Anda di halaman 1dari 17

Makalah

Kerajinan Tangan dari Kerang

DISUSUN OLEH

KELOMPOK V

SMA NEGERI 1 KOTABARU

KOTABARU, KALIMANTAN SELATAN

TAHUN AJARAN 2018 / 2019

1
KATA PENGANTAR

Seraya mengucapkan syukur kepada Allah SWT yang telah memberi Rahmat serta
Hidayah-Nya, sehingga kita masih dalam keadaan sehat. Dan khususnya, kami (penyusun)
bisa menyelesaikan makalah yang sederhana ini.

Makalah ini tentunya jauh dari kata sempurna tapi kami (penyusun) tentunya
bertujuan untuk menjelaskan atau memaparkan point-point di makalah ini, sesuai dengan
pengetahuan yang kami peroleh, baik dari buku maupun sumber-sumber lainnya.

Kami menyadari bahwa tiada gading yang tak retak. Makalah yang kami susun ini tak
luput dari kekurangan dan jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, kami sebagai penyusun
mohon maaf bila ada kesalahan. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi para pembaca.

Kotabaru, 4 November 2018

Syifa Salsabila A.

2
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 1

KATA PENGANTAR . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 2

DAFTAR ISI . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 3

BAB I PENDAHULUAN . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 4

1.1 Latar Belakang . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 4

1.2 Rumusan Masalah . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 5

1.3 Tujuan Penelitian . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 5

BAB II ISI . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 6

2.1 Pengertian Kerajinan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 6

2.2 Pengertian Kewirausahawan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 7

2.3 Contoh Kerajinan dari Kerang . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 8

2.4 Kisah Wirausahawan Sukses dalam Kerajinan Kerang . . . . . . . . . . . . . . . 9

2.5 Alat untuk Membuat Kerajinan Kerang . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 12

2.6 Cara Membuat Kerajinan Kerang . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 13

BAB III PENUTUP . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 15

3.1 Kesimpulan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 15

3.2 Saran . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 15

DAFTAR PUSTAKA . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 16

DAFTAR ANGGOTA . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 17

3
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Kerajinan merupakan budaya tradisional yang kini menjadi komoditi negara untuk
meningkatkan devisa. Di antara sejumlah kerajinan Nusantara, ada kerajinan yang tetap
mempertahankan bentuk dan ragam hias tradisionalnya, tetapi ada pula yang telah
dikembangkan sesuai dengan tuntutan pasar.

Kerajinan adalah pekerjaan atau aktivitas yang berkaitan dengan buatan tangan atau
kegiatan yang berkaitan dengan barang yang dihasilkan melalui keterampilan tangan
(kerajinan tangan). Kerajinan tangan merupakan hasil dan bentuk dari penyampaian
perasaan manusia yang didasari oleh usaha dan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Sering
dengan berjalannya waktu, kebutuhan manusia saat ini semakin banyak dan keahlian
manusia pun semakin maju sehingga daya cipta yang dimiliki mengandung nilai
keindahan atau nilai artistik yang bernilai jual tinggi. Dengan kenyataan tersebut, maka
saat ini kebanyakan benda-benda kerajinan tangan yang dihasilkan bertujuan untuk
kepentingan komersial, dengan nilai seni dan nilai jual tinggi.

Produk kerajinan dapat dibagi menjadi dua, yaitu produk kerajinan dan bahan lunak
dan produk kerajinan dan bahan keras. Produk kerajinan dari bahan keras merupakan
produk kerajinan yang menggunakan bahan dasar yang bersifat keras. Kesesuian diantara
topik dan materi yang kami pelajari menjadikan alasan mengapa makalah ini dibuat.

Kabupaten Kotabaru adalah salah satu kota di Provinsi Kalimantan Selatan,


Indonesia.). Di bidang pariwisata Kabupaten Kotabaru memiliki pesona pantai yang indah
dan menarik untuk dikunjungi. Selain bisa dinikmati keindahannya, kita juga bisa
memperoleh hasil kerajinan yang ada disana.

4
1.2 Rumusan Masalah

 Apa pengertian kerajinan ?


 Apa pengertian wirausahawan ?
 Apa saja contoh kerajinan dari kerang ?
 Siapa salah satu contoh wirausahawan yang sukses ? (dalam kerajinan kerang)
 Apa alat yang dibutuhkan untuk membuat kerajinan dari kerang ?
 Bagaimana cara membuat kerajinan dari terang ?

