Anda di halaman 1dari 30

KOMPETENSI DASAR :

MEMBUAT KUE INDONESIA DARI AGAR

Oleh : Dra ASNIMIARTI

TIM MGMP TATA BOGA RANAH MINANG


DINAS KOTA PADANG
TAHUN 2011

1
KOMPETENSI DASAR :

MEMBUAT KUE INDONESIA DARI AGAR

DISUSUN OLEH :

1.DRA HARTETI

EDITOR OLEH :

1. DARNIATY
2. DRA. AFLELY DEWIFA MPd

TIM MGMP TATA BOGA RANAH MINANG


DINAS KOTA PADANG
TAHUN 2011

2
KATA PENGANTAR

Berdasarkan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru


dan Dosen pasal 34 ayat 1 mengamanatkan bahwa pemerintah dan pemerintah daerah
wajib membina dan mengembangkan kualifikasi akademik dan kompetisi guru pada
satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah, Pemerintah Daerah
dan/atau masyarakat.

Upaya peningkatan mutu melalui pendidikan dan pelatihan akan sangat berarti apabila
ditunjang oleh tersedianya materi diklat yang relevan dengan tujuan diklat dimaksud.
Materi diklat ini disusun sebagai media untuk memberikan stimulus pengembangan
kompetensi dan bahan analisis siswa menguasai kompetensi secara tepat.

Materi diklat dalam bentuk Modul dengan judul “Membuat kue Indonesia dari agar”
sebagai komponen pendukung Diklat Pengembangan Bahan Ajar MGMP Tata Boga
SMK Ranah Minang disusun oleh Dra. Harteti

Masukan kritik dan saran yang bersifat konstruktif untuk pengembangan materi diklat
sangat diharapkan. Dengan demikian segala kekurangan dan kelebihannya diharapkan
tetap dapat dimanfaatkan bagi peserta didik, para pendidik dan tenaga kependidikan
lainnya yang berkepentingan.

Padang, Desember 2011

DAFTAR ISI

3
Kata Pengantar …………………………………………………………………………..
Daftar Isi …………………………………………………………………………………..
Peta Kedudukan Modul …………………………………………………………………
Glosarium …………………………………………………………………………………

I. PENDAHULUAN
A. Deskripsi …………………………………………………………………………..
B. Prasyarat ………………………………………………………………………….
C. Petunjuk Penggunaan Modul
……………………………………………………
D. Tujuan Akhir ………………………………………………………………………
E. Kompetensi
F. Cek Kemampuan …………………………………………………………………
G. Standar Sanitasi dan Keselamatan kerja
………………………………………

II. PEMBELAJARAN
A. Rencana Belajar Siswa
B. Kegiatan Belajar ………………………………………………………………….
1. Tujuan Kegiatan Pembelajaran ……………………………………………
2. Uraian Materi …………………………………………………………………
3. Rangkuman …………………………………………………………………..
4. Tugas ………………………………………………………………………….
5. Test Formatif …………………………………………………………………
6. Kunci Jawaban……………………………………………………………….
7. Lembar Jawaban ……………………………………………………………

III. EVALUASI
A. Teknik Penguian ………………………………………………………………..
B. Strategi Pengujian ………………………………………………………………
C. Instrumen Pengujian ……………………………………………………………

DAFTAR PUSTAKA

Peta Kedudukan Modul


4
Mendiskripsikan Kue Indonesia

Membuat Kue Indonesia dari


serellia dan macam-macam
tepung

Membuat kue Indonesia dari


Mengola umbi-umbian dan kacang-
kacangan
h Kue
Indonesia
Membuat kue Indonesia dari
agar Posisi
Modul
Mengolah kue Indonesia dari
adonan ragi

Menggunakan peralatan untuk


mengolah kue Indonesia

Menata dan menyajikan kue


Indonesia

5
GLOSORIUM

Belidium :

Ekstrasi :

Gel/gelatin :

Gracilaria :

Galaktosa :

Hypnea :

Kaporit : Zat pemutih

Karbohidrat : Zat yang berfungsi untuk menimbulkan tenaga

Koloid :

Molekul :

Monomer :

Pektin :

Polimer :

Sel :

BAB I

6
PENDAHULUAN

A. Deskripsi

Kue Indonesia dapat diartikan sebagai penganan atau makanan kecil yang terdapat di
Indonesia. Makanan kecil ini dapat dikonsumsi sebagai makanan selingan pada suatu
hidangan pesta atau selamatan, dapat pula sebagai pengiring minum teh yang disajikan
kepada tamu atau sebagai bekal ke kantor atau kesekolah.

