Anda di halaman 1dari 38

LAPORAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI

“INSTALASI MIKROTIK ROUTERS”

diajukan untuk Memenuhi Persyaratan Uji Kompetensi Kejuruan ( UKK )


dan Ujian Nasional Kejuruan ( UNK )
Bidang Studi Keahlian Teknologi Informasi dan Informatika
Program Studi Keahlian Teknik Komputer dan Informatika
Kompetensi Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan

disusun oleh:

Nama : Muhamad Fatih

NISN : 9945578916

Kompetensi Keahlian : Teknik Komputer dan Jaringan

YAYASAN PONDOK PESANTREN SHOFWATUSSU’ADA


SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN AL-HUDA BUMIAYU
Jl. KH. Nasucha No. 56 Krajan Bumiayu Telp (0289) 432591
Tahun Diklat 2011/2012

i
LEMBAR PENGESAHAN

Judul : Instalasi Mikrotik Routers


Nama : Muhamad Fatih
NISN : 9945578916
Kompetensi Keahlian : Teknik Komputer dan Jaringan
Laporan pelaksanaan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) ini telah
diperiksa, disetujui, dan disahkan pada :
Hari :
Tanggal :
Tempat : SMP N 02 TONJONG
di Setujui dan di Sahkan,

Kepala Sekolah Pembimbing Eksternal


SMP N 02 Tonjong

Kris Sartono, S.Pd Urip Tanggoro, M.Pd

Ka. Prog. Keahlian Pembimbing Internal


Teknik Komputer Jaringan

M. Shiddiq Hamdany, SH S.Kom Idha Dwi Kusumawati, S.Kom

Mengetahui,
Kepala Sekolah

Drs. Muslih HS

ii
KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan
hidayah-Nya, sehingga penyusun dapat menyelesaikan laporan Praktik Kerja
Industri yang dilaksanakan dari tanggal 02 Januari pada instansi “SMP NEGERI
02 TONJONG” sampai tanggal 03 Maret 2012.

Praktik Kerja Industri merupakan suatu kegiatan yang dilaksanakan diluar


jam pelajaran siswa dalam jangka waktu tertentu. Diharapkan siswa akan
memperoleh gambaran Praktik Kerja Industri / Dunia Kerja.

Dalam penyusunan ini pembuatan laporan tidak kurang dari bantuan


berbagai pihak oleh karena itu dalam kesempatan ini penyusun menyampaikan
terima kasih kepada:

1. Bapak Drs. Muslih HS, selaku Kepala Sekolah SMK AL-HUDA Bumiayu.
2. Bapak Yudi Hariyadi, S.IP, selaku Waka Dudi SMK AL-HUDA Bumiayu.
3. Bapak Kris Sartono, S. Pd, selaku Pemimpin Instansi.
4. Bapak Urip Tanggoro, M. Pd selaku pembimbing Prakerin.
5. Ibu Idha Dwi Kusumawati, S.Kom, selaku guru pembimbing.
6. Bapak dan Ibu Guru SMK AL-HUDA Bumiayu.
7. Semua pihak yang membantu pelaksanaan kegiatan prakerin serta dalam
penyusunan laporan.

Penyusun menyadari bahwa dalam penyusunan laporan ini masih banyak


kekurangan dan belum sempurna seperti yang diharapkan. Karena itu segala kritik
dan saran yang membangun dari pembaca senantiasa penyusun harapkan demi
kesempurnaan dan perbaikan di masa yang akan datang.

iii
Harapan penyusun semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi semua.
Terima Kasih.

Wassalamu’alaikum Wr.Wb

Bumiayu, 2012.

Penyusun

Muhamad Fatih

iv
MOTTO

1. Tidak takut salah, tidak takut mati, takut mati jangan hidup, takut hidup mati
sekalian.
2. Jadikanlah kekuranganmu jadi kelebihanmu, dan salurkanlah
kelebihanmu pada orang lain.
3. Kesuksesan tidak bisa diraih tanpa usaha.
4. Satu tindakan lebih baik daripada seribu ucapan.
5. Pengetahuan tidaklah cukup;kita harus mengamalkanya. Niat
tidaklah cukup;kita harus melakukanya.

v
PERSEMBAHAN

Laporan ini dipersembahkan kepada :


1. Ayah dan Ibu tercinta yang telah mendidik dan memberi
kasih sayang serta memberikan motivasi dan doa kepada
penyusun.
2. Bapak dan Ibu guru SMK AL-HUDA Bumiayu.
3. Bapak Kris Sartono, SPd selaku kepala sekolah SMP N 02
TONJONG.
4. Bapak Urip Tanggoro, MPd selaku pembimbing prakerin.
5. Bapak Drs. Muslih HS, selaku kepala sekolah SMK AL-
HUDA Bumiayu.
6. Staf karyawan Tata Usaha SMK AL-HUDA Bumiayu.
7. Teman-teman seangkatan yang telah mendukung kami.
8. Bapak dan Ibu guru SMP N 02 TONJONG.
9. Adik-adik yang dibanggakan.
10. Dan lain-lain.

vi
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL .......................................................................................... i


