Maksimasi (maxizimation) 2. Minimasi (minimization) Sekarang kita lanjut ke contoh
soal yang aja ya..biar lebih enak membedakan antara soal mengenai optimasi/maksimasi dengan
minimum/minimasi.
6. Algoritma Dijkstra
Algoritma Dijkstra, (dinamai menurut penemunya, seorang ilmuwan komputer, Edsger Dijkstra), adalah
sebuah algoritma rakus (greedy algorithm) yang dipakai dalam memecahkan permasalahan jarak
terpendek (shortest path problem) untuk sebuah graf berarah (directed graph) dengan bobot-bobot sisi
(edge weights) yang bernilai tak-negatif. Misalnya, bila vertices dari sebuah graf melambangkan kota-
kota dan bobot sisi (edge weights) melambangkan jarak antara kota-kota tersebut, maka algoritma
Dijkstra dapat digunakan untuk menemukan jarak terpendek antara dua kota. Input algoritma ini adalah
sebuah graf berarah yang berbobot (weighted directed graph) G dan sebuah sumber vertex s dalam G
dan V adalah himpunan semua vertices dalam graph G. Setiap sisi dari graf ini adalah pasangan vertices
(u,v) yang melambangkan hubungan dari vertex u ke vertex v. Himpunan semua tepi disebut E. Bobot
(weights) dari semua sisi dihitung dengan fungsi w: E → [0, ∞) jadi w(u,v) adalah jarak tak-negatif dari
vertex u ke vertex v. Ongkos (cost) dari sebuah sisi dapat dianggap sebagai jarak antara duavertex, yaitu
jumlah jarak semua sisi dalam jalur tersebut. Untuk sepasang vertex s dan t dalam V, algoritma ini
menghitung jarak terpendek dari s ke t.
7. Algoritma Kriptografi
Algoritma kriptografi atau cipher , dan juga sering disebut dengan istilahsandi adalah suatu fungsi
matematis yang digunakan untuk melakukan enkripsi dan dekripsi (Schneier, 1996). Ada dua macam
algoritma kriptografi, yaitu algoritma simetris (symmetric algorithms) dan algoritma
asimetris(asymmetric algorithms).
8. Algoritma Random
Algoritma random sering dibutuhkan ketika membuat AI untuk musuh, misalnya untuk memunculkan
pasukan musuh secara random. fungsi sederhana berikut ini digunakan untuk mencari nilai random dari
bilangan antara min – max. var a = Math.floor(Math.random() * (max – min + 1)) + min; misalnya min = 1
dan max = 10, maka akan menghasilkan nilai random pada var a pada kisaran 1-10.
Audit Server pada Sistem Operasi Jaringan

Pengertian Audit, Audit adalah suatu proses yang sistematik untuk mendapatkan dan mengevaluasi
bukti secara objektif mengenai pernyataan-pernyataan mengenai kegiatan dan kejadian. Dengan tujuan
untuk menentukan tingkat kesesuaian antara pernyataan-pernyataan tersebut dengan kriteria yang telah
ditetapkan, serta menyampaikan hasil-hasilnya kepada pihak-pihak yang berkepentingan.

Istilah audit sistem informasi umumnya digunakan untuk menjelaskan dua jenis aktivitas berbeda yang
terkait dengan komputer, yaitu menjelaskan proses pengkajian ulang dan mengevaluasi pengendalian
internal dalam sebuah sistem pemrosesan data elektronik.

Fungsi Audit Server

Fungsi audit tersedia dalam suatu paket GAS, yang didaftarkan dalam uraian sebagai berikut:
 Memisahkan data dari
 Kalkulasi / perhitungan dengan data
 Melakukan perbandingan dengan data
 Peringkasan data
 Menyusun kembali data
 Pengumpulan data statistik
 Pencetakan konfirmasi permintaan, analisis dan keluaran lain.

Proses Audit Server


Proses Audit dibagi menjadi 2 macam, yaitu :
A. Proses Auditing
Tahapannya meliputi:
1. Perencanaan audit
2. Persiapan penilaian struktur pengendalian internal
3. Pengujian tahap pengendalian dari audit
4. Tahap pengujian substantif dari audit
5. Pelaporan audit.

B. Proses Audit Operasional Departemen Pemrosesan


Tahapannya meliputi :
1. Tahap Perencanaan Audit
Penting bagi auditor memperoleh dan meninjau ulang latar belakang informasi atas unit, aktivitas,
atau fungsi yang akan diaudit. Auditor perlu mengumpulkan informasi dari klien untuk
memperoleh suatu pemahaman menyangkut departemen DP dan sasaran hasilnya.

