Anda di halaman 1dari 14

SILABUS K13

Nama Sekolah : SMP NEGERI 2 SELUAS


Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti
Kelas/semester : VIII
Tahun Pelajaran : 2018/2019

KOMPETENSI INTI

KI 1 : Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya


KI 2 : Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun,percaya diri dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
KI 3 : Memahami pengetahuan (faktual, konseptual dan procedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata
KI 4 : Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber
lain yang sama dalam sudut pandang/teori.

Alokasi Sumber
Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian
Waktu Belajar
1.2. Menghayati pribadi Yesus Kristus
sebagai Allah yang menjelma menjadi
manusia
2.1 Berusaha agar kehadirannya ditengah
sesamanya dapat dirasakan sebagai
wujud Allah yang menjelma menjadi
manusia
3.1 Menggali informasi dari Kitab Suci dan 1. Yesus Pemenuhan Mengamati Tes lisan/ tertulis tentang Janji Allah yang telah 3 JP  Pengalaman siswa dan guru.
ajaran Gereja tentang makna Yesus Janji Allah  Menyimak atau menyanyikan lagu yang bertemakan tentang dinubuatkan oleh para nabi.  Lagu, ”Janjimu seperti Fajar”
Kristus sebagai Allah yang menjelma janji  Kitab Suci
menjadi manusia Menanya Kinerja:  Dr. C. Groenen, OFM, Peristiwa Yesus,
4.1 Merencanakan kegiatan agar sesama  Menyampaikan pertanyaan sehubungan dengan konsekuensi Yogyakarta: Kanisius, 1988.
dapat merasakan Allah yang menjelma dari sebuah janji Membuat doa syukur atas pemenuhan janji Allah  Komkat KWI, Persekutuan Murid-murid Yesus:
menjadi manusia melalui pelayanan  Menyampaikan pertanyaan sehubungan dengan Janji Allah dalam diri Yesus Kristus Pendidikan Agama Katolik untuk SMP, Buku
yang dilakukannya akan Mesias Guru 2, Yogyakarta: Kanisius, 2007.
Mengeksplorasi  Komkat KWI, Persekutuan Murid-murid Yesus:
 Mencari pengertian janji dari berbagai sumber Pendidikan Agama Katolik untuk SMP, Buku
 Mencari bacaan Kitab Suci yang menceritakan janji Allah akan Siswa 2A, Yogyakarta: Kanisius, 2007.
sang Juru Selamat  Komkat KWI, Pendidikan Agama Katolik, untuk
Mengasosiasi SMP kelas VIII, Yogyakarta: Kanisius, 2012.
 Merumuskan pengertian janji dan konsekuensi dari janji
 Menyimpulkan bahwa Yesus bebagai pemenuhan janji dari
Allah seperti yang dinubuatkan oleh para nabi.
Mengomunikasikan
 Mempresentasikan secara lisan atas rumusan janji dan
konskuensi dari janji yang telah ditemukan.
 Menuliskan hasil refleksi tentang Yesus sebagai pemenuhan
janji Allah.

8. Kemanusiaan dan Mengamati Tes tertulis tentang ciri kemanusiaan dan 3 JP  Pengalaman siswa dan guru.
Keallahan Yesus  Mengamati diri untuk menemukan ciri kemanusiaan diri sendiri keAllahan Yesus  Kitab Suci
Menanya  Dr. C. Groenen, OFM, Peristiwa Yesus,
 Menyampaikan pertanyaan sehubungan keAllahan Yesus Kinerja: Yogyakarta: Kanisius, 1988.
 Menyampaikan pertanyaan sehubungan dengan ciri  Komkat KWI, Persekutuan Murid-murid Yesus:
Alokasi Sumber
Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian
Waktu Belajar
kemanusiaan Yesus Merencanakan kegiatan aksi sosial sebagai Pendidikan Agama Katolik untuk SMP, Buku
Mengeksplorasi wujud pengungkapan kehadiran Allah dalam Guru 2, Yogyakarta: Kanisius, 2007.
 Mencari bacaan Kitab Suci yang menceritakan tentang ciri realitas manusia.  Komkat KWI, Persekutuan Murid-murid Yesus:
kemanusiaan dan ke-Allahan Yesus Pendidikan Agama Katolik untuk SMP, Buku
Mengasosiasi Siswa 2A, Yogyakarta: Kanisius, 2007.
 Merumuskan ciri kemanusiaan dan ciri keAllahan Yesus  Komkat KWI, Pendidikan Agama Katolik, untuk
 Menyimpulkan bahwa Yesus sungguh Allah dan sungguh SMP kelas VIII, Yogyakarta: Kanisius, 2012.
manusia.
Mengomunikasikan
 Mempresentasikan secara lisan atas ciri kemanusiaan dan
keAllahan Yesus.
 Menuliskan hasil refleksi tentang Yesus sungguh Allah dan
sungguh manusia.

