Anda di halaman 1dari 30

BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Kurikulum SMP Pangudi Luhur Srumbung adalah seperangkat rencana dan pengaturan
mengenai tujuan, isi, bahan ajar dan metode yang digunakan sebagai pedoman
penyelenggaraan kegiatan proses belajar mengajar (PBM) untuk mencapai tujuan pendidikan.

SMP Pangudi Luhur Srumbung merupakan sekolah yang senantiasa berusaha memenuhi 8
( delapan ) Standar Nasional Pendidikan yang diperkaya dan dikembangkan dengan
menambah pengembangan budaya lokal.

Pengembangan dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan dan daya saing peserta didik di
forum nasional maupun internasional. Pengembangan Kurikulum SMP Pangudi Luhur
Srumbung terdiri dari standar nasional pendidikan yang diperkaya, diperkuat, diperluas, dan
diperdalam memenuhi standar isi, SKL, metode, proses dan penilaiannya.
Pada hakikatnya, SMP Pangudi Luhur Srumbung merupakan sekolah yang berusaha
memenuhi 8 Standar Nasional Pendidikan dalam proses penyelenggaraan pendidikan beserta
segala aspek pendukungnya dengan lebih menekankan pada aspek intensitas dan kualitas
layanan pendidikan yang ditata secara efektif, profesional, dan khas guna mencapai
keunggulan di forum nasional maupun internasional.
SMP Pangudi Luhur Srumbung, memiliki beberapa karakteristik sebagai berikut:
1) Menggunakan Information and Communication Technology (ICT) dalam pembelajaran;
2) Menyiapkan peserta didik untuk melanjutkan sekolahnya ke sekolah-sekolah unggulan.
3) Menggunakan kurikulum sekolah yang mengacu pada Standar Isi dan Kompetensi
Lulusan yang diperkaya bagi peserta didik;
4) Melakukan inovasi-inovasi di bidang pengelolaan sekolah dan proses pembelajaran
untuk menciptakan lulusan yang dapat bersaing secara global
5) Memiliki sumberdaya manusia yang profesional dan tangguh, baik guru maupun kepala
sekolah dan tenaga pendukungnya;
6) Mengakomodasi isu-isu nasional mengenai budaya sekolah, gender, lingkungan,
multikultur, dan hak azasi manusia.

Kurikulum 2013 SMP PL Srumbung


7) Memberikan pengalaman kepada peserta didik untuk dapat bermasyarakat melalui
berbagai macam kegiatan.

Landasan Penyusunan Kurikulum SMP Pangudi Luhur Srumbung :


1. UU Nomor 20 Tahun 2003 ,tentang Sistem Pendidikan Nasional.
2. PP Nomor 19 Tahun 2005, Nomor 32 Tahun 2013, Nomor 13 tahun 2015 : Standar
Nasional Pendidikan (SNP)
3. PP Nomor 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan
4. Permendiknas No. 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan
5. Permendiknas No. 24 Tahun 2007 tentang Standar Sarana dan Prasarana
6. Permendikbud No. 68 tahun 2013 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum
7. Permendikbud No. 58 tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Sekolah Menengah
Pertama/Madrasah Tsanawiyah
8. Permendikbud No. 62 tahun 2014 tentang Ekstrakurikuler
9. Permendikbud No. 63 tahun 2014 tentang Pendidikan Kepramukaan
10. Permendikbud No. 64 tahun 2014 tentang Peminatan Pada Pendidikan menengah
11. Permendikbud No. 53 tahun 2015 tentang Penilaian Hasil Belajar Oleh Satuan Pendidikan
12. Permendikbud No. 20 tahun 2016 tentang Standar Kompetensi Lulusan
13. Permendikbud No. 21 tahun 2016 tentang Standar Isi
14. Permendikbud No, 22 tahun 2016 tentang Standar Proses
15. Permendikbud No. 23 tahun 2016 tentang Standar Penilaian
16. Permendikbud No. 24 tahun 2016 tentang Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar
(KD)

B. Tujuan Penyusunan Kurikulum


1. Mempunyai dokumen Kurikulum SMP Pangudi Luhur Srumbung
2. Sebagai pedoman langkah-langkah untuk tercapainya tujuan pendidikan yang berorientasi
pada visi dan misi sekolah.
3. Sebagai pedoman penyelenggaraan proses belajar mengajar (PBM) di SMP Pangudi
Luhur Srumbung.
4. Menyelaraskan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni

Kurikulum 2013 SMP PL Srumbung


5. Memperhatikan karakteristik sosial budaya masyarakat setempat dan menjunjung
kelestarian keragaman budaya dan karakter bangsa.
6. Memungkinkan pengembangan spiritual, keragaman potensi, minat, kecerdasan
intelektual, emosional dan karakteristik peserta didik secara optimal sesuai dengan tingkat
perkembangannya
7. Meningkatkan toleransi dan kerukunan umat beragama dan memperhatikan norma agama
yang berlaku di lingkungan sekolah
8. Meningkatkan pembelajaran berkeadilan untuk mendorong tumbuh kembangnya
kesetaraan gender.

C. Prinsip Pengembangan Kurikulum SMP Pangudi Luhur Srumbung


1. Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik dan
lingkungan secara nasional maupun internasional.
Kurikulum SMP Pangudi Luhur Srumbung dikembangkan berdasarkan bahwa peserta
didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi
manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME, berakhlak mulia, sehat,
berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta
bertanggung jawab baik nasional maupun internasional.
Diimplementasikan pada mata pelajaran : Pendidikan Agama, Ilmu Pengetahuan Sosial,
Pendidikan Kewarganegaraan, Prakarya, Seni Budaya.
2. Beragam dan terpadu
Kurikulum SMP Pangudi Luhur Srumbung dikembangkan dengan memperhatikan
keragaman karakteristik peserta didik, kondisi daerah, dan menghargai terhadap
perbedaan agama, suku, budaya, adat istiadat, status sosial ekonomi, dan gender secara
global .
Diimplementasikan pada semua mata pelajaran.
3. Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni
Kurikulum SMP Pangudi Luhur Srumbung dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa
ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang berkembang secara dinamis. Oleh karena itu
semangat dan isi kurikulum memberikan pengalaman belajar peserta didik untuk
mengikuti dan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni baik
nasional maupun internasional .

