Anda di halaman 1dari 28

Satuan Pendidikan : SMA Negeri 1 Teminabuan

Mata Pelajaran : Matematika


Kelas/Semester : X/2
Materi/Pokok Bahasan/SPB : Aturan Penjumlahan Dan Aturan
Perkalian

A. Identitas

Kelompok : ..........................................................
Nama : 1.
2.
3.
4.
Kelas : .........................................................
Tanggal : ..........................................................
:
D. Tujuan Pembelajaran
Melalui kegiatan pengamatan, tanya jawab, penugasan, diskusi, dan penemuan
diharapkan peserta didik aktif, bekerja sama dalam kegiatan pembelajaran dan
bertanggung jawab dalam menyelesaikan masalah serta dapat :
1. Melatih sikap sosial dengan berani bertanya, berpendapat, mau mendengar orang lain,
bekerja sama dalam diskusi di kelompok, sehingga terbiasa berani bertanya,
berpendapat, mau mendengar orang lain, dan bekerja sama dalam aktivitas sehari-hari;
2. Menunjukkan ingin tahu selama mengikuti proses;
3. Peserta didik dapat menentukan konsep aturan penjumlahan dan aturan perkalian
4. Peserta didik dapat menyelesaikan masalah konstektual yang berkaitan dengan konsep
aturan penjumlahan dan aturan perkalian

C. Petunjuk
1. Isilah identitas pada bagian yang disediakan!
2. Bacalah dan pahami petunjuk belajar dengan teliti!
3. Bacalah lembar kerja siswa dengan teliti dan cermat!
4. Waktu pengerjaan adalah 2×45 menit.
5. Jawablah pertanyaan pada tempat yang disediakan dengan lengkap
dan sistematis!
6. Tanyakan pada bapak/ibu guru jika terdapat hal yang kurang jelas!
1.
D. Uraian Materi
1. Aturan Penjumlahan
Kaidah penjumlahan menganut prinsip umum bahwa keseluruhan sama
dengan jumlah dari bagian-bagiannya. Secara umum, kaidah penjumlahan
dijelaskan sebagai berikut:
𝐽𝑖𝑘𝑎 𝑡𝑒𝑟𝑑𝑎𝑝𝑎𝑡 𝑛 𝑝𝑒𝑟𝑖𝑠𝑡𝑖𝑤𝑎 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑠𝑎𝑙𝑖𝑛𝑔 𝑙𝑒𝑝𝑎𝑠,
𝑘1 = 𝑏𝑎𝑛𝑦𝑎𝑘 𝑐𝑎𝑟𝑎 𝑝𝑎𝑑𝑎 𝑝𝑒𝑟𝑖𝑠𝑡𝑖𝑤𝑎 𝑝𝑒𝑟𝑡𝑎𝑚𝑎
𝑘2 = 𝑏𝑎𝑛𝑦𝑎𝑘 𝑐𝑎𝑟𝑎 𝑝𝑎𝑑𝑎 𝑝𝑒𝑟𝑖𝑠𝑡𝑖𝑤𝑎 𝑘𝑒𝑑𝑢𝑎
𝑘3 = 𝑏𝑎𝑛𝑦𝑎𝑘 𝑐𝑎𝑟𝑎 𝑝𝑎𝑑𝑎 𝑝𝑒𝑟𝑖𝑠𝑡𝑖𝑤𝑎 𝑘𝑒𝑡𝑖𝑔𝑎
𝑑𝑎𝑛 𝑠𝑒𝑡𝑒𝑟𝑢𝑠𝑛𝑦𝑎 𝑠𝑎𝑚𝑝𝑎𝑖
𝑘𝑛 = 𝑏𝑎𝑛𝑦𝑎𝑘 𝑐𝑎𝑟𝑎 𝑝𝑎𝑑𝑎 𝑝𝑒𝑟𝑖𝑠𝑡𝑖𝑤𝑎 𝑘𝑒 − 𝑛
𝑀𝑎𝑘𝑎 𝑏𝑎𝑛𝑦𝑎𝑘 𝑐𝑎𝑟𝑎 𝑢𝑛𝑡𝑢𝑘 𝑛 𝑏𝑢𝑎ℎ 𝑝𝑒𝑟𝑖𝑠𝑡𝑖𝑤𝑎 𝑠𝑒𝑐𝑎𝑟𝑎 𝑘𝑒𝑠𝑒𝑙𝑢𝑟𝑢ℎ𝑎𝑛 𝑎𝑑𝑎𝑙𝑎ℎ:
𝑘1 + 𝑘2 + 𝑘3 +. . . + 𝑘𝑛

Catatan :
Aturan penjumlahan biasanya digunakan untuk beberapa kejadian yang
"TIDAK SEKALIGUS TERJADI" artinya yang terjadi hanya salah satu saja atau
bisa dibilang "PILIHAN" dan biasanya menggunakan kata penghubung
"ATAU"
Pahamilah Masalah 1 berikut ini!

