Anda di halaman 1dari 10

PROGRESS REPORT PRAKTIKUM SIMULASI INDUSTRI

MODUL 13

VALIDASI,VERIFIKASI,DAN TRACKING COST

Oleh:

FRI-077 / B-3

1201164314 Ajeng Sarwendah A


1201164489 Dio Cika A
1201164181 M. Akbar Raka R

LABORATORIUM SIMULASI DAN BISNIS

PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI

FAKULTAS REKAYASA INDUSTRI

UNIVERSITAS TELKOM

2018
13.1 Study Case Update

PT. Bubu merupakan perusahaan yang bergerak dibidang manufaktur dalam


pembuatan alat bantu untuk industri kecil. Saat ini perusahaan sedang memproduksi alat
bantu yang dapat mempermudah dalam memotong khususnya untuk memotong bahan
utama dari keripik.

Untuk melakukan proses produksi PT. Bubu membutuhkan 4 stasiun kerja dan 1 operator
pada area pengecekan dan pengemasan. Operator diberikan gaji sebesar Rp 1.500.000,-
/bulan. Jam kerja perusahaan berlangsung 9 jam, dimulai jam 08.00 hingga 17.00 selama
5 hari kerja (senin-jumat). Jam istirahat selama satu jam, yaitu antara jam 12.00-13.00.
Selama waktu istirahat dan bukan jam kerja, semua komponen akan berpindah ke gudang
komponen, karena setiap stasiun kerja dan operator berhenti bekerja.

Tabel 12 1 Rincian biaya beli komponen dan waktu kedatangan

NO KOMPONEN WAKTU KEDATANGAN BIAYA


1 Kerangka N(0.431, 0.0797) menit Rp 25.000/unit
2 Handle N(0.426, 0.0817) menit Rp 5.000/unit
3 Paket Pengatur U(1.3, 1.56) menit Rp 17.000/unit
Ketebalan dan
Mata Pisau
4 Dus kemasan U(0.2, 0.59) menit Rp 2.500/unit

Tabel 12 2 Waktu proses dan biaya yang diperlukan per stasiun kerja

NO STASIUN KERJA WAKTU PROSES BIAYA


1 Mesin pemotongan N(3.85, 0.441) menit Rp 50.000/hari
2 Mesin perakitan N(2.13, 0.0776) menit Rp 70.000/hari
3 Mesin pengecatan N(3.85, 0.433) menit Rp 40.000/hari
4 Area Pengecekan U(6.14, 7.36) menit Rp 60.000/hari
dan pengemasan
No Antrian Biaya

1 Antrian Kerangka Rp. 3.000,-/Unit

2 Antrian Part Kerangka Setengah Jadi Rp. 1.500,-/Unit

3 Antrian Paket Pengatur Ketebalan Rp. 3.500,-/Unit


dan Mata Pisau

4 Antrian Pegangan Handle Rp. 1.000,-/Unit

5 Antrian Dus Kemasan Rp. 500,-/Unit

No Operator Biaya

1 Area Inspeksi Rp. 18.000,-/Jam

13.2 Skenario Updated

PT. Bubu merupakan perusahaan yang bergerak dibidang manufaktur dalam


pembuatan alat bantu untuk industri kecil. Saat ini perusahaan sedang memproduksi alat
bantu yang dapat mempermudah dalam memotong khususnya untuk memotong bahan
utama dari keripik. PT. Bubu menjual produk pemotong ini seharga Rp 55.000,-/unit.

Proses produksi dimulai dari kedatangan kerangka di kedatangan kerangka memiliki


waktu distribusi N(0.431, 0.0797) menit. Kerangka dibawa ke area pemotongan namun
sebelumnya harus melewati antrian kerangka. Pada area pemotongan kerangka memiliki
waktu distribusi N(3.85, 0.441) menit. Kerangka yang telah melewati proses pemotongan
berubah menjadi kerangka setengah jadi. Kerangka setengah jadi dibawa ke area
perakitan namun sebelumnya harus melewati antrian kerangka setengah jadi. Berikutnya
terjadi proses kedatangan dari paket pengatur ketebalan dan mata pisau dengan waktu
distribusi U(1.3, 1.56) menit. Paket pengatur ketebalan dan mata pisau dibawa ke area
perakitan namun sebelumnya harus melewati antrian paket pengatur ketebalan dan mata
pisau. Lalu, terdapat proses kedatangan dari handle dengan waktu distribusi N(0.426,
0.0817) menit. Handle dibawa ke area perakitan namun sebelumnya harus melewati
antrian handle. Pada area perakitan, dilakukan proses merakit antara kerangka setengah
jadi, handle dan paket pengatur ketebalan serta mata pisau, proses perakitan ini memiliki
waktu distribusi N(2.13, 0.0776) menit. Setelah melewati proses perakitan all in one
slicer jadi, all in one slicer yang jadi ini masuk ke dalam antrian all in one slicer jadi.
Setelah memasuki antrian, menuju proses berikutnya yaitu proses pengecatan. Di area
pengecatan ini memiliki waktu distribusi N(3.85, 0.433) dengan presentase dari warna
hitam 60% dan biru 40%. All in one slicer yang sudah di cat dibawa menuju area
pengecekan dan pengemasan. Pada area pengecekan dan pengemasan juga menerima
proses kedatangan dari dus kemasan dengan waktu distribusi U(0.2, 0.59) menit. Pada
area pengecekan dan pengemasan membutuhkan 1 bantuan operator dengan waktu
distribusi U(6.14, 7.36) menit. Selesai melakukan pengecekan dan pengemasan all in one
slicer dibawa ke gudang produk jadi, namun sebelum menuju gudang produk jadi all in
one slicer harus melewati antrian dari masing masing yaitu antrian all in one slicer warna
biru dan antrian all in one slicer warna hitam.