2. Tahap Survei Persiapan


Survei ini membantu auditor untuk mengidentifikasi area permasalahan, area sensitif, dan operasi
yang rumit atas kesuksesan audit dari departemen DP.
3. Tahap Audit yang Terperinci
Kunci aktivitas untuk menguji dan mengevaluasi sepanjang tahap audit yang terperinci meliputi :
 organisasi menyangkut fungsi pengolahan informasi
 praktek dan kebijakan sumber daya manusia
 operasi komputer
 pertimbangan implementasi dan pengembangan sistem
 pengoperasian sistem aplikasi.

4. Pelaporan
Pada penyelesaian dari audit operasional, suatu laporan dibagi-bagikan ke manajemen dan panitia
audit perusahaan. Isi dari laporan ini bervariasi menurut harapan manajemen

5. Memeriksa
apakah ada fungsi manajemen Jaringan yang kuat dengan otoritas untuk membuat standar dan
prosedur

6. Memeriksa
apakah tersedia dokumen mengenai inventarisasi peralatan Jaringan, termasuk dokumen
penggantian peralatan
7. Memeriksa
apakah tersedia prosedur untuk memantau network usage untuk keperluan peningkatan kinerja
dan penyelesaian masalah yang timbul
8. Memeriksa
apakah ada control secara aktif mengenai pelaksanaan standar untuk aplikasiaplikasi on-line yang
baru diimplementasikan.

C. Hasil Audit Server


 Untuk memonitor setiap perubahan pada konfigurasi kemanan jaringan
 Untuk mengetahui siapa saja yang mengakses file-file tertentu.
 Untuk memonitor aktifitas dari sejumlah user jaringan
 Untuk menyimpan rekaman kegiatan login dan logout berdasarkan tanggal dan waktu
Konfigurasi Integrasi Sistem Operasi Jaringan

Pengertian
a. konfigurasi adalah pengaturan - atau proses pembuatan pengaturan - dari bagian bagian yang
membentuk keseluruhan Konfigurasi Jaringan menggambarkan berbagai kegiatan yang berhubungan
dengan membangun dan mempertahankan jaringan data.
b. Integrasi merupakan penyatuan unsur-unsur dari sesuatu yang berbeda atau beraneka ragam sehingga
menjadi satu kesatuan dan pengendalian terhadap konflik atau penyimpangan dari penyatuan unsur-
unsur tersebut.
c. c. Sistem operasi jaringan adalah sebuah jenis sistem operasi yang ditujukan untuk menangani jaringan.
Jadi, Konfigurasi integrasi system operasi jaringan adalah konfigurasi yang dilakukan agar antar sub
sistem saling keterkaitan sehingga data dari satu sistem secara rutin dapat melintas, menuju atau
diambil oleh satu atau lebih sistem yang lain.

Fungsi Integrasi Sistem Operasi Jaringan


Fungsi integrasi sistem operasi meliputi sebagai berikut :
1. Menghubungkan sejumlah komputer dan perangkat lainnya ke sebuah jaringan
2. Mengelola sumber daya jaringan
3. Menyediakan layanan
4. Menyediakan keamanan jaringan bagi multiple users
5. Mudah menambahkan client dan sumber daya lainnnya
6. Memonitor status dan fungsi elemen – elemen jaringan
7. Distribusi program dan update software ke client
8. Menggunakan kemampuan server secara efisien
9. Menyediakan tolerasi kesalahan
Instalasi Software Monitoring Jaringan

Pengertian Monitoring Jaringan, adalah proses pengumpulan dan melakukan analisis terhadap data-data
pada lalu lintas jaringan dengan tujuan memaksimalkan seluruh sumber daya yang dimiliki Jaringan.
Monitoring jaringan ini merupakan bagian dari manajemen jaringan. Monitoring Jaringan dapat dibagi
menjadi 2 bagian yaitu :
 Connection Monitoring
Connection monitoring adalah teknik monitoring jaringan yang dapat dilakukan dengan melakukan tes
ping antara monitoring station dan device target, sehingga dapat diketahui bila koneksi terputus.
 Traffic Monitoring
Traffic monitoring adalah teknik monitoring jaringan dengan melihat paket aktual dari traffic pada
jaringan dan menghasilkan laporan berdasarkan trafficjaringan.

Tujuan melakukan monitoring jaringan, adalah untuk mengumpulkan informasi yang berguna dari
berbagai bagian jaringan sehingga jaringan dapat diatur dan dikontrol dengan menggunakan informasi yang
telah terkumpul. Dengan begitu diharapkan jika terjadi touble atau permasalahan dalam jaringan akan
cepat diketahui dan diperbaiki sehingga stabilitas jaringan lebih terjamin.
 Menangkap informasi atau data paket yang dikirim dan diterima dalam jaringan komputer.
 Mengetahui aktivitas yang teradi dalam jaringan komputer.
 Mengetahui dan menganalisa kinerja jaringan komputer yang kita miliki seperti kecepatan
akses/share data dan koneksi jaringan ke internet.
 Mengamati keamanan dari jaringan komputer yang kita miliki.