HALAMAN PENGESAHAN ............................................................................. ii
KATA PENGANTAR ......................................................................................... iii
MOTTO ............................................................................................................... v
PERSEMBAHAN ................................................................................................ vi
DAFTAR ISI ...................................................................................................... vii
BAB I. PENDAHULUAN ........................................................................ 1
A. Latar Belakang Prakerin .......................................................... 1
B. Tujuan Prakerin ....................................................................... 2
C. Alasan Pemilihan Judul ........................................................... 3
D. Manfaat Prakerin ..................................................................... 3
E. Metode Pengumpulan Data ..................................................... 3
F. Sistematika Laporan ............................................................... 4
BAB II. GAMBARAN UMUM LOKASI PRAKTEK KERJA
INDUSTRI.................................................................................... 5
A. Sejarah Berdirinya SMP NEGERI 02 TONJONG ................ 5
B. Visi dan Misi ........................................................................... 5
C. Struktur Organisasi ................................................................. 6
D. Tugas Dan Wewenang ............................................................ 7
BAB III. HASIL ANALISIS KERJA ........................................................ 9
A. Sejarah MikroTik .................................................................... 9
B. Fitur-Fitur MikroTik ............................................................... 9
C. Persiapan Installasi .................................................................. 12
1. Kebutuhan Perangkat Keras .............................................. 12
2. Media Installasi ................................................................. 13
D. Instalasi MikroTik ................................................................... 13
E. Sharing Windows Dengan Mikrotik ....................................... 21
F. Membangun Mini Hotspot ...................................................... 22

vii
BAB IV. PENUTUP .................................................................................... 27
A. Kesimpulan ............................................................................. 27
B. Saran ........................................................................................ 28
DAFTAR PUSTAKA .......................................................................................... 29
LAMPIRAN

viii
BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) adalah suatu bentuk
penyelenggaraan dari sekolah yang memadukan secara sistematik dan sinkron
antara program pendidikan di sekolah dan program pengusahaan yang
diperoleh melalui kegiatan bekerja langsung di dunia kerja untuk mencapai
suatu tingkat keahlian profesional. Dimana keahlian profesional tersebut hanya
dapat dibentuk melalui tiga unsur utama yaitu ilmu pengetahuan, teknik dan
kiat. Ilmu pengetahuan dan teknik dapat dipelajari dan dikuasai kapan dan
dimana saja kita berada, sedangkan kiat tidak dapat diajarkan tetapi dapat
dikuasai melalui proses mengerjakan langsung pekerjaan pada bidang profesi
itu sendiri. Praktik Kerja Industri dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan
tenaga kerja yang profesional dibidangnya. Melalui Praktik Kerja Industri
diharapkan dapat menciptakan tenaga kerja yang profesional tersebut. Dimana
para siswa yang melaksanakan Praktik Kerja Industri tersebut diharapkan dapat
menerapkan ilmu yang didapat dan sekaligus mempelajari dunia industri.
Tanpa diadakannya Praktik Kerja Industri ini kita tidak dapat langsung terjun
ke dunia industri karena kita belum mengetahui situasi dan kondisi lingkungan
kerja.
Ada beberapa peraturan tentang Praktek Kerja Industri (PRAKERIN)
dan putusan Menteri. Adapun peraturan Praktek Kerja Industri(PRAKERIN)
adalah sebagai berikut :
Tercantum pada UU. No. 2 tahun 1989 tentang Pendidikan Nasional
yaitu untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiataan bimbingan,
pengajaran, dan/atau latihan bagi peranannya di masa yang akan datang.
Peraturan Pemerintah No. 29 tahun 1990 tentang Pendidikan Menengah
yang bertujuan meningkatkan kemampuan peserta didik sebagai anggota
masyarakat dalam mengadakan hubungan timbal balik dengan lingkungan

1
sosial, budaya, alam sekitar, dan meningkatkan pengetahuan peserta didik
untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi dan untuk
mengembangkan diri sejalan dengan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan
Teknologi (IPTEK) serta kebudayaan.
Peraturan pemerintah No. 39 tahun 1992 tentang peran serta masyarakat
dalam Pendidikan Nasional, serta Keputusan Menteri No. 0490/1993 tentang
Kurikulum SMK yang berisi bahwa “Dalam melaksanakan pendidikan
dilaksanakan melalui dua jalur yaitu Pendidikan didalam sekolah dan
Pendidikan diluar sekolah”.

B. TUJUAN PENELITIAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI


Tujuan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) adalah sebagai berikut :
1. Diharapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan yang berharga,
dan memperoleh masukan serta umpan balik guna memperbaiki dan
mengembangkan kesesuaian pendidikan dan kenyataan yang ada di
lapangan.
2. Meningkatkan pengetahuan siswa pada aspek-aspek usaha yang
professional dalam lapangan kerja antara lain struktur organisasi, jenjang
karir dan teknik.
3. Untuk mencapai Visi dan Misi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) AL-
HUDA Bumiayu.
4. Mengimplementasikan antara pendidikan disekolah dan diluar sekolah.
5. Untuk memperkenalkan siswa pada dunia usaha.
6. Menumbuhkan dan meningkatkan sikap profesional yang di perlukan siswa
untuk memasuki dunia usaha.
7. Memperkokoh link and match antara SMK dan dunia kerja.

