Anda di halaman 1dari 4

Jembatan Bailey : Jembatan tipe portable, pre-fabrikasi, berjenis jembatan rangka.

Tercatat
digunakan pertama kali oleh tentara Inggris ketika perang dunia II. Awal mulanya, jembatan
ini dibangun oleh satuan zeni tempur (engineering) dari tentara Inggris dan Amerika Serikat,
dirancang mampu menahan beban tank guna menerobos akses-akses yang sengaja diputus
atau terputus akibat pertempuran. Namun pada perkembangan selanjutnya, jembatan ini
dimanfaatkan untuk keperluan lain semisal: jembatan semi permanen, penanganan darurat,
atau jembatan sementara pengalih arus. Jembatan Bailey juga dikenal memiliki kombinasi
perkuatan-perkuatan yang telah terstandarkan untuk menahan beban yang lebih berat.

Gambar 1. Jembatan Bailey di Wadi el Kuf, Libya. Komponen Jembatan digunakan pula
sebagai tumpuan.

Gambar 2. Jembatan melintasi kanal Dortmund-Ems. Jembatan ini digunakan oleh militer
dan ditumpu ponton (April 1945)

Cerita kehandalan Jembatan Bailey dalam menangani kasus-kasus khusus telah dibuktikan di
banyak tempat, namun cerita-cerita itu tak mampu mengalahkan cerita kehandalan jembatan
Bailey di era Perang Dunia II. Jembatan Bailey tercatat pertama kali dilakukan oleh 237 Field
Company R.E, melintasi sungai Medjerda, Medjez el Bab di Tunisia, pada malam 26
November 1942 dalam tempo teramat singkat.Di tempat lain, jembatan Bailey di Leonforte-
Sisilia oleh Royal Canadian Engineers bahkan dibangun dalam kondisi baku tembak.
Tercatat pula jembatan Bailey yang dibangun melintas sungai Saar, dilakukan saat terjadi
perang besar yang melibatkan artileri dan tank. Ketika kemudian pertempuran reda, jembatan
Bailey di atas sungai ini mengalami kerusakan dengan beberapa lubang di panelnya,
sehingga mustahil menahan mobilisasi tank dan artileri. Keberhasilan penggantian
komponen Bailey tanpa mengubah sedikitpun posisi awal konstruksi, di kemudian hari
menjadi teknik standar yang dilekatkan pada kemampuan khusus jembatan Bailey.

Gambar 3. Jembatan Bailey di Akademi Militer Kanada. Dibangun tahun 2004, sebagai
peringatan Ulang Tahun ke-100 divisi Engineering.

Marshal Lapangan Bernard Montgomery menulis di sebuah catatan pada 1947:

“Jembatan Bailey memberikan kontribusi besar terhadap berakhirnya Perang Dunia II.
Sebagaimana pentingnya operasi kami, dengan Pasukan ke-8 di Itali dan dengan tentara
Divisi ke-21 di barat laut Eropa, Saya tak mungkin mampu melaju cepat tanpa dukungan
jembatan-jembatan Bailey.”

 Jembatan Bailey terpanjang dibangun di bulan Oktober 1975. Sepanjang 788 meter
(2,585 ft), jembatan 2 lajur ini melintasi sungai Derwent di Hobart, Australia.
Jembatan ini dibangun sebagai akibat runtuhnya jembatan Tasman yang memisah
kota menjadi 2 bagian. Fungsi jembatan Bailey ini berakhir ketika rekonstruksi
jembatan Tasman diselesaikan tanggal 8 Oktober 1977.
Gambar 4. Tugu memorial jembatan Tasman

 Jembatan Bailey di Sungai Suru dan Sungai Dras, Ladakh-India, merupakan jembatan
tertinggi di dunia, dengan ketinggian 5,602 meter (18,379 ft) di atas permukaan air
laut. Jembatan ini dibangun di tahun 1982 oleh Angkatan Bersenjata India

 Jembatan Bailey di Arteri Porong –Jawa Timur, panjang total jembatan 4 x 30.48 m, 2
x 21,336 m, 2 x 18.28 m. Dirakit oleh Bina Marga sebagai pengalih arus dan pemecah
kepadatan volume lalu lintas. Perakitan komponen Bailey memakan waktu kurang
dari 4 hari (non deck plank). Total persiapan pekerjaan hingga masa layanan
memakan waktu kurang dari 16 hari.

Gambar 5. Perakitan komponen transom jembatan.


Gambar 6. Pemasangan Deck-Plank

Gambar 7. Jembatan Bailey arteri-Porong, ditumpu serangkaian baja profil

Sejarah mencatat Jembatan Bailey memberi jawaban terhadap kebutuhan mendesak dan
darurat. Kehandalan serta kecepatan perakitan, sejalan dengan sisi keamanannya yang teruji.
Jadi ketika ada seseorang yang mempertanya kehandalan Bailey atas alasan keamanan,
bergoyang, atau ketidaklayakan sejenisnya, maka seyogyanya keraguan itu telah terjawab 68
tahun lalu, yaitu di era Perang Dunia ke-II.

Catatan :

– Nama Bailey direferensikan sebagai bentuk penghargaan kepada Donald Bailey,


seorang Pegawai Negeri di kantor urusan perang Kerajaan Inggris, yang memiliki kegemaran
meneliti kehandalan bentuk jembatan.

– Sisi kritis perakitan Jembatan Bailey tidak terletak pada perakitan komponennya,
tetapi lebih kepada penyiapan tumpuan yang terjamin aman.