Anda di halaman 1dari 52

1

Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010
Buletin INFO KESEHATAN PELABUHAN Volume V Edisi 1 Triwulan I Tahun 2010
2

DAFTAR ISI
Diterbitkan oleh : Pengantar Redaksi 3
KANTOR KESEHATAN PELABUHAN KELAS I TANJUNG PRIOK
DITJEN PP & PL KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK Informasi Publik yang Harus di Ketahui,
4
INDONESIA Raissekki,SKM,MM
PELINDUNG / PENASEHAT : Laporan Keuangan, Irene Kusumastuti, SE 6

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Tanjung Priok Pelasanaan Kegiatan PK&SE, (RBAW) 7
Raissekki, SKM.MM.
Epidemiology of Air Pollution assessment
16
DEWAN REDAKSI : of Health effects, Dra. Diah Lestari, ,MKM
Ketua, RBA. Widjonarko,SKM.M.Kes.
Pelaksanaan Upaya Kesehatan dan 24
Anggota Redaktur : Lintas Wilayah tahun 2009 (Nyompu)

Drs. Wilpren Gultom,MM. Study perbandingan sertifikat ISO 9000


31
Rosyid Ridlo Prayogo,SE.,MKM. dan ISO 14000 By. DIAH LESTARI
Ikron, SKM.,MKM.
Agus Syah FH.SKM. Memperhalus kulit sekujur tubuh, oleh
dr.Endriana S.Lubis. 34
Roswitha Kusuma Waardhani
Dewi Dyah Palupi,SKM.
Executive report Pertemuan Jejaring
EDITOR : Kerja dan kemitraan SE dengan 35

pelayanan kesehatan, (RBAW)


Nana Mulyana,SKM.
Lussi Soraya. Ikan lele yang Manis,
39
Dian Puspa Riana,SKM.
Ny. Bertha M. Pasolang, SSos.
Executive repot Evaluasi Pasca Pelatihan
Desain Grafis & Photografer : Kekarantinaan Kapal (RBAW)
40

Robi’ur Rosyid
Syaflovida Upas Banyu alias dumpo (RBAW) 50

Gembira adalah Obat , oleh : Hendra 51


Sekertariat : Kusumawardhana
Nursamah,S.Sos
Evi Maria

Alamat :
Jl. Raya pelabuhan No.17 - Tanjung Priok, Jakarta Utara,
Telepon : (021) 43931045, 4373266.,
Faximile : (021) 4373265,
Webblog: http://kkptanjungpriok.blogspot.com.
E-mail : kkptanjungpriok@gmail.com

dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH, DR.PH


Menteri Kesehatan Republik Indonesia
Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010
3

Pengantar Redaksi
Pengantar Redaksi
INFO KESEHATAN PELABUHAN

Buletin Info Kesehatan Pelabuhan ini merupakan buletin Volume V edisi 1 yang diterbitkan
oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Tanjung Priok. Buletin ini merupakan wahana
informasi bagi insan pelabuhan dalam mengembangkan potensi diri guna mendukung
pelaksanaan program kesehatan, khususnya bagi para pegawai Kantor Kesehatan
Pelabuhan di seluruh Indonesia.
Buletin Info Kesehatan Pelabuhan berisi informasi hasil kegiatan pelaksanaan
program, kajian – kajian, pengembangan teknologi, peningkatan sumber
daya manusia melalui pelatihan, naskah – naskah ilmiah, dan karya – karya
seni serta peristiwa – peristiwa terkini lainya, bahkan informasi kesehatan
tradisional. Topik – topiknya yakni Atensi, Ruang TU, Ruang PKSE, Ruang
PRL, Ruang UKLW, Teknologi dan informasi, Serba serbi, Jejaring kerja dan
kemitraan, Flora dan fauna, Kajian dan Diklat, Aneka peristiwa serta
Relaksasi
Redaksi menerima sumbangan artikel, laporan, reportase, saduran, karikatur, sajak – sajak ataupun
karya sastra lain dan foto – foto yang berkaitan dengan program kesehatan pelabuhan. Redaksi memberikan
kesempatan ini pada para kolega KKP, institusi kesehatan unit pusat dan daerah serta seluruh pembaca di
seluruh Indonesia untuk berpartisipasi dalam penulisan Buletin Info Kesehatan Pelabuhan.
Dewan redaksi mengajak para pembaca buletin ini untuk melaju dengan kecepatan optimal dalam
meningkatkan jejaring informasi guna mencapai kinerja yang kita inginkan. Silakan jika ada yang mau
bergabung.
Selamat bekerja dan sukses selalu
Dewan Redaksi

Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010
4
Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010

ATENSI
INFORMASI PUBLIK YANG PERLU DIKETAHUI
Oleh : RAISSEKKI, SKM, MM

Informasi merupakan reformasi penyelenggaraan baik data, fakta maupun


kebutuhan pokok dan hak pemerintahan ke arah yang penjelasannya yang dapat
asasi setiap individu, baik lebih transparan, akuntabel, dilihat, didengar dan dibaca
individu di perkotaan maupun partisipatif, efektif, dan efisien, y a n g disajikan dalam
di pedesaan, baik pegawai serta sesuai dengan aturan berbagai kemasan dan format
pemerintah maupun swasta hukum yang ada dan sesuai dengan perkembangan
d an mas yar aka t p ada kebijakan pemerintah akan teknologi informasi dan
umumnya. Untuk mengatur makin mudah diakses dan komunikasi secara elektronik
agar p e n y e l e n g g a r a a n diawasi publik. Yang perlu kita ataupun non elektronik;
negara menjadi lebih optimal ketahui bersama adalah Informasi publik adalah
dalam era keterbukaan pengertian tentang informasi, informasi yang dihasilkan,
informasi ini, pada tahun 2008 informasi publik dan badan disimpan, dikelola, dikirim dan/
muncul Undang – Undang publik. atau diterima oleh suatu
tentang keterbukaan informasi Menurut Undang – badan publik yang berkaitan
publik, dengan harapan agar Undang 14 / 2008 tentang dengan penyelenggara dan
dapat mendorong terjadinya keterbukaan informasi publik, penyelenggaraan badan

y a n g publik lainnya serta informasi


d i m a k s u d lain yang berkaitan dengan
i n f o r m a s i kepentingan publik; Badan

a d a l a h publik adalah lembaga

k e t e r a n g a n , eksekutif, legislatif, yudikatif

p e r n y a t a a n , dan badan lain yang fungsi


gagasan dan dan tugas pokoknya berkaitan
tanda – tanda penyelenggaraan negara,

y a n g yang sebagian atau seluruh


mengandung dananya bersumber dari APBN
nilai, makna d a n / a t a u APBD atau

dan pesan, organisasi non pemerintah

Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010
5

sepanjang sebagian atau 2. prosedur kerja pelayanan diinformasikan yakni : informasi


seluruh dananya APBN dan yang dapat
a t a u A P B D , mengancam hajat
s u m b a n g a n hidup orang
masyarakat dan/ banyak dan
atau luar negeri. ketertiban umum.

Kesadaran Memang ada

institusi pemerintah informasi yang tidak

meningkatkan perlu dipublikasikan,

kualitas layanan antara lain apabila

informasi publik diberikan menghambat

semakin tinggi dan proses penegakan hokum,

banyak instansi m e m b a h a y a k a n

p e m e r i n t a h pertahanan dan keamanan

mengalokasikan Negara, merugikan

anggaran untuk ketahanan ekonomi nasional,

implementasi teknologi p e n g g u n a dll sesuai payung hukum yang

informasi dan komunikasi jasa ataupun masyarakat, berlaku.

dalam layanan informasi misalnya pemasangan Semoga naskah ini dapat


kepada publik, tidak terkecuali gambar alur prosedur berguna bagi para pejabat /

Kantor Kesehatan Pelabuhan. tetap penerbita sertifikat di p e t u g a s pada Kantor


Informasi publik yang harus dalam ruang pelayanan Kesehatan Pelabuhan dalam

tersedia setiap saat, antara publik menata informasi publik sesuai


lain : 3. rencana kerja proyek yang dibutuhkan oleh para

1. informasi dan kebijakan pe- ataupun s e j e n i s n y a , pengguna jasa / masyarakat.

jabat dalam pertemuan misalnya pengumuman Dengan demikian kita bisa

terbuka untuk umum, lelang pada media massa, memiliki harapan dalam

misalnya dengan cara pemasangan tarif PNBP, dll. penyelenggaraan fungsi untuk

pemasangan poster, leflet, 4. dan lain – lain kebijakan lebih baik lagi, transparan,
dan lain – lain tentang yang ada, b e r i k u t efektif dan efisien, akuntabel
upaya pencegahan keluar dokumennya. d a n d a p a t

masuknya penyakit melalui dipertanggungjawabkan.


Sedang informasi
pelabuhan. Selamat bekerja.
temporer dan harus segera

Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010
6
Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010

LAPORAN KEUANGAN Ruang TU


(Laba?)
Oleh : Irene Kusumastuti, SE

Pemakai laporan Managemen meng- disusun oleh pihak manajemen


keuangan dibedakan oleh gunakan teknik – teknik sehingga laporan keuangan
beberapa pihak y a n g tertentu untuk memperkecil m e n u n j u k k a n kinerja
berkepentingan yaitu pihak atau memperbesar jumlah manajemen dan merupakan
m ana jeme n , pem ega ng laba suatu periode sama sumber untuk mengevaluasi
saham, kreditor, pemerintah, dengan jumlah laba dengan manajemen.
karyawan p e r u s a h a a n , periode sebelumnya. Usaha Informasi laba pada
pemasok, konsumen dan untuk mengurangi fluktuasi umumnya merupakan per-
masyarakat umum lainnya. laba merupakan suatu bentuk hatian utama dalam menarik
Pihak manajemen memiliki manipulasi laba agar jumlah kinerja atau pertanggung-
tanggung jawab utama laba suatu periode tidak jauh jawaban manajemen dan in-
dalam penyusunan dan berbeda dengan jumlah laba formasi laba membantu
penyajian laporan keuangan, s e b e l u m n y a . P r a k t e k pemilik perusahaan atau pihak
sedangkan pihak lainnya manajemen laba tidak lainnya dalam “earnings
seperti pemegang saham, dilarang selama itu dilakukan power”.
kreditor dan pemerintah d a l a m batasan yang Nah, selanjutnya
merupakan pihak – pihak diperbolehkan oleh prinsip apakah laba atau keuntungan
yang sangat berkepentingan akuntansi umum. Namun atau bahkan kerugian ini juga
atas i nformasi l aporan praktek manajemen laba cocok untuk diterapkan pada
keuangan yang berguna j a n g a n m e n g u r a n g i i ns ta nsi pe meri n ta ha n ??
untuk pengambilan keputusan kepercayaan masyarakat Laporan keuangan memang
ekonomi ( e a r n i n g umum atas validitas informasi di butuhkan ol eh sektor
management). Oleh karena yang disajikan dalam suatu pemerintahan, namun apabila
i tu, l apora n ke uangan laporan keuangan. Secara bicara tentang untung rugi,
merupakan informasi penting umum, semua bagian dari diperlukan kajian khusus.
untuk menilai prestasi dan laporan keuangan yang terdiri Keuntungan apa??
kondisi ekonomis suatu instansi dari neraca, laporan laba rugi, Keuntungan uang siluman ??
pada saat tertentu atau laporan arus kas dan catatan Jawabnya ada pada anda
jangka waktu tertentu. atas laporan keuangan ini sendiri.

Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010
7
Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010

Selintas tentang : RUANG PKSE

PELAKSANAAN KEGIATAN PK & SE PADA TAHUN 2009


DI KANTOR KESEHATAN PELABUHAN KELAS I TANJUNG PRIOK

A. Pengawasan kedatangan tetap sehat dan bebas dari Declaration of Health,


kapal
sumber penularan penyakit Voyage Memo/List Port of
Salah satu fungsi
yang berpotensi Call, Crew List,Passenger
kekaranti naan a dal ah
meni mbul kan masalah List, Ship Sanitati on
melakukan pengawasan
PHEIC. Berdasarkan bentuk Control Examption
kedatangan kapal dalam
penanganan pengawasan Certificate/ Ship
karantina baik yang berasal
kedatangan kapal di bagi Sanitation Control
dari pelabuhan luar negeri
menjadi beberapa katagori, Certificate, Medicine
sehat maupun pelabuhan
sebagai berikut : certificate, Health Book,
terjangkit. Tujuan dari
1. Pengawasan kedata- International Certificate
kegiatan ini menjaga agar
ngan kapal dalam Vaccination, Ship
kapal yang datang ke
karantina dari pelabuhan Particular, Vaccinastion
Wilayah Pengamatan KKP
luar negeri Sehat. list, General nil list, Last
Kelas I Tanjung Priok
Pengawasan kapal Port of Clearance), faktor
(Pelabuhan Tanjung Priok,
dilakukan dengan risiko kapal (Sanitasi kapal
Pelabuhan Muara Baru,
melakukan pemeriksaan dan kesehatan ABK).
Pelabuhan Sunda Kelapa,
di kade (tempat kapal Jumlah kedatangan
Pelabuhan Marunda,
sandar) oleh Tim KKP, kapal dari pelabuhan luar
Pelabuhan Kali Baru dan
berupa pemeriksaan negeri sehat tahun 2009
Pelabuhan Muara Angke)
dokumen (Maritime sebesar 1110 kapal, de-

Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010
8

ngan rata-rata terkecil pada Bulan Juli kemudian dengan cepat


kedatangan setiap sebesar 1 kapal (0,09 %). menyebar ke negara-
bulannya sebesar 92 Terjadinya penurunan di negara lainnya termasuk
kapal. Berdasarkan grafik Bulan Mei - Juni ini negara Malaysia dan
1 di bawah, dapat dikarenakan adanya Singapore yang mana ke
diinformasikan bahwa pandemi influenza A dua Negara tersebut
jumlah kedatangan (H1N1) yang muncul merupakan Negara-
kapal terbesar pada pertama kali di negara negara yang rutin datang
Bulan Januari sebesar 255 Mexico pada akhir Bulan ke Indonesia khususnya
kapal (22,97%) dan Maret Tahun 2009, yang Pelabuhan Tanjung Priok.

