Anda di halaman 1dari 11

TUGAS ANALISIS DAN PERANCANGAN PERUSAHAAN

TUGAS KELOMPOK

Disusun oleh:
KELAS A

1. Lathifah Taza Azzahrah 122150029


2. Aulia Mita Prisesa 122150033
3. Syafira Izmaliza Yulistya 122150036
4. Rangga Threfosa Tolongan 122150097

PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI


JURUSAN TEKNIK INDUSTRI
FAKULTAS TEKNIK INDUSTRI
UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN”
YOGYAKARTA
2018
ASPEK PASAR PADA USAHA PABRIK ABON

CV. Sezara Abon merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang


produksi abon, dimana produk-produk CV. Sezara Abon diproduksi dari bahan
daging sapi, ayam dan buah kluwih. CV. Sezara Abon didirikan dengan tujuan
untuk menghasilkan produk abon yang sehat, berkualitas dengan varian rasa
beragam sesuai dengan keinginan konsumen. CV. Sezara Abon memiliki
potensial pasar yang sangat besar karena abon bisa digunakan untuk konsumsi
sendiri maupun untuk industri tertentu. CV. Sezara Abon diharapkan akan
menjadi perusahaan abon yang paling unik dan memiliki rasa yang disesuaikan
dengan selera dan keinginan konsumen. CV. Sezara Abon memiliki visi untuk
menjadi perusahaan penghasil abon berskala nasional yang dapat memberikan
asupan gizi yang baik untuk seluruh masyarakat.

1. Pasar Potensial dan Lokasi Pasar Potensial


Sebelum melakukan produksi CV. Sezara Abon melakukan survey pasar
terlebih dahulu agar dapat mengukur permintaan pasar dan lokasi pasar potensial.
Hal ini dilakukan agar dapat menentukan target penjualan dan pemilihan wilayah
pemasarannya lebih akurat. Untuk memenuhi permintaan di daerah daerah yang
bukan kota besar, CV. Sezara Abon melakukan pemasaran melewati toko online
dengan pengiriman melalui toko terdekat yang terdapat di kota besar untuk
meminimalisir ongkos transportasi, sehingga seluruh segmen pasar dapat
terpenuhi. Lokasi pasar potensial adalah Bandung, Semarang dan Yogyakarta.
Menurut data dari Badan Pusat Statistik jumlah penduduk kota Bandung,
Semarang dan Yogyakarta berturut-turut adalah 2.490.622, 1.648.279, dan
417.744. Konsumsi rata-rata abon perminggunya (kapita/minggu) dapat dilihat
pada Gambar 1.1.

2. Market Share
Produk abon yang sehat, berkualitas dengan varian rasa yang beragam
menjadi senjata utama CV. Sezara Abon untuk dapat menembus pasar potensial

2
dan mendapatkan pangsa pasar yang telah dikuasai oleh perusahaan-perusahaan
lainnya. Salah satu pangsa pasar yang ingin ditembus adalah permintaan abon
pada industri-industri pangan seperti restoran dan pedagang kaki lima. Hal ini bisa
dilakukan dengan cara menyediakan jasa antar. CV. Sezara Abon juga dapat
menggunakan media teknologi seperti Go-Food untuk mengantarkan ke warung-
warung pemesan. Oleh karena itu, usaha abon CV. Sezara Abon hendaknya terus
berusaha memberikan pelayanan yang maksimal guna menjaga kepuasan para
pelanggan sehingga usaha ini bisa tetap eksis dan berkembang.

Gambar 1.1 Rata-rata konsumsi bahan makanan mengandung daging

3
3. Pertumbuhan permintaan dan proyeksi
CV. Sezara Abon didirikan untuk memenuhi permintaan abon yang
semakin bertumbuh. Selama ini persediaan abon yang ada masih dalam jumlah
sedikit, sehingga tidak dapat memenuhi permintaan konsumen. Ditambah lagi
dengan promosi yang kurang tepat sasaran, harga yang relatif mahal karena proses
produksi yang masih kurang efektif, dan pelayanan yang masih terbatas membuat
masyarakat susah untuk mendapatkan abon yang diinginkan. Dengan adanya CV.
Sezara Abon, permintaan-permintaan tersebut dapat direalisasikan dan dapat
meningkatkan pertumbuhan industri, khususnya industri pengolahan.

