Anda di halaman 1dari 5

PERJANJIAN KERJASAMA

ANTARA
LAUNDRY NAILA DESA SIDOMULYO KECAMATAN WATES
DENGAN
UPTD PUSKESMAS SIDOMULYO KECAMATAN WATES
No. : 042 / MI.TA / VII / 2018
No. : 445 / / 418.25.3.65.2/2018
Tentang
PELAYANAN LAUNDRY UPTD PUSKESMAS SIDOMULYO

Pada hari ini Kamis tanggal Satu bulan Juni Tahun Dua Ribu Tujuh Belas yang bertanda
tangan di bawah ini :
1. Nama : SITI KHOTIMAH
Jabatan : Pemilik Laundry Naila
Unit Kerja : Dusun Batumulyo, Desa Sidomulyo, Kecamatan Wates
Dalam hal ini bertindak dan atas nama Laundry Naila yang berkedudukan di Dusun
Batumulyo Desa Sidomulyo Kecamatan Wates Kabupaten Kediri untuk selanjutnya dalam
perjanjian ini disebut PIHAK PERTAMA.
2. Nama : dr. NURUL HANIFAH
NIP : 19730206 200604 2 013
Jabatan : Kepala Puskesmas
Unit Kerja : UPTD Puskesmas Sidomulyo
Dalam hal ini bertindak dan atas nama UPTD Puskesmas Sidomulyo, berkedudukan di Jalan
Raya Wates Kediri Desa Sidomulyo Kecamatan Wates Kabupaten Kediri, untuk selanjutnya
disebut PIHAK KEDUA.

Tanpa mengurangi ketentuan hukum yang berlaku, kedua belah pihak sepakat
mengadakan perjanjian kerjasama dengan ketentuan – ketentuan yang diatur dalam pasal – pasal
berikut :
Pasal 1
MAKSUD DAN TUJUAN
Pihak Kedua akan mengantar linen infeksius dan linen tidak infeksius kepada Pihak
Pertama, dimana pihak Pertama akan menerima maksud tersebut dengan melaksanakan pencucian
atau laundry sesuai dengan permintaan Pihak Kedua dan berdasarkan banyak linen yang telah
diserahkan kepada Pihak Pertama.

Pasal 2
TATA CARA PELAKSANAAN
1. Linen yang telah diantar oleh Pihak Kedua kepada Pihak Pertama berupa kain linen atau sprei;
taplak; yang telah digunakan atau kotor.
2. Linen yang diantar oleh Pihak Pertama harus ditempatkan kedalam kantong kresek yang sudah
dibedakan menjadi dua, yaitu linen infeksius dan linen tidak infeksius.
3. Didalam kantong kresek yang diantar oleh Pihak Pertama harus terdapat tulisan :
a. Nama Puskesmas;
b. Jumlah Linen yang ada didalam kantong;
c. Tanggal dan jam linen diantar ke pihak pertama;
d. Keterangan infeksius dan tidak infeksius.
4. Apabila linen yang diterima oleh Pihak Pertama dari Pihak Kedua tidak memenuhi
persyaratan atau tidak lengkap, maka Pihak Pertama berhak melakukan konfirmasi, terkait
jumlah linen, dan keterangan infeksius dan tidak infeksius. Sehingga Pihak Kedua akan
melengkapi data yang dibutuhkan oleh Pihak Pertama secara tertulis.
5. Linen yang akan dicuci diantarkan oleh Pihak Kedua kepada Pihak Pertama di lokasi.
6. Waktu penerimaan linen oleh Pihak Pertama adalah sebagai berikut : Hari Senin s.d Minggu;
Pukul 08.00 s.d 21.00 WIB.
7. Kedua belah pihak wajib melaksanakan/ mematuhi ketentuan dalam perjanjian ini dengan
penuh tanggung jawab dan ketentuan yang berlaku.