Grafik 1

Dibandingkan dengan signifikat. Hal ini 2. Pengawasan kedatangan


kedatangan kapal pada kemungkinan disebabkan kapal dalam karantina
dua tahun terakhir yaitu karena terjadinya pandemi dari pelabuhan luar negeri
tahun 2007 dan tahun influenza A (H1N1) hampir terjangkit.
2008 di Pelabuhan di seluruh dunia, sehingga Pengawasan kapal
Tanjung Priok, maka banyak Negara-negara dilakukan dengan
kedatangan kapal asal yang sebelumnya melakukan pemeriksaan
pelabuhan luar negari termasuk klasifikasi negara di luar dam (zona
sehat mengalami sehat berubah menjadi karantina) oleh Tim KKP,
penurunan yang negara terjangkit. be rupa pe meri ksaa n

Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010
9

dokumen (Maritime Ship Sanitation Control list, General nil list, Last Port
Declaration of Health, Certificate, Medicine of Clearance),, faktor risiko
Voyage Memo/List Port of certificate, Health Book, kapal (Sanitasi kapal dan
Call, Crew List,Passenger International Certificate kesehatan ABK).
List, Ship Sanitation Control Vaccination, Ship
Examption Certificate/ Particular, Vaccinastion

Grafik 2

Pada grafik 2 di atas Februari sebesar 25 kapal hati-hati terhadap penye-


diketahui bahwa jumlah (1,11%). baran penyakit ini, di-
kedatangan kapal dalam Seperti di jelaskan karenakan dapat mem-
karantina asal pelabuhan sebelumnya bahwa WHO pengaruhi perekonomian
negara terjangkit tahun pada akhir Maret men- suatu negara seperti ke-
2009 sebanyak 2238 kapal. yatakan bahwa dunia te- lancaran maupun biaya
Rata-rata kedatangan lah terjadi wabah pan- pelaksanaan eksport – im-
kapal setiap bulannya 186 demi Influenza A (H1N1) port.
kapal, dimana jumlah yang dimulai dengan ka- Negara-negara
kedatangan kapal sus pertama terjadi di Ne- yang termasuk negara ter-
terbesar terjadi pada gara Mexico. Oleh karena jangkit adalah negara
Bulan Oktober sebesar 310 itu, sejak ditetapkan hal yang oleh WHO dinyata-
kapal (13,85%) dan yang tersebut oleh WHO maka kan terjangkit penyakit
terkecil pada Bulan setiap negara perlu ber- menular potensial wabah

Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010
10

Seperti ; pes, kolera, (H1N1). Untuk lebih (Negara terjangkit) dapat


yellow fever, Avian Influ- jelasnya mengenai dilihat pada tabel 1 di
enza, Foot and mouth kedatangan kapal dari bawah ini :
desease dan Influenza A pelabuhan luar negeri
Tabel 1
Distribusi Kedatangan Kapal Dari Pelabuhan Negara Terjangkit
Menurut Jenis Penyakit di Wilayah Pengawasan KKP Kelas I
Tanjung Priok, Tahun 2009

JENIS PENYAKIT

NO NEGARA Foot and JML %


Yellow
PES KOLERA AI mouth de- H1N1
Fever
sease

1 China X X X 123
5.50
2 Brazil X X X X 11
0.49
3 Afrika X X 4
0.18
4 India X X X 22
0.98
5 Vietnam X X X X 48
2.14
6 Hongkong X X 165
7.37
7 Durban X X 8
0.36
8 Manila X X X 117
5.23
9 X X 1
Myanmar 0.04
10 X 312
Malaysia 13.94
11 X 130
Thailand 5.81
12 X 154
Australia 6.88
13 X 1046
Singapore 46.74
14 X 38
Korea 1.70
15 X 31
Jepang 1.39
16 X 17
Taiwan 0.76
17 X 11
Canada 0.49

JUMLAH 2238 100

Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010
11

Melihat pada tabel 1, Meningkatnya (Ship Sanitation Control


dapat diinformasikan kapal- kapal dari luar Examption Certificate/
bahwa kedatangan kapal negeri terjangkit di Tahun Ship Sanitation Control
dari pelabuhan negara 2009, disebabkan karena Certificate, Medicine cer-
terjangkit terbesar datang semakin banyaknyanya tificate/P3K kapal, Health
dari Singapore sebesar negara-negara yang oleh Book, Medicine certificate,
1046 kapal (46,74%). WHO ditetapkan sebagai crew list, passenger list,
Tingginya kapal yang Negara yang terjangkit Port Health Quarantine
datang dari negara oleh penyakit menular Clearance, Ship Particu-
Singapore kemungkinan potensial wabah. Yang lar), faktor risiko kapal
disebabkan karena paling signifikan adalah (Sanitasi kapal dan
Singapore merupakan penyebaran penyakit k e s e h a t a n
negara transit dunia dan influenza A H1N1. ABK).Pengawasan
lokasinya yang 3. Pengawasan kedatangan kedatangan kapal dalam
berdekatan dengan kapal dari pelabuhan karantina dari pelabuhan
Negara Indonesia, dalam negeri. negara Terjangkit
sehingga banyak Pengawasan kapal dilaku- Pengawasan kedatangan
perdagangan yang terjadi kan dengan melakukan kapal dari pelabuhan
diantara ke dua negara. pemeriksaan dokumen dalam negeri.

Grafik 3

Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010
12

D i s t r i b u s i keadaan tahun 2008, Kedatangan kapal


kedatangan kapal dari tetapi secara keseluruhan di sepanjang Tahun 2009
pelabuhan dalam negeri baik di wilayah induk tampak bervariasi, yang
dapat dilihat pada grafik maupun di wilayah kerja paling jelas terlihat pada
3. Kedatangan terbesar jumlah kedatangan kapal kedatangan kapal asal
terjadi di Bulan Oktober dari pelabuhan dalam pelabuhan luar negeri se-
sebesar 2019 kapal negeri mengalami hat dengan pelabuhan
(9,86%), dan terkecil di p e n i n g k a t a n luar negeri terjangkit.
Bulan Februari sebesar dibandingkan tahun 2008. Pada grafik 4di bawah ter-
1456 kapal (7,11%), Jika dibuat per- lihat pergantian nilai yang
dengan rata-rata bandingan antara kapal cukup significant. Seperti
kedatangan kapal dalam yang datang dari pelabu- yang telah dijelaskan se-
negeri setiap bulannya han dalam negeri, pela- belumnya m e n g e n ai
sebesar 1705 kapal. buhan luar negeri sehat adanya pandemic influ-
Keadaan kedatangan dan pelabuhan luar enza A (H1N1) yang
kapal dari dalam negeri negeri terjangkit maka da- melanda seluruh dunia.
hampir sama dengan pat di lihat pada grafik 4.

Grafik 4

Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010
13

B. Pengawasan keberangkatan pelabuhan dalam negeri dengan rata-rata


kapal. dan kapal tujuan keberangkatan kapal

Selain pengawasan pelabuhan luar negeri. setiap bulannya sebesar

kedatangan kapal, bidang Keberangkatan kapal 1979 kapal dari total

karanti na & SE j uga tujuan pelabuhan luar keberangkatan kapal

melakukan pengawasan negeri dan dalam negeri sebesar 23755 kapal.

terhadap keberangkatan pada tahun 2009 setiap Jumlah keberangkatan


kapal baik tujuan pelabuhan bulannya relatif sama kapal pada tahun 2009 ini
dalam negeri, pelabuhan dan tidak terlalu mengalami peningkatan
sehat maupun Pelabuhan mengalami fluktuatif. dibandingkan dengan
terjangkit. Untuk Pada grafik 5 di bawah tahun 2008 sebesar 2327
keberangkatan kapal dapat dijelaskan bahwa kapal (9,79%). Hal ini terjadi
perlakuan pengawasan keberangkatan kapal sejalan dengan
berbeda dengan terbesar terjadi pada peningkatan jumlah
kedatangan kapal. Untuk Bulan Oktober sebesar kedatangan kapal di
kapal yang berangkat dari 2353 kapal (9,90%) dan wilayah pengawasan KKP
Pelabuhan Tanjung Priok terkecil terjadi pada Kelas I Tanjung Priok.
tidak dilakukan perbedaan Bulan Januari sebesar Peningkatan kedatangan
antara kapal dengan tujuan 1627 kapal (6,84%) maupun keberangkatan
Grafik 5

Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010
14

kapal di Tahun 2009 Untuk melihat distribusi kapal. Sama dengan ke-
kemungkinan disebabkan keberangkatan kapal tu- datangan kapal yang pal-
karena keberhasilan juan pelabuhan dalam ing jelas terlihat keberang-
Indonesia berjuang dalam negeri, pelabuhan luar katan kapal asal pelabu-
percaturan politik dunia, negeri sehat dan pelabu- han luar negeri sehat den-
yang meyakinkan dunia han luar negeri terjangkit gan pelabuhan luar negeri
Internasional bahwa maka dapat di lihat pada terjangkit.
Pelabuhan di Indonesia grafik 6. Pada grafik 6 di bawah
khususnya Pelabuhan Distribusi keberangka- juga terlihat adanya
Tanjung Priok aman dan tan kapal di sepanjang Ta- peningkatan keberangka-
bisa dijadikan tempat hun 2009 tidak terlalu men- tan kapal yang cukup
untuk kapal-kapal besar galami perbedaan den- significant.
dunia berlabuh. gan distribusi kedatangan
Grafik 6

Untuk distribusi kedatan- kapal di Wilayah Penga- Priok maka dapat dilihat pada
gan dan keberangkatan matan KKP Kelas I Tanjung tabel 2.

Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010
15

Tabel 2
Distribusi Kedatangan dan Keberangkatan Kapal
Di Wilayah Pengawasan KKP Kelas I Tanjung Priok
Tahun 2009

Pelab. Luar Negeri Pelab. Luar Negeri


Pelab. Dalam Negeri Jumlah
Sehat Terjangkit
Bulan
Berang- Berang- Ber-
Datang Berangkat Datang Datang Datang
kat kat angkat

Januari 1335 1400 255 205 31 22 1621 1627

Februari 1456 1507 220 177 25 18 1701 1702

Maret 1678 1729 233 195 53 37 1964 1961

April 1540 1587 220 203 40 32 1800 1822

Mei 1772 1785 161 140 96 87 2029 2012

Juni 1798 1847 8 3 261 222 2067 2072

Juli 1863 1839 1 0 289 237 2153 2076

Agustus 1960 2002 2 0 280 245 2242 2247

1707 1683
September 1439 1480 5 0 263 203

Oktober 2019 2106 2 0 310 247 2331 2353

November 1743 1795 0 0 294 245 2037 2040

Desember 1866 1932 3 0 296 228 2165 2160

Jumlah 20469 21009 1110 923 2238 1823 23817 23755

Bersambung ke volume V Edisi 2

Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010
16
Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010

RUANG PRL
Epidemiology of Air Pollution
ASSESMENT OF HEALTH EFFECTS (Chronic Respiratory Effect)
By Diah Lestari

A. Pencemaran Udara karena kelarutannya di gas, kabut, bau-bauan,

Kesehatan manusia dalam air. Komposisi udara asap atau uap dalam

tidak terlepas dari udara. kering dan bersih adalah : kuantitas yang banyak

Udara normal yang Nitrogen (N 2 ) 78,08%; dengan berbagai sifat

diperlukan untuk bernapas, Oksigen (O2) 20,95%; Argon m a u p u n l a m a

harus memenuhi (Ar) 0,934%; Carbondioksida berlangsungnya di udara

komponen udara yang (CO2) 0,0314%; Neon (Ne) tersebut, hingga dapat

tidak merugikan. Agar 0,0 0182 ; Hel i um (He ) menimbulkan gangguan-

bernapas dengan sehat 0,0005245%; Metana (CH4) gangguan terhadap

diperlukan ± 25 kg udara/ 0,0002; Kripton (Kr) 0,000114. kehidupan manusia,

hari. Rata-rata manusia Gas - gas l ai n m unc ul tumbuhan atau hewan

t i d a k d a p a t kemudian akibat proses maupun benda atau

mempertahankan alami, misalnya aktifitas tanpa alasan jelas sudah

hidupnya tanpa udara v ul ka ni k , pem busu ka n dapat mempengaruhi

lebih dari tiga menit. sampah tanaman, kelestarian kehidupan


kebakaran hutan, maupun organisme maupun benda.
Komposi si udara
pencemaran oleh berbagai Menurut PP No.41/1999,
merupakan campuran
industri, transportasi dsb, pencemaran udara terjadi
berbagai gas, dengan
sehingga terjadi karena masuknya atau
komposisi yang tidak selalu
peningkatan CO, SO2, Pb, dimasukkannya zat, energi
konstan, terutama uap air
partikel debu dsb. dan atau komponen lain
(H2O) dan karbondioksida
Menurut Henry ke dalam udara ambien
(CO2) tergantung kepada
C.Perkin, 1974 pencemaran oleh kegiatan manusia,
cuaca dan suhu. Misalnya
udara berarti hadirnya satu sehingga mutu udara
proporsi CO2 adalah relatif
atau beberapa kontaminan ambien turun sampai ke
rendah karena diabsorbsi
di dalam udara atmosfir di tingkat tertentu yang
oleh tanaman pada waktu
luar, seperti debu, busa, menyebabkan udara
proses fotosintesis dan

Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010
17

ambien tidak dapat Udara merupakan media kesehatan manusia dan


memenuhi fungsinya. lingkungan yang perlu terjadinya penularan

Pencemaran udara menjadi perhatian dari penyakit. Hal ini dapat

90% berasal dari sasaran dan kawasan dilihat dari data angka

pencemaran primer (CO, tersebut di atas. Hal ini kematian pneumonia balita

Nox,HC,Sox, dan Partikel), merupakan kebijakan di Indonesia diperkirakan

yaitu karena kegiatan pembangunan kesehatan sekitar 6/1000 balita. Hasil

manusia, seperti proses Indonesia Sehat 2010 survei kesehatan rumah

pembakaran di dalam dimana program tangga (SKRT) tahun 1995

industri, dan 60% dari p e n g e n d a l i a n menunjukkan bahwa 32,1%

pencemaran udara total pencemaran udara kematian anak di bawah

berasal dari transportasi. merupakan salah satu dari satu tahun dan 38,8% anak

Pencemaran lain antara sepuluh program unggulan. golongan umur 1 sampai 4

lain karena pembentukan Pertumbuhan sektor tahun disebabkan oleh

ozon oleh molekul industri, pertambangan gangguan sistem saluran

hidrokarbon yang ada di pertahun masih pernapasan.

udara dengan Nox, melalui merupakan sektor yang Diperkirakan


pengaruh sinar ultra violet sangat potensial dalam pencemaran udara akibat
dan adanya partikel- memacu pertumbuhan kegiatan industri dan
partikel logam yang ekonomi dan pemerataan kendaraan bermotor
berfungsi sebagai lapangan usaha, tetapi diperkirakan akan
katalisator. Perwujudan disisi lain juga dapat meningkat 2 kali lipat pada
kualitas lingkungan yang memberikan dampak tahun 2000 dari kondisi
sehat merupakan bagian negatif terhadap tahun 1990 dan 10 kalinya
yang pokok dalam usaha lingkungan bila tidak pada tahun 2020.
dibidang kesehatan seperti ditangani dengan sebaik- Disamping kualitas udara
dijelaskan dalam UU baiknya. Dampak negatif ambien, kualitas udara
Nomor 36 Tahun 2009 dimaksud antara lain dalam ruangan (indoor air
tentang Kesehatan antara berupa pencemaran quality) juga merupakan
lain, perlu dilakukan di udara baik yang terjadi di m a sa l a h y an g p er l u
tempat umum, lingkungan dalam ruangan (in door) mendapat perhatian
pemukiman, lingkungan maupun di luar ruangan karena akan berpengaruh
kerja, angkutan umum dan (out door) yang dapat terhadap kesehatan
lingkungan lainnya. m e m b a h a y a k a n manusia. Menurut NIOSH

Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010
18

1997, penyebab timbulnya bebarpa tempat di dunia. Dichloromethane,


masalah kualitas udara Masuknya gas CO Formaldehide, Styrene,
dalam ruangan pada menimbulkan efek toksik Tetrac hl oroeth yl en e,
umumnya disebabkan oleh yang membahayakan T o l u e n e ,
beberapa hal , yai tu karena dapat beraksi Trichloroethylene, Vinyl
kurangnya ventilasi udara dengan HB darah chloride.
(52%), adanya sumber membentuk ikatan HBCO. 2. P e n c e m a r udara
kontaminan di dalam B. Parameter Udara bersifat Inorganik :
ruangan (16%) kontaminan Arsenic, Asbestos,
Berdasarkan baku
dari luar ruangan (10%), Cadmiun, Carbon
mutu Ud ara Am bi en
mikroba 5% bahan material Monoxide, Chromium,
Nasional (PP 41/1999)
bangunan (4%), lain-lain Hydrogen sulfide, Lead,
terdapat 13 parameter
(13%). Manganase, Mercury,
udara, yaitu Sulfur Dioksida,
Di pedesaan Karbon Monoksida, Nickel, Nitrogen oxides,
pencemaran udara berasal Nitrogen Dioksida, Ozon Ozone/ photochemical
dari kebakaran hutan, emisi (Oksidan), Hidrokarbon, oxidants, Particulate
d a r i k e g i a t a n Partikel (PM10 dan PM 2,5), matter, Radon, Sulfur
pertambangan dan bahan Debu (Total Suspended oxides dan Vanadium.
bakar yang digunakan Particulate), Timah hitam, Secara garis besar
untuk memasak di dapur Debu jatuh (Dustfall), Total parameter udara dapat
yang menggunakan kayu Fluorides (F), Flour Indeks, dibagi atas 3 kelompok,
bakar dimana hasil sisa Chlorine & Chlorine yaitu :
pertambangannya dapat dioksida, Sulfat Indeks. a. Fisika, terdiri dari :
mengganggu kesehatan M e n u r u t W H O Suhu, kebisingan,
masyarakat. Sampai pada Environmental Health getaran, r a d i a si
tahun 1930 di Belgia terjadi Criteria, parameter (sinar ultra violet).
wabah penyakit paru-paru pencemar udara meliputi, b. Kimia, terdiri dari :
yang disebabkan oleh yaitu :
Gas : CO, CO2,
pencemaran udara. Tahun-
1. P e n c e m a r udara Nox, O3, H2S, NH3,
tahun berikutnya
bersifat Organi k : Ether dll
pencemaran udara
Acrylonitril, Benzene,
Partikel : Debu,
menyebabkan terjadinya
Carbon disulfide, 1,2-
logam berat, aero-
kematian dan kesakitan
dichloroethane,
sol (fog, smoke)
dalam proporsi epidemik di

Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010
19

dan bahan kimia annya menjadi kompleks. orang yang telah memiliki
yang bersifat uap, Sumber pencemaran udara riwayat penyakit paru dan
seperti merkuri dll. antara lain : saluran pernapasan

Mikrobiologi : Bak- menahun. Pada tahun 1990


1.Kegiatan industri
teri, virus, jamur, -an dilaporkan bahwa di
2.Kegiatan transportasi
algae dll. Cubatao, Brasil, terjadi
3.Kegiatan perkantoran tragedi lingkungan yang
C. Exposure Assesment
4.Kegiatan perumahan cukup fatal bagi bayi.
Kajian dan pengu-
5.Kegiatan alam, Empat puluh dari setiap
kuran dari paparan adalah
kebakaran hutan, gunung 1000 bayi yang lahir di kota
penting dalam mendesign eletus dsb.
itu meninggal saat
studi epidemiologi pence- Di kota-kota besar,
dilahirkan, sedangkan 40
maran udara. Pengkajian kontribusi gas buang
yang lain kebanyakan
paparan dapat melibatkan kendaraan bermotor
cacat atau meninggal
multidisiplin ilmu, untuk sebagai sumber polusi
pada minggu pertama
menggambarkan siapa udara mencapai 60-70
hidupnya. Pada era tahun
yang terkena, jenis sub- persen. Sedangkan
tersebut, dengan 80.000
stansi, berapa lama serta kontribusi gas buang dari
penduduk Cubatao
kondisi kesehatan yang cerobong asap industri
mengalami sekitar 10.000
mereka alami, dapat dila- hanya berkisar 10 -15
kasus kedaruratan medis,
kukan dengan pengukuran persen, sisanya berasal dari
yang meliputi penyakit
langsung, modelling, kajian sumber pembakaran
tuberculosis (TBC),
paparan sebagai bagian memperkirakan bahwa 70
pneumonia, bronkitis,
penting dari epidemiologi persen penduduk kota di
emfisema, asma brochiale,
lingkungan. Keadaan dunia pernah menghiup
serta beberapa penyakit
pencemaran adalah udara kotor akibat emisi
pernapasan lain.
kegiatan yang mengaki- kendaraan bermotor,
sedangkan 10 persen Pencemaran udara
batkan penurunan kualitas
sisanya menghirup udara dapat dibedakan atas tiga
udara yang berdampak
yang bersifat ”marjinal”, kategori yaitu outdoor
negatif terhadap kese-
akibatnya fatal bagi bayi seperti sulfates, ozone dan
hatan. Pencemaran udara
dan anak-anak. Orang lead. Outdoor dan indoor
tidak terjadi secara inde-
dewasa yang beresiko seperti partikel halus,
penden tetapi merupakan
tinggi, misalnya wanita nitogen oxides dan
campuran, sehingga kaji-
hamil, usia lanjut, serta carbonmonoxide, indoor

Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010
20

sepert volatile organic hidrokarbon yang salah masyarakat ilmiah untuk


compounds, radon, satu diantaranya mempelajari dan
formaldehyde dan mempunyai efek memelihara kebersihan
woodsmoke. karsinogenik yaitu udara, karena udara

Bahan pencemar di benzopyren. Zat-zat lain dibutuhkan oleh manusia

udara yang berbahaya yang terdapat di udara setiap detik, maka strategi

antara lain adalah O3, seperti Pb, As, Cd, Be dan pengelolaan ditekankan

terbentuk dari O- yang non logam (Asbes, Minyak pada upaya pencegahan,

beraksi dengan O2 bebas Garam Sulfat Peroxyasil yaitu mencegah

di udara melalui sinar Nitrat, Fenosida & Etylen) pencemaran udara

matahari akibat adanya dapat menimbulkan sehingga kesehatan

pencemaran oleh gas N2 berbagai gangguan yang masyarakat tidak

hal ini mengakibatkan rasa m e m b a h a y a k a n terganggu.

gatal pada hidung, kesehatan manusia. Beberapa Polutan Udara


tenggorokan manusia bila Sebelum terjadinya bahaya yang terjadi di indoor
konsentrasinya mencapai pencemaran udara orang antara lain :
0,3 ppm. Pada konsentrasi selalu mengira bahwa Asap Tembakau
yang lebih tinggi lagi epidemi hanya dapat (Environmental Tobacco
dimungkinkan pula disebabkan oleh penyakit Smoke = ETS).
terjadinya sterilitas dan menular, maka bencana
Anak-anak yang hidup
kematian. Senyawa yang pertama terjadi tidak
dengan perokok tanpa
hidrokarbon dapat diperkirakan adanya
sengaja menghirup
menimbulkan gangguan hubungan dengan
banyak polutan pada
pada manusia. Proses pencemaran udara. Pada
asap rokok. Asap rokok
hidrokarbon ini pada kenyataannya penyakit
merupakan campuran
umumnya terjadi akibat jantung dan paru-paru
komplek lebih dari 4000
a d a n y a p r o s e s yang bersifat tidak menular
bahan kimia, termasuk
pembakaran senyawa dapat terjadi secara
karbon monoksida, ETS
gasoline yang tidak epidemis. Dari penelitian
cenderung menderita
sempurna dan larutan uap yang dilakukan kemudian
bronchitis, pneumonia,
dari proses industri. membuktikan bahwa
infeksi saluran
Diketahui di dalam penyebabnya ad al ah
pernapasan, otitis
senyawa ini mengandung pencemaran udara, yang
media (cairan di tengah
antara 20-2000 jenis ikatan pada akhirnya menggugah

Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010
21

telinga), gejala asthma. jamur,spora, bakteri dan daripada udara luar


Frekwensi infeksi virus, dikenal sebagai ruang di beberapa
tergantung secara penyebab atau bagian USA. Gejala
langsung dengan pencetus asthma. paparan VOCs meliputi
jumlah asap di rumah. Reaksi alergi sering iritasi mata, hidung, paru
Anak-anak yang hidup merupakan gabungan -paru, ruam-ruam, sakit
dengan kedua orang dengan cetusan kepala, mual, muntah
tua perokok lebih asthma yang serius, dan asthma. Paparan
banyak terkena infeksi influenza, pneumonia terhadap VOCs tertentu
saluran pernapasan dan kondisi lainnya. seperti benzen dan vinil
dibanding dengan anak Al e r g e n j u g a klorida mungkin
-anak yang hidup menyebabkan iritasi menyebabkan kanker.
dengan satu orang tua mata, hidung dan Formaldehid
p er o k ok . Ra t a - r at a tenggorokan, napas Formaldehid tidak
kejadian infeksi saluran sesak, pusing, lethargy berwarna, berbau kuat
pernapasan dan dan demam. digunakan pada kayu
asthma yang rendah Volatile Organic yang dipres (papan
ditemui pada anak- Compounds (VOCs) partikel, papan fiber
anak dengan orang tua dan plywood), cat,
VOCs adalah zat
yang tidak merokok pelapis, kosmetik, kain
kimia yang dapat
sama sekali. Ibu yang tenun dan pada
menguap dari senyawa,
merokok selama pembakaran kayu,
seperti produk
kehamilan diasosiasikan minyak, gas alam, dari
pembersih, adhesive,
dengan peningkatan mobil dan cigaret. Pada
cat, pengawet kayu.
kejadian Sudden Infant l a b o r a t o r i u m
V O C s d a p a t
Death Syndrome. f o r m a l d e h i d
dikeluarkan dari produk-
Alergen produk ini ke udara dan menyebabkan kanker
Alergen, khususnya terperangkap dalam pada binatang
yang menga ndu ng ruangan, khususnya percobaan dan
material biologi seperti bangunan yang rapat. pertimbangan oleh EPA
debu rumah dari kutu, Penelitian EPA karsinogen terhadap
kecoa, hewan menyatakan udara manusia. Walaupun
peliharaan, serbuk ruang mengandung demikian, formaldehid
bunga (pollen), VOCs 10 kali lebih tinggi mempengaruhi manusia

Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010
22

secara berbeda, membentuk zat oxidant oksigen ke sel tubuh.


