Anda di halaman 1dari 8

1.

Seorang dokter ingin meneliti pengaruh kebiasaan makan jroan dengan insiden gout
arthritis pada kelompok lanjut usia di suatu kecamatan. Dokter tersebut memiliki waktu
yang cukup dan ingin melihat faktor kausa dengan lebih kuat. Berdasarkan ilustrasi
tersebut, maka desain penelitian yang sebaiknya digunakan adalah
a. Potong lintang
b. Kasus kontrol prospektif
c. Kasus kontrol retrospektif
d. Kohort
e. Ujia korelasi
2. Peneliti ingin meneliti hubungan antara obat A dan kadar Hb. Variabel independen
dinyatakan dalam variabel nominal dan variabel dependen dinyatakan dalam variabel
ordinal. Setelah dilakukan analisis data dengan menggunakan uji chi-square didapatkan
X2=19,98 dengan p=0,00. Apakah kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian tersebut.
a. Terdapat hubungan yang signifikan antara obat A dan kadar Hb
b. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara obat A dan kadar Hb
c. Terdapat korelasi yang kuat antara pemberian obat A dan peningkatan kadar Hb
d. Hipotesis nol diterima
e. Terdapat hubungan lemah antara obat A dan kadar Hb
3. Dokter menemukan bahwa di wilayah kerja Puskesmas X terdapat peningkatan kejadian
pernikahan dini. Dokter ingin melakukan penyuluhan mmengenai dampak dari pernikahan
dini pada anak-anak usia sekolah. Metode penyuluhan yang paling tepat berdasarkan
ilustrasi kasus di atas adalah
a. Peer group discussion
b. Multimedia
c. Spanduk
d. Pamflet
e. Leaflet
4. orang dokter ingin meneliti pengaruh kebiasaan makan dengan kadar kolesterol pada siswa
SLTA di kecamatan A dan B. Siswa SLTA kecamatan A ternyata lebih banyak
mengkonsumsi makanan siap saji. Dokter tersebut masing-masing mengambil 100 sampel
siswa SLTA pada kecamatan A dan B. Variabel kolesterol dinyatakan dalam satuan mh/dl.
Apakah uji hipotesis yang sebaiknya digunakan
a. Fisher’s exact test
b. Chi square
c. ANOVA test
d. Paired test
e. Independent T-test
5. Seorang dokter ingin menyelidiki hubungan antara penyakit menular dan tidak menular di
Puskesmas wilayahnya. Untuk mengetahui hal tersebut, dokter harus melakukan
a. Melakukan survei epidemiologi
b. Melakukan survei/penelitian sederhana mengenai penyakit
c. Membandingkan dengan laporan puskesmas lain beberapa bulan lalu
d. Meminta laporan dari dokter lain, rumah sakit serta puskesmas di wilayah sekiatr
e. Meminta semua data penyakit di puskesmas dan memilah penyakit menular dan tidak
menular.
6. Dari data puskesmas tahun 2010 diketahui bahwa terjadi peningkatan kasus TBC dari 56
kasus hingga 75 kasus pada tahun 2011. Data tersebut didapatkan berdasarkan
penghitungan kader masyarakat yang dilakukan secara terus menerus setiap bulannya.
Surveilans yang dilakukan oleh kader tersebut disebut
a. Surveilans epidemiologi sentil
b. Surveilans epidemiologi aktif
c. Surveilans epidemiologi pasif
d. Surveilans epidemiologi khusus
e. Surveiland epidemiologi rutin terpadu
7. Diketahui dalam suatu wilayah ditemukan kejadian muntaber. Menurut pengamatan
warga desa, kejadian muncul setelah pabrik didekat desa yang mencemari sungai dengan
limbah. Petugas kesehatan setempat meminta dokter membantu menangani masalah ini.
Model desain penelitian yang dapat dilakukan adalah
a. Cross sectional