1.1 Menghayati nilai-nilai Kerajaan Allah


yang diwartakan Yesus Kristus melalui
sabda dan tindakan
2.2 Bersedia mewujudkan nilai-nilai
Kerajaan Allah melalui kata dan
perbuatan
3.2 Menemukan aktualisasi tugas Yesus 1. Kerajaan Allah Mengamati Tes tertulis tentang pokok pewartaan Yesus 3 JP  Pengalaman siswa dan guru.
Kristus mewartakan Kerajaan Allah sebagai Pokok  Membaca kisah yang menggambarkan harapan bangsa Israel  Kitab Suci
melalui sabda dan tindakan dalam Pewartaan Yesus akan kehadiran Kerajaan Allah  Dr. C. Groenen, OFM, Peristiwa Yesus,
kehidupan sehari-hari Menanya Yogyakarta: Kanisius, 1988.
4.2 Menceritakan pengalaman  Menyampaikan pertanyaan sehubungan dengan gagasan  Komkat KWI, Persekutuan Murid-murid Yesus:
keterlibatan dalam mewartakan teman tentang pandangan mengenai kerajaan Allah Pendidikan Agama Katolik untuk SMP, Buku
Kerajaan Allah melalui kata dan  Menyampaikan pertanyaan kepada guru tentang hal-hal yang Guru 2, Yogyakarta: Kanisius, 2007.
perbuatan belum dimengerti tentang pokok pewartaan Yesus  Komkat KWI, Persekutuan Murid-murid Yesus:
Mengeksplorasi Pendidikan Agama Katolik untuk SMP, Buku
 Mencari perikop dalam Kitab Suci yang berbicara tentang Siswa 2A, Yogyakarta: Kanisius, 2007.
pewartaan Kerajaan Allah yang disampaikan Yesus.  Komkat KWI, Pendidikan Agama Katolik, untuk
Mengasosiasi SMP kelas VIII, Yogyakarta: Kanisius, 2012.
 Menemukan pesan Injil Luk 4:16-32, yaitu Kerajaan Allah yang
diwartakan kehadirannya dalam diri Yesus sendiri.
 Membandingkan pandangan Kerajaan Allah dari bangsa Israel
dengan ajaran Yesus tentang Kerajaan Allah
Mengomunikasikan
 Mempresentasikan secara lisan hasil pemahaman mereka
tentang Kerajaan Allah dimasa Yesus
 Menuliskan hasil refleksi tentang Pandangan tentang Kerajaan
Allah yang disampaikan Yesus
2. Yesus Mewartakan Mengamati Tes tertulis tentang sekitar perumpamaan yang 3 JP  Pengalaman siswa dan guru.
Kerajaan Allah Melalui  Mendengarkan cerita tentang kisah perumpamaan yang diwartakan oleh Yesus  Kitab Suci
Perumpamaan disampaikan oleh Yesus  Dr. C. Groenen, OFM, Peristiwa Yesus,
Menanya Penugasan: Yogyakarta: Kanisius, 1988.
 Menyampaikan pertanyaan sehubungan dengan pandangan  Komkat KWI, Persekutuan Murid-murid Yesus:
siswa lain tentang pewartaan Yesus melalui perumpamaan  Mencari teks Kitab Suci tentang mukjizat yang Pendidikan Agama Katolik untuk SMP, Buku
 Menyampaikan pertanyaan tentang makna perumpamaan yang dibuat oleh Yesus. Guru 2, Yogyakarta: Kanisius, 2007.
disampaikan Yesus  Menemukan pesan pokok dari kutipan  Komkat KWI, Persekutuan Murid-murid Yesus:
Mengeksplorasi tersebut. Pendidikan Agama Katolik untuk SMP, Buku
 Mencari bacaan Kitab Suci yang berisi perumpamaan- Siswa 2A, Yogyakarta: Kanisius, 2007.
perumpamaan yang disampaikan Yesus  Komkat KWI, Pendidikan Agama Katolik, untuk
Alokasi Sumber
Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian
Waktu Belajar
Mengasosiasi SMP kelas VIII, Yogyakarta: Kanisius, 2012.
 Menemukan makna dari perempuan yang disampaikan Yesus
 Membandingkan pemahaman mereka tentang perumpamaan
Yesus dengan ajaran Gereja
Mengomunikasikan
 Mempresentasikan secara lisan pemahaman tentang makna
perumpamaan yang disampaikan Yesus
 Menuliskan hasil refleksi tentang pewartaan Yesus melalui
perumpamaan.
3.Yesus Mewartakan Mengamati Tes lisan tentang berbagai tindakan Yesus dalam 3 JP  Pengalaman siswa dan guru.
Kerajaan Allah Melalui  Melihat kembali pengalaman yang dihayati sebagai mewartakan Kerajaan Allah  Kitab Suci
Tindakan dan Mujizat pengalaman luar biasa  Dr. C. Groenen, OFM, Peristiwa Yesus,
 Mengamati gambar-gambar Yesus yang membuat mujizat Kinerja: Yogyakarta: Kanisius, 1988.
Menanya  Melakukan tindakan nyata peduli sesama  Komkat KWI, Persekutuan Murid-murid Yesus:
 Menyampaikan pertanyaan sehubungan dengan alasan terutama yang miskin, lemah, tersingkir dan Pendidikan Agama Katolik untuk SMP, Buku
pewartaan Yesus menggunakan tindakan mujizat difabel secara pribadi. Guru 2, Yogyakarta: Kanisius, 2007.
 Menyampaikan pertanyaan tentang makna Mujizat Yesus  Komkat KWI, Persekutuan Murid-murid Yesus:
Mengeksplorasi  Menuliskan perasaannya setelah melakukan Pendidikan Agama Katolik untuk SMP, Buku
 Mencari perikop dalam Kitab Suci yang berisi mujizat-mujizat tindakan peduli sesama tersebut. Siswa 2A, Yogyakarta: Kanisius, 2007.
yang diperbuat oleh Yesus.  Komkat KWI, Pendidikan Agama Katolik, untuk
 Mencari informasi tentang makna mujizat Yesus baik melalui SMP kelas VIII, Yogyakarta: Kanisius, 2012.
internet atau buku di perpustakaan.
Mengasosiasi
 Menemukan makna dari mujizat yang dibuat oleh Yesus
 Menyimpulkan latarbelakang Yesus mewartaakan Kerajaan
Allah melalui Mujizat.
Mengomunikasikan
 Mempresentasikan secara lisan pemahaman tentang makna
mujizat Yesus
 Menuliskan hasil refleksi tentang pewartaan Yesus tindakan
nyata melalui mujizat
4.Berbagai Tanggapan Mengamati Tes lisan/ tertulis tentangberbagai tanggapan atas 3 JP  Pengalaman siswa dan guru.
Terhadap Pewartaan  Melihat kembali pengalaman dalam melaksanakan tugas dan pewartaan Yesus.  Kitab Suci
Yesus konsekuensi atas pelaksanaan tugas tersebut  Dr. C. Groenen, OFM, Peristiwa Yesus,
 Mendengarkan pengalaman teman dalam melaksanakan tugas Penugasan: Yogyakarta: Kanisius, 1988.
Menanya  Komkat KWI, Persekutuan Murid-murid Yesus:
 Menyampaikan pertanyaan sehubungan dengan konsekuensi Membuat doa mohon setia pada iman akan Yesus Pendidikan Agama Katolik untuk SMP, Buku
dari sebuah tugas Kristus, Sang Juru Selamat. Guru 2, Yogyakarta: Kanisius, 2007.
 Menyampaikan pertanyaan tentang siapa saja yang menerima  Komkat KWI, Persekutuan Murid-murid Yesus:
pewartaan Yesus Pendidikan Agama Katolik untuk SMP, Buku
Mengeksplorasi Siswa 2A, Yogyakarta: Kanisius, 2007.
 Mencari perikop dalam Kitab Suci yang berisi tentang orang-  Komkat KWI, Pendidikan Agama Katolik, untuk
orang yang mau menerima pewartaan Yesus dan orang yang SMP kelas VIII, Yogyakarta: Kanisius, 1.2012.
tidak mau menerima pewartaan Yesus.
Mengasosiasi
 Menganalisa yang melatarbelakangi orang menolak pewartaan
Yesus
 Menganalisa yang melatarbelakangi orang menerima
pewartaan Yesus
Mengomunikasikan
 Mempresentasikan secara lisan hasil analisa yang
melatarbelakangi orang menerima / menolak pewartaan Yesus
Alokasi Sumber
Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian
Waktu Belajar
 Menuliskan hasil refleksi tentang konsekuensi atas pewartaan
Yesus.
1.3. Menghayati makna sengsara, wafat
dan kebangkitan Yesus Kristus sebagai
konsekuensi atas perjuangan-Nya
menegakkan nilai-nilai Kerajaan Allah
2.3 Rela menderita sengsara, bahkan
wafat seperti Yesus Kristus demi
menegakkan nilai-nilai Kerajaan Allah
3.3 Menggali informasi dari Kitab Suci 5 Sengsara dan Wafat Mengamati  Tes tertulis tentang kisah sengsaya Tuhan 3 JP  Pengalaman siswa dan guru.
tentang peristiwa yang berkaitan Yesus Tanda  Melihat kembali pengalaman saat menderita (sakit, kecelakaan, Yesus Kristus  Kitab Suci
dengan sengsara, wafat dan Penolakan Manusia tertimpa musibah dsb)  Dr. C. Groenen, OFM, Peristiwa Yesus,
kebangkitan Yesus Kristus  Mendengarkan pengalaman teman dalam menghadapi  Kinerja: Yogyakarta: Kanisius, 1988.
4.3 Merefleksikan pengalaman dirinya penderitaan  Komkat KWI, Persekutuan Murid-murid Yesus:
berkaitan dengan teladan Yesus  Melihat video tentang kisah sengsara Yesus Membuat laporan tentang sikap masyarakat Pendidikan Agama Katolik untuk SMP, Buku
Kristus yang rela sengsara, wafat dan Menanya terhadap para penderita.(orang sakit, Guru 2, Yogyakarta: Kanisius, 2007.
bangkit demi menegakkan nilai-nilai  Menyampaikan pertanyaan sehubungan dengan kisah korban bencana alam, dll)  Komkat KWI, Persekutuan Murid-murid Yesus:
Kerajaan Allah sengsara Yesus Pendidikan Agama Katolik untuk SMP, Buku
Mengeksplorasi Siswa 2A, Yogyakarta: Kanisius, 2007.
 Mencari perikop dalam Kitab Suci yang berisi tentang kisah  Komkat KWI, Pendidikan Agama Katolik, untuk
Sengsara Yesus SMP kelas VIII, Yogyakarta: Kanisius, 2012.
Mengasosiasi
 Menemukan alasan mengapa Yesus mau menderita sengsara
bahkan wafat di kayu salib.
Mengomunikasikan
 Mempresentasikan secara lisan atas penemuan alasan Yesus
mau menderita sengsara
 Menuliskan hasil refleksi tentang sengsara dan wafat Yesus.
6 Kebangkitan Yesus Mengamati Tes lisan tentang kebangkitan Yesus 3 JP  Pengalaman siswa dan guru.
sebagai Tanda  Membaca cerita/ kisah yang menunjukkan seseorang/  Kitab Suci
Penerimaan Bapa sekelompok orang yang bangkit dari keterpurukan Kinerja/penugasan:  Dr. C. Groenen, OFM, Peristiwa Yesus,
 Melihat video tentang kisah kebangkitan Yesus : Yogyakarta: Kanisius, 1988.
Menanya Membuat slogan yang bertema “bangkit dari  Komkat KWI, Persekutuan Murid-murid Yesus:
 Menyampaikan pertanyaan sehubungan dengan sikap yang kelesuhan dan kemalasan” dan dihias agar menjadi Pendidikan Agama Katolik untuk SMP, Buku
diperlukan untuk bisa bangkit dari keterpurukan indah. Guru 2, Yogyakarta: Kanisius, 2007.
 Menyampaikan pertanyaan sehubungan dengan bukti-bukti  Komkat KWI, Persekutuan Murid-murid Yesus:
bahwa Yesus bangkit Pendidikan Agama Katolik untuk SMP, Buku
Mengeksplorasi Siswa 2A, Yogyakarta: Kanisius, 2007.
 Mencari bukti-bukti kebangkitan Yesus dalam Kitab Suci  Komkat KWI, Pendidikan Agama Katolik, untuk
 Mencari bacaan Kitab Suci yang menceritakan kebangkitan SMP kelas VIII, Yogyakarta: Kanisius, 2012.
Yesus  Dr. Tom Jacob, SJ, Siapa Yesus Kristus
Mengasosiasi Menurut Perjanjian Baru, Yogyakarta:
 Menemukan bukti-bukti yang benar-benar menunjukkan bahwa Kanisius, 1984.
Yesus bangkit.
 Menyimpulkan makna kebangkitan Yesus bagi hidup kita saat
ini
Mengomunikasikan
 Mempresentasikan secara lisan atas penemuan bukti dari
kebangkitan Yesus dalam Kitab Suci.
 Menuliskan hasil refleksi tentang kebangkitan Yesus.
1.4.
Alokasi Sumber
Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian
Waktu Belajar