mungkin mengiritasi sebagai hasil reaksi Gejala paparan CO
m a t a , s i n u s , dengan gas organik influenza termasuk
tenggorokan, paru-paru hidrokarbon. Pada kelelahan, sakit kepala,
dan memicu asthma. tahun 1945 di New York pusing, mual, muntah,

Nitrogen oksida terjadi kematian 400 bingung, degup jantung


orang dan tahun 1952 di yang lebih cepat.
Nitrogen oksida
London bahkan Tergantung pada
dikenal sebagai polutan
mengakibatkan 4000 tingkat paparan CO
udara luar ruang dilepas
orang meninggal. dapat berakibat fatal
oleh kendaraan
K em udi an t erul an g segera. Paparan jangka
bermotor dan
kembali tragedi panjang, pada tingkat
pembakaran bahan
kematian dengan rendah pada wanita
bakar fosil pada PLN,
karbon 900 orang pada hamil mempunyai
tetapi juga ditemukan
tahun 1956. potensi gangguan
pada udara ruang.
Carbon Monoksida pada perkembangan
Ventilasi gas yang tidak
fetus.
cukup, lampu gas, Carbon monoksida
pemanas gas atau merupakan gas yang Radon

minyak dan kegiatan tidak berbau, berwarna Radon, dikenal


p e n g e l a s a n , dihasilkan dari sebagai karsinogen
sebagaimana asap pembakaran yang t erh adap m an usi a ,
rokok b er k o n t ri bu si tidak sempurna. CO terjadi secara alami, gas
terhadap nitrogen berakumulasi dalam radioaktif yang tidak
oksida dalam udara udara ruang sebagai erwarna, berbau dan
ruang, oleh sebab hasil dari merokok, berasa. Radon berasal
berpotensi iritan ventilasi yang tidak dari pembusukan alami
terhadap saluran bagus dan dari garasi uranium, logam
pernapasan. yang menempel pada radioaktif yang

Emisi gas Nox, yang rumah. CO masuk tubuh ditemukan pada tanah

berada dalam udara melalui dari paru-paru dan batuan dalam

dapat menimbulkan dan bergabung kerak bumi di seluruh

gangguan pernapasan. dengan haemoglobin, Amerika. Radon

Gas ini di udara dapat memblok kemampuan berjalan melalui tanah


darah untuk membawa dan batuan masuk ke

Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010
23

lngkungan udara ruang tanah yang terkon- oleh NIEHS menyatakan


melalui retakan dan fon- taminasi. Sumber lain bahwa anak muda de-
dasi yang terbuka lain- perpipaan, vinil mini- ngan timbal tidak hanya
nya. Bahkan radon blinds, cat mainan, furni- terkait dengan IQ yang
membusuk menjadi par- ture yang dibuat sebe- rendah dan tingkat ke-
tikel radioaktif yang da- lum 1978 mungkin di cat lulusan di SLTA yang
pat terhirup dan terpe- dengan cat berbahan rendah tetapi juga
rangkap dalam paru- timbal, peleburan timbal peningkatan kejahatan.
paru, radon melepas- dan industri lainnya Pestisida
kan radiasi kecil yang dapat melepas timbal 75% rumah tangga
dapat merusak jaringan ke udara dan barang di AS menggunakan
paru-paru dan menjadi keramik yang dilapis paling tidak satu produk
kanker paru-paru di- hiasan berbahan timbal, pestisida dalam
kemudian hari. Resiko tembikar, kristal dapat r uan gan , se bagi a n
untuk mendapatkan mengkontaminasi besar digunakan
kanker paru-paru dari makanan dan cairan sebagai insektisida dan
radon utamanya ter- yang tersimpan di disinfektan. Penelitaian
gantung tiga faktor ya- dalamnya. lain menyatakan 80%
itu, tingkat paparan, la- Paparan rendah manusia terpapar
ma paparan dan ke- dapat secara pestisida terjadi dalam
biasaan merokok. permanen mempe - ruangan dan selusin
Timbal ngaruhi anak-anak, jenis pestisida
Paparan debu m e n y e b a b k a n ditemukan dalam udara
terkontaminasi timbal, kerusakan sistem syaraf dalam rumah. Paparan
adalah media yang dan ginjal, kemampuan jangka panjang
umum untuk keracunan belajar terganggu, per- m e n y e b a b k a n
timbal. Timbal meru- hatian yang terganggu, kerusakan liver, sistem
pakan zat toksik dan menurunkan tingkat s a r a f p u s a t
terpapar timbal sangat intelegensia. Paparan s e b a g a i m a n a
berbahaya khususnya tingkat tinggi menye- meningkatkan kejadian
anak-anak di bawah u- babkan tidak sadar dan kanker.
mur 6 tahun. Sumber kematian. Penelitian

umum rumah tangga


Bersambung ke volume V Edisi 2
cat, debu timbal dan

Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010
24
Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010

RUANG UKLW
Selintas tentang :

PELAKSANAAN UPAYA KESEHATAN DAN LINTAS


WILAYAH TAHUN 2009

L A T A R B E L A K A N G sehat dan terbebas dari pengangkutan orang sakit


P e r k e m b a n g a n penularan penyakit. Dalam dan jenazah, Kesehatan
pelabuhan dewasa ini bukan menjalankan peranannya itu haji, Kesehatan matra,
saja sebagai pintu keluar KKP Kelas I Tanjung Priok Perpindahan Penduduk,
masuknya barang, jasa dan membagi diri menjadi tiga Penanggulangan Bencana,
manusia akan tetapi juga Bidang dan satu Bagian, salah P el a ya na n k ese ha t an
m e n j a d i t e m p a t satunya Bidang Upaya terbatas, Rujukan gawat
berkembangnya sentra – Kesehatan dan Lintas Wilayah. d a r u r a t m e d i k ,
sentra industri, p u s a t Tugas dan fungsi pokok Bidang Pengembangan jejaring
perdagangan serta tempat Upaya Kesehatan dan Lintas Kerja, Pendidikan dan
wisata yang marak dikunjungi Wilayah ialah: pelatihan.
oleh para turis baik domestik Dari tujuh belas tugas
Seksi Pencegahan dan
maupun mancanegara. Hal pokok yang terbagi dalam
Pelayanan Kesehatan :
tersebut semakin membuka dua seksi tersebut Bidang
Pengawasan obat/alat P3K
peluang bagi penyebaran Upaya Kesehatan Pelabuhan
kapal, Pengujian Kes.
penyakit. Untuk itu perlu telah melaksanakannya
Nahkoda, ABK, Penjamah
dilakukan pengawasan dan secara optimal guna
makanan, Kajian
penanganan yang optimal, mendukung pelaksanaan
Ergonomik, Advokasi dan
terencana dan berkelanjutan. TUPOKSI KKP Kelas I Tanjung
Sosialisasi kesehatan kerja,
Kantor Kesehatan Priok yaitu Cegah tangkal
Pengembangan jejaring
Pelabuhan Kelas I Tanjung penyakit menular dan penyakit
Kerja, Kemitraan dan
Priok sebagai salah satu unit potensial wabah.
Teknologi, Pendidikan dan
pelaksana teknis Departemen pelatihan 1. Seksi Pencegahan dan
Kesehatan di wilayah Seksi Kesehatan Matra dan Pelayanan Kesehatan.
pelabuhan mempunyai peran Lintas Wilayah : Vaksinasi Pengawasan obat/alat
yang penting dalam dan penerbitan ICV, P3K kapal
mewujudkan pelabuhan yang P e n g a w a s a n

Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010
25

Kegiatan pengawasan Tanjung Priok bertujuan perj al anan/berlayar.


obat/alat P3K kapal untuk mengantisipasi Adapun hasil kegiatan
dilakukan terhadap adanya kejadian sakit pengawasan obat/alat
semua kapal yang atau kecelakaan P3K kapal Tahun 2009
sandar di Pelabuhan selama dalam adalah sebagai berikut :

Grafik 1.1

Dari grafik diatas Untuk kapal asing umum Kantor


dapat digambarkan p e n g a w a s a n K e s e h a t a n
bahwa pengawasan terbanyak pada Pelabuhan Kelas I
obat / alat P3K untuk Bulan Oktober yaitu Tanjung Priok
kapal RI paling 103 k ap al d an sebagai unit
banyak dilakukan terendah pada pelaksana tehnis di
pada Bulan Maret Bulan Pebruari L i n g k u n g a n
sebanyak 128 kapal sebanyak 67 kapal. D e p a r t e m e n
s e d a n g k a n Kesehatan RI berada
Pengujian Kes.
p e n g a w a s a n dibawah dan
Nahkoda/ABK,
terendahnya pada bertanggung jawab
Penjamah makanan
Bulan September kepada Direktorat
dan masyarakat
sebanyak 85 kapal. J e n d e r a l

Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010
26

pengendalian Pengujian kesehatan Memperpanjang


Penyakit dan dilakukan sebelum usia produktif,
P e n y e h a t a n kerja, berkala dan Meningkatkan
Lingkungan, salah menjelang masa kualitas hidup,
satu fungsinya purna bakti. Memperpanjang
adalah melakukan Adapun maksud usia harapan hidup,
p e n g u j i a n dan tujuan dari Menghemat biaya
K e s e h a t a n pengujian kesehatan pengobatan
Nahkoda/ABK, ini antara lain : J e n i s
Penjamah makanan Mendeteksi penyakit pemeriksaan yang
dan masyarakat sedini mungkin, dilakukan adalah :
umum. M e n c e g a h Fisik, Laboratorium,
Pengujian Kes. berkembangnya A u d i o m e t r i ,
Nahkoda/ABK, penyakit, Mencagah Radiologi , Mata,
Penjamah makanan t e r j a d i n y a Gigi, EKG.
dan masyarakta k o m p l i k a s i ,
umum dil akukan M e l a k u k a n
a t a s d a s a r pengobatan segera,
permintaan pasien.

Grafik 1.2
Distribusi Pemeriksaan kesehatan dan MCU
Di KKP Kelas I Tg. Priok Tahun 2009

Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010
27

Dari grafik tersebut Baru, Sunda Kelapa, bitan ICV.


diatas dapat Muara Baru dan Vaksinasi adalah pem-
disimpulkan bahwa Muara Angke. berian vaksin kedalam
keuring paling Adapun maksud dan tubuh seseorang untuk
banyak dilakukan tujuan dilakukan memberikan kekebalan
pada Bulan Januari monitoring adalah terhadap penyakit ter-
sebesar 802 orang untuk mel akukan sebut.
dan paling sedikit pengawasan pelak-
Kata vaksinasi berasal
pada Bulan Sep- sanaan kesehatan
dari bahasa Latin vacca
tember yaitu 429 kerja dalam rangka
yang berarti sapi -
orang, sedang untuk peningkatan derajat
diistilahkan demikian
medical chek – up kesehatan pegawai/
karena vaksin pertama
paling tinggi karyawan.
berasal dari virus yang
dilakukan pada Bulan Hasil monitoring
menginfeksi sapi (cacar
April sebanyak 232 kesehatan kerja yang
sapi). Vaksinasi sering
orang, paling sedikit dilaksanakan Tahun
juga disebut dengan
pada Bulan Pebruari 2009 sebagai berikut :
imunisasi.
14 orang, dan untuk
1.Jumlah perusahaan
p e m e r i k s a a n Vaksinasi dibe-
yang termonitor-
penjamah makanan rikan kepada Nahkoda,
ing:
terjadi pada Bulan ABK dan masyarakat
Marunda :3
Januari dan seba- umum yang membutuh-
Kali Baru :3
nyak 0 orang. kan berdasarkan per-
Sunda Kelapa : 7
mintaan pasien.
Monitoring Kesehatan Muara Baru :4
Kerja. Muara Angke :3 Jenis Vaksinasi yang
Monitoring kesehatan 2.Hal – hal yang di diberikan adalah Yellow
kerja dilakukan monitoring; Fever dan Thypoid ,
terhadap semua A. Karyawan Meningitis dan Cholera.
perusahaan – B. Tempat kerja Adapun hasil kegiatan
perusahaan yang C. Faktor Resiko tersebut dapat dilihat
ada dilingkungan 2. Seksi Kesehatan Matra dan pada grafik 1.3
Pelabuhan Tanjung Lintas Wilayah. halaman berikut ini :
Priok, Marunda, Kali Vaksinasi dan pener-

Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010
28

Grafik 1.3

Pemberian Vaksinasi
Di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Tanjung Priok Tahun 2009