b. Case control
c. Study pre and post test berpasangan
d. Study pre and post test tidak berpasangan
e. Quasl experimental
8. Dr. X di puskesmas wilayah Y ingin meneliti angka kejadian DBD. Dari 1200 penduduk,
70 orang meninggal akibat DBD dan sebanyak 240 orang menderita sakit DBD. Desain
penelitian apa yang cocok untuk insiden DBD inii
a. Cross sectional
b. Case control
c. Cohort
d. Case series
e. Case report
9. dokter ingin melakukan penelitian untuk mengetahui hubungan antara alkohol dengan
penyakit liver. Dokter ini mengamati sampelnya selama 5 tahun. Di akhir studi dokter
tersebut kemudian menemukan apakah sampelnya menderita penyakit liver atau tidak.
Jenis penelitian apa yang digunkan dokter tersebut?
a. uji klinis
b. kohort
c. observasional
d. potong lintang
e. case control
10. Seorang mahasiswa kedokteran berkeinginan mengajukan proposal penelitian untuk tugas
akhir kuliah. Mahasiswa tersebut ingin mengkaji lebih lanjut tentang hubungan perilaku
ibu dalam pemenuhan kebutuhan gizi dengan status gizi balita di Desa Jatirejo. Usulan
rancangan penelitian yang diaukan peneliti?
a. Historis
b. Prospektif
c. Retrospektif
d. Eksperimental
e. Cross sectional
11. Seorang dokter melakukan penelitian case control untuk melihat hubungan asfiksia dengan
gangguan belajar, data tidak ada, hanya dari ingatan ibu?
a. Detection bias
b. complians bias
c. Procedural bias
d. Survilance bias
e. recall bias
12. Seorang mahasiswa FK berkeinginan mengajukan proposal penelitian untuk tugas akhir
kuliah. Mahasiswa tsb ingin mengkaji lebih lanjut tentang hubungan perilaku ibu dalam
pemenuhan kebutuhan gizi dengan status gizi balita di desa Jatirejo. Usulan rancangan
yang diajukan peneliti tsb?
a. Eksperimen
b. Historis
c. Prospektif
d. Retrospektif
e. Cross sectional
13. Seorang dokter ingin mengtahui. Prevalensi disfunfsi pada laki-laki menikah dalam rentan
usia produktif. Penelitian akan dilakukan diseluruh kabupaten Jawa Timur. Karena
banyaknya populasi dan keterbatasan waktu dan tenaga, maka akan digunakan teknik-
teknik pengambilan sampel. Teknik pengambilan sampel yang sesuai adalah . .
a. Consecutive sampling
b. Simple random sampling
c. Systematic random sampling
d. Cluster random sampling
e. Convenience sampling
14. Seorang peneliti ingin meneliti hubungan antara penyakit pencernaan dengan pajanan dari
makanan suatu pesta. Didapatan 150 orang yang menderita penyakit pencernaan, 125
orang diantaranya mengkonsumsi makanan yang sama dalam pesta tersebut, 20 menderita
penyakit pencernaan tetapi tidak mengkonsumsi makanan yang dicurigai. Jenis penelitian
apakah yang cocok untuk kasus ini . . .
a. Deskriptif
b. Case report
c. Cohort
d. Croos sectional
e. Case control
15. Seorang dokter hendak mengadakan penelitian dan berencana mengambil dari populasi
beberapa kelompok sampel berdasarkan tingkat pendidikannya. Dengan demikian, cara
pengambilan sampel tersebut dinamakan..
a. stratified sampling
b. systematic sampling
c. simple random sampling
d. strategic sampling
e. cluster sampling
16. Banyak pasien datang dengan keluhan nyeri kepala 2 bulan terakhir ke puskesmas.
Kemungkinan penyebab makanan yang banyak mengandung formalin. Dokter ingin
