Anda di halaman 1dari 8

TUGAS MATEMATIKA DISKRIT

NAMA : PUTU GEDE WIDHY ADNYANA


NIM : 1823011023
KELAS : IA

Soal dan Pembahasan.

1. a) Dua dadu di tos bersamaan dan jumlah kedua mata dadu yang muncul dicatat. Berapa kali
kita harus mentos agar dijamin muncul 2 kali jumlah kedua mata dadu sama?
Penyelesaian:
Dua dadu di tos bersamaan, diperoleh hasil sebagai berikut:
Tabel 1
1 2 3 4 5 6
1 (1,1) (1,2) (1,3) (1,4) (1,5) (1,6)
2 (2,1) (2,2) (2,3) (2,4) (2,5) (2,6)
3 (3,1) (3,2) (3,3) (3,4) (3,5) (3,6)
4 (4,1) (4,2) (4,3) (4,4) (4,5) (4,6)
5 (5,1) (5,2) (5,3) (5,4) (5,5) (5,6)
6 (6,1) (6,2) (6,3) (6,4) (6,5) (6,6)
Berdasarkan tabel di atas diperoleh jumlah kedua mata dadu sebagai berikut.
Tabel 2
Jumlah 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
Banyaknya 1 2 3 4 5 6 5 4 3 2 1

Berdasarkan tabel 2 di atas, jika kedua mata dadu di tos 1 kali maka ada 11 macam jumlah
kedua mata dadu (yaitu jumlah 2, 3,..., dan 12). Oleh karena itu, banyaknya kita harus mentos
kedua dadu tersebut agar dijamin muncul 2 kali jumlah kedua mata dadu yang sama adalah
sebanyak 12 kali tos.

b) Suatu keranjang berisi 20 apel, 18 jeruk, 16 mangga, 10 nanas, dan 6 pepaya. Seseorang
mengambil 10 buah. Berapa banyak variasi yang mungkin diambil?
Penyelesaian:
Misalkan:
a = banyak apel n = banyak nanas
j = banyak jeruk p = banyak pepaya
m = banyak mangga
Banyak variasi buah yang terambil adalah sama dengan banyaknya solusi dari persamaan :
a  j  m  n  p  10 dengan syarat 0  a, j , m, n, p  10 ................(1)
Banyaknya penyelesaian dari persamaan (1) adalah
a j m n p
xxxxx
xxxxx

14!
 C 414  1001
10!4!
Tetapi p  6 , maka seharusnya 1001 dikurangi dengan banyaknya penyelesaian jika p = 7, 8,
9, dan 10. Selanjutnya kita hitung banyak kemungkinan tersebut, antara lain:
 Jika p = 7, maka diperoleh a  j  m  n  3
Banyak penyelesaiannya adalah:
a j m n
xx x
6!
 C36  20
3!3!
 Jika p = 8, maka diperoleh a  j  m  n  2
a j m n
xx
5!
 C 25  10
2!3!
 Jika p = 9, maka diperoleh a  j  m  n  1
a j m n
x
4!
 C14  4
1!3!
 Jika p = 10, maka diperoleh a  j  m  n  0
a j m n

3!
 C 03  1
0!3!
Berdasarkan uraian diatas, maka banyak variasi buah yang mungkin diambil adalah
1001 – (20 + 10 + 4 + 1) = 1001 – 35 = 966 cara
2. a) Gunakan Teorema Binomium untuk menghitung
 n  n  n  n  n  n  n
   2      2      2   ...   
 0  1  2  3  4  5  n
Penyelesaian:
n n n n n n n
   2      2      2   ...   
 0  1  2  3  4  5 n
 n  n  n  n  n  n  n  n 
             2   2   2   ...  2 
 0  2  4  n  1  3  5  n  1
 n  n  n  n  n  n  n  n 
             2          ...    
 0  2  4  n 1  3  5  n  1 
 2 n1  2(2 n1 )
 2 n1 (1  2)
 2 n1  3

b) Bilangan palindrome adalah bilangan yang nilainya sama baik jika dibaca dari kiri maupun
dari kanan, misalnya bilangan 2552. Tentukan banyaknya bilangan ganjil positif yang
bersifat palindrome, terdiri dari 9 angka dan dua kali bilangan tersebut juga merupakan
bilangan palindrome.