Pengetahuan tentang menyiapkan dan membuat kue Indonesia adalah salah satu hal
penting yang harus diketahui dan dikuasai oleh seorang juru masak profesional. Dalam
membuat kue Indonesia kita harus paham dengan standar yang telah ditentukan.

Modul ini akan memberikan panduan baik teori maupun praktek membuat kue
Indonesia dari bahan Agar yang merupakan salah satu Kompetensi Dasar yang ada
pada Standar Kompetensi Mengolah Kue Indonesia dengan kode 100.KK 01
Dengan adanya modul ini diharapkan siswa dapat meningkatkan pengetahuan dan
keterampilan dalam membuat kue Indonesia dari bahan Agar, sehingga dapat
memenuhi harapan sekolah dan dunia industri yang akhirnya nanti dapat menjadi
tenaga kerja yang kompeten.

B. Prasyarat

Pengetahuan dan keterampilan yang perlu dikuasi peserta didik sebelum mempelajari
kompetensi ini adalah:
1. Menerapkan Keselamatan, Kesehatan Kerja ( K3 ) dan Hygiene sanitasi
2. Persiapan Pengolahan Makanan

C. Petunjuk Penggunaan Modul


1. Untuk Peserta Didik
a. Pelajari modul yang diberikan
b. Diskusikan materi modul dengan kelompok belajar
c. Diskusikan hasil kerja dengan fasilitator
d. Presentasikan hasil kerja kelompok

7
2. Untuk Fasilitator
a. Membantu peserta didik dalam merencanakan proses belajar
b. Membimbing peserta didik dalam melalui tugas-tugas dan pelatihan
yang dijelaskan dalam tahap belajar
c. Membantu peserta didik untuk menemukan dan mengakses sumber
tambahan lain yang diperlukan untuk belajar
d. Mengorganisasikan kegiatan belajar kelompok
e. Menjelaskan kepada peserta didik bagian yang perlu dibenahi dan
merundingkan rencana pembelajaran berikutnya
f. Mencatat pencapaian kemajuan peserta didik

D.Tujuan Akhir
Setelah mempelajari unit ini peserta didik mampu menjelaskan, mengidentifikasi,
mengolah dan menata aneka kue Inonesia dari bahan agar dengan kriteria yang
diharapkan

E. Kompetensi

Standar Kompetensi/ Kode : Mengolah Kue Indonesia / 100 KK 01


Kompetensi Dasar : Membuat Kue Indonesia dari Agar-agar

No ELEMEN KRITERIA KINERJA

01 Membuat Kue Indonesia dari 1. Menginformasikan pengertian dari agar-agar.


bahan agar-agar 2. Menyebutkan sifat dari agar-agar
3. Menyebutkan kegunaan agar-agar ditinjau
dari sudut kesehatan
4. Menyebutkan langkah pembuatan agar
5. Mengolah dan menyajikan aneka kue dari
bahan agar.

F. Cek Kemampuan

8
a. Apakah anda telah memahami pengetahuan tentang menyiapkan dan membuat kue
Indonesia dari bahan agar yang meliputi :
1) Pengertian Agar
2) Bahan Pembuat agar
3) Sifat dari agar
4) Kegunaan agar
5) Hal yang harus diperhatikan dalam pembuatan agar
6) Mengolah aneka kue dari agar
7) Menyajikan kue dari agar
b. Apakah anda telah mampu mengolah kue Indonesia dari bahan agar sesuai dengan
kriteria yang diharapkan
c. Apabila peserta didik telah menguasi tentang menyiapkan dan membuat kue
Indonesia dari bahan agar, maka dapat mengajukan uji kompetensi tentang
pengolahan kue Indonesia dari bahan agar kepada fasilitator