Tabel 1.1 Data Pertumbuhan Produk Domestik Bruto dari tahun 2009-
2011
2009 2010 2011
No. Sektor
% % %
1. Pertambangan dan Penggalian 10,6 11,2 11,6

2. Pertanian, Peternakan, Kehutanan, dan Perikan 15,3 15,3 15,4

3. Perdagangan, Hotel dan Restoran 13,3 13,7 13,9

4. Listrik, Gas dan Air Bersih 0,8 0,8 0,8

5. Konstruksi 9,9 10,3 10,1

6. Industri Pengolahan 13,3 13,7 13,9

7. Pengangkutan dan Komunikasi 6,3 6,5 6,4

8. Keuangan, Real Estat dan Jasa Perusahaan 7,2 7,2 7,2

9. Jasa-jasa 10,2 10,2 10,3

Jumlah PDB 100 100 100

Dari tahun 2009 hingga 2011 terjadi pertumbuhan industri pengolahan


sebesar 13.3%, 13.7% dan 13.9%. Oleh karena itu, diproyeksikan industri
pengolahan akan tumbuh lebih dari 14% pada tahun 2017.

4. Persaingan pasar
Keberadaan pesaing secara tidak langsung akan mempengaruhi jumlah
konsumen yang memilih abon CV. Sezara Abon dan menghasilkan keuntungan

4
yang lebih sedikit, sehingga diperlukannya inovasi-inovasi dalam
mengembangkan usaha bakpia yang dapat menjadi daya tarik.
Tabel 1.2 Persaingan pasar di beberapa wilayah
Jumlah
No. Lokasi pasar pesaing Jenis produk
pesaing
1. UD. Abon Jaya (Yogyakarta) 4 Abon Ikan Lele (Kedai Abon)
Abon Ikan Tuna (Eka Produk)
Abon Sapi (Mbah Geger)
Abon Ayam (CV. Putri Sejahtera)
2. Asiamart (Bandung) 3 Abon Ayam (Dwi Produk)
Abon Ayam (CV. Sukses Sejahtera)
Abon Ayam (Bu Jaja)
3. Mega Mentari (Semarang) 1 Abon Sapi (Mbah Geger)

5. Variasi produk dan harga


Produk yang ditawarkan CV. Sezara Abon adalah abon yang terbuat dari
berbagai macam bahan baku pembuatan, seperti: daging sapi, ayam dan buah
kluwih. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu sistem harga yang jelas dan disesuaikan
dengan standard tarif yang ada, sehingga memudahkan para pelanggan dalam
melakukan pemesanan. Untuk pembelian diatas Rp. 100.000 dapat diantar secara
langsung di daerah operasi toko.

Tabel 1.3 Variasi Produk dan Harga CV. Sezara Abon


No. Jenis Abon Kuantitas (Gram) Harga (Rp/Bungkus)
1. Abon Sapi 50 22.000
2. Abon Sapi 100 42.000
3. Abon Sapi 150 60.000
4. Abon Ayam 150 15.000
5. Abon Ayam 250 25.000
6. Abon Ayam 350 35.000
7. Abon Buah Kluwih 150 30.000
8. Abon Buah Kluwih 250 50.000
9. Abon Buah Kluwih 350 70.000

6. Kebijakan pemasaran

5
CV. Sezara Abon melakukan pemasaran dengan beberapa cara, yaitu
pemasaran langsung dan tidak langsung. Pemasaran langsung dilakukan melalui
pembagian sample kepada konsumen. Selain itu juga dibagikan leaflet dan
promosi ke konsumen, tujuannya untuk memperkenalkan produk langsung ke
masyarakat. Untuk pemasaran tidak langsungnya, CV. Sezara Abon memasukkan
produknya kepada toko di kota-kota besar, serta di toko tersebut terdapat
penyimpanan.

7. Saluran distribusi
CV. Sezara Abon menggunakan distribusi langsung yaitu, dari produsen
langsung kepada konsumen, sehingga memudahkan dalam melayani para
pelanggan. CV. Sezara Abon melakukan pemasaran selain lewat toko online juga
dengan penjualan melalui kerjasama dengan toko-toko yang terdapat di kota besar
untuk meminimalisir biaya kirim, sehingga seluruh segmen pasar dapat terpenuhi.
Usaha abon mengembangkan dan memanfaatkan kemajuan teknologi dalam
pelaksanaan usahanya. Salah satunya adalah dengan cukup meng-sms atau telefon
dan memberitahukan nama alamat ke no telepon yang tertera, maka orderan dapat
langsung diambil atau diantarkan. CV. Sezara Abon juga bekerjasama dengan Go-
Food sehingga memudahkan pelanggan dalam memesan produk abon.