Kurikulum 2013 SMP PL Srumbung


Diimplementasikan pada semua mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi serta
seni budaya
4. Relevan dengan kebutuhan hidup
Pengembangan Kurikulum SMP Pangudi Luhur Srumbung dilakukan dengan melibatkan
stake holders untuk menjamin relevansi pendidikan dengan kebutuhan hidup, kalangan
dunia usaha dan dunia kerja baik nasional maupun internasional.
Diimplementasikan pada semua mata pelajaran
5. Menyeluruh dan berkesinambungan
Substansi kurikulum SMP Pangudi Luhur Srumbung mencakup keseluruhan dimensi
kompetensi, bidang kajian keilmuan dan mata pelajaran yang direncanakan dan disajikan
secara berkesinambungan.
Diimplementasikan pada semua mata pelajaran
6. Belajar sepanjang hayat
Kurikulum SMP Pangudi Luhur Srumbung diarahkan kepada proses pengembangan,
pembudayaan, dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat.
Diimplementasikan pada semua mata pelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler
7. Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah
Kurikulum SMP Pangudi Luhur Srumbung dikembangkan dengan memperhatikan
kepentingan nasional, daerah, untuk membangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa
dan bernegara. Antara kedua kepentingan tersebut harus saling mengisi, memberdayakan
sejalan dengan falsafah negara kita Bhinneka Tunggal Ika dalam kerangka NKRI
Diimplementasikan pada semua mata pelajaran
8. Mampu bersaing di tingkat Nasional maupun Internasional
Kurikulum SMP Pangudi Luhur Srumbung dikembangkan agar peserta didik mampu
bersaing di dunia internasional secara global dalam berbagai bidang.
Diimplementasikan pada mata pelajaran : Bahasa Inggris, Ilmu pengetahuan dan
teknologi
9. Penguatan Pendidikan Karakter (PPK)
Kurikulum SMP Pangudi Luhur Srumbung, mengembangkan penguatan pendidikan
karakter (religius, mandiri, gotong royong, nasionalis, integritas), melalui perilaku ,
pergaulan di lingkungan sekolah dan dalam proses pembelajaran, yang
diimplementasikan dalam kehidupan di sekolah.

Kurikulum 2013 SMP PL Srumbung


Indikator nilai-nilai budaya dan karakter bangsa terbagi dalam 2 (dua) jenis
yaitu :
a. Indikator budaya dan karakter sekolah dan kelas :
 Indikator budaya sekolah dan kelas :
Mengembangkan 5 (lima) S : yaitu Senyum, Sapa, Salam, Sopan dan Santun,
kepada seluruh warga sekolah maupun semua orang.
 Indikator karakter sekolah dan kelas :
Mengembangkan sikap religius, mandiri, gotong royong, nasionalis, integritas.

b. Indikator budaya dan karakter mata pelajaran :


Pendidikan budaya dan karakter bangsa pada matapelajaran dikembangkan melalui
pemberian materi pelajaran yang tercermin dalam penyusunan silabus dan RPP pada
setiap mata pelajaran

Kurikulum 2013 SMP PL Srumbung


BAB II
VISI, MISI DAN TUJUAN PENDIDIKAN

VISI
TERWUJUDNYA NILAI – NILAI RELIGIUS, KEUNGGULAN PRESTASI DAN
KEUTUHAN PRIBADI

Indikator
1. Meningkatnya prestasi dalam bidang akademik dan nonakademik
2. Meningkatnya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi
3. Meningkatnya penguasaan keterampilan kecakapan hidup
4. Meningkatnya budaya hidup bersih, tertib, santun, dan percaya diri
MISI

1. Mewujudkan nilai – nilai religius sebagai dasar membangun relasi dengan sesama dan
Tuhan.
2. Meningkatkan kedisiplinan yang menunjang terbentuknya rasa percaya diri dan tanggung
jawab.
3. Mengembangkan diri untuk selalu mengikuti perubahan yang terjadi di masyarakat demi
terciptanya keutuhan pribadi.
4. Meningkatkan prestasi dalam bidang akademik dan nonakademik.

STRATEGI DAN RENCANA KERJA SEKOLAH


1. Menciptakan suasana religius di lingkungan sekolah dan Gereja.
 Pembiasaan berdoa sebelum dan sesudah pelajaran berlangsung, Doa Malaikat
Tuhan, dan Doa Ulang Tahun.
 Ziarah Rohani
 Mengadakan Misa awal dan akhir tahun pelajaran.
 Mengadakan berdoa bersama menjelang Ujian Nasional.
 Gladi Rohani (rekoleksi, outbond, pendalaman iman, Live In Panggilan).
 Terlibat dalam kegiatan kegiatan kegerejaan (Koor, Lektor dan Misdinar).
2. Melakukan gerakan penguasaan wawasan, ilmu pengetahuan, teknologi dan literasi.
 Penguasaan terhadap teknologi informasi dan komputer.
 Pengembangan diri melalui media internet.
 Melakukan kegiatan membaca media massa, baik media elektronik maupun cetak.
3. Memberikan pendampingan terhadap siswa secara efektif untuk meningkatkan kapasitasnya
baik bidang akademik maupun nonakademik.
 Menyusun perkiraan waktu yang dipergunakan dalam melaksanakan kegiatan sekolah.

Kurikulum 2013 SMP PL Srumbung


 Mempersiapkan siswa sebaik – baiknya dalam menghadapi lomba atau ujian (tes dan
nontes)
 Mempersiapkan proses pembelajaran seefisien dan seefektif mungkin.
 Mengatur sebaik – baiknya kegiatan akademik maupun nonakademik.
 Mengadakan kegiatan pendampingan bagi siswa siswi yang masih kurang (rekoleksi)

4. Mengembangkan kegiatan – kegiatan dan pendampingan yang bisa membentuk keutuhan


pribadi yang holistik.
 Mengadakan Kegiatan ekstrakurikuler yang memupuk rasa Percaya Diri dan Tanggung
Jawab. (Retorika, Koor, Band, Tari)
 Mengadakan kegiatan ekstrakurikuler yang memupuk rasa disiplin dan toleransi
(Pramuka, Koor, KIR)
 Membiasakan untuk melakukan sapa, salam dengan santun, serta budaya terima kasih
dan minta maaf.
 Mengadakan kunjungan ke keluarga – keluarga siswa yang kurang mampu.

B. Tujuan Pendidikan :
 Tujuan Pendidikan Nasional
adalah untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang
beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu,
cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung
jawab.
 Tujuan Pendidikan Dasar:
Sesuai amandemen UU Republik Indonesia No.20 tahun 2003 tentang Pendidikan
Nasional Bab V. jenjang pendidikan Pasal 13 Ayat 1 yang menyatakan bahwa:
Pendidikan dasar diselenggarakan untuk mengembangkan sikap dan kemampuan, serta
memberikan pengetahuan dan ketrampilan dasar yang diperlukan untuk hidup dalam
masyarakat serta mempersiapkan peserta didik yang memenuhi persyaratan untuk
mengikuti pendidikan menengah
 Tujuan Institusional
Adalah untuk meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia,
serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut.

