Anda di halaman 1dari 28

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

A. Identitas
Nama sekolah : SMA N 1 Bambanglipuro
Mata PELAJARAN : Ilmu Kimia
Kelas, Semester : X, 2
Standar Kompetensi : 4. Memahami sifat-sifat senyawa organik atas dasar gugus
fungsi dan senyawa makromolekul.
Kompetensi Dasar : 4.2 Menggolongkan senyawa hidrokarbon berdasarkan
strukturnya dan hubungannya dengan sifat senyawa.
Indikator : 1. Menjelaskan hidrokarbon dan penggolongannya.
2. Menjelaskan rumus umum Alkana
3. Menjelaskan tata-nama alkana
4. Menjelaskan rumus struktur alkana
5. Menjelaskan rumus umum Alkena
6. Menjelaskan tata-nama alkena
7. Menjelaskan rumus struktur alkena
8. Menjelaskan rumus umum Alkuna
9. Menjelaskan tata-nama alkuna
10. Menjelaskan rumus struktur alkuna
Alokasi waktu : 6 X 45 menit.
B. Tujuan Pembelajaran :
Pertemuan 1 : Setelah memperhatikan penjelasan guru dan latihan penerapan
nya tentang hidrokarbon dan penggolongannya, siswa dapat:
1. Menyatakan hidrokabon
2. Mengelompokkan hidrokarbon berdasarkan kejenuhan
ikatannya.
Setelah memperhatikan penjelasan guru tentang rumus umum
dan tata-nama alkana, siswa dapat:
3. Menuliskan rumus molekul alkana
4. Memberi contoh isomer pada alkana
5. Menuliskan nama alkana yang sudah ditentukan rumus
strukturnya.
Pertemuan 2 : Setelah memperhatikan penjelasan guru cara menuliskan
rumus struktur dari nama alkana, siswa dapat:
6. Menuliskan rumus struktur dari berbagai isomer alkana
7. Menentukan benar-salahnya nama suatu alkana
Pertemuan 3 : Setelah memperhatikan penjelasan guru dan latihan penerapan
nya tentang alkena, siswa dapat:
8. Menuliskan rumus molekul alkena.
9. Menuliskan nama kimia dari berbagai rumus struktur
alkena.
10. Menuliskan rumus struktur dari nama alkena.
Pertemuan 4 : Setelah memperhatikan penjelasan guru dan latihan penerapan
nya tentang alkuna, siswa dapat:
11. Menuliskan rumus molekul alkuna.
12. Menuliskan nama kimia dari berbagai rumus struktur
alkuna.
13. Menuliskan rumus struktur dari nama alkuna.
Pertemuan 5 : Setelah memperhatikan penjelasan guru dan latihan
penerapannya tentang sifat-sifat alkana, alkena dan alkuna
siswa dapat:
14. Menyebutkan sifat fisik alkana, alkena dan alkuna
15. Menuliskan reaksi substitusi pada alkana.
16. Menuliskan reaksi pembakaran alkana, alkena dan alkuna
17. Menuliskan reaksi adisi pada alkena dan alkuna.

C. Materi Pembelajaran : 1. Hidrokarbon dan penggolongannya.


2. Alkana
3. Alkena
4. Alkuna
5. Sifat-sifat alkana, alkena dan alkuna.
D. Metode Pembelajaran : Ceramah dan Pemberian Tugas.
E. Kegiatan Pembelajaran :
Langkah-langkah:
Pertemuan 1
KEGIATAN AKTIVITAS KOLABORASI
WAKTU
PEMBELAJARAN SISWA GURU 1 GURU 2
Awal 10 menit menyebutkan Pre tes Mengabsen,
senyawa disekitar menyiapkan alat
dan cara pemben- pelajaran (LCD)
tukannya.
Inti 25 menit Memperhatikan Menjelaskan ttg: Mengamati
penjelasan guru ttg: - hidrokarbon kegiatan siswa
- hidrokarbon - penggolongan
- penggolongan HK
HK - rumus umum al-
- rumus umum al- kana.
kana. - rumus struktur
- rumus struktur dan tata nama
dan tata nama alkana.
alkana.
Mengerjakan latih-
45 menit an. Membantu siswa Membantu siswa
yang kesulitan. yang kesulitan

Penutup 10 menit Menjawab perta – Memberi perta Mengemas alat.


nyaan postes. nyaan postes.

Pertemuan 2
KEGIATAN AKTIVITAS KOLABORASI
WAKTU
PEMBELAJARAN SISWA GURU 1 GURU 2
Awal 10 menit menyebutkan isomer Mengabsen, Pre tes
pentana menyiapkan alat
pelajaran (LCD)
Inti 25 menit Memperhatikan Mengamati Menjelaskan ttg:
penjelasan guru ttg: kegiatan siswa - menuliskan ru-
- menuliskan ru- mus struktur al-
mus struktur al- kana.
kana. - menentukan be-
- menentukan be- nar-salahnya pe
nar-salahnya pe namaan suatu
namaan suatu alkana.
alkana.
Mengerjakan latih-
45 menit an. Membantu siswa Membantu siswa
yang kesulitan yang kesulitan
Penutup 10 menit Menjawab perta – Memberi perta Mengemas alat.
nyaan postes. nyaan postes.

Pertemuan 3:
KEGIATAN AKTIVITAS KOLABORASI
WAKTU
PEMBELAJARAN SISWA GURU 1 GURU 2
Awal 10 menit menyebutkan Pre tes Mengabsen,
10rumus molekul menyiapkan alat
dan nama alkana pelajaran (LCD)
Inti 25 menit Memperhatikan Menjelaskan ttg: Mengamati
penjelasan guru ttg: - rumus molekul kegiatan siswa
- rumus molekul alkena.
alkena. - rumus struktur
- rumus struktur dan tata nama
dan tata nama alkena.
alkena.
Mengerjakan latih-
45 menit an. Membantu siswa Membantu siswa
yang kesulitan. yang kesulitan

Penutup 10 menit Menjawab perta – Memberi perta Mengemas alat.


nyaan postes. nyaan postes.