Mengintip dan menganalisis aktifitas jaringan mengunakan Wireshark


Apa itu Wireshark?

Wireshark merupakan salah satu software atau tool untuk pengawasan jaringan komputer, yang berfungsi
untuk mengawasi dan memonitoring jaringan komputer kita, dapat menganalisis keseluruhan dalam
jaringan komputer kita dan dari analisis jika terjadi masalah atau kesalahan dalam jaringan bisa segera
diketahui dan bisa segera diatasi. Wireshark ini dapat melihat dan menyimpan informasi mengenai paket
yang keluar dan masuk di dalam jaringan atau paket yang terkirim dan diterima. Wireshark banyak dipilih
untuk digunakan karena tampilan grafisnya (GUI). Terkadang ketika kita ingin mengetahui segala aktivitas
dan kegiatan yang terjadi pada jaringan kita, kita dapat melihatnya dengan menggunakan wireshark ini,
karena kita bisa melihatnya secara detail.
Manajemen Traffic dan Bandwidth Pada Jaringan

Manajemen Traffic pada jaringan adalah suatu usaha mengontrol traffic jaringan sehingga bandwidth lebih
optimal dan performa network lebih terjamin.
Manajemen Bandwidth pada jaringan adalah suatu istilah yang ditujukan pada suatu subsistem antrian
packet dalam/pada suatu jaringan atau network devices.

Manajemen Bandwidth pada jaringan


Bandwidth adalah besaran yang menunjukkan seberapa banyak data yang dapat dilewatkan dalam koneksi
melalui sebuah network. Istilah ini berasal dari bidang teknik listrik, di mana bandwidth yang menunjukkan
total jarak atau berkisar antara tertinggi dan terendah sinyal pada saluran komunikasi (band).
Jenis - jenis bandwidth Terdapat dua jenis bandwidth yaitu :

1. Digital Bandwidth:
Digital Bandwidth adalah jumlah atau volume data yang dapat dikirimkan melalui sebuah saluran
komunikasi dalam satuan bits per second tanpa distorsi.

2. Analog Bandwith:
Analog Bandwidth adalah perbedaan antara frekuensi terendah dengan frekuensi tertinggi dalam sebuah
rentang frekuensi yang diukur dalam satuan Hertz (Hz) atau siklus per detik, yang menentukan berapa
banyak informasi yang bisa ditransimisikan dalam satu saat.
Management Bandwidth Management Bandwith, adalah suatu alat yang dapat digunakan untuk
management dan mengoptimalkan berbagai jenis jaringan dengan menerapkan layanan Quality Of Service
(QoS) untuk menetapkan tipe-tipe lalulintas jaringan. sedangkan QoS adalah kemampuan untuk
menggambarkan suatu tingkatan pencapaian didalam suatu sistem komunikasi data.
Maksud dari manajemen bandwidth ini adalah bagaimana kita menerapkan pengalokasian atau
pengaturan bandwidth dengan menggunakan sebuah PC Router Mikrotik. Manajemen bandwith
memberikan kemampuan untuk mengatur Bandwidth jaringan dan memberikan level layanan sesuai
dengan kebutuhan dan prioritas sesuai dengan permintaan pelanggan.

Menguji hasil manajemen bandwidth pada jaringan


 BitMeter
software untuk melihat/mengecek berapa kecepatan upload dan download dari koneksi internet anda
baik untuk paket unlimited ataupun kuota yang anda beli dari ISP pilihan anda. kecepatan upload dan
download

 NetTraffic
untuk monitor kecepatan internet yang ditampilkan kedalam bentuk grafik pekaian perhari/bulanan
dan tahunan yang memudahkan anda untuk mengetahui dan mengukur dengan tepat kecepatan dan
berapa banyak pemakaian bandwidth internet anda.

 SpeedConnect Internet Accelerator


selain menjadi internet/bandwidth meter software ini juga mampu mengoptimalkan koneksi internet
dan meningkatkan kecepatan internet anda, browsing, download dan online game jadi lebih cepat.

 NetSpeedMonitor
Seperti namanya, software NetSpeedMonitor untuk memonitor kecepatan koneksi internet upload dan
download serta fungsi lain seperti catatan/log berapa banyak bandwidht yang anda habiskan perhari
atau bulanan. pake software ini koneksi internet paket kuota anda akan jadi lebih terjaga dan
terkontrol.

 FreeMeter
Simple, ringan dan mengerjakan tugasnya adalah gambaran dari software FreeMeter dengan ukuran
file 120KB software ini sudah cukup untuk kamu jadikan sebagai alat untuk mengukur kecepatan
koneksi internet, banyaknya bandwidth yang terpakai, ping utility, trace route dll dalam satu paket.