Kurikulum 2013 SMP PL Srumbung


BAB III
STRUKTUR DAN MUATAN KTSP KURIKULUM 2013

A. Struktur Kurikulum
Struktur Kurikulum SMP Pangudi Luhur Srumbung berisi sejumlah mata pelajaran yang
harus disampaikan kepada peserta didik.
1. Struktur KTSP Kurikulum 2013 bagi kelas VII dapat dilihat dalam tabel berikut:

Kurikulum 2013 SMP PL Srumbung


Alokasi Waktu
No Komponen

Kelompok A
1 Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 3
2 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 3
3 Bahasa Indonesia 6
4 Matematika 5
5 Ilmu Pengetahuan Alam 5
6 Ilmu Pengetahuan Sosial 4
7 Bahasa Inggris 4
Kelompok B
1 Seni Budaya 3
2 Pendidikan Jasmani Olah raga dan Kesehatan 3
3 Prakarya 2
4 Bahasa Jawa 2
Jumlah 40

Keterangan:
1. Alokasi waktu satu jam Pelajaran 40 menit.
2. Waktu belajar 6 hari.
3. Minggu efektif dalam satu tahun pelajaran 36 minggu.
4. Penambahan mata pelajaran Bahasa Jawa 2 jam/minggu di kurikulum kelas VII wajib
diberikan karena mata pelajaran tersebut merupakan mata pelajaran muatan lokal
Provinsi Jawa Tengah.
5. Beban belajar peserta didik kelas VII adalah 40 jam/minggu, karena kurikulum yang
dipergunakan adalah KTSP Kurikulum 2013
6. Pengembangan diri melalui Ekstra kurikuler bagi kelas VII, dilaksanakan sesudah
kegiatan Pembelajaran, pada hari: Senin s/d Jumat, sepulang sekolah.
7. Ada pelajaran ciri khusus yaitu Kepangudiluhuran yang menggunakan 1 Jam
Pelajaran setiap minggunya
B. Muatan Kurikulum
Muatan Kurikulum 2013 SMP Pangudi Luhur Srumbung, meliputi : Mata pelajaran,
muatan lokal dan pengembangan diri.
1. Mata Pelajaran

Kurikulum 2013 SMP PL Srumbung


Berdasarkan standar isi, mata pelajaran merupakan materi bahan ajar sebagai landasan
keilmuan yang akan diajarkan kepada peserta didik melalui multi metode dan berbagai
macam pendekatan .
a. Mata Pelajaran Agama dan Budi Pekerti
Meliputi :
Pendidikan Agama Katolik.
Pendidikan agama dimaksudkan untuk membentuk peserta didik menjadi manusia
yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia serta
peningkatan potensi spiritual. Akhlak mulia mencakup etika, budi pekerti dan moral
sebagai perwujudan dan pendidikan agama.

Peningkatan potensi spiritual mencakup pengenalan, pemahaman dan penanaman


nilai-nilai keagamaan, serta pengamalan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan
indvidual ataupun kolektif kemasyarakatan. Peningkatan potensi spiritual tersebut
pada akhimya bertujuan pada optimalisasi berbagai potensi yang dimilki manusia
yang aktualisasinya mencerminkan harkat dan martabatnya sebagal makhluk Tuhan

Tujuan Mata Pelajaran Pendidikan Agama dan budi pekerti :


a) Meningkatkan keimanan dan ketakwaan peserta didik sesuai keyakinan
agamanya masing-masing;
b) Memberikan wawasan terhadap keberagaman agama di Indonesia;
c) Menumbuhkembangkan sikap toleransi antar umat beragama.
d) Membiasakan peserta didik untuk melaksanakan ibadah sesuai agamanya
masing-masing.

b. Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan


Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan merupakan mata pelajaran yang
memfokuskan pada pembentukan warga negara yang memahami dan mampu
melaksanakan hak-hak dan kewajibannya untuk menjadi warganegara Indonesia yang
cerdas, terampil, dan berkarakter yang diamanatkan oleh Pancasila dan UUD 1945.
Tujuan Mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn)

Kurikulum 2013 SMP PL Srumbung


a) Berpikir secara kritis, rasional, dan kreatif dalam menanggapi isu
kewarganegaraan
b) Berpartisipasi secara aktif dan bertanggung jawab, dan bertindak secara cerdas
dalam kegiatan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, serta anti-korupsi
c) Berkembang secara positif dan demokratis untuk membentuk diri berdasarkan
karakter-karakter masyarakat Indonesia agar dapat hidup bersama dengan
bangsa-bangsa lainnya
d) Berinteraksi dengan bangsa-bangsa lain dalam percaturan dunia secara langsung
atau tidak langsung dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.
c. Mata Pelajaran Bahasa Indonesia
Pembelajaran bahasa Indonesia diarahkan untuk meningkatkan kemampuan peserta
didik untuk berkomunikasi dalam bahasa Indonesia dengan baik dan benar, baik
secara lisan maupun tulis, serta menumbuhkan apresiasi terhadap hasil karya
kesusastraan manusia Indonesia.
Tujuan Mata pelajaran Bahasa Indonesia

a) Berkomunikasi secara efektif dan efisien sesuai dengan etika yang berlaku, baik
secara lisan maupun tulis
b) Menghargai dan bangga menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa
persatuan dan bahasa negara
c) Memahami bahasa Indonesia dan menggunakannya dengan tepat dan kreatif
untuk berbagai tujuan
d) Menggunakan bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan intelektual,
serta kematangan emosional dan sosial
e) Menikmati dan memanfaatkan karya sastra untuk memperluas wawasan,
memperhalus budi pekerti, serta meningkatkan pengetahuan dan kemampuan
berbahasa
f) Menghargai dan membanggakan sastra Indonesia sebagai khazanah budaya dan
intelektual manusia Indonesia.
d. Mata Pelajaran Matematika
Mata pelajaran Matematika perlu diberikan kepada semua peserta didik mulai dari
sekolah dasar untuk membekali peserta didik dengan kemampuan berpikir logis,