2
C. ALASAN PEMILIHAN JUDUL
Alasan Penyusun memilih judul ini karena penyusun ingin lebih
mengerti tentang mikrotik, dari fitur yang ada pada MikroTik, Sejarahnya,
sampai cara instalasinya. Sekaligus ingin mengetahui perbedaan MikroTik
dengan sistem operasi yang lain. Kelebihan dan kekurangan dari MikroTik.

D. MANFAAT PRAKERIN
Adapun Manfaat prakerin antara lain :
1. Mengetahui lebih dalam tentang teknisi computer jaringan.
2. Melatih mental dan fisik bagaimana cara atau sikap kerja yang baik.
3. Menumbuhkan rasa bangga dan percaya diri atas karya-karya yang
dihasilkan.
4. Menumbuhkan rasa tanggung jawab dalam suatu masalah yang dihadapi.
5. Menambah pengalaman di dunia kerja.

E. METODE PENGUMPULAN DATA


Penulis menyusun laporan ini dengan metode sebagai berikut :
1. Metode Observasi
Metode Observasi adalah metode pengumpulan data dengan cara
mengadakan pengamatan atau melihat secara langsung kenyataan yang
sebenarnya.
2. Metode Interview
Metode Interview adalah metode pengumpulan data yang dilakukan
dengan cara berbicara langsung dengan pemilik dan karyawan perusahaan.
3. Metode Pustaka
Metode Pustaka adalah pengumpulan data-data yang diperoleh dari
berbagai macam buku yang berhubungan dengan isi laporan.

3
F. Sistematika Laporan
Sistem laporan ini meliputi panduan pendahuluan, gambaran umum
dunia industri, hasil analisis kerja, penutup dan lampiran-lampiran.
Dalam sistematika laporan ini meliputi bab-bab yang sudah tertera
diatas adalah sebagai berikut :
BAB I PENDAHULUAN

Bab ini berisi tentang latar belakang prakerin tujuan prakerin, manfaat
prakerin, dan metode pengumpulan data, serta dilanjutkan ke sistematika
laporan.

BAB II GAMBARAN UMUM DUNIA KERJA

Bab ini berisi tentang sejarah berdirinya ”SMP Negeri 02 Tonjong”, struktur
organisasi, tujuan dan wewenang, pengenalan mutu pemeliharaan kerja dan
konsumen.

BAB III HASIL ANALISIS KERJA

Bab ini menerangkan sistem atau cara kerja di dunia industri selama masih
prakerin.

BAB IV PENUTUP

Bab ini berisikan tentang kesimpulan hasil analisis kerja dan saran yang
diperlukan, Daftar pustaka dan lampiran-lampiran.

4
BAB II
GAMBARAN UMUM DUNIA INDUSTRI

A. Sejarah Beririnya SMP N 02 TONJONG

SMPN 02 Tonjong berdiri pada tahun 1993. Sekolah ini beralamatkan di


Jln. Raya Kalijurang Tonjong atau tepatnya didesa Sida Mulya. Pada awalnya
sekolah ini dirintis oleh seorang tokoh masyarakat yang mempunyai ambisi
besar untuk mewujudkan adanya kecerdasan para siswa-siswi yang ada di
lingkungan sekitar. Supaya anak-anak Indonesia tidak ada yang putus sekolah.
Namun pada awalnya banyak juga kalangan dan juga rintangan untuk
mewujudkan hal tersebut. Dan sampai akhirnya SMPN 02 Tonjong ini berdiri
dengan luas tanah sekitar 11690 m².

B. Visi Misi SMP N 02 TONJONG

Visi SMP N 02 Tonjong :

“ GALI POTENSI, RAIH PRESTASI BERDASARKAN IMAN DAN


TAKWA MENUJU SEKOLAH STANDAR NASIONAL “

Misi SMP N 02 Tonjong :

1. Melaksanakan pembelajaran dan bimbingan secara efektif, hingga prestasi


siswa di bidang akademi meningkat.
2. Mengembangkan potensi siswa menuju prestasi di bidang Seni Budaya,
Olah Raga, dan Kepemimpinan.
3. Menerapkan ajaran agama secara konsisten pada setiap perilaku.
4. Mewujudkan lingkungan sekolah yang kondusif, representative, asri dan
nyaman untuk pembelajaran.
5. Mewujudkan model pembiayaan yang efisien, transparan, dan dapat
dipertanggung jawab.