Pertemuan 4:
KEGIATAN AKTIVITAS KOLABORASI
WAKTU
PEMBELAJARAN SISWA GURU 1 GURU 2
Awal 10 menit menyebutkan Pre tes Mengabsen,
10rumus molekul menyiapkan alat
dan nama alkana pelajaran (LCD)
Inti 25 menit Memperhatikan Menjelaskan ttg: Mengamati
penjelasan guru ttg: - rumus molekul kegiatan siswa
- rumus molekul alkuna.
alkuna. - rumus struktur
- rumus struktur dan tata nama
dan tata nama alkuna.
alkuna.
Mengerjakan latih-
45 menit an. Membantu siswa Membantu siswa
yang kesulitan. yang kesulitan

Penutup 10 menit Menjawab perta – Memberi perta Mengemas alat.


nyaan postes. nyaan postes.

Pertemuan 5:
KEGIATAN AKTIVITAS KOLABORASI
WAKTU
PEMBELAJARAN SISWA GURU 1 GURU 2
Awal 10 menit menyebutkan 8 suku Mengabsen, Pre tes
alkana, alkena menyiapkan alat
dan alkuna pelajaran (LCD)
Inti 25 menit Memperhatikan Mengamati Menjelaskan ttg:
penjelasan guru ttg: kegiatan siswa - beberapa sifat fi -
- beberapa sifat fi - sik alkana, alke –
sik alkana, alke – na dan alkuna
na dan alkuna

Mengerjakan latih-
45 menit an. Membantu siswa Membantu siswa
yang kesulitan yang kesulitan

Penutup 10 menit Menjawab perta – Memberi perta Mengemas alat.


nyaan postes. nyaan postes.

F. Sumber belajar : Buku Kimia SMA 1 B


LKS
G. Penilaian : Unjuk kerja/ laporan praktikum.
Test tertulis uraian/ terlampir.

Bantul,
Guru Mata Pelajaran
Guru 1 Guru 2

ISTI FATIMAH, M.Pd SUPRIJANDAKA, S.Pd


NIP. 131804907 NIP. 131608176

Mengetahui
Kepala SMA N 1 Bambanglipuro

Drs. WIYONO.
NIP. 131676685

Lampiran 1:
LEMBAR KERJA SISWA
Tata nama Alkana
Tata nama untuk alkana bercabang sbb:
1. Tentukan rantai atom C terpanjang . Banyaknya atom C sebagai nama utama
Jika terdapat dua/lebih kemungkinan, pilihlah yang cabangnya terbanyak
2. Atom C diluar rantai utama dinyatakan sebagai gugus alkil dan merupakan cabang.
Nama gugus alkil ditulis didepan nama utama
3. Posisi gugus alkil dinyatakan dengan awalan angka, untuk itu rantai utama diberi nomer,
penomeran rantai utama dari ujung yang dekat dengan cabang
4. Jika terdapat beberapa gugus alkil yang sama, namanya ditulis sekali dengan awalan
di = 2, tri = 3, tetra = 4 dst.
5. Jika terdapat gugus alkil yang berbeda penulisan namanya diurutkan menurut abjad.

Tugas 2.1
Tentukan nama alkana dengan rumus bangun sbb:

CH3
1. CH3CHCHCH2CH2—CH3
CH3

2. CH2–CH3
CH3—CH2—CH—CH—CH—CH2 —CH3
CH3 CH3
3. CH2—CH3 CH3
CH3—CH—CH2—C—CH2—CH3
CH3

4. CH3 CH2—CH3 CH3


CH3—CH2—C—CH2—CH—CH2 —C —CH3
CH2—CH3 CH2—CH3

5. CH3—CH—CH—CH—CH2—CH3
CH2 CH3 CH2
CH3 CH3

Untuk menggambarkan rumus struktur alkana yang sudah diketahui namanya dilakukan sbb:
1. Buat rangkaian atom C dari nama bagian paling belakang
2. Beri nomor dari salah satu ujung.
3. Beri cabang sesuai dengan posisinya.
4. Lengkapi rantai utama dengan atom H

Tugas 2.2
Gambarkan rumus struktur alkana dengan nama sbb:

a. 3-etil-2,3-dimetil pentana

b. 3-etil-2-metil heksana

c. 3-etil-2,5-dimetil heptana
d. 2,2,5,5-tetra metil heksana

e. 3-etil-3,6-dimetil oktana

Nama :

No. absen/Kelas :

ALKENA
Alkena adalah sekelompok senyawa hidrokarbon alifatik tidak jenuh mengandung ikatan rangkap.
Rumus umum Alkena adalah CnH2n
Alkena yang paling sederhana adalah Etena C2H4. Rumus struktur Etena HC═C—H.
H H
Tata nama alkena
I. Secara umum Nama alkena seperti pada alkana tetapi akhiran ana diganti ena
ALKANA ALKENA
n n
Rumus molekul Nama Rumus molekul Nama
1 CH4 Metana 1 ---- ----
2 C2H6 Etana 2 C2H4 Etena
3 C3H8 Propana 3 C3H6 Propena
4 C4H10 Butana 4 C4H8 Butena
5 C5H12 Pentana 5 C5H10 Pentena

II. Tata nama untuk alkena bercabang sbb:


1. Tentukan rantai atom C terpanjang yang mengandung ikatan rangkap.Banyaknya atom
C merupakan nama utama
2. Penomeran rantai utama dari ujung yang dekat dengan ikatan rangkap
3. Posisi ikatan rangkap dinyatakan dengan awalan angka.
4. Atom C diluar rantai utama dinyatakan sebagai gugus alkil dan merupakan cabang.
Nama gugus alkil ditulis didepan nama utama
5. Posisi gugus alkil dinyatakan dengan awalan angka
6. Jika terdapat beberapa gugus alkil yang sama, namanya ditulis sekali dengan awalan
di = 2, tri = 3, tetra = 4 dst.
7. Jika terdapat gugus alkil yang berbeda penulisan namanya diurutkan menurut abjad.