Jam kerja perusahaan berlangsung 9 jam, dimulai jam 08.00 hingga 17.00 selama 5 hari
kerja (senin-jumat). Jam istirahat selama satu jam, yaitu antara jam 12.00-13.00. Selama
waktu istirahat dan bukan jam kerja, semua komponen akan berpindah ke gudang
komponen, karena setiap stasiun kerja dan operator berhenti bekerja.Di perusahaan juga
ada biaya penting lain yaitu biaya antrian untuk setiap entitas,biaya lokasi,biaya entitas
dan biaya tenaga kerja,berikut adalah biaya yang ada pada saat proses produksi:

Tabel Biaya Entitas

NO KOMPONEN WAKTU KEDATANGAN BIAYA


1 Kerangka N(0.431, 0.0797) menit Rp 25.000/unit
2 Handle N(0.426, 0.0817) menit Rp 5.000/unit
3 Paket Pengatur U(1.3, 1.56) menit Rp 17.000/unit
Ketebalan dan
Mata Pisau
4 Dus kemasan U(0.2, 0.59) menit Rp 2.500/unit
Tabel Lokasi atau Workstation

NO STASIUN KERJA WAKTU PROSES BIAYA


1 Mesin pemotongan N(3.85, 0.441) menit Rp 50.000/hari
2 Mesin perakitan N(2.13, 0.0776) menit Rp 70.000/hari
3 Mesin pengecatan N(3.85, 0.433) menit Rp 40.000/hari
4 Area Pengecekan U(6.14, 7.36) menit Rp 60.000/hari
dan pengemasan

Tabel Biaya Operator

No Operator Biaya

1 Area Inspeksi Rp. 18.000,-/Jam

Tabel Biaya Antrian

No Antrian Biaya

1 Antrian Kerangka Rp. 3.000,-/Unit

2 Antrian Part Kerangka Setengah Jadi Rp. 1.500,-/Unit

3 Antrian Paket Pengatur Ketebalan Rp. 3.500,-/Unit


dan Mata Pisau

4 Antrian Pegangan Handle Rp. 1.000,-/Unit

5 Antrian Dus Kemasan Rp. 500,-/Unit


13.3 Validasi

Gambar Output Simulasi

Gambar Output Sistem Nyata

Dari hasil proses simulasi didapatkan dua output yaitu output pada simulasi
dan output pada sistem nyata dengan distribusi normal,hasil output yang didapatkan pada
simulasi yaitu 415 produk untuk satu minggu dan hasil output untuk sistem nyata di dapatkan
413 produk untuk satu minggu pekerjaan.Dengan adanya informasi produk hasil maka di
dapatkanlah rumus untuk mencari apakah data tersebut valid apa tidak:
Berdasarkan hasil perhitungan validasi dengan rumus ((µ2 - (5%*µ2 )) ≤ µ1 ≤ (µ2
+(5%*µ2 ) ),maka dapat diketahui nilai output dari simulasi (µ1 ) masih dalam rentang nilai
tersebut yang berarti bahwa model tersebut bisa dikatakan VALID.

13.4 Verifikasi

Untuk memulai verivikasi kita membutuhkan waktu proses batas bawah dan waktu
proses batas atas untuk setiap mesin,dan kita menentukan berapa lama proses itu dilakukan
dengan cara menambahkan hasil produksi perharinya dan diamana pada perusahaan PT. Bubu
melakukan hasil output sehari 69 unit dan juga 5 unit seperti berikut :

1. Mesin Pemotongan

2. Mesin Perakitan
3. Mesin Pengecetan

4. Mesin Pengecekan dan Pengemasan


13.5 Tracking Cost

Didalam Tracking Cost terdapat beberapa komponen biaya yang termasuk di dalam
nya yaitu:

1.Biaya Komponen

Dari perhitungan biaya dari setiap komponen dan dijumlahkan dengan hasil produksi selama
satu minggu didapatkan dengan total biaya yaitu sebesar Rp. 20.542.500,00

2. Biaya Mesin

Pada biaya mesin dimana terdapat 4 workstation yang ada di Perusahaan PT. Bubu dengan
biaya hasil perhitungan total yaitu Rp. 8.800.000

3.Biaya Operator

Biaya Operator hanya mempunyai satu operator saja yaitu operator area inspeksi dengan
biaya Rp.720.000,00,-/Minggu