Di rumah Jenelson terdapat 3 jenis sepeda berbeda, 2


jenis sepeda motor berbeda, dan 2 mobil yang
berbeda. Jika Jenelson ingin berpergian, ada berapa
cara Jenelson menggunakan kendaraan yang ada di
rumahnya?

Penyelesaian :

Pada kasus ini, ada tiga pilihan kendaraan yaitu sepeda, sepeda motor, dan mobil.
Jenelson tidak mungkin menggunakan SEKALIGUS ketiga jenis kendaraan tersebut yang
artinya Jenelson harus memilih salah satu jenis kendaraan saja. Sehingga kita bisa
menggunakan aturan penjumlahan pada kasus ini.
banyak cara menggunakan kendaraan = … + … + … = … cara .
Jadi, ada … cara pilihan kendaraan yang bisa digunakan oleh Jenelson .

Pahamilah Masalah 2 berikut ini!


Kota B dapat dicapai dari Kota A melalui 3
macam jalur. Ada jalur darat, jalur laut dan jalur
udara. Untuk jalur darat terdapat 4 rute yang
bisa dilalui, untuk jalur laut ada 2 rute yang bisa
dilalui, sedangkan untuk jalur udara hanya ada 1
rute yang bisa dilalui. Ada berapa banyak cara
(banyak rute) seseorang bepergian dari kota A
menuju kota B?

Penyelesaian:
Permasalahan ini bisa diselesaikan dengan menggunakan aturan penjumlahan karena
untuk melakukan sekali perjalanan dari kota A ke kota B tidak mungkin dilakukan melalui
dua rute atau lebih dalam waktu yang sama.
Dengan demikian banyak cara bepergian dari kota A menuju kota B adalah …+…+…=...
cara
2. Aturan Perkalian
Kaidah penjumlahan menganut prinsip umum bahwa keseluruhan sama
dengan jumlah dari bagian-bagiannya. Secara umum, kaidah penjumlahan
dijelaskan sebagai berikut:
𝐽𝑖𝑘𝑎 𝑡𝑒𝑟𝑑𝑎𝑝𝑎𝑡 𝑛 𝑢𝑛𝑠𝑢𝑟 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑡𝑒𝑟𝑠𝑒𝑑𝑖𝑎 ,
𝑘1 = 𝑏𝑎𝑛𝑦𝑎𝑘 𝑐𝑎𝑟𝑎 𝑢𝑛𝑡𝑢𝑘 𝑚𝑒𝑛𝑦𝑢𝑠𝑢𝑛 𝑢𝑛𝑠𝑢𝑟 𝑝𝑒𝑟𝑡𝑎𝑚𝑎
𝑘2 = 𝑏𝑎𝑛𝑦𝑎𝑘 𝑐𝑎𝑟𝑎 𝑢𝑛𝑡𝑢𝑘 𝑚𝑒𝑛𝑦𝑢𝑠𝑢𝑛 𝑢𝑛𝑠𝑢𝑟 𝑘𝑒𝑑𝑢𝑎 𝑠𝑒𝑡𝑒𝑙𝑎ℎ 𝑢𝑛𝑠𝑢𝑟 𝑝𝑒𝑟𝑡𝑎𝑚𝑎 𝑡𝑒𝑟𝑠𝑢𝑠𝑢𝑛
𝑘3 = 𝑏𝑎𝑛𝑦𝑎𝑘 𝑐𝑎𝑟𝑎 𝑢𝑛𝑡𝑢𝑘 𝑚𝑒𝑛𝑦𝑢𝑠𝑢𝑛 𝑢𝑛𝑠𝑢𝑟 𝑘𝑒𝑡𝑖𝑔𝑎 𝑠𝑒𝑡𝑒𝑙𝑎ℎ 𝑢𝑛𝑠𝑢𝑟 𝑘𝑒𝑑𝑢𝑎 𝑡𝑒𝑟𝑠𝑢𝑠𝑢𝑛
𝑑𝑎𝑛 𝑠𝑒𝑡𝑒𝑟𝑢𝑠𝑛𝑦𝑎 𝑠𝑎𝑚𝑝𝑎𝑖
𝑘𝑛 = banyak cara untuk menyusun unsur ke − 𝑛 setelah objek 𝑛
− 1 unsur sebelumnya tersusun
Maka banyak cara untuk menyusun 𝑛 unsur yang tersedia adalah:
𝑘1 𝑥 𝑘2 𝑥 𝑘3 𝑥 . . . 𝑥 𝑘𝑛

Catatan :
Aturan perkalian biasanya digunakan untuk beberapa kejadian
yang semuanya " SEKALIGUS TERJADI" artinya yang terjadi
hanya salah satu saja atau bisa dibilang "PILIHAN" dan biasanya
menggunakan kata penghubung "DAN"
Pahamilah Masalah 1 berikut ini!
Medelin mempunyai 3 buah baju berwarna putih,
pink, dan batik. Ia juga memiliki 2 buah celana warna
hitam dan putih yang berbeda. Ada berapa pasang
baju dan celana dapat dipakai dengan pasangan yang
berbeda?

