Anda di halaman 1dari 6

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Masalah : Pengertian dan Pemberian Makanan pada


penderita Thypoid
Pokok Bahasan : Sistem Pencernaan
Sub Pokok Bahasan : Typhoid
Sasaran : Ibu dan Anak
Hari/Tanggal :
Waktu : 15 menit
Tempat : Ruang 4 (anak) RS dustira
Pelaksana :

A. Tujuan
1. Tujuan Instruksional Umum
Setelah diberikan penyuluhan selama 15 menit, sasaran mampu
memahami tentang Pemberian Makanan pada Thypoid
2. Tujuan Instruksional Khusus
Setelah diberikan penyuluhan selama 15 menit, sasaran mampu :
 Menyebutkan pengertian Thypoid
 Menyebutkan Penyebab Thypoid
 Dapat menyebutkan tanda dan gejala Thypoid
 Menjelaskan cara perawatan Thypoid
 Dapat melakukan pemberian makanan pada penderita
Thypoid

B. Materi
1. Pengertian Thypoid
2. Penyebab Thypoid
3. Tanda dan gejala Thypoid
4. Perawatan Thypoid
5. Cara pemberian makanan pada penderita Thypoid

C. Strategi Belajar Mengajar


o Kegiatan Penyuluh
o Memberikan salam pembuka
o Perkenalan
o Menyampaikan materi
o Memberikan kesempatan untuk bertanya
o Menjawab pertanyaan yang diajukan sasaran
o Memberikan pertanyaan kepada sasaran
o Menarik kesimpulan
o Salam penutup

1. Kegiatan sasaran
 Menjawab salam pembuka
 Mendengarkan materi penyuluhan
 Memberikan pertanyaan mengenai materi penyuluhan
 Mendengarkan jawaban atas pertanyaannya
 Memberikan jawaban atas pertanyaan penyuluh
 Mendengarkan kesimpulan

D. Metoda
1. Ceramah
2. Tanya Jawab

E. Media
1. Leaflet

F. Evaluasi
Secara lisan dalam bentuk pertanyaan
1. Sebutkan pengertian Thypoid ?
2. Bagaimana cara perawatan Thypoid ?
3. Bagaimana pemberian makanan pada penderita thypoid
MATERI PENYULUHAN

Pengertian
Thypoid adalah penyakit infeksi akut yang biasanya terdapat pada saluran
cerna dengan gejala demam lebih dari satu minggu

Penyebab
Bakteri Salmonella typhosa

Tanda dan gejala


 Nyeri kepala, lemah, lesu
 Demam selama 1 minggu
 Gangguan saluran cerna

Perawatan
 Bedrest selama demam
 Diit tinggi kalori, tinggi protein, rendah serat

Teknik Pemberian Makan


1. Berikan makanan lunak dengan lauk pauk di cincang (hati, daging) ;
Sayuran labu siam/wortel yang dimasak lunak sekali atau berikan tahu,
telur setengah matang.
2. Makanan yang rendah serat
3. Makanan yang tidak mengandung bumbu yang merangsang (terlalu
banyak cuka, vetscin, pedas).
4. Makanan ekstra seperti sari buah-buahan.
5. Memberikan makan dengan porsi sedikit tapi sering.
6. Penyajian makanan yang bervariasi dan menarik dalam keadaan hangat,
akan menambah nafsu makan

Sumber

Suryadi SKP. Dan Rita Yuliani SKP, 2001.Asuhan Keperawatan pada Anak Edisi
I. CV Sagung Seto, Jakarta.
MATERI PENYULUHAN
TYPHOID

1. Pengertian typhoid fever


Typhoid adalah suatu infeksi yang dsebabkan oleh kuman salmonella
typhi. Yang disebarkan dengan kontaminasi usus, air atau makanan.

2. Penyebab typhoid fever


Penyebab typhoid fever adalah kuman salmonella typhi dengan
penjamu tunggal adalah manusia. Kuman ini ditularkan melalui makanan atau
minuman yang tercemar oleh kotoran atau tija dari seorang penderita
3. Tanda dan gejala typhoid fever
Gejala klinis yang utuma adalah demam, perasaa lemah, sakit kepala,
nafsu makan berkurang, sakit perut, dan gangguan buang air.
Dari pemeriksaan fisik dketahui lidah kotor, nyeri tekan perut, dan
gangguan keseimbangan.

4. Diet pada penderta typhoid fever


Pasien demam typhoid diberi bubur saring, kemudian bubur kasar dan
akhirnya nasi sesuai dengan tingkat kesembuhan pasien.
Pemberian bubur saring tersebut dmaksudkan untuk menghindari
komplikasi pendarahan atau perforasi usus karena ada pendapat usus perlu
diistirahat.
Pemberian makanan padat yang dini, yaitu Asi dengan lauk pauk
rendah selulosa (pantangan sayuran dengan serat kasar ) dapat diberikan
dengan aman pada pasien demam typhoid.