Anda di halaman 1dari 6

MAKALAH

UNTUK MEMENUHI TUGAS MATA KULIAH


BK DI PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

DOSEN PENGAMPU :

Dr. Helmuth Y. Bunu ,M.Pd.

DISUSUN OLEH :

Agnes Retania Marpaung


AFB 116 032

PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING


JURUSAN ILMU PENDIDIKAN
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
2019
A. PENDAHULUAN

1. Latar Belakang
Banyak sekali fenomena-fenomena yang berkaitan dengan perilaku, tingkah
laku, kebiasaan, pola fikir, kecerdasan, dan bahkan kejadian alam yang sering sekali
muncul seketika tanpa adanya sebuah penjelasan nyata dimana untuk beberapa kasus
hal tersebut dapat menimbulkan suatu permasalahan ataupun sebaliknya. Oleh sebab
itu, dipandang penting untuk melakukan sebuah penelitian guna menemukan jawaban
yang sebenarnya atas hal-hal yang terjadi tersebut. John W. Creswell (2012: 2)
menyatakan bahwa penelitian adalah suatu proses dimana kita melakukan susunan
langkah-langkah logis. Proses itulah yang digunakan untuk mendapatkan data yang
valid dan reliable yang nantinya menghasilkan kesimpulan yang benar dan tepat. Data
yang dimaksud memiliki dua jenis yaitu data kuantitas yang direpresentasikan dalam
bentuk numerik dan data kualitas.

Penelitian kualitatif merupakan suatu pendekatan dalam melakukan penelitian


yang berorientasi pada fenomena atau gejala yang bersifat alami. Mengingat
orientasinya demikian, maka sifatnya mendasar dan naturalistis atau bersifat kealamian,
serta tidak bisa dilakukan di laboratorium, melainkan di lapangan. Oleh sebab itu,
penelitian semacam ini sering disebut dengan naturalistic inquiry.

Dalam bidang pendidikan penelitian kualitatif pada umumnya dilakukan dalam


konteks penelitian evaluasi, penelitian pedagogik dan penelitian tindakan. Sebagaimana
dijelaskan pada bab pertama, penelitian evaluasi adalah penelitian yang bertujuan
menilai keberadaan suatu organisasi atau penyelenggaraan pendidikan. Penelitian
pedagogik adalah penelitian yang bertujuan untuk merumuskan bentuk dan cara-cara
melaksanakan proses belajar-mengajar yang dipandang efektif. Adapun penelitian
tindakan adalah penelitian yang bertujuan untuk menemukan permasalahan dan/atau
kenda1a dari praktek penyelenggaraan pendidikan, dan berdasarkan kendala yang
ditemukan diupayakan untuk ditemukan cara mengatasinya, yang selanjutnya langsung
diterapkan dalam rangka memperbaiki praktek pendidikan itu.

2. Pengertian Penelitian Kuanlitatif ( Menurut Para Ahli )


Secara umum, pengertian dari penelitian kualitatif adalah suatu pendekatan
dalam sebuah penelitian untuk menjawab mengapa dan bagaimana manusia
berperilaku, berfikir, dan berpendapat secara lebih komprehensif dan mendalam
dimana hal-hal itu sulit untuk dilakukan dengan jenis penelitian kuantitatif yang
cenderung menggunakan angka dalam mendapatkan datanya.
Menurut Parkinson dan Drislane (2011), “Penelitian kualitatif adalah sebuah
penelitian yang menggunakan metode-metode seperti studi kasus atau observasi
partisipatif yang hasilnya berbentuk naratif dan deskriptif tentang suatu keadaan”.
Penelitian kualitatif memiliki beberapa karakteristik yang harus dikenali oleh para
peneliti untuk membedakannya dengan penelitian kuantitatif, yaitu (John W. Creswell,
2012: 16):

a) Mengeksplorasi suatu masalah dan mengembangkan informasi-informasi


yang didapatkan secara mendetail dari sebuah fenomena inti.
b) Mempunyai literature review tidak memberikan sumbangsih yang
signifikan dalam penelitian ini tetapi dapat menjadi pembenar dalam
permasalahan yang sedang dikaji.
c) Menyatakan tujuan dan pertanyaan penelitian secara umum dan mendasar
yang diberikan kepada partisipan guna menggali informasi yang berkaitan
dengan pengalamannya.
d) Pengumpulan data didasarkan pada pandangan, opini, dan pendapat dari
beberapa individu.
e) Penganalisaan data yang berbentuk deskripsi dilakukan dengan analisis teks
dan menginterpretasikannya dalam bentuk arti yang luas dari informasi
yang didapatkan.
f) Penulisan laporan menggunakan kriteria yang fleksibel, terstruktur, dan
evaluatif termasuk subjektifitas dari peneliti yang bersifat reflektif.

Menurut Strauss dan Corbin dalam Cresswell, J. (1998:24 ), yang dirnaksud


dengan penelitian kualitatif adalah jenis penelitian yang menghasilkan penemuan-
penemuan yang tidak dapat dicapai ( diperoleh ) dengan menggunakan prosedur-
prosedur statistik atau cara-cara lain dari kuantifikasi (pengukuran). Penelitian
kualitatif secara umurn dapat digunakan untuk penelitian tentang kehidupan
masyarakat, sejarah, tingkah laku, aktivitas sosial, dan lain-lain.