8. Segmentasi, target, dan posisi pasar


Usaha abon membuat segmentasi pasar yang ditujukan untuk semua
kalangan masyarakat dan disesuaikan dengan daya beli masyarakat. Target pasar
utama CV. Sezara Abon adalah industri pangan seperti restoran atau katering,
karena peluang usaha untuk menembus pasar ini lebih besar jika dibandingkan
dengan yang lainnya. Selain itu, volume permintaan industri pangan jauh lebih
besar jika dibandingkan dengan permintaan untuk konsumsi individu sehingga
keuntungan yang diperoleh bisa jauh lebih besar. CV. Sezara Abon berusaha
memposisikan dirinya dengan keunggulan kompetitif dalam produk, pelayanan,
personil, dan citra yang baik dimata konsumen, maupun pesaing. Salah satu
caranya dengan memberikan nilai mutu dan pelayanan yang lebih baik daripada

6
tawaran pesaing, sehingga usaha CV. Sezara Abon dapat mencapai kinerja yang
maksimal dan kepuasan konsumen yang terpenuhi.

ASPEK TEKNIS PADA USAHA PABRIK ABON

1. Rencana pengembangan
a. Evaluasi lokasi
Lokasi yang akan kami pilih untuk mendirikan industri tempat usaha
adalah di Ngipik, Baturetno, Bangutapan, Bantul, DI Yogyakarta.
Dipilih lokasi ini karena dekat dengan sumber tenaga kerja dan bahan
baku, yaitu daging ayam, sapi, dan buah kluwih, juga karena lokasinya
mudah dijangkau, dekat dengan pasar sehingga mudahkan untuk
mendapatkan bahan baku, lokasi juga dekat dengan jalan utama
ringroad selatan serta dekat dengan pasar terdekat untuk memasarkan
produk yaitu pasar ngipik dan pasar kota gede dan daerah bangutapan
pada saat ini mulai dibangun beberapa kampus sehingga dapat
mengembangkan target pasar dari pemasaran abon.
b. Sarana dan prasarana
 Sarana yang akan kami gunakan untuk menunjang kegiatan usaha
kami adalah dengan memanfatkan mesin-mesin produksi, mesin
pendingin, peralatan produksi yang memadai, kendaraan,
perlengkapan kantor, dan lain-lain.
 Sedangkan untuk prasarananya kami menggunakan gedung
seluas 1000 m2 untuk pembangunan pabrik.
c. Tenaga ahli dan tenaga biasa
Tenaga ahli yang kami pekerjakan untuk menunjang kelancaran
usaha ini adalah tenaga ahli pemasaran, keuangan dan produksi serta
teknisi. Sedangkan untuk tenaga biasa dapat memanfaatkan
penduduk sekitar lingkungan pabrik dengan tingkat pendidikan SMP
atau SMA yang menganggur namun memiliki kemammuan untuk

7
measak dan niat untuk bekerja.
d. Bahan-bahan utama
Bahan utama yang digunakan dalam menjalankan usaha ini daging
sapi, ayam dan buah kluwih. Semua bahan yang digunakan adalah
dengan kualitas yang baik dan tetap asli hasil Indonesia.
e. Bangunan dan tata letak bangunan
Berkaitan dengan bangunan dan tata letak bangunan, industri olahan
ikan ini akan didirikan di atas tanah seluah 1000 m2 yang terdiri dari
ruang produksi, kantor, gudang bahan baku, gudang perlengkapan,
ruang pendingin, resapan limbah, tempat parkir atau garasi dan lain-
lain.

2. Layout pabrik
Berikut ini adalah rancangan layout pabrik CV. Sezara Abon yang dapat
dilihat pada Gambar 1.2 dan 1.3.

Gambar 1.2 Layout CV. Sezara Abon (2 dimensi)

8
Gambar 1.3 Layout CV. Sezara Abon (3 dimensi)

3. Rencana pengoperasian usaha


a. Proses operasi usaha
Proses operasi perusahaan meliputi rencana persediaan bahan baku
dan penolong, rencana produksi, penjadwalan pegawai, penggajian,
pengawasan kualitas, dan pengawasan biaya produksi, penjualan dan
pemesanan.
b. Kebutuhan bahan operasi
Kebutuhan bahan operasi di CV. Sezara Abon dikelola oleh masing
masing departemen dan nantinya dikoordinasikan dengan pimpinan
mengenai kebutuhan bahan operasi yang meliputi pendanaan,
produksi dan kegiatan kemasaran.
c. Kegiatan perawatan mesin
Kegiatan perawatan mesin menggunakan tenaga ahli mesin
sesuai dengan mesin-mesin yang kami gunakan. Seperti perawatan
mesin operasional produksi, peralatan kantor, perlengkapan produksi
dan kantor, kendaraan, perawatan AC, pendingin, troli dan lain-lain.
Perawatan dilakukan secara berkala dan berkelanjutan dengan
menggunakan tenaga ahli dari mitra kerja kami.