Penyelesaian
Cara I : Mendaftarkan semua pasangan dengan diagram
Berikut diagram kemungkinan pasangan baju dan celana.

BAJU CELANA (BAJU, CELANA)

Hitam (Putih , Hitam)

Putih
Putih (Putih , Putih)

Hitam (………... , ……..…)

Batik
Putih (………... , ……..…)

Hitam (………... , ……..…)


pink
Putih (………... , ……..…)

Dari diagram di atas, banyaknya pasangan baju dan celana yang dapat digunakan oleh Medelin
sebanyak ….. pasang
Cara II : Menggunakan aturan perkalian.
Pada soal ini kita akan menentukan banyaknya pasangan baju dan celana, artinya setiap pasangan
harus memuat baju dan celana sehingga SEKALIGUS kedua-duanya (baju dan celana) harus ada
sehingga kita bisa menggunakan aturan perkalian secara langsung.
 Unsur pertama adalah baju, ada 3 pilihan baju, sehingga 𝑘1 = 3
 Unsur kedua adalah celana, ada … pilihan celana, sehingga 𝑘2 =….
Total pasangan baju dan celanan :
Total pasangan = 𝑘1 × 𝑘2 = ⋯ × … =. ..
Jadi, banyaknya pasangan baju dan celana ada … pasang berbeda.
Pahamilah Masalah 2 berikut ini!

Untuk menuju kota A ke kota D harus melalui kota B


dan C. Dari kota A menuju B terdapat 2 cara, dari
kota B menuju C terdapat 4 cara, dan dari kota C ke
kota D terdapat 3 cara. Berapa banyak variasi jalan
yang dapat di lalui dari kota A menuju kota D?

Penyelesaian :
Agar sampai di kota D, kota B dan C harus dilalui. Ini berarti permasalahan di atas adalah
permasalahan yang dapat diselesaikan menggunakan aturan perkalian.
Jadi banyak cara bepergian dari kota A ke kota D adalah …×…×…=… cara.

Pahamilah Masalah 3 berikut ini!

Dari angka-angka 0, 1, 2, 3, 4, 5 dan 6, berapa banyaknya bilangan yang terdiri dari 4 angka
yang dapat disusun?
a) tanpa pengulangan
b) boleh berulang

Penyelesaian
a) Tanpa pengulangan
Empat angka berarti ribuan, sehingga diperlukan empat tempat . Angka nol (0) tidak
mungkin menempati urutan pertama sehingga yang mungkin angka 1, 2, 3, 4, 5, 6 atau 6
cara dan tanpa pengulangan maka :
Ribuan Ratusan Puluhan Satuan
6  6  …  …

Jadi banyaknya bilangan yang dapat disusun adalah:


6  6  …  ... = ….. bilangan
b) Pengulangan
Angka nol tidak mungkin menempati urutan pertama sehingga ada 6 cara, untuk urutan
kedua dan seterusnya masing-masing tujuh cara sebab semua angka memungkinkan
karena berulang maka diperoleh:
Ribuan Ratusan Puluhan Satuan
…  ….  …  …
Jadi banyaknya bilangan yang dapat disusun adalah:
…  …  …  … = ……. bilangan
E. Latihan
1. Di supermarket Salma ingin membeli sabun mandi. Pada kotak A tersedia 3 jenis, kotak B
tersedia 5 jenis dan kotak C tersedia 2 jenis. Berapa banyaknya pilihan yang dimiliki Salma
?
Jawab :

2. Alya ingin membeli handphone di suatu counter HP. Disitu tersedia merk Nokia terdiri 6
tipe, Samsung ada 3 tipe, Siemens ada 4 tipe dan Sony Ericsson ada 2 tipe. Berapa banyak
pilihannya ?
Jawab :

3. Berapa banyaknya bilangan yang dapat disusun dari 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 jika bilangan itu
terdisi dari tiga angka?

a) angka tidak berulang!


b) angka boleh berulang!
Jawab
4. Andi akan berangkat sekolah bersama dengan teman sekelasnya, Amir. Rumah Andi
terletak pada titik P dan rumah Amir terletak pada titik Q (lihat gambar). Sehingga, dalam
perjalanan ke sekolah Andi akan menuju rumah Amir terlebih dahulu, kemudian bersama-
sama dengan Amir ia akan berangkat ke sekolah. Tentukan berapa cara yang dapat
ditempuh Andi untuk berangkat ke sekolah apabila ia harus melalui rumah Amir terlebih
dahulu mengunakan
a. Diagram pohon
b. Aturan perkalian

Jawab :
5. Sebuah gudang memiliki 6 pintu. Seseorang akan masuk gudang tersebut kemudian keluar,
berapa macam rute yang mungkin dapat dilalui jika:
a. pintu keluar berbeda denga pintu saat masuk!
b. pintu keluar boleh sama degan pintu saat masuk!