Kurikulum 2013 SMP PL Srumbung


analitis, sistematis, kritis, dan kreatif, serta kemampuan bekerjasama. Kompetensi
tersebut diperlukan agar peserta didik dapat memiliki kemampuan memperoleh,
mengelola, dan memanfaatkan informasi untuk bertahan hidup pada keadaan yang
selalu berubah, tidak pasti, dan kompetitif.
Tujuan Mata pelajaran Matematika

a) Memahami konsep matematika, menjelaskan keterkaitan antarkonsep dan


mengaplikasikan konsep atau algoritma, secara luwes, akurat, efisien, dan tepat,
dalam pemecahan masalah
b) Menggunakan penalaran pada pola dan sifat, melakukan manipulasi matematika
dalam membuat generalisasi, menyusun bukti, atau menjelaskan gagasan dan
pernyataan matematika
c) Memecahkan masalah yang meliputi kemampuan memahami masalah,
merancang model matematika, menyelesaikan model dan menafsirkan solusi
yang diperoleh
d) Mengomunikasikan gagasan dengan simbol, tabel, diagram, atau media lain
untuk memperjelas keadaan atau masalah
e) Memiliki sikap menghargai kegunaan matematika dalam kehidupan, yaitu
memiliki rasa ingin tahu, perhatian, dan minat dalam mempelajari matematika,
serta sikap ulet dan percaya diri dalam pemecahan masalah.
e. Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam
Pembelajaran IPA sebaiknya dilaksanakan secara inkuiri ilmiah (scientific inquiry)
untuk menumbuhkan kemampuan berpikir, bekerja dan bersikap ilmiah serta
mengkomunikasikannya sebagai aspek yang sangat penting bagi peserta didik yang
merupakan bagian dari pembekalan kecakapan hidup. Oleh karena itu pembelajaran
IPA menekankan pada pemberian pengalaman belajar secara langsung melalui
penggunaan dan pengembangan keterampilan proses dan sikap ilmiah.

Tujuan Mata pelajaran IPA


a) Meningkatkan keyakinan terhadap kebesaran Tuhan Yang Maha Esa berdasarkan
keberadaan, keindahan dan keteraturan alam ciptaanNya
b) Mengembangkan pemahaman tentang berbagai macam gejala alam, konsep dan
prinsip IPA yang bermanfaat dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari

Kurikulum 2013 SMP PL Srumbung


c) Mengembangkan rasa ingin tahu, sikap positif, dan kesadaran terhadap adanya
hubungan yang saling mempengaruhi antara IPA, lingkungan, teknologi, dan
masyarakat
d) Melakukan inkuiri ilmiah untuk menumbuhkan kemampuan berpikir, bersikap
dan bertindak ilmiah serta berkomunikasi
e) Meningkatkan kesadaran untuk berperanserta dalam memelihara, menjaga, dan
melestarikan lingkungan serta sumber daya alam
f) Meningkatkan kesadaran untuk menghargai alam dan segala keteraturannya
sebagai salah satu ciptaan Tuhan
g) Meningkatkan pengetahuan, konsep, dan keterampilan IPA sebagai dasar untuk
melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya.
f. Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial
Mata pelajaran IPS disusun secara sistematis, komprehensif, dan terpadu dalam
proses pembelajaran menuju kedewasaan dan keberhasilan dalam kehidupan di
masyarakat. Dengan pendekatan tersebut diharapkan peserta didik akan memperoleh
pemahaman yang lebih luas dan mendalam pada bidang ilmu yang berkaitan.
Tujuan Mata pelajaran IPS:
a) Mengenal konsep-konsep yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat dan
lingkungannya
b) Memiliki kemampuan dasar untuk berpikir logis dan kritis, rasa ingin tahu,
inkuiri, memecahkan masalah, dan keterampilan dalam kehidupan sosial
c) Memiliki komitmen dan kesadaran terhadap nilai-nilai sosial dan kemanusiaan
d) Memiliki kemampuan berkomunikasi, bekerjasama dan berkompetisi dalam
masyarakat yang majemuk, di tingkat lokal, nasional, dan global.
g. Mata Pelajaran Seni Budaya
Pendidikan Seni Budaya memiliki peranan dalam pembentukan pribadi peserta didik
yang harmonis dengan memperhatikan kebutuhan perkembangan anak dalam
mencapai multikecerdasan yang terdiri atas kecerdasan intrapersonal, interpersonal,
visual spasial, musikal, linguistik, logik matematik, naturalis serta kecerdasan
adversitas, kecerdasan kreativitas, kecerdasan spiritual dan moral, dan kecerdasan
emosional.
Meliputi :

Kurikulum 2013 SMP PL Srumbung


1. Seni Rupa
2. Seni Musik
Tujuan Mata pelajaran Seni Budaya
a) Memahami konsep dan pentingnya seni budaya
b) Menampilkan sikap apresiasi terhadap seni budaya
c) Menampilkan kreativitas melalui seni budaya
d) Menampilkan peran serta dalam seni budaya dalam tingkat lokal, regional,
maupun global.
h. Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
Pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan merupakan media untuk mendorong
pertumbuhan fisik, perkembangan psikis, keterampilan motorik, pengetahuan dan
penalaran, penghayatan nilai-nilai (sikap-mental-emosional-sportivitas-spiritual-
sosial), serta pembiasaan pola hidup sehat yang bermuara untuk merangsang
pertumbuhan dan perkembangan kualitas fisik dan psikis yang seimbang.
Tujuan Mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan
a) Mengembangkan keterampilan pengelolaan diri dalam
upaya pengembangan dan pemeliharaan kebugaran jasmani serta pola hidup sehat
melalui berbagai aktivitas jasmani dan olahraga yang terpilih
b) Meningkatkan pertumbuhan fisik dan pengembangan
psikis yang lebih baik.
c) Meningkatkan kemampuan dan keterampilan gerak
dasar
d) Meletakkan landasan karakter moral yang kuat melalui
internalisasi nilai-nilai yang terkandung di dalam pendidikan jasmani, olahraga
dan kesehatan
e) Mengembangkan sikap sportif, jujur, disiplin,
bertanggungjawab, kerjasama, percaya diri dan demokratis
f) Mengembangkan keterampilan untuk menjaga
keselamatan diri sendiri, orang lain dan lingkungan
g) Memahami konsep aktivitas jasmani dan olahraga di
lingkungan yang bersih sebagai informasi untuk mencapai pertumbuhan fisik yang
sempurna, pola hidup sehat dan kebugaran, terampil, serta memiliki sikap yang

Kurikulum 2013 SMP PL Srumbung


positif

2. Muatan Lokal
Muatan lokal (mulok) merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan
kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah, termasuk
keunggulan daerah, yang materinya tidak sesuai untuk menjadi bagian dari mata
pelajaran lain atau terlalu banyak sehingga harus menjadi mata pelajaran tersendiri.
Untuk mulok hanya ada satu mata pelajaran yang diberikan yakni Bahasa Jawa yang
menjadi ciri khas daerah ( Provinsi Jawa Tengah ), dialokasikan waktu 2 jam
pelajaran setiap minggu.

 Mulok Bahasa Jawa


Tujuan Pembelajaran Bahasa Jawa:
a) Mengembangkan kompetensi dan ketrampilan berbahasa jawa secara lisan dan
tertulis.
b) Mengembangkan sikap apresiasi dan kecintaan untuk melestarikan bahasa jawa.

