Anda di halaman 1dari 5

RUMAH SAKIT UMUM KERTHA USADA SINGARAJA

Jl. Cendrawasih No 5-7 Singaraja


Telp (0362) 26277-26278
Fax : (0362) 22741

KEPUTUSAN DIREKTUR
RUMAH SAKIT UMUM KERTHA USADA
Nomor : 646 /SK DIR/RSU KU/X/2018

TENTANG

PEMBENTUKAN TIM
PENANGGULANGAN KEBAKARAN DAN KEWASPADAAN BENCANA
DI RUMAH SAKIT UMUM KERTHA USADA

DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM KERTHA USADA

Menimbang :
a. Bahwa kegawatdaruran dan bencana dapat terjadi kapan saja, dimana saja
dan menimpa siapa saja, sehingga harus dipersiapkan dengan baik Sistem
Penanggulangan Gawat Darurat Tepadu (SPGDT) Rumah sakit;
b. Bahwa Rumah Sakit memegang peranan penting dalam kesiapsiagaan
penanganan korban gawat darurat sehari-hari dan bencana;
c. Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam a dan b,
perlu ditetapkan dengan Keputusan Direktur Rumah Sakit Umum Kertha
Usada.
Mengingat :
1. Undang-undang No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan;
2. Undang-undang No. 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit;
3. Keputusan Menteri Negara Pekerjaan Umum tentang Ketentuan
Pengamanan terhadap Bahaya Kebakaran Pada Bangunan Gedung;
4. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 26/PRT/M/200 tentang
Peraturan Teknis Sistem Proteksi pada Bangunan Gedung dan
Lingkungan;
5. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
432/MENKES/SK/IV/2007 tentang Pedoman Kesehatan dan
Keselamatan Kerja di Rumah Sakit;
6. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
1087/MENKES/SK/VIII/2010 tentang Standar Kesehatan dan
Keselamatan Kerja di Rumah Sakit;
7. Keputusan Ketua Yayasan Kertha Usada 012/YKU/X/2018 Tahun 2018
tentang Pengangkatan Direktur Rumah Sakit Umum Kertha Usada;
8. Keputusan Ketua Yayasan Kertha Usada Nomor 02/YKU/IV/2010
Tahun 2010 tentang Struktur Organisasi Rumah Sakit Umum Kertha
Usada;

MEMUTUSKAN

Menetapkan :.
Pertama : Membentuk Tim Penanggulangan Kebakaran dan Kewaspadaan Bencana Di
Rumah Sakit Umum Kertha Usada Singaraja.
Kedua : Tugas dan Fungsi Tim tersebut dalam lampiran ini
Ketiga : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkannya dan apabila di kemudian
hari ternyata terdapat kekeliruan dalam ketetapan ini akan diadakan perbaikan
sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di Singaraja
Pada Tanggal 3 Oktober 2018
Direktur,

dr. I Wayan Parna Arianta, MARS


LAMPIRAN
KEPUTUSAN DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM KERTHA USADA
NOMOR : 646/SK DIR/RSU KU/X/2018
TANGGAL : 3 OKTOBER 2018

A. SUSUNAN TIM PENANGGULANGAN KEBAKARAN DAN KEWASPADAAN


BENCANA DI RUMAH SAKIT UMUM KERTHA USADA SINGARAJA

Penanggung Jawab : dr. I Wayan Parna Arianta, MARS


Ketua Tim : dr. Itta Purbayani
Sekretaris : Luh Putu Yeni Haryati, Amd.Kep. SKM
Bendahara : Putu Sri Sutrisnawati
Operasional Pelayanan : Ns. Ni Putu Ayu Darmadi, S.Kep
Logistik : Ketut Sugimanik
Transportasi dan Keamanan : Made Agus Sudiadnyana
Perlengkapan : Made Nesa Bagiada

B. TUGAS DAN FUNGSI

a. Ketua
 Bertanggung jawab terhadap pelaksanaan penanggulangan bencana
 Melakukan koordinasi secara vertical (Badan Penanggulangan Bencana
Daerah Tk II
 Memberikan arahan pelaksanaan penanganan operasional pada tim di
lapangan
 Memberikan informasi kepada staf internal rumah sakit dan instansi terkait
yang membutuhkan serta media massa
 Menkoordinasikan sumber daya, bantuan SDM dan Fasilitas dari internal
rumah sakit/dari luar rumah sakit
 Bertanggung jawab dalam tangga darurat dan pemulihan

b. Sekretaris
 Membuat laporan mengenai bencana yang terjadi di rumah sakit
 Membuat catatan kegiatan penganggulanagn bencana
c. Bendahara
 Merencanakan anggaran penyiagaan penanganan bencana (pelatihan,
penyiapan alat, obat-obatan dll)
 Melakukan administrasi keuangan pada saat penanganan bencana
 Melakukan pengadaan barang (pembelian yang diperlukan )
 Menyelesaikan klaim pembiayaan korban bencana

d. Operassional pelayanan
 Menganalisa informasi yang diterima
 Melakukan identifikasi kemampuan yang tersedia
 Melakukan pengelolaan sumber daya
 Memeberikan pelayanan medis (triage, pertolongan pertama, identifikasi
korban, stabilisasi korban cidera)
 Menyiapkan tim evakuasi dan transportasi (ambulans)
 Menyiapakan area penampungan korban (cidera, meninggal, dan
mengungsi) di lapangan, termasuk penyediaan air bersih, jamban dan
sanitasi lingkungan, bekerja sama dengan instansi terkait
 Menyiapkan tim keamanan
 Melakukan pendataan pelaksanaan kegiatan

e. Logistik
 Bertanggung jawab terhadap ketersediaan fasilitas (peralatan medis, APD,
Obat-obatan, makanan & minuman, linen, dan lain-lain)
 Bertanggung jawab pada ketersediaan dan kesiapan komunikasi internal
maupun eksternal
 Menyiapakan area untuk isolasi dan dekontaminasi (bila diperlukan)

f. Transportasi dan keamanan


 Menyiapkan transportasi untuk tim, korban bencana, dan yang memerlukan

g. Perlengkapan
 Menyiapkan peralatan seperti bed, kursi roda, tenda dan peralatan lainnya
yang diperlukan dalam evakuasi.

Ditetapkan di Singaraja
Pada Tanggal 3 Oktober 2018
Direktur,

dr. I Wayan Parna Arianta, MARS