G. Standar Sanitasi Dan Keselamatan Kerja


Hal-hal yang perlu diperhatikan pada waktu bekerja diruangan praktek
1. Pakaian kerja berlengan panjang(mencegah luka bakar dari (percikan masakan,
tumpahan cairan panas dan oven), celana panjang warna hitam
2. Tutup kepala(melindungi dari kecelakaan dan rambut yang berserakan)
3. Sepatu yang tertutup (untuk melindungi kaki)
4. Lantai yang rata dan tidak licin(mencegah terpeleset)
5. Letakkan alat-alat pada tempatnya
6. Lantai basah dan terkena minyak segera dibersihkan dan dikeringkan
7. Bacalah dan perhatikan petunjuk penggunaan alat listrik saat pengoperasian
pertama
8. Putuskan hubungan listrik pada saat membersihkan atau memperbnaiki
peralatan atau mesin
9. Jangan meletakkan pisau dan bagian yang tajam disembarang tempat
10. Pada saat tercium bau gas, segeralah lepaskan regulatornya
11. Jangan menyentuh mesin berbahaya saat sedang beroperasi
12. Tinggalkan ruangan dalam keadaan bersih dan rapi
13. Matikan semua lampu dan alat-alat
BAB II
PEMBELAJARAN

A. Rencana Belajar Siswa

Jenis Kegiatan Pertemu Waktu Tempat Alasan Ttd Ket


an Belajar Perubahan Guru

Kegiatan Belajar I Ruang Teori

9
Kegiatan Belajar Ruang Teori
II

Kegiatan Belajar Ruang Dijabarkan


4-6 Praktek dalam LKS

B. Kegiatan Belajar I
1. Tujuan Kegiatan Pembelajaran
a. Tujuan Umum
Setelah mempelajari modul ini peserta diklat diharapkan mampu memahami
tentang agar-agar secara umum

b. Tujuan Khusus
Setelah mempelajari modul ini diharpkan siswa dapat :
 Menginformasikan pengertian dari agar-agar
 Menjelaskan sifat dari agar
 Menyebutkan kegunaan agar bagi kesehatan tubuh
 Menjelaskan langkah pembuatan dari agar.
 Menuliskan berbagai jenis agar berdasarkan bentuk.
2 .Uraian Materi
a) .Pengertian Agar

Agar-agar sebenarnya adalah karbohidrat dengan berat molekul tinggi yang


mengisi dinding sel rumput laut. Ia tergolong kelompok pektin dan
merupakan suatu polimer yang tersusun dari monomer galaktosa. Agar-agar
dapat dibentuk sebagai bubuk dan diperjual belikan

Gel terbentuk karena pada saat dipanaskan di air, molekul agar-agar dan air
bergerak bebas. Ketika didinginkan, molekul-molekul agar-agar mulai saling
merapat, memadat dan membentuk kisi-kisi yang mengurung molekul-
molekul air, sehingga terbentuk sistem koloid padat—cair.

Apabila dilarutkan
dalam air panas dan

10
didinginkan, agar-agar bersifat seperti gelatin, padatan lunak dengan
banyak pori di dalamnya sehingga bertekstur kenyal. Agar-agar dikenal luas
di daerah Asia Tropis sebagai makanan sehat karena mengandung serat
lunak yang tinggi dan kalori yang rendah sehingga membantu melancarkan
pembuangan sisa-sisa makanan di usus.

Gambar. Alga

b) Proses pembuatan Agar .

Adapun cara pengolahan rumput laut menjadi agar-agar sebagai berikut.


1) Pencucian dan pembersihan
 Rumput laut dicuci dengan air tawar sampai bersih.
 Kotoran yang menempel seperti pasir, karang, lumpur dan rumput laut
jenis lain dihilangkan.
2) Perendaman dan pemucatan
Perendaman dilakukan agar rumput laut menjadi lunak, sehingga proses
ekstraksi nantinya dapat berjalan dengan baik.
Caranya yaitu :
 Rumput laut direndam dalam air murni sebanyak 20 kali berat rumput
laut selama 3 hari.
 Setelah itu pemucatan dilakukan dengan direndam dalam larutan
kaporit 0,25 % sambil diaduk,
 Setelah 4 – 6 jam, rumput laut dicuci kembali selama 3 jam untuk
menghilangkan bau kaporit.

11
 Rumput laut yang telah bersih dan pucat dikeringkan selama 2 hari,
sampai tahap ini rumput laut dapat disimpan lebih dulu bila tidak
segera diolah.

