Anda di halaman 1dari 1

Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Tanjung Priok, Pengendalian Risiko Lingkungan ( TA.

2010)

Demam Chikungunya (Demam Chik) adalah suatu penyakit menular akut dengan gejala de-
mam, nyeri pada persendian terutama sendi lutut, pergelangan tangan dan kaki, tulang belakang
yang disertai ruam (kumpulan bintik-bintik kemerahan) pada kulit.

PENYEBAB DAN PENULARANYA


Demam Chick disebabkan oleh virus Chikungunya yang termasuk dalam kelompok Alphavirus,
family Togaviridae yang ditularkan oleh nyamuk Aedes alboviktus dan Aedes aegypti yang juga
merupakan nyamuk penular demam berdarah dengue (DBD).

SIAPA SAJA YANG DAPAT TERTULAR


Semua orang dapat tertular, mulai dari anak-anak sampai dewasa, laki-laki dan perempuan, kaya
maupun miskin.

DIMANA DAN BAGAIMANA PENULARANNYA


Pada umumnya di daerah padat penduduk, mobilitas penduduk yang tinggi, curah hujan yang
tinggi dan banyaknya tempat-tempat yang memungkinkan berkembangbiaknya nyamuk penular,
seperti : tempat penampungan air (TPA) (misalnya : bak mandi, bak WC, drum, tempayan, ember
dll.), yang bukan TPA (misalnya: ban dan barang bekas lainnya yang dapat menampung air hu-
jan, talang, vas bunga, kolam, serta habitat alamiahnya ( misalnya: potongan bambu, tepurung
kelapa, pelepah daun dll).
Demam Chick terjadi bila penderita yang sakit (dalam keadaan viremia) digigit oleh nyamuk pe-
nular, kemudian nyamuk penular tersebut mengigit orang lain. Penyakit ini biasanya berlangsung
selama beberapa hari, kemudian sembuh sendiri dengan masa ingkubasi 1-12 hari (umumnya 2-
4 hari).

Secara bersama-sama (gotong


Lakukan Pemberantasan Sarang Nya- royong) membersihkan lingkungan
muk (PSN) dengan melakukan “ 3M dari tempat-tempat perkembangbi-
Plus” ( menguras, menutup, dan me akan nyamuk penular.
ngubur, dll) pada TPA, non TPA dan
ha bitat alamiah secara teratur setiap
minggu atau menaburkan larvasida
serta memelihara ikan pemakan jentik.
Sedapat mungkin lindungi diri dari gigi-
tan nyamuk terutama pada siang hari,
misalnya dengan menggunakan obat
gosok anti nyamuk(repellant), pe-
makaian kelambu dan pemasangan
kawat kasa di rumah.

Seperti halnya DBD, obat yang


diberikan hanya bersifat simp-
tomatis, misalnya obat penu-
run panas atu nyeri sendi, mi-
num dan banyak istirahat yang
cukup. Demam Chick dapat
sembuh dengan sendirinya,
selama 1-2 minggu.

http://www.tradeindia.com/Seller-1896938-2352331-455/Drugs-Medications.html