Penyelesaian:
Banyaknya bilangan ganjil positif (1,3,5,7 dan 9) yang bersifat palindrome.
1. Digit pertama ada 5 kemungkinan.
2. Digit kedua ada 5 kemungkinan.
3. Digit ketiga ada 5 kemungkinan.
4. Digit keempat ada 5 kemungkinan.
5. Digit kelima ada 5 kemungkinan.
6. Digit keenam tidak ada pilihan, karena harus sesuai dengan digit keempat.
7. Digit ketujuh tidak ada pilihan, karena harus sesuai dengan digit ketiga.
8. Digit kedelapan tidak ada pilihan, karena harus sesuai dengan digit kedua.
9. Digit kesembilan tidak ada pilihan, karena harus sesuai dengan digit pertama
Jadi, banyaknya bilangan ganjil positif yang bersifat palindrome, terdiri dari 9 angka adalah
54 = 3.125
3. Pada Gambar di bawah menunjukkan beberapa alternative jalan dari A ke B. Sisi masing-
masing blok persegi menyatakan jalan dengan panjang 1 satuan. Tentukan banyaknya rute
terpendek dari A ke B melalui garis-garis grid dan titik-titik 1, 0, dan akhirnya B secara
berurutan.

Penyelesaian:

Misalkan : A = himpunan rute dari A ke B melalui C (grid bolong I)


B = himpunan rute dari A ke B melalui D (grid bolong II)
 Himpunan seluruh rute dari A ke B disimbolkan: n(S), yaitu:
14!
 C 7  3432
14
Dari A ke 1:
7!7!
3!
 C2  3
3
Lalu 1 ke 0:
2!1!
2!
 C 1  2 , sehingga n( S )  (3432)(3)( 2)  20592
2
Lalu 0 ke B:
1!1!
 Banyak rute dari A ke B melalui C disimbolkan: n ( A) , yaitu:
4!
 C2  6 .
4
Dari A ke C:
2!2!
10!
 C 5  252
10
Lalu C ke 1:
5!5!
3!
 C2  3
3
Lalu 1 ke 0:
2!1!
2!
 C 1  2 , sehingga n( A)  (6)( 252)(3)( 2)  9072
2
Lalu 0 ke B:
1!1!
 Banyak rute dari A ke B melalui D disimbolkan: n (B ) , yaitu:
10!
 C 5  252 .
10
Dari A ke D:
5!5!
4!
 C2  6
4
Lalu D ke 1:
2!2!
3!
 C2  3
3
Lalu 1 ke 0:
2!1!
2!
 C 1  2 , sehingga n( B)  (6)( 252)(3)( 2)  9072
2
Lalu 0 ke B:
1!1!
 Banyak rute dari A ke B melalui C dan D disimbolkan: n( A  B ) , yaitu:
4!
 C2  6
4
Dari A ke C:
2!2!
6!
 C 3  20
6
Lalu C ke D:
3!3!
4!
 C2  6 .
4
Lalu D ke 1
2!2!
3!
 C2  3
3
Lalu 1 ke 0:
2!1!
2!
 C 1  2 , sehingga n( A  B)  (6)( 20)(6)(3)( 2)  4320
2
Lalu 0 ke B:
1!1!
Banyak rute terpendek dari A ke B tanpa melalui C dan D yaitu
n( A c  B c )  n( S )  (n( A)  n( B))  n( A  B)
 20592  (9072  9072)  4320
 20592  18144  4320
 2448  4320
 6768
Jadi, banyaknya rute dari A ke B adalah 6768 rute
4. Tentukan banyaknya solusi bulat positif dari:
a). x1  x2  x3  3x4  7
Penyelesaian:
Solusi x1 , x2 , x3 , x4  0 (bulat positif), sehingga sudah jelas bahwa x4  1 , jadi
x1  x2  x3  3(1)  7
x1  x2  x3  4
Banyak solusi bulatnya adalah
x1 x2 x3
x x x
x x||

3!
 C1  3
3

2!1!
Jadi, banyak solusi bulat positifnya adalah 3 solusi

b). a  b  c  d  e  f  20 dengan 1  a  5 dan variabel lainnya semua lebih dari 2.