3) Pelembutan

 Rumput laut yang sudah dikeringkan ditembah dengan H2SO4


,Untuk lebih memudahkan ekstrasi, selama 15 menit.

 Banyaknya H2SO4 tergantung pada jenis rumput laut, yaitu


Gracilaria 5 – 10 %. Gelidium 15 % dan Hypnea 25 %. Bila tidak ada
asam sulfat dapat digunakan asam asetat, asam sitrat, buah asam
atau daun asam.

 Setelah itu dicuci lagi dengan cara merendam dalam air bersih
selama 15 menit kemudian ditirskan.
4). Pemasakan
 Rumput laut dimasak dalam air sebanyak 40 kali berat rumput laut.
 Setelah mendidih ( 90 – 100 C ), kita tambahkan asam cuka 05 %
 Pemanasan ini dilakukan kira-kira 45 menit tetapi dapat juga selama
2 – 4 jam tergantung cara pengadukannya.
 Proses setelah pemasakan tergantung dari bentuk akhir agar-agar
yang diinginkan, yakni berupa batangan, lembaran atau pun tepung.

5) Proses Pembentukan

1. Pengolahan Agar-agar Batangan / Lembaran

 Hasil dari pemasakan kemudian disaring dengan kain belacu dan


dipres.

12
 Cairan yang keluar ditampung dalam bejana dan dinetralkan
dengan penambahan air soda sehingga pHnya menjadi 7 – 7,5.

 Bila pH sudah tercapai, cairan kemudian dimasak kembali sambil


diaduk. Setelah mendidih, hasilnya dituangkan kedalam cetakan,
kira-kira 6 jam agar-agar sudah dingin dan membeku.

 Cairan yang telah beku didinginkan dalam ruangan pendingin


pada suhu – 20 C selama 4 – 5 hari. Pendinginan ini dilakukan
agar pemadatan benar-benar terjadi dengan sempurna.

 Agar-agar dikeluarkan dari cetakan. Hasil yang diperoleh adalah


agar-agar batangan.

 Bila diinginkan agar-agar berbentuk lembaran, agar-agar


batangan dipotong setebal 0,5 cm. Sebagai alat pemotong dapat
digunakan kawat halus dari baja, agar-agar batangan atau
lembaran kemudian dikeringkan di bawah sinar matahari.

 Agar-agar yang betul-betul kering dimasukkan dalam kantong


plastik dengan berat masing-masing 10 gram.

Gambar:Agar lembaran Gambar : agar batang

2. Proses Pengolahan Agar-agar Tepung

 Agar-agar yang telah masak disaring dengan fillet press filtrate.

 Cairan yang keluar ditampung dan didinginkan selama 7 jam.

13
 Agar-agar beku dihancurkan dan dipres dengan kain.

 Hasilnya berupa lembaran-lembaran yang kemudian diangin-


anginkan.

 Lembaran-lembaran kering dipotong kira-kira 3 x 5 mm, kemudian


dimasukkan dalam alat penggiling atau grinder.

 Hasil penggilingan adalah agar-agar tepung.

 Agar-agar tepung dimasukkan dalam kertas glasin yang dilapisi


lilin atau dapat juga dimasukkan plastik kemudian dibungkus
dengan kertas.

c) Sifat dari agar-agar

Apabila dilarutkan dalam air panas dan didinginkan, agar-agar bersifat


seperti gelatin: padatan lunak dengan banyak pori-pori di dalamnya
sehingga bertekstur 'kenyal'.

3. Rangkuman

14
a. Agar-agar sebenarnya adalah karbohidrat dengan berat molekul tinggi yang
mengisi dinding sel rumput laut

b. Proses pembuatan agar:

 Pencucian dan pembersihan

 Perendaman dan pemucatan

 Pelembutan

 Pemasakan

 Pembentukan/pengepakan

c. Sifat dari agar adalah seperti gelatin

d. Kegunaan agar bagi kesehatan tubuh adalah dapat membantu melancarkan


pembuangan sisa-sisa makanan di usus.