1.3 Tujuan Penelitian

 Mengetahui apa itu kerajinan dan wirausahawan


 Mengetahui contoh barang dari kerajinan kerang
 Mengetahui kisah wirausahawan yang sukses dalam kerajinan kerang
 Bisa membuat kerajinan kerang

5
BAB II

ISI

2.1 Pengertian Kerajinan

Kerajinan adalah hal yang berkaitan dengan buatan tangan atau kegiatan yang
berkaitan dengan barang yang dihasilkan melalui keterampilan tangan (kerajinan tangan).
Kerajinan yang dibuat biasanya terbuat dari berbagai bahan. Dari kerajinan ini
menghasilkan hiasan atau benda seni maupun barang pakai. Biasanya istilah ini diterapkan
untuk cara tradisional dalam membuat barang-barang.

Kerajinan Tangan memiliki dua fungsi yaitu Fungsi Pakai dan Fungsi Hias. Fungsi
Pakai adalah Kerajinan yang hanya mengutamakan kegunaan dari benda kerajinan tersebut
dan memiliki keindahan sebagai tambahan agar menjadi menarik. Fungsi Hias adalah
Kerajinan yang hanya mengutamakan keindahan tanpa memperhatikan guna dari barang
tersebut, contoh kerajinan ini seperti miniatur, patung dll yang hanya menjadi kenikmatan
bagi siapa yang melihatnya.

Kerajinan tangan jika dilihat dari segi bahan dibagi menjadi 2, yaitu :

1) Kerajinan bahan keras

6
Produk kerajinan yang menggunakan bahan dasar yang bersifat keras. Beberapa
bahan keras yang digunakan dalam pembuatan produk kerajinan dapat dibagi menjadi dua,
yaitu sebagai berikut.
a) Bahan keras alami, yaitu bahan yang diperoleh di lingkungan sekitar kita dan
kondisi fisiknya keras, misalnya kayu, bambu, batu, dan rotan.
b) Bahan keras buatan, yaitu bahan-bahan yang diolah menjadi keras sehingga
dapat digunakan untuk membuat bahan-bahan kerajinan, misalnya berbagai
jenis logam dan fiberglass.

2) Kerajinan bahan lunak

Suatu produk kerajinan yang mengunakan bahan bersifat lunak sebagai dasar
pembuatannya. Bahan lunak terbagi menjadi dia, yaitu.
a) Bahan lunak alami adalah bahan lunak yang diperolah dari alam. Cara
pengolahannya pun alami tidak dicampur dengan bahan buatan. Contoh
bahan lunak alami : tanah liat, serat alam, dan kulit hewan
b) Bahan lunak buatan adalah bahan untuk karya kerajinan yang diolah menjadi
lunak. Contoh bahan lunak buatan : bubur kertas, gips, fiberglas, lilin, sabun,
spons, dan lain-lain.

2.2 Pengertian Wirausahawan

Wirausahawan (entrepreneur) adalah orang yang pandai atau berbakat mengenali


produk baru, menentuka cara produksi baru, menyusun operasi untuk pengadaan produk
baru, memasarkannya, serta mengatur permodalan operasinya.

Pengertian wirausahawan menciptakan sebuah bisnis baru dalam menghadapi risiko


dan ketidakpastian untuk tujuan mencapai keuntungan dan pertumbuhan dengan
mengidentifikasi peluang signifikan dan sunber daya yang diperlukan.

7
Louis Jacques Filion menggambarkan wirausawan sebagai orang yang imanjinatif,
yang ditandai dengan kemampuannya dalam menetapkan sasaran serta dapat mencapai
sasaran-sasaran itu. Ia juga memiliki kesadaran tinggi untuk menemukan peluang-peluang
dan membuat keputusan.

Louis Jasques Filion

Persamaannya dari pengertian-pengertian tersebut yaitu wirausahawan memiliki dan


mampu berpikir kreatif-imanjinatif, melihat peluang dan membuat bisnis baru.

Seorang wirausahawan adalah seorang manager, tetapi melakukan kegiatan tambahan


yang tidak dilakukan semua manager. Manager bekerja dalam hierarki manajemen yang
lebih formal, dengan kewenangan dan tanggung jawab yang didefinisikan secara jelas
sedangkan pengusaha menggunakan jaringan daripada kewenangan formal.