2.4

9.
1.5. Menghayati panggilan dan perutusan
Yesus Kristus kepada murid-murid-
1.6. Nya untuk mewartakan Kerajaan Allah
2.5 Melibatkan diri dalam panggilan dan
perutusan Yesus Kristus untuk
mewartakan Kerajaan Allah
3.4 Menggali bentuk-bentuk panggilan dan 10. Panggilan Mengamati Tes lisan/ tertulis tentang peristiwa 3 JP  Pengalaman siswa dan guru.
perutusan Yesus Kristus kepada murid- Para Murid Yesus  Menyanyikan lagu bertemakan panggilan panggilan murid-murid Yesus  Kitab Suci
murid-Nya pada zaman sekarang demi  Membaca cerita tentang ciri dari murid dan hubungan antara  Komkat KWI, Persekutuan Murid-murid Yesus:
mewujudkan Kerajaan Allah murid dengan guru Kinerja: Pendidikan Agama Katolik untuk SMP, Buku
4.3. Menunjukkan contoh konkret Menanya Guru 2, Yogyakarta: Kanisius, 2007.
pelaksanakan tugas panggilan dan  mengungkapkan pertanyaan sehubungan dengan syarat untuk Menyusun refleksi tertulis dengan tema:  Komkat KWI, Persekutuan Murid-murid Yesus:
perutusan Yesus Kristus untuk menjadi murid Yesus ”Tuhan telah memanggil saya menjadi Pendidikan Agama Katolik untuk SMP, Buku
mewartakan Kerajaan Allah.  Menyampaikan pertanyaan sehubungan dengan berbagai cara murid-Nya” Siswa 2A, Yogyakarta: Kanisius, 2007.
Yesus memanggil murid-muridNya  Komkat KWI, Pendidikan Agama Katolik, untuk
Mengeksplorasi SMP kelas VIII, Yogyakarta: Kanisius, 2012.
 Mencari bacaan Kitab Suci yang menceritakan tentang
panggilan murid-murid Yesus
 Mencari data/ teks darikitab Suci atau dari sumber lain tentang
syarat untuk mengikuti Yesus
Mengasosiasi
 Menganalisa teks Kitab Suci untuk menemukan syarat menjadi
murid Yesus
 Menyimpulkan bahwa kitapun dipanggil untuk menjadi murid
Yesus.
Mengomunikasikan
 Mempresentasikan secara lisan atas ciri seorang murid Yesus.
 Menuliskan hasil refleksi tentang panggilan dirinya sebagai
murid Yesus.