Menurut Nasution (2003: 5) bahwa “Penelitian kualitatif pada hakikatnya


ialah mengamati orang dalam lingkungan hidupnya, berinteraksi dengan mereka,
berusaha memahami bahasa dan tafsiran mereka tentang dunia sekitarnya”.
Menurut Moleong (2011: 6) bahwa “Penelitian kualitatif adalah penelitian
yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek
penelitian misalnya perilaku, persepsi, motivasi, tindakan dan lain-lain secara
holistik dan dengan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasa, pada suatu
konteks khusus yang alamiah dan dengan memanfaatkan berbagai metode
alamiah”.

3. Tujuan
Bertujuan untuk memahami sebuah fenomena secara apa adanya (khususnya
dari perspektif subjek) yang dideskripsikan dalam bentuk kata dan kalimat untuk
menganalisis pada suatu konteks khusus yang alamiah dengan interaksi yang terdapat
didalamnya.

4. Manfaat
1. Untuk melakukan pengungkapan (exploratory) dan penemuan (discovery),
sehingga dapat pengembangan teori
2. Penyempurnaan praktik, penelitian kualitatif menghasilkan deskripsi dan
analisis tentang kegiatan, proses atau peristiwa-peristiwa penting.
3. Klarifikasi isu-isu dan tidakan sosial, difokuskan pada pengalaman-pengalaman
dalam kehidupan antar ras, dan kelompok etnik, kelas sosial, peranan gender.

5. Perbedaan Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif


Dalam melakukan penelitian, peneliti haruslah paham tentang perbedaan dari
jenis pendekatan penelitian kualitatif dan kuantitatif yang didasarkan pada tujuan dari
penelitian itu sendiri supaya mendapatkan kesimpulan dan rekomendasi yang tepat di
akhir laporan penelitian. Berikut adalah perbedaan antara pendekatan penelitian
kualitatif dan kuantitatif:
1. Ditinjau tujuan penelitian
Penelitian kualitatif berkaitan untuk mengetahui beberapa aspek dari
kehidupan sosial, dan metode yang digunakan (secara umum) menggunakan
katakata daripada angka sebagai data untuk dianalisis. Sedangkan penelitian
kuantitatif bertujuan untuk mengetahui persentasi atau tingkat dari suatu
informasi yang ingin diketahui.
2. Ditinjau dari permasalahan penelitian
Walaupun kedua jenis pendekatan penelitian tersebut sama-sama
mengikuti 6 langkah penelitian (identifikasi masalah penelitian, pengkajian
leteratur, spesifikasi tujuan penelitian, pengumpulan data, analisis dan
interpretasi data, serta melaporkan dan mengevaluasi hasil penelitian (John
W. Creswell, 2012: 7)), namun kedua jenis pendekatan tersebut berbeda
dalam mengkaji permasalahan penelitiannya. Pada penelitian kuantitatif,
masalah penelitian biasanya langsung kearah tipe pertanyaan atau hipotesis
yang ditanyakan dalam penelitiannya. Sedangkan dalam penelitian
kualitatif, masalah penelitian cenderung untuk kearah pusat ide penelitian.

3. Ditinjau dari prosedur pengumpulan data


Kedua jenis penelitian ini bisa saja menggunakan tehnik pengumpulan
data yang sama yaitu melalui wawancara dan observasi. Namun penelitian
kuantitatif lebih menggunakan pertanyaan close-ended yang bertujuan
untuk mengklasifikasi jawaban dari responden seperti sangat setuju, sangat
tidak setuju, dan lain-lain. Sedangkan pada penelitian kualitatif, pertanyaan
jenis openended lah yang digunakan oleh peneliti dimana pertanyaan yang
diajukan lebih bersifat general dan tidak menutup kemungkinan dengan
adanya variasi jawaban dari para responden.

4. Ditinjau dari bentuk pengumpulan data


Terdapat perbedaan yang jelas pada bentuk pengumpulan data untuk
masing-masing pendekatan penelitian. Dalam penelitian kuantitatif, peneliti
menggantungkan semua hasil penelitiannya pada kemampuan analisa
statistic (analisa matematis) yang mana bentuknya berupa numerik atau
angka. Sedangkan pada penelitian kualitatif, statistik tidak digunakan untuk
menganalisa data melainkan dengan menganalisa kata-kata seperti transkrip
wawancara, atau gambar seperti foto dan grafik, lalu mengkatagorikan
semuanya menjadi sebuah pemahaman dan kesimpulan yang lebih luas.

5. Ditinjau dari format laporan


Format laporan yang digunakan pada kedua pendekatan pun berbeda,
dimana penelitian kuantitatif mengikuti struktur pendahuluan, kajian teori,
metode, hasil, dan kesimpulan. Sedangkan untuk penelitian kualitatif,
beberapa struktur tersebut bisa saja dihilangkan seperti kajian teori (Shelden
dkk. dalam John W. Creswell, 2012: 19), dan format tersebut bisa saja
menjadi lebih seperti sebuah pembukaan dengan prakata secara personal,
pemaparan cerita, kuotasi dari partisipan yang dijabarkan secara luas, atau
refleksi secara pribadi dari peneliti.