2.3 Contoh Kerajinan dari Kerang

1) Pigura

8
2) Cermin 3) Lampu hias

2.4 Kisah Wirausahawan Sukses dalam Kerajinan Kerang

Nur Handiah Jaime Taguba

Di tangan Nur Handiah Jaime Taguba, kulit kerang simping atau capiz shell tak lagi
hanya sampah. Dengan kreativitasnya, kulit kerang yang bertebaran di pantai Cirebon,
Jawa Barat, itu menjadi berbagai perkakas bernilai dollar AS. Pemilik Perusahaan Multi
Dimensi Shell Craft ini yang mampu membawa kulit kerang pantura menembus dunia.

Pasar kerajinan kulit kerang di Eropa dan Amerika Serikat yang sebelumnya hanya
dikuasi Filipina telah ia jajaki. Jerman, Spanyol, Italia, Inggris, Jerman, Polandia,
Bulgaria, Rusia, dan Amerika Serikat menjadi negara-negara tujuan ekspornya selama ini.

Setiap bulannya perusahaan yang ia pimpin bisa mengirim sekitar dua kontainer
kerajinan ke pasar internasional. Sebuah volume ekspor yang tidak kecil bagi pengusaha
yang memulai usaha dari nol ini.

9
Kesuksesan Nur itu berawal dari kejeliannya melihat peluang. Awalnya perempuan
kelahiran Banyumas, Jawa Tengah, sekitar 49 tahun yang lalu itu memanfaatkan
tumpukan kulit kerang untuk diekspor ke Filipina pada tahun 2000.

Kebetulan ibu dari lima anak ini mempunyai relasi dengan para perajin kulit kerang di
tanah kelahiran suaminya, Jaime Taguba, di Filipina.

”Awalnya hanya menyuplai bahan baku saja. Kebetulan pembuatan kerajinannya ada
di Filipina. Jadi, kami memasok bahan bakunya,” kata Nur di bengkel kerjanya, April
2010.

Meski sudah mampu mengurangi sampah pantai dan ikut terlibat dalam menghidupi
warga sekitar, termasuk nelayan, Nur tidak ingin berhenti di titik itu.

Menurutnya kerang yang ia kirimkan seharusnya bisa lebih berharga lagi jika ada nilai
tambahnya. Akhirnya ia mulai menjual bahan baku dengan kondisi lebih baik lagi, yakni
yang sudah dibersihkan. Dari hasil jual kulit kerang bersih itu, ia bisa mendapatkan hasil
yang lebih dan bisa mempekerjakan lebih banyak orang.

Dalam perkembangannya, Nur pun berinisiatif menggeluti industri kerajinan sendiri.


Dibantu sang suami, Nur mengawali kreativitasnya dalam mengolah kulit kerang menjadi
kap lampu di bengkel kerjanya di Astapada, Kecamatan Tengah Tani, Kabupaten Cirebon.

Mulanya hanya jenis lampu gantung, lalu berkembang menjadi berbagai macam
produk lain dengan model dan ukuran. Lampu duduk, misalnya, ada yang model berdiri
serta ditempel di dinding. Kesemuanya menggunakan bahan kulit kerang, terutama kerang
simping yang diperolehnya dari para nelayan di pantura.

Dari sekadar lampu itu, hasil karyanya berkembang lagi menjadi furnitur. Meja rias
dengan berbagai bentuk yang unik dan glamor, meja tamu, hingga kursi santai. Inovasinya
terus mengalir hingga kemudian muncul dinding berornamen kerang hingga lantai
keramik dari kerang. Perhiasan mulai dari gelang, kalung, hingga anting pun tak luput dari
bidikannya.

Bahannya pun tak lagi hanya dari kerang simping, tetapi juga dari kerang dara atau
kerang lain yang selama ini juga hanya menjadi sampah dan terbuang begitu saja di tepi
pantai. Sesuatu yang diyakini juga terjadi di seluruh wilayah Indonesia, negara dengan
lebih dari 17.000 pulau ini.

Dengan sentuhan seni dan kreativitas, sampah kulit kerang yang awalnya tak berharga
itu kini berubah menjadi perkakas cantik dan glamor yang digemari masyarakat, terutama
di Eropa.