Tugas 2.3
Tentukan nama alkena dengan rumus bangun sbb:
CH3
1. CH3CHCHCH2CH═CH2
CH3

2. CH2–CH3
CH3—CH2—CH—CH—CH—CH═CH2
CH3 CH3
3. CH2—CH3 CH3
CH3—CH—CH2—C—CH═CH—CH3
CH3

4. CH3 CH2—CH3 CH3


H2C═CH—C—CH2—CH—CH2—C—CH3
CH2—CH3 CH2—CH3
5. CH3—CH—CH—CH—CH2—CH3
CH CH3 CH2
CH2 CH3
Untuk menggambarkan rumus struktur alkena yang sudah diketahui namanya dilakukan sbb:
1. Buat rangkaian atom C dari nama bagian paling belakang
2. Beri nomor dari salah satu ujung.
3. Beri ikatan rangkap sesuai dengan posisinya
4. Beri cabang sesuai dengan posisinya.
5. Lengkapi rantai utama dengan atom H

Tugas 2.4
Gambarkan rumus struktur alkana dengan nama sbb:

a. 3-etil-3,4-dimetil-1-pentena

b. 4-etil-5-metil-2-heksena

c. 5-etil-2,6-dimetil-3-heptena

d. 2,2,5,5-tetra metil-3-heksena
e. 3-etil-3,6-dimetil-4-oktena

Nama :

No. absen/kelas :

Menyelidiki benar-salahnya suatu nama alkena.


Untuk menyelidiki benar salahnya suatu nama alkena dapat dilakukan sbb:
1. Gambarkan rumus struktur alkana tersebut.
2. Beri nama baru sesuai aturan IUPAC.
Jika nama baru yang diberikan sama dengan nama semula maka penamaan semula benar
Jika nama baru yang diberikan tidak sama dengan nama semula maka nama semula salah.

Tugas 2.5
Selidiki benar atau salah nama-nama alkena berikut ini:

Contoh: Rumus struktur:


3-etil-3,6-dimetil-4-heptena CH2─CH3

Nama baru: CH3 ─CH2 ─C ─CH ═ CH ─CH ─CH3


5-etil-2,5-dimetil-3-heptena
kesalahan pada penomeran rantai utama CH3 CH3

a. 2-etil-5-metil-3-heksena

Nama baru:

b. 3,4-dietil-3-metil-heptena

Nama baru:

c. 4,4-dietil-2-pentena

Nama baru:

d. 3,3-dimetil-6-etil-4-oktena

Nama baru:
e. 2-2til-5,5-dimetil-3-heksena

Nama baru:

ALKUNA
Alkuna adalah sekelompok senyawa hidrokarbon alifatik tidak jenuh mengandung ikatan rangkap tiga.
Rumus umum Alkuna adalah CnH2n + 2
Alkuna yang paling sederhana adalah Etuna C2H2. Rumus struktur Etuna HC≡C—H.
Tata nama alkuna
I. Secara umum Nama alkuna seperti pada alkana tetapi akhiran ana diganti una
ALKANA ALKUNA
n n
Rumus molekul Nama Rumus molekul Nama
1 CH4 Metana 1 ---- ----
2 C2H6 Etana 2 C2H2 Etuna
3 C3H8 Propana 3 C3H4 Propuna
4 C4H10 Butana 4 C4H6 Butuna
5 C5H12 Pentana 5 C5H8 Pentuna

II. Tata nama untuk alkuna bercabang sbb:


1. Rantai terpanjang yang mengandung ikatan rangkap tiga merupakan nama utama
2. Penomeran rantai utama dari ujung yang dekat dengan ikatan rangkap
3. Posisi ikatan rangkap tiga dinyatakan dengan awalan angka.
4. Atom C diluar rantai utama dinyatakan sebagai gugus alkil dan merupakan cabang.
Nama gugus alkil ditulis didepan nama utama
5. Posisi gugus alkil dinyatakan dengan awalan angka
6. Jika terdapat beberapa gugus alkil yang sama, namanya ditulis sekali dengan awalan
di = 2, tri = 3, tetra = 4 dst.
7. Jika terdapat gugus alkil yang berbeda penulisan namanya diurutkan menurut abjad.

Tugas 2.6
Tentukan nama alkuna dengan rumus bangun sbb:
CH3
1. CH3CHCHCH2C≡CH
CH3

2. CH2–CH3
CH3—CH2—CH—CH—CH—C≡CH
CH3 CH3

3. CH2—CH3 CH3
CH3—CH—CH2—C—C≡C—CH3
CH3

4. CH3 CH2—CH3 CH3


HC≡C—C—CH2—CH—CH2—C—CH3
CH2—CH3 CH2—CH3

5. CH3—CH—CH—CH—CH2—CH3
C CH3 CH2
CH CH3

Untuk menggambarkan rumus struktur alkuna yang sudah diketahui namanya dilakukan sbb:
1. Buat rangkaian atom C dari nama bagian paling belakang
2. Beri nomor dari salah satu ujung.
3. Beri ikatan rangkap tiga sesuai dengan posisinya
4. Beri cabang sesuai dengan posisinya.
5. Lengkapi rantai utama dengan atom H

Tugas 2.7
Gambarkan rumus struktur alkuna dengan nama sbb:

a. 3-etil-3,4-dimetil-1-pentuna

b. 4-etil-5-metil-2-heksuna

c. 5-etil-2,6-dimetil-3-heptuna

d. 2,2,5,5-tetra metil-3-heksuna

e. 3-etil-3,6-dimetil-4-oktuna

Nama :

No. absen/Kelas :

LEMBAR KERJA SISWA

Menyelidiki benar-salahnya nama alkuna


Untuk menyelidiki benar-salahnya suatu nama alkuna dapat dilakukan sbb:
1. Gambarkan rumus struktur alkana
2. Beri nama baru
Jika nama baru yang diberikanb sama dengan nama semula, maka penamaan semula benar
Jika nama baru tidak sama dengan nama semula maka nama smula salah
Selidiki benar atau salah penamaan alkuna sbb:

Rumus struktur:
a. 2-etil-5-metil-3-heksuna

Nama baru:
Rumus struktur:

b. 3,4-dietil-3-metil-5-heptuna

Nama baru:
Rumus struktur:

c. 4,4-dietil-2-pentuna

Nama baru:
Rumus struktur:

d. 3,3-dimetil-6-etil-4-oktuna

Nama baru:
Rumus struktur:

e. 2-etil-5,5-dimetil-3-heksuna

Nama baru:

Nama :

No. absen/Kelas :

LEMBAR KERJA SISWA

1. Sifat fisik alkana, alkena dan alkuna


Lengkapi tabel berikut dg jumlah atom C masing-masing golongan alkana, alkena dan
alkuna

ALKANA DG ALKENA DG ALKUNA DG


WUJUT
JUMLAH ATOM C JUMLAH ATOM C JUMLAH ATOM C
Gas

Cair

Padat

2. Definisikan reaksi substitusi


Reaksi substtusi adalah.....................................................................................................
......................
Tulislah reaksi substitusinya
a. CH4 + Br2 →
b. CH3―CH3 + Cl2 →
3. Definisikan reaksi pembakaran.
Reaksi pembakaran adalah........................................................................................................
......................
Tulislah reaksi pembakaran dari:
a. C4H10 + →
b. C5H10 + →
c. C2H2 + →
4. Definisikan reaksi adisi
Reaksi adisi adalah ..........................................................................................................
.......................................
Tulislah reaksi adisi klor pada propuna
CH3—C≡CH + Cl2 2 →
5. Definisikan reaksi polimerisasi.
Reaksi polimerisdasi adalah...................................................................................................
...............................................

Nama :

No. absen/Kelas :
Lampiran 2: butir-butir soal.
Pilih satu jawaban yang paling tepat. A. 3 - metil butana
1. Beberapa senyawa karbon antara lain: B. 2 - metil butana
I. glukosa (C6H12O6) II. benzena (C6H6) C. 2 - metil butena
III. alkohol (C2H5OH) IV. cuka (CH3COOH) D. 2 - metil butuna
Yang merupakan hidrokarbon adalah…. E. 4 - meti pentana
A. I dan II 8. Perhatikan deret senyawa-senyawa berikut
B. I, II dan III ini: C3H6; C4H8; C5H10 Suku lebih tinggi
C. I, II, III dan IV berikutnya adalah….
D. II A. C5H12
E. IV B. C6H10
2. Diketahui rumus umum senyawa karbon: C. C6H12
I. CnH2n+2 II. CnH2n III. CnH2n-2 D. C6H14
Yang merupakan senyawa karbon jenuh E. C7H12
adalah…. 9. CH3―CH― C― CH2―CH2― CH2
A. I ║
B. I dan II CH3 CH2 CH3
C. II Nama yang tepat adalah….
D. II dan III A. 1,6-dimetil-4-heksena
E. III B. 2-isopropil-1-heksena
3. 3-etil-2,2-dimetil-4-propil heptana rumus C. 2-propil-5-metil-1-pentena
molekulnya adalah… D. 2-butil-1-pentena
A. C7H14 E. 1,4,6-trimetil-4-heksena
B. C7H16 10. Rumus struktur 2-metil-2-pentena adalah….
C. C13H26 A. CH3 ─ CH ─ CH2 ─ CH ═ CH2
D. C14H28 CH3
E. C14H30 B. CH3 ─ CH2 ─ CH2 ─ C ═ CH2
4. Perhatikan rumus strktur berikut ini CH3
i. CH3CH2CHCH3 iii. CH2CH3 C. CH3 ─ CH2 ─ CH ═ C ─ CH3
CH3 CH2CH3 CH3
ii. CH3CHCHCH3 iv. CH3 D. CH3 ─ CH2 ─ C ═ CH ─ CH3
CH3 CH3 CH3CCH3 CH3
CH3 E. CH3 ─ CH ═ C ─ CH2 ─ CH3
Isomeri ditunjukkan oleh…. CH3
A. i dan ii 11. Rumus olekul suku ke 7 alkuna adalah….
B. i dan iii A. C7H14
C. i dan iv B. C7H12
D. ii dan iii C. C8H18
E. ii dan iv D. C8H16
5. Alkana dengan struktur dibawah ini, E. C8H14
CH3 12. Alkuna berikut ini:
CH2 ─ CH3
CH3—CH2—CHCCH3 CH3 ─ CH ─ C ≡ C ─ CH2 ─ CH3
A. 2-metil-3-heksuna
CH3—CH2—CH2 CH3 B. 5-etil-3-heksuna
nama yang tepat adalah…. C. 3-metil-4-heptuna
A. 2,2- dimetil-3-etil-pentana D. 2-metil-4-heptuna
B. 3-etil-2,2-dimetil-pentana E. 5-metil-3-heptuna
C. 2,2-dimetil-3-etil heksana 13. 4-etil-5-metil-2-heksuna adalah suatu alkuna
D. 3-etil-2,2-dimetil heksana yang rumus strukturnya….
E. 2,2-dimetil-3-etil heptana A. CH3 ─ C ≡ C ─ CH ─ CH ─ CH3
6. Salah satu isomer dari C4H10 adalah… CH3 CH2 ─ CH3
A. CH3CH2CH ═ CH2 B. CH3 ─CH ─ C ≡ C ─ CH ─ CH3
B. CH3CH2C ≡ CH CH2 ─ CH3 CH3
C. CH3 ─ CH ─ CH2 ─ CH3 C. CH3 CH2 ─ CH3
CH3 CH3 ─ CH ─ CH ─ CH2 ─ C ≡ CH
D. CH3 CH2 ─ CH3
D. CH3 ─ CH2 ─ CH ─ CH3 CH3 ─ CH ─ CH ─ C ≡ C ─ CH3
CH3 E. CH2 ─ CH3
E. CH3 ─ CH2 ─ CH2 ─ CH3 CH3 ─ CH ─ CH ─ C ≡ C ─ CH3
7. Nama-nama alkana berikuti ini yang CH3
benar adalah…. 14. Alkana ada yang berwujud gas, cair dan padat.
Mana yang salah ?
A. Metana berwujud gas
B. Propana berwujud gas.
C. Butana berwujud gas.
D. Isooktana berwujud gas.