5
C. Struktur Organisasi SMP N 02 TONJONG

KEPALA SEKOLAH

KOMITE SEKOLAH KRIS SARTONO,S.Pd


1. Suwarno,S.Pd
2. Suja’i WAKASEK

3. Sodali Lilis Gurtika,S.Pd

Bag. LAB IPA PERPUS

1. Wasir,S.Pd 1. Suripto,S.Pd
2. Adi Wijaya 2. Andri Kurniatin

Bagian Tata Usaha Sekolah

1. Dyah Permata Ks : Koordinator TU


2. Teguh Imannudin S : Adm Kepegawaian
3. Kusmanto : Adm Kesiswaan
4. Tarjoni : Adm Kurikulum
5. Slamet Mahfudin : Inventaris
6. Amin Muflihudin : Pemb.Perpustakaan
7. Adi Wijaya : Pemb.Laboratorium
8. Retno Widyaningsinh : Agendaris
9. Kusno : Pesuruh
10. Sumarja : Penjaga Sekolah
11. Abdul Mutholib : Pesuruh
12. Agil Sulistiono : Pesuruh

6
D. Tugas dan Wewenang Struktur Organisasi

1. Kepala Sekolah
Adalah sebagai figure kunci dalam mendorong perkembangan dan
kemajuan sekolah. Kepala sekolah tidak hanya mengikat tanggungjawab
dan otoritasnya dalam program-program sekolah, kurikulum dan
keputusan personal, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk
meningkatkan akuntabilitas keberhasilan siswa dan programnya. Kepala
sekolah harus pandai dalam memimpin kelompok dan pendelegasian tugas
dan wewenang.
2. Wakil Kepala Sekolah
Adalah sebagai pengganti kedudukan kepala sekolah disaat kepala
sekolah berhalangan untuk hadir di sekolah, dan wakil kepala sekolah juga
harus bisa memajukan sekolahnya.
3. Tata Usaha/Bendahara Sekolah
Adalah sebagai pengatur keluar masuknya keuangan.
4. Kesiswaan
Tugas Kesiswaan adalah untuk mengatur siswa agar menjadi
disiplin dalam peraturan sekolah.
5. Kurikulum
Tugas kurikulum adalah mengatur kegiatan KBM bisa berjalan
dengan lancar agar sekolah menjadi tenang dalam menjalankan KBM.
6. Humas
Adalah sebagai pengatur agar sekolah menjadi tenang dalam
menjalankan KBM.
7. Wali Kelas
Adalah sebagai pengasuh siswa-siswi dalam kegiatan sekolah.
8. Staf BK
Adalah sebagai tempat pengaduan siswa-siswinya disaat siswa-
siswinya mengalami sekolah yang rumit.

7
9. Guru
Guru mempunyai pengaruh dalam pengambilan keputusan dalam
berpartisipasi dalam perencanaan, pengembangan. Monitoring, dan
meningkatkan program pengajran didalam sekolah.
Peran guru adalah sebagai rekan kerja, pengambil keputusan, dan
pengimplementasikan program pengajaran. Mereka bekerja bersama-sama
dengan komitmen bersama dan berpartisipasi dalam pengambilan
keputusan untuk mempromosikan pengajaran efektif dan mengembangkan
sekolah mereka dengan antuisme.

8
BAB III
KEGIATAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI

A. SEJARAH MIKROTIK

Cisco tentunya bukan nama yang asing lagi dalam dunia router, yaitu
perangkat yang berfungsi untuk mengarahkan alamat di internet. Namun,
selain Cisco, terdapat nama lain yang dikenal sebagai salah satu solusi murah
untuk membangun sebuah router, yaitu MikroTik RoutersOSTM.
MikroTik RouterOSTM adalah sistem operasi yang dirancang khusus untuk
network router. Dengan sistem operasi ini, Anda dapat membuat router dari
komputer rumahan (PC).

MikroTik adalah perusahaan kecil berkantor pusat di Latvia,


bersebelahan dengan Rusia. Pembentukannya diprakarsai oleh John Trully dan
Arnis Riekstins. John Trully adalah seorang warga Amerika yang bermigrasi
ke Latvia. Di Latvia ia bertemu dengan Arnis, seorang sarjana Fisika dan
Mekanik sekitar tahun 1995. Tahun 1996 mereka mulai me-routing dunia.
Mulai dengan sistem Linux dan MS DOS yang dikombinasikan dengan
teknologi Wireless LAN Aeronet berkecepatan 2 Mbps di Molcova.
Prinsip dasar mereka bukan membuat Wireless ISP, tetapi membuat
program router yang andal dan dapat dijalankan di seluruh dunia. Linux yang
mereka gunakan pertama kali adalah Kernel 2.2.

B. FITUR MIKROTIK
Firewall and NAT - stateful packet filtering; Peer-to-Peer protocol filtering;
source and destination NAT; classification by source MAC, IP addresses,
ports, protocols, protocol options, interfaces, internal marks, content, matching
frequency.

9
Routing - Static routing; Equal cost multi-path routing; Policy based routing
(classification by source and destination addresses and/or by firewall mark);
RIP v1 / v2, OSPF v2, BGP v4.

Data Rate Management - per IP / protocol / subnet / port / firewall mark;


HTB, PCQ, RED, SFQ, byte limited queue, packet limited queue; hierarchical
limitation, CIR, MIR, contention ratios, dynamic client rate equalizing (PCQ).

HotSpot - HotSpot Gateway with RADIUS authentication/accounting; data


rate limitation; traffic quota; real-time status information; walled-garden;
customized HTML login pages; iPass support; SSL secure authentication.

Point-to-Point tunneling protocols - PPTP, PPPoE and L2TP Access


Concentrators and clients; PAP, CHAP, MSCHAPv1 and MSCHAPv2
authentication protocols; RADIUS authentication and accounting; MPPE
encryption; compression for PPPoE; data rate limitation; PPPoE dial on
demand.