Jawab :
Satuan Pendidikan : SMA Negeri 1 Teminabuan
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : X/2
Materi/Pokok Bahasan/SPB : Permutasi

A. Identitas
Kelompok : ..........................................................
Nama : 1.
2.
3.
4.
Kelas : .........................................................
Tanggal : ..........................................................
:
B. Tujuan Pembelajaran
Melalui kegiatan pengamatan, tanya jawab, penugasan, diskusi, dan penemuan
diharapkan peserta didik aktif, bekerja sama dalam kegiatan pembelajaran dan
bertanggung jawab dalam menyelesaikan masalah serta dapat :
1. Melatih sikap sosial dengan berani bertanya, berpendapat, mau mendengar orang lain,
bekerja sama dalam diskusi di kelompok, sehingga terbiasa berani bertanya,
berpendapat, mau mendengar orang lain, dan bekerja sama dalam aktivitas sehari-hari;
2. Menunjukkan ingin tahu selama mengikuti proses;
3. Peserta didik dapat menentukan konsep aturan permutasi
4. Peserta didik dapat memahami konsep permutasi dari unsur-unsur yang berbeda
5. Peserta didik dapat memahami konsep permutasi dari unsur-unsur yang sama
6. Peserta didik dapat memahami konsep permutasi siklis
7. Peserta didik dapat menyelesaikan masalah konstektual yang berkaitan dengan konsep
permutasi

C. Petunjuk
1. Isilah identitas pada bagian yang disediakan!
2. Bacalah dan pahami petunjuk belajar dengan teliti!
3. Bacalah lembar kerja siswa dengan teliti dan cermat!
4. Waktu pengerjaan adalah 2×45 menit.
5. Jawablah pertanyaan pada tempat yang disediakan dengan lengkap dan
sistematis!
6. Tanyakan pada bapak/ibu guru jika terdapat hal yang kurang jelas!
D. Uraian Materi

1. Faktorial
Faktorial dinotasikan atau dilambangkan dengan 𝑛! (dibaca n faktorial). 𝑛! adalah hasil
perkalian semua bilangan asli dari 1 sampai n, sehingga didefinisikan sebagai berikut:
𝑛! = 𝟏  𝟐  𝟑  𝟒  …  (𝒏 – 𝟐)  (𝒏 – 𝟏)  𝒏
= 𝒏  (𝒏 – 𝟏)  (𝒏 – 𝟐)  …  𝟒  𝟑  𝟐  𝟏

Contoh 1 : Ayo mengamati

Tentukan nilai dari :


a. 5! b. 7! c. 10!
Penyelesaian :
a. 5! = 5  4  3  2  1 = 120
b. 7! = …  …  …  …  …  …  … = …
c. 10!= …  …  …  …  …  …  …  …  …  … = …
Contoh 2:
Tentukan nilai dari:
8! 100! n!
𝑎. 𝑏. 𝑐.
7! 98! (n  1)!
Peyelesaian
8! 8 𝑥 7 𝑥 6 𝑥 5 𝑥 4 𝑥 3 𝑥 2 𝑥 1
𝑎) = =8
7! 7𝑥6𝑥5𝑥4𝑥3𝑥2𝑥1
atau :
8! 8𝑥7!
= =8
7! 7!
100! … 𝑥 … !
𝑏) = =⋯
98! …!
n! n  (n  1)  (n  2)  ...  3  2  1
c.  n
(n  1)! (n  1)  (n  2)  ...  3  2  1
atau
n! n  (n  1)!
 n
(n  1)! (n  1)!
Kesimpulan

n! n!
1. n atau (n  1)! 
(n  1)! n
2. Jika n = 1 diperoleh : 0! = 1
1!
(1 – 1)! =  1 sehingga 1! = 1
1

2. Permutasi

Permutasi adalah susunan yang berbeda yang dibentuk dari n unsur, yang diambil dari n unsur
atau sebagian unsur.

Permutasi dapat dikelompokkan menjadi beberapa macam. Ayo mengamati


a) Permutasi dari unsur-unsur yang berbeda

Misalkan suatu lomba cepat tepat diikuti oleh 3 regu yaitu regu A, regu B, dan regu C.
Panitia hanya menyediakan dua hadiah saja untuk juara I dan juara II. Yang jadi
pertanyaan, ada berapa kemungkinan pasangan juara pemenang hadiah-hadiah itu?.
Untuk menjawab pertanyaan itu, perhatikankemungkinan-kemungkinan berikut.