Pasal 3
PENANGGUNG JAWAB DAN ALAMAT KORESPONDENSI
1. Penanggung Jawab harian Pihak Pertama adalah :
Nama : SITI KHOTIMAH
Jabatan : Pemilik Laundry Naila
Alamat : Dusun Batumulyo, Desa Sidomulyo, Kecamatan Wates
No. HP : 085655985472/ 082334532981 (WA)
2. Penanggung yang di tetapkan oleh Pihak Kedua adalah :
Nama : Lina Rokhmawati, SST
Jabatan : Bidan Terampil
Alamat : Dusun Batumulyo, Desa Sidomulyo, Kecamatan Wates
No.Hp : 088217409312
3 Surat menyurat sehubungan dengan pelaksanaan perjanjian ini ditujukan kepada Penanggung
Jawab harian dan di anggap telah diterima jika disertai dengan tanda penerimaannya.

Pasal 5
PEMBERITAHUAN SETELAH PROSES LAUNDRY
1. Pihak Pertama akan memberitahukan kapan linen bisa di ambil oleh Pihak Kedua pada saat
Pihak Kedua mengantar linen.
2. Linen yang sudah dicuci bisa diambil oleh Pihak Kedua atau di antar kepada Pihak Kedua
dengan biaya transportasi yang telah disepakati.

Pasal 6
PENGULANGAN LAUNDRY DAN PENGGANTIAN LINEN
Apabila menurut Pihak Kedua terdapat hasil pencucian linen yang tidak memuaskan atau
kehilangan atau terjadi kerusakan sprei/linen sehingga diperlukan pencucian ulang atau
penggantian linen, maka Pihak Pertama wajib melakukan pencucian ulang atau penggantian
linen dengan ketentuan :
1. Linen yang telah dicuci ternyata masih kotor atau bau.
2. Jumlah linen yang telah melalui proses laundry kembali dengan jumlah yang kurang dari
jumlah linen yang diantar oleh Pihak Kedua sebagaimana yang tertera didalam kantong.
3. Apabila terjadi kerusakan (sobek,terbakar,berubah warna karena kelunturan) pada linen.

Pasal 7
TARIF PEMERIKSAAN
1. Tarif laundry ditentukan per kilogram yang sesuai dengan yang telah ditetapkan;
2. Dalam hal Pihak Pertama akan melakukan perubahan tarif, maka Pihak Pertama akan
membuat surat pemberitahuan kepada Pihak Kedua paling lambat 30 (tiga puluh ) hari
sebelum tarif baru tersebut diberlakukan.
3. Apabila Pihak Kedua tidak menyetujui perubahan tarif (sebagaimana diatur dalam ayat 2
pasal ini ) dan antara kedua belah pihak tidak tercapai kesepakatan mengenai hal ini, maka
perjanjian ini menjadi putus dan berakhir dengan sendirinya. Pemutusan perjanjian kerjasama
hal ini tidak serta merta menghapus segala kewajiban yang belum terselesaikan.

Pasal 9
TATA CARA PEMBAYARAN
1. Pihak Kedua akan membayar setelah semua proses laundry tersebut selesai dan linen/sprei
sudah diterima oleh Pihak Kedua.
2. Harga yang dikenakan berdasarkan berat (per kilogram) linen yang di laundry oleh Pihak
Kedua.

Pasal 10
Jangka Waktu Perjanjian
1. Perjanjian kerjasama berlaku jangka waktu 2 (dua) tahun, terhitung sejak di tanda tanganinya
surat perjanjian ini dan akan berakhir tanggal 01 Juni 2019.
2. Apabila para pihak ingin mengakhiri perjanjian kerjasama ini maka para pihak berkewajiban
untuk memberitahukan satu dengan yang lainnya paling lambat 2 (dua ) bulan sebelum
berakhirnya masa perjanjian ini.
3. Berakhirnya masa berlaku perjanjian kerjasama ini tidak serta merta menghapuskan
kewajiban masing-masing terhadap pihak lainnya yang belum terealisasikan.