Simple tunnels - IPIP tunnels, EoIP (Ethernet over IP).

IPsec - IP security AH and ESP protocols; Diffie-Hellman groups 1,2,5; MD5


and SHA1 hashing algorithms; DES, 3DES, AES-128, AES-192, AES-256
encryption algorithms; Perfect Forwarding Secresy (PFS) groups 1,2,5.

Web proxy - FTP, HTTP and HTTPS caching proxy server; transparent
HTTP caching proxy; SOCKS protocol support; support for caching on a
separate drive; access control lists; caching lists; parent proxy support.

Caching DNS client - name resolving for local use; Dynamic DNS Client;
local DNS cache with static entries.

DHCP - DHCP server per interface; DHCP relay; DHCP client; multiple
DHCP networks; static and dynamic DHCP leases.

10
Universal Client - Transparent address translation not depending on the
client's setup.

VRRP - VRRP protocol for high availability.

UPnP - Universal Plug-and-Play support.

NTP - Network Time Protocol server and client; synchronization with GPS
system.

Monitoring/Accounting - IP traffic accounting, firewall actions logging.

SNMP - read-only access.

M3P - MikroTik Packet Packer Protocol for Wireless links and Ethernet.

MNDP - MikroTik Neighbor Discovery Protocol; also supports Cisco


Discovery Protocol (CDP).

Tools - ping; traceroute; bandwidth test; ping flood; telnet; SSH; packet
sniffer.

Layer 2 connectivity

1. Wireless - IEEE802.11a/b/g wireless client and Access Point; Wireless


Distribution System (WDS) support; virtual AP; 40 and 104 bit WEP;
access control list; authentication on RADIUS server; roaming (for
wireless client); Access Point bridging.
2. Bridge - spanning tree protocol; multiple bridge interfaces; bridge
firewalling.
3. VLAN - IEEE802.1q Virtual LAN support on Ethernet and WLAN links;
multiple VLANs; VLAN bridging.

11
4. Synchronous - V.35, V.24, E1/T1, X.21, DS3 (T3) media types; sync-
PPP, Cisco HDLC, Frame Relay line protocols; ANSI-617d (ANDI or
annex D) and Q933a (CCITT or annex A) Frame Relay LMI types.
5. Asynchronous - serial PPP dial-in / dial-out; PAP, CHAP, MSCHAPv1
and MSCHAPv2 authentication protocols; RADIUS authentication and
accounting; onboard serial ports; modem pool with up to 128 ports; dial on
demand.
6. ISDN - ISDN dial-in / dial-out; PAP, CHAP, MSCHAPv1 and
MSCHAPv2 authentication protocols; RADIUS authentication and
accounting; 128K bundle support; Cisco HDLC, x75i, x75ui, x75bui line
protocols; dial on demand.
7. SDSL - Single-line DSL support; line termination and network
termination modes.

C. PERSIAPAN INSTALASI

MikroTik routers OS sudah banyak mendukung berbagai macam


driver hardware. Jadi apabila anda seorang pemula, tidak perlu khawatir jika
komponen hardware anda tidak didukung MikroTik. Sebelum melakukan
instalasi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain:
1. Kebutuhan Perangkat Keras
CPU dan Motherboard , yaitu generasi Intel, Cyrix 6X86, AMD
K5 atau sekelasnya, tidak mendukung multi processor, mendukung
arsitektur keluarga i386 dengan PCI local bus.
RAM, minimal 32 MB maximum 1 GB.
HARDDISK ATA/IDE dengan ruang kosong minimal 64 MB.
Tidak mendukung USB, SCSI, RAID, sedangkan harddisk SATA hanya
pada legacy access mode. Mendukung Flash dan Microdrive dengan syarat
terkoneksi menggunakan antarmuka ATA.

12
2. MEDIA INSTALASI
Media instalasi MikroTik antara lain:
a. Floopy-based installation.
b. CD-based installation.
c. Floopy-based network installation.
d. Full network-based installation.

D. INSTALASI MIKROTIK

Instalasi Mikrotik RouterOS


Sebelum melakukan instalasi hal yang perlu diperhatikan adalah
level lisensi , perhatikan manual lisensi atau daftar list harga software.
Perbedaan dari tiap lisensi adalah pada harga dan kelengkapan paket.
Mikrotik dapat di install di PC dengan menggunakan beberapa cara, yaitu:
1. ISO Image; menggunakan Compact Disc (CD) instalasi. Silahkan
download file berekstensi. ISO yang tersedia dan kamu harus
“membakarnya” ke dalam media CD kosong.
2. NetInstall; melalui jaringan komputer (LAN) dengan Satu Disket, atau
menggunakan Ethernet yang mendukung proses menyalakan komputer
(booting) komputer melalui Ethernet Card. NetInstall dapat dilakukan
pada sistem operasi Windows 95/98/NT4/2000/XP.
3. Mikrotik Disk Maker; membutuhkan beberapa buah disket ukuran 3,5″
yang nantinya akan disalin pada hard disk saat instalasi dilakukan. Dengan
menggunakan tools FloppyMaker.exe.