Kemungkinan 1: A juara I, B juara II


Kemungkinan 2: A juara I, C juara II
Kemungkinan 3: B juara I, A juara II
Kemungkinan 4: B juara I, C juara II
Kemungkinan 5: C juara I, A juara II
Kemungkinan 6: C juara I, B juara II

Berdasarkan jawaban di atas ternyata terdapat 6 pasangan yang mungkin menjadi


pemenang cepat tepat, yaitu (A,B),(A,C),(B,A),(B,C),(C,A), dan (C,B). Perhatikan
bahwa (A,B)≠(B,A), (B,C)≠(C,B), dan seterusnya. Kenapa?, coba jawab sendiri.
Definisi:
Sebuah permutasi r dari n unsur berbeda adalah sebuah jajaran dari r unsur yang
urutannya diperhatikan. Rumus banyaknya permutasi r unsur dari n unsur yang
tersedia adalah:
𝑛!
𝑃(𝑛, 𝑟) =
(𝑛 − 𝑟)!

Contoh 1:
Dari 6 orang akan duduk pada 6 kursi yang diatur berderet. Ada berapa cara urutan
duduk yang berbeda yang dapat dilakukan?
Penyelesaian :
Jumlah urutan duduk yang berbeda.
6!
𝑃(6,6) =
(6 − 6)!
= 6!
= …..
= ….. cara

Contoh 2:
Tentukan banyaknya permutasi jika empat buah unsur {a, b, c, d} dipermutasikan tiga-
tiga tiap kelompok!
Penyelesaian:
Unsur yang tersedia ada empat dan setiap pengambilan tiga unsur, maka dengan pengisian
tempat diperoleh.
4  3  2 = 24

Atau
4!
𝑃(4,3) =
(4 − 3)!
…!
= = ⋯𝑥…𝑥…𝑥…
…!
=…
yaitu : abc, bac, cab, dab, acd, bad, cbd, dbc, abd, bad, cad, dac, … , … , … , …, …, …,
…, …, …, …, …, ….
Contoh 3:
Dari 5 orang siswa di kelas akan dipilih 3 orang untuk menduduki ketua kelas,
sekretaris, dan bendahara . Banyaknya susunan yang mungkin terjadi dari pemilihan
tersebut adalah
Penyelesaiannya :
n = …. dan r = …..
banyaknya bilangan asli yang terjadi.
...! ...!
P(…, …) = 
(...  ...)! ...!
...  ...  ...!
=
...!
=…

b) Permutasi dari unsur-unsur yang sama

𝑛!
𝑃(𝑛, 𝑝, 𝑞, 𝑟) =
𝑝! 𝑞! 𝑟!
𝑈𝑛𝑡𝑢𝑘: 𝑛 = 𝑏𝑎𝑛𝑦𝑎𝑘𝑛𝑦𝑎 𝑒𝑙𝑒𝑚𝑒𝑛 𝑠𝑒𝑙𝑢𝑟𝑢ℎ𝑛𝑦𝑎
𝑃 = 𝑏𝑎𝑛𝑦𝑎𝑘𝑛𝑦𝑎 𝑒𝑙𝑒𝑚𝑒𝑛 𝑘𝑒𝑙𝑜𝑚𝑝𝑜𝑘 1 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑙𝑎𝑚𝑎
𝑞 = 𝑏𝑎𝑛𝑦𝑎𝑘𝑛𝑦𝑎 𝑒𝑙𝑒𝑚𝑒𝑛 𝑘𝑒𝑙𝑜𝑚𝑝𝑜𝑘 2 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑠𝑎𝑚𝑎
𝑟 = 𝑏𝑎𝑛𝑦𝑎𝑘𝑛𝑦𝑎 𝑒𝑙𝑒𝑚𝑒𝑛 𝑘𝑒𝑙𝑜𝑚𝑝𝑜𝑘 3 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑠𝑎𝑚𝑎 Ayo mengamati

Contoh 1:
Tentukan banyaknya susunan huruf-huruf yang dapat disusun dari huruf-huruf pada
kata “SURAKARTA”!
Penyelesaian :
Terdapat 9 huruf, huruf S sebanyak 1, huruf U sebanyak 1, huruf R sebanyak 2, huruf A
sebanyak 3, huruf K sebanyak 1 dan T sebanyak 1.
Banyaknya susunan huruf adalah:
...!
P(9, 1, 1, 2, 3, 1, 1) = P(9, 2, 3) =
...!...!
…𝑥…𝑥…𝑥…𝑥…𝑥…𝑥…!
=
…!…!
…𝑥…𝑥…𝑥…𝑥…𝑥…𝑥
= = …
…𝑥…
Contoh 2:
Berapa banyak susunan huruf yang berada yang dibentuk dari huruf-huruf
MATEMATIKA?
Penyelesaian
Pada "MATEMATIKA" terdapat 10 huruf dengan … huruf M, … Huruf A, dan … huruf T,
… huruf I , … huruf K dan … huruf T. Jika banyaknya susunan yang diminta adalah P,
maka :
…!
𝑃=
…!…!…!…!…!…!
…𝑥…𝑥…𝑥…𝑥…𝑥…𝑥…𝑥…!
=
…!…!…!
…𝑥…𝑥…𝑥…𝑥…𝑥…𝑥…
= = …
…𝑥…

Ayo mengamati
C).Permutasi siklis
Permutasi siklis adalah permutasi yang disusun melingkar. Misalnya A, B, dan C
disusun melingkar.