4. Tugas

Tugas 1

1. Secara kelompok mencari informasi tentang materi agar-agar dari


sumber lain ( buku, majalah, internet )

Tugas 2

2. Mencari resep-resep kue dari bahan agar.

15
C. Kegiatan belajar II

1. Tujuan Kegiatan Pembelajaran


Setelah mempelajari modul ini diharapkan siswa dapat mengolah dan menyajikan
aneka kue dari agar serta mampu menggunakan peralatan sesuai dengan standar
sanitasi dan hygiene:

2. Uraian Materi
a. Alat yang digunakan
Semua peralatan yang digunakan haruslah yang berkualitas yang baik, baik
dari segi bahan maupun bentuk, hal ini penting karena semua peralatan yang
digunakan akan berpengaruh kepada hasil.

Nama Alat Fungsi


b. Pesawat memasak
Kompor
Sebagai saran penghantar panas

Casseroll c. Alat masak

Sebagai wadah/ tempat memasak adonan

16
Sauce pan

Mixing bowl
d. Alat Bantu
Untuk tempat mencampur adonan
sebelum dimasak

Ladle
e. Alat Bantu
Untuk mengaduk adonan
selama proses pemasakan

Mixer f. Alat Bantu


Untuk mengaduk/menghaluskan
adoanan

Cetakan g. Cetakan
Sebagai wadah adonan setelah dimasak,
untuk mendapatkan bentuk.

Alat Ukur
Timbangan digital Untuk mengukur kebutuhan bahan yang akan
digunakan.

Gelas ukur

Timbangan jarum

17
b. Bahan Utama dan bahan tambahan

Bahan Utama :
Berbagai jenis agar, sebagai bahan
dasar dalam pembuatan kue dari
agar-agar.

Bahan Utama :
Berbagai cairan yang dapat
digunakan untuk melarutkan agar-
agar.

Bahan tambahan :
Untuk pemberi rasa, supaya produk
yang dihasilkan memiliki rasa manis.

Bahan tambahan :
Untuk mendapatkan rasa yang
maksimal .

18
Bahan tambahan :
Untuk memberi bermacam-macam
warna.

c. Hal yang harus diperhatikan dalam pembuatan kue dari agar

(1) Gunakan api kecil hingga sedang, sewaktu merebus adonan agar,
supaya adonan tidak pecah.

(2) Gunakan komposisi yang tepat dalam penggunaan cairan, seperti susu,
santan, dan sari buah.

(3) Jika agar-agar dimasak dengan sari buah yang sifatnya asam , seperti
jeruk, masak air dan bersama agar hingga mendidih terlebih dahulu,
kecilkan api, baru masukkan sari jeruk .Aduk hingga rata lalu matikan api.

(4) .Larutkan dulu agar dalam air dingin sebelum dipanaskan

(5) Aduk adonan agar-agar selama proses pemasakan

d. Teknik Pengolahan

Teknik pengolahan yang digunakan dalam pembuatan kue dari agar ini sering
menggunakan tekni boiling ( rebus )

e. Berbagai macam bentuk produk olahan dari agar

19
f. Rangkuman

Dalam pengolahan aneka kue dari agar-agar diperlukan peralatan yang


berkualitas baik, karena hal ini akan berpengaruh kepada hasil.

1) Peralatan yang digunakan :

3. Sauce pan atau caserrol


4. Kompor
5. Ladle
6. Mixer
7. Aneka cetakan
2) Bahan yang diganakan
 Agar-agar
 Cairan ( santan, susu, sari buah)
 Pemanis ( gula pasir, gula merah )
 Garam

20
 Pewarna
3) Hal yang harus diperhatikan dalam pengolahan

1. Gunakan api kecil hingga sedang, sewaktu merebus adonan agar,


supaya adonan tidak pecah.

2. Gunakan komposisi yang tepat dalam penggunaan cairan, seperti


susu, santan, dan sari buah.

3. Jika agar-agar dimasak dengan sari buah yang sifatnya asam , seperti
jeruk, masak air dan bersama agar hingga mendidih terlebih dahulu,
kecilkan api, baru masukkan sari jeruk .Aduk hingga rata lalu matikan
api.

