Anda di halaman 1dari 27

Lampiran 4 : Diagram Fish Born

1. Program Promosi Kesehatan

ENVIROMENT Masih rendahnya


MANPOWER
Terlalu sering pergantian tingkat
anggota FMD perkembangan
KPM tehnis kurang
Peran serta masyarakat strata desa siaga
kurang
(belum ada desa
siaga aktif Puri
maupun mandiri)

MACHINE MATERIAL METODE


Kurangnya sosialisasi dalam
dan luar gedung Saran penyuluhan kurang Peran stake holder kurang
ENVIROMENT MANPOWER
Kebiasaan masyarakat yang Rendahnya kesadaran
kurang baik masyarakat Belum
Ketidak mampuan sosial
ekonomi tercapainya
100%
indikator
rumah tangga
MACHINE MATERIAL METODE
sehat
Kurangnya sosialisasi dalam Kurangnya dana untuk Kurangnya kerja sama lintas
dan luar gedung kegiatan PHBS sektor dan Lintas program

ENVIROMENT MANPOWER
Kebiasaan masyarakat yang Sering pergantian kader
Belum
kurang baik Kader belum terlatih
tercapainya
posyandu
mandiri di
setiap desa
MACHINE MATERIAL METODE
Kurangnya sosialisasi dalam
dan luar gedung Dana untuk PMT kurang Kurang dukungan linsek
2. Program Kesehatan Lingkungan

Lintas program dan lointas sektoral belum Mengoptimalkan


program kesehatan lingkungan

Tercapainya
jamban sehat di
Keterbatasan tenaga sanitarian di kecamatan kalisat (1 org )
Masyarakat belum menempatkan jamban wilayah kecamatan
kalisat thn 2015
Keluarga sebagai kebutuhan utama
Adanya beberapa tugas yang di emban oleh petugas kesling Target :12.080
RISE IN
Pencapaian :8.083
PRODUCTI
Kurangnya dukungan dari petugas wilayah untuk programsehat (66.53 % )
VTY
jamban

Keterbatasan program untuk memenuhi Kurangnya media (bener,leaflet)


Kurangnya sosialisasi tentang jamban sehat
Kebutuhan jamban sehat (1th/sekali )
Tentang jamban sehat ke masyarakat

Kurangnya sosialisasi tentang jamban sehat


melalui tokoh masyarakat

Minimalnya program STBM (1 kali/th )

Belum Optimalnya Lintas Program Dan Lintas


Sektoral Di Dalam Program Kesehatan
Lingkungan
3. Program Kesehatan Ibu dan Anak

DANA Kader kurang aktif Mitos/budaya tentang ANC di


dlm pencarian K1 awal kehamilan
murni

Pemeriksaan Laborat/ tes


kencing masih Kurangnya pengetahuan
memerlukan dana ibu/klg tentang masalah yang Kesadaran
dihadapi keluarga/masyarakat
untuk periksa kurang

Cakupan Kunjungan K4
masih rendah 66.28% dari
target 88%

ANC terpadu
kurang Optimal
Sistem rujukan dari
kader kurang baik
Alat tes kencing
terbatas
Pemantauan oleh nakes
kurang adekuat
Kurangnya koordinasi antar
petugas dan linsek

MATERIAL
METODE
MANUSIA

Peran Linsek untuk memotivasi rujukan


DANA Keanggotaan LINGKUNGAN
bumi resti kurang optimal
Peserta BPJS
rendah Kader kurang aktif Keluarga kurang mendukung
pemantauan bumil resti pemeriksaan bumil resti
Biaya pemantauan
Ketidaktahuan
kurang bumil resti
masalah yg
Pemeriksaan Laborat dan terbatas
dihadapi
USG masih membayar Kesiagaan
masyarakat kurang

Kematian Ibu 2 orang

ANC terpadu
kurang Optimal
Kesediaan alat lab. (golda, protein Sistem rujukan
urin, hb sahli) terbatas kurang baik

Pemantauan oleh
nakes kurang
adekuat
Kurangnya koordinasi
antar petugas/ linsek

MATERIAL
METODE
LINGKUNGAN
MANUSIA
DANA

Kasus ibu hamil resti


masih tinggi
Daya beli rendah

Kurangnya Dukungan
keluarga pada kasus BBLR
Pengetahuan ibu/klg
tentang Gizi bumil dan tanda
bahaya kehamilan kurang
BBLR masih tinggi 88 kasus

Pemanfaatan buku
KIA kurang optimal
Kurangnya leaflet ttg
Gizi bumil dan tanda
Tingkat kehadiran di
bahaya kehamilan
posyandu kurang
Pemantauan bumil
resti kurang adekuat

MATERIAL
METODE
MANUSIA

Sebagian besar
Biaya pemantauan kematian krn : asfiksi Keluarga kurang mendukung
4.
Biaya pelatihan dan BBLR rujukan neoresti
(KR) terbatas
mahal 5.