4. Prototipe produk dan gambaran umum desain teknik keluaran


Produk abon CV. Sezara Abon dikemas menggunakan plastic kemasan
dengan bentuk standing pouch yang dilengkapi dengan zipper lock.
9
Sehingga kemasan dapat ditutup kembali setelah kemasan abon dibuka
dengan menggunkan zip sehingga tidak ada udara yang masuk dan produk
tetap terjaga kualitasnya. Untuk gambaran umum desain produk
keluarannya produk untuk setiap produknya akan diberikan sticker yang
memiliki warna yang berbeda dan memuat informasi mengenai produk
antara lain yaitu rasa abon, berat dari produk, tanggal produksi dan
kadaluarsa, pembuat produk, logo perusahaan dan kode izin edar produk
dari badan pengawas obat dan makanan.
Berikut ini merupakan contoh prototipe produk abon CV. Sezara Abon
dapat dilihat pada gambar 1.3.

Gambar 1.3 Contoh prototipe produk abon CV. Sezara Abon


5. Penjelasan umur teknik-ekonomis proyek usaha, disertai nilai sisa proyek
Penentuan umur ekonomis adalah penentuan depresiasi atau penyusutan dalam
akuntansi yaitu penyebaran biaya asal suatu aktiva tetap (bangunan, alat,
komputer, dll) selama umur perkiraannya. Penerapan depresiasi akan
mempengaruhi laporan keuangan, termasuk penghasilan kena pajak suatu usaha.
Metode yang paling mudah dan paling sering digunakan untuk menghitung
penyusutan adalah metode penyusutan garis lurus (straight-line depreciation).
Tapi selain itu, ada pula metode penghitungan lain yang bisa juga digunakan,
seperti metode penyusutan dipercepat, penyusutan jumlah angka tahun, dan saldo
menurun ganda. Penentuan umur ekonomi aset baru CV. Sezara Abon akan
meminimasi ekuivalen biaya tahunan seragam (equivalent uniform annual cost –
EUAC) kepemilikan dan pengoperasian aset. Hal ini penting untuk mengetahui

10
umur ekonomi aset baru berdasarkan prinsip bahwa aset baru dan aset lama harus
dibandingkan berdasarkan umur ekonomi (optimum) mereka. Untuk sebuah aset
baru, umur ekonominya dapat dihitung jika investasi modal,biaya tahunan dan
nilai pasar per tahun diketahui atau dapat diestimasi.
Umur ekonomis itu sangat tergantung pada jenis-jenisnya masing-masing dan
juga pada kebijakan dan cara menilai dari suatu perusahaan. Berikut beberapa
contohnya:
 Bangunan memiliki umur ekonomis yang cukup lama kecuali
diperuntukan produksi yang cukup berat, misalnya: Bangunan kantor akan
memiliki umur ekonomis yang lama seperti: 15 sampai 20 tahun.
Sedangkan untuk bangunan gudang atau pabrik bisa memiliki umur 10
sampai 15 tahun.
 Mesin dan peralatan produksi, serta kendaraan memiliki umur ekonomis
yang tidak terlalu lama. Umur ekonomisnya dalam kisaran 5 sampai 10
tahun. Apalagi yang berhubungan dengan teknologi canggih yang
biasanya perkembangan sangat cepat.
 Peralatan kantor biasanya kisaran 5 sampai 10 tahun tergantung kebijakan
dan penilaian masing-masing perusahaan.
Biaya utilitas tidak perlu dicari nilai depresiasinya dan tidak perlu umur
ekonomisnya. Hal ini disebabkan karena biaya utilitas merupakan pembebanan
yang dilakkukan dibawah satu periode keuangan. Depresiasi muncul apabila
pembebanan biaya terjadi dalam lebih dari satu periode keuangan. Nilai sisa
masing-masing dihitung dengan cara perkiraan. Penghitungan nilai sisa
didapatkan dari pengurangan nilai perolehan dengan akumulasi depresiasi.

11