3. Pengembangan Diri
Pengembangan diri adalah kegiatan yang bertujuan memberikan kesempatan kepada
peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan
kebutuhan, bakat, minat, setiap peserta didik sesuai dengan kondisi sekolah. Kegiatan
pengembangan diri di bawah bimbingan konselor, guru, atau tenaga kependidikan yang
dapat dilakukan dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler.
Kegiatan pengembangan diri dapat dilakukan antara lain melalui kegiatan pelayanan
konseling yang berkenaan dengan masalah diri pribadi dan kehidupan sosial, belajar, dan
pengembangan karier peserta didik serta kegiatan ekstrakurikuler, seperti kepramukaan,
kepemimpinan, kelompok seni-budaya, dan kelompok tim olahraga
Pengembangan Diri di SMP Pangudi Luhur meliputi :
a. Kegiatan Pelayanan Konseling
Melayani:
a) Masalah kesulitan belajar siswa
b) Pengembangan karir siswa
c) Pemilihan jenjang pendidikan yang lebih tinggi

Kurikulum 2013 SMP PL Srumbung


d) Masalah dalam kehidupan sosial siswa
b. Kepramukaan
a) Sebagai wahana siswa berlatih berorganisasi
b) Melatih siswa untuk trampil dan mandiri
c) Melatih siswa untuk mempertahankan hidup
d) Memiliki jiwa sosisal dan peduli kepada orang lain
e) Memiliki sikap kerjsama dengan kelompok
f) Dapat menyelesaikan permasalahan dengan tepat
c. Seni Musik
a) Mengembangkan kemampuan siswa dalam bermusik.

d. Pembinaan Iman
a) Memperdalam iman dan pemahaman siswa dalam hidup kristiani
b) Terlibat aktif dalam kegiatan gereja
e. Budidaya Tanaman
a) Mengembangkan ketrampilan siswa dalam hal berbudidaya
b) Melatih siswa dalam mengolah tanaman sehingga bisa berkembang dengan baik
f. Seni Tari
a) Mengembangkan kemampuan siswa dalam mengembangkan budaya daerah
g. Retorika
a) Mengembangkan rasa percaya diri siswa dalam hal berbicara di depan umum
h. Olahraga
a) Mengembangkan kemampuan siswa dalam berolahraga tertentu.
i. Koor
a) Mengembangkan kemampuan siswa dalam bernyanyi terutama bernyanyi
paduan.

j. Karya Ilmiah Remaja


a) Melatih siswa untuk berpikir kritis serta mampu mengkomunikasikan hasil yang
diperoleh dalam penelitian di depan umum.
k. Jurnalistik

Kurikulum 2013 SMP PL Srumbung


a) Melatih siswa dalam mengungkapkan pikiran, pengetahuan dalam bentuk tulisan
(literasi), serta mengembangkan kemampuan berkreasi
Mekanisme Pelaksanaan
i. Kegiatan Pengembangan diri diberikan di luar jam pembelajaran, didampingi oleh
guru-guru yang memiliki kualifikasi berdasarkan SK Kepala Sekolah
ii. Bidang pengembangan diri dibedakan menjadi dua, yaitu wajib dan pilihan. Untuk
yang wajib harus diikuti oleh seluruh siswa sasaran pengembangan, sedangkan yang
pilihan dilakukan melalui penawaran kepada siswa dan harus diikuti oleh siswa yang
memilih.
iii. Jadwal kegiatan

Keterangan
No Nama Kegiatan Hari Waktu
1 Budidaya Tanaman Senin 13.15 – 14.45 Pilihan
2 Koor Senin 13.15 – 14.45 Pilihan
3 Retorika Selasa 13.15 – 14.45 Wajib semua kelas
5 Karya Ilmiah Remaja Rabu 13.15 – 14.45 Wajib kelas VIII
Jurnalistik Rabu 13.15 – 14.45 Wajib kelas VII
6 Bola Voli Kamis 13.15 – 14.45 Pilihan
7 Tenis Meja Kamis 13.15 – 14.45 Pilihan
8 Band Kamis 13.15 – 14.45 Pilihan
9 Tari Kamis 13.15 – 14.45 Pilihan
10 Pembinaan Iman Jumat 11.15 – 12.00 Wajib siswa Katolik
11 Pramuka Jumat 13.15 – 14.45 Wajib kelas VII, VIII

c. Alokasi waktu
Untuk kelas 7 dan 8 diberikan 2 jam pelajaran (ekuivalen 2 x 45 menit). Untuk kelas
9 diberikan kegiatan bimbingan belajar dalam rangka persiapan UN
d. Penilaian
Kegiatan pengembangan diri dilaporkan secara berkala kepada sekolah dan orang tua
dalam bentuk kualitatif

Kategori Keterangan

Kurikulum 2013 SMP PL Srumbung


A Sangat baik
B Baik
C Cukup
D Kurang

Kegiatan Pembiasaan
(1) Rutin : Upacara Bendera, Doa Malaikat Tuhan, Doa Rosario budaya
tertib dan teratur, pemeliharaan kebersihan dan kesehatan diri.
(2) Spontan : memberi 4 S ( Salam,Sapa,Senyum,Salim ), membuang sampah
pada tempatnya, antri, mengatasi silang pedapat / pertengkaran).

(3) Keteladanan : tidak merokok, berpakaian rapih, berbahasa yang baik,


menghargai hak orang lain, rajin membaca, memuji kebaikan,
dan atau keberhasilan orang lain, datang tepat waktu

4. Pengaturan Beban Belajar


Beban belajar menggunakan sistem paket sebagai berikut:

a) Beban belajar yang digunakan adalah sistem paket dengan kategori mandiri.

a) Jam pembelajaran untuk setiap mata pelajaran dialokasikan sebagaimana tertera dalam
struktur kurikulum. Pengaturan alokasi waktu untuk setiap mata pelajaran yang
terdapat pada semester ganjil dan genap dalam satu tahun pelajaran dilakukan secara
fleksibel dengan jumlah beban belajar yang tetap. Pemanfaatan jam pembelajaran
tambahan mempertimbangkan kebutuhan peserta didik dalam mencapai kompetensi, di
samping dimanfaatkan untuk mata pelajaran lain yang dianggap penting dan tidak
terdapat di dalam struktur kurikulum yang tercantum di dalam Standar Isi.

b) Beban belajar dalam bentuk satuan waktu untuk mengikuti program pembelajaran
malalui tatap muka, penugasan terstruktur, dan kegiatan mandiri tidak terstruktur.
Penugasan terstruktur dengan cara penugasan pekerjaan rumah, maksimal 3 kali
penugasan terstruktur dalam satu semester, itupun jika dipandang perlu apabila dalam
pembelajaran kompetensinya sulit dicapai oleh peserta didik. Sedang untuk penugasan
mandiri tidak terstruktur maksimal 2 penugasan dapat berupa penugasan proyek,
portofolio dsb.