Pengetahuan keluarga dan


masyarakat tentang tanda
Biaya perawatan di RS bahaya pada bayi masih kurang
mahal

Kematian Bayi 16 Bayi

Alat untuk menangani Pemantauan neo RT


Penanganan BBLR
kasus BBLR dan Asfiksia kurang adekuat
kurang adekuat
masih kurang memadai

Kurangnya leaflet ttg Penyuluhan ttg perawatan


perawatan BBLR bayi RT kurang maksimal

METODE
MATERIAL
4. Program Keluarga Berencana

Beberapa alkon KB di jual


bebas

Tidak semua akseptor


kontak dengan nakes

Cakupan KB Aktif di bina


kurang,dari target 80%
pencapaian 30.2% tahun
2016 di PKM Kalisat

Kurangnya koordinasi Monev


nakes dengan BPM administrasibelum
murni rutin
6. Program Upaya Perbaikan GIZI

ENVIROMENT MANPOWER Rendahnya


Cakupan ASI
 Kebiasaan (mitos)  Tenaga kesehatan
Eksklusif
 Tidak tersedianya Pojok Laktasi  kader

MACHINE MATERIAL METODE


 Brosur,leaflet,media cetak dan  Dana untuk promosi dan  Kerjasama linsek
electronik sosialisasi  Kerjasama linprog
 Perbaikan pencatatan dan
pelaporan
ENVIROMENT MANPOWER

 Kurangnya dukungan  Tenaga kesehatan


Rendahnya
 Rendahnya kedisiplinan  kader
cakupan Fe3

MACHINE MATERIAL
METODE
 Brosur,leaflet  Keterbatasan obat  Kerjasama linsek
 Perbaikan pencatatan dan
pelaporan
MANPOWER
ENVIROMENT
 Nakes
 Kader
 Ketidakdisiplinan minum Fe
Tingginya bumil
anemia

MACHINE MATERIAL
METODE

 Brosur,leaflet,media cetak  Keterbatasan reagen


 Penyuluhan
dan electronik  Alat kurang akurat
 Pemeriksaan HB
  Keterbatasan obat
MANPOWER
ENVIROMENT
 Nakes
 Pernikahan dini  Kader
 Rendahnya pengetahuan Tingginya bumil
KEK

MACHINE METODE
MATERIAL
 Brosur, leaflet, media cetak  Penyuluhan
 PMT penyuluhan  Kerjasama linsek
MANPOWER
ENVIROMENT
 Nakes
 Kebiasaan (mitos)  Kader

Rendahnyacak
upan N/D

MACHINE METODE
MATERIAL
 Brosur, leaflet, media cetak  Penyuluhan
 Alat timbang/Dacin  Kerjasama linsek
7. Program P2M
a. P2 TB

ENVIROMENT
MANPOWER
 Masyarakat menganggap bahwa batuk adalah penyakit biasa
 Petugas kurang aktiv dalam pencaran suspek TB
yang tidak berbahaya.
 Kader kurang aktiv dalam pencarian suspek TB
 Adanya stigma di masyarakat yang menganggap bahwa penyakit
RISE IN
TB Paru merupakan penyakitkutukan/ guna-guna
MACHINE MATERIAL METODE
PRODUCTIVTY
-
 Penyuluhan pada petugas dan
- Dana transport turun setiap bulan  Kurangnya leaflet untuk kader tentang TB paru Penemuan suspek
penyuluhan  Evaluasi monitoring pencapaian TB tahun 2016
setiap bulan kepada petugas dari target 2641
 Tidak adanya spanduk/ banner
wilayah
tentang suspek TB di tempat- Tercapai hanya
 Pemberian reward/transport pada
tempat umum petugas yang menemukan suspek 715 diwilayah
TB kerja puskesmas
Kalisat
8. Program Kesehatan Gigi dan Mulut
9. Program Upaya Lanjut Usia

DANA LINGKUNGAN MANUSIA

- Kader masih merangkap


Tidak ada dana Jarak terlalu jauh sebagai kader posyandu
dengan tempat Balita
khusus untuk
- Kader kurang aktif
kegiatan lansia pelayanan - Tidak ada pelatihan kader Jumlah Pralansia
dan Lansia baru
yang dilayani
kesehatannya masih
kurang
- Tidak ada KMS dan register
- Kurangnya dukungan dari lintas
- Tidak ada Lab sederhana
sektor
- Tidak ada tempat posyandu
- Kurangnya kerjasama dari lintas
khusus
program
- Tidak ada Banner untuk
penyuluhan

SARANA METODE
DANA LINGKUNGAN MANUSIA

- Kelompok lansia belum


terbentuk
Tidak ada dana Jarak tempuh terlalu - Kader kurang aktif
khusus untuk jauh - Petugas Lansia kurang paham
tentang pelaporan dan masalah
pembinaan Lansia pembinaan pada kelompok
Frekwensi
Pembinaan Usila
Masih Kurang

- Tidak ada lefleat dan lembar


- Kurangnya dukungan dari lintas
balik
sektor
- Tidak ada Banner untuk
- Kurangnya kerjasama dari lintas
penyuluhan
program
- Tidak ada pengeras suara

