Anda di halaman 1dari 1

Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Tanjung Priok, Pengendalian Risiko Lingkungan ( TA.

2010 )

Leptospirosis adalah penyakit infeksi yang ditular- Bakteri spiral dari genus Leptospira, ordo Spirocaeta, Family Tre-
kan oleh kuman leptospira sp. Karena kontak pano metaceae Sumber penularnya adalah tikus, babi, sapi,
dengan urine tikus yang mengandung kuman lep- kambing, domba, kuda, kucing, anjing, burung,landak, kelelawar,
tupai dan rubah.
tospira atau air lumpur, yang terkontaminasi ku-
man ini dengan menebus kulit lecet atau mukosa.

Nama lain dari Leptospirosis adalah


1. Weil Diseases
2. Conicola Fever
3. Hemorhagic Jaundice
4. Trench Fever. dll

Demam, Mengigil, Sakit kepala, Malaise, Muntah,


Konjungtivitis ( Conjungtival Suffusion) tanpa dis-
ertai eksudat serius/purulent, rasa nyeri pada otot
terutama otot betis dan punggung, gejala-gejala
ini akan tampak antara 4-9 hari selanjutannya
tanpa Jaundice (kekuningan) dan pada stadium
lanjut terjadi gagal dan aritmia jantung

1. Pengaturan kebersihan lingkungan


Selokan, saluran air, air yang menggenang
Tempat air dan kolam renang
Tempat-tempat yang menjadi sarang tikus
Pemberia Tetracyclint dengan dosis 250 mg
setiap 8 jam atau 1 m/iv selama 24 jam, ke- 2. Health Education tentang personal hygiene / Prilaku Hidup
mudian 250-500 mg setiap 6 jam selama 6 hari, Bersih dan Sehat ( PHBS)
hal ini tidak diberikan apabila penderiata men-
galami gagal ginjal, erythromycin dapat diberi- 3. Rodent control/pengendalian tikus bila kondisi memung-
kan dengan dosis 250 mg setiap 6 jam selama 5 kinkanMenggunakan sepatu boot /pelindung diri bila ke tem-
pat genangan air/ banjir