Anda di halaman 1dari 4

A.

ANALISA JURNAL

No. Resume Jurnal Analisis


1. Pengarang dan Tahun Penelitian Dewi Rachmawati, Sri Andarini, DK
Ningsih.2017.
2. Judul Penelitian Pengetahuan Keluarga Berperan
terhadap Keterlambatan Kedatangan
Pasien Stroke Iskemik Akut di Instalasi
Gawat Darurat.
3. Latar Belakang/Alasan diteliti Stroke merupakan kegawatdaruratan
medik yang menjadi salah satu penyebab
keamtian dan kecatatan terbanyak
didunia. Stroke membunuh 1 orang
setiap 6 detik di dunia, dengan perkiraan
15 juta orang di dunia terserang stroke
setiap tahunnya, 5 juta diantaranya
meninggal dan 5 juta lainnya mengalami
kecacatan permanen. Dinegara
berkembang salah satunya indonesia,
angka stroke semakin meningkat tajam.
Indonesia termsuk salah satu negara
dengan jumlah penderita stroke terbesar
didunia. Stroke ini menyumbang 11,8 %
dari total kematian di indonesia dan
merupakan penyebab utama kematian
dan kecacatan yang diprediksi beban
penyakit maupun ekonomi akibat stroke
akan semakin meningkat pada tahun
2020.
4. Tujuan Khusus Untuk mengetahui pengaruh
pengetahuan tentang faktor resiko dan
peringatan gejala stroke terhadap
keterlambatan kedatangan pasien post
serangan stroke iskemik akut di instalasi
gawat darurat di RSUD Ngudi waluyo
wilingi.
5. Manfaat untuk mengetahui dan terlibat langsung
anggota keluarga pasien stroke iskemik
akut membawa pasien ke instalasi gawat
darurat.
6. Teori Utama yang mendasari Faktor risiko dan peringatan gejala
stroke terhadap keterlambatan
kedatangan pasien post serangan stroke
iskemik akut
7. Jenis Penelitian Kuantitiaif
8. Rancangan Penelitian/Desain Cross sectional
9. Populasi 58 orang
10. Sampel Kriteria inklusi penelitian adalah subjek
yang berusia ≥18 tahun, bersedia
menjadi responden dan dalam kondisi
sehat serta mampu berkomunikasi secara
verbal mapun tertulis
Kriteria eklusi adalah keluarga pasien
dengan kondisi di klinis dan hasil
pemeriksaaan CT-Scan menunjukkan
intracerebral hemorrahage, subracnoid,
hemorrhage,TIA,keganasan atau
neoplasma dan mempunyai riwayat
stroke 6 minggu sebelumnya.
11. Teknik sampling Consecutive sampling
12. Pengolahan Data Analisis data yang digunakan adalah
analisis unvariat untuk menggambarkan
nlilai mean,median,minimal, pengaruh
pengetahuan terhadap keterlambatan
digunakan analisis regresi linier.
13. Hasil Penelitian
Pengetahuan yang dimilki seseorang
tentang faktor resiko dan peringatan
gejala stroke ini dipengaruhi oleh
beberapa faktor antara lain
pendidikan,usia,pekerjaan dan sumber
informasi yang didapatkan sebelumnya
tentang stroke. Pada penelitian ini
sebagian besar responden (62,07%)
mempunyai skor pengethuan dibawha
rata-rata (mean), yang menujukkan
bahwa mempunyai pengetahuan yang
kurang tentang gejala stroke. Keadaan
ini dapat dipengaruhi oleh beberpaa hal,
antara lain tingkat pendidikan seseorang.
Sebagian besar responden (46,5%)
berpendidikan sekolah dasar dan hanya
10,4% yang berpendidikan perguruan
tinggi.
Dari total 58 anggota keluarga pasien
rata-rata berusia 45,38% tahun
(SD,11,46) didominasi perempuan,
dengan tngkat pendidikan SD dan
merupakan anak dari pasien. Sebagian
besar responden menyatakan tidak
mendapatkan informasi. Dari mereka
yang mendapatkan informasi, dokter
masih menjadi sumber informasi
terbesar sesudah keluarga atau saudara
dan sumber yang tidak jelas. Menunggu
dan membiarkan masih menjadi respon
terbesar (32,8%), disamping segera
dibawa ke instalasi gawat darurat.
Respon lainnya adalah segera membawa
ke petugas kesehatan dengan perawat
dan bidan menjadi pilihan terbanyak,
diikuti dokter atau Puskesmas.
14. Saran Penelitian Pemberian informasi tentang strok ini
juga dapat dilakukan dengan
memanfaatkan teknologi informsi yang
sedang berkembang yaitu media sosial
melalui internet, website, facebook,
blog, whatsapp, dan twitter. Penggunaan
media social ini lebih efektif, efesien,
meningkatkan akses informasi
kesehatan, berpengaruh positif terhadap
peningkatan pengetahuan dan perubahan
perilaku terhadap peningkatan
pengetahuan dan perubahan perilaku
serta dapat menjangkau masyrakat
secara lebih luas.