Kurikulum 2013 SMP PL Srumbung


c) Alokasi waktu untuk penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur 50%
dari waktu kegiatan tatap muka mata pelajaran yang bersangkutan. Pemanfaatan
alokasi waktu tersebut mempertimbangkan potensi dan kebutuhan peserta didik dalam
mencapai kompetensi.

d) Alokasi waktu untuk praktik, dua jam kegiatan praktik di sekolah setara dengan satu
jam tatap muka. Empat jam praktik di luar sekolah setara dengan satu jam tatap muka.

Perhitungan beban belajar


Satu jam
Jumlah jam Minggu efektif Jumlah jam
pelajaran tatap
pelajaran Per tahun pembelajaran
Kelas muka
perminggu pelajaran per tahun
per menit

VII 40 40 36 1440

Semua itu dimaksudkan untuk mencapai standar kompetensi lulusan dengan


memperhatikan tingkat perkembangan peserta didik.

5. Ketuntasan Belajar

Ketuntasan belajar setiap indikator yang telah ditetapkan dalam suatu kompetensi
dasar berkisar antara 0-100%. Kriteria ketuntasan untuk masing-masing kompetensi dasar
75% dengan mempertimbangkan tingkat kemampuan rata-rata peserta didik serta
kemampuan sumber daya pendukung dalam penyelenggaraan pembelajaran. Peningkatkan
kriteria ketuntasan belajar secara terus menerus untuk mencapai kriteria ketuntasan
maksimal dengan rentang sebesar 2,0 % per tahun. Setiap mata pelajaran menetapkan
kriteria yang berbeda-beda akan tetapi harus diatas atau sama dengan kriteria minimal.

Untuk mencapai ketuntusan yang sesuai dengan ketuntasan minimal dan pencapaian
ketuntasan yang maksimal, maka diadakan program remedial dan pengayaan. Hal ini
dilakukan dalam bentuk pembelajaran, pengujian, dan penugasan yang kesemuanya itu
mengacu kepada kompetensi yang akan dicapai.
Di SMP Pangudi Luhur Srumbung , dalam menentukan kriteria ketuntasan minimal
(KKM) mempertimbangkan kompleksitas kompetensi dasar, tingkat kemampuan rata-rata
peserta didik, serta kemampuan sumber daya pendukung dalam penyelenggaraan

Kurikulum 2013 SMP PL Srumbung


pembelajaran. SMP Pangudi Luhur Srumbung secara bertahap dan berkelanjutan selalu
mengusahakan peningkatan kriteria ketuntasan minimal (KKM) untuk mencapai kriteria
ketuntasan ideal.

REKAPITULASI KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL ( KKM )


SMP KANISIUS MUNTILAN, TAHUN PELAJARAN 2018/ 2019

KKM
KOMPONEN
Kelas VII
A. MATA PELAJARAN
1. Pendidikan Agama Katolik 70
2. Pendidikan Kewaganegaraan 70
3. Bahasa Indonesia 70
4. Bahasa Inggris 70
5. Matematika 70
6. Ilmu Pengetahuan Alam 70
7. Ilmu Pengetahuan Sosial 70
8. Seni Budaya 70
9. Pendidikan Jasmani Olah Raga dan 70
Kesehatan
10. Prakarya 70
B. MUATAN LOKAL
11. Bahasa Jawa 70

RATA – RATA K K M 70

C. PENGEMBANGAN DIRI
1. Bimbingan Konseling Baik
2. Pramuka Baik
3. Koor Baik
4. Budidaya Tanaman Baik
5. Retorika Baik
6. Karya Ilmiah Remaja Baik
7. Jurnalistik Baik
8. Volley Baik
9. Tenis Meja Baik
10. Band Baik
11. Tari Baik

 Kegiatan Remedial

Kurikulum 2013 SMP PL Srumbung


Kegiatan remedial diberikan kepada siswa yang belum memenuhi Kriteria Ketuntasan
Minimal. Oleh karena itu kepada siswa yang bersangkutan wajib diberikan remedi
maksimal sampai dengan 2 kali penilaian.
Pelaksanaan remedi dapat dilakukan melalui beberapa cara berikut :
a) Dari hasil Ulangan Harian, siswa yang belum tuntas dianalisa indikator yang mana atau
soal nomor berapa yang belum tuntas dari suatu KD, kepadanya diberikan
pembelajaran sesuai dengan materi yang belum tuntas, kemudian dinilai/dites kembali
hingga mencapai ketuntasan. Jika dari hasil tes masih belum memenuhi KKM,
kegiatan remedi bisa dilakukan lagi sampai maksimal 2 (dua) kali. Sebelum
dilaksanakan remidial pada siswa yang nilainya kurangdari KKM, maka guru
membahas ulangan harian yang telah dilaksanakan dalam bentuk remidial teaching
untuk pemantapan pemahaman materi tersebut dan sebagai persiapan remidial.
b) Kepada siswa yang belum mencapai ketuntasan ditugaskan untuk belajar kembali KD
yang belum tuntas nilai UH-nya, kemudian pada waktu yang telah ditentukan
dites/dinilai kembali hingga mencapai ketuntasan minimal. Jika dengan cara ke 2 (dua)
ini hasil tesnya belum mencapai KKM kegiatan remedi melalui cara ini bisa dilakukan
lagi sampai maksimal 3 (tiga) kali.
c) Jika telah diremedi dengan cara 1 (satu) atau cara 2 (dua) hingga 3 (tiga) kali juga
belum mencapai KKM, penuntasannya bisa dilakukan dengan cara siswa yang
bersangkutan diberi tugas tertentu sesuai dengan KD yang belum tuntas, kemudian
dinilai sehingga mencapai ketuntasan
d) Nilai maksimal yang diberikan guru kepada siswa yang mengikuti remedi sesuai
dengan batas KKM.