Jika kita pandang urutan itu searah jarum jam maka susunan ABC, CAB, dan BCA
adalah sama. Sehingga banyaknya permutasi siklis dari 3 objek adalah 3!/3 = (3 ×
2!)/3 = 2! = 2. Jadi, akan dihasilkan 2 susunan yang berbeda secara siklis dari huruf-
huruf A, B, dan C, yaitu ABC dan ACB.
Andaikan sekarang kita mempunyai 4 objek yang akan disusun secara siklis.

Keempat gambar di atas menunjukkan permutasi yang sama. Sehingga banyaknya


permutasi siklis dari 4 objek adalah 4!/4 = (4 × 3!)/4 = 3! = 6. Jadi, akan dihasilkan
6 susunan yang berbeda secara siklis dari huruf-huruf A, B, C, dan D.
Banyaknya permutasi siklis dari n objek dapat dinyatakan dengan (n – 1)!

Contoh 1:
Pada suatu pertemuan terdapat 8 orang yang duduk dalam posisi melingkar. Tentukan
banyaknya cara duduk tersebut?
Penyelesaian:
Banyaknya cara duduk: P8  = (8–1)!
= 7!
= …𝑥…𝑥…𝑥…𝑥…𝑥…𝑥…
= … cara

Contoh 2:
Ada sebuah keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan ketiga anaknya yang akan duduk
mengelilingi meja makan. Jika ayah dan ibu selalu berdampingan berapa banyak cara
seluruh anggota keluarga untuk duduk mengelilingi meja makan tersebut?
Pembahasan:

Ayah dan ibu selalu berdampingan, sehingga pasangan ini dapat kita anggap satu.
Sehingga terdapat 4 objek yang akan disusun secara siklis. Akan tetapi pasangan ayah dan
ibu dapat disusun kembali menjadi P(2,2) cara.
Sehingga banyaknya susunan agar ayah dan ibu selalu berdekatan
= (4 – 1)! × 2P2 = …! × …! = … cara.
D. Latihan
1. Hitunglah faktorial berikut:
8!
a.
6!3!
b. 40!
6! 8!
c. 
4!3! 5!

Penyelesaian:
………………………………………………………………………………………..........................................

………………………………………………………………………………………..........................................
………………………………………………………………………………………..........................................
.

2. Hitunglah:

a. P(6,6)
b. P(7,5)
c. P(30,2)
d. P(18,4)
Penyelesaian:
………………………………………………………………………………………..........................................

………………………………………………………………………………………..........................................
……………………………………………………………………………………….........................................

……………………………………………………………………………………................................................

3. Dari angka-angka 2, 3, 4, 5, 6 dan 7 akan dibentuk bilangan asli yang terdiri dari tiga angka
yang berbeda. Tentukan banyaknya bilangan yang terbentuk!

Penyelesaian:
………………………………………………………………………………………..........................................
.
………………………………………………………………………………………..........................................
. ………………………………………………………………………………………..........................................
……………………………………………………………………………………................................................
4. Tentukan banyaknya susunan huruf yang disusun dari huruf-huruf pada kata:

a. KLAMONO
b. STATISTIKA
c. MISSISIPPI

Penyelesaian:
………………………………………………………………………………………............
……………………………………………………………………………………............
………………………………………………………………………………………............
………………………………………………………………………………………............
………………………………………………………………………………………............
………………………………………………………………………………………...............
...………………………………………………………………………………………............
...………………………………………………………………………………………............

5. Satu regu pramuka yang terdiri 10 orang melakukan acara api unggun, sehingga berdiri
melingkar mengelilingi api. Tentukan banyaknya posisi berdiri mereka!
Penyelesaian:
………………………………………………………………………………………............
……………………………………………………………………………………............
………………………………………………………………………………………............
………………………………………………………………………………………............
………………………………………………………………………………………............
………………………………………………………………………………………...............
...………………………………………………………………………………………............
...………………………………………………………………………………………............
6. Dua orang pergi menenton sepak bola Dua orang pergi menonton pertandingan sepak bola
ke stadion. Jika stadion memiliki 6 pintu masuk / keluar maka:
a. tentukan banyak cara mereka memilik masuk ke stadion dengan masuk melalui pintu
yang sama tetapi keluar dengan pintu yang berbeda
b. tentukan banyak cara mereka memilih masuk ke stadion dengan masuk melalui pintu
yang sama tetapi merek keluar dengan pintu yang berbeda dan tidak melalui pintu
disaat mereka masuk

Penyelesaian:
………………………………………………………………………………………............
……………………………………………………………………………………............
………………………………………………………………………………………............
………………………………………………………………………………………............
………………………………………………………………………………………............
………………………………………………………………………………………...............
...………………………………………………………………………………………............
...………………………………………………………………………………………............