4. .Larutkan dulu agar dalam air dingin sebelum dipanaskan

5. Aduk adonan agar-agar selama proses pemasakan.

d. Tugas

1). Secara berkelompok mengolah dan menyajikan aneka produk kue dari bahan
agar

g. Tes formatif

1. Jelaskan pengertian dari agar !

2. Bagaimanakah langkah /proses pembuatan agar-agar ?

3. Apakah kegunaan agar ditinjau dari segi kesehatan ?

4. Tulislah macam-macam jenis agar menurut bentuknya !

5. Apakah yang harus diperhatikan kalau kita mengolah agar ?

6. Sebutkan alat yang kita gunakan dalam mengolah kue dari bahan agar !

21
7. Sebutkan bahan utama dan bahan tambahan untuk membuat kue dari
bahan agar.

h. Kunci Jawaban

1. Agar adalah karbohidrat dengan berat molekul tinggi yang


mengisi dinding sel rumput laut

2. Proses pembuatan agar :

 Pencucian dan pembersihan

 Perendaman dan pemucatan

 Pelembutan

 Pemasakan

 Pembentukan/pengepakan

3. Kegunaan agar bagi kesehatan tubuh adalah dapat membantu melancarkan


pembuangan sisa-sisa makanan di usus.

4. Jenis agar : agar batang, agar lembaran , agar bubuk

5. Hal yang harus diperhatikan dalam pengolahan

 Gunakan api kecil hingga sedang, sewaktu merebus adonan agar,


supaya adonan tidak pecah.

 Gunakan komposisi yang tepat dalam penggunaan cairan, seperti susu,


santan, dan sari buah.

 Jika agar-agar dimasak dengan sari buah yang sifatnya asam , seperti
jeruk, masak air dan bersama agar hingga mendidih terlebih dahulu,
kecilkan api, baru masukkan sari jeruk .Aduk hingga rata lalu matikan api.

22
 .Larutkan dulu agar dalam air dingin sebelum dipanaskan

 Aduk adonan agar-agar selama proses pemasakan.

6. Alat yang digunakan : Kompor, Casseroll/ Sauce Pan, Mixing bowl, ladle,
mixer, cetakan , timbangan.

7. Bahan yang digunakan : agar-agar, cairan ( santan,susu, sari buah ), pemanis


( gula pasir, gula merah ), pewarna.

23
BAB III
EVALUASI

A. Teknik Pengujian
Teknik pengujian yang direncanakan akan digunakan untuk mengukur kemampuan
peserta didik , melputi :
^ Tes tertulis ( berupa tes teori yang dilaksanakan pada akhir kegiatan belajar
^ Observasi Praktek ( dilaksanakan pada waktu praktek pengolahan )

B. Strategi Pengujian

Persiapan
Mengecek Menjelaskan
pelaksanaan
kesiapan langkah yang
pengujan
peserta harus dilakukan

- Waktu - apa yang perlu - berkas pengujian


- Tempat - materi ujian - berkas penilaian
- Kesiapan - cara pengujian - tempat alat dan bahan
- rambu-rambu penilaian

Pelaksanaan Pelaksanaan
ujian paktek tes tertulis

Penjelasan
hasil tes Penentuan lulus /
tidak lulus
Penjelasan
Kekurangan

24
Dan kelebihan

C. Instrumen Pengujian

Instrumen pengujian memuat hal-hal yang perlu dipertanyakan dan diinformasikan


kepada peserta sebelum melaksanakan pengujian antara lain :
1. Kesiapan peserta
 Anda tahu bahwa anda akan diuji ?
 Kapan anda siap diuji ?
 Apa harapan anda dengan adanya pengujian ini ?
2. Materi uji
 Unit kompetensi mana yang anda kuasai dan siap untuk diuji.
 Apakah anda sudah mempelajarinya sampai paham mengenai sub kompetensi,
unjuk kerja dan hal-hal lain yang berhubungan dengan kompetensi tersebut ?
3. Teknik pengujian
 Apakah anda tahu teknik yang akan digunakan dalam pengujian adalah tes
teori, tes praktek ?
4. Lama pengujian.
 Anda tahu bahwa lama pengujian adalah 7 x 45 mt ?
 Anda tahu bahwa tes tertulis akan dilaksanakan selama 30 mt,tes praktek 5x45
mt dan wawancara 15 mt ?
5. Hal-hal yang akan dinilai
 Tahukah bahwa anda harus menggunakan seragam memasak dalam
pelaksanaan praktek ?
 Apakah anda sudah menyiapkan resep standar ?
 Dapatkah anda menyebutkan alat dan bahan yang akan diolah ?
 Dapatkah anda melaksanakan praktek sesuai dengan SOP yang berlaku ?
 Apakah anda dapat melaksanakan K3 dalam praktek pengolahan makanan ?
 Dapatkah anda melaksanakan kebersihan peralatan pengolahan makanan dan
area kerja ?
6. Hasil pengujian

25
 Jika belum,anda mempunyai kesempatan mengulang kembali.
 Hasil pengujian akan dijaga kerahasiaannyadan akan disimpan dalam file
anda.
 Jika anda kurang merasa puas atas hasil pengujian ini,anda dapat
menghubungi Ketua Kompetensi

………………..,……………….,……….