E. Heptana berwujud cair.


15. Reaksi substitusi klor pada etana berlangsung

sebagai berikut….
A. C2H6 + Cl2 → C2H5Cl + HCl
B. 2 C2H6 + Cl2 → 2 C2H5Cl
C. 2 C2H5 + Cl2 → 2 C2H5Cl
D. C2 + H6 + Cl → C2H6Cl
E. 4 C + 10 H2 + Cl2 → C2H5Cl

16. Persamaan reaksi pembakaran sempurna


butana sebagai berikut…
A. 2 C4H10 + 13 O2 → 8 CO2 + 10 H2O
B. 2 C4H8 + 8 O2 → 4 CO2 + 4 H2O
C. 2 C4H6 + 11 O2 → 8 CO2 + 10 H2O
D. 2 C4H12 + O2 → 8 CO2 + 10 H2O
A. 2 C4H14 + 13 O2 → 8 CO2 + 10 H2O

17. Adisi klor pada propena berlangsung sbb….


A. CH3 – CH = CH + Cl2 → CH3 – CHCl =
CH2
B. CH3 – CH = CH + Cl2 → CH3 – CCl = CH2
C. CH3 – CH = CH + Cl2 → CH3 – CHCl –
CH2
D. CH3 – CH = CH + Cl2 → CH3 – CHCl –
CH2
A. CH3 – CH = CH + Cl2 → CH3 – CH – CH2
Cl Cl
HidroKarbon class X

Kunci jawaban:

1 D 5 D 9 B 13 D 17 E
2 A 6 E 10 C 14 D
3 E 7 B 11 E 15 A
4 C 8 C 12 E 16 A

Kriteria penilaian.

1. Setiap jawaban benar diberi skor satu.

2. Penilaian

Nilai = sekor x100


17

1
HidroKarbon class X

HIDROKARBON

Hidrokarbon = senyawa karbon dengan penyusunnya hanya unsur C dan H. Senyawa karbon juga
disebut dengan senyawa organik, karena semula dianggap hanya dapat disentesa oleh tubuh organisme
hidup. Pendapat ini sudah tidak tepat karena sudah banyak senyawa karbon organik yang dapat disintesa
di laboratorium dan industri.
Senyawa karbon yang paling sederhana adalah metana dan yang sangat kompleks diantaranya molekul
DNA yang terdiri atas jutaan atom, senyawa protein, polisakarida dan lain-lain.

A. KEKHASAN ATOM KARBON


Saat ini ada lebih dari 2 juta senyawa karbon penyebab jumlah yang begitu banyak adalah karena
adanya kekhasan atom Carbon. Atom karbon memiliki ciri yang khas yaitu :
1. Atom C memiliki 4 elektron valensi (Gol IV A) sehingga dapat mengikat 4 elektron dari atom
lain atau 4 atom H.

Dapat ditulis CH3 - CH3

2. Atom C dapat membentuk rantai karbon lurus maupun bercabang.

Rantai C lurus

Rantai bercabang

3. Atom C dapat membentuk rantai C terbuka (alifatik) maupun rantai tertutup (siklik).

Rantai C terrbuka (alifatik)

Rantai C tertutup (siklik) CH2 − CH2


| |
CH2 − CH2

4. Atom C dapat membentuk ikatan tunggal (ikatan jenuh), rangkap 2 (gol alkena) dan rangkap 3
(gol alkuna).
a. Senyawa jenuh  jika semua ikatan C nya tunggal
Contoh : | | | | |
C C C C C
| | | | |

b. Senyawa tidak jenuh  Jika terdapat ikatan rangkap dua atau tiga.
Contoh :
= C - C - C - atau - C  C - C - C -

2
HidroKarbon class X

Jenis Atom C dalam senyawa HidroKarbon


Berdasarkan jumlah atom C yang diikat secara langsung, maka atom C dibedakan menjadi :
1. Atom C Primer, yaitu jika mengikat 1 atom C lain
2. Atom C Sekunder, yaitu jika mengikat 2 atom C lain
3. Atom C Tersier, yaitu jika mengikat 3 atom C lain
4. Atom C Kwartener, yaitu jika mengikat 4 atom C lain
Contoh
6
C
Atom C Primer nomor : 1, 5, 6, 7, 9
1
C – 2C – 3C – 4C – 5C
C Sekunder : 4, 8
7 8
C C C tersier :3
C 9 C kwartener :2
Tentukan jumlah atom C Primer, C sekunder , C tersier dan C kuartener dari senyawa-senyawa berikut:

1.
4.

2.

3. 5.

B. ALKANA
Alkana merupakan senyawa hidrokaron jenuh dengan semua ikatan antara atom karbonnya tunggal.
Dengan rumus umum Cn H2n + 2
1. Deret Homolog Alkana
SUKU RUMUS NAMA
Mr Td 0C WUJUD
KE KIMIA ALKANA
1. CH4 Metana 16 - 161,5 Gas
2. C2H6 Etana 30 - 88,6 Gas
3. C3H8 Propana 40 - 42,1 Gas
4. C4H10 Butana 58 - 0,5 Gas
5. C5H12 Pentana 72 36,1 Cair
6. C6H14 Heksana 86 68,7 Cair
7. C7H16 Heptana 100 98,4 Cair
8. C8H18 Oktana 114 125,7 Cair
9. C9H20 Nonana 128 150,8 Cair
10. C10H22 Dekana 142 174 Cair
11. C11H24 Undekana 156 - Cair
12. C12H26 Dodekana 170 - Cair

Alkana ialah senyawa hidrokarbon yang seluruh ikatannya tunggal (jenuh ). Semua senyawa alkana
memiliki rumus umum : CnH2n+2 di mana n adalah jumlah atom karbon.
Deret Homolog adalah deretan senyawa yang mempunyai rumus yang sama, gugus fungsional yang
sama, sifat kimia yang serupa, sifat fisika (misal titik didih) yang meningkat dan tiap suku yang
berukuran berselisih CH2.
Alkil ( Cn H2n + 1 = R) ialah gugus yang terjadi apabila alkana kehilangan 1 atom H, nama alkil
sama dengan nama alkana asalnya dengan akhiran ana diganti dengan il (lihat tabel).
2. Rumus Struktur Alkana
 Metana : CH4
H