10.Cara Hidup Murid Mengamati Kinerja: 3 JP  Pengalaman siswa dan guru.


Yesus  Melihat kembali pengalaman pribadi dalam beraktifitas di  Kitab Suci
lingkungan/ paroki Melakukan survei tentang kehidupan jemaat  Komkat KWI, Persekutuan Murid-murid Yesus:
 Mendengarkan pengalaman teman dalam melakukan dalam Lingkungan atau Komunitas Basis, Pendidikan Agama Katolik untuk SMP, Buku
pelayanan di lingkungan atau paroki dengan memperhatikan: Guru 2, Yogyakarta: Kanisius, 2007.
Menanya a) Nama lingkungan/stasi/komunitas basis  Komkat KWI, Persekutuan Murid-murid Yesus:
 Menyampaikan pertanyaan sehubungan dengan makna yang b) Jumlah warga Pendidikan Agama Katolik untuk SMP, Buku
dihayati sebagai murid Yesus c) latar belakang kehidupan Siswa 2A, Yogyakarta: Kanisius, 2007.
 Menyampaikan pertanyaan sehubungan dengan cara hidup d) kegiatan jemaat  Komkat KWI, Pendidikan Agama Katolik, untuk
Alokasi Sumber
Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian
Waktu Belajar
murid Yesus e) hubungan antar anggota SMP kelas VIII, Yogyakarta: Kanisius, 2012.
Mengeksplorasi f) hubungan jemaat dengan masyarakat  J.B. Banawiratma, SJ (ed.), Hidup Menggereja
 Mencari bacaan Kitab Suci yang menceritakan tentang cara g) hambatan dalam hidup persekutuan jemaat Kontekstual, Yogyakarta: Kanisius, 2000.
hidup gereja perdana
 Mencari data tentang kehidupan umat di jaman sekarang
Mengasosiasi
 Membandingkan ciri hidup gereja perdana dengan ciri hidup
gereja saat ini
 Menyimpulkan bahwa ciri hidup gereja perdana masih
dilaksanakan oleh jemaat sekarang.
Mengomunikasikan
 Mempresentasikan secara lisan atas ciri hidup gereja perdana.
 Menuliskan hasil refleksi tentang cara hidup dirinya sebagai
murid Yesus.