Pasal 11
Force majeure
1. Kedua belah pihak sepakat apabila didalam melakukan pencucian linen, seperti tersebut pada
pasal 1 (diatas ), Pihak Pertama mengalami keterlambatan yang disebabkan oleh keadaan
force majeure, maka Pihak Pertama harus memberitahukan secara tertulis mengenai keadaan
tersebut kepada Pihak Kedua selambat-lambatnya 2 x 24 jam setelah terjadinya force majeure
tersebut.
2. Keadaan force majeure seperti tersebut pada ayat 1 (satu) diatas termasuk tetapi tidak terbatas
pada hal-hal sebagai berikut : peperangan, huru hara, unjuk rasa massa, perombakan, krisis
nasional, kebakaran, sabotase, epidemic, bencana alam seperti banjir, gempa bumi.
3. Apabila terjadi keadan force majeure seperti diatas, sehingga tidak memungkinkan Pihak
Pertama dan Pihak Kedua melanjutkan perjanjian kerjasama ini, maka Kedua belah pihak
sepakat untuk menyelesaikan segala sesuatunya secara musyawarah.

Pasal 12
Penyelesaian Perselisihan
1. Jika terjadi perselisihan sebagai akibat dari pelaksanaan perjanjian ini, maka Kedua belah
pihak sepakat untuk menyelesaikan permasalahan tersebut secara musyawarah guna mencapai
mufakat.
2. Apabila dengan musyawarah tidak tercapai mufakat maka Kedua belah pihak sepakat untuk
menyelesaikan permasalahan Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri.

Pasal 13
Pemutusan / Pembatalan Perjanjian
1. Perjanjian ini menjadi batal demi hukum atau dapat di putuskan setiap saat sebelum
waktunya, dengan terlebih dahulu menyampaikan surat pemberitahuan/ peringatan, apabila
terjadi hal-hal seperti berikut ini :
a. Dalam hal para pihak tidak dapat memenuhi kewajibannya dan atau melakukan
pelanggaran terhadap ketentuan-ketentuan dalam perjanjian ini.
b. Dalam hal terjadinya force majeure sebagaimana dimaksud dalam pasal 11.
c. Para Pihak berhak mengakhiri perjanjian ini sebelum waktunya apabila di dalam
pelaksanaan perjanjian salah satu atau kedua belah pihak tidak mampu memenuhi
ketentuan yang telah di atur didalam perjanjian ini berlangsung memberikan keterangan
palsu atau dipalsukan.
2. Hal ini dilakukan secara tertulis oleh masing-masing pihak 30 (Tiga Puluh) hari sebelum
perjanjian ini dinyatakan diakhiri.

Pasal 15
Lain – lain
Selama berlangsungnya kerjasama ini, hal–hal yang mungkin timbul sehubungan pelaksanaan
perjanjian dan belum di atur dalam Surat Perjanjian Kerjasama ini akan di selesaikan dan di atur
atas dasar persetujuan bersama dalam sebuah addendum yang merupakan bagian yang mengikat
serta tidak terpisahkan dari perjanjian ini.

Pasal 16
Penutup
1. Surat perjanjian ini dibuat rangkap 2 (dua) ditandatangani di atas materai yang cukup dan
mempunyai kekuatan hukum yang sama kuatnya, masing - masing untuk Pihak Pertama dan
Pihak Kedua serta dapat di perbanyak sesuai kebutuhan.
2. Surat Perjanjian Kerjasma ini di buat dan ditandatangani di Sidomulyo pada tanggal tersebut
di atas.

PIHAK PERTAMA PIHAK KEDUA


Penanggung Jawab Harian Laundry Naila UPTD Puskesmas Sidomulyo

SITI KHOTIMAH LINA ROKHMAWATI


NIP. 19800321 200312 2 005

Mengetahui

Penanggung Jawab Harian Laundry Naila Kepala UPTD Puskesmas Sidomulyo

SITI KHOTIMAH dr. NURUL HANIFAH


NIP. 19730206 200604 2 013