H – C – H

H
 Etana : C2H6

3
HidroKarbon class X

H H

H – C – C – H atau CH3 – CH3

H H
 Propana : C3H8
H H H

H – C – C – C–H atau CH3 – CH2 – CH3

H H H

Gugus alkil (Cn H2n + 1)

SUKU RUMUS
NAMA ALKIL
KE KIMIA
1. -CH3 Metil
2. -C2H5 Etil
3. -C3H7 Propil
4. -C4H9 Butil
5. -C5H11 Amil
6. -C6H13 Heksil

3. Tata Nama Alkana


i). Alkana yang lurus dan tidak bercabang diberi awalan normal
Contoh : CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – CH3 n pentana
ii).Alkana yang bercabang :
a. Menentukan rantai C induk, yaitu deretan atom C yang terpanjang.
b. Menentukan cabang (sebagai gugus alkil CnH2n+1).
c. Menentukan penomoran pada atom C dari rantai Induk, yaitu dimulai dari ujung yang
paling dekat dengan cabang diberi nomor 1.
d. Penulisan nama cabang dimulai dengan urutan alfa bite.
Urutan namanya adalah “no letak cabang - Jumlah cabang - nama cabang - rantai utama”
Contoh :
CH3 CH3
1 2 3 4 5
CH3 – CH – CH – CH2 – CH3 CH3 – CH – C – C – CH2 – CH3

CH3 CH3H CH3 CH2 CH2


2,3-dimetil pentana
CH3 CH3
3,4-dietil-2,3,4-trimetil heksana

1 2 3 4
3 4 5
C – C –C –C–C–C–C
5 6 7 C – C – C–C–C
C C C – C –C 2
C C – C C C 6
2,3,5-trimetil-4-propil heptana
1C C C 7
4. Isomeri Pada Alkana 4-etil-2,3,5-trimetil heptana
Isomeri ialah peristiwa dimana rumus molekul sama tetapi rumus strukturnya berbeda.
Isomeri merupakan penyebab banyaknya senyawa karbon di alam.

4
HidroKarbon class X

Contoh :

Isomer dari C4H10 ada dua senyawa yaitu:


CH3 – CH2 – CH2 – CH3 n. butana
CH3 – CH – CH3 2-metil propana
CH3

Isomer dari C5H12 ada tiga


senyawa yaitu:
CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – CH3 n. pentana
CH3 – CH – CH2 – CH3
2-metil butana
CH3

CH3

CH3 – C – CH3 2,2-dimetil propana

CH3

5. Sifat Fisis Alkana


a. Makin panjang rantai C, titik didih dan titik lebur makin tinggi alkana yang berisomer
ternyata yang bercabang titik didih dan titik lebur lebih rendah.
b. Tidak larut dalan pelarut non polar misalnya CCl4

6. Sifat Kimia Alkana


a. Sukar bereaksi dengan zat lain
b. Pembakaran sempurna menghasilkan CO2, H2O dan energi, oleh karena itu alkana
digunakan untuk bahan bakar.
3n  1
CnH2n + 2 + O2  n CO2 + (n + 1) H2O + energi
2
Atom H dapat disubstitusi (diganti) dengan Halogen dengan pengaruh sinar ultra violet.
CH4 + Cl2 CH3Cl + HCl
CH3Cl + Cl2 CH2Cl2 + HCl
CH2Cl2 + Cl2 CH Cl3 + HCl
CHCl3 + Cl2 CCl4 + HCl
7. Kegunaan Alkana
Senyawa alkana yang gas ataupun cair untuk bahan bakar.
Misalnya metana adalah penyusun utama LNG, metana, etana, propana, butana dan iso
butana di dalam LPG, Bensin mengandung alkana C5 – C10

5
HidroKarbon class X

C. ALKENA
Rumus Umum : Cn H2n-2
Alkena merupakan senyawa hidrokarbon tak jenuh dengan ikatan rangkap dua.
Contoh :
C2H4 : Etana
C3H6 : Propena
C4H8 : Butena
C5H10 : Pentena
Karena tersusun atas atom C dan H yang mempunyai ikatan rangkap, maka alkana disebut dengan
Hidrokarbon tidak jenuh.

1. Tata Nama Alkena


a. Rantai utama harus terpanjang dan mengandung ikatan rangkap.
b. Nomor ikatan rangkap sekecil-kecilnya
c. Rantai utama diberi nama dengan akhiran ena
Contoh :
H2C = CH etena
H2C = CH – CH3 Propena
H

H2C = CH – CH3 butena


H

H3C – C = C – CH3 2-metil-2-butena


CH3
CH3
H3C – C – CH = CH2 3,3-dimetil-1-butena
CH3

d. Jika pada alkana terdapat dua atau tiga ikatan rangkap, maka pada nama diberi akhiran
diena atau triena.
Contoh :
H2C = CH – CH = CH2 1,3-butadiena

H2C = CH – CH – CH = CH2 2,3-dimetil-1,4-pentadiena


CH3 CH3

2. Isomer Pada Alkena


Isomer pada alkana bisa terjadi karena perbedaan rantai karbonnya (Isomer rantai / kerangka)
atau perbedaan letak ikatan rangkapnya (Isomer posisi)

3. Sifat-sifat Alkena
a. Semakin panjang rantai C, titik didih dan titik lebur makin tinggi, C2 – C4 berwujud gas,
C5 – C7 berwujud cair cair dan C8 keatas berwujud padat.
b. Alkena lebih reaktif dibendingakn alkana
c. Dapat mengadakan reaksi adisi dengan mengubah ikatan rangkapnya menjadi tunggal
(jenuh).
d. Terbakar sempurna CO2 + H2O + Energi

6
HidroKarbon class X

D. ALKUNA
Alkuna merupakan senyawa hidrokarbon tak jenuh dengan ikatan rangkap tiga. Dengan rumus umum
(Cn H2n-2)

1. Tata Nama
Bandingkan :
CH3 – CH3 CH2 = CH2 CH3  CH3
etana etena etuna
Contoh Alkuna
C
C  C – C – C C – C  C –C – C
C
1-butuna 4,4-dimetil-2-pentuna

CH3
C – C – C – C  CH
CH3 CH2

CH3
3-etil-4.4-dimetil-1-pentuna
2. Isomer Pada Alkuna
Isomer pada alkuna bisa terjadi karena perbedaan kerangka atau rantai (Isomer rantai posisi).
Contoh : Isomer pada Pentuna
C  C – C – C – C 1-pentuna
C – C  C – C – C 2-pentuna
CC–C–C 3-metil-1-butuna
C

3. Sifat Alkuna
1). Makin panjang rantai atau Mr makin besar TD & TL makin tinggi.
2). Alkuna dapat mengadakan raski.
3). Terbakar menghasilkan CO2 + H2O dan energi yang tinggi yang dikenal sebagai gas
karbid adalah etuna atau esetilina dibuat dengan mereaksikan calsium carbida dengan air
panas. Gas etuna yang dihasilkan dipakai untuk mengelas.

CaC2 + 2 H2O Ca (OH)2 + C2H2


Calsium Carbida
2 C2H2 + 5 O2 4 CO2 + 2H2O + Panas tinggi
Gas etuna (asetilina)

7
HidroKarbon class X

SOAL ESAI
1. Apa yang dimaksud dengan hidrokarbon ?
Bagaimana cara membuktikan adanya karbon dan hidrogen dalam suatu zat organik ?

2. Jelaskan pengertian hidrokarbon jenuh dan tak jenuh. Berikan contohnya masing-masing 2.!

3. Sebutkan isomer dari :


a. pentana
b. pentena

4. Tuliskan rumus senyawa dari :


a. 2,2,3- trimetil butana
b. 3-etil -2,3-dimetil pentana
c. 4-etil -2,3-dimetil-2-heksana
d. 5-etil -2,3-dimetil-3-oktana
e. 4-metil-2-pentana

5. Jelaskan apa yang dimaksud dengan reaksi substitusi dan reaksi adisi.
Berikan contohnya masing-masing 2 reaksi

6. Tuliskan nama IUPAC alkana berikut :


A.
CH3 – CH –CH2 - CH – CH3
 
CH3 C2H5

B. CH3 – (CH2)3–CH– C2H5



CH3
C. (CH3)2CH– CH(CH3) –CH2 – C2H5

7. Gambarkan rumus struktur alkana berikut:


a. 2-metil butana
b. 2,3,3-trimetil pentana
c. 3-etil-2,3-dimetil pentana
d. 3-etil-2,5-dimetil-4-propil heptana

8. Periksalah apakah penamaan berikut sesuai atau tidak sesuai dengan tata nama IUPAC:
A 3-metil butana
B 2-etil propana
C 2,3-dimetil propana
D 2-metil-3-etil pentana

8
HidroKarbon class X

SOAL PILIHAN GANDA

9
HidroKarbon class X
1. Senyawa berikut ini yang merupakan hidrokarbon tak jenuh adalah :
A C3H8
B C2H6
C C4H10
D C5H12
E C4H8
2. Unsur-unsur di bawah ini terdapat dalam senyawa organik, kecuali:
A karbon
B hidrogen
C oksigen
D nitrogen
E argon
3. Senyawa berikut tergolong hidrokarbon kecuali:
A CH4
B C6H12O6
C C5H12
D C6H6
E C4H10
4. Dalam struktur intan, satu atom karbon maksimum terikat dengan atom karbon lain sebanyak:
A 2
B 3
C 4
D 5
E 6
5. Rumus umum alkana adalah:
A CnH2n+1
B CnH2n+2
C CnH2n
D CnH2n  2
E CnH2n  1
6. Perhatikan rumus molekul berikut:
1. C2H4
2. C2H6
3. C3H4
4. C3H6
Hidrokarbon yang termasuk dalam satu deret homolog adalah:
A 1 dan 2
B 3 dan 4
C 1 dan 3
D 1 dan 4
E 2 dan 4

7. Kerangka karbon dari senyawa alkana ditulis sebagai berikut :


C
C C C
C C  C  C  C  C
CCC
C
Pada senyawa tersebut terdapat atom C primar, atom C sekunder, atom C tersier dan atom C kuartener
berturut-turut sebanyak:
A 7, 4, 2, 1
B 7, 1, 5, 1
C 8, 1, 4, 1
D 8, 1, 3, 2
E 8, 1, 5, 2

8. Suatu senyawa mempunyai rumus struktur sebagai berikut:


CH3 – CH2 – CH (CH3) – C (CH3)2  CH3
Nama senyawa tersebut adalah :
A 3,4,4-trimetil pentana
B 3,4,4-trimetil butana
C 2,2,3-trimetil pentana
D 3-metil-4-etil pentana
E 2-etil-4-metil butana
9. Jumlah isomer senyawa heptana adalah:
A 7
B 8

10
HidroKarbon class X
C 9
D 10
E 11
10. Di bawah ini adalah isomer dari heksana, kecuali:
A 2-metil pentana
B 3-metil pentana
C 2,3-dimetil butana
D 2,2-dimetil butana
E 3,3-dimetil butana
11. Senyawa di bawah ini yang dapat diramalkan memiliki titik didih tertinggi adalah:
A CH3 – CH (CH3) – CH3
B CH3 – CH2 – CH2 – CH3
C CH3 – CH2 – CH(CH3) – CH3
D CH3

CH3 –C – CH3

CH3
E CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – CH3

12. Nama yang sesuai dengan IUPAC adalah:


A 2-etil-3-metil pentana
B 2-isopropil-3-metil pentana
C 1,3-dimetil butana
D 2,2,4-trimetil heksana
E 3,5-dietil heksana

13. Yang bukan sifat alkana adalah:


A larut baik dalam air
B banyak terdapat dalam minyak bumi
C mempunyai rumus molekul CnH2n+2
D seluruh ikatan jenuh
E dapat mengalami substitusi

14. Nama senyawa dengan rumus


(CH3)2 – CH – CH2 – CH (C2H5) – CH3
adalah:
A 2-etil heptana
B 2-etil-4-metil pentana
C 4-etil-2-metil pentana
D 3,5-dimetil heksana
E 2,4-dimetil heksana
15. Jika senyawa metana direaksikan dengan 4 mol gas klorin, senyawa yang terjadi adalah:
A monokiorometana
B diklorometana
C horoform
D triklorometana
E tetraklorometana
16. Senyawa dengan rumus struktur CH3 – CH(CH3) – (CH2)2 – CH=CH2 diberi nama:
A 2,3-dimetil pentena
B 3,3,4-trimetil pentena
C 5-metil heksena
D 2-metil heksena
E 1-heksena

17. Pernyataan yang benar tentang senyawa pentena adalah:


A mempunyai 2 buah isomer
B mempunyai 2 buah isomeri posisi
C mempunyai 3 buah isomer optik
D mempunyai 3 buah isomer rantai
E mempunyai 4 buah isomer geometri
18. Suatu alkena berwujud gas sebanyak 516 liter (STP) mempunyai massa 17,5 gram. Gas tersebut adalah :
A etena
B propena
C butena
D pentena
E heksena
19. Nama senyawa di bawah ini adalah:

11
HidroKarbon class X
CH3
CH3 – CH – C = C – CH3
CH2 CH3
CH3
A 2,3,4-trimetil heksena
B 2-etil-3,4-dimetil-2-pentana
C 2,3-dimetil-4-etil-2-pentana
D 2,3,4-trimetil-2-heksena
E 4-etil-2,3-dimetil-2-pentana
20. Senyawa cis-3-metil heksena dengan trans-3-metil heksena merupakan 2 senyawa yang saling berisomeri:
A posisi
B rantai
C optik
D geometri
E gugus fungsi
21. Di bawah ini adalah cara-cara pembuatan senyawa butena, kecuali:
A adisi senyawa butuna dengan 1 mol hidrogen
B adisi senyawa butana dengan 1 mol hidrogen
C proses craking dari senyawa oktana
D eliminasi senyawa klorobutana dengan KOH dalam alkohol
E dehalogenasi dihalogen alkana dengan logam Zn

22. Antara nonena dengan 2-nonena adalah isomer


A posisi
B rantai
C gugus fungsi
D optik
E gometri
23. Senyawa dengan rumus:
CH3 CH3
C = C
C2H5 H
memiliki nama:
A cis-2-pentena
B trans-2-pentena
C cis-3-metil-2-pentena
D trans-2-metil-2-pentena
E cis-2-etil-2-butena
24. Pada P dan T tertentu 5 mL hidrokarbon tak jenuh tepat dibakar dengan 22,5 mL gas oksigen. Jika
senyawa tersebut termasuk alkena dan dihasilkan gas karbondioksida 15 mL, maka senyawa yang
dimaksud adalah:
A etena
B propena
C butena
D 2-butena
E pentena
25. Di bawah ini adalah zat-zat yang mampu mengadisi senyawa alkena, kecuali:
A gas bromin
B gas hidrogen
C gas klorin
D asam sulfat
E asam fosfit
26. Senyawa 2,3-diklorobutana merupakan hasil klorinasi dari senyawa:
A klorobutana
B butil klorida
C butana
D butena
E 2-butena
27. Senyawa 2-kloropropana merupakan hasil penjenuhan dengan HCl atas senyawa:
A propana
B propena
C propuna
D klorobutana
E 2,2-dikloro butana
28. Senyawa dengan rumus struktur CH3 – C  C – C(C2H5)3 diberi nama :
a. 1,1,1-trietil-2-butuna
b. 4,4,4-trietil-2-butuna

12
HidroKarbon class X
c. 2,2-etil-4-heksuna
d. 2,2-dietil-4-heksuna
e. 4,4-dietil-2-heksuna
29. Diantara senyawa di bawah ini yang tidak memiliki isomer rantai adalah:
a. pentuna
b. 2-pentuna
c. heksuna
d. 2-heksuna
e. propuna
30. Jumlah isomer heptuna adalah :
a. 3
b. 4
c. 5
d. 6
e. 7

31. Yang bukan isomer heksuna adalah:


a. 2-heksuna
b. 3-heksuna
c. 4.heksuna
d. 3-metil pentuna
e. 4-metil pentuna

32. Suatu hidrokarbon dibakar sempurna menghasilkan gas karbondioksida dan uap air dengan perbandingan
volum yang sama, hidrokarbon tersebut adalah:
a. C3H8
b. C3H4
c. CH4
d. C2H6
e. C3H6

33. Zat yang tergolong senyawa hidrokarbon tak jenuh dan mempunyai satu ikatan ganda tiga adalah:
a. butana
b. etena
c. butena
d. etilena
e. asetilena

34. Pentana adalah hasil penjenuhan senyawa pentuna. Pernyataan di bawah ini yang benar adalah:
a. diperlukan 1 mol gas hidrogen
b. diperlukan 2 mol gas hidrogen
c. diperlukan 3 mol katalis
d. diperlukan 2 mol gas klorin
e. diperlukan 3 mol gas bromin

35. Senyawa hidrokarbon dengan rumus molekul C12H22 diberi nama:


a. undekana
b. dodekuna
c. undekena
d. dodekena
e. undekuna

36. Hasil adisi propuna dengan 1 mol gas klorin adalah :


a. 1,3-dikloro propana
b. 1,2-dikloropropena
c. 1,2-dikloropropana
d. 1,3-dikloropropena
e. 2,3-dikloropropana

37. Nama senyawa dengan rumus struktur di bawah ini adalah:


CH  C – CH – CH3
C2H5
a. 3-metil-2-pentuna

13
HidroKarbon class X
b. 3-metil-4-pentuna
c. 3-metil-1-pentuna
d. 2-etil-3-butuna
e. 3-etil-1-butuna

38. Homolog tertinggi berikutnya dari C7H12 adalah:


a. C6H14
b. C7H12
c. C8H16
d. C8H14
e. C9H20

39. Senyawa yang bukan isomer dari pentuna adalah :


a. 3-metil-1-butuna
b. 3-metil-2-butuna
c. 2-pentuna
d. 1,2-pentadiena
e. 2,3-pentadiena

40. Senyawa :
CH – CH2
CH – CH3 disebut :
CH – CH2
A sikloheksana
B n-heksena
C 3-etilbutena
D 2-metil pentena
E metil siklopentena

14