Anda di halaman 1dari 9

Jawaban Latihan Soal Bab I

2. Perusahaan Parabola :

E 100.000.000
ke = ---------- = 20% ------------------
S S

S = Rp. 100.000.000,00 : 20% = Rp. 500.000.000,00

Karena Perusahaan tidak mempunyai Hutang maka Nilai Total Perusahaan/ VU sama
dengan Nilai Pasar Saham (S) = Rp. 500.000.000,00

Biaya modalnya (ko) : EBIT (1-T) 125.000.000 (1-0,2)


---------------- = -----------------------------------
V 500.000.000

= 0,2 x 100% = 20%

Perusahaan Antena :

I 45.000.000,00
ki = --------- = 19% = -----------------------
B B

B = Rp. 45.000.000,00 : 19% = Rp. 236.842.105,00

VL = VU + PV Penghematan Pajak

VL = Rp. 500.000.000,00 + T.B


= Rp. 500.000.000,00 + 20% x Rp. Rp. 236.842.105,00
= Rp. 500.000.000,00 + Rp. 47.368.421,00
= Rp. 547.368.421,00

S = VL – B
= Rp. 547.368.421,00 – Rp. 236.842.105,00
= Rp. 310.526.316,00

E 64.000.000,00
ke = ---------- = --------------------- x 100% = 20,61%
S 310.526.316,00
Biaya modalnya (ko) : (EBIT-kd.B) (1-T) (125.000.000-45.000.000) (1-0,2)
-------------------------- = ----------------------------------------------
V 547.368.421,00

= 0,12 x 100% = 12%

3. Diket:
O : Rp. 40.000.000
Total aktiva : Rp. 200.000.000

Hutang Biaya Bunga ke


Alternatif I Rp. 240.000.000 13% 15%
Alternatif II Rp. 200.000.000 12% 16%
Alternatif III Rp. 160.000.000 11% 17%

Di cari : Nilai total perusahaan


Biaya modal

Jawab :

Keterangan Alternatif I Alternatif II Alternatif III

Laba operasi bersih (O) Rp. 40.000.000 Rp. 40.000.000 Rp. 40.000.000
Bunga hutang Obligasi(I) 31.200.000 24.000.000 17.600.000
------------------- ------------------- --------------------
Laba yg tesedia u/ pemegang saham(E) Rp. 8.800.000 Rp. 16.000.000 Rp. 22.400.000
Keuntungan yg diisyaratkan(ke) 15% 16% 17%
------------------- ------------------- --------------------
Nilai pasar saham (S) Rp. 58.666.667 Rp. 100.000.000 Rp. 131.764.706
Nilai pasar hutang (B) 240.000.000 200.000.000 160.000.000
--------------------- --------------------- ---------------------
Nilai total perusahaan (V) Rp. 298.666.667 Rp. 300.000.000 Rp. 291.764.706
============ ============ =============

Biaya modal alternatif I : 40.000.000 / 298.666.667 x100% = 13,4%


Biaya modal alternatif II : 40.000.000 / 300.000.000 x100% = 13,3%
Biaya modal alternatif III : 40.000.000 / 291.764.706 x100% = 13,7%

Jadi Struktur modal yang optimal adalah alternatif 2 karena nilai perusahaan yang relatif besar
dengan biaya modal (WACC) yang relatif kecil.
Nilai Total Perusahaan PT Sumber Makmur dan PT Sumber Rejeki

Keterangan PT Sumber Makmur PT Sumber Rejeki


Laba operasi bersih (O) Rp 600,000,000 Rp 600,000,000
Bunga utang (I) Rp - Rp 240,000,000
Laba bagi pemegang saham biasa (E) Rp 600,000,000 Rp 360,000,000
Tingkat kapitalisasi ekuitas (ke) 0.15 0.16
Nilai pasar saham (S) Rp 4,000,000,000 Rp2,250,000,000
Nilai pasar utang B) Rp - Rp2,000,000,000
Nilai total perusahaan (V) Rp 4,000,000,000 Rp4,250,000,000
Tingkat kapitalisasi keseluruhan (ko) 15% 14.12%
Rasio utang/ekuitas 0 0.89

a.
1. Investasi saham pada PT Sumber Rejeki sebesar Rp. 22.500.000 (1% dari Rp.
2.250.000.000).
2. Keuntungan yang diperoleh atas investasinya pada PT Sumber Rejeki adalah
sebesar :
16% x Rp. 22.500.000 = Rp. 3.600.000.

3. Investor menjual semua saham yang dimilikinya pada PT Sumber Rejeki,


yang kemudian digunakan untuk membeli saham PT Sumber Makmur.

4. 1% saham yang dimiliki oleh investor, kemudian dibelikan saham PT Sumber


Makmur yaitu sebesar 1% x Rp. 4.000.000.000 = Rp.40.000.000

5. Meminjam dana sebesar 1% x Rp. 2.000.000.000 = Rp. 20.000.000, dengan


bunga sebesar 12%.
Sehingga total dana yang ia miliki sebesar Rp. 20.000.000 + Rp. 22.500.000 =
Rp. 42.500.000, dana ini digunakan untuk membeli saham PT Sumber
Makmur sebesar Rp. 40.000.000 tersebut.