Grafik 1.4

Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010
29

Pemberian Vaksi- rendah Bulan Januari Adapun hasil kegia-


nasi oleh Kantor Kese- 455 buku se-dang tannya dapat di-lihat
hatan Pelabuhan Kelas I untuk buku lama paling dalam grafik 1.5.
Tanjung Priok berda- banyak pada Bulan
Berdasarkan grafik 1.5,
sarkan Grafik 1.3 diatas Juni sebanyak 270 buku
dapat disimpulkan
dapat digambarkan dan paling rendah
bahwa pengawaan pe-
bahwa vaksinasi yellow pada Bulan Januari
ngangkutan jenazah
fever tertinggi dilakukan yaitu 88 buku.
paling tinggi dilakukan
pada Bulan September
Pengawasan pengang- pada Bulan Maret yaitu
yaitu sebesar 356 orang
kutan orang sakit dan sebanyak 13 orang ang-
terendah pada Bulan
jenazah. ka ini muncul dikar-
Maret sebesar 50 orang,
Pengawasan pe- enakan pada Bulan
sedang pada bebe-
ngangkutan orang tersebut terjadi
rapa bulan tidak dila-
sakit / rujukan pasien kecelakaan laut yang
kukan vaksinasi karena
dilaku-kan jika Kantor menyebabkan KM. RIM-
stok vaksinasi yekllow
Keseha-tan Pelabuhan BA tenggelam.
fever kosong.
Kelas I Tanjung Priok
Selanjutnya, untuk
Vaksinasi Meningitis tidak dapat membe-
beberapa bulan tidak
terbanyak di-lakukan rikan per-tolongan lebih
ada kegiatan pe-
Bulan Pebruari sebesar lanjut / jika pasien perlu
ngawasan pengang-
370 orang, terendah pera-watan lanjutan.
kutan jenazah.
pada Bulan Mei Pengawasan pe-
sebanyak 2 orang dan ngangkutan jenazah Berdasarkan gra-
di beberapa bulan tidak dilakukan terhadap fik 1.6, dapat disim-
ada kegiatan vaksinasi jenazah yang berasal pulkan bahwa penga-
meningitis ka-rena tidak dari dalam pelabuhan wasan pengangkutan
ada vaksin. baik itu karyawan orang sakit tertinggi

pelabuhan, penum- pada Bulan Mei dan


Dari grafik 1.4
pang maupun nah- Juni yaitu sebesar 10
dapat disimpulkan
koda, ABK kapal yang orang dan terendah
bahwa penerbitan bu-
akan dibawa keluar pada Bulan Maret, April
ku baru ICV terbanyak
Pelabuhan Utama dan Desember sebesar
pada Bulan Juni se-
Tanjung Priok. 1 orang.
besar 1158 buku te-

Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010
30

Grafik 1.5

Grafik 1.6

Bersambung ke volume V Edisi 2

Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010
31
Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010

TEKNOLOGI
TINJAUAN TENTANG STUDY PERBANDINGAN DALAM
MOTIVASI DAN PENGALAMAN DENGAN SERTIFIKAT ISO 9000 dan
DAN ISO 14000
INFORMASI
DIANTARA NEGARA-NEGARA TIMUR JAUH
By. DIAH LESTARI

Tinjauan studi ini adalah Korea dan Taiwan. Sejak tahun umum, Amerika Utara,
untuk menyelidiki motivasi 1986 lebih dari 400.000 Australia, Selandia Baru dan
perusahaan yang mendaf- perusahaan di dunia sudah Timur Jauh.
tarkan untuk memperoleh serti- menerima sertifikat untuk stan- Tinjauan tentang study
fikat ISO, manfaat menerima dar sistem manajemen berkua- ini dilakukan dengan me-
dan implementasi sertifikat. litas ISO 9000, dan lebih dari ngumpulkan data menggu-
Pasar dan lingkungan 30.000 perusahaan sudah nakan kuisioner survey dan

industri mendorong banyak menerima sertifikasi sistem dilakukan analisis statistik oleh

perusahaan di negara timur manajemen lingkungan yang para ahli dibidang lingkungan
jauh untuk memperoleh ISO, baku ISO 14000 sejak tahun dan peduli lingkungan. Pro-
baik ISO 9000 dan ISO 14000, 1996. Di dalam referensi lain sedur dilakukan untuk menye-
dan pengenalan terhadap isu ditahun 1994 sebuah survai lidiki motivasi, dampak dan
lingkungan global jadi lebih dilaksanakan melalui jaringan manfaat penerapan sertifikasi
cepat menyebar. ISO 9000 ISO International dan diter- ISO 9000 dan ISO 14000 di

dan ISO 14000 adalah bagian bitkan dalam ISO 9000 News, negara Timur Jauh. Hasil
dari kecenderungan dunia menunjukkan bahwa hampir respon rate/RR Jepang yang
yang oleh beberapa ahli 100.000 perusahaan telah paling tinggi, diikuti oleh
disebut sebagai tendensi memiliki sertifikat ISO 9000. Taiwan, Hongkong dan Korea.

dominan. Pada saat Antara akhir September 1993 Dari 2.196 perusahaan terpilih,
perusahaan-perusahaan Ero- sampai dengan akhir Juni 456 bersertifikat ISO 9000 dan

pa menerapkan ISO 9000, 1994, jumlah tersebut me- ISO 14000. Pada umumnya RR

perusahaan-perusahaan Ame- ningkat dari 46.546 ke 70.517 berasal dari perusahaan


rika di Eropa juga melakukan atau naik hampir 100% pabrik. Standar ISO 9000
hal yang sama, dan kemudian pertahun. Berdasarkan jumlah dibutuhkan oleh sebagian
diterapkan dianak atau induk pemegang sertifikat ISO 9000, besar perusahaan yang
perusahaan di Amerika dan Inggris berada pada posisi menjual produknya ke negara

seluruh dunia yaitu di Jepang, tertinggi diikuti Eropa secara maju dihadapkan pada suatu

Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010
32

kemungkinan bahwa sekarang kompetensi dan hubungan 2. Meningkatnya pengharga-


atau sebentar lagi mereka masyarakat pada keempat an positif yang diberikan
harus membuktikan melalui negara timur jauh. Walau ke- masyarakat pada manaje-
ser ti fi kat ba h wa s i s tem pemilikan berbeda, jenis usaha men puncak organisasi
manajemen mutu mereka dan industri berbeda dan yang telah peduli terhadap
telah sesuai dengan ISO 9000. manfaat ISO 9000 pada ma- lingkungan.
Perusahaan yang diharapkan sing-masing negara tidak sa- 3. Sistem melindungi atau me-
dapat memenuhi ISO 9000 ma. minisasi dampak terhadap
adalah yang b e r g e r ak Beberapa tekanan fak- lingkungan juga akan me-
dibidang sebagai berikut : tor eksternal (luar) yang dapat minisasi dampak terhadap
dianalisis untuk motivasi mem- pekerja, sehingga akan ter-
Pemasok komponen atau
peroleh sertifikat ISO 14000 lihat pada penurunan ting-
material industri, seperti
adalah ; peningkatan citra pe- kat kecelakaan kerja dan
elektronik, farmasi (obat-
rusahaan, hubungan masyara- jumlah pekerja yang sakit.
obatan).
kat dan pengelolaan ter- 4. Dengan sertifikat ISO 14000
Produk makanan dan minu-
hadap lingkungan dsb. lebih dapat diukur karena
man
perusahaan mempunyai
Bahan bangunan Manfaat sertifikat ISO
dokumen yang cukup un-
14000 adalah peningkatan
Penerbitan dan pengema- tuk mendukung kegiatan
kompetitif walau kepemilikan
san perlindungan terhadap
berbeda, jenis usaha dan in-
Transportasi lingkungan dan perusa-
dustri berbeda, sehingga man-
Pemasok untuk pasar u- haan benar-benar peduli
faat ISO 14000 pada masing-
mum pada lingkungan.
masing negara tidak sama.
Beberapa tekanan fak- 5. Dengan memiliki sertifikat
Pertimbangan yang
tor eksternal (luar) yang dapat ISO 14000 pada empat ne-
umum pada empat negara
dianalisis untuk motivasi dalam gara timur jauh akan me-
timur jauh untuk memperoleh
memperoleh sertifikat ISO 9000 ningkatkat hubungan den-
sertifikat ISO 9000 dan ISO
adalah; kompetensi di dalam gan masyarakat, karena
14000 adalah :
dan di luar perusahaan, pe- sebagian besar masyarakat
1. Tuntutan konsumen atau
ningkatan hubungan masyara- peduli terhadap lingkun-
pelanggan yang akan
kat dsb. gan.
menggunakan produk dari
6. Suatu penghematan biaya
Manfaat sertifikat ISO
produsen yang telah memi-
dalam jangka panjang da-
9000 adalah meningkatkan
liki ISO 9000.
lam hal pembersihan dan

Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010
33

pengawasan lingkungan empat negara tersebut. lingkungan secara nyata


bila sertifikat ISO dikelola 10.Mengurangi perbedaan sesuai dengan kebijakan
dengan baik. yang besar antara manajemen perusahaan
7. Stándar untuk memperoleh perusaha-an pada empat yang baik untuk menjamin
sertifikat ISO 14000 berisi negara yang meletakkan keberhasilan.
tehnik-tehnik pengelolaan dasar yang sama rata 3. Pengawasan terhadap
yang baik yaitu pengelola- pada setiap perusahaan pengadaan dan Vendor
an personil dengan pela- dalam hal pemeliharaan dari pembelian. Pemasok
tihan personil lingkungan lng-kungan dan memberi harus menggunakan
untuk mengatasi peruba- kesem-patan yang besar produk-produk yang dapat
han dan perkembangan pada perusahaan yang didaur ulang.
yang cepat. sadar lingkungan. 4. P e r u s a h a a n harus
8. Dengan sertifikat ISO 14000 mewajibkan kontraktor
Beberapa saran yang
menunjukkan perusahaan yang memasok bahan-
dapat diambil adalah :
telah menyesuaikan dan bahan kimia, suku cadang
1. Melakukan penilaian untuk
peduli terhadap peraturan atau jasa bagi organisasi
mengindentifikasikan
dan lebih bertindak sesuai untuk memperoleh sertifikat
dokumen tindakan dan
dengan peraturan yang ISO 9000 atau ISO 14000.
prosedur yang diperlukan
berlaku dengan menunjuk- 5. Perusahaan melakukan
seperti, sistem pengelolaan,
kan dokumen yang tertulis. komunikasi dengan dunia
perencanaan, kegiatan
9. Peningkatan citra perusaha- luar diantaranya konsumen,
operasional personil dan
an karena peduli terhadap media dan masyarakat
pelatihan pekerja.
lingkungan dengan umum.
menunjukkan sertifikat ISO 2. Perlu diimplementasikan
9000 dan ISO 14000 pada sistem pengelolaan
Banyak tikus. . .
Reff: Mimpi mau ISO ?
http://proquest.umi.com/pqdweb?index=35&did=520379971,
Industrial Management+Data System, Wembley; 2003. Vol.103.

Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010
34
Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010

SERBA-SERBI
MEMPERHALUS KULIT SEKUJUR TUBUH
Oleh : Roswitha Kusuma Wardhani

Ap a k a h pembaca Kencur ukuran ibu jari memutar hingga bubuk


mempunyai keinginan agar sebanyak 2 ruas. lulur akan berjatuhan
kulit di sekujur tubuh anda Daun bayam sebanyak 5 membawa kotoran dan sel
menjadi halus mulus? helai. kulit yang telah mati.
Padahal anda malas ke salon Minyak wangi kesukaan Selanjutnya, bilas tubuh
atau uang anda terbatas Anda sebagai pengharum. dengan air hangat.
untuk luluran di salon. Modal Cara membuat ramuan Tahukah anda bahwa
murah meriah dengan hasil lulur : Haluskan semua bahan kunyit bermanfaat sebagai
optimal untuk memperhalus di atas dengan cara ditumbuk anti – oksidan, antiseptik, anti
kulit di sekujur tubuh dengan atau menggunakan blender bakteri, anti jamur dan anti
cara luluran di rumah sendiri h i n g g a a d o n a n n y a alergi sedangkan kencur ber-
merupakan a l t e r n a t i f menyerupai pasta. manfaat penghalus kulit,
terjempol. Selain membuat Cara penggunaannya : merawat jaringan kulit yang
kulit halus mulus, luluran juga Setelah selesai mandi, teriritasi, dan menyingkirkan
membuat kulit lebih bersih, oleskan minyak zaitun atau bau badan.
tampak lebih putih dan baby oil di sekujur tubuh Selamat mencoba.
menghilangkan gatal – gatal dengan cara minta
serta. Luluran ini merupakan bantuan suami atau istri
stimulan untuk memperlancar atau anak atau orang lain
peredaran darah sehingga untuk memijat agar otot
dapat menghilangkan rasa tubuh menjadi rileks.
lelah. Diamkan sejenak hingga
minyaknya kering meresap.
Bahan yang diperlukan: Lumurkan ramuan tadi
Tepung beras sebanyak 2 menutupi tubuh Anda.
sendok makan. Biarkan hingga setengah
Kunyit ukuran ibu jari kering, kemudian gosoklah
sebanyak 3 ruas. perlahan dengan gerakan

Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010
35
Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010

EXECUTIVE REPORT
JEJARING
PERTEMUAN JEJARING KERJA DAN KEMITRAAN
KEMITRAAN
SURVAILANS EPIDEMIOLOGI DENGAN PELAYANAN KESEHATAN
KANTOR KESEHATAN PELABUHAN KELAS I TANJUNG PRIOK
BOGOR – JAWA BARAT, 04 – 06 MARET 2010

I. PENDAHULUAN keluar barang tetapi juga mengganggu kelancaran

Pelabuhan Tanjung Pri-ok sebagai sentra –sentra arus perjalanan dan

merupakan pelabuhan industri yang banyak me- perdagangan internasio-

terbesar dan tersibuk di yerap tenaga kerja, pusat nal. Salah satu kapasitas

Indonesia, dimana sekitar 65% perdagangan dan tempat inti yang perlu

dari total arus barang secara wisata bagi kalangan turis dikembangkan dan

nasional diangkut melalui domestik maupun dari luar dikuatkan tersebut

pelabuhan ini. Dalam kurun negeri. Perkembangan pel- adalah pelaksanaan surv

waktu 5 tahun terakhir arus abuhan ini tentu hal yang -eilans epidemiologi yang

kapal dan ba-rang terus positif bagi negara karena intensif terhadap penyakit

menunjukan peningkatan akan memacu pening- dan faktor risiko di pintu

dengan rata-rata kenaikan 5 katan ekonomi secara na- masuk pelabuhan.