11. Melaksanakan Mengamati Tes lisan/tertulis tentang tugas dan perutusan 3 JP  Buku Teks Pelajaran Pendidikan Agama
Tugas Perutusan  Membaca cerita atau kisah kehidupan yang murid-murid Yesus Katolik dan Budi Pekerti
sebagai Murid menggambarkan orang melaksanakan tugas tetapi tidak  Pengalaman siswa dan guru.
Yesus. dengan sepenuh hati atau hanya mencari keuntungan Kinerja:  Kitab Suci
sendiri  Komkat KWI, Persekutuan Murid-murid Yesus:
Menanya Membuat refleksi tentang sikap dirinya dalam Pendidikan Agama Katolik untuk SMP, Buku
 Menyampaikan pertanyaan berkisar kisah kehidupan yang melaksanakan tugas perutusan sebagai murid- Guru 2, Yogyakarta: Kanisius, 2007.
dibaca. murid Yesus  Komkat KWI, Persekutuan Murid-murid Yesus:
 Menyampaikan pertanyaan sehubungan dengan isi tugas murid Pendidikan Agama Katolik untuk SMP, Buku
Yesus. Siswa 2A, Yogyakarta: Kanisius, 2007.
Mengeksplorasi  Komkat KWI, Pendidikan Agama Katolik, untuk
 Mencari bacaan Kitab Suci yang menceritakan tentang cara SMP kelas VIII, Yogyakarta: Kanisius, 2012.
hidup gereja perdana  J.B. Banawiratma, SJ (ed.), Hidup Menggereja
 Mencari data tentang kehidupan umat di jaman sekarang Kontekstual, Yogyakarta: Kanisius, 2000.
Mengasosiasi
 Merumuskan isi tugas murid Yesus berdasarkan Kitab Suci
 Merumuskan hal-hal pokok yang perlu dibangun dalam diri agar
dapat melaksanakan tugas perutusan sebagai murid Yesus
dalam situasi sekarang.
Mengomunikasikan
 Mempresentasikan secara lisan isi tugas murid Yesus.
 Menuliskan hasil refleksi tentang cara hidup dirinya sebagai
murid Yesus.
 Mendaraskan Mazmur yang berisikan tugas pelayanan
1.7. Menghayati peranan Roh Kudus
sebagai daya hidup Gereja
2.6 Mengembangkan sikap dan kebiasaan `
hidup yang diarahkan Roh Kudus
dalam kehidupan menggereja
3.5 Menggali informasi tentang kesadaran 12. YYesus Mengutus Mengamati Tes tertulis tentang peristiwa turunnya Roh Kudus 3 JP  Pengalaman siswa dan guru.
Gereja bahwa kehidupannya tidak bisa Roh Kudus  Menyanyikan lagu yang bertemakan Roh Kudus  Kisah ”Perjamuan Malam Terakhir” (Luk.
melepaskan diri dari peranan Roh  Membaca teks Kitab Suci Kinerja: 21:14-23)
Kudus Menanya  Lagu ”Karna Roh Allah Ada”
4.4. Mengungkapkan doa permohonan agar  Menyampaikan pertanyaan berkisar kisah kehidupan yang Membuat doa kepada Yesus mohon karunia Roh  Komkat KWI, Persekutuan Murid-murid
Roh Kudus senantiasa menjadi dibaca. Kudus. Yesus: Pendidikan Agama Katolik untuk
sebagai daya hidup  Menyampaikan pertanyaan sehubungan dengan turunya Roh SMP, Buku Guru 2, Yogyakarta: Kanisius,
Kudus atas Para Rasul. 2007.
Alokasi Sumber
Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian
Waktu Belajar
Mengeksplorasi  Komkat KWI, Persekutuan Murid-murid
 Mencari bukti bahwa Yesus dibimbing Roh Kudus dalam Yesus: Pendidikan Agama Katolik untuk
hidupNya berdasarkan Kitab Suci SMP, Buku Siswa 2B, Yogyakarta: Kanisius,
 Mencari bacaan kitab Suci yang menunjukkan isi janji Yesus 2007.
akan Roh Kudus, lambang kehadiran Roh Kudus dan peran  Komkat KWI, Pendidikan Agama Katolik,
Roh Kudus dalam hidup para rasul. untuk SMP kelas VIII, Yogyakarta: Kanisius,
Mengasosiasi 2012.
 Merumuskan makna lagu yang bertemakan Roh Kudus
 Merumuskan isi Kitab Suci tentang janji Yesus akan Roh
Kudus, lambang kehadiran Roh Kudus dan peran Roh Kudus
dalam hidup para rasul.
Mengomunikasikan
 Mempresentasikan secara lisan tentang peristiwa pentakosta.
 Menuliskan hasil refleksi tentang pengaruh Roh Kudus bagi
hidupnya.
 Mendaraskan Mazmur
13. Roh Kudus Mengamati Tes tertulis tentang daya karya dari Roh Kudus 3 JP  Pengalaman siswa dan guru.
Memberi Daya  Membaca doa St. Bonaventura Mohon 7 (Tujuh) Karunia  Teks doa “Mohon 7 (Tujuh) Karunia Roh
Kekuatan Roh Kudus. Kinerja: Kudus”.
 Mendengarkan sharing dari teman tentang pengalaman Mendoakan Doa Mohon Tujuh karunia Roh Kudus  Komkat KWI, Persekutuan Murid-murid Yesus:
memperoleh bantuan Roh Kudus dalam menghadapi selama 9 (sembilan) hari berturut-turut. Pendidikan Agama Katolik untuk SMP, Buku
permasalahan hidup sehari-hari Guru 2, Yogyakarta: Kanisius, 2007.
Menanya  Komkat KWI, Persekutuan Murid-murid Yesus:
 Menyampaikan pertanyaan berkisar isi doa St. Bonaventura Pendidikan Agama Katolik untuk SMP, Buku
 Menyampaikan pertanyaan sehubungan dengan daya karya Siswa 2B, Yogyakarta: Kanisius, 2007.
Roh Kudus bagi para rasul.  Komkat KWI, Pendidikan Agama Katolik, untuk
Mengeksplorasi SMP kelas VIII, Yogyakarta: Kanisius, 2012.
 Mencari bacaan kitab Suci yang menunjukkan Daya karya Roh
Kudus bagi para rasul.
Mengasosiasi
 Merumuskan daya karya Roh Kudus bagi para rasul
Mengomunikasikan
 Mempresentasikan secara lisan tentang Roh Kudus sebagai
daya hidup bagi para rasul.
 Menuliskan hasil refleksi tentang daya karya Roh Kudus dalam
hidupnya sehari-hari.
14. MMengikuti Mengamati Tes tertulis tentang berbagai bentuk bimbingan Roh 3 JP  Pengalaman siswa dan guru.
Bimbingan Roh  Membaca teks Kitab Suci tentang peranan pembedaan roh. Kudus  Komkat KWI, Persekutuan Murid-murid Yesus:
Kudus.  Mendengarkan sharing dari teman tentang bimbingan Roh Pendidikan Agama Katolik untuk SMP, Buku
Kudus yang dialami Kinerja: Guru 2, Yogyakarta: Kanisius, 2007.
Menanya  Komkat KWI, Persekutuan Murid-murid Yesus:
 Menyampaikan pertanyaan tentang godaan-godaan yang harus Menceritakan satu pengalaman dibimbing roh Pendidikan Agama Katolik untuk SMP, Buku
diwaspadai Kudus saat mengalami kesulitan atau pilihan hidup. Siswa 2B, Yogyakarta: Kanisius, 2007.
 Menyampaikan pertanyaan sehubungan dengan tanda-tanda  Komkat KWI, Pendidikan Agama Katolik, untuk
yang menunjukkan inspirasi dari Allah. SMP kelas VIII, Yogyakarta: Kanisius, 2012.
Mengeksplorasi
 Mencari 5 teks kitab Suci yang menceritakan tokoh Perjanjian
Lama dan Perjanjian Baru yang telah mendapat bimbingan Roh
Kudus selama hidupnya..
Mengasosiasi
 Merumuskan tanda-tanda yang menunjukkan inspirasi dari
Allah
Alokasi Sumber
Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian
Waktu Belajar
 Merumuskan bentuk-bentuk bimbingan Roh Kudus di masa kini
dan beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mendapat
karunia Roh Kudus.
Mengomunikasikan
 Mempresentasikan secara lisan tentang 5 tokoh Perjanjian
Lama dan Perjanjian Baru yang telah mendapat bimbingan Roh
Kudus selama hidupnya.
 Menuliskan hasil refleksi tentang pengalaman dalam hal
menerima bimbingan Roh Kudus dalam hidupnya sehari-hari.

Alokasi
Waktu
Sumber
KOMPETENSI DASAR Materi Pokok Pembelajaran Penilaian
Belajar

1.8. Menghayati makna Gereja sebagai


Paguyuban umat beriman
`
2.7 Bertanggung jawab mengembangkan
kehidupan agar Gereja makin dirasakan
sebagai Paguyuban umat beriman

3.6 Menggali informasi penghayatan Umat 15. Gereja sebagai Mengamati Tes lisan/ tertulis tentang gereja 3 JP  Pengalaman siswa dan guru.
tentang makna Gereja sebagai Paguyuban Paguyuban  Menyanyikan lagu bertema Gereja sebagai sebagai persekutuan  Teks lagu “Gereja Bagai Bahtera”.
umat beriman persekutuan, misalnya lagu ”Gereja Bagai  Komkat KWI, Persekutuan Murid-murid
4.5. Membuat penilaian tentang realisasi Gereja Bahtera” Penugasan: Yesus: Pendidikan Agama Katolik untuk
sebagai Paguyuban umat beriman  Mengamati permainan Puzzle untuk SMP, Buku Guru 2, Yogyakarta:
berdasarkan pengamatan kehidupan Umat menemukan pengalaman keterlibatan dalam Menggambar lambang Gereja sebagai Kanisius, 2007.
di lingkungannya kelompok Paguyuban  Komkat KWI, Pendidikan Agama
 Membaca cerita/ kisah kehidupan yang Katolik, untuk SMP kelas VIII,
menggambarkan kehidupan suatu kelompok. Yogyakarta: Kanisius, 2012.
Menanya
 Menyampaikan pertanyaan tentang isi lagu
 Menyampaikan pertanyaan sehubungan dengan
isi cerita.
 Menyampaikan pertanyaan sehubungan dengan
ciri sebuah paguyuban
Mengeksplorasi
 Mencari teks kitab Suci yang menceritakan
tentang kehidupan sebagai paguyuban yang
dialami oleh para Rasul
Mengasosiasi
 Merumuskan ciri-ciri perkumpulan sebagai
sebuah paguyuban
 Merumuskan gereja sebagai paguyuban
 Merumuskan sukaduka hidup dalam persekutuan
Gereja.
Mengomunikasikan
 Mempresentasikan secara lisan gambaran
Alokasi
Waktu
Sumber
KOMPETENSI DASAR Materi Pokok Pembelajaran Penilaian
Belajar

Gereja menurut Kitab Suci


 Menuliskan hasil refleksi tentang pengalaman
suka duka hidup dalam persekutuan gereja.