6. Kriteria Kenaikan Kelas dan Kelulusan.


a. Kriteria Kenaikan Kelas
1) Telah menyelesaikan pembelajaran satu tahun dalam tingkatnya dan memiliki
laporan hasil belajar
2) Nilai pengamatan sikap selama 1 tahun minimal BAIK
3) Tidak boleh ada nilai 60, atau kurang dari 60 pada setiap mata pelajaran

Kurikulum 2013 SMP PL Srumbung


4) Boleh ada nilai kurang dari KKM maksimal 3 mapel pada rata-rata nilai semester
gasal dan semester genap
5) Kehadiran peserta didik minimal 90%

6) Nilai hasil belajar siswa semester 1 dan 2 ditentukan dengan rumus:

Keterangan:
N = Nilai hasil belajar semester
A = rata-rata nilai Ulangan Harian + Tugas
B = nilai Ulangan Tengah Semester
C = nilai Ulangan Akhir Semester atau Ulangan Kenaikan Kelas
7) Laporan hasil belajar kepada orang tua peserta didik dilaksanakan setelah Ulangan
Tengah Semester, Ulangan Akhir Semester dan Ulangan Kenaikan Kelas

b. Kriteria Kelulusan
1) Penentuan kelulusan dilakukan melalui rapat dewan pendidikan.
2) Menyelesaikan seluruh program pembelajaran.
3) Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran
kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kelompok mata pelajaran
kewarganegaraan dan kepribadian, kelompok mata pelajaran estetika dan kelompok
mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan.
4) Lulus Ujian Sekolah:
5) Memiliki nilai rata-rata minimal 65 untuk semua mata pelajaran Ujian Sekolah.
6) Mencapai nilai minimal batas lulus untuk setiap mata pelajaran sesuai dengan
ketentuan sekolah.
7) Mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer

1. Pendidikan Kecakapan Hidup


Pendidikan kecakapan hidup adalah pendidikan untuk mengembangkan kemampuan
yang dimiliki seseorang untuk berani menghadapi problema hidup dan kehidupan

Kurikulum 2013 SMP PL Srumbung


dengan wajar tanpa merasa tertekan, dan secara proaktif dan kreatif mencari serta
menemukan solusi sehingga mampu mengatasi.
Pendidikan kecakapan hidup umumnya diintegrasikan ke dalam beragam mata
pelajaran yang ada.
Kecakapan hidup yang dikembangkan melalui pembelajaran meliputi:
a. Kecakapan personal meliputi beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa berhalak mulia,
berpikir rasional, memahami diri sendiri, percaya diri, bertanggung jawab,
menghargai dan menilai diri, yang dilakukan melaui kegiatan pembelajaran
khususnya pada Kelompok Mata Pelajaran Akhlak Mulia, Kewarganegaraan dan
Kepribadian, Pendalaman Iman, Pramuka, Rekoleksi, Live In Panggilan, koor.
b. Kecakapan sosial meliputi kecakapan bekerja sama, berinteraksi dalam budaya lokal
dan global, berinteraksi dalam masyarakat, membudayakan sikap sportif, disiplin, dan
hidup sehat melalui kegiatan pembelajaran pada semua Kelompok Mata Pelajaran,
kegiatan UKS, Kegiatan Ekstrakurikuler yaitu : Retorika, Pramuka, Olahraga, Band,
Seni Tari.
c. Kecakapan akademik meliputi: penguasaan pengetahuan, menggunakan metoda dan
penelitian ilmiah, membudayakan berpikir dan berprilaku ilmiah, menggunakan
teknologi, pengetahuan, nilai-nilai untuk mengambil keputusan melalui kegiatan
pembelajaran khususnya pada Kelompok Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan dan
Teknologi, kegiatan ekstrakurikuler yaitu : Karya Ilmiah Remaja, dan Jurnalistik.
d. Kecakapan Vokasional meliputi ketrampilan bekerja, ketrampilan kewirausahaan,
ketrampilan penguasaan TIK, ketrampilan merangkai alat melalui kegiatan
pembelajaran khususnya pada Kelompok Mata Pelajaran Estétika, kegiatan koperasi
sekolah, ekstra seni dan olah raga, Muatan Lokal Tata Boga, dan Kegiatan
ekstrakurikuler Budidaya Tanaman.

2. Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global


1) Keunggulan lokal
Keunggulan lokal misalnya tertumpu pada bidang keagamaan dan seni, dengan
penambahan keunggulan khususnya keagamaan yaitu peserta didik mampu
memiliki tolerensi yang tinggi melalui pelajaran religiositas yang tidak sebatas pada

Kurikulum 2013 SMP PL Srumbung


pengertian terhadap satu nilai keagamaan namun lebih pada pemahaman mengenai
nilai nilai keutamaan hidup yang bersifat universal.

2) Keunggulan Global:
Melalui Mata Pelajaran TIK; dengan menguasai keterampilan dalam
mengoperasikan komputer mengakibatkan wawasan siswa akan bertambah, yaitu
dengan cara mengakes informasi dari luar melalui internet.
Melalui Mata Pelajaran bahasa Inggris, dengan menguasai bahasa asing yang
menjadi bahasa utama dalam pergaulan global siswa dapat menambah wawasannya
karena banyak informasi disajikan dalam bahasa tersebut dan dalam pariwisata
dapat menjelaskan budaya Jawa kepada turis dll.
Melalui Mata Pelajaran Matematika dan IPA; dengan menguasai mata
pelajaran tersebut, siswa dapat bersaing di tingkat Internasional.

9.Penguatan Pendidikan Karakter (PPK)


Kurikulum SMP Pangudi Luhur Srumbung, mengembangkan penguatan pendidikan
karakter, melalui perilaku , pergaulan di lingkungan sekolah dan dalam proses
pembelajaran, yang diimplementasikan dalam kehidupan di sekolah. Nilai- nilai karakter
sesuai yang dicanangkan oleh pemerintah yaitu; religius, mandiri, gotong royong,
nasionalis dan integritas.
Indikator nilai-nilai budaya dan karakter bangsa terbagi dalam 2 (dua) jenis
yaitu :
a. Indikator budaya dan karakter sekolah dan kelas :
 Indikator budaya sekolah dan kelas :
Mengembangkan 5 (lima) S : yaitu Senyum, Sapa, Salam, Sopan dan Santun,
kepada seluruh warga sekolah maupun semua orang.
 Indikator karakter sekolah dan kelas :
Mengembangkan sikap kasih, bertanggung jawab, jujur, disiplin, dan percaya diri.
b. Indikator budaya dan karakter mata pelajaran :
Penguatan pendidikan karakter (religius, mandiri, gotong royong, nasionalis, integritas)
pada mata pelajaran dikembangkan melalui pemberian materi pelajaran yang tercermin
dalam penyusunan silabus dan RPP pada setiap mata pelajaran.