s/d 6% pertahun. Pada tahun sional. Sesuai dengan per-


2009 jumlah kunjungan kapal Sebagaimana diama- menkes RI NO.356/
sebanyak 17554 unit, jumlah natkan oleh IHR 2005 bah- Menkes/PER/IV/2008 ten-
arus barng yang dibongkar wa di pintu masuk, negara tang organisasi dan Tata
maupun yang dimuat berkewajiban untuk me- kerja Kantor Kesehatan
mencapai 40.821.622 Ton, ngembangkan, memperku- Pelabuhan (KKP), bahwa
dan Peti Kemas mencapai at kapasitas inti untuk KKP mempunyai tugas
2.781.018 Boxes / 3.778.116 merespon secara cepat pokok dan fungsi yaitu
Teus. dan efektif terhadap risiko melaksanakan cegah

Fungsi Pelabuhan Tan- kesehatan masyarakat dan tangkal penyakit karan-

jung Priok kini telah berkem- PHEIC. Artinya upaya tina dan penyakit me-

bang lebih luas, bukan hanya pencegahan dan penang- nular potensial wabah di

sebagai pintu masuk arus gulangan penyakit harus pelabuhan. Salah satu
efektif dan efisien tanpa upaya dalam melak-

Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010
36

sanakan cegah tangkal Priok. stake holder terkait, dengan


yang dilakukan oleh KKP III.POKOK BAHASAN jumlah peserta sebanyak 35
adal ah mel aksanakan 1. Tugas Pokok dan Fungsi peserta. Rincian peserta
surveilans penyakit dan KKP berasal dari instansi : KKP
faktor risiko. Pelaksanaan 2. Peran ADPEL dalam Kelas I Tanjung Priok, ADPEL
surveialns epidemiologi ini mendukung pelaksanaa Utama Tanjung Priok, PT
akan dapat berjalan opt- survailans epidemiologi PELNI, SUDIN Kesehatan
imal jika didukung oleh di pelabuhan Jakarta Utara, Puskesmas
informasi epidemiologis 3. Pelaksanaan Surveilans Kelurahan Kebun Bawang,
yang cepat dan akurat. Epidemiologi di Jakarta Puskesmas Kecamatan

Bertolak dari hal Utara Pademangan, Puskesmas

tersebut diatas, maka perlu 4. Peran PT PELNI dalam Kelurahan Penjaringan I,

di bangun pers - amaan mendukung pelak- Puskesmas Kelurahan Pluit,

persepsi dan kerjasama sanaan surveilans epide- Puskesmas Kecamatan

antara KKP de-ngan sarana miologi angkutan Cilincing, Puskesmas

pelayanan kesehatan yang 5. Pelaksanaan surveilans Kelurahan Kalibaru,

ada di wilayah pelabuhan epidemiologi di Puskesmas Kecamatan

dan disekitar pelabuhan, Pelabuhan Tanjung Priok Tanjung Priok, RS Port

melalui pertemuan jejaring Medical Centre, RSPI

kerja surveilans epidemilogi IV. NARASUMBER/FASILITATOR Soelianti Saroso, Klinik KPU

yang dilaksanakan pada 1. ADPEL Utama Tanjung Bea Cukai Tipe A Tanjung

tanggal 4 s/d 6 Maret 2010 Priok Priok dan Klinik PT Bogasari

di Hotel Ria Diani, Bogor- 2. Suku Dinas Kesehatan (Indofood Sukses Makmur

Jawa Ba-rat. Jakarta Utara Tbk,

II. TUJUAN 3. KKP Kelas I Tanjung Priok


VI. MEKANISME
Bersinergisnya kegiatan Mekanisme dalam
pengumpulan data survei- penyelenggaraan jejaring
V. PESERTA
lans penyakit pada sarana kerja dan kemitraan ini
Peserta pertemuan
pelayanan kesehatan de- dilaksanakan dengan cara :
jejaring kerja dan kemitraan
ngan pelaksanaan kegia- 1. Pembukaan pertemuan
survailans epidemiologi
tan surveilans epidemiologi 2. P e n y a j i a n pokok
dengan sarana pelayanan
pada KKP kelas I Tanjung bahasan oleh nara
kesehatan adalah lintas
priok. sumber
program, lintas sektor serta

Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010
37

3. Tanya jawab telah di renc anakan Utara


4. D i s k usi (R o u nd tab el (sesuai jadwal jejaring Pelaksanaan survei-
discussion) kerja) sehingga peserta lans epidemiologi di
5. Penutupan pertemuan pertemuan antusias Pelabuhan Tanjung
untuk mengikuti kegiatan Priok
VII. WAKTU DAN TEMPAT
ini 3. Hari III
Jejaring kerja dan
C. Penyelenggaraan kegi- a. Round table discus-
kemitraan ini dilaksanakan
atan ini berjalan dengan sion, menghasilkan
pada tanggal 4 s/d 6
baik dan sebagaimana beberapa ke-
Maret 2010, di Hotel Ria
mestinya sepakatan : Ada-
Diani Puncak, Bogor –
1. Hari I nya kesepakatan
Jawa Barat
Registrasi antara KKP Kelas I
Pembukaan perte- Tanjung Priok
VIII.SUMBER DANA
muan jejaring dengan sarana
Bi aya pel aksanaan
Penyajian materi pelayanan kese-
kegiatan jejaring kerja dan
dan Tanya jawab / hatan yang ada di
kemitraandengan sarana
diskusi: Tugas Pokok sekitar pelabuhan
pel a ya nan ke seha ta n
dan Fungsi KKP dalam rang-
berasal dari DIPA KKP Kelas I
2. Hari II kapelaksanaan
Tanjung Priok Tahun
Penyajian materi dan surveilans penyakit
Anggaran 2010.
Tanya jawab / diskusi : dengan perincian
Peran Adpel dalam sebagai berikut :
mendukung pelak- 1. Alur pelaporan :
IX. JALANNYA PENYELENGGA-
sanaan survailans Klinik di luar pe-
RAAN
epidemiologi di labuhan :
Hasil dari penyelenggaraan
pelabuhan K l i n i k
jejaring kerja ini sebagai
Peran PT PELNI Bogasari
berikut :
dalam mendukung mengirimkan
A. Jumlah peserta yang
pelaksanaan sur- laporan ke
hadir sebanyak 35 (tiga
veilans epidemi- Puskesmas
puluh lima) peserta
ologi angkutan Kec. Cilincing
B. Narasumber/fasilitator
Pelaksanaan Sur- K l i n i k
m e m be ri k a n ma te ri
veilans Epidemi- Bogasari
sesuai dengan yang
ologi di Jakarta mengirimkan

Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010
38

laporan ke KKP Kelas I saling memberikan lapo- data dengan meng-


Tanjung Priok . ran dan umpan balik ke gunakan :
KKP Kelas I Tanjung Priok Format LB1 (I CD10),
B. Klinik di dalam pelabu-
E. Rumah sakit : terlampir
han :
RSPI Prof. DR. Sulianti Format W1 dengan
1. Klinik Bea & Cukai Tg.
Saroso, RS Port Medical adanya penambahan
Priok .
Center dan KKP Kelas I penyakit sesuai IHR 2005
Klinik Bea & Cukai Tg
Tanjung priok saling (Annex 2), terlampir
Priok memberi laporan
melakukan koordinasi 3. Waktu pelaporan : setiap
ke KKP Kelas I Tg Priok
f. RSPI Prof. DR. Sulianti tanggal 10 pada bulan
KKP Kelas I Tg Priok
Saroso dan KKP Kelas I berikutnya
memberi umpan balik
Tanjung priok saling mela-
ke Klinik Bea & Cukai Tg 4. Pengambilan data dengan
kukan koordinasi
Priok cara : KKP Kelas I Tanjung
g. ADPEL & Instansi Terkait :
2. Klinik KBN Tanjung Priok Priok datang langsung ke
ADPEL & Instansi terkait di
Klinik KBN Tg Priok mem- masing-masing sarana pe-
wilayah pelabuhan den-
berikan laporan ke KKP layanan kesehatan
gan KKP Kelas I Tanjung
Kelas I Tg Priok 5. Terdapatnya kontak person
Priok saling melakukan
KKP Kelas I Tg Priok dari masing-masing sarana
koordinasi.
memberi umpan balik pelayanan kesehatan
h. KKP Kelas I Tanjung Priok :
ke Klinik KBN Tg Priok (Terlampir)
KKP Kelas I Tanjung priok
C. Puskesmas : 6. Rumah Sakit RSPI dan RSUD
memberi umpan balik ke
Puskesmas memberikan Koja sebagai tempat ruju-
Klinik dalam pelabuhan
laporan ke Sudinkes JKT kan kasus yang berasal dari
KKP Kelas I Tanjung priok
Utara pelabuhan
memberi umpan balik ke
Puskesmas memberikan 7. PT Pelni melaporkan ke KKP
Klinik di luar pelabuhan
laporan ke KKP Kelas I Kelas I Tg priok tentang :
KKP Kelas I Tanjung priok
Tanjung Priok Kedatangan kapal pen-
memberikan umpan
Sudinkes JKT Utara dan gangkut TKI dalam waktu
balik ke Puskesmas
KKP Kelas I Tg priok mem- minimal 1 x 24 jam
KKP Kelas I Tanjung priok
beri umpan balik ke pusk- Tiap kasus kesakitan / ke-
saling memberikan lapo-
esmas celakaan / kematian yang
ran dan umpan balik ke
D. Sudinkes Jakarta Utara : terjadi di atas kapal
Sudinkes Jakarta Utara
Sudinkes Jakarta Utara Tiap kasus rujukan ke RS
2. Metode pengum- pulan

Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010
39
Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010

FLORA
IKAN LELE YANG MANIS
Dan
Oleh : Ny. Bertha M. Pasolang, SSos.
FAUNA

Ikan Lele adalah sejenis saluran pembua-ngan. Jawa Tengah


ikan yang hidup di air tawar Ikan lele bersifat nok-
yang mudah dikenali karena turnal, yaitu aktif bergerak
tubuhnya tidak bersisik (licin),
agak pipih memanjang dan
memiliki empat pasang "kumis"
yang panjang mencuat dari
sekitar bagian mulutnya yang
amat berguna untuk bergerak Manfaat :
di air yang gelap. Kepalanya a. Sebagai lauk
keras di bagian atasnya, pa-uk. Yang paling
dengan mata kecil dan mulut mencari penting dan unik yakni
lebar yang terletak di ujung makanan sebagai lauk pauk petugas
moncong, dilengkapi dengan pada malam hari sedang KKP yang kerja lembur
empat pasang sungut peraba pada siang hari hanya karena harganya yang
(barbels) yang amat berguna berdiam diri dan berlindung di murah meriah de-
untuk bergerak di air yang tempat – te-
gelap juga terdapat sepasang
“patil” yakni duri tulang
yang tajam
pada sirip-sirip
dadanya ngan
Habitatnya di rasa yang ma-nis.
air yang te- mpat gelap. b. Sebagai hiasan rumah
nang, rawa, wa-duk, sawah Ada bermacam – ma- c. Sebagai obat : datang
yang tergenang air, bahkan cam nama Ikan lele di Nus- bulan terlambat, hidung mi-
ikan lele bisa hidup pada air antara ini, nama ikan lele ini misan, dll
yang ter-cemar, seperti di digunakan di Jawa Timur dan

Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010
40
Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010

KAJIAN
EXCECUTIVE REPORT Dan
EVALUASI PASCA PELATIHAN KEKARANTINAAN KAPAL
KANTOR KESEHATAN PELABUHAN KELAS I TANJUNG PRIOK DIKLAT
TAHUN 2009

Pendahuluan pengamanan radiasi di perlu mendapatkan perhatian.


Pengawasan kesehatan wilayah kerja bandara, Upaya peningkatan profesion-
kapal/kekarantinaan kapal di pelabuhan, dan lintas batas alisme tersebut diwujudkan
wilayah p e l a b u h a n darat negara. melalui motivasi, semangat
merupakan tanggung jawab Seiring d e n g a n terus belajar dan bekerja se-
Kantor Kesehatan Pelabuhan perkembangan era globalisasi, cara benar serta tanggung
sesuai Peraturan Menteri p e r k e m b a n g a n I P T E K jawab. Berkaitan dengan hal
Kesehatan Republik Indonesia k h u s u s n y a t e k n o l o g i ini sangatlah tepat jika kiranya
No. 356 Tahun 2008 tentang transportasi, berkembang juga pelatihan Kekarantinaan Kapal
Organisasi dan Tata Kerja p e n y a k i t - p e n y a k i t N e w yang telah diselenggarakan
Kantor Kesehatan Pelabuhan. Emerging Diseases seperti oleh Kantor Kesehatan Pelabu-
Tugas pokok dan fungsi Kantor Influenza A (H1N1) dan SARS han Kelas I Tanjung Priok dapat
Kesehatan Pelabuhan tersebut serta Re- Emerging Diseases dijadikan sebagai ajang lati-
adalah m e l a k u k a n seperti pes, dan filariasis yang han bagi petugas dalam men-
pencegahan masuk & merupakan M a s a l a h ingkatkan kemampuan me-
keluarnya penyakit, penyakit K e d a r u r a t a n K e s e h a t a n nempa diri sebagai petugas
potensial w a b a h , Masyarakat Yang Menjadi Kantor Kesehatan Pelabuhan.
pengamanan t e r h a d a p Perhatian Global.
Sejalan dengan hal
penyakit baru dan penyakit
Sebagai garda terde- tersebut, agar peningkatan
yang muncul kembali,
pan dalam upaya cegah kualitas SDM tersebut
survailans epidemiologi,
tangkal penyakit menular po- maksimal, serta untuk lebih
kekarantinaan, pengawasan
tensial wabah, petugas men- mengetahui keberhasilan
OMKABA, pelayanan
jadi riskan dan sangat berisiko pelatihan kekarantinaan kapal
kesehatan, pengendalian
untuk terkena penyakit, maka maka telah dilakukan kegiatan
dampak kesehatan
dari itu profesionalisme, ke- evaluasi pasca pelatihan
lingkungan, bioterorism, unsur
jelian dan kearifan petugas kekarantinaan kapal sebagai
biologi, kimia dan
dalam melaksanakan tugas tindak lanjut dari pelatihan ke-

Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010
41

karantinaan kapal sebagai oleh : Raissekki, SKM, MM; Kesehatan Pelabuhan


tindak lanjut dari pelatihan RBA. Wdjonarko, SKM, M. Kes; Kelas III Dumai.
kekarantinaan kapal di Tahun
Ikron, SKM., MKM; Rosyid Ridlo
2008. Waktu
Prayogo, SE., MKM; Umar
Tujuan Waktu pelaksanaan
Fahmi, SKM; Dewi Dyah Palupi,
kegiatan ini dilaksanakan
Tujuan Umum SKM; Mulyono; Fitri Nurhayati.
pada : Tanggal 23 sampai
Mengetahui peningkatan
dengan 26 Februari 2009 di
pengetahuan d a n Tempat Dan Waktu
KKP Kelas II Banjarmasin;
ketrampilan peserta latih
Tempat Tanggal 1 sampai dengan
dalam melaksanakan
Tempat pelaksanaan 4 April 2009 di KKP Kelas I
kegiatan kekarantinaan
evaluasi pasca pelatihan Surabaya; Tanggal 12
kapal.
yaitu di 10 KKP, terdiri dari : sampai dengan 15 April di
Tujuan Khusus Kantor Kesehatan KKP Kelas II Tanjung
Mengetahui peningkatkan Pelabuhan Kelas I Pinang; Tanggal 12
p e r k e m b a n g a n Makasar; Kantor sampai dengan 15 April di
pengetahuan peserta Kesehatan Pelabuhan KKP Ke-las II Balik Papan;
latih. Kelas I Medan; Kantor Tanggal 23 sampai
Mengetahui peningkatkan Kesehatan Pelabuhan dengan 26 April 2009 di
sikap peserta latih Kelas I Surabaya; Kantor KKP Kelas I Makasar;
Mengetahui peningkatkan Kesehatan Pelabuhan Tanggal 23 sampai
keterampilan (psikomotor) Kelas II Banjarmasin; dengan 26 April di KKP
peserta latih Kantor Kesehatan Kelas II Tanjung Balai
Pelabuhan Kelas II Pekan Karimun; Tanggal 29 April
Pelaksana Baru; Kantor Kesehatan sampai dengan 02 Mei
Pel aksana ev al uasi Pelabuhan Kelas II Tanjung 2009 di KKP Kelas II Pekan
p a s c a p e l a t i h a n Pinang; Kantor Kesehatan Baru; Tanggal 12 sampai
kekarantinaan kapal adalah Pelabuhan Kelas II Balik dengan 15 Mei 2009 di
seluruh pihak yang terlibat Papan; Kantor Kesehatan KKP Kelas I Medan; Tang-
d a l a m p e l a t i h a n Pelabuhan Kelas II Tanjung gal 13 sampai dengan 16
kekarantinaan kapal dengan Balai Karimun; Kantor Mei 2009 di KKP Kelas III
penanggungjawab adalah Kesehatan Pelabuhan Dumai; Tanggal 20 sampai
Kepala KKP Kelas I Tanjung Kelas II Samarinda; Kantor dengan 23 Mei 2009 di
Priok. Adapun pada
KKKP Kelas II Samarinda.
pelaksanaannya dilaksanakan

Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010
42

Pembiayaan valuasi pasca pela- tentang sikap peserta


Biaya pelaksanaan Eva- tihan kekarantinaan latih dalam pelak-
luasi Pasca Pelatihan Keka- kapal. sanaan kegiatan keka-
rantinaan Kapal dibebankan c. Melaporkan tujuan rantinaan kapal.
pada DIPA KKP Kelas 1 kedatangan dalam 3. Hari Ketiga
Tanjung Priok Tahun anggaran rangka pelaksanaan a. Melakukan observasi
2009. evaluasi pasca pel- terhadap peserta latih
tentang penerapan
Penyelenggaraan Kegiatan atihan kekarantinaan
keterampilan (psikomo-
Evaluasi kapal. tor) pelaksanaan kegia-
b. Mengevaluasi pengeta- tan kekarantinaan ka-
Pelaksanaan evaluasi
pal. (Hasil pada point G)
pasca pelatihan kekaran- huan peserta latih

tinaan kapal pada 10 lokasi tentang kekarantinaan b. Melakukan diskusi de-


ngan peserta latih dan
KKP dilakukan sesuai dengan kapal
unsure pimpinan
jadwal yang telah diren- 1. Bertemu dengan tentang hasil evaluasi
canakan. Kegiatan tersebut peserta latih tentang pasca pelatihan dan
pelaks-anaan kegiatan
di l aksana kan sel ama 4 tujuan kedatangan
kekar-antinaan kapal,
(empat) hari di masing - tim evaluasi sekaligus mohon diri
masing KKP. 2. Memberikan formulir atas selesa-inya
penilaian evaluasi kegiatan tim eval-uasi
Secara umum pelak- ini.
pasc a pelati han
sanaan evaluasi hampir sama
kekarantinaan kapal 4. Hari Keempat
di setiap KKP, sebagai berikut :
untuk diisi oleh Tim evaluasi meninggalkan
1. Hari Pertama
peserta latih secara tempat evaluasi dan kem-
Perjalanan menuju lokasi
cermat. bali menuju Jakarta.
tujuan peserta latih sesuai
3. Melakukan pendam- Analisa Hasil
dengan yang telah
pingan selama pe- Hasil dari kegiatan eva-
direncanakan
serta latih mengisi luasi pasca pelatihan secara
2. Hari kedua
formulir tersebut, ter- garis besar dapat diuraikan
a. Bertemu dengan Kepala
masuk memberikan sebagai berikut :
KKP dari masing-masing
penjelasan tentang 1. Pengetahuan peserta latih
peserta latih :
cara pengisian for- dapat dilihat pada tabel di
b. Menyampaikan surat
mulir tersebut. bawah ini:
tugas petugas pelak-
c. Melakukan wawancara
sanaan kegiatan e-
dengan peserta latih

Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010
43
HASIL PENGETAHUAN PESERTA PELATIHAN
PRE TEST – POST TEST PELATIHAN

HASIL

NO NAMA INSTANSI PRE


POST TES
TES di di2 (di - d
(di -
KKP KLS II TANJUNG
1 YOYOK DWI SANTOSO 76 80 4 16 -5.6 31.36
PINANG
KKP KLS II
2 MUHAMMAD NOOR 68 76 8 64 -1.6 2.56
SAMARINDA
KKP KLS II PEKAN
3 dr. SUWIGNYO 76 80 4 16 -5.6 31.36
BARU
4 NUR MAGFIRAH KKP KLS I MAKASSAR 72 76 4 16 -5.6 31.36
KKP KLS II TG. BALAI
5 GUSFIAN 56 68 12 144 2.4 5.76
KARIMUN
6 RIZAL MAYRIDIAN KKP KLS II MEDAN 64 76 12 144 2.4 5.76

7 DR. SRI MAHA MERSY KKP KLS II DUMAI 56 68 12 144 2.4 5.76
KKP KLS II
8 MAKBUL 44 60 16 256 6.4 40.96
BALIKPAPAN
TRI SULUH
9 KKP KLS II SURABAYA 68 76 8 64 -1.6 2.56
WISMANTORO
KKP KLS II
10 SYARKANI, SKM 60 76 16 256 6.4 40.96
BANJARMASIN

x1 ∑ = 96
= 736 ∑=
198.4
73.6 d
= 9.6

Perhitungan manual : Diperoleh t = 6.466 dan df = 9, maka berarti


nilai P < 0,01, maka dapat diputuskan Ho
SD = (di d ) 2 198.4
n 1 9
4.695 ditolak. Sehingga dengan menggunakan
alpha 5% dapat disimpulkan bahwa
d 9.6
secara statistik ada perbedaan
T- Hitung = SD 4.695
n 10 pengetahuan peserta latih antara sebelum

= 6.466 dan sesudah diberi pelatihan.

Paired Samples Test

Paired Differences
95% Confidence
Interval of the
Std. Error Difference
Mean Std. Deviation Mean Lower Upper t df Sig. (2-tailed)
Pair 1 PRE - POST -9.60 4.695 1.485 -12.96 -6.24 -6.466 9 .000

Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010
44

Rata-rata pengetahuan ra sebelum dan sesudah Memperhatikan ke dua uji


peserta latih sebelum pela- pelatihan adalah – 9.60 tersebut di atas, diint-
tihan sebesar 64 dengan dengan SD 4.695. Hasil uji erpretasikan bahwa pe-
SD 10.154. Sedangkan rata statistik di dapat nilai p = ngetahuan peserta latih
-rata pengetahuan peser- 0.000, maka dapat disim- tentang kekarantinaan ka-
ta latih setelah pelatihan pulkan ada perbedaan pal meningkat secara sig-
sebesar 73.60 dengan SD yang signifikan antara pe- nifikan setelah mengikuti
6.310. Terlihat nilai mean ngetahuan peserta latih pelatihan kekarantinaan
perbedaan antara penget sebelum dengan sesudah kapal.
-ahuan peserta latih anta- mendapatkan pelatihan.

HASIL PENGETAHUAN PESERTA PELATIHAN


SAAT POST TEST – PASCA PELATIHAN

HASIL

NO NAMA INSTANSI (di -


POST PASCA
TES TES di di2 d
d (di - )2
)

YOYOK DWI KKP KLS II TANJUNG


1 80 88 8 64 2 4
SANTOSO PINANG
KKP KLS II
2 MUHAMMAD NOOR 76 96 20 400 14 196
SAMARINDA
KKP KLS II PEKAN
3 dr. SUWIGNYO 80 84 4 16 -2 4
BARU

4 NUR MAGFIRAH KKP KLS I MAKASSAR 76 76 0 0 -6 36

KKP KLS II TG. BALAI


5 GUSFIAN 68 68 0 0 -6 36
KARIMUN

6 RIZAL MAYRIDIAN KKP KLS II MEDAN 76 92 16 256 10 100

DR. SRI MAHA


7 KKP KLS II DUMAI 68 76 8 64 2 4
MERSY

KKP KLS II
8 MAKBUL 60 64 4 16 -2 4
BALIKPAPAN

TRI SULUH
9 KKP KLS II SURABAYA 76 76 0 0 -6 36
WISMANTORO

KKP KLS II
10 SYARKANI, SKM 76 76 0 0 -6 36
BANJARMASIN

x1 ∑ = 60
=
796 ∑ = 456

79.6 d
=6

Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010
45

Diperoleh t = 2.66 dan df = 9, maka berarti


Perhitungan :
nilai P < 0,026, maka dapat diputuskan Ho
(di d )2 456
7.11
ditolak. Sehingga dengan menggunakan
SD = n 1 9
alpha 5% dapat disimpulkan bahwa secara
statistik ada perbedaan pengetahuan
d 6
t hitung = SD 7.11 2.66 peserta latih antara sesudah pelatihan
n 10
dengan pasca pelatihan.

Paired Samples Test

Paired Differences
95% Confidence
Interval of the
Std. Error Difference
Mean Std. Deviation Mean Low er Upper t df Sig. (2-tailed)
Pair 1 POST - PASCA -6.00 7.118 2.251 -11.09 -.91 -2.666 9 .026

Rata-rata pengetahuan tara setelah pelatihan Memperhatikan ke dua uji


peserta latih setelah pe- dengan pasca pelatihan tersebut di atas, diinter-
latihan sebesar 73.60 adalah - 6 dengan SD pretasikan bahwa penge-
dengan SD 6.310. Se- 7.118. Hasil uji statistik di tahuan peserta latih
dangkan rata-rata penge- dapat nilai p = 0.026, maka tentang kekarantinaan ka-
tahuan peserta latih se- dapat disimpulkan ada pal meningkat secara sig-
telah pelatihan sebesar perbedaan yang signifikan nifikan pada saat Tim eva-
79.60 dengan SD 10.233. antara pengetahuan pe- luasi melakukan evaluasi
Terlihat nilai mean per- serta latih sesudah pela- pasca pelatihan kekaran-
bedaan antara penge- tihan dengan pasca pela- tinaan kapal.
tahuan peserta latih an- tihan.

Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010
46
HASIL PENGETAHUAN PESERTA PELATIHAN
PRE TEST – PASCA PELATIHAN

HASIL

NO NAMA INSTANSI POST PASCA


TES TES di di2 (di - d
(di - )2
YOYOK DWI KKP KLS II TANJUNG
1 80 88 8 64 2 4
SANTOSO PINANG
KKP KLS II
2 MUHAMMAD NOOR 76 96 20 400 14 196
SAMARINDA
KKP KLS II PEKAN
3 dr. SUWIGNYO 80 84 4 16 -2 4
BARU
4 NUR MAGFIRAH KKP KLS I MAKASSAR 76 76 0 0 -6 36
KKP KLS II TG. BALAI
5 GUSFIAN 68 68 0 0 -6 36
KARIMUN
6 RIZAL MAYRIDIAN KKP KLS II MEDAN 76 92 16 256 10 100
DR. SRI MAHA
7 KKP KLS II DUMAI 68 76 8 64 2 4
MERSY
KKP KLS II
8 MAKBUL 60 64 4 16 -2 4
BALIKPAPAN
TRI SULUH
9 KKP KLS II SURABAYA 76 76 0 0 -6 36
WISMANTORO
KKP KLS II
10 SYARKANI, SKM 76 76 0 0 -6 36
BANJARMASIN

x1 ∑ = 60
=
796 ∑ = 456

79.6 d
=6

Diperoleh t = 5.932 dan df = 9, maka


Perhitungan :
berarti nilai P < 0,01, maka dapat diputuskan
(di d) 2
456
7.11
Ho ditolak. Sehingga dengan menggunakan
SD = n 1 9
alpha 5% dapat disimpulkan bahwa secara
statistik ada perbedaan pengetahuan
d 6
t hitung = SD 7.11 2.66 peserta latih antara sebelum pelatihan
n 10

dengan pasca pelatihan.