13
Instalasi Mikrotik Router OS
Adapun persaratan minimal komputer yang dibutuhkan untuk Mikrotik
adalah sebagai berikut:
1. Menggunakan prosesor setidaknya 100 MHz atau lebih seperti Intel Pentium,
Cyrix 6X86, AMD K5 atau prosesor yang lebih baru dari Intel IA-32 (i386).
Ingat penggunaan lebih dari satu prosesor belum diperbolehkan.
2. Memori (RAM) minimal 64 Mb dan maksimum 1 Gb, hal ini berpengaruh
pada besar memory, yang berpengaruh terhadap kemampuan kecepatan dari
router.
3. Media penyimpanan (Hard Drive) menggunakan sistem standar Kontroler IDE
dan ATA.Penggunaan SATA, SCSI dan USB tidak didukung. Pastikan sisa
media penyimpananmu adalah minimal sebesar 64 Mb. Sangat disarankan
untuk mengalokasikan space penyimpanan yang besar, karena akan
berpengaruh terhadap paket yang akan dipilih, dan nantinya akan membantu
sebagai cache pada saat menggunakan fungsi web proxy.
4. Jika instalasi menggunakan disket, gunakan ukuran 3,5″ pada drive A.
5. Jika instalasi menggunakan media CD, pastikan standar kontrolernya adalah
ATA/ATAPI.
6. Jika kamu instal melalui LAN, gunakan standar ethernet tipe PCI. Sebelum
melakukan instalasi, yang perlu dilakukan adalan, Set BIOS untuk booting
melalui CD Drive. Masukkan CD yang sudah dibakar ke dalam CD Drive,
biasanya paket instalasi tidak lebih dari 100mega, serta proses instalasi tidak
lebih dari satu jam, lalu booting PC.

Proses kompilasi dengan booting kernel, terlihat bahwa mikrotik merupakan


salah satu distro linux.

14
1. Setelah proses booting akan muncul menu pilihan software yg ingin di
install. Install paket paket utama, lebih baiknya semua packet dengan
cara menandainya (mark).

2. Menu dimana anda dapat memilih paket mana saja yang akan diinstall.
Pilihlah paket instalasi yang ingin digunakan. Sebagai contoh awal aq pilih
system, ppp, dhcp, hotspot, routing, security, and web-proxy. Setelah itu
tekan tombol ‘a’ (tanpa petik) untuk menginstall semua fasilitas yang
terdapat pada mikrotik. Proses ini berkaitan dengan lisensi RouterOS yang
di miliki.
3. Tekan tombol “I” untuk melanjutkan instalasi. Kamu akan ditanya apakah
akan meneruskan dengan memformat isi harddisk (hati-hati jangan sampai
salah hard disk).

Do you want to keep old configuration ? [ y/n] ketik Y Continue ? [ y/n]


ketik Y Saat ditanya apakah akan menyimpan informasi lama, silakan
dijawab tidak atau tekan tombol “N”. Proses instalasi dilanjutkan dengan
pembuatan partisi dan format harddisk, harap diingat bahwa mikrotik akan

15
mengambil semua space yang ada di harddisk. Disini kita tidak perlu
membuat partisi hardisk karena secara otomatis dia akan membuat partisi
sendiri. Karena itu tidak disarankan untuk menginstall mikrotik pada
harddisk operasional yang berisi data-data penting.
4. Tunggulah beberapa saat selama proses instalasi dilakukan. Next akan
tampil pilihan seperti dibawah.

5. Tekan Enter untuk melakukan booting pertama kali RouterOS

6. Sesaat setelah RouterOS berhasil di boot, kamu akan dihadapkan pada


layar seperti. Lakukan pengecekan sistem terhadap kemungkinan
kerusakan yang terjadi, tekan tombol “Y”. jika muncul tampilan seperti di
bawah ini maka instalasi telah selesai

16
7. Proses Login dan Sistem Konsol. Setelah sukses instalasi kamu sudah
dapat login untuk pertama kalinya seperti terlihat pada gambar

8. Gunakan username admin dengan password kosong (tekan tombol Enter


saja). Kamu wajib mengganti password dengan password-mu sendiri,
gunakan perintah /password.
9. Paket standar Mikrotik yang sudah kamu install minimal akan berisi paket
sistem (system package) saja. Termasuk dasar Routing IP dan
Administrasi Router. Untuk menambah paket lainnya seperti wireless,
OSPF, IP Telephon dan sebagainya silahkan download terlebih dahulu
paket-paketnya. Penting untuk diperhatikan adalah saat memilih paket
tambahan yaitu harus sama versinya dengan RouterOS yang kamu
gunakan. Jika tidak maka paket tambahan tersebut tidak dapat diinstalasi.
Mikrotik yang baru saja di download dan di install adalah versi shareware
yang hanya bisa dipergunakan sementara dan akan bisa dipergunakan
lebih lanjut bila melakukan registrasi terlebih dahulu. Untuk melakukan
login secara remote dapat dilakukan dengan menggunakan perangkat
lunak winbox.exe yang dapat di unduh secara gratis dari :
http://www.mikrotik.co.id/getfile.php?nf=winbox-2.2.11.exe
atau http://IP_router/winbox/winbox.exe

Gambar diatas merupakan tampilan dari winbox.

