Anda di halaman 1dari 3

TRANSPORTASI RUJUKAN

No. Kode : Ditetapkan Oleh


Kepala UPT
Terbitan : Puskesmas Dersalam

UPT
SOP No. Revisi :

Puskesmas Tgl. Mulai Berlaku :


Dersalam Halaman : Dr.Hadi Sunarto
NIP: 19640916200904001

1. Pengertian  Transportasi rujukan adalah suatu sistem penyelenggaraan pelayanan


kesehatan yang melaksanakan pelimpahan tanggung jawab timbal balik
terhadap satu kasus penyakit atau masalah kesehatan secara vertikal (dari
unit yang lebih mampu menangani), atau secara horizontal (antar unit-unit
yang setingkat kemampuannya),
 Kriteria petugas pendamping rujukan
a. 1 (satu) supir dengan kemampuan BHD (bantuan hidup dasar) dan
berkomunikasi
b. 1 (satu) perawat dengan kemampuan PPGD
 Mobil Puskesmas Keliling yang dimiliki puskesmas dengan fasilitas berupa
kanul dan tabung oksigen, serta spigmomanometer. Dalam proses rujukan
akan diantar dan diobservasi oleh perawat dan bidan yang dinas di waktu
tersebut. Tarif yang diberlakukan sesuai dengan tarif Peraturan Daerah Rp
60.000 untuk pasien umum dan pasien dengan Jaminan Kesehatan Daerah
serta gratis untuk pasien dengan Jaminal Kesehatan Nasional
 Fasilitas Ambulance take patient yang disediakan oleh beberapa Rumah
Sakit Swasta dengan spesifikasi fasilitas yang lengkap sesuai kondisi pasien
 Penggunaan kendaraan pribadi milik pasien atas permintaan pasien/keluarga
dan pasien/keluarga bersedia untuk tidak mendapat terapi intravena, oksigen
dan tidak diobservasi oleh petugas dalam proses rujukan

2. Tujuan Prosedur ini bertujuan untuk sebagai acuan bagi petugas dalam persiapan
merujuk pasien ke institusi lain

3. Kebijakan Berlaku untuk petugas UPT Puskesmas Dersalam

4. Prosedur 1. Dokter/Perawat/Bidan memberitahukan kepada pasien dan keluarga tentang


tujuan rujukan
2. Perawat/Bidan menjelaskan informasi tentang pilihan transportasi yang
digunakan, yaitu :
3. Perawat/Bidan memberikan informasi tentang pilihan tempat rujukan
4. Perawat/Bidan mempersilahkan pasien/keluarga melakukan pilihan
5. Perawat/Bidan menelepon unit rujukan yang sudah dipilih dan konfirmasi
penerimaan pasien dari unit rujukan
6. Perawat/Bidan menginformasikan kepada pasien tentang konfirmasi
penerimaan pasien dari unit rujukan
7. Perawat/Bidan melakukan persiapan rujukan dan administrasi yang harus
diselesaikan di puskesmas dan administrasi yang perlu digunakan di unit
rujukan,
8. Perawat/Bidan mendampingi pasien dikirim ke rumah sakit
9. Perawat/Bidan menyerahkan pasien dan surat rujukan ke dokter/perawat
rumah sakit
10. Perawat/Bidan menyampaikan tentang kondisi pasien, terapi yang sudah
dilakukan, alas an dirujuk kepada dokter/perawat rumah sakit
11. Dokter/Perawat/Bidan rumah sakit menandatangani buku ekspedisi rujukan
dari puskesmas
12. Perawat/Bidan kembali ke puskesmas
13. Perawat/Bidan mendokumentasikan kegiatan
5. Unit Unit Gawat Darurat
Terkait
6. Referensi http://agddinkes.jakarta.go.id/news-read/29/standar-fisik-perlengkapan-
ambulans-gawat-darurat-medik
http://yoesfeelingku.blogspot.com/2012/09/transport-dan-rujukan-pasien-
gawat.html
Buku Panduan Praktis Pelayanan Ambulan- BPJS Kesehatan
7. Dokumen - Rekam Medis pasien
Terkait - Buku Jaga Dinas
Nomor : C/VII/SPO/11/14/071
Revisi Ke : 0
Berlaku Tgl: 12 November 2014

Standar Operasional Prosedur (SOP)


Transportasi Rujukan
Ditetapkan

Kepala UPT Puskesmas


Dersalam

Dr.Hadi Sunarto
NIP: 19640916200904001

DINAS KESEHATAN
UPT PUSKESMAS DERSALAM
Jl.Kampus UM Dersalam Bae, Telp. (0291) 446021
Kudus 59321