Peserta diklat , Penguji ,

(……………………) (………………………….)

Mengetahui
Ketua Kompetensi

(…………………………….)

26
FORMAT PENGUJIAN
NAMA PESERTA : .................................................................
NAMA KOMPETENSI : Mengolah Kue Indonesia dari bahan Agar
KODE KOMPETENSI : 100 KK 01
HARI / TANGGAL : .................................................................

NO. URAIAN YA TIDAK

KESEHATAN PRIBADI
1. Apakah peserta dalam kondisi sehat ?
2. Apakah pakaian pekerja lengkap
3. Apakah tangan dan kuku peserta pelatihan bersih
?
4. Apakah peserta sudah tidak mengenakan
perhiasan dan jam tangan ?

AREA KERJA
1. Sebelum peserta pelatihan mulai bekerja, apakah
area kerja bersih ?
2. Setelah peserta pelatihan selesai bekerja, apakah
area kerja bersih ?
3. Setelah peserta pelatihan selesai bekerja, apakah
meja kerja bersih ?

PERALATAN PENGOLAHAN
1. Sebelum peserta pelatihan mulai bekerja, apakah
peralatan lengkap dan siap pakai ?
2. Setelah peserta pelatihan selesai bekerja, apakah
peralatan bersih kering dan lengkap Setelah
3. peserta selesai bekerja, peralatan ditata kembali
degan rapih / kembali pada ketempatnya ?
Apakah ada peralatan pengolahan yang pecah
atau jatuh ?
4.

Kompetensi sudah dicapai ;

Kompetensi sudah dicapai ;


..............., ................... 2011
Penguji,

27
(.........................................)

Pengolahan dan Penyajian Kue dari Agar


Nama Peserta :
Unit Kompetensi : Mengolah Kue Indonesia dari agar
Kode Kompetensi : 100 KK 01
Hari / Tanggal :

No Kegiatan Ya Tidak
A. Persiapan Bahan
1. Apakah bahan sudah disiapkan ?
2. Apakah bahan sudah sesuai
dengan kebutuhan ?
B. PERSIAPAN PERALATAN
3. Apakah peralatan sudah bersih
dan lengkap ?
4. Apakah peralatan sudah sesuai
dengan fungsinya ?
5. Apakah peralatan sesuai dengan
jumlahnya ?
6. Apakah peralatan sudah ditata
dengan rapih pada meja kerja ?
C. PENGOLAHAN
7. Apakah teknik pengolahan sesuai
dengan standar resep

D. HASIL
8. Apakah hasil sudah sesuai
dengan kriteria ?
a. Rasa
b. Tekstur
c. Warna
d. Penataan
a.

Kompetensi sudah dicapai :

Kompetensi belum dicapai : ..............................., 2011

Assesor

28
(......................................)

PENILAIAN PRAKTEK
Nama : ..........................................................
Kompetensi/sub-kompetensi : ..........................................................
Jenis Minuman : ..........................................................
Hari / Tanggal : ..........................................................
Angka Angka
No Kriteria Max. Perolehan Ket.
1. Perencanaan 20
2. Persiapan Kerja 10
3. Proses Kerja 40
4. Hasil 30

Total 100

Catatan : ..........................................
..........................................
...........................................

Penguji : ............................................

( …………………….)

29
DAFTAR PUSTAKA

Ani Faridah dkk ; Patiseri ; Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, Dirjen
Manajemen Pendidikan Dasar Menengah ; Jakarta; 2008

Bauer Kurt, Getraud Bauer, Pengetahuan dan Pengolahan Kue dan Roti: Trauner:1999

Gramedia, 100 Resep Puding Lapis

30