17
Connect
Login ke router dengan spesifikasi alamat IP, dan nomer port, jika anda
telah merubah portnya secara default pada port 80, dapat juga berisi alamat
MAC (dapat dilakukan jika anda berada pada subnet yang sama dengan
router). Masukkan login dan password , selanjutnya pilih connect untuk
mengakses router.
Save
Menyimpan IP, Login serta password pada list (Untuk menjalankan yang
sudah ada di list, hanya dengan double klik pada item yang dipilih).
Remove
Untuk menghapus Item yang di pilih di daftar list.
Tools
Untuk menghapus semua item pada list dan membersihkan semua cache
pada winbox.
Secure Mode
Menyediakan keamanan konfigurasi antara winbox dan Router pada
protocol Transport Layer Security (TLS).
Keep Password
Menyimpan password sebagai mode text pada hardisk, hal ini berbahaya
karena setiap orang bisa langsung masuk tanpa memasukkan password.
Jika berhasil login , maka akan muncul tampilan seperti gambar diatas,

18
Adrian@10.10.100.242(workshop) – Winbox 3.10 on RB 433 (mipsbe).
Adrian merupakan nama account yang sedang login, menuju router alamat
IP nya 10.10.100.242 , Remote akses dilakukan terhadap Router Board RB
433 yang telah terinstall mikrotik versi 3.
Untuk login secara remote, selain menggunakan IP, kita juga dapat
melakukan remote dengan MAC telnet terhadap MAC address Router.
Dengan perintah /tool mac-telnet [alamat MAC]
[admin@workshop] > /tool mac-telnet 00:02:6F:06:59:42
Login: admin
Password:
Trying 00:02:6F:06:59:42...
Connected to 00:02:6F:06:59:42
Akses langsung ke router dapat dilakukan dengan menggunakan kabel
UTP, maupun kabel DB9f dengan kombinasi urutan sebagai berikut :
Router Side(DB9f) Signal Direction Side(DB9f)
1, 6 CD, DSR IN 4
2 RxD IN 3
3 TxD OUT 2
4 DTR OUT 1,6
5 GND - 5
7 RTS OUT 8
8 CTS IN 7
Untuk mengaktifkan terminal Console dengan menggunakan kabel serial
adalah :
[admin@workshop] system console> set 0 disabled=no term=MyConsole
[admin@workshop] system console> print
Flags: X - disabled, W - wedged, U - used, F - free
# PORT VCNO TERM 0 F serial0 MyConsole
1 W 1 linux
2 W 2 linux
3 W 3 linux

19
4 W 4 linux
5 W 5 linux
6 W 6 linux
7 W 7 linux
8 W 8 linux
[admin@workshop] system console>
Untuk memeriksa port yang digunakan dapat dilakukan dengan perintah :
[admin@workshop] system serial-console> /port print detail
0 name=serial0 used-by=Serial Console baud-rate=9600 data-bits=8
parity=none
stop-bits=1 flow-control=none
1 name=serial1 used-by="" baud-rate=9600 data-bits=8 parity=none stop-
bits=1
flow-control=none
[admin@workshop] system serial-console>

20
E. Memanfaatkan MikroTik Untuk Windows Sharing (SMB)

Mikrotik versi 5.12 keatas terdapat fasilitas untuk sharing di windows.


jika anda mempunyai server mikrotik dengan space hardisk yang besar anda
dapat memanfaatkan untuk menyimpan file (master game, aplikasi dll) dan
tentunya akan lebih aman dari virus (tidak selalu tapi virus tidak akan jalan di
mikrotik bukan). Berikut ini langkah-langkahnya :
asumsi ip server mikrotik 192.168.1.1/24 /ip smb print
enabled: no
domain: MSHOME
comment: MikrotikSMB
allow-guests: yes
interfaces: all
aktifkan server SMB
/ip smb set enabled=yes
enabled: yes
domain: MSHOME
comment: MikrotikSMB
allow-guests: yes
interfaces: all
buat user SMB
/ip smb users add name=test password=test read-only=no
Flags: * - default, X - disabled
# NAME PASSWORD READ-ONLY
0 * guest yes
1 test test no
read-only=no berarti nanti user akan punya hak akses penuh read dan write
/ip smb shares add name=master directory=master max-sessions=10
# NAME DIRECTORY MAX-SESSIONS
0 * ;;; default share

21
pub /pub 10
1 master /master 10
Nama sharing di Windows adalah master dan directory di files mikrotik
master. Jika anda mempunyai 2 harddisk di MikroTik misal sata 1 sebagai
sistem operasi mikrotik, sata 2 sebagai data dengan space yang lebih besar
sebaiknya directory anda masukan ke sata2 biasanya kelihatan di files
mikrotik setting menjadi directory=/sata2/master

F. Membangun Mini Hotspot Di Dalam Rumah

Dengan biaya hemat menggunakan Internet USB Modem dan juga


biasa berpindah-pindah (portable).

