Anda di halaman 1dari 3

TUGAS AKHIR M5

NO. PESERTA : 18130483010031


NAMA : YUNINGSIH
PRODI : TEKNOLOGI KONSTRUKSI DAN PROPERTI

1. Pengertian media pembelajaran


Menurut (Schramm,1977), Media pembelajaran adalah teknologi pembawa pesan (atau
informasi) yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan pembelajaran. Pendapat ini
menekankan kepada teknologi sebagai pembawa pesan, namun menurut saya hal ini
kuranglah tepat. Selain teknologi, media teks seperti buku cetak maupun modul
pembelajaran bisa dimanfaatkan sebagai media pembelajaran. Begitu juga dengan model
benda tiga dimensi, masih bisa membantu guru maupun peserta didik dalam kegiatan
pembelajaran.

Briggs (1977) mendifinisikan media pembelajaran sebagai sarana fisik untuk menyampaikan
isi / materi pembelajaran. Menurut saya, selain menggunakan sarana fisik atau hardcopy
(buku, poster, dan lain-lain), kegiatan pembelajaran bisa juga dengan menggunakan sarana
non fisik (software). Salah satunya bisa dengan menggunakan media video pembelajara
maupun slide presentasi.

Gagne (1990) mengartikan media pembelajaran sebagai jenis komponen dalam lingkungan
peserta didik yang dapat merangsang mereka untuk belajar. Menurut saya memang benar
komponen dalam lingkungan dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran misalnya
guru, teman ataupun masyarakat. Dalam kenyataannya, keberadaan mereka sangat penting
dalam belajar. Peserta didik di sekolah belajar dari guru dan teman lainnya, di masyarakat
peserta didik belajar dari orang dewasa lainnya. Tetapi hal ini belumlah cukup pada kondisi
pembelajaran abad 21 jika mengesampingkan peranan teknologi maupun sarana fisik.

Arief S. Sadiman (1986) menyampaikan bahwa media pembelajaran adalah segala sesuatu
yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima, sehingga dapat
merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan minat peserta didik agar terjadi proses belajar.
Media ini bisa berupa media teks (seperti buku), audio, visual, video, manipulative maupun
orang.
Menurut saya pengertian media pembelajaran yang paling relevan dengan kondisi
pembelajaran student centered learning adalah pengertian media pembelajaran menurut
Arief S. Sadiman (1986), yaitu media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat
digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima, sehingga dapat
merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan minat peserta didik agar terjadi proses belajar.
Dari pengertian di atas, dapat dijabarkan bahwa pembelajaran menggunakan segala sesuatu
yang dapat digunakan untuk mernyalurkan pesan dari pengirim ke penerima. Segala sesuatu
yang di maksud disini adalah media pembelajaran, di mana media pembelajaran merupakan
suatu keharusan dalam student centered learning untuk mermbantu proses pembelajaran.
Media pembelajaran semakin berkembang sejalan dengan kemajuan teknologi informasi dan
komunikasi sehingga menghasilkan banyak media pembelajaran yang bervariasi seperti
DVD, video tutorial, presentasi power point dan lain sebagainya yang dapat digunakan
pendidik dalam pembelajaran student centered learning. Media pembelajaran tersebut
merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan minat siswa. Pernyataan ini sejalan dengan
sintak dalam pembelajaran student centered learning dengan pendekatan saintifik yaitu
mengamati, menanya, mengumpulkan data, mengasosiasi dan mengomunikasikan. Sebagai
contoh, guru menerapkan pembelajaran student centered learning dengan model Problem
based learning, guru menggunakan media video yang menampilkan suatu masalah yang
ditampilkan lewat proyektor yang perlu di cari solusinya. Otomatis hal ini akan merangsang
siswa untuk berpikir menemukan solusi. Setelah mengamati, ada sintak menanya,
mengumpulkan data, mengasosiasi dan mengomunikasikan yang merupakan sintak
daripada pembelajaran student centered learning dengan pedekatan saintifik. Kegiatan
pembelajaran menjadi aktif berpusat pada siswa. Apa lagi penggunaan media yang kreatif,
hal ini sudah tentu akan membuat atmosfir kelas menjadi hidup, siswa merasa senang dan
tertarik dalam belajar yang tentunya akan menumbuhkan minat belajar siswa,
membangkitkan motivasi pada subjek belajar. Jika siswa sudah memiliki minat dalam belajar,
sudah tentu hal ini akan mengaktifkan kegiatan pembelajaran. Di tambah lagi dengan metode
dan media pembelajaran yang menarik yang disesuaikan dengan tujuan pembelajaran. Hal
ini akan menghilangkan sikap pasif subjek belajar dan sudah tentu akan menghasilkan
pencapaian siswa yang optimal. Berdasarkan penjabaran pengertian diatas, sehingga saya
berpendapat pengertian media pembelajaran yang paling relevan dengan student centered
learning adalah menurut Arief S. Sadiman yaitu media pembelajaran adalah segala sesuatu
yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima, sehingga dapat
merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan minat peserta didik agar terjadi proses belajar.

2. Perkembangan teknologi elektronika, komputer dan infomatika di abad 21 berpengaruh


terhadap pemanfaatan media pembelajaran. Perkembangan teknologi, informasi dan
komunikasi yang sangat pesat di abad 21 menghasilkan banyak media yang bervariatif yang
dapat diaplikasikan dalam pembelajaran. Berikut klasifikasi media pembelajaran abad 21:
1) Media Teks abad 21
Media yang menyampaikan informasi/ pengetahuan lewat tulisan yang berupaya memberi
daya tarik dalam penyampaian informasi.
Contohnya: E-Books, Web, dll
2) Media audio abad 21
Media yang menyampaikan informasi/ pengetahuan lewat suara.
Contohnya: Podcast, presenter live, rekaman suara dalam format MP3, dll.
3) Media visual abad 21
Media yang menyampaikan informasi/ pengetahuan lewat gambar. Ada yang bergerak
dan ada yang diam
Contohnya: Gambar/ grafik atau kartun, sketsa maupun diagram yang ditampilkan lewat
interactive whiteboard atau LCD proyektor.
4) Media audio visual abad 21
Media yang menyampaikan informasi/ pengetahuan lewat video. Audio visual juga ada
yang bergerak dan ada yang diam.
Contohnya: program video pembelajaran, video tutorial, atau streaming video.
5) Media manipulatif abad 21
Media yang menyampaikan informasi atau pengetahuan dengan cara yang manipulative.
Contohnya: Simulator, berbagai bangun matematik, benda-benda tiruan/ miniature seperti
manekin/ patung tentang organ manusia yang dikreasikan lebih real.