Anda di halaman 1dari 1

PELAPORAN HASIL

LABORATORIUM YANG
KRITIS
Nomor : 440/
/PKM.SKJ/SOP.
VIII/2016
SOP No. Revisi :
Tgl Terbit :12 Mei 2016
Halaman :1

UPT BLUD Puskesmas


Adi Walujo Soerjo, SKM
Rawat Inap Sukaraja
NIP. 19621218 198503 1 013
1. Pengertian Nilai kritis merupakan nilai dari hasil pemeriksaan laboratorium yang bila
tidak segera ditangani dapat menyebabkan pasien dalam kondisi yang
serius atau mengancam jiwa pasien.
2. Tujuan Memberikan laporan formal ke dokter penanggung jawab / perawat jaga
ruangan tentang hasil kritis.
Mendokumentasikan komunikasi hasil kritis tersebut.
3. Kebijakan Sk Kepala Puskesmas Tentang Pelayanan Laboratorium No. 440/
/PKM.SKJ/SOP.VIII/2016
4. Referensi Permenkes RI no. 43 Tahun 2013
5. Prosedur KRITERIA LAPORAN HASIL KRITIS
1. Tiap hasil pemeriksaan laboratorium yang termasuk kategori kritis
(lampiran)
2. Hasil pemeriksaan kritis yang dilaporkan hanya pemeriksaan yang
diminta saja.

CARA PELAPORAN
1. Setelah dilakukan validasi dan verifikasi, petugas laboratorium
menyampaikan hasil pemeriksaan yang termasuk kategori kritis ke
dokter penanggung jawab (DPJP).
2. Laporan hasil kritis disampaikan oleh analis via telepon/lisan atau
secara langsung kepada dokter
3. Bila tidak ada dokter penanggung jawab/dokter atautersebut tidak
bisa dihubungi, petugas laboratorium menghubungi perawat jaga
tempat pasien dirawat atau poli tempat pasien berobat.
4. Pada lembar hasil pemeriksaan, hasil yang kritis diberi tanda
stabilo.
5. Laporan hasil kritis didokumentasikan di buku laporan hasil kritis.

WAKTU PELAPORAN
Hasil laboratorium yang masuk kategori nilai kritis dilaporkan ke
dokter penanggung jawab/perawat maksimal 5 menit setelah hasil
terdeteksi kategori nilai kritis.
6. Unit terkait 1. Poli Umum
2. Poli Gigi
3. Ruang KIA
4. UGD
5. Ruang Immunisasi
6. Ruang VCT
7. Puskesmas Pembantu
7. Dokumen terkait Form pemeriksaan laboratorium
Rekam medis