Tujuh ruang pamernya di Cirebon, Bali, dan Jakarta kini penuh dengan berbagai
macam hasil karya kerangnya. Bahkan, bisa dikatakan hanya menggambarkan sedikit dari
karya yang telah ia buat.

10
Usahanya juga telah mengangkat perekonomian warga di sekitarnya. Jumlah
karyawan di bengkel kerjanya kini tidak hanya 60 orang seperti saat ia memulai karier
sebagai pengekspor kulit kerang, tetapi berkembang menjadi 500 orang. Mereka rata-rata
adalah kaum perempuan dan ibu-ibu di sekitar pusat kerajinannya, yang awalnya tidak
bekerja. Kini perekonomian keluarga mereka terbantu.

Kuncinya di kreativitas

Kreativitas selama ini memang menjadi kunci yang selalu dipegang Nur Handiah.
Selama ini saingan berat bisnisnya adalah para perajin dari Filipina yang telah lebih dulu
terjun dalam industri kulit kerang.

Nur memang sempat menyewa desain khusus. Namun, ia akhirnya lebih memilih
belajar mendesain sendiri karena selama ini desainnya ternyata juga bisa diterima di
pasaran internasional.

Bukan hal yang mudah menciptakan barang yang laku di pasaran. Demi sebuah ide,
Nur harus meluangkan waktu untuk belajar, membuka wawasan, membaca berbagai rubrik
desain, dan menyempatkan diri untuk berkontemplasi, bahkan survei.

Promosinya dalam mengenalkan kerajinan kulit kerangnya juga tak terbatas di dalam
ruang pamer. Ketika harus bertemu dengan orang lain, perempuan yang selalu
berpenampilan rapi ini mengenakan berbagai pernak-pernik dari kulit kerang, mulai dari
aksesori hingga tas tangan. Semuanya agar langsung diketahui orang lain. Bahkan,
rumahnya pun berhias kulit kerang.

Ia juga memutar otak untuk bisa membuat barangnya tetap terjangkau di pasaran.
Dengan trik desain tertentu, sebuah sofa berhiaskan kulit kerang bisa berharga lebih murah
dibandingkan dengan sofa yang dibuat oleh perajin dari Filipina. Dengan berbagai jalan
itulah ia mampu bersaing dengan perajin luar negeri lain meski baru saja memulai bisnis
sepuluh tahun lalu.

Nur mengakui, bisnisnya memang sempat surut ketika dunia digoyang krisis ekonomi
akhir tahun 2008 hingga awal tahun 2009. Meski demikian, pasarnya tidak mati.

11
Permintaan dari Amerika Serikat memang berkurang, tetapi Eropa tetap memberikan
tempat bagi kerajinannya. Kini pasar kerajinannya di Amerika Serikat berangsur-angsur
pulih.

Di dalam negeri sendiri, kerajinan kulit kerang belum banyak ditiru oleh perajin lain.
Padahal, bahan baku sangat mudah didapati. Nur tidak pernah kesulitan mendapatkan 60
ton kulit kerang setiap bulan untuk bahan bakunya. ”Mungkin orang mengira ini kerajinan
dari sampah sehingga kurang menarik, mungkin juga karena keuntungannya kecil,”
katanya merendah.

Meski demikian, Nur mengaku tetap setia pada kulit kerang. Menurutnya, yang
penting bukan dari mana bahannya, tetapi jadi apa hasilnya. Bagi Nur, sampah bisa
menjadi apa saja tergantung dari cara merawatnya. Jika dibuang tetap, akan menjadi
sampah. Namun, jika dirawat, bisa lebih berguna, misalnya kulit kerang bisa dinilai dalam
dollar AS seperti apa yang telah ia lakukan.

2.5 Alat untuk Membuat Kerajinan Kerang

1) Kerang secukupnya
2) Kain flanel berwarna
3) Gabus
4) Pilok orange
5) Gliter warna
6) Daun
7) Plester warna hijau
8) Lem tembak

12
9) Putik
10) Mutiara kecil
11) Kawat

2.6 Cara Membuat Kerajinan Kerang

a) Membuat pot

1. Siapkan kerang yang sudah dibersihkan diatas koran bekas, untuk diwarnai
dengan pilok atau cat (akan digunakan juga untuk membuat bunga).