16. Ciri-Ciri Gereja Mengamati Tes tertulis tentang ciri gereja yang 3 JP  Pengalaman siswa dan guru.
sebagai  Membaca Syahadat Iman Katolik satu, kudus, dan apostolik.  Komkat KWI, Persekutuan Murid-
Paguyuban Menanya Penugasan: murid Yesus: Pendidikan Agama
 Menyampaikan pertanyaan tentang isi Syahadat Menuliskan perwujudan 4 (empat) ciri Katolik untuk SMP, Buku Guru 2,
Iman Katolik GerejaKatolik dalam hidup sehari-hari. Yogyakarta: Kanisius, 2007.
 Menyampaikan pertanyaan sehubungan dengan  Komkat KWI, Persekutuan Murid-
4 ciri Gereja Katolik dalam Syahadat Iman murid Yesus: Pendidikan Agama
Katolik. Katolik untuk SMP, Buku Siswa 2B,
Mengeksplorasi Yogyakarta: Kanisius, 2007.
 Mencari Pokok-pokok isi dari Syahadat Iman  Komkat KWI, Pendidikan Agama
Katolik Katolik, untuk SMP kelas VIII,
Mengasosiasi Yogyakarta: Kanisius, 2012.
 Menganalisa isi dari syahadat iman katolik
khususnya 4 ciri gereja katolik.
 Menrumuskan cara untuk mewujudkan gereja
yang satu, kudus, katolik dan apostolik.
Mengomunikasikan
 Mempresentasikan secara lisan 4 ciri gereja
katolik
 Menuliskan hasil refleksi tentang pengalaman
dalam mewujudkan gereja yang satu, kudus,
katolik dan apostolik.
1.9. Menghargai orang-orang yang terlibat
dalam pelbagai pelayanan Gereja demi
terwujudnya karya penyelamatan Allah
2.8 Melibatkan diri dalam pelbagai pelayanan
Gereja demi terwujudnya karya
penyelamatan Allah
3.7 Menggali pengalaman orang-orang yang 17. Bentuk-Bentuk Mengamati Tes tertulis tentang bentuk-bentuk 3 JP  Pengalaman siswa dan guru.
bersedia terlibat aktif dalam pelbagai Pelayanan  Mengamati gambar/ video klip tentang para pelayanan gereja  Komkat KWI, Persekutuan Murid-
bentuk pelayanan Gereja Gereja sebagai gembala gereja murid Yesus: Pendidikan Agama
4.6. Mendoakan orang-orang yang terlibat Paguyuban Menanya Kinerja: Katolik untuk SMP, Buku Guru 2,
dalam pelbagai bentuk pelayanan Gereja  Menyampaikan pertanyaan tentang Tugas Menuliskan niat-niat yang akan Yogyakarta: Kanisius, 2007.
demi terwujudnya karya penyelamatan leiturgia dari gereja dilakukan sebagai anggota Gereja  Komkat KWI, Persekutuan Murid-
Allah  Menyampaikan pertanyaan sehubungan dengan terlibat dalam kegiatan hidup murid Yesus: Pendidikan Agama
tugas diakonia dari gereja. menggereja sesuai dengan tugas-tugas Katolik untuk SMP, Buku Siswa 2B,
Mengeksplorasi gereja. Yogyakarta: Kanisius, 2007.
 Mencari informasi tentang 4 tugas pokok gereja  Komkat KWI, Pendidikan Agama
melalui berbagai sumber, internet, guru katolik Katolik, untuk SMP kelas VIII,
atau perpustakaan. Yogyakarta: Kanisius, 2012.
Mengasosiasi
 Menganalisa isi dari 4 tugas gereja yaitu liturgia,
koinonia, kerygma dan diakonia.
 Merumuskan tugas mana yang dapat dilakukan
Alokasi
Waktu
Sumber
KOMPETENSI DASAR Materi Pokok Pembelajaran Penilaian
Belajar

oleh remaja berdasar 4 tugas gereja.


Mengomunikasikan
 Mempresentasikan secara lisan 4 tugas gereja
 Menuliskan hasil refleksi tentang pengalaman
dalam mewujudkan salah satu tugas gereja
dalam kehidupan sehari-hari.
1.10. Menghayati bahwa Gereja sebagai tanda
dan sarana keselamatan bagi semua orang
2.9 Bekerjasama dengan semua umat
berusaha mewujudkan Gereja sebagai
tanda dan sarana keselamatan bagi semua
orang

3.8 Menggali informasi dari Kitab Suci dan 18. Tanda dan Mengamati Tes lisan/ tertulis tentang Sakramen 3 JP  Pengalaman siswa dan guru.
ajaran Gereja untuk memahami bahwa Sarana  Mendengarkan sharing dari teman/ guru yang  Komkat KWI, Persekutuan Murid-murid
Gereja adalah tanda dan sarana Penyelamatan memiliki pengalaman diselamatkan tuhan dari Penugasan: Yesus: Pendidikan Agama Katolik untuk
keselamatan bagi semua orang dalam Hidup bahaya SMP, Buku Guru 2, Yogyakarta:
4.7. Mendoakan Gereja agar makin mampu Manusia  Mengamati simbol-simbol yang mengandung Mencari 2 (dua) simbol yang biasa Kanisius, 2007.
mewujudkan diri sebagai tanda dan sarana arti hati-hati supaya selamat dipergunakan dalam  Komkat KWI, Persekutuan Murid-murid
keselamatan bagi semua orang Menanya mengungkapkan keadaan atau Yesus: Pendidikan Agama Katolik untuk
 Menyampaikan pertanyaan sehubungan dengan peristiwa penting dalam masyarakat SMP, Buku Siswa 2B, Yogyakarta:
pengalaman diselamatkan Kanisius, 2007.
Mengeksplorasi  Komkat KWI, Pendidikan Agama
 Mencari informasi tentang arti keselamatan Katolik, untuk SMP kelas VIII,
melalui berbagai sumber, internet, guru katolik Yogyakarta: Kanisius, 2012.
atau perpustakaan.
Mengasosiasi
 Merumuskan pengertian keselamatan
berdasarkan kitab Suci.
 Membandingkan pemahaman keselamatan
selama ini dengan pemahaman berdasar Kitab
Suci
Mengomunikasikan
 Mempresentasikan secara lisan pemahaman
tentang keselamatan
 Menuliskan hasil refleksi tentang pemahaman
akan keselamatan.
19. Gereja sebagai Mengamati Tes tertulis tentang Gereja sebagai 3 JP  Pengalaman siswa dan guru.
Tanda dan  Mendengarkan sharing dari teman tentang tanda dan sarana penyelamatan  Komkat KWI, Persekutuan Murid-murid
Sarana pemahaman mereka tentang keselamatan manusia Yesus: Pendidikan Agama Katolik untuk
Penyelamatan  Membaca cerita/ puisi/ kisah tentang seorang SMP, Buku Guru 2, Yogyakarta:
Manusia yang bisa menjadi tanda dan sarana Penugasan: Kanisius, 2007.
keselamatan bagi orang lain Menggambar simbol untuk 7 (tujuh)  Komkat KWI, Persekutuan Murid-murid
Menanya sakramen dalam Gereja Katolik. Yesus: Pendidikan Agama Katolik untuk
 Menyampaikan pertanyaan sehubungan dengan SMP, Buku Siswa 2B, Yogyakarta:
cerita tentang seorang yang dapat menjadi Kanisius, 2007.
sarana keselamatan bagi orang lain  Komkat KWI, Pendidikan Agama
Mengeksplorasi Katolik, untuk SMP kelas VIII,
Alokasi
Waktu
Sumber
KOMPETENSI DASAR Materi Pokok Pembelajaran Penilaian
Belajar