Kurikulum 2013 SMP PL Srumbung


10. Pendidikan Kewirausahaan
a. Pengertian Pendidikan Kewirausahaan:
Sampai saat ini konsep kewirausahaan masih terus berkembang. Kewirausahan adalah suatu
sikap, jiwa dan kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru yang sangat bernilai dan
berguna bagi dirinya dan orang lain. Kewirausahaan merupakan sikap mental dan jiwa yang
selalu aktif atau kreatif berdaya, bercipta, berkarya dan bersahaja
dan berusaha dalam rangka meningkatkan pendapatan dalam kegiatan usahanya.
Seseorang yang memiliki karakter selalu tidak puas dengan apa yang telah dicapainya.
Wirausaha adalah orang yang terampil memanfaatkan peluang dalam mengembangkan
usahanya dengan tujuan untuk meningkatkan kehidupannya.

b. Nilai – Nilai dan Deskripsi Pendidikan Kewirausahaan


1. Mandiri
Sikap dan prilaku tidak mudah tergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas –
tugas.

2. Kreatif
Berpikir dan melakukan sesuatu untuk menghasilkan cara atau hasil berbeda dari produk /
jasa yang telah ada.
3.Berani Mengambil Resiko
Kemampuan seseorang untuk menyukai pekerjaan yang menantang, berani dan mampu
mengambil risiko pekerjaan.
4. Berorientasi pada tindakan
Mengambil inisiatif untuk bertindak, dan bukan menunggu sebelum sebuah kejadian yang
tidak dikehendaki terjadi.
5. kepemimpinan
Sikap dan perilaku seseorang yang selalu terbuka terhadap saran dan kritik, mudah bergaul,
bekerja sama dan mengarahkan orang lain.
6. Kerja Keras
Perilaku yang menunjukkan upaya sungguh – sungguh dalam menyelesaikan tugas dan
mengatasi berbagai hambatan.
7. Jujur

Kurikulum 2013 SMP PL Srumbung


Perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang yang selalu dapat
dipercaya dalam perkataan, tindakan dan pekerjaan.
8. Disiplin
Tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan
peraturan.
9. Inovatif
Kemampuan untuk menerapkan kreatifitas dalam rangkan memecahkan persoalan –
persoalan dan peluang untuk meningkatkan dan memperkaya kehidupan.
10. Tanggung Jawab
Sikap dan perilaku seseorang yang mau dan mampu melaksanakan tugas dan kewajibannya.
11. Kerjasama
Perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya mampu menjalin hubungan dengan
orang lain dalam melaksanakan tindakan dan pekerjaan.
12. Pantang menyerah ( ulet )
Sikap dan perilaku seseorang yang tidak mudah menyerah untuk mencapai suatu tujuan
dengan berbagai alternative.
13. Komitmen
Kesepakatan mengenai sesuatu yang dibuat oleh seseorang, baik terhadap dirinya sendiri
maupun orang lain.

14. realistis
Kemampuan menggunakan fakta /realita sebagai landasan berpikir yang saionil dalam setiap
pengambilan keputusan maupun tindakan/ perbuatannya.
15. Rasa ingin tahu
Sikap dan tindakan yang seallu berupaya untuk mengetahui secara mendalam dan luas dari
apa yang dipelajari, dilihat dan didengar.
16. Komunikatif
Tindakan yang memperlihatkan rasa senang berbicara, bergaul, bekerjasama dengan orang
lain.
17. Motivasi kuat untuk sukses
Sikap dan tindakan selalu mencari solusi terbaik.

Kurikulum 2013 SMP PL Srumbung


c. Implementasi nilai – nilai kewirausahaan:
Ada 6 nilai pokok yaitu :
1. Mandiri
2. Kreatif
3. Berani mengambil resiko
4. Berorientasi pada tindakan
5. Kepemimpinan
6. Kerja Keras
Nilai – nilai kewirausahaan diintegrasikan pada seluruh mata pelajaran dan pengembangan
diri yang ada di SMP Pangudi Luhur Srumbung

BAB IV
KALENDER PENDIDIKAN

Satuan pendidikan dasar dan menengah menyusun kalender pendidikan sesuai dengan
kebutuhan daerah, karakteristik sekolah, kebutuhan peserta didik dan masyarakat, dengan
memperhatikan kalender pendidikan sebagaimana yang dimuat dalam Standar Isi.
Kalender pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik
selama satu tahun ajaran yang mencakup permulaan tahun pelajaran, minggu efektif belajar,
waktu pembelajaran efektif, dan hari libur.

Kurikulum 2013 SMP PL Srumbung


Permulaan tahun pelajaran adalah waktu dimulainya kegiatan pembelajaran pada awal tahun
pelajaran pada SMP Pangudi Luhur Srumbung. Minggu efektif belajar adalah jumlah minggu
kegiatan pembelajaran untuk setiap tahun pelajaran pada SMP Pangudi Luhur Srumbung.
Waktu pembelajaran efektif adalah jumlah jam pembelajaran setiap minggu, meliputi jumlah
jam pembelajaran untuk setiap mata pelajaran termasuk muatan lokal, ditambah jumlah jam
untuk kegiatan pengembangan diri.
Waktu libur adalah waktu yang ditetapkan untuk tidak diadakan kegiatan pembelajaran pada
SMP Pangudi Luhur Srumbung. Waktu libur dapat berbentuk jeda tengah semester, jeda antar
semester, libur akhir tahun pelajaran, hari libur keagamaan, hari libur umum termasuk hari-hari
besar nasional, dan hari libur khusus.

BAB V
PENUTUP

KTSP Kurikulum 2013 SMP Pangudi Luhur Srumbung terdiri dari beberapa bagian yaitu :
Pendahuluan, Model Pendidikan, Tujuan Pendidikan, Visi Misi dan Struktur dan Muatan Kurikulum
serta Kalender Pendidikan.
KTSP Kurikulum 2013 SMP Pangudi Luhur Srumbung disusun melalui beberapa tahapan dengan
metode diskusi, rapat kerja, work shop, kerja kelompok untuk memberikan masukan, saran,
pendapat, kritik dalam memperkaya , memperdalam, dan memperkuat tersusunnya hasil yang
maksimal.

Kurikulum 2013 SMP PL Srumbung


Sumber yang digunakan dalam penyusunan KTSP Kurikulum 2013 SMP Pangudi Luhur Srumbung
terdiri dari hasil perpaduan dari Kurikulum Direktorat PSMP, Kurikulum Puskur Depdikbud, dan
sumber lain yang relevan.
Sumber daya yang terlibat dalam penyusunan kurikulum ini adalah Team Kurikulum SMP Pangudi
Luhur Srumbung Guru dan Karyawan, komite Sekolah serta Stakeholder yang lain.
Dengan tersusunnya KTSP Kurikulum 2013 SMP Pangudi Luhur Srumbung untuk digunakan
sebagai panduan dalam melaksanakan jalannya seluruh kegiatan Intrakurikuler, Pembiasaan dan
Ekstra Kurikuler serta kegiatan lainnya di SMP Pangudi Luhur Srumbung .

Kurikulum 2013 SMP PL Srumbung


Kurikulum 2013 SMP PL Srumbung