2. Mulailah mempilok atau mengecat seluruh bagian kerang.

3. Keringkan kerang yang sudah dipilok atau dicat tadi selama kurang lebih
30menit.

4. Siapkan kaleng susu bekas yang telah dibersihkan.

5. Kemudian lapisi permukaan kaleng susu dengan kain flanel yang telah
disiapkan.

6. Setalah kaleng susu dilapisi dengan kain flanel, tempelkan kerang yang sudah
kering sesuai dengan bentuk yang kita inginkan.

7. Berikan variasi disela-sela kerang, seperti menempelkan mutiara kecil.

8. Tambahkan renda atau pita untuk memperindah pot dari kaleng susu tadi.

13
b) Membuat bunga

1. Siapkan kerang yang sudah dipilok atau dicat tadi.


2. Gabungkan antara tangkai yang telah dibuat tadi dengan bunga yang akan
diolah menggunakan kerang tersebut.
3. Untuk penopang tangkai, gunakan gabus dan masukan gabus pada kaleng susu
bekas tadi untuk menancapkan tangkai yang telah dibuat.
4. Untuk memperindah dan mempercantik kerajinan tersebut, tambahkan
beberapa variasi pernak-pernik sesuka kita.

c) Hasil akhir

Ke rumah mail makan bakmi

Makannya sama ikan

Inilah hasil kerajinan kami

Semoga bisa memuaskan

14
BAB III

PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Berdasarkan hasil uraina makalah diatas, maka dapat diambil kesimpulan sebagai
berikut :

1) Kita dapat membuat sebuah kerajinan tangan dengan kreativitas yang kita miliki,
dan memanfaatkan barang disekitar kita

2) Jika menjadi wirausahawan, kita harus jeli untuk melihat peluang yang ada.

3.2 Saran

Semoga setelah membaca makalah ini masyarakat atau pelajar dapat menyadari
bahwa sebenarnya limbah di sekitar kita dapat dimanfaatkan untuk membuat kerajinan lalu
dengan tekun mengembangkannya.

15
Daftar Pustaka

http://shofaainunkhasannah.blogspot.com/2018/01/makalah-prakarya-kerajinan-bunga-
dari.html

https://www.kabarkan.co.id/2016/10/objek-wisata-yang-ada-di-kabupaten.html

https://benyaminrizal.wordpress.com/2014/09/01/pengertian-
prakaryakerajinanrekayasapengolahan-dan-budidaya/

http://purbaseni.blogspot.com/2015/12/pengertian-dan-fungsi-kerajinan-tangan.html

https://www.artikelbelajar.com/kerajinan-bahan-keras/

https://www.hipwee.com/narasi/cara-membuat-lampu-hias-kerajinan-tangan-dari-bambu/

https://sarungpreneur.com/inilah-kerajinan-tangan-unik-yang-dibuat-dari-barang-bekas/

https://brainly.co.id/tugas/12585983

http://walangkopo99.blogspot.com/2012/01/pengertian-dari-wirausahawan.html

https://www.hrimag.com/Quelques-conseils-du-professeur-Louis-Jacques-Filion

https://www.dekoruma.com/artikel/64876/kreasi-bingkai-foto-lucu

https://kerajinanindonesia.id/kerajinan-kerang-di-denpasar-bali/

https://ide-rumah.blogspot.com/2012/04/ide-menjadikan-cermin-lebih-menarik.html

https://www.bukalapak.com/p/rumah-tangga/kamar-tidur/2hkizf-jual-model-lampu-hias-
ruang-tamu-kamar-tidur-mandi-kulit-kerang-deko-rumah-interior

https://news.indotrading.com/nur-handiyah-sulap-sampah-kulit-kerang-jadi-barang-
mewah-bernilai-jutaan-rupiah/

http://www.radarcirebon.com/wisata-belanja-di-cirebon-mampirlah-ke-rumah-kerang.html

https://aboutcirebon.id/istana-kerajinan-kerang-cirebon-yang-mendunia/

16
Daftar Anggota

1. Galuh Andina

2. Gina Aprillita

3. Gusti Indah

4. Muhammad Fadel Narendra

5. Putri Ayu Bakhri

6. Rakhmad Adhitia Fakhrozi

7. Syifa Salsabila Andini

8. Tara Asie Saha

17