6. Keuntungan si investor sebelum membayar bunga pinjaman adalah 15% x Rp.


40.000.000 = Rp. 6.000.000

Keuntungan bersih si investor setelah membayar bunga pinjaman sebesar :

keuntungan investasi dari PT Sumber Makmur Rp. 6.000.000


bunga yang harus dibayar 12% x Rp. 20.000.000 (Rp. 2.400.000)
keuntungan bersih PT Sumber Makmur Rp. 3.600.000
===========
Jadi investasi pada kedua perusahaan tersebut menghasilkan keuntungan yang
sama melalui proses arbitrasi.
b. Proses arbitrasi akan berhenti jika nilai total kedua perusahaan tersebut sama.

4. Diketahui : Laba sebelum bunga dan pajak Rp. 100.000.000,00


Utang Rp. 300.000.000,00
Bunga 12%

a. Apabila tingkat pajak 36% Berapa laba bagi pemegang surat berharga ?

Keterangan Ekuitas Rekapitalisasi


EBIT/Laba Operasi Bersih (O) Rp. 100.000.000 Rp. 100.000.000
Bunga Hutang (I) 0 Rp. 36.000.000
EBT/ Laba Sebelum Pajak Rp. 100.000.000 Rp. 64.000.000
Pajak (36%) Rp. 36.000.000 Rp. 23.040.000
EAT/ Laba yg Tersedia (E) Rp. 64.000.000 Rp. 40.960.000

b. Berapa nilai tunai perlindungan pajak ?

PV Penghematan Pajak = T.B


= 36% x Rp. 300.000.000,00
= Rp. 108.000.000,00

c. Jika ke = 20% berapa nilai perusahaan sebelum rekapitalisasi dan sesudah rekapitalisasi ?

Keterangan Ekuitas Rekapitalisasi


EBIT/Laba Operasi Bersih (O) Rp. 100.000.000 Rp. 100.000.000
Bunga Hutang (I) 0 Rp. 36.000.000
EBT/ Laba Sebelum Pajak Rp. 100.000.000 Rp. 64.000.000
Pajak (36%) Rp. 36.000.000 Rp. 23.040.000
EAT/ Laba yg Tersedia (E) Rp. 64.000.000 Rp. 40.960.000
Keuntungan yg Disyaratkan (ke ) 20% 20%
Nilai Pasar Saham (S) Rp. 320.000.000 Rp. 204.800.000
Nilai Pasar Utang (B) 0 Rp. 300.000.000
Nilai Total Perusahaan (V) Rp. 320.000.000 Rp. 504.800.000

Dengan tingkat keuntungan yang disyaratkan yang sama (20%), rekapitalisasi dapat
meningkatkan nilai perusahaan dari Rp. 320.000.000 menjadi Rp. 504.800.000.

6. Diketahui: - Laba operasi bersih (O) = Rp. 100.000.000,00


- Utang (B)= Rp. 200.000.000,00
- Beban Bunga = 12%
- Tingkat kapitalisasi total (ko) = 18 %

Ditanya: a) Nilai pasar total (V)


Nilai pasar saham (S)
Tingkat kapitalisasi ekuitas (ke)
b) Jika menjual obligasi tambahan sebesar Rp. 100.000.000,00
c) kesimpulan

a. ) Dari data diatas nilai perusahaan adalah sbb:

Keterangan Nilai (Rp.)


Laba Operasi Bersih (O) Rp. 100.000.000,00
Tingkat kapitalisasi Total (ko) 18%
Tingkat kapitalisasi Ekuitas (ke)** 21,38%
Nilai pasar total (V)* Rp. 555.555.556
Nilai pasar hutang (B) Rp. 200.000.000
Nilai pasar saham (S) Rp. 355.555.556

* O = ko
V

18% = Rp.100.000.000
V
V = Rp.100.000.000 = Rp. 555.555.556
18 %

Laba untuk pemegang saham biasa (E) :

E=O–I
= Rp. 100.000.000 – ( 12 % x Rp. 200.000.000 )
= Rp. 100.000.000 – Rp. 24.000.000
= Rp. 76.000.000

** ke = E
S
76.000.000
= --------------------- x 100% = 21,38%
355.555.555,55

b) Perusahaan menjual obligasi tambahan sebesar Rp. 100.000.000 maka nilai kapitalisasi
sahamnya :

Keterangan Nilai (Rp.)