SARANA METODE
10. Program Upaya Kesehatan Jiwa

Adanya stigma negatif tentang


Biaya pemantauan pasien jiwa
Rendahnya
Biaya perawatan di RS Kurangnya pengetahuan pengetahuan
mahal (KR) tentang petugas tentang masyarakat tentang Th 2016
kesehatan jiwa penyakit jiwa
Target
penanganan
kasus jiwa
Kurangnya evaluasi 15%
Tdk adanya dari pemegang
Tidak adanya Capaian 3,1 %
pemberitahuan tntg
program
layanan jiwa di pkm pendelegasian pada
petugas kesehatan di pkm

Kurangnya media
sosialisasi penyakit jiwa
Kurangnya kerjasama linsek
Rendahnya
Biaya rujukan yang kesadaran klrg Adanya stigma negatif
mahal tentang pasien jiwa
melaporkan ke nakes

Tahun 2016

Target
penemuan
kasus pasung
Kurangnya 25 orang
kerjasama linsek
Kurangnya leaflet ttg dan Dinsos Capaian 7
penanganan pasien orang
jiwa
11. Program Kesehatan Mata dan Telinga

DANA

Biaya transport
rujukan pasien Kesehatan mata bukan
indra prioritas

- Petugas belum memahami Cakupan Jumlah


Sumber dana yang ttg pemeriksaan mata
orang yang
kurang - Petugas belum melakukan
evaluasi secara berkala periksa
mata(visus) 2017
masih kurang
dari target di
- Kurangnya sosialisasi
puskesmas
- Tidak adanya
Kurangnya sarana pendelegasian ke
(senter,kartu snelen) dan petugas kesehatan
prasarana pemeriksaan - Tidak adanya pelatihan
- Kurangnya
mata ttg cara screening
kerjasama lintas sektor
indra

Kurangnya leaflet ttg


penyakit indra
Kesehatan telinga bukan
Biaya transport rujukan - Petugas belum prioritas
pasien indra memahami ttg
pemeriksaan mata
Sumber dana yang - Petugas belum Cakupan Jumlah
kurang melakukan evaluasi orang yang
secara berkala
periksa telinga
2017 masih
kurang dari target
di puskesmas
Kurangnya sarana
(senter,kartu snelen) dan
prasarana pemeriksaan - Kurangnya sosialisasi
mata - Kurangnya
- Tidak adanya
kerjasama lintas sektor
pendelegasian ke
petugas kesehatan
- Tidak adanya pelatihan
Kurangnya leaflet ttg ttg cara screening
penyakit indra indra
DANA MANUSIA LINGKUNGAN

Kesehatan telinga bukan


Biaya transport rujukan
prioritas
pasien indra - Petugas belum
memahami ttg
pemeriksaan mata
Sumber dana yang - Petugas belum
kurang melakukan evaluasi
secara berkala Cakupan Jumlah
orang yang
periksa telinga
2017 masih
kurang dari target
di puskesmas
Kurangnya sarana
(senter,kartu snelen) dan
prasarana pemeriksaan
mata - Kurangnya
kerjasama lintas sektor - Kurangnya sosialisasi
- Tidak adanya
pendelegasian ke
petugas kesehatan
- Tidak adanya pelatihan
ttg cara screening
Kurangnya leaflet ttg indra
penyakit indra
DANA MANUSIA LINGKUNGAN

Kesehatan telinga bukan


Biaya transport rujukan
prioritas
pasien indra - Petugas belum
memahami ttg
pemeriksaan mata
Sumber dana yang - Petugas belum
kurang melakukan evaluasi
secara berkala Cakupan Jumlah
orang yang
periksa telinga
2017 masih
kurang dari target
di puskesmas
Kurangnya sarana
(senter,kartu snelen) dan
prasarana pemeriksaan
mata
- Kurangnya
kerjasama lintas sektor - Kurangnya sosialisasi
- Tidak adanya
pendelegasian ke
petugas kesehatan
- Tidak adanya pelatihan
ttg cara screening
Kurangnya leaflet ttg indra
penyakit indra

MATERIAL
METODE
12. Program Upaya Kesehatan Kerja

DANA MANUSIA LINGKUNGAN

Kesehatan
kerja bukan Pencapaian
prioriytas penyuluhan
kelompok
pada perkerja
pada tahun
2016 hanya
tercapai 22
kali dari total
penyuluhan
54 kali di
puskesmas
Kalisat

Leaflet
kesehatan kerja
kurang

MATERIAL METODE
DANA MANUSIA LINGKUNGAN

Kader
Kesehatan berstatus
kerja bukan sebagai pekerja Pencapaian
prioriytas musiman pelatihan
kader UKK
pada tahun
2016hanya
tercapai 0
dari total 2kali
pembinaan
setahun di
puskesmas
kalisat

Leaflet
kesehatan kerja
kurang

MATERIAL METODE
13. Program Kesehatan Trdisional Komplementer
14. Capaian Program kesehatan Haji
15. Laboratorium