Misalnya menggunakan kartu internet dari three dengan USB modem


Huawei E172. Pertama kali dicoba speed yang diberikan mencapai 1 mbps,
Topologi yang digunakan :

22
Peralatan yang perlu disiapkan :
- USB Modem
- Laptop/PC untuk internet sharing
- Mikrotik (optional)
- Router Linksys
- Kabel UTP
- Switch (optional)

Berikut langkah-langkahnya : Lakukan dial koneksi internet menggunakan


USB Modem. Pastikan laptop/PCanda sudah bisa internetan.
Buka Control Panel -> Network Connection klik kanan koneksi three anda
kemudian pilih properties.

23
Klik Tab Advanced, beri centang Allow other network… kemudian pilih
Local Area Connection Klik OK pada notifikasi yang keluar.

Klik kanan Local Area Connection kemudian pilih properties.

24
Pada IP address LAN anda bisa isi manual atau bisa juga mengosongkannya
(DHCP) karena nantinya akan di isi secara otomatis dengan 192.168.0.1

Sampai disini kita sudah berhasil melakukan konfigurasi Internet


Connection Sharing atau membagi koneksi internet anda menggunakan USB
Modem pada komputer lainnya.
Selanjutnya kita bisa membagi koneksi internet menggunakan mikrotik,
router linksys atau ke komputer langsung tergantung kebutuhan anda.
Membagi koneksi internet usb modem menggunakan mikrotik.
- Colokan kabel UTP dari laptop yang sudah bisa internetan menggunakan
USB modem ke mikrotik ether2 masukan IP address, Gateway, DNS

25
- Masukan IP address untuk Lokal di ether1

- Kemudian setting ether1 sebagai DHCP server agar semua komputer


yang terhubung ke ether1 mendapat IP otomatis dari mikrotik.
- Colokan ether1 mikrotik ke router Linksys pada port LAN (jangan di
port WAN), kita tidak perlu setting apapun di router linksys selain
mengaktifkan wirelessnya.
Selanjutnya anda tinggal melakukan test koneksi ke linksys
menggunakan laptop lainnya dengan koneksi wireless atau kabel. Pastikan
anda mendapat IP dengan range 192.168.1.2-192.168.1.254.

Membagi koneksi internet USB Modem 2 komputer


- Colokan kabel UTP dari laptop yang sudah bisa internetan menggunakan
usb modem ke laptop lainnya dengan kabel Cross (sebagian laptop sudah bisa
juga menggunakan kabel straight)
- Setting IP address pada laptop lainnya

26
BAB IV
PENUTUP

Dengan mengucapkan syukur kepada Tuhan yang Maha Esa dengan


selesainya Prakerin di SMP N 02 Tonjong. Penulis telah mendapat gambaran dan
pengalaman yang diperoleh di SMP N 02 Tonjong tentang gambaran kerja.
Dari pelaksanaan prakerin di SMP N 02 Tonjong dan dari data–data yang
diperoleh maka penyusun mendapat sedikit kesimpulan dan saran.

A. Kesimpulan

Setelah penyusun melaksanakan kegiatan Prakerin penulis dapat mengambil


kesimpulan sebagai berikut :

1. Kegiatan praktik kerja industri ini sangat perlu bagi siswa / siswi sekolah
menengah kejuruan karena kita bisa memperoleh ilmu dari kegiatan
tersebut.
2. Praktek kerja industri ini merupakan program yang sangat cocok bagi
siswa / siswi untuk mengembangkan bakatnya.
3. Setelah penulis melaksanakan kegiatan prakerin penyusun merasakan
bahwa prakerin merupakan sebuah pelatihan awal sebelum memasuki
dunia kerja yang sesungguhnya.
4. Pada dasarnya pelaksanaan teori dan praktek harus seimbang.
5. Dalam menjalankan kegiatan prakerin perlu ketelitian yang tinggi karena
apa bila ada sedikit kesalahan akan berakibat fatal.

27
B. Saran

Setelah menyimpulkan hal – hal diatas, penulis akan memberikan sedikit


saran yang mudah – mudahan dapat menjadi pertimbangan untuk kemajuan
pelaksanaan prakerin di masa yang akan datang :

1. Didalam melaksanakan praktek bukan hanya bongkar pasang saja tetapi


juga harus bisa menginstall software atau sistem operasi.
2. Disiplin dan etos kerja hendaknya ditingkatkan supaya kegiatan yang
akan dilaksanakan berjalan dengan lancar.
3. Siswa harus memberikan kesan yang baik terhadap tempat praktek yaitu
dengan mentaati setiap peraturan yang berlaku di perusahaan tersebut.
4. Perlengkapan fasilitas dan peralatan hendaknya lebih lengkap.
5. Tidak mudah putus asa dan pantang menyerah terhadap sebuah keadaan.
6. Dalam menginstall harus teliti dan fokus, jangan sampai lupa atau salah
dalam menginstall, karena jika tidak berhati-hati akan fatal.

28
DAFTAR PUSTAKA

Arsip SMK AL-HUDA Bumiayu

http://mikrotik.com

http://mikrotik.co.id

http://winbox.exe

http://nadasumbang.com

29
LAMPIRAN

30