 Mencari informasi tentang arti pandangan gereja Yogyakarta: Kanisius, 2012.


tentang keselamatan melalui berbagai sumber,
Kitab Suci, guru katolik atau perpustakaan.
 Mencari gambar yang menjadi simbol atau
lambang dari tujuh sakramen dalam gereja
katolik
Mengasosiasi
 Merumuskan pengertian Gereja sebagai
sakramen keselamatan.
Mengomunikasikan
 Mempresentasikan secara lisan pemahaman
gereja sebagai sakramen keselamatan
 Menuliskan hasil refleksi tentang dirinya yang
dapat menjadi sarana keselamatan bagi orang
lain.
1.11. Menghayati makna dan konsekuensi
sakramen inisiasi dalam hidup menggereja
2.10 Bersedia melakukan panggilan dan
perutusan sebagai anggota Gereja sebagai
konsekuensi sakramen inisiasi dalam hidup
menggereja
3.9 Menggali informasi dari Kitab Suci dan 20. Sakramen Mengamati Tes tertulis tentang sakramen 3 JP  Pengalaman siswa dan guru.
ajaran Gereja tentang makna dan Baptis  Menyanyikan lagu yang bertemakan tentang baptis  Lagu tentang Baptis, ”Syukur
konsekuensi sakramen inisiasi dalam hidup baptis. KepadaMu Tuhan” dari MB no 427.
menggereja  Mengamati video/ gambar yang menunjukkan Kinerja:  Komkat KWI, Persekutuan Murid-
4.8. Mendoakan segenap Umat Paroki agar cara-cara pembaptisan dalam gereja murid Yesus: Pendidikan Agama
makin bertanggung jawab melaksanakan Menanya Merefleksikan kehidupan dirinya Katolik untuk SMP, Buku Guru 2,
konsekuensi dari sakramen inisiasi dalam  Menyampaikan pertanyaan sehubungan dengan sebagai orang yang telah dibaptis, Yogyakarta: Kanisius, 2007.
hidup hidup sehari-hari cara-cara pembabtisan dalam gereja. dan buah-buah yang telah diperoleh  Komkat KWI, Persekutuan Murid-
Mengeksplorasi melalui pembaptisan. murid Yesus: Pendidikan Agama
 Mencari informasi tentang Sakramen inisiasi Katolik untuk SMP, Buku Siswa 2B,
dalam Gereja Katolik. Yogyakarta: Kanisius, 2007.
 Mencari informasi tentang Asal mula sakramen  Komkat KWI, Pendidikan Agama
baptis berdasar Kitab Suci Katolik, untuk SMP kelas VIII,
 Mencari dasar biblis dari Sakramen Baptis Yogyakarta: Kanisius, 2012.
 Mencari informasi tentang susunan perayaan
sakramen baptis
Mengasosiasi
 Merumuskan pengertian sakramen inisiasi.
 Merumuskan makna sakramen Baptis
Mengomunikasikan
 Mempresentasikan secara lisan tentang
sakramen inisiasi
 Menuliskan hasil refleksi tentang dirinya sebagai
orang yang sudah dibaptis..
Alokasi
Waktu
Sumber
KOMPETENSI DASAR Materi Pokok Pembelajaran Penilaian
Belajar

21. Sakramen Mengamati Tes lisan/ tertulis tentang sakramen 3 JP  Pengalaman siswa dan guru.
Krisma  Membaca kisah/ cerita tentang seseorang Krisma  Komkat KWI, Persekutuan Murid-
yang dilantik menjadi orang yang dewasa. murid Yesus: Pendidikan Agama
 Mengamati video/ gambar yang menunjukkan Penugasan: Katolik untuk SMP, Buku Guru 2,
cara-cara penerimaan sakramen Krisma Yogyakarta: Kanisius, 2007.
dalam gereja Menyusun karangan penilaian  Komkat KWI, Persekutuan Murid-
Menanya tentang sejauhmana remaja murid Yesus: Pendidikan Agama
 Menyampaikan pertanyaan sehubungan dengan sekarang memperlihatkan Katolik untuk SMP, Buku Siswa 2B,
cara-cara penerimaan sakramen Krisma dalam kedewasaan imannya Yogyakarta: Kanisius, 2007.
gereja.  Komkat KWI, Pendidikan Agama
Mengeksplorasi Katolik, untuk SMP kelas VIII,
 Mencari informasi tentang Sakramen Krisma Yogyakarta: Kanisius, 2012.
dalam Gereja Katolik.
 Mencari informasi tentang syarat untuk
menerima sakramen Krisma
 Mencari dasar Biblis dari Sakramen Krisma
 Mencari informasi tentang buah dari sakramen
Krisma
Mengasosiasi
 Merumuskan syarat-syarat bagi seseorang yang
akan menerima sakramen Krisma.
 Merumuskan makna sakramen Krisma
Mengomunikasikan
 Mempresentasikan secara lisan tentang makna
sakramen Krisma
 Menuliskan hasil refleksi tentang makna
sakramen Krisma..
22. Sakramen Mengamati Tes tertulis tentang sakramen 3 JP  Pengalaman siswa dan guru.
Ekaristi  Mendengarkan kisah temannya yang pernah Ekaristi  Kisah ”Perjamuan Malam Terakhir”
melakukan tugas dalam perayaan ekaristi. (Luk. 21:14-23).
 Mengamati video/ gambar yang menunjukkan Penugasan:  Komkat KWI, Persekutuan Murid-
urutan/ cara mengikuti perayaan ekaristi murid Yesus: Pendidikan Agama
dalam gereja Menuliskan Susunan Tata Perayaan Katolik untuk SMP, Buku Guru 2,
 Membaca teks Kitab Suci tentang makna Ekaristi Yogyakarta: Kanisius, 2007.
sakramen Ekaristi  Komkat KWI, Persekutuan Murid-
Menanya murid Yesus: Pendidikan Agama
 Menyampaikan pertanyaan sehubungan dengan Katolik untuk SMP, Buku Siswa 2B,
pengalaman mengikuti perayaan ekaristi dalam Yogyakarta: Kanisius, 2007.
gereja.  Komkat KWI, Pendidikan Agama
Mengeksplorasi Katolik, untuk SMP kelas VIII,
 Mencari informasi tentang alasan/ motivasi Yogyakarta: Kanisius, 2012.
seseorang menjadi petugas dalam perayaan  Lagu ”Tuhan Semayam di Hatiku”
ekaristi.
 Mencari dasar biblis dari Sakramen Ekaristi.
 Mencari informasi tentang istilah-istilah yang
dipakai untuk menyebut perayaan ekaristi
beserta maknanya
Mengasosiasi
Alokasi
Waktu
Sumber
KOMPETENSI DASAR Materi Pokok Pembelajaran Penilaian
Belajar

