Anda di halaman 1dari 2

I.

DI RUMAH DUKA Jemaat : Dan selama-lamanya atas orang-orang yang takut akan Dia dan
keadilan-Nya bagi anak cucu
(Keluarga duka mempersiapkan jenazah dan setelah itu pembawa acara mempersilahkan Pelayan : Bagi orang yang berpegang pada perjanjian-Nya
Pelayan untuk memimpin Kebaktian Pemakaman) Jemaat : Dan yang ingat melakukan titah-Nya
Menyanyi KJ No 454 : 1 “Harap Akan Tuhan”
Pelayan : Segala sesuatu ada masanya dan indah pada waktunya. 1. Harap akan Tuhan hai jiwa ku,
Kepulangan setiap anak manusia pada pencipta-Nya adalah dia perlindungan dalam susahmu,
kerinduan dan awal dari sebuah kehidupan baru yang abadi Jangan resah, tabah berserah,
bersama Dia Sang Pemberi nafas Kehidupan. Satu hal yang pasti karena habis malam pagi merekah,
bahwa Tuhan mengetahui beban dan salib yang kita tanggung. Ia Dalam derita dan kemelut,
peduli pada jiwa-jiwa yang menangis, Ia juga sanggup Tuhan yang setia penolongmu.
mengeringkan setiap tetesan air mata kita dan pada akhirnya kita (Jemaat duduk)
dengan tulus berkata,
Pemberitaan Firman
Jemaat : Sekarang ya Tuhan, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dengan damai
Penatua : Berdoa dan membaca Firman Tuhan
sejahtera sesuai dengan kehendak-Mu.
Jemaat : Menyanyi : Haleluya...haleluya....haleluya
Menyanyi KJ No. 454 : 1 “Indahnya Saat Yang Teduh” (Jemaat Berdiri) Pelayan : Berkhotbah
1. Indahnya saat yang teduh, menghadap tahta Bapa ku,
Ku naikkan doa pada-Nya sehingga hatiku lega Pengakuan Iman Rasuli (Jemaat berdiri)
Di waktu bimbang dan gentar, jiwaku aman dan segar, Jemaat : Menyanyi KJ. 380 : 1 – 3
Ku bebas dari seteru di dalam saat yang teduh. (Jemaat duduk)
Votum dan Salam Doa Syafaat (Pelayan)
Pelayan : Kebaktian pemakaman kekasih Tuhan Anak/Adik/Cucu
Jino Ardilen Namah, berlangsung dalam nama Bapa, Anak dan Jemaat : Menyanyi KJ No. 445 : 2 & 3
Roh Kudus. Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah di dalam 1. Harap akan Tuhan, hai jiwaku!
Yesus Kristus, yang telah menyerahkan diriNya untuk Dia perlindungan dalam susahmu
membebaskan kita dari maut untuk hidup yang kekal. Walau sendu hatimu remuk,
Bagi-Nya kemuliaan kekal untuk selama-lamanya. Tuhan mengatasi tiap kemelut,
(Jemaat duduk) Ya Tuhan tolong ku yang lemah,
Introitus setiaMu kokoh selamanya.
Pelayan : Membaca Nats Pembimbing dari PL/PB (Jemaat berdiri)
Jemaat : Menyanyi DSL No. 173:1 “Jangan Kamu Takut, Aku adalah” 2. Harap akan Tuhan, hai jiwaku!
1. Jangan kamu takut, Aku adalah Dia perlindungan dalam susahmu.
Itu Tuhan janji biar ingatlah. Itupun bri hibur, Jalan sedih nanti berhenti,
kalau tak senang, lagi pun bri kuat bila engkau masuk prang Yesus memberikan hidup abadi,
Reff : Hai tidak pernah, hai tidak pernah habis derita di dunia
Klak Ia tinggalkan dikau 2X Purna sukacita haleluya.
Bahkan tiada pernah. Berkat
Pelayan : Damai sejahtera Allah yang melebihi segala akal itu, kiranya
Berita Penghiburan (Jemaat Berdiri) mengawali hati dan pikiranmu di dalam Yesus Kristus oleh Kuasa
Pelayan : Marilah kita memuji rahmat Tuhan secara berbalas-balasan dari Roh Kudus.
Mazmur 103:15-18 Jemaat : Menyanyi : Amin, A--min, A---m-i-n. (Jemaat duduk)
Pelayan : Adapun manusia hari-harinya seperti rumput
Jemaat : Seperti bunga di padang demikianlah ia berbunga
Pelayan : Apabila angin melintasinya maka tidak ada lagi
Jemaat : Dan tempatnya tidak mengenalnya lagi
Pelayan : Tetapi kasih setia Tuhan
MAJELIS JEMAAT SILOAM RETRAEN
II. DI TEMPAT PEMAKAMAN
GEREJA MASEHI INJILI DI TIMOR
Pelayan : Disini hendak kita meletakkan Jasad Anak/Adik/Cucu Jino Ardilen (GBM GPI DAN ANGGOTA PGI)
Namah. Meski kita berdukacita karena kepahitan maut telah menjadi
KLASIS AMARASI TIMUR
bagian hidup kita, namun hidup kekal yang dijanjikan Tuhan membuat
kita untuk selalu kuat. Dan kekuatan dari Tuhan inilah mari kita memuji MAJELIS JEMAAT SILOAM RETRAEN
Tuhan:
Jemaat : Menyanyi KJ. No: 408 : 1, 3 "Di Jalanku Ku Diring"
1. Di jalanku ku diring oleh Yesus Tuhanku
Apakah yang kurang lagi, jika Dia panduku?
Diberi damai sorgawi, asal imanku teguh.
Suka duka dipakaiNya untuk kebaikanku
Suka duka dipakaiNya untuk kebaikanku
3. Di jalanku nyata sangat kasih Tuhan yang mesra.
Dijanjikan perhentian di rumahNya yang baka.
Jika jiwaku membubung meninggalkan dunia,
Kunyanyikan tak hentinya kasih dan pimpinanNya
HARI / TANGGAL : JUMAT, 01 FEBRUARI 2019
Kunyanyikan tak hentinya kasih dan pimpinanNya
Semua : Mengucapkan Doa BAPA KAMI
Pelayan : Karena Allah Bapa dalam kasihNya yang besar telah berkenan
memanggil pulang kekasih kita Anak/Adik/Cucu Jino Ardilen Namah,
maka marilah kita menguburkan jasadnya dalam iman dang
pengharapan sambil memandang kepada Dia yang telah berkata
"Akulah kebangkitan dan hidup, barangsiapa yang percaya
kepadaNya ia akan hidup walaupun ia sudah mati". Amin.
Pelayan : Dalam percaya seperti itu, mari kita menguburkan jasadnya
Anak/Adik/Cucu Jino Ardilen Namah didalam nama Bapa, Anak dan
Roh Kudus. Amin

“Aku akan mengubah perkabungan mereka menjadi kegirangan, Anak/Adik/Cucu Terkasih


akan menghibur mereka dan menyukakan mereka sesudah kedukaan mereka”
JINO ARDILEN NAMAH
(Yeremia 31:13b)
Retraen, 09 Oktober 2016 Retraen, 31 Januari 2019
Kehilangan dan kematian akan selalu menyelimuti dada kita
dengan kepiluan yang mendalam.
Dan menumbuhkan bunga baru ketika kita terus berjalan mencari Tuhan. Oleh:
Tetap sabar dan ikhlas dalam menghadapi semua cobaan ini.
Karena Tuhan pasti tahu jalan yang terbaik untuk kita. Pdt. Rispa E. Fatin-Punuf, S.Th