………………………………………………………………………………………............
……………………………………………………………………………………............
………………………………………………………………………………………............
………………………………………………………………………………………............
………………………………………………………………………………………............
………………………………………………………………………………………...............
...………………………………………………………………………………………............
...………………………………………………………………………………………............
………………………………………………………………………………………...........................................
………………………………………………………………………………………...............
...………………………………………………………………………………………............
...………………………………………………………………………………………............
………………………………………………………………………………………...........................................
Satuan Pendidikan : SMA Negeri 1 Teminabuan
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : X/2
Materi/Pokok Bahasan/SPB : Kombinasi

A. Identitas

Kelompok : ..........................................................
Nama : 1.
2.
3.
4.
Kelas : .........................................................
Tanggal : ..........................................................
:
B. Tujuan Pembelajaran
Melalui kegiatan pengamatan, tanya jawab, penugasan, diskusi, dan penemuan
diharapkan peserta didik aktif, bekerja sama dalam kegiatan pembelajaran dan
bertanggung jawab dalam menyelesaikan masalah serta dapat :
1. Melatih sikap sosial dengan berani bertanya, berpendapat, mau mendengar orang lain,
bekerja sama dalam diskusi di kelompok, sehingga terbiasa berani bertanya,
berpendapat, mau mendengar orang lain, dan bekerja sama dalam aktivitas sehari-hari;
2. Menunjukkan ingin tahu selama mengikuti proses;
3. Peserta didik dapat menentukan konsep kombinasi
4. Peserta didik dapat menyelesaikan masalah konstektual yang berkaitan dengan
kombinasi

C. Petunjuk
1. Isilah identitas pada bagian yang disediakan!
2. Bacalah dan pahami petunjuk belajar dengan teliti!
3. Bacalah lembar kerja siswa dengan teliti dan cermat!
4. Waktu pengerjaan adalah 2×45 menit.
5. Jawablah pertanyaan pada tempat yang disediakan dengan lengkap dan
sistematis!
6. Tanyakan pada bapak/ibu guru jika terdapat hal yang kurang jelas!
2.
D. Uraian Materi
Kombinasi adalah suatu teknik yang menyatakan banyaknya cara dalam menyusun
beberapa objek dari suatu grup tanpa memperhatikan urutan. Dengan demikian jika ada
objek yang hanya berbeda urutan, maka tidak diperbolehkan atau akan dianggap sama
objeknya.
Ayo mengamati
masalah.1
Misalkan soal permutasi diatas kita rubah dalam konsep kombinasi :

Ada berapa banyak cara yang mungkin terjadi jika si


Anak dipersilahkan mengambil 2 bola secara acak dalam
suatu kotak yang mengandung bola berwarna : hitam ,
merah dan kuning. Dalam pengambilan bola, urutan
tidak diperhatikan artinya tidak diizinkan tentang urutan.

Pembahasan

Kata kuncil soal diatas adalah tidak diperbolehkan urutan pengambilan. Sehingga harus

kita jawab dalam bentuk kombinasi: (hitam,merah), (hitam , kuning) dan (kuning,merah)

Dengan demikian hanya terdapat tiga cara, kombinasi cara lain akan bermakna sama atau

dianggap satu, seperti : (hitam,merah) dengan (merah ,hitam) akan dianggap satu cara.

n 
Kombinasi dari n objek yang diambil r objek dinotasikan nCr atau C(n, r) atau C rn atau  
r 
adalah :
n!
nCr =
r!(n  r )!
Contoh 1:
Dari 10 orang pemain bola volley, diambil 6 orang untuk bermain. Berapa banyaknya
susunan pemain yang dapat dibentuk?
Penyelesaian:
n = 10 dan r = 6
10! 10!
C6 = =
6!10  6!
10
...!...!
...x...x  ...x  ...x...!
=
...! x...x...x  ...x  ..
= ...

masalah 2:
Dalam berapa cara 12 buku digabi antara A dan B sedemikain rupa sehingga
salah satu bisa mendapat 9 buku dan yang lainnya 3 buku?
Penyelesaian:
Ada dua kemungkinan yaitu kelompok pertama 9 buku dan kelompok kedua 3
buku atau sebaliknya, sehingga banyaknya cara
= 2  C 12,9 
= 2  C 12,3
12!
= 2
3!9!

...x...x  ...x  ...!


= 2
...! x...x...x  ....
= ...
masalah 3:
Sebuah kantong berisi 5 bola merah, 3 bola putih dan 2 bola hijau. Dari kantong itu diambil
3 bola sekaligus secara acak. Ada berapa cara pengambilan, agar diperoleh:
a. Ketiganya bebas warna
b. 1 merah, 1putih dan 1 hijau
c. 2 merah, 1 putih
d. 1 bola putih
Penyelesaian:
...!
a. Banyaknya cara pengambilan = C3 =
...!(...  ...)!
10