mengetahui hubungan antara nyeri kepala dan makanan yang mengandung formalin
dengan melakukan penelitian. Waktu yang dimiliki sangat sedikit. Apakah jenis penelitian
yang sebaiknya dilakukan?
a. Cross sectional
b. Clinical trial
c. Deskriptive
d. Kohort
e. Case-control
17. Sebuah studi intervensional menguji apakah senam kehamilan secara serial akan
memperbaiki fungsi respirasi pada ibu hamil. Tujuh puluh ibu hamil telah setuju untuk
berpartisipasi pada studi ini. Volume ekspirasi paksa (VEP) dalam ml/menit akan
dibandingkan sebelum dan sesudah senam kehamilan untuk menunjukkan fungsi respirasi.
Data diasumsikan terdistribusi normal. Apakah jenis uji statistik yang paling sesuai untuk
menjawab pertanyaan penelitian diatas?
a. Uji T berpasangan
b. Uji Kai Kuadrat nominal-nominal
c. Uji Korelasi Pearson
d. Uji T independen
e. Uji ANOVA satu arah
18. Sebuah studi belah lintang berbasis populasi berusaha mengidentifikasi faktor risiko
hipertensi di sebuah Kabupaten. Setelah pengumpulan dan analisis data, terdapat tiga
faktor yang secara bermakna berisiko meningkatkan kejadian hipertensi yaitu obesitas,
merokok, dan aktifitas fisik. Studi ini berusaha untuk menentukan faktor risiko manakah
yang merupakan prediktor yang paling bermakna. Hipertensi diukur dalam skala nominal
dikotom. Analisis multivariat apakah yang paling sesuai untuk menyelesaikan
permasalahan penelitian diatas ?
a. Uji Korelasi Kanonikal
b. Regresi Cox
c. Regresi logistik
d. Regresi linear
e. Log-linear
19. Suatu survei tentang morbiditas ibu hamil dan melahirkan dilakukan oleh sebuah lembaga
independen dengan mengambil subyek penelitian seluruh penduduk Indonesia. Sampel
diambil dari 20 provinsi yang dianggap mewakili seluruh penduduk Indonesia. Dari
masing-masing provinsi diambil sampel 30 % dari jumlah kabupaten dan kota yang ada.
Dari tiap-tiap kabupaten ini diambil sampel 50 % dari jumlah kecamatan yang ada. Apakah
teknik pengambilan sampel yang digunakan?
a. Cluster random sampling
b. Systematic random sampling
c. Stratified random sampling
d. Multi-stages random sampling
e. Simple random sampling
20. Sebuah uji klinik membandingkan efek obat penurun lemak baru bernama "lipicide"
dengan obat standar simvastatin. Delapan puluh empat partisipan dengan dislipidemia
berpartisipasi dalam studi ini, dan dikelompokkan secara acak pada 2 kelompok perlakuan.
Setelah 12 minggu perlakuan, kolesterol total (mg/dl) diukur pada 2 kelompok tersebut.
Setelah pengolahan data dilakukan, uji normalitas data dengan uji kolmogorov-smirnov
menunjukkan nilai p = 0,45. Apakah metode analisis data yang paling tepat untuk
penelitian tersebut?
a. Uji Mann-Whitney
b. Uji Wilcoxon
c. Uji T Independen
d. Uji T berpasangan
e. Uji Kruskal-Wallis
21. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa Indeks Massa Tubuh (kg/m2) berhubungan
berbanding terbalik dengan kapasitas vital paru (ml). Untuk itu akan dilakukan analisis
lebih lanjut untuk mengetahui seberapa besar kenaikan IMT akan menurunkan kapasitas
vital paru. Analisis apakah yang paling sesuai untuk mencapai tujuan penelitian diatas?
a. Korelasi pearson
b. Regresi linear
c. Korelasi spearman
d. Regresi logistic

22. .

23. .

24.

25.
26.

26

27

28

29.
30.

31

32

33

34

35
36

37

38

39

40