Paired Samples Test

Paired Differences
95% Confidence
Interval of the
Std. Error Difference
Mean Std. Deviation Mean Lower Upper t df Sig. (2-tailed)
Pair 1 PRE - PASCA -15.60 8.316 2.630 -21.55 -9.65 -5.932 9 .000

Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010
47

Rata-rata pengetahuan Evaluasi tentang sikap katan kapal.


peserta latih sebelum peserta latih dalam pe- e. S e t e l a h mengikuti
pelatihan sebesar 64.0 de- laksanaan kegiatan keka- p e l a t i h a n
ngan SD 10.154. Se- rantinaan kapal menun- kekarantinaan kapal,
dangkan rata-rata jukkan bahwa: 100% peserta latih setu-
pengetahuan peserta latih a. S e t e l a h mengikuti ju melakukan analisis
pasca pelatihan sebesar pelatihan kekarantina- minimal (univariat) ter-
79.60 dengan SD 10.233. an kapal, 100% peserta hadap variabel data
Terlihat nilai mean latih setuju melakukan kedatangan kapal.
perbedaan antara pe- pengumpulan data f. Setelah mengikuti
ngetahuan peserta latih tentang kedatangan pelatihan kekarantina-
antara sebelum pelatihan kapal. an kapal, 50% peserta
dengan pasca pelatihan b. S e t e l a h mengikuti latih setuju dan 50%
adalah – 15.60 dengan SD pelatihan kekarantina- lainnya tidak setuju
8.316. Hasil uji statistik di an kapal, 100% peserta untuk selalu melakukan
dapat nilai p = 0.01, maka latih setuju melakukan pengecekan Al at
dapat disimpulkan ada pengumpulan data Pelindung Diri sebelum
perbedaan yang signifikan tentang keberangka- melakukan penga -
antara p e n ge t a hu a n tan kapal. wasan kedatangan
peserta latih sebelum c. S e t e l a h mengikuti kapal dalam karantina.
pelatihan dengan pasca pelatihan kekarantina- g. S e t e l a h mengikuti
pelatihan. an kapal, 100% peserta pelatihan kekarantina-

Memperhatikan ke dua latih setuju melakukan an kapal, 100% peserta

uji tersebut di atas, di- pengolahan data ke- latih setuju untuk selalu

interpretasikan bahwa k ara n ti na an kapal memakai Alat Pelin-

pengetahuan peserta latih tentang kedatangan dung Diri saat

tentang kekarantinaan kapal. melakukan penga -

kapal meningkat secara d. S e t e l a h mengikuti wasan kedatangan

signifikan setelah mengikuti pelatihan kekarantina- kapal dalam karantina.

pelatihan kekarantinaan an kapal, 100% peserta h. S e t e l a h mengikuti

kapal. latih setuju melakukan pelatihan kekarantina-


pengolahan data an kapal, 100% peserta
2. Sikap peserta latih
kekarantinaan kapal latih setuju untuk selalu
Hasil wawancara Tim
tentang keberang - melakukan penelitian/

Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010
48

pemeriksaan dokumen luasi tentang keterampilan e. S e t e l a h mengikuti


kesehatan kapal pada peserta latih dalam pener- pelatihan kekarantina-
saat melakukan pe- apankegiatan kekaranti- an kapal, 100% peserta
ngawasan kedatangan naan kapal menunjukkan latih melakukan analisis
kapal dalam karantina. bahwa: minimal (univariat)

a. Setelah mengikuti pe- terhadap variabel data


i. Setelah mengikuti pela-
latihan kekarantinaan kedatangan kapal.
tihan kekarantinaan
kapal, 100% peserta la- f. Setelah mengikuti
kapal, 100% peserta
tih melakukan pengum- pelatihan kekarantina-
latih setuju untuk selalu
pulan data tentang ke- an kapal, 50% peserta
melakukan penga -
datangan kapal. latih selalu melakukan
matan isyarat karantina
b. Setelah mengikuti pe- dan 50% lainnya tidak
sebelum naik ke atas
atihan kekarantinaan selalu melakukan
kapal pada saat mela-
kapal, 100% peserta pengecekan Al at
kukan pengawasan ke-
latih melakukan pe- Pelindung Diri sebelum
datangan kapal da-
ngumpulan data ten- melakukan pengawa-
lam karantina.
tang keberangkatan san kedatangan kapal
J. Setelah mengikuti pe-
kapal. dalam karantina.
latihan kekarantinaan
c. S e te l a h me ngi k uti g. S e te l a h me ngi k uti
kapal, 60% peserta latih
pelatihan kekarantina- pelatihan kekarantina-
setuju dan 40% lainnya
an kapal, 100% peserta an kapal, 100% peserta
tidak setuju untuk selalu
latih melakukan latih selalu memakai
melakukan pengama-
pengolahan data Alat Pelindung Diri saat
tan aktivitas naik/turun
kekarantinaan kapal melakukan pengawa-
orang dan atau bong-
tentang kedatangan san kedatangan kapal
kar muat barang diatas
kapal. dalam karantina.
kapal sebelum naik ke
d. S e t e l a h mengikuti h. S e t e l a h mengikuti
atas kapal pada saat
pelatihan kekarantina- pelatihan kekarantina-
melakukan pengawa-
an kapal, 100% peserta an kapal, 100% peserta
san kedatangan kapal
latih melakukan latih selalu melakukan
dalam karantina.
pengolahan data penelitian/pemeriksaan
3. Keterampilan (Psikomotor) kekarantinaan kapal dokumen kesehatan
peserta latih. tentang keberangka- kapal pa da sa at
Hasil observasi Tim Eva- tan kapal. melakukan pengawa-

Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010
49

san kedatangan kapal bongkar muat barang Kerja KKP, IHR 2005, UU No.1
dalam karantina. diatas kapal sebelum Tahun 1962 Tentang
i. Setelah mengikuti pe- naik ke atas kapal Karantina Laut, UU No.17
latihan kekarantinaan pada saat melakukan Tahun 2008 Tentang
kapal, 100% peserta pengawasan keda- Pelayaran dan referensi
latih selalu melakukan tangan kapal dalam lainnya.
pengamatan isyarat karantina. 2. Agar Pelaksanaan kegiatan
karantina sebelum naik kekarantinaan kapal dalam
Saran/ Rekomendasi
ke atas kapal pada hal pengawasan kapal
1. Untuk meningkatkan pe-
saat melakukan pe- dalam karantina yang
ngetahuan peserta latih
ngawasan kedatangan dilaksanakan oleh peserta
diharapkan peserta latih
kapal dalam karantina. latih, agar berpedoman
sebaiknya membaca dan
J. Setelah mengikuti pe- sesuai dengan Standar
mempelajari Standar Ope-
latihan kekarantinaan Operasional Prosedur (SOP)
rasional Prosedur (SOP)
kapal, 60% peserta latih Nasional kekarantinaan,
Nasional kegiatan KKP di
selalu melakukan dan Permenkes 356 Tahun 2008
pintu masuk negara Ditjen
40% lainnya selalu Tentang Organisasi Tata
PP&PL Depatemen
melakukan penga - Kerja KKP, IHR 2005, UU No.1
Kesehatan RI Tahun 2009,
matan aktivitas naik/ Tahun 1962 Tentang Ka-
Permenkes 356 Tahun 2008
turun orang dan atau rantina Laut.
Tentang Organisasi Tata

Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010
50
Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010

UPAS BANYU alias DUMPO alias DAMPA ANEKA


DISEMBUHKAN OLEH ORANG YANG LAHIR SUNGSANG ??

Pada zaman dahulu kala di Tanda - tanda ruam herpes zoster atau dengan
Tanah Jawa banyak sekali penyakit Herpes zoster hidup dalam jaringan bahan yang mungkin sudah
yang tidak tertangani secara saraf. Tanda - tanda herpes zoster menyentuh ruam atau lepuh herpes
profesional namun orang – orang dimulai dengan gatal, mati rasa, zoster
Jawa mengetahui secara fisik kesemutan atau rasa nyeri yang amat
tentang penyakit tersebut. Upas sangat pada daerah bentuk tali lebar Pengobatannya?
Banyu atau Dumpo menurut orang dibagian dada, punggung, atau Pengobatan Herpes Zoster, dianjurkan
Jawa dan Dampa menurut orang hidung dan mata. Disamping itu juga untuk ke dokter.
Sunda adalah penyakit yang saat ini dapat menular pada saraf wajah dan Dokter sering meresepkan berbagai
kita kenal dengan Herpes Zoster. mata, di sekitar mulut, pada wajah, obat penawar nyeri untuk penderita
Kebiasaan orang Jawa menangani leher, kulit kepala, sekitar telinga dan herpes zoster karena rasa nyeri herpes
penyakit ini dengan cara sembur hidung. Kebanyakan bagian tubuh zoster dapat sangat hebat bahkan
yang dilakukan oleh para Dukun – yang disrang oleh herpes zoster suntikan obat bius dan/atau steroid
Dukun Jawa, sedangkan kebiasaan adalah bagian satu sisi tubuh. sedang diteliti sebagai penghambat
orang Sunda dalam menangani Setelah beberapa hari, ruam muncul saraf.
penyakit ini dengan cara pada daerah kulit yang berhubungan
menggosokkan kaki orang yang lahir dengan saraf yang meradang. Lepuh Penghambat saraf (nerve blockers)?
sungsang pada bagian tubuh yang kecil terbentuk, dan berisi cairan, Biasanya dokter meresepkan
terserang penyakit ini. Kesamaan kemudian lepuh pecah dan berbagai obat penawar nyeri untuk
kebiasaan orang Jawa dan orang berkeropang. Jika lepuh digaruk, kasus herpes zoster ini karena rasa
Sunda dalam menangani penyakit ini infeksi kulit dapat terjadi yang nyeri yang begitu hebat.
yakni penempelan kunyahan daun membutuhkan pengobatan dengan Obat untuk menghambat rasa nyeri
muda Petei Cina atau Lamtoro pada antibiotik dan mungkin dapat tersebut, masih diteliti terus. Suntikan
bagian tubuh yang terserang menimbulkanb bekas. obat bius juga sedang diteliti sebagai
penyakit ini. Biasanya, ruam hilang dalam penghambat saraf.
beberapa minggu, tetapi kadang- Obat tersebut dapat disuntikkan
kadang rasa nyeri yang berat dapat pada saraf perifer atau pada sumsum
Sekilas pengertian
bertahan berbulan-bulan bahkan tulang belakang (susunan saraf
Herpes zoster adalah suatu penyakit
bertahun-tahun. Kondisi ini disebut pusat).
yang disebabkan oleh virus herpes
“neuralgia pascaherpes”. Kalau ada
yang membuat sangat nyeri yang
staf yang terjangkit kasus ini, semoga Pengobatan kulit?
amat sangat. Virus ini cenderung
pimpinannya mengerti. Sedang diteliti untuk meringankan
akan terjadi pada orang dengan
sementara pada rasa sakit. Obat
sistem kekebalan yang lemah,
Menghindarinya? tempelan dengan nama merek
terutama pada orang di atas usia 50
Bagi yang belum terinfeksi cacar air, Lidoderm, meringankan rasa nyeri.
tahun.
harus menghindari hubungan dengan

Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010
51
Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010

GEMBIRA ADALAH OBAT RELAKSASI


Oleh : Hendra Kusumawardhana

Seseorang yang merasa


gembira cenderung akan
tertawa, pal i ng kurang
tersesnyum. Sampai saat ini
belum pernah ada se-
orangpun manusia waras
yang bersedih atau marah
pada saat hatinya merasa
gembira.

Untuk membantu
menghilangkan stress, mengu-
rangi rasa takut, rasa sakit hati, Ada cerita lucu yang

marilah kita mencoba tidak lucu pada saat adik saya

memakai terapi tertawa, sekolah Taman Kanak – kanak

tersenyum dengan cara Nol Kecil. Baru saja adik saya

membuat cerita – cerita lucu tiba dari sekolah, dia langsung

agar kita bisa merasa gembira. bilang pada saya bahwa Ibu

Pengalaman hidup gurunya pembohong. Men-

menunjukkan bahwa tertawa dengar hal ini, saya sangat

merupakan cara yang sangat terkejut seraya bertanya : Ibu

tepat untuk melepaskan setelahnya jangan menangis”. guru berbohong bagaimana,

ketegangan karena dapat Hal ini bisa saya buktikan pada dik? Jawabnya : Iya Ibu guru

membantu m e n g a l i h k an saat saya masih kecil bahwa tadi bilang bahwa 3 + 3 = 6,


perhatian dari beberapa per- pada saat Tante saya tertawa padahal Mama kemaren

soalan rumit. yang berlarut – larut, pastilah bilang bahwa 4 + 2 = 6.


beliau tertawa sampai me- Nah, kalau anda tidak
Pada saat saya masih
nangis. Nah, apakah anda tertawa, sebaiknya anda
kecil, seringkali Ibu saya me-
mau tertawa yang membuat mawas diri.
ngatakan bahwa “Jangan
hati anda gembira??
terlalu lama tertawa supaya

Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010
52

Buletin Info Kesehatan Pelabuhan Volume V Edisi 1 Triwulan I ( Januari - Maret ) Tahun 2010