10  9  8  ...!
=
...!...!
=…
b. 1 bola merah, 1 bola putih, 1 bola hijau:
...! ...! ...!
5 C1 3 C1  2 C1 = x x
...!...! ...!...! ...!...!
=…x…x…
= ... cara
c. 2 bola merah, 1 bola putih:
...! ...!
5 C 2  3 C1 = x
...!...! ...!...!
...x...x...! ...x...!
= 
..x...! ...!
=…x…
= ... cara
d. 1 bola putih
...! ...! ...! ...! ...! ...! ...!
3 C1 5 C1  2 C1  3 C1 5 C 2  3 C1  2 C 2 = x x  x  x
...!...! ...!...! ...!...! ...!...! ...!...! ...!...! ...!...!
= ....x....  ...x....  ....x....
= ... + ... + ...
= ... cara
masalah 4:
Dari 8 pelajar akan dipilih 5 pelajar untuk mengikuti jamboree:
a. berapa cara dapat dilakukan pemilihan
b. berapa cara dapat dilakukan pemilihan jika 2 siswa harus selalu dipilih
Penyelsaian:
...! ....  7  ....  ...! ....  ...  6
a. C5    = … cara
5!...! ...  ... 1
8
...!...!
b. 2 siswa selalu dipilih, maka tinggal 3 dipilih dari 6 pelajar
...!
6 C3 =
...!...!
.....  ....  ...  ...!
=
........
....
=
....
= ... cara
E. Latihan
1. Hitunglah kombinasi berikut ini:
a. 15 C1 c. 12 C12
b. 15 C14 d. 7 C 5
Penyelesaian:
……………………………………………………………………………………….............................................................
……………………………………………………………………………………….............................................................
……………………………………………………………………………………….............................................................
……………………………………………………………………………………….............................................................

2. Tentukan n jika
a. n C1 = 126
b. n C 2 = 100 C 98
c. n C 4  n C3
Penyelesaian:
……………………………………………………………………………………….............................................................
……………………………………………………………………………………….............................................................
……………………………………………………………………………………….............................................................
……………………………………………………………………………………….............................................................

3. Berapa banyak pertandingan sepak bola pada kompetisi liga Indonesia jika terdapat 12
kesebelasan bertanding dengan systems etengaha kompetisi?
Penyelesaian:
……………………………………………………………………………………….............................................................
……………………………………………………………………………………….............................................................
……………………………………………………………………………………….............................................................
……………………………………………………………………………………….............................................................

4. Dalam berapa cara dari 7 peserta diskusi dibagi dalam dua kelompok yang terdiri dari 4
anggota dan 3 anggota?
Penyelesaian:

……………………………………………………………………………………….............................................................
……………………………………………………………………………………….............................................................
……………………………………………………………………………………….............................................................
5. Dalam segi enam ABCDEF, jika drai setiap titik sudut dihubungkan ke titik sudut yang lain,
berapa banyak segitiga yang terbentuk?
Penyelesaian:
……………………………………………………………………………………….............................................................
……………………………………………………………………………………….............................................................
……………………………………………………………………………………….............................................................
……………………………………………………………………………………….............................................................

6. Berapa banyak diagonal dari segi 9 yang dapat dibentuk?


Penyelesaian:
……………………………………………………………………………………….............................................................
……………………………………………………………………………………….............................................................
……………………………………………………………………………………….............................................................
……………………………………………………………………………………….............................................................

7. Dari 8 pemain bulu tangkis, dipilih 4 pemain untuk bertanding. Berapa banyaknya susunan
pemain yang dapat dibentuk?
Penyelesaian:
……………………………………………………………………………………….............................................................
……………………………………………………………………………………….............................................................
……………………………………………………………………………………….............................................................
……………………………………………………………………………………….............................................................
8. Sebuah kotak berisi 5 bola merah dan 7 bola putih jika diambil 3 bola sekaligus secara acak,
tentukan banyaknya kejadian terambil:
a. ketiganya bebsa warna
b. 3 bola putih
c. 2 bola merah dan 1 bola putih
d. 1 bola merah dan 2 bola putih
Penyelesaian:
Penyelesaian:
……………………………………………………………………………………….............................................................
……………………………………………………………………………………….............................................................
……………………………………………………………………………………….............................................................
……………………………………………………………………………………….............................................................
……………………………………………………………………………………….............................................................
……………………………………………………………………………………….............................................................
……………………………………………………………………………………….............................................................
……………………………………………………………………………………….............................................................

9. Dalam suatu pertemuan terdapat 12 orang. Jika setiap orang saling bersalaman, berapa
banyaknya salaman yang terjadi?
Penyelesaian:
……………………………………………………………………………………….............................................................
……………………………………………………………………………………….............................................................
……………………………………………………………………………………….............................................................
……………………………………………………………………………………….............................................................

10. Dari 20 orang staf sebuah perusahaan akan dipilih 4 orang untuk dipromosikan menjadi
kepala bagian. Da berapa kepala bagian dari pemilihan tersebut?

Penyelesaian:
……………………………………………………………………………………….............................................................
……………………………………………………………………………………….............................................................
……………………………………………………………………………………….............................................................
……………………………………………………………………………………….............................................................