 Merumuskan pesan Kitab Suci tentang makna


Ekaristi sebagai perjamuan.
 Merumuskan makna ekaristi sebagai puncak
hidup beriman berdasarkan dokumen gereja.
 membandingkan hal-hal yang terjadi dalam
Perjamuan Malam Terakhir dengan Perayaan
Ekaristi dalam Gereja sekarang
Mengomunikasikan
 Mempresentasikan secara lisan Makna
sakramen ekaristi
 Menuliskan hasil refleksi tentang pemahaman
dan pengalaman dalam mengikuti perayaan
sakramen Ekaristi.
1.12. Menghayati sakramen tobat sebagai
tanda dan sarana rekonsiliasi antara
manusia dengan Allah dan sesama
2.11 Bersedia terlibat melakukan dan
merayakan sakramen tobat sebagai
tanda dan sarana rekonsiliasi antara
manusia dengan Allah dan sesama
3.10 Memahami sakramen tobat sebagai 23. Sakramen Mengamati Tes lisan/ tertulis tentang sakramen 3 JP  Pengalaman siswa dan guru
tanda dan sarana rekonsiliasi antara Tobat  Menyanyikan lagu yang bertemakan tentang tobat  Teks cerita “Pertobatan Sang Bandar
dirinya dengan Allah dan sesama pertobatan. Narkoba”.
4.9. Secara rutin melakukan mawas diri dan  Menyimak cerita yang menggambarkan  Luk 15:11-32
mendoakan Doa Tobat tentang pertobatan seseorang atau  Komkat KWI, Persekutuan Murid-
sekelompok orang Penugasan: murid Yesus: Pendidikan Agama
 Membaca teks Kitab Suci yang berbicara Katolik untuk SMP, Buku Guru 2,
tentang pertobatan Menuliskan cara mengaku dosa dengan Yogyakarta: Kanisius, 2007.
Menanya benar.  Komkat KWI, Persekutuan Murid-
 Menyampaikan pertanyaan sehubungan dengan murid Yesus: Pendidikan Agama
dosa dan pertobatan. Katolik untuk SMP, Buku Siswa 2B,
Mengeksplorasi Yogyakarta: Kanisius, 2007.
 Mencari informasi tentang pengertian dosa.  Komkat KWI, Pendidikan Agama
 Mencari informasi tentang cara untuk melakukan Katolik, untuk SMP kelas VIII,
pengakuan dosa, dapat melalui berbagai sumber Yogyakarta: Kanisius, 2012.
misalnya teman, guru atau dai buku.
 Mencari dasar Biblis dari sakramen tobat.
Mengasosiasi
 Merumuskan pesan Kitab Suci tentang makna
dari pertobatan.
 Merumuskan pengertian tobat dan hambatan
untuk melakukan pertobatan.
 Merumuskan tahap-tahap dalam pertobatan.
Mengomunikasikan
 Mempresentasikan secara lisan makna
sakramen tobat
 Menuliskan hasil refleksi tentang pemahaman
dan pengalaman dalam melakukan pengakuan
Alokasi
Waktu
Sumber
KOMPETENSI DASAR Materi Pokok Pembelajaran Penilaian
Belajar

dosa.

1.13. Menghayati konsekuensi sakramen


pengurapan orang sakit sebagai wujud
pendampingan Gereja terhadap orang
yang menderita sakit
2.11. Melibatkan diri perayaan sakramen
pengurapan orang sakit sebagai wujud
pendampingan Gereja terhadap orang
yang menderita sakit
3.11. Memahami sakramen pengurapan orang 24. Sakramen Mengamati Kinerja: 3 JP  Pengalaman siswa dan guru.
sakit sebagai sarana gereja untuk Pengurapan  Mengamati gambar-gambar pelaksanaan  Gambar pengurapan orang sakit
mendampingi orang yang sakit. Orang Sakit sakramen pengurapan orang sakit. Melakukan wawancara dengan pasien  Teks Kitab Suci (Mrk 6:12-13, Mrk
4.11 Mengunjungi umat atau teman yang  Menyimak sharing pengalaman dari teman di rumah atau di rumah sakit untuk 16:18; Kis 9:34, 14:3; Yak 5:13-16).
sedang menderita sakit yang mengunjungi orang sakit mengetahui: penyakit yang diderita,  Komkat KWI, Persekutuan Murid-
Menanya penyebab sakit, perasaan, harapan, murid Yesus: Pendidikan Agama
 Menyampaikan pertanyaan sehubungan dengan kegelisahan, bentuk bantuan yang Katolik untuk SMP, Buku Guru 2,
pengalaman mengunjungi orang sakit. paling relevan diberikan Yogyakarta: Kanisius, 2007.
Mengeksplorasi  Komkat KWI, Persekutuan Murid-
 Mencari informasi tentang dasar biblis dari murid Yesus: Pendidikan Agama
sakramen pengurapan orang sakit. Katolik untuk SMP, Buku Siswa 2B,
 Mencari informasi tentang susunan pelaksanaan Yogyakarta: Kanisius, 2007.
sakramen pengurapan orang sakit.  Komkat KWI, Pendidikan Agama
Mengasosiasi Katolik, untuk SMP kelas VIII,
 Merumuskan pesan Kitab Suci tentang cara Yogyakarta: Kanisius, 2012.
mendampingi orang sakit.
 Merumuskan buah dari sakremen pengurapan
orang sakit.
Mengomunikasikan
 Mempresentasikan secara lisan makna dari
sakramen pengurapan orang sakit
 Menuliskan hasil refleksi tentang materi
pelajaran yang telah dipahami terlebih tentang
buah dari sakramen pengurapan orang sakit.