Anda di halaman 1dari 6

Pengertian Hukum – Setiap negara pasti menerapkan hukum yang dapat mengatur rakyatnya.

Indonesia merupakan negara hukum. Hal ini tak dapat diragukan lagi karena sudah tercantum
dalam Undang-Undang Dasar 1945 pasal. Hukum tidak lepas dari kehidupan sehari-hari.

Dengan adanya hukum, keadilan dapat ditegakkan. Maka diperlukan pemahaman yang dapat
dimulai dari pengertian hukum.

Keberadaan hukum sangatlah penting bagi suatu negara. Karena hukum menjadi landasan dasar
dan utama juga paling penting dalam mengatur jalannya pemerintahan.

Hukum juga akan menciptakan keadilan dan ketertiban masyarakat. Hal ini akan membuat
masyarakat tidak merugi dengan lainnya. Berikut akan diulas bagaimana pengertian hukum yang
dapat dipelajari.

DAFTAR ISI ARTIKEL

 Pengertian Hukum Secara Umum


 Hukum Menurut Para Ahli
 1. Plato
 2. Utrecht
 3. Prof. Dr. Van Kan
 4. Achmad Ali
 5. E. M. Meyers
 6. S. M. Amin
 7. Aristoteles
 8. Imanuel Kant
 Sumber Hukum
 1. Sumber Hukum Formil
 2. Sumber Hukum Materil
 Karakteristik Hukum
 Tujuan Hukum
 Unsur-Unsur Hukum
 1. Hukum dapat mengatur kehidupan bermasyarakat
 2. Dibuat Oleh Lembaga Berwenang
 3. Aturan Yang Sifatnya Memaksa
 4. Sanksi Atau Pelanggaran
 Pengelompokan Hukum
 Jenis-Jenis Hukum Di Indonesia

Pengertian Hukum Secara Umum


Apa itu hukum? Pengertian hukum adalah suatu sistem yang di dalamnya terdapat norma-norma
dan aturan-aturan yang mengatur tingkah laku manusia. Ada pula yang menyebutkan hukum
merupakan aturan yang tertulis maupun tidak tertulis yang dapat mengatur masyarakat dan
dikenai sanksi jika melanggarnya.

Dengan adanya hukum, tingkat kejahatan akan berkurang. Pemegang kekuasaan tidak dapat
berlaku sewenang-wenang karena telah dibatasi oleh hukum. Selain itu hukum membantu untuk
melindungi hak dan kewajiban setiap warga negara. Maka dari itu negara harus memiliki sistem
hukum yang tepat.

Hukum Menurut Para Ahli


Selain dijelaskan secara umum, beberapa ahli juga mengemukakan pendapatnya mengenai
pengertian hukum. Hingga saat ini belum ada para ahli yang sepaham dalam pengertian hukum.
Tetapi pada intinya, hukum ditegakkan agar dapat mengatur dan melindungi masyarakat. Berikut
ini terdapat beberapa pendapat ahli mengenai pengertian hukum.

Pengertian Evaluasi

1. Plato

Menurut Plato, hukum merupakan sebuah peraturan yang teratur dan tersusun dengan baik. Serta
dapat mengikat terhadap masyarakat ataupun pemerintah.

2. Utrecht
Utrecht berpendapat bahwa hukum adalah himpunan petunjuk hidup berupa perintah dan
larangan yang mengatur tata tertib masyarakat. Tata tertib tersebut harus dipatuhi masyarakat.
Jika melanggar maka akan menimbulkan tindakan dari pemerintah.

3. Prof. Dr. Van Kan

Menurutnya hukum adalah keseluruhan peraturan hidup yang sifatnya memaksa untuk
melindungi kepentingan masyarakat.

4. Achmad Ali

Hukum merupakan norma yang mengatur yang benar dan mana yang salah. Pembuatannya
dilakukan oleh pemerintah dalam bentuk tertulis dan tidak tertulis. Memiliki ancaman hukuman
jika melanggar norma tersebut.

5. E. M. Meyers

Pengertian hukum menurut E. M Meyers adalah aturan-aturan yang mengandung pertimbangan


kesusilaan yang ditunjukkan untuk bertingkah laku manusia. Selain itu juga dapat menjadi acuan
pedoman bagi pemegang kekuasaan negara.

6. S. M. Amin

Hukum yaitu sekumpulan aturan yang terdiri dari norma dan sanksi-sanksi yang memiliki tujuan
untuk menertibkan pergaulan dalam suatu masyarakat. Sehingga keamanan dan ketertiban
masyarakat dapat terjaga.

7. Aristoteles

Menurut Aristoteles, hukum yaitu tidak hanya kumpulan aturan yang dapat mengikat masyarakat
saja tetapi juga kepada pemegang hukum.

8. Imanuel Kant

Menurutnya, hukum adalah keseluruhan peraturan yang dibatasi oleh hak orang lain. Maka dari
itu, setiap orang harus menghargai hak maupun kewajiban orang lain selama tidak merugikan
pihak-pihak terkait.

Sumber Hukum
Pada dasarnya, sumber hukum merupakan asal terjadinya hukum. Jadi sebelum adanya hukum,
perlu adanya sumber hukum terlebih dahulu. Sumber hukum dapat dibedakan menjadi dua:

1. Sumber Hukum Formil

Sumber hukum formil ada beberapa bagian seperti:

 Undang-Undang. Undang –undang merupakan sumber hukum secara tertulis yang


dibuat oleh Lembaga Eksekutif dan Lembaga Legislatif
 Adat-istiadat. Adat istiadat Berlaku dikalangan masyarakat tertentu dan di dalam
wilayah tertentu.
 Traktat. Traktat merupakan perjanjian yang disepakati oleh suatu negara dengan negara
lain. Kelompok traktat dibedakan menjadi 2 yaitu traktat bilateral, yang dilakukan oleh
dua negara mengenai sesuatu. Kemudian ada traktat multilateral yang dilakukan oleh tiga
negara atau lebih dalam mencapai kesepakatan bersama.
 Yurisprudensi. Yurisprudensi merupakan suatu putusan hakim yang belum ada
penyelesaian hukumnya. Kemudian ini menjadi pedoman perkara lainnya yang serupa
dengan kasus yurisprudensi ini.
 Doktrin. Doktrin adalah pendapat para ahli hukum sebagai asas-asas atau dasar yang
penting dalam dunia hukum.