Laba Operasi Bersih (O) Rp. 100.000.000,00
Tingkat kapitalisasi Total (ko) 18%
Tingkat kapitalisasi Ekuitas (ke)* 25,04%
Nilai pasar total (V) Rp. 555.555.555,55
Nilai pasar hutang (B) Rp. 300.000.000,00
Nilai pasar saham (S) Rp. 255.555.555,55
Laba untuk pemegang saham :

E =O–I
= Rp. 100.000.000 - (12% x (Rp. 200.000.000 + Rp. 100.000.000))
= Rp. 100.000.000 – Rp. 36.000.000
= Rp. 64.000.000

* ke = E
S
64.000.000
= ---------------------- x 100%
255.555.555,55

= 25,04%

c) Kesimpulan :
Peningkatan leverage (resiko) ternyata memengaruhi tingkat keuntungan (return).
Semakin tinggi leverage (resiko) maka return (tingkat keuntungan yang disyaratkan)
yang diharapkan oleh seorang investor juga tinggi. Tingkat return meningkat secara linier
dengan financial leverage yang diukur dengan perimbangan antara hutang (B) dengan
saham (S).

7.
Struktur modal PT Sumber Makmur : 50% utang, 50% ekuitas
Struktur modal PT Sumber Rejeki : 40% utang, 60% ekuitas

EBIT (O) = Rp. 400.000.000


Bunga pinjaman = 18%

a. Investor memiliki 2% saham PT Sumber Makmur, ko = 18%, berapa ke ?

Keterangan PT Sumber Makmur PT Sumber Rejeki


Laba Operasi Rp. 400.000.000 Rp. 400.000.000
Tingkat Kapitalisasi 18% 18%
Nilai Total Perusahaan (V) Rp. 2.222.222.222 Rp. 2.222.222.222
Nilai Pasar Hutang Rp. 1.111.111.111 Rp. 888.888.888
Nilai Pasar Saham Rp. 1.111.111.111 Rp. 1.333.333.333

O Rp. 400.000.000
ko = ----------- = -------------------------- = 18%
V V
V = Rp. 400.000.000 : 18% = Rp. 2.222.222.222

B = 50% x Rp. 2.222.222.222 = Rp. 1.111.111.111


S = 50% x Rp. 2.222.222.222 = Rp. 1.111.111.111

EBIT = Rp. 400.000.000


Bunga
18% x 1.111.111.111 = Rp. 200.000.000
---------------------
Laba yang tersedia (E) Rp. 200.000.000
=============

Laba (E) : 2% x Rp. 200.000.000 = Rp. 4.000.000

Ekuitas (S) : 2% x Rp. 1.111.111.111 = Rp. 22.222.222

E Rp. 4.000.000
ke = ----------- = -------------------------- x 100% = 18%
S Rp. 22.222.222

b.

O Rp. 400.000.000
ko = ----------- = -------------------------- = 18%
V V

V = Rp. 400.000.000 : 18% = Rp. 2.222.222.222

B = 40% x Rp. 2.222.222.222 = Rp. 888.888.888


S = 60% x Rp. 2.222.222.222 = Rp. 1.333.333.333

EBIT = Rp. 400.000.000


Bunga
18% x 888.888.888 = Rp. 160.000.000
---------------------
Laba yang tersedia (E) Rp. 240.000.000
=============

Laba (E) : 2% x Rp. 240.000.000 = Rp. 4.800.000

Ekuitas (S) : 2% x Rp. 1.333.333.333 = Rp. 26.666.667


E Rp. 4.800.000
ke = ----------- = -------------------------- x 100% = 18%
S Rp. 26.666.667

Atau

Menginvestasikan jumlah uang yang sama pada PT Sumber Rejeki sebesar Rp. 22.222.222
Maka % saham yang dimiliki adalah sebesar :

Rp. 22.222.222
------------------------ x 100% = 1,67%
Rp. 1.333.333.333

Laba yang tersedia (E) = 1,67% x Rp. 240.000.000


= Rp. 4.008.000

E Rp. 4.008.000
ke = ----------- = -------------------------- x 100% = 18%
S Rp. 22.222.222

Dalam kondisi pasar modal diasumsikan sempurna, Tingkat kapitalisasi ekuitas PT Sumber
Makmur sama dengan PT Sumber Rejeki meskipun terjadi perubahan struktur modal.
Mendukung pendapat MM, bahwa resiko total bagi seluruh pemegang saham tidak berubah
walaupun struktur modal perusahaan mengalami perubahan.

8.
CAPM Ri = Rf + (Rm – Rf) β

β = Resiko pasar atas saham

a. Struktur Modal : 25% hutang dan 75% modal sendiri

Rf = 8%
(Rm – Rf) = 10%
Ri = 22%
22% = 8% + 10% β
10% β = 14%
β = 1,4
b. Struktur Modal yang baru : 50% hutang dan 50% modal sendiri

0,25 : 0,5 = 1,4 : β

0,5 x 1,4 = 0,25 x


0,7 = 0,25 x
β = 0,7 : 0.25
β = 2,8

Ri = Rf + (Rm – Rf) β
= 8% + (10%) 2,8
= 8% + 28%
= 36%
Semakin tinggi hutang (leverage) maka resiko nya juga semakin tinggi. Hal ini
ditunjukkan oleh peningkatan β dari 1,4 menjadi 2,8. Oleh karena itu return yang
diharapkan oleh seorang investor juga meningkat dari 22% menjadi 36% akibat
terjadinya peningkatan resiko (leverage).