Penyelesaian:
Pertama misalkan : y1  a  1 untuk 0  y1  4 ,
y2  b  2 , y3  c  2 , y 4  d  2 , y5  e  2 , y6  f  2 ;
untuk y 2 , y3 , y 4 , y5 , y6  0

Sehingga diperoleh :
a  b  c  d  e  f  20
y1  1  y2  2  y3  2  y4  2  y5  2  y6  2  20
y1  y2  y3  y4  y5  y6  11  20
y1  y2  y3  y4  y5  y6  9
Kita akan menghitung solusi bulat dari persamaan
y1  y 2  y3  y 4  y5  y6  9 , untuk 0  y1  4 dan y 2 , y3 , y 4 , y5 , y6  0 .......(1)
Solusi seluruhnya untuk yi  0 untuk 1  i  6 adalah:
y1 y2 y3 y4 y5 y6
x x x x x x
xxx
 3  6  1  8 
      56 . Ini adalah solusi bulat persamaan (1) dengan catatan kita mengabaikan
 6  1   5
batas atas y1.
Misalkan A adalah himpunan solusi untuk y1  4 , maka diperoleh kemungkinan sebagai
berikut
Jika y1  4 , maka y 2  y3  y 4  y5  y6  5 , diperoleh:
 y2 y3 y4 y5 y6
x x x x x
 0  5  1  4 
      1
 5 1   4
 Jika y1  5 , maka y 2  y3  y 4  y5  y6  4 adalah tidak mungkin, sebab
y 2 , y3 , y 4 , y5 , y 6  0
Dengan demikian, banyak solusi bulat positifnya adalah 56 – 1 = 55 solusi

5. Soal,
a) Tentukan relasi rekursif an, yang menyatakan banyaknya n-digit barisan terner yang
tidak berisi urutan “012”
Penyelesaian:
 Jika digit pertama adalah 1, maka tersisa juga sebanyak (n – 1) digit yang bisa dibentuk.
Maka banyak cara menyusun (n – 1) bilangan yang tersisa adalah a n 1 .

 Jika digit pertama adalah 2, maka tersisa juga sebanyak (𝑛 − 1) digit yang bisa dibentuk.
Maka banyak cara menyusun (n – 1) bilangan yang tersisa adalah a n 1 .

 Jika digit pertama adalah 0, maka tersisa sebanyak (𝑛 − 1) digit yang bisa dibentuk yaitu
sebanyak a n 1 . Namun masalahnya adalah jika setelah digit 0 diikuti oleh 1 dan 2 akan
membentuk “012”. Hal ini harus dihindari. Jadi harus dikurangi dengan banyak digit yang
membentuk “012” jadi digit yang mungkin membentuk sebanyak (n – 3) yaitu sebanyak
a n 3
Jadi banyak barisan terner n-digit tanpa “012” adalah sebanyak:
an  an1  an1  an1  an3
an  3an1  an3
b) Selesaikan relasi rekurif tersebut.
Penyelesaian:
Misalkan a n  x n
Sehingga,
x n  3x n1  x n3 (bagi x n3 )
x 3  3x 2  x
x 3  3x 2  x  0
x( x 2  3x  1)  0
3 5 3 5
x1  0 atau x2  atau x3 
2 2
Diperoleh solusi umum yaitu :
n n
 3